Latest Post

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mojokerto pamerkan inovasi "Curhat Ning Ita" dalam Jatim Kominfo Festival (JKF) 2022 yang berlangsung selama empat hari dari tanggal 25 hingga 28 Juli 2022, di halaman Balai Kota Among Tani, Kota Batu.
   Dalam pameran yang diikuti oleh 29 kabupaten dan 9 kota di Jawa Timur ini, Diskominfo Kota Mojokerto juga mengusung design Majapahitan sesuai dengan salah satu program prioritas Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari terkait pariwisata berbasis sejarah dan budaya.
   "Salah satunya yang kami tampilkan adalah 'Curhat Ning Ita' yaitu layanan pengaduan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara langsung melalui 8 kanal yaitu Whatsapp, Instagram, Facebook, Twitter, Website, Sms, Aplikasi Lapor.id, atau datang langsung," ujar Kepala Diskominfo Kota Mojokerto Santi Ratnaning Tias. Selasa (26/7)
   Lebih lanjut ia menuturkan, kegiatan ini merupakan forum strategis dengan seluruh elemen dan perwakilan Diskominfo di Jawa Timur untuk berkolaborasi menyampaikan strategi komunikasi dan strategi informasi publik.
   "Senang sekali Diskominfo Kota Mojokerto tahun ini dapat berpartisipasi dalam even yang luar biasa yaitu JKF 2022, melalui even ini kami bisa berkumpul dengan Diskominfo di seluruh Jawa Timur, berkolaborasi menyampaikan strategi komunikasi dan strategi informasi publik," imbuhnya.
   Sebagai informasi, Dalam kegiatan tahunan ini, terdapat berbagai rangkaian diantaranya meliputi forum infrastruktur TIK, workshop literasi digital, forum wali data, festival pertura, sosialisasi pembinaan KIM secara digital, rakor span lapor, workshop kehumasan, hingga workshop TIK.
   Sementara itu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat membuka JKF 2022 pada Senin (25/7) malam berharap melalui kegiatan ini mampu menjadi salah satu instrumen untuk mempercepat transformasi digital.
   Dengan mengangkat tema "Optimis Jatim Bangkit dan Akselerasi Transformasi Digital", JKF 2022 diharapkan bisa meningkatkan produktivitas, efektivitas dan juga transparansi dari seluruh proses penyelenggaraan pemerintahan.
   "Tentu harapan kami, JKF 2022 ini bisa meningkatkan produktivitas, efektivitas dan tentunya transparansi dari seluruh proses penyelenggaraan pemerintahan," ujarnya. 
   Seiring dengan berjalannya transformasi digital di wilayah Jawa Timur, masyarakat bisa mengakses layanan dengan lebih mudah, murah dan cepat. Selain itu, diharapkan juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan ke pemerintah. *komf/ds


Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati secara resmi melantik 60 guru dalam pengangkatan jabatan fungsional guru ahli pertama dilingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto, yang berlangsung di Pendopo Graha Maja Tama (GMT), Rabu (27/7) siang.
   Puluhan guru tersebut, terdiri dari masing-masing 18 guru Taman Kanak-kanak (TK) dan 42 guru Sekolah Dasar Negeri (SDN).
   Dalam sambutan dan arahannya, Ikfina menyampaikan, pelantikan dan pengambilan sumpah janji yang dilaksanakan ini, berdasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS), sebagaimana telah diubah dengan peraturan pemerintah Nomor 17 tahun 2020, dimana setiap PNS yang diangkat menjadi pejabat fungsional wajib dilantik dan diambil sumpah atau janji menurut agama atau kepercayaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa.
   "Kedua, Peraturan Kelapa Badan Kepegawaian Negara Nomor 7 Tahun 2017 tentang tata cara pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan administrator, jabatan pengawas, jabatan fungsional, dan jabatan pimpinan tinggi," ucapnya.
   Lanjut Ikfina, Ia juga menjelaskan, bahwa tugas utama guru adalah mengabdi kepada masyarakat dengan cara meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) para penerus bangsa.
   "Tantangan untuk guru kedepan juga semakin berat diantaranya globalisasi, revolusi industri 4.0, era digitalisasi serta bertumbuhnya generasi milenial dan generasi Z, dan sudah kita rasakan bahwa era digitalisasi telah berkembang secara pesat," jelasnya.
   Ikfina juga menjelaskan, pada saat ini seluruh aspek kehidupan sudah menggunakan teknologi dan tidak luput dunia pendidikan juga sudah berbasis online, guru harus mampu beradaptasi pada era digital dengan selalu menambah literasi teknologi, tantangan juga semakin dirasakan karena pada masa ini adalah masa bertumbuhnya generasi milenial dan generasi Z, pola-pola pengajaran disekolah yang monoton dan kurang kreatif sebaiknya mulai ditinggalkan.
   "Anak-anak muda zaman sekarang yaitu generasi milenial dan generasi Z lazimnya cepat jenuh dan menyukai kegiatan yang dinamis," ujarnya.
   Selain itu, Ikfina juga mengatakan, penting bagi para guru untuk selalu menumbuhkan rasa ingin belajar terhadap hal-hal baru.
   "Agar mampu mengimbangi perkembangan dunia digital dan mampu membersamai siswa yang sudah berbeda generasi," tuturnya.
   Orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga berharap, kegiatan ini dapat semakin meningkatkan motivasi dan kinerja para guru dalam membangun pemerintahan Kabupaten Mojokerto khususnya dalam bidang pendidikan.
   "Karna kita sadari bersama bahwa dunia pendidikan adalah tiang utama dalam pembangunan sumber daya manusia, dimana kita berharap pada masa akan datang dapat melahirkan generasi penerus yang unggul dan berkualitas," harapnya.
   Lanjut Ikfina, Ia juga optimis dengan kerjasama yang baik, akan mampu membawa Kabupaten Mojokerto tercinta ini kearah yang lebih baik.
   Diakhir sambutannya, Ikfina mengucapkan selamat kepada seluruh guru yang baru dilantik dengan jabatan guru ahli pertama, dan Ikfina berharap para guru yang baru dilantik dapat meningkatkan profesionalitas, loyalitas, dan dedikasi untuk Pemerintah Kabupaten Mojokerto.
   "Karena saya yakin bapak ibu disini adalah orang-orang yang hebat, super, dan luar biasa. Selamat bertugas, semoga Allah SWT senatiasa memberikan kekuatan lahir dan batin kepada kita dalam melaksanakan setiap amanat yang telah dipercayakan kepad kita masing-masing," pungkasnya. *komf/ds

Jombang – suaraharianpagi.com
   Mangkrak lagi mangkrak lagi, Proyek Tempat Pengolahan Sampah Reduce – Reuse – Recycle (TPS3R) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di Desa Sumobito, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, mangkrak.
   Proyek yang menelan anggaran ratusan juta rupiah tersebut, dikerjakan tahun 2021, namun hingga sekarang tidak berfungsi alias mangkrak.
   Mangkraknya proyek tersebut terlihat dilokasi tidak ada kegiatan pengelolaan sampah hingga alat produksi tidak nampak. Bahkan Gedung hangar pengelolahan sampah pun terlihat kumuh dan belum selesai seratus persen. Seperti kamar toilet masih kelihatan desain kotak kubus kosong tanpa dinding dan paralon tempat untuk memasang kloset, padahal di luar bangunan sudah terpasang dua bes penampung limbah.
   Menurut warga sekitar, sejak proyek selesai dikerjakan tahun 2021, belum ada sama sekali kegiatan yang dikerjakan di lokasi TPS3R. Bahkan alat produksipun tidak ada dilokasi. Dari dulu ya tidak ada kegiatan sama sekali, kelompoknya saja banyak yang tidak tau kok, apalagi mesin produksi warga tidak tahu sama sekali.
   “Seandainya ada alat produksi, bentuknya apa, penggunaanya bagaimana, warga sama sekali tidak tahu,” terang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.
   Akibat mangkraknya program PTS3R Dari Dinas Lingkungan Hidup, di Desa Sumobito, Kecamatan Sumobito, diduga Negara dirugikan ratusan juta rupiah.
   Program tersebut di anggarankan tahun 2021, seharusnya tahun 2022 sudah berjalan, namun pada kenyataannya tidak ada kegiatan sama sekali, mesin produksi mestinya sudah ada dalam Gedung hangar pengelolaan sampah, tapi tidak kelihatan.
   Dengan tidak berfungsinya Gedung PTS3R dan mesin produksi di Desa Sumobito ada dugaan negara dirugikan, warga berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) agar segera memanggil dan memeriksa KSM dan Dinas yang terkait.
   Terpisah, Kepala Desa Sumobito, Bakhery, Ketika di konfirmasi via ponselnya, beralasan bahwa belum adanya kegiatan pemilahan sampah karena belum ada pelatihan dari dinas yang terkait.
   Kalau didalam bangunan TPS3R tidak ada alat produksi yang diberikan oleh Dinas Lingkungan Hidup, karena alat tersebut ada di rumah salah satu pengurus KSM. Karena kawatir hilang kalau ditaruh di bangunan TPS3R.
   Namun Ketika ditanya belum adanya sarana pendukung seperti toilet dirinya mengatakan bangunan itu program DLH, untuk RAB nya juga ada di Dinas, Desa hanya menerima program serta mempersiapkan lahan serta pengelolaanya.
   Masih kata Kepala Desa Sumobito, “bahwa saat ini masih mendapatkan kendaraan roda tiga dengan CC 300 sudah sesuai RAB-nya. Terkait ada dan tidaknya toilet dalam RABnya saya tidak tahu, dibangunkan saja sudah senang sekali,” pungkas Kepala desa Sumobito Bakhery 27/7.
   Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Ulum, saat dikonfirmasi di tempat peletakan batu pertama pembangunan sentra IKM SLAG ALUMINIUM Desa Kendalsari mengatakan, “ke Pak Amin saja, saya lupa nanti salah,” sambil menuju kedalam mobil.
   Sementara PPK ( Pejabat Pembuat Komitmen ) Dinas Lingkungan Hidup yang menangani bank sampah, ketika dikonfirmasi lewat ponselnya tidak diangkat, tidak begitu lama kirim whatsaapp, “saya lagi rapat.” *ryan

Jombang – suaraharianpagi.com
   Pada tahun 2022 ini, kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Provinsi Jawa Timur kembali mengucurkan bantuan kegiatan infrastruktur berbasis masyarakat (IBM) yang pendanaannya bersumber dari APBN yaitu Program PISEW.
   Program PISEW ini bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan infrastruktur guna menunjang kegiatan sosial dan ekonomi suatu wilayah.
   Pelaksanaan program PISEW ini adalah secara swakelola dan dilaksanakan oleh Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) yang dibentuk khusus untuk pelaksanaan program PISEW yang disahkan melalui peraturan bersama Kepala Desa penerima. Nominal bantuan sebesar Rp. 500.000.000,00 dengan ketentuan penggunaan dana sebagaimana dalam petunjuk pelaksanaan maupun petunjuk teknis pelaksanaan yang telah disusun oleh Kementerian PUPR.
   Pada tahun anggaran 2022 ini, Kabupaten Jombang mendapatkan bantuan program PISEW untuk 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Kabuh, Kecamatan Kesamben dan Kecamatan Ngoro. Pada Kecamatan Kabuh ditetapkan pada Desa Kedungjati dan Desa Kabuh, pada Kecamatan Kesamben ditetapkan pada Desa Jombatan dan Desa Jatiduwur, sedangkan pada Kecamatan Ngoro ditetapkan pada Desa Ngoro dan Desa Badang. Hal ini sesuai dengan Surat KepMen PUPR nomor 347/KPTS/M/2022 tanggal 7 April 2022 tentang Penetapan Lokasi dan Besaran Bantuan Kegiatan Infrastruktur Berbasis Masyarakat Tahun Anggaran 2022.
   Program PISEW utamanya digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang mendukung produktivitas masyarakat perdesaan, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat, misalnya peningkatan irigasi kecil, perbaikan jalan lingkungan, rumah subsidi, penanganan kawasan kumuh, peningkatan kualitas air minum dan sanitasi.
   Pembangunan infrastruktur kerakyatan melalui Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) yang dilakukan Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya untuk mengurangi kesenjangan antar wilayah, pengentasan kemiskinan, memperbaiki tata kelola pemerintah daerah (kabupaten, kecamatan dan desa) serta memperkuat kelembagaan masyarakat di tingkat desa.
   Pada umumnya infrastruktur yang dibangun melalui dana PISEW adalah jalan produksi sebagai infrastruktur penunjang produksi pertanian dan industri,
   serta sebagai prasarana pendukung pemasaran komoditas dengan memudahkan petani untuk mengangkut hasil pertanian, perkebunan dan perikanan. Pelaksanaan pembangunannya dikerjakan oleh masyarakat desa setempat tidak menggunakan pihak ketiga.
   Selain jalan produksi, realisasi program PISEW juga dalam pembangunan infrastruktur dasar skala wilayah kecamatan atau perdesaan seperti pembangunan jembatan kecil, peningkatan kualitas air minum dan sanitasi serta membangun infrastruktur pendukung produksi maupun hasil pertanian, peternakan, perikanan, dan UMKM, sehingga memberi manfaat dalam meningkatkan kapasitas produksi komoditas unggulan serta potensi lokal wilayah setempat. *ryan

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Hari pertama kunjungan insan pers ke beberapa wisata di Kabupaten Mojokerto yang dikemas dalam kegiatan pers tour yang bertajuk 'Pawarta Kabupaten Mojokerto Mblarah Bareng Diskominfo Kabupaten Mojokerto berjalan lancar.
   Kali ini para pewarta diajak mengunjungi wisata yang terletak di wilayah kawasan Kecamatan Trawas, yakni Taman Ghanjaran, Sumber Gempong dan Petirtaan Jolotundo. Selain itu wisata di kawasan Kecamatan Ngoro juga turut disambangi, yaitu Sumberduwur yang terletak di Desa Wonosari.
   Kegiatan yang diinisiasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Mojokerto ini, juga turut dihadiri Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati. Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Ikfina juga mengajak pewarta berdiskusi terkait dengan pembangunan.
   Dalam arahannya, Bupati Ikfina mengatakan dalam suatu proses pembangunan harus ada sinergitas antara Pemerintah dan masyarakat agar suatu pembangunan dapat berjalan sesuai apa yang sudah direncanakan.
   "Masyarakat terlibat dan pemerintah hadir, maka dari itu pawarta harus satu tim agar dapat berjalan selaras," ucap Ikfina, saat diskusi bersama pawarta di Taman Ghanjaran, Trawas.
   Orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto, juga mengatakan, selain kawasan wisata seperti Taman Ghanjaran yang berada di trawas, wisata Sumberduwur di Kecamatan Ngoro juga bisa menjadi salah satu wisata yang memiliki potensi. Selain itu, ia mengatakan, Pemerintah sudah menerapkan Cleanliness, Health, Safety, dan Environment (CHSE) untuk wisata Kabupaten Mojokerto.
   "Kita memliki daerah yang bernilai jual yaitu Pacet dan Trawas, untuk daerah sejarah Majapahit, wisata religi atau punden ada di Trowulan, ini sangat luar biasa," jelasnya.
   Lanjut Ikfina, Ia juga menjelaskan, perlu adanya grand desain dan kajian akademis dalam mengembangkan wisata di Kabupaten Mojokerto.
   "Sehingga wisata masih terus bertahan dan mengurangi kerusakan lingkungan untuk area Pacet dan Trawas dan pemerintah sedang berproses membuat standarisasi wisata di wilayah Kabupaten Mojokerto," pungkasnya. *komf/ds

Jombang - suaraharianpagi.com
   Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab membuka kegiatan sosialisasi dan evaluasi penyaluran pupuk bersubsidi yang diselenggarakan di ruang Bung Tomo, Senin (25/7) pagi.
   Sosialisasi ini bertujuan untuk memberi pengertian kepada ketua-ketua kelompok tani agar tidak salah nantinya dalam membagikan kepada setiap anggota kelompoknya masing - masing.
   Kegiatan ini juga sebagai forum koordinasi dan evaluasi antara pemerintah Kabupaten Jombang dengan para distributor dan para pemilik kios pupuk untuk mensinergikan pelaksanaan kegiatan distribusi pupuk bersubsidi.
   Bupati Mundjidah Wahab dalam sambutannya berharap, dengan sosialisasi ini penyaluran pupuk bersubsidi berjalan dengan baik.
   ”Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak baik stakeholders, masyarakat, poktan, gapoktan dan pemilik kios khususnya atas kerjasama dan dukungannya dalam membantu suksesnya pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi se-Kabupaten Jombang," tutur Bupati mengawali sambutannya.
"Dengan sosialisasi ini, distributor dan pemilik kios mampu menyalurkan pupuk secara baik kepada petani", tandasnya.
   Disampaikan Bupati bahwa pupuk merupakan sarana produksi yang sangat penting dalam meningkatkan produktivitas dan produksi komoditas pertanian dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan nasional. Bupati mendorong, penyaluran dan pendistribusian pupuk bersubsidi dilakukan perbaikan dan pengaturan distribusi yang lebih baik.
   ”Untuk itu, titik yang paling rawan adalah pengecer kios ke petani, karenanya validasi data hingga ke tingkat kelompok harus transparan, dipampang dan ditempelkan di kios atau di kelompok sehingga diketahui oleh para petani sehingga penyimpangan bisa dieliminir," jelas Bupati
   Menurut Bupati, penyaluran pupuk bersubsidi harus tetap mengacu pada aturan yang berlaku. ”Penyaluran pupuk bersubsidi harus sesuai peruntukannya untuk menghindari penyelewengan dalam distribusi, maupun dalam harga harga eceran tertinggi (HET), sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 49 tahun 2020 tentang alokasi dan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian," pungkasnya.
   Sementara itu, Kepala Disdagrin Hari Oetomo menyampaikan, total ada 120 peserta yang mengikuti sosialisasi tersebut. Diantaranya para distributor pupuk, kios pupuk serta stake holder terkait. Adapun pemateri kegiatan tersebut adalah perwakilan dari PT Petrokimia Gresik dan Kepala Disperta Much. Rony.
   ”Harapan kami, dengan adanya sosialisasi dan evaluasi penyaluran pupuk bersubsidi ini dapat menyingkronkan penyaluran pupuk di Jombang tepat sasaran," tutur Hari Oetomo dalam sambutan laporannya. *ryan

Lamongan - suaraharianpagi.com
   Setiap anak memiliki potensi dan minat yang berbeda. Untuk itu, sebagai orang tua sudah seharusnya membantu si kecil menemukan bakat, apa yang diinginkan dan mengembangkannya dengan mengarahkan pada beberapa minat positif, seperti menggambar atau mewarnai. 
   Dalam rangka memperingati puncak Hari Anak Nasional (HAN) 2022, KB/RA Perwanida III Galang Sukoanyar Turi Kabupaten Lamongan menggelar sejumlah kegiatan edukasi bagi anak-anak. Bertempat di halaman sekolah, kegiatan lomba menggambar dan mewarnai. Kegiatan ini bisa menjadi wadah untuk menemukan bakat si kecil. 
   Adapun kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, (23/7) dan dilanjutkan pada hari Senin, (25/7). Adapun kegiatan tersebut di ikuti seluruh siswa-siswi KB/RA Perwanida III dan acara ditutup dengan pembagian pensil Krayon dan susu kemasan seluruh siswa-siswi mendapatkannya.
   Lailatul Muniroh, S.pd mengatakan bahwa peringatan HAN ini menjadi memontum penting yang mengingatkan semua pihak. Mulai dari orang tua dan anggota masyarakat untuk terus menghargai dan mendukung hak-hak anak. "Perlu memperhatikan pemenuhan hak-hak anak," katanya. 
  Lanjut Muniroh selaku kepala KB/RA Perwanida III, menyebutkan bahwa ini menjadi sangat penting karena anak-anak merupakan aset bangsa, dan penerus cita-cita perjuangan bangsa. Dia mengajak seluruh pihak, pada momentum peringatan HAN ini untuk saling bergandeng tangan untuk membuat anak-anak dikota soto menjadi anak yang hebat. Karena dengan begitu maka bisa menjadikan Lamongan jaya.
   Selain itu, kata Muniroh, penting pula saling bahu membahu untuk bekerja bersama-sama mengatasi segala bentuk permasalahan yang terjadi pada anak. Seperti, terjadi kekerasan pada anak, pernikahan dini. Dan ini pun selaras dengan tema peringatan HAN tahun ini, yaitu 'Anak Terlindungi, Indonesia Maju'. "Karena dengan semakin kompleksnya permasalahan anak-anak. Sehingga perlu strategi intervensi yang konkrit agar dapat menjawab semua permasalahan anak," pungkasnya.
   Semoga dengan peringatan Hari Anak Nasional 2022 Setiap anak termasuk anak disabilitas memiliki impian (cita-cita) yang dapat diraih dengan doa, semangat dan dukungan keluarga. Anak sebagai generasi penerus bangsa, perlu didukung dan dilindungi, agar tumbuh sebagai manusia dewasa yang berjiwa Pancasila di bawah naungan sangsaka merah putih. 
   Menjadi kebersamaan dan nasionalisme anak anak Indonesia untuk tetap kreatif dan bersemangat tetap saling mendukung dalam melewati masa sulit. Terlebih Situasi pasca pandemi Covid-19, yang berdampak pada dunia anak dengan perubahan pola hidup, tetap harus diupayakan terpenuhi haknya, bergembira dan penuh kreativitas, dalam suasana yang harmonis aman, nyaman dan tenang. 
   Mari kita bersama lebih memberikan perhatian, kepedulian langsung di tengah-tengah masyarakat untuk memastikan anak-anak Indonesia tetap tangguh menghadapi berbagai tantangan dalam pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak pada pasca pandemi Covid-19. * Ind

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional ke-75, Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DiskopUKMperindag) Kota Mojokerto bekerjasama dengan seluruh koperasi yang ada di Kota Mojokerto menyelenggarakan kegiatan Senam bersama serta Donor darah dan tes kesehatan yang diikuti lebih dari 500 peserta di Rest Area Gunung Gedangan. Sabtu (23/7)
   Didampingi oleh Ketua Dekopinda Kota Mojokerto Supriyadi Karima Saiful bersama Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DiskopUKMperindag) Kota Mojokerto Ani Wijaya ikuti senam bareng dan bagikan hadiah kepada peserta Senam koperasi.
    Selain bagi-bagi hadiah yang telah disediakan, Ketua Dekopinda memberikan tambahan hadiah berupa 2 sepeda gunung bagi peserta yang beruntung. Senam Koperasi juga dimeriahkan oleh penyanyi dangdut Jihan Audy.
   Usai senam bersama, Walikota Mojokerto Ning Ita sapaan akrabnya bekerjasama dengan Baznas Jawa Timur menyerahkan secara simbolis bantuan 25 unit gerobak kepada warga Kota Mojokerto.
   ”Bertepatan dengan hari Koperasi Nasional yang Ke-75 ini, kami serahkan 25 unit gerobak bagi warga kota Mojokerto yang ingin menjadi Wira usaha, dan diprioritaskan bagi warga yang tidak mampu,” jelas Ning Ita.
   Lebih lanjut, pembagian gerobak ini merupakan potensi Wira Usaha bagi masyarakat kota Mojokerto, yang turut mendukung program Nasional untuk memulihkan dan membangkitkan perekonomian nasional," ujar Ning ita
   Di akhir acara Ning Ita menyampaikan," Kita berupaya bagaimana kedepan seluruhnya menjadi koperasi yang sehat, kita ingin koperasi ini benar-benar menjadi soko guru ekonomi, penopang bagi ekonomi di Kota Mojokerto".
   "Saat ini ada sekitar 190 lebih koperasi di Kota Mojokerto meski ada beberapa dalam pengawasan, harapan kita semuanya bisa sehat," imbuhnya.
   Disinggung terkait penghargaan yang diterima oleh Kota Mojokerto sebagai penggerak koperasi terbaik nasional beberapa waktu lalu, ia menyebut penghargaan itu merupakan sebuah bonus atas kerja keras yang telah dilakukan.
   "Penghargaan tersebut merupakan sebuah bonus dan jadi penyemangat bagi kita agar kedepan kinerja kita bisa terus kita tingkatkan untuk memberikan kemanfaatan bagi masyarakat," pungkasnya.
   Lebih lanjut sebagai penutup Ning Ita berharap di Hari Koperasi Nasional ke-75 ini seluruh koperasi di Kota Mojokerto bisa menjadi sehat *adv/ds

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget