Halloween Costume ideas 2015
Latest Post
Umat Islam Tubaba Ikut Pawai Tarhib, Sambut Ramadhan
Suaraharianpagi.com – Tubaba (Lampung)
Ratusan Warga masyarakat yang terdiri Umat Islam di Tulang Bawang Barat, Lampung, mengge lar Pawai Tarhib Ramadhan untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah, yang diikuti ormas dan OKP Islam.
   Pawai Tarhib Ramadhan ini dimulai dari titik awal, bermula dari  Rumah Dinas Bupati Tulang Bawang Barat, menuju, Gedung Olah Raga (GOR)  Kagungan Ratu, Pelaksanaan kegiatan ini dilepas langsung oleh Bupati Tulang Bawang Barat Umar Ahmad. SP, di Rumah Dinas Bupati Tubaba, Minggu (05/05).
   Kegiatan terdebut untuk menyambut datangnya Bulan Ramadhan yang penuh berkah, dilakukan dengan mengendarai mobil dan sepeda motor sesuai rute yang telah disepakati sambil membawa atribut bernuansa Islami. Dalam pawai tersebut setiap kendaraan dibagikan kupon berhadiah doorprise.
   Umar Ahmad mengatakan kegiatan ini dimaksudkan agar saat Ramadhan tiba warga sudah betul-betul siap lahir dan batin untuk melaksanakan segala aktivitas ibadah di Bulan Ramadhan, yang penuh berkah. 
   “Bulan Ramadan merupakan bulan suci yang penuh ampunan, kita sebagai umat muslim, harus bisa memanfaatkan momen ini dengan melaksanakan ibadah secara maksimal,” kata Bupati saat melepas pawai.

suaraharianpagi.com-Tulang Bawang (Lampung)
   Polsek Banjar Agung bersama Tekab 308 Polres Tulang Bawang berhasil menangkap SP (22), yang merupakan pelaku penipuan dan atau penggelapan yang juga memiliki narkotika.
   Kapolsek Banjar Agung Kompol Rahmin, SH mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH mengatakan, pelaku ditangkap hari Sabtu (4/5), sekira pukul 01.10 WIB, di salah satu kamar Hotel MR (musi raya), yang beralamat di Jalintim (jalan lintas timur), Kampung Banjar Dewa, Kecamatan Banjar Agung.
   “SP yang berstatus pengangguran, merupakan warga Kampung Kemoko, Kelurahan Kibang, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang,” tutur Kompol Rahmin.
   Penangkapan terhadap pelaku, berdasarkan laporan dari korban Rudwan Saputra (23), berprofesi wiraswasta, warga Kampung Agung Dalam, Kecamatan Banjar Margo. Tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP / 173 / III / 2019 / Polda Lpg / Res Tuba / Sek Banjar Agung, tanggal 15 Maret 2019, kerugian berupa sepeda motor Yahama Jupiter MX warna hitam, BE 3409 LS, yang ditaksir seharga Rp. 7,5 Juta.
   Aksi kejahatan yang dilakukan oleh pelaku, terjadi hari Sabtu (2/3), sekira pukul 11.00 WIB, di rumah korban. Yang mana saat itu pelaku meminjam sepeda motor milik korban dengan alasan dipakai sebentar dan satu jam kemudian akan dikembalikan. Setelah ditunggu ternyata pelaku tak kunjung kembali dan korban sempat melakukan pencarian terhadap pelaku, namun hasilnya tidak ditemukan. Selanjutnya korban melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolsek Banjar Agung.
   “Berbekal laporan dari korban, petugas kami terus melakukan pencarian terhadap pelaku. Berkat keuletan dan kegigihan petugas dilapangan, akhirnya pelaku berhasil ditangkap. Saat dilakukan penggeledahan terhadap badan pelaku, petugas kami menemukan satu paket narkotika jenis sabu dan 19 buah plastik klip kosong yang pelaku simpan di CD (celana dalam) miliknya,” ungkap Kompol Rahmin.
   Saat ini pelaku masih dilakukan pemeriksaan di Mapolsek Banjar Agung. Untuk tindak pidana penipuan dan atau penggelapan, pelaku akan dijerat dengan Pasal 378 dan atau 372 KUHPidana. Diancam dengan pidana penjara paling lama 4 tahun.
   Sedangkan untuk kepemilikan narkotikanya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800 Juta dan paling banyak Rp. 8 Miliar. 
#Palda# Lampung# polres tulang bawang. 
Kabiro: Sandy


Sampang – suaraharianpagi.com
   Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang, H. Jupri Riyadi Meriahkan hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke -130tahun, dengan menggelar Upacara bendera hingga Persembahan Tari kolosal Malate Sato'or untuk menyambut seratus (100) hari kerja Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dan Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, kamis (02/05).
   Bertempat di Lapangan wijaya kusuma Sampang, Upacara bendera yang di Pimpin oleh Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi atau akrab disapa H. Idi dan di ikuti peserta upacara dari tingkat pelajar, Kepala sekolah, anggota Korpri, ASN dilingkungan Birokrasi, Satpol PP, TNI Kodim 0828 Sampang, dan Polri dari Polres Sampang berlangsung lancar.
   Adapun Tema Hardiknas 2019 ini, "Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan, Mencerminkan Kesan Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau Ki Hajar Dewantara, Tentang Pentingnya Ekosistem Pendidikan Yang Berkebudayaan Dengan Outpout Manusia -Manusia Berintegritas dan Berbudi Luhur".
    Selesai Upacara bendera Hardiknas, dilanjutkan pemberian hadiah dan piagam, bagi sejumlah pelajar dan guru yang berprestasi oleh Disdik Sampang melalui Bupati H. Idi dan di ikuti bergiliran oleh para Forkompimda.
   Menariknya, dalam momentum Upacara Hardiknas, Dinas Pendidikan Sampang menyuguhkan Seribu lebih penari jenis tari kolosal dengan nama tari Malate Sato'or khas Kab. Sampang, yang artinya simbol kebahagiaan dan Kelembutan, serta Keramahan Warga Sampang Madura.
   Disdik Kembali membuat Bupati H. Idi bersama Wakilnya H. Abdullah Hidayat terlihat senang, sesaat penampilan seribu penari Selesai menghibur, Piagam dan segenap Kenangan di terima dari utusan Musium rekor Dunia Indonesia (MURI), yang di tanda tangani Jaya Suprana.
   Disamping menyambut Hardiknas ke -130, Upacara bendera juga memeriahkan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke -XXIII dan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2019.
   Hadir dalam undangan acara tersebut, Bupati H. Idi dan Wabup H. Abdullah Hidayat, Sekdakab Sampang H. Putut Budi Santoso, Seluruh jajaran Forkompimda, Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Seluruh Kepala Bidang (Kabid) Dan sejumlah staf Disdik, Kepala sekolah SD dan SMP, Serta TP PKK Kab. Sampang. *rony



suaraharianpagi.com - Tulang Bawang
   Sejumlah tempat hiburan dan penginapan di Kab.Tulang Bawang,menjadi sasaran dalam giat razia oleh personil gabungan Sat.Pol.PP, TNI, Diskominfo dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Kamis, {2/5/2019} malam.
   Kendati dalam giat yang bersasaran penyakit masyarakat baik prostitusi, narkoba, dan miras itu belum di temukan hal yang menonjol, namun sejumlah wanita pemandu karaoke serta pengunjung menjadi sasaran pembinaan aparat.
   Kabid PERDA Sat.POL.PP Kab.Tulang Bawang Ardianto, saat di wawancara awak media mengatakan," Kami diperintahkan oleh Bupati untuk pembinaan dan pengawasan dalam rangka menjelang bulan suci Ramadhan bahwa tidak boleh membuka tempat hiburan dan hotel-hotel tidak boleh menerima tamu sembarangan yang disinyalir untuk berbuat mesum. 
   Hal ini dilakukan menindak lanjuti laporan masyarakat kalau tempat-tempat hiburan di bulan Ramadhan tetap beroperasi/buka" Pembinaan serta pengawasan ini tidak hanya sampai disini, kita akan awasi terus selama bulan Ramadhan ini. Hasil malam ini,kita hanya memberikan pembinaan, Bagi mereka yang tidak ada identitas berupa KTP, maka mereka diberikan surat pernyataan, apabila mereka melakukan pelanggaran lagi akan kita bawa tanpa ada toleransi,sambung nya"...
   Adapun dalam sasaran pada oprasi malam tadi di antaranya, Star One, WB Citra Garden, Jm, Pelangi, Hotel Nusantara, Hotel Wisata. Namun tidak menutup kemungkinan di Tempat-tempat hiburan lainnya juga akan menjadi sasaran Kami dalam Oprasi berikutnya.
   Maka dari itu,  nanti nantinya  pada saat Umat Muslim beribadah di bulan suci Ramadhan Gangguan kamtibmas akan di tingkatkan lagi di bulan suci Ramadan. 
*kabiro



suaraharianpagi.com - Tulang Bawang
 Pada hakekatnya Pembangunan tidak hanya pembangunan infrastruktur, melainkan pembangunan pemberdayaan masyarakat, baik sosial, budaya dan ekonomi. Seiring dengan perkembangan zaman, berbagai persoalan dan tantangan pembangunan perlu dijawab dengan suatu terobosan baru (kreatif).selasa/
   Bupati Tulang Bawang, Hj. Winarti, melalui kepala Bappedalitbang Tulang Bawang Dicky Soerachman, mengungkapkan bahwa Pembangunan sangat membutuhkan partisipasi masyarakat. Untuk itu pemerintah daerah berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat melalui strategi peningkatan pemberdayaan masyarakat menuju masyarakat yang sejahtera.
   Kesejahteraan masyarakat pedesaan dapat tercapai jika ditopang dengan kemandirian, terutama kemandirian ekonomi. Dalam upaya mendorong kemandirian dan percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat, winarti meluncurkan terobosan baru berupa Program Kreatif Mandiri BMW.
   Merupakan Program yang mendorong adanya gerakan dari, oleh dan untuk masyrakat guna menumbuhkan kreatifitas dalam memanfaatkan potensi dan pranata sosial khas yang ada dalam rangka peningkatan keberdayaan sosial ekonomi masyarakat untuk mencapai kemandirian.
   Tujuan program ini adalah meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat, sehingga masyarakat dapat berperan aktif dalam setiap proses pembangunan daerah dalam ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengajak kebersamaan masyarakat kampung agar warganya mempunyai semangat membangun yang tinggi, perluasan lapangan kerja dan usaha ekonomi kreatif, pemberdayaan perempuan dan peningkatan pendapatan keluarga, meningkatkan kewirausahaan dan pendapatan masyarakat kampung serta meningkatkan semangat gotong royong.
   Sedangkan sasaran program ini adalah Kelompok pemuda/karang taruna, kelompok pengajian muslimat dan kelompok usaha wanita pada masyarakat kampung se-Kabupaten Tulang Bawang, dimana setiap kelompok diberikan bantuan dana stimulan sebesar 20 Juta Rupiah.
   Adapun ruang lingkup usahanya dapat beruapa Usaha Agribisnis Peternakan, Perikanan, Tanaman Hortikultura, Usaha Kerajinan, Usaha Jasa dan Perdagangan, dan Usaha Ekonomi Produktif lainnya, diutamakan berbasis potensi dan melibatkan masyarakat setempat.
   Selain pemberian bantuan dana stimulan, Pemkab. Tulang Bawang melalui OPD terkait juga memberikan pendampingan dan pembinaan sejak perumusan rencana bisnis dan seterusnya. Sebagai closing statemen, kepala Bappedalitbang mengajak masyarakat untuk menjadikan program Kreatif Mandiri BMW menjadi wahana Kebersamaan Untuk Berbuat Kebaikan Menuju Kampung Mandiri.
Penulis Wartawan/Andi Febri gunawan. 




Tulang Bawang – suaraharianpagi.com
Buapat Tulang Bawang Barat, Umar Ahmad SP,  Beri Sanbutan pembukaan MTQ yang ke-47 provinsi lampung  kabupaten tulang bawang barat, yang dihadiri oleh gubernur lampung, Ridho Fikardho, beserta jajaran Anggota Porkopnda provisi lampung pada hari sabtu 27/4/2019.  pukul 20:45 WIB.
   Tabik Pun,Yang terhormat bapak gubernur lampung beserta jajaran pemerintah, forkopinda se provisi lampung, ketua LPTQ provinsi lampung, kepala kantor Kementrian Agama, provinsi lampung, ketua MUI, provinsi lampung, Bupati/Walikota se-provinsi lampung, Ketua DPRD kabupaten tulang bawang barat. 
   Anggota forkopinda kabupaten tulang bawang barat, ketua LPTQ, kabupaten/ kota se-provinsi lampung, ketua kapilah sepripinsi lampung, ketua kapilah kabupaten kota, pejabat pimpinan tinggi pratama,serta pejabat Administratut, di lingkungan pemerintah, kabupaten tulang bawang barat. 
   Kepala kantor kementrian agama, tulang bawang barat, ketua MUI tulang bawang barat, pengurus Ormas islam se-kabupaten tulang bawang barat, Tamu undangan pemuka agama, tokoh adat tokoh masyarakat, pengurus pondok pesantren, peserta MTQ,  Rekan-rekan pres, dan hadirin semua yang sangat berbahagia. 
   Puja dan puji syukur marilah kita haturkan kehadirat allah SWT karena hanya atas rahmad dan karunianya lah pada malam hari ini, kita dapat berkumpul, ditempat ini untuk menghadiri upacara pembukaan MTQ ke-47 provinsi lampung kabupaten tulang bawang barat. 
   Kami ucapkan selamat datang di Kabupaten tulang bawang barat, yang berjuluk di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai dan kepada Bapak gubernur lampung, beserta tamu undangan,lain yang berasal dari luar kabupaten tulang bawang barat. 
   Sungguh merupakan sebuah kebanggaan dan jebahagiaan, serta kebahagiaan masyarakat tubaba,di usia yang masih muda yang genap 10 tahun, kami telah mendapatkan kehormatan untuk menjadi Tuan Rumah, untuk menyelenggarakan MTQ Ke-47 privinsi lampung. 
   Penunjukan sebagai tuan rumah MTQ ini kami maknai sebagai sebuah kesempatan  belajar, untuk menjadi pelayanan yang baik, bagi masyarakat yang luas, sekaligus berkontribusi, bagi kemajuan, provinsi lampung. 
   Insak allah penyelenggaraan MTQ ini pun ingin kami jadikan sebagai penyemangat dalam proses pembangunan, daerah karena di usia baru genap 10 tahun kabupaten tulang bawang barat, memang masih dalam berbenah, memperbaiki diri, dan berupaya meraih kesejajaran dengan kabupaten kabupan lain kabupate/kota lain yang sudah lebih maju dan berkembang.
   "Bapak Gubernur dan hadirin sekalian yang berbahagia, MTQ ke-47 provinsi lampung di laksanakan di kabupaten Tulang Bawang Barat, mulai tanggal 26 april hingga 3 mei 2019. Beberapa rangkaian kegiatan sudah dilaksanakan sebelum secara resmi dibuka pada malam hari ini, di antaranya:
   "Malam Taauruf dan pelantikan Dewan Hakim, "Technical Meeting dan pengesahan Peserta, "Pawai Taauruf,dan
"Pembukaan Bazaar MTQ. 

adapun tema yang diangkat pada MTQ Ke-47 Provinsi Lampung ini adalah:
"ALLAH Memberi Waktu,Kita Menuju Cahaya"
   Dengan Tema tersebut,diharapkan melalui MTQ ini kita dapat Lebih dihargai waktu, Memanfaatkannya untuk beribadah,Meningkatan keimanan,beramal sholeh,serta nasehat-menasehati dalam kebenaran dan kesabaran 
   Dalam agama islam, demensi waktu sangatlah penting,kita dituntut memanfaakannya secara efesien untuk meraih kebaikan untuk diri sendiri maupun bersama. 
   Demi Masa" Sesunguhnya Manusia itu benar-benar dalam kerugian. 
Kecuali Orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, dan saling menasehati supaya menaati kebenaran, dan nasehat-menasehati supaya menepati kesabaran,(QS AL Ashr:1-3).
Bapak Gubernur, dan hadirin sekalian yang berbahagia. MTQ ke-47 Provinsi Lampung di kabupaten Tulang Batat akan mengggelar 8 cabang perlombaan,Yaitu:
1.Cabang Tiliwatil Quran 
2.Cabang Qiroat
3.Cabang Hifdzil Quran 
4.Cabang Tahfidz
5.Cabang Fahmil Quran
6.Cabang Syahril Quran, dan
8.Cabang Masabaqah Makalah lilmiah Quran. 
Pelaksanaan lomba untuk 8 (delapan) cabang tersebut dilaksanakan di 2 (dua)  kecamatan, yaitu kecamatan Tulang Bawang tengah dan Tulang Bawang Udik, Dengan Memanfaatkan Aula Kantor Pemerintahaan Daerah, Gedung Olahraga,Sesat Agung,  Masjid,  Pondok Pesentren,  dan Aula Sekolah Atau madrasah.
   Sedangkan Untuk Pemondokan, Para Kafilah dan Dewan Hakim Kami tempatkan di Psnginapan dan Rumah-rumah penduduk yang ada di sekitar Arena Perlombaan.
   Bapak Gubernur, dan Hadirin sekalian yang berbahagia. Melalui kesempatan yang baik ini,  kami atas nama masyarakat Kabupaten Tulang Bawang Barat Menyampaikan terimah kasih kepada Bapak Gubernur yang telah memberi Kesempatan kepada kami untuk Menjadi Tuan Rumah MTQ Ke-47 Provinsi Lampung 
   Kami juga menyampaikan terimah kasih kepada jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, Forkopinda, Jajaran Kementrian Agama,  LPTQ, MUI, Ormas Islam,  Alim Ulama,  Dan semua Pihak yang telah memberikan Dukungan penyelenggaraan MTQ ke-47  Provinsi Lampung Di Kabupaten Tulang Bawang Barat. 
   Kami menyadari bahwa kesuksesan penyelenggara MTQ ini, nantinya tidak haya akan ditentukan oleh kemampuan kami sebagai tuan rumah, nanmun dibutuhkan pran aktif dan sumbangsih dari seluruh unsur, yang terlibat, baik jajaran LPTQ, jajaran  pemerintah provinsi lampung kementrian agama, dewan hakim, maupun juga kapilah dari kabupaten kota, se-provinsi lampung. 
   Untuk itu kami pun sangat berharap, kiranya kita semua, dapat saling berkerjasma, dalam penyelenggaraan MTQ ini,  lebih mengingat bahwa kabupaten tulang bawang barat, untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah, penyelenggara Event tingakt Provinsi Lamoung. 
   Dengan segala kerendahan hati pun kami menyampaikan permohonan Maaf apa bila dalam penyamnutan serta pelayanan yang kami berikan, selama penyelenggaraan MTQ ini, terdapat berbagai kekurangan dan hal-hal yang kurang berkenan lainya. 
   "Hadirin sekalian yang berbahagia, demikianlah beberapa hal yang dapat kami sampaikan, dan selanjutnya dalam kesempatan yang baik ini, kami memohon kiranya Bapak Gubernur berkenan untuk memberikan pengarahan, sekaligus untuk membuka secara resmi MTQ Ke-47 provinsi lampung, di kabupaten tulang bawang barat ini pinta Bupati tulang bawang barat, Umar Ahmad. SP. Advetorial kegiatan bupati tulang bawang barat. 
Kabiro: Sandy. Wartawan: Andi February Gunawan.  Nopriwan. SP. 



Jombang - suaraharianpagi.com
   Pembangunan jalan lingkungan, berupa jalan aspal lapen di Dusun Mojodadi sampai Dusun Sekapat, Desa Plemahan Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang dibiayai dari Dana Desa (DD) tahun 2018, diduga menyalahi ketentuan, dan ada indikasi suap.
   Pasalnya, pekerjaan jalan aspal lapen sepanjang 716 meter, dan lebar 3 meter, tersebut diborongkan kepada pihak ketiga, yaitu orang bernama Sugito,warga Kedung Betik, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang. Padahal menurut ketentuan proyek Dana Desa harus dikerjakan secara swakelola dan 30 persen dana desa harus dipakai untuk upah pekerja, dengan tujuan agar ekonomi masyarakat terangkat.
   Yang lebih parah lagi beredar kabar, bahwa ada dugaan Kades Plemahan, Chamami,  menerima uang fee dari pihak ketiga (pemborong) yang besarnya mencapai kisaran  20-25 persen dari nilai proyek.
   Menurut, Kr, (48) warga setempat, kabar yang beredar Kades Plemahan, diduga mendapatkan uang fee dari pemborong.
   "Saya dengar-dengar dari salah seorang kontraktor, bahwa pemborong jalan aspal lapen di Dusun Mojodadi sampai Sekapat, diduga memberikan uang fee, kepada Kades besarnya kisaran 20 - 25 persen dari nilai proyek." Kata, Kr,  kepada awak awak media ini
   Jalan di Dusun Mojodadi - Sekapat, yang dibangun aspal lapen tersebut, adalah jalan aspal yang rusak dan berlubang, selanjutnya tahun 2018 ini, oleh pemerintah desa Plemahan, diatasnya dibangun jalan aspal lapen sepanjang 716 meter dan lebar 3 meter.
   "Proyek jalan aspal lapen ini rawan sekali dipermainkan, karena jalan aspal yang sebelumnya sudah ada, bagian atas jalan hanya dipoles sedikit dengan aspal lapen. Jadi pemborong bisa mendapat untung besar. Tapi warga yang buntung atau warga yang rugi, karena hasil pekerjaan tidak sesuai dengan anggaran yang dikeluarkan." Ucap, Kr,
   "Ya betul pekerjaan aspal lapen dikerjakan oleh pihak ketiga, karena desa tidak mempunyai tenaga ahli, yang memborong jalan ini Sugito warga Kedungbetik, Kesamben, Tegas TPK sekaligus LPMD Desa Plemahan, Isman. Kepada awak Nusantara Pos, dikantor Balai Desa Plemahan belum lama ini.
   Jalan aspal lapen Desa Plemahan, nilai proyek Rp 176.664.450; juta. Adapun panjangya 716 meter, dan lebarnya 3 meter. Untuk tenaga kerja juga dari pihak ketiga, tidak ada warga setempat”. Tegas Isman dengan nada bangga seakan tidak ada masalah dengan apa yang telah dilakukan.
   Keterangan TPK, Isman ternyata diamini oleh Sekertaris Desa Plemahan, Agus Harianto, saat dimintai konfermasi, ia mengaku bahwa untuk tenaga kerka memang diambilkan dari warga luar desa alias dari pihak ketiga (Pemborong)  karena warga tidak bisa mengerjakan jalan aspal lapen tersebut. Jadi terpaksa tenaga kerja diambilkan dari luar desa.
   "Memang tenaga kerjanya diambilkan dari luar desa Plemahan, karena warga setempat tidak bisa mengerjakan jalan aspal lapen tersebut. Oleh karena itulah tenaga kerjanya diambilkan dari luar desa Plemahan." Kata Agus Harianto, kepada wartawan, di Kantor Balai Desa Plemahan.
   Lalu berapa anggaran proyek jalan tersebut ? “Nilai proyek tersebut sekitar Rp. 176.664.450 jutaan, yang bersumber dari Dana Desa 2018. Panjang jalan aspal lapen, yakni sepanjang 716 meter dan lebar 3 meter”. Kata  Agus Harianto, sambil mengerjakan pekerjaan rutinitas di kator Balai Desa Plemahan
   Ditambakan bahwa pembangunan jalan aspal lapen tersebut mulai dikerjakan akhir Nopember 2018,   tenaga kerja  bukan warga desa Plemahan. Tegas Sekdes Agus Harianto.
    Sementata pantauhan dilapangan menunjukan bahwa pekerjaan Aspal Lapen di Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, kondisinya sudah mulai  mengelupas dan berlubang- lubang disana-sini. Disamping itu jalan juga sudah mulai retak-retak dan  ada yang sudah ambrol aspalnya. Ada dugaan bahwa pekerjaan tidak sesuai dengan RAB nya dan spesifikasi teknis.
   Sementara Kepala Desa Plemahan, Chamami saat akan dikomfemasi dikantornya tidak ada ditempat, sekdes Plemahan Agus Harianto menyodorkan no telpon Kades agar.menghubungi mengadakan temu janji,
Sebagai informasi bahwa proyek yang di dibiayai dari DD tahun 2018, ini harus di laksanakan  secara swakelola, atau dengan cara Program Padat karya tunai (Cash for wark). Hal tersebut  diatur dalam Surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri, yakni Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Pembangunan daerah tertinggal dan Transmigrasi, dan Menteri Pelaksanaan pembangunan nasional / Kepala badan pembangunan nasional. No : 040-8698 Tahun  2017 ; Nomer : 954/KMK.07/ 2017 ; Nomer : 116 Tahun 2017 ; No : 01/SKB/M.PPN/12/2017 Tentang : Penyelarasan dan penguatan kebijakan percepatan pelaksanaan Undang-undang No : 6 Tahun 2014 tentang desa. *usa


Forum Group Diskusi Bersama Dinas Kesehatan Mojokerto
 suaraharianpagi.com – Kabupaten Mojokerto
   Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto menggelar  Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) ke 2 Kabupaten Mojokerto 2019 yang diikuti 200 Peserta dengan tema  “Penguatan Kolaborasi Kabupaten Mojokerto Menuju Cakupan Kesehatan Semesta” di Ayola Hotel (4/5). Acara dibuka oleh Asisten Pemerintah dan Kesra Sekda Kab.Mojokerto Agus M Anas Edi Santoso mewakil Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi.
   Agus M Anas Edi Santoso dalam sambutannya menghimbau agar seluruh unit kerja pelayanan public baik Puskesmas, Rumah Sakit, maupun OPD Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk terus berkomitmen dan memberikan kinerja terbaik pada masyarakat untuk mensukseskan Gerakan Mayarakat Hidup Sehat (GERMAS).
   “Unit unit kerja baik Puskesmas Kecamatan, maupun OPD harus terus berinovasi, Masyarakat tidak bisa berdiri sendiri, mereka juga butuh bantuan organisasi dan instansi untuk bersama mengsukseskan program GERMAS.” Tegas Anas.
   Kepala Dinas Kesehatan Didik Chusnul Yakin mengatakan dalam Laporanya bahwa rapat  ini merupakan pelaksanaan program Dinas Kesehatan untuk menjalin kolaborasi dan mensukseskan Program bersama, meliputi program bersama terkait Angka Penurunan AKI dan AKN, Pencegahan Stunting dan Mutu meningkatkan Imunisasi, pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Eliminasi TBC.
   Didik Chusnul Yakin menambahkan, bahwa saat ini banyak inovasi dibidang kesehatan yang di gagas Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa seperti SAJADAH (Santri Jatim Sehat & Berkah), BUAIAN (Bunda Anak Impian), KOPIPU (Konseling dari Pintu ke Pintu).
   RAKERKESDA Kabupaten Mojokerto di Sesi terakhir  membedah permasalahan yang ada dimasyarakat Sesi terakhir di tutup dengan pembagian perkelas dan organisasi terkait dengan masalah kesehatan yang ada, para peserta juga harus merumuskan permasalahan yang ada dan solusi terbaik dari Forum Group Diskusi.
   Dalam rapat kali ini juga di hadiri oleh Yayuk Pungkasiadi Wakil Ketua TP PKK Kab.Mojokerto, Forkopimda, OPD terkait. Peserta RAKERKESDA di hadiri oleh perwakilan dari Puskesmas, Rumah Sakit, Organisasi Profesi, PONKESDES, Asosiasi Pengobatan Traditional yang ada di Wilayah Kabupaten Mojo kerto.  *hms/desy



Pilpres 2019 Winarti Gunakan Hak Pilih Di TPS 001 Kampung Astra Ksetra

suaraharianpagi.com - Lampung
   "Salurkan hak pilih kita sesuai hati nurani," demikian pesan yang disampaikan Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH, saat menyapa warga yang antri, usai memberikan hak suara di TPS 001 Kampung Astra Ksetra Kecamatan Menggala, dalam Pemilu Pilpres dan Pileg Tahun 2019, Rabu (17/04/2019).
   Dalam kesempatan tersebut, Bunda Winarti, sapaan akrab Bupati Tulangbawang, juga menyampaikan bahwa Pilpres dan Pileg merupakan waktunya memilih pemimpin Bangsa Indonesia dan wakil-wakil di Parlemen untuk 5 tahun kedepan.
   "Ayo gunakan hak pilih kita semua, yakinlah yang kita pilih adalah putra-putri terbaik kita, baik untuk Presiden atau untuk anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten serta Anggota DPD," ujar Bunda Winarti.
   Melaksanakan pemberian hak pilih di TPS 001 Kampung Astra Ksetra ini, merupakan simbol yang dilakukan orang nomor satu di Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur, sebagai simbol berangkat dari pintu gerbang Tulangbawang, mengingat Kampung Astra Ksetra merupakan jalur perlintasan masuk awal memasuki Tulangbawang dari arah Kota Bandar Lampung.
   "TPS ini kan letaknya diperbataasan Tulangbawang dengan Lampung Tengah. Saya ingin berangkat dari pintu gerbang masuk Tulangbawang dan sampai ke ujung Tulangbawang. Kita jadikan momen ini untuk terus melakukan hal terbaik untuk Tulangbawang," semangat Bunda Winarti, seusai melakukan pencoblosan.
   Selesai melakukan pencoblosan, Bupati Winarti memantau jalannya pelaksanaan pemantauan Pemilu di Kantor Kesbangpol Tulangbawang. daat berada dilokasi Bupati didampingi Sekdakab Ir. Anthoni MM beserta sejumlah Kepala OPD dilingkup Pemkab Tulangbawang.
   Adapun dalam pelaksanaan hajat demokrasi ini, direncanakan juga akan dilakukan pemantauan, keliling disekitar Kecamatan Banjar Baru dan Banjar Agung oleh Bupati Winarti dan rombongan, guna memastikan Pemilu Pilpres dan Pileg dapat berlangsung umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.



Pemkab Gelar Musrenbang RPJMD 2019-2020,
Bupati Siapkan 5 Misi Jadikan Sampang Hebat Bermartabat
Sampang suaraharianpagi.com
   Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui Bappelitbangda Sampang menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musren- bang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sampang Tahun 2019–2024, yang di gelar di Aula RSUD Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang, pada Kamis (11/04).
  Kegiatan tersebut di hadiri langsung oleh Bupati Sampang H. Slamet Junaidi bersama Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, Perwakilan dari Bakorwil Madura, Wakil Ketua DPRD Sampang asal Ketapang, Forkopimda, Sekdakab, Pimpinan OPD, Camat dan Forkopimca Ketapang, Tokoh masyarakat setempat, serta ormas LSM dan segenap awak media.
   Dalam sambutannya, Bupati H. Selamet Junaidi menjelaskan target Pemerintah Kabupaten Sampang dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Sampang pada lima (5) tahun kedepan, yaitu berorentasi kepada 5 misi Pemerintah Sampang saat ini, guna mewujudkan Sampang Hebat bermartabat.
 Dalam sambutannya Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan, “Perencanaan Pembangunan kedepan harus berorientasi kepada 5 misi Pemerintah untuk mewujudkan Sampang yang hebat dan bermartabat.
  Lima misi itu antara lain Peningkatan SDM yang berkualitas dan berdaya saing, Mewujudkan kemandirian ekonomi Daerah khususnya Pedesaan melalui pengembangan Agrobisnis, Pariwisata serta Ekonomi kreatif.”ucapnya
   Idi panggilan akrab Bupati Sampang menambahkan, “Peningkatan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan, Tata kelola Pemerintahan Daerah serta Desa secara transparan dan akuntabel yang berorientasi terhadap pelayanan publik serta Harmonisasi kehidupan masyarakat yang waspada, tanggap, tèrtib, damai dan bersatu, dan lima misi inilah yang menjadi dasar program kegiatan di OPD,” imbuhnya
  Dengan itu semua diharapkan mewujudkan Program – program pembangunan Bupati Sampang agar seluruh OPD saling bersinergi serta menghilangkan ego sektoral agar tercapainya pembàngunan Sampang Hebat Bermartabat.
 “Kami sangat optimis terhadap lima program prioritas lima tahun ke depan supaya dapat diselesaikan satu persatu. Pada intinya, dasar program pemerintah dapat bermanfaat untuk masyarakat luas di Kabupaten Sampang.
  Perlu diketahui, “Pada tahun 2019 Pemkab Sampang menganggarkan sebesar 5 Milyar, untuk melanjutkan pembangunan RSUD Kecamatan Ketapang, semoga pada tahun 2020 pembangunannya selesai dan secepatnya bisa digunakan oleh masyarakat di wilayah Pantura, seperti Kecamatan Ketapang, Sokobanah, Banyuates dan Robatal," tutup Bupati. *rn



Paripurna Penandatanganan LKPJ Dan Rekomendasi DPRD
suaraharianpagi.com-Sampang
   Rapat paripurna penandatanganan keputusan DPRD kabupaten Sampang, tentang rekomendasi terhadap LKPJ Bupati Sampang tahun 2018, rapat di pimpin langsung wakil ketua DPRD Sampang Fauzan Adima, Hadir Bupati Sampang Slamet Junaidi, Sekda, Forkompinda, dan jajaran OPD Sampang. Senin (8/5/19).
   Mewakili Panitia Khusus (pansus) LKPJ Bupati Sampang 2018 , H. Sahid menjelaskan ada 12 rekomendasi yang disampaikan pada Bupati Sampang, diantaranya masih belum ada kemajuan pembangunan jembatan Sreseh-Pengarengan (Srepang).
   “Bahkan pembebasan lahan untuk akses jembatan Srepang hingga saat ini belum maksimal yang dianggarkan di dinas PUPR kabupaten Sampang, tahun 2018 lalu anggaran Rp. 15 miliar pembebasan lahan, hanya terserap Rp. 5 miliar, oleh sebab itu, pansus meminta Bupati Sampang untuk mendorong keseriusan OPD untuk menyelesaikan pembangunan Srepang”.Tegas H. Sahid politisi partai Golkar.
   Sekedar diketahui, rencana pembangunan jembatan Srepang di sosialisasi kepada masyarakat, dilakukan sejak pada 2012 lalu, hingga saat ini 2019 masih belum ada pengerjaan pembangunan jembatan, baru tahapan pembebasan lahan.
   Adapun 12 item rekomendari DPRD Sampang terhadap LKPJ 2018 Bupati Sampang, diantaranya, Pemerintah daerah supaya membuat data base kemiskinan, yang membuat data perkembangan penduduk miskin, kantong kemiskinan dengan menyebut kecamatan dan desa untuk memudahkan intervensi penanggulangan kemiskinan berdasarkan lokasi yang dibutuhkan.
   Adanya upaya dari pemerintah daerah terhadap peningkatan PAD dari semua OPD penghasil.
   Mengingat kontribusi sektor pertanian yang masih mendominasi PDRB Kabupaten Sampang, maka perlu penekanan kepada pemerintah Daerah, untuk lebih memperhatikan dan memperkuat sektor ini diantaranya : pelatihan, akses permodalan, perbaikan pasar desa, penguatan unit usaha mandiri, padat karya produktif, ketersediaan pupuk, dan kewirausahaan untuk mendukung perluasan kesempatan kerja di kawasan perdesaan.
   Mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan belanja daerah yang lebih produktif, yang didukung peningkatan investasi daerah. Hal tersebut harus dilakukan untuk pertumbuhan ekonomi, yang progresif dengan kebijakan yang mampu menstimulasi pertumbuhan.
   Pembentukan, penguatan tugas dan fungsi serta dukungan yang cukup bagi TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah).
   Pembangunan infrastruktur perdesaan, harus mendapat perhatian lebih besar lagi secara kuantitas dan kualitasnya guna memperlancar arus distribusi barang dan jasa, termasuk didalamnya optimalisasi sumber daya air.
   Terkait Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sampang yang masih dalam kategori rendah dan belum sesuai target, maka perlu diambil langkah – langkah konkrit diantaranya : pemenuhan guru dan penerimaan penempatan guru menjadi faktor utama, meningkatnya kualitas pendidikan di samping sarana dan prasarana, yang memadai dan mudah dijangkau oleh masyarakat.
   Pelaksanaan program kerja paket A, B dan C diharapkan bisa membantu meningkatkan nilai IPM dan harus semakin digalakkan khususnya untuk penduduk usia 25 Tahun ke atas.
   Terkait dengan capaian indeks Kepuasan Masyarakat yang masih pada kisaran 78,66 dan belum memenuhi target. 9. Diharapkan Bupati Sampang untuk meningkatkan fungsi koordinasi, pengawasan dan pengendalian seluruh program SKPD agar bersinergi dengan baik.
   Terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, agar Bupati memacu inovasi dan kinerja SKPD, untuk mengembangkan potensi daerah, memacu kinerja investasi daerah, meningkatkan kegiatan ekonomi, sektor sekunder terutama dalam pengelolaan hasil industri pertanian, serta dapat menginisiasi penumbuhan lapangan kerja baru, serta pelaksanaan pelatihan – pelatihan untuk menciptakan generasi siap kerja.
   Terhadap peningkatan partisipasi Masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintah, dan pembangunan, dengan indikator nilai keswadayaan Masyarakat, ada kecenderungan terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya, namun demikian kami berharap keterlibatan Masyarakat dalam pembangunan mulai dari perencanaan sampai dengan pengawasan harus didukung penuh sebagai fungsi kontrol terhadap kinerja pemerintah.
   Terhadap prestasi yang belum membanggakan pada kinerja pembangunan, dari aspek peningkatan kesejahteraan masyarakat, hendaknya menjadi pembelajaran penting bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan dan kontrol seluruh kebijakan dan pendanaan program prioritas daerah guna menunjang mendukung pelaksanaan RPJMD 2019 – 2024.
   Terhadap pembangunan jembatan sreseh – pangarengan yang hingga saat ini belum menunjukkan kemajuan pekerjaan yang belum maksimal terkait pembebasan lahan walaupun sudah dianggarkan dalam DPA pada dinas PUPR, maka pansus meminta Bupati untuk mendorong keseriusan OPD untuk menyelesaikan pembangunan Srepang. *rony


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget