Halloween Costume ideas 2015
Articles by "surabaya"



Diduga Wakil III Dekan Fakultas Kedoteran Gigi Mencabuli
Surabaya - SHP
    Ketut Suardhika, Wakil III Dekan Fakultas Kedoteran Gigi (FKG) Universitas Airlangga, sekaligus terdakwa kasus perbuatan cabul, mengajukan eksepsi. Eksepsi atau nota keberatan itu dibacakan oleh penasihat hukum terdakwa, Minola Sebayang dalam persidangan yang tertutup di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.
   Usai persidangan, Minola menilai bahwa dakwaan JPU tidak jelas dan  kabur. “Surat dakwaan tidak cermat, tidak jelas dan kabur. Baik dalam menguraikan unsur-unsur dari tindak pidana maupun dalam menguraikan cara tindak pidana dilakukan,” ucapnya usai persidangan,
   Diketahui, Ketut Suardhika menjalani sidang pidana dugaan kasus pencabulan. Oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ali Prakoso dari Kejaksaan Negeri Surabaya. I Ketut Suardhika didakwa dengan dakwaan alternatif, Pasal 82 UU Nomor 35 tahun 2014 atas perubahan UU No 23 tahun 2009 tentang Perlindungan Anak, dam Pasal 292 KUHP, yang berbunyi: Orang dewasa yang melakukan perbuatan cabul dengan orang lain sesama kelamin, yang diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya belum dewasa, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun.
   Kasus ini bermula ketika Ketut mengajak JS pergi ke tempat fitnes, di Celebrity Fitnes lantai IV Galaxy Mall Surabaya pada Sabtu (1/4/2017). Saat itu, Ketut mengajak JS pergi ke ruang sauna.
   Di tempat inilah, Ketut diduga melakukan oral seks. Korban lantas berteriak dan membuat satpam Galaxy Mall membawa keduanya ke Polsek Mulyorejo. *tim



Peradin Dan Pos Bakummadin bukan Kacung Pengdilan

Surabaya - SHP
   Rakernas Peradin yang di adakan di Surabaya tepatnya di Hotel Garden Palace dalam Rakernas 2017 di hadiri dari seluruh Perkumpulan Advokat  Indonesia yang terdiri dari 34 Propinsi.sebagai Bukti bahwa Peradin ada di mana mana alias di  seluruh Indonesia.
   Menurut Ketua Umum Peradin Ropaun Rambe, menjelaskan tak terasa ‘PERADIN dan Posbakum Madin kini sudah beranggotakan 3000 lebih Advokat di seluruh Indonesia, untuk itu perkuat persatuan dan kesatuan di tubuh PERADIN dan menjaga nama besar PERADIN yang sudah memasuki usianya yang ke 53 Tahun,”  Jangan lupa Peradin harus Menjalankan Pasal 22 undang Undang Advokat  yaitu Advokat wajib membela orang miskin dalam perkara Pidana maupun Perdata.
   Pos Bakummadin bukan Kacung Pengadilan, bukan Makelar dan Bukan Markus tetapi Posbakummadin merupahkan  Kontrol Keadilan  bagi masyarakat di Pengadilan.
Bagi siapa yang menyimpang  saya tak segan segan Pecat oknum Advokat yang melacurkan Profesinya.
Kata siapa di Posbakummadin Uang rembesan tidak cair?  Uang Rembesan bisa cair, hanya permainan KORUPTOR. Ternyata belakangan ini saya mendengar bukannya di korupsikan dan juga bukannya kelalean berhubung anggarannya di pakai untuk pos lain dengan meningkatnya anggaran/opetlut makanan di RUTAN akhirnya di kurangi. Ya udah untuk tahun ini gak apa-apa saya maafkan untuk tahun depan sudah di setujui oleh Depselen MA  Banggar akan naik lagi sekitar 70 M,Jelas  Ropaun Rambe.
   Masih kata ketua Umum,’ bahwa  Fungsi Advokat merupahkan Membela Hak Hak Hukum seseorang  dari perkara dan perdata.
   Perlu di ketahui bahwa Peradin ada gebrakan baru yaitu Pendidikan Master Advokat di mana pendidikan benar benar di saring betul dan jangan sampai ada Advokat Pelacur, Advokat  Lonte atau Advokat  Pecundang.
   Karena di dalam  Peradinlah tidak ada Berpecahan
Penguasa  di  Indonesia ada 2 lembaga yaitu lembaga kekuasaan dan lembaga pengusaha dan akhirnya saya tertarik menjadi Advokat dan saya didikan Bang Buyung, Mr Hari Sebeno, .............. dan saya tetapkan pada diri saya idialisme”. Tutur Ketua Umum Peradin.
Semoga Peradin Di tahun 2017 dan di tahun yang akan datang akan Sukses dan Jaya Selalu. *rhy/tim



Advokat Indonesia Tabur Bunga
Surabaya - SHP
    Advokat yang tergabung dalam Perkumpulan Advokat Indonesia (Peradin) Dalam memperingati Hari Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia. Menggelar Acara Tabur Bunga di Makam Pahlawan Jalan Kusuma Bangsa Surabaya.
   Sebelum acara tabur bunga di mulai menggelar upacara terlebih dahulu .Acara ini di hadiri oleh Beberapa anggota Kodim dan para anggota Advokat dari seluruh Indonesia terutama yang hadir  di Surabaya merupahkan Pengurus  Inti dengan memakai Baju Hitam Putih
 Menurut Ropaun Rambe Selaku Ketua Peradin, menerangkan “Bahwa advokat seharusnya turun untuk membantu masyarakat. Rakernas peradin 2017  yang kita gelar di  hotel Garden Palace Surabaya.
   Acara ini  merupahkan  spesial  dan kita menunjukan secara komitmen seorang Advokat. bahwa NKRI harga mati,Pancasila adalah Idiologi,siapa yang berani merobek, UU 45  yang merupahkan Simbol kehidupan masyarakat  maka Nyawa Taruhannya.
   Dengan semangat para pahlawan leluhur yang di makamkan di depan kita. Akan kita perjuangkan cita cita mereka karena kita merupahkan generasi penerus bangsa.
Secara spesial kita kumpulkan dan kita komandoi, karena ancaman ancaman yang   kita kita lihat kita dengarkan dalam  liputan  di dalam pemberitaan mensos, baik media dll.
Bahwa Negara kita mulai teraduk aduk oleh luar negeri khususnya  dalam negeri khususnya manusia yang munafikin  bahwa NKRI harga mati.
   Di dalam kekuatan peradin Insya allah para Oknum Advokat Yang menyimpang dan melacurkan  provesinnya  insya allah kita bersihkan dan kita luruskan serta kita kembalikan ke dalam  organisasi yang benar , melalui  uji kompetensi dan  pendidikan ,dari awal Peradin  tidak ada perpecahan Cuma ada oknum yng memakai nama kita yang betul.
   Peradin tetap satu sejak di dirikan tahun 1964 namun ada perubahan Undang  Undang  yang hukum memerintahkan  dalam Undang Undan no 17 tahun  2013, semua ormas di buatkan badan hukum dan di daftarkan dalam Menkumham maka dengan cara inilah menyesuaikan dari oraganisi.
   Harapan dengan semangat mengenang kepahlawanan 45 di kota pahlawan ini, kita bangkit berdoa, beriktiar,  dalam menegakan hukum di Indonesia. Rencana kita akan menemui pimpinan nasional baik legislative, eksekutif, yudikatif dalam menumbuhkan, semangat kembali Patriot bangsa UUD 45 dan NKRI  harga mati.
   Acara ini sebenarnya acara tahunan bagi peradin, namun dalam acara tabur bunga merupahkan acara yang kita kemas secara khusus Profesional, spesiali  kami rangkai sedemikian.
melihat kondisi kebangsaan kita sedang krisis, kepemimpinan nasional kita tidak Nampak,dan pertama kali Advokt Peradin Mengadahkan acara seprti ini. Jelas Advokat Ropaun Rambe SH, selaku Ketua Peradin
   Dalam Acara ini sekaligus Merupahkan Kritik Jangan sampai seorang Advokat Mementingkan Materi ketika mengadvokasi masyarakat, tidak boleh menjadi hedonis karena memiliki tanggung jawab untuk membantu. "Keberhasilan advokat bukan seberapa banyak materi yang dimiliki, tapi seberapa banyak dia melayani orang tertindas, terpinggirkan, dan miskin,"
   Atas dasar tersebut, meminta para advokat untuk membangun spirit kepedulian terhadap bangsa Indonesia dalam berbagai bentuk, salah satunya bebas dari rasa takut untuk melawan ketidakadilan. *tim/rhy



Diduga Oknum Penyidik  Plin Plan
Surabaya - SHP

   Sampai sekarang upaya mencari keadilan yang dilakukan Mulyanto Wijaya, Warga Darmo Permai Selatan (DPS) Surabaya atas Surat Perintah Penghentian Perkara (SP3) kasus pemalsuan surat yang diterbitkan Polrestabes Surabaya, Nomor SP-Tap/220 XI/2016 Satreskrim tertanggal 21 November 2016 akhirnya berbuah hasil.
   Hakim tunggal Dwi Supardi akhirnya menggugurkan SP3 kasus pemalsuan surat atas nama Thio Sin Tjong alias Mardian Nusatio yang diterbitkan Polrestabes Surabaya. Dalam sidang praperadilan, Polrestabes Surabaya pun juga diperintahkan untuk melanjutkan kembali penyidikan kasus tersebut.
   Perintah agar Polrestabes Surabaya melanjutkan penyidikan tersebut diucapkan oleh hakim tunggal Dwi Supardi pada sidang praperadilan dengan agenda putusan yang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (6/2/2017). "Mengabulkan permohonan pemohon untuk seluruhnya. Memerintahkan penyidik Polrestabes Surabaya melanjutkan penyidikan atas nama tersangka Thio Sin Tjong alias Mardian Nusatio," tegas hakim Dwi membacakan amar putusannya.
   Selain itu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya yang juga termasuk sebagai pihak tergugat juga diperintahkan untuk tunduk dengan vonis yang dijatuhkan hakim Dwi. "Karena sejak awal tidak hadir di persidangan dan menyatakan akan tunduk pada vonis hakim, maka Kejari Surabaya wajib juga melanjutkan kasus atas nama Thio Sin Tjong alias Mardian Nusatio”, jelasnya.
   Dari fakta-fakta yang terungkap di persidangan, hakim Dwi menilai tidak ada alasan kuat bagi penyidik Polrestabes Surabaya untuk menghentikan kasus pemalsuan surat atas nama Mardian. Atas dasar itulah, hakim Dwi akhirnya mengabulkan perhomonan praperadilan yang diajukan Mulyanto Wijaya, korban kasus tersebut.
   Tak hanya itu, hakim Dwi juga dengan tegas menolak eksepsi yang diajukan Bidang Hukum (Bidkum) Polrestabes Surabaya pada persidangan sebelumnya. "Menolak eksepsi tergugat (Polrestabes Surabaya," tandas hakim yang baru beberapa bulan bertugas di PN Surabaya ini.
   Dengan vonis yang dijatuhkan hakim Dwi, maka tidak ada alasan lagi bagi Porestabes Surabaya untuk menghentikan kasus pemalsuan surat yang menjerat Mardianto. Penyidik Polrestabes Surabaya diwajibkan untuk meneruskan kasus tersebut hingga ke penuntutan dan persidangan.
   Tetapi pada kenyataanya sampai sekarang perkaranya masih jalan di tempat .Bahkan pihak Oknum Penyidik Polrestabespun kurang bertanggunga jawab.
Walaupun Oknum Penyidik I Gusti sudah di pindahkan seharusnya penganntinya harus menyelesaikan bukan  perkaranya di Peti eskan.
   Apakah seperti ini tugas dan kewenangan Oknum Penyidik Polrestabes, yang di duga melacurkan hukum. Saat di konfirmasi wahyu selaku birohukum  Polrestabes menjelaskan; berkas di kirim atau tidak kita tidak tahu, saya hanya menjalankan Pra peradilannya, yang saya tahu penyidik yang lama udah di pindah ganti yang baru, mungkin yang baru masih mempelajari kasusnya, jelas Wahyu kepada wartawan.
   Perlu diketahui, praperadilan yang dilakukan Mulyanto ini buntut dari kasus penipuan dan penggelapan yang menjerat Hairanda beberapa waktu lalu. Saat itu, Hairanda mendapat kuasa dari Mulyanto untuk menangani kasus penganiayaan yang menjeratnya.
   Ditengah proses hukum itu, Hairanda mengaku bisa menghentikan kasus penganiayaan yang menjerat Mulyanto dengan biaya sebesar Rp. 165 juta. Namun setelah uang diberikan, Mulyanto justru ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan oleh Polrestabes Surabaya.
  Merasa tertipu, akhirnya Mulyanto melaporkan Hairanda ke Polrestabes Surabaya hingga akhirnya ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penipuan. Bergulir ke pengadilan, Hairanda akhirnya divonis 6 bulan penjara oleh majelis hakim. Kemudian hukuman Harianda berubah menjadi dua tahun penjara setelah kasusnya masuk Pengadilan Tinggi Surabaya. *rhy



Kirab hari Jadi Kabupaten Blitar
Blitar Kabupaten – SHP 
    Kemeriahan peringatan Hari Jadi Kabupaten Blitar yang ke 693 tahun 2017 semakin meriah dan terlaksana dengan kitmat. Pada acara Kirab Pusaka yang digelar di alun-alun diteruskan ke Pendopo Ronggo hadi Negoro, Sabtu, 5/8.
   Suasana penuh kekhitmatan sangat terasa dalam rangka salah satu rangkaian acara Hari Jadi Kabupaten Blitar. Hadir dalam perhelatan ini Bupati Blitar Rijanto yang berjuluk Kanjeng Bupati Sepuh dan Wakil Bupati Marhenis UW sebagai Kanjeng Bupati Anom, Ketua DPRD Suwito serta tamu Undangan dari Kota Blitar dan tamu undangan lainnya serta tamu Livi Zheng sutradara dari Holywood.
   Dalam sambutannya Bupati Blitar menyampaikan rasa syukur kehadirat Alloh SWT karena dalam tahun ini Blitar menerima opini wajar Tanpa Pemngecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang mana pada tahun sebelumnya hanya wajar dengan pengecualian (WDP). Juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Blitar sehingga lebih maju dan makmur.
   Dengan peringatan hari jadi yang ke 693 tahun ini semoga warga masyarakat kabup[aten Blitar diberikan ketentraman dan kebahagiaan, Rahmat dan tuifik dari Alloh sehingga kabupaten Blitar akan semakin meningkat kesejahteraan ekonominya serta semakin maju pendidikannya juga bidang-bidang yang lain. Sehingga tingkat kemapanan masyarakatnya semakin meningkat.
   “Puncak acara peringatan Hari Jadi Blitar dengan digelar Pisowanan Agung dan Kirab Hari Jadi Blitar di Pendopo Ronggo Hadinegoro banyak tamu penting yang ikut diundang baik dari Blitar dan warga Blitar yang telah sukses di luar Blitar untuk ikut andil membangun Blitar ke depan,” ujarnya.
   Sedangkan beberapa agenda kegiatan dalam rangka memperingati Hari Jadi Blitar ke-693 antara lain, ziarah leluhur Pangeran Sambernyowo di Karanganyar Jawa Tengah, ziarah leluhur ke Aryo Blitar, Makam Bung Karno, Syeh Subakir, Pangeranan, Taman Makam Pahlawan, Kejurkab Bulutangkis, Jalan Sehat Koperasi di Wlingi, Lomba Kebersihan OPD, Lomba Ketertiban dan Kebersihan Kecamatan, Lomba-lomba Tingkat Kecamatan. Selain itu juga ada Offroad Jeep Jelajah Bumi Proklamator start dari Kantor Bupati Blitar di Kanigoro, Pekan Kunjungan Pelajar ke Pendopo Ronggo Hadinegoro, Festival Penataran Cipta 1.001 Souvenir di Penataran, Pesona Bumi Penataran di Penataran, Konser Ari Lasso di Halaman Kantor Bupati Blitar di Kanigoro, Malam tirakatan di Komples Kantor Bupati Blitar di Kanigoro, Kecamatan/Kelurahan/Desa dan masing-masing RW se-Kabupaten Blitar, Pisowanan Agung dan Kirab Hari Jadi Blitar di Pendopo Ronggo Hadinegoro, Pagelaran Wayang Kulit di Kantor Bupati Blitar di Kanigoro, Pameran Keris,
Pameran UMKM dan Pameran Koi di Kantor Bupati Blitar, Blitar Bersholawat di Kantor Bupati Blitar, Gowes Nusantara Start di Kantor Bupati Blitar di Kanigoro, Jantiko Mantab di Pendopo Ronggo Hadinegoro, Konser Kemerdekaan Band Coklat di Kantor Bupati Blitar, Gala Desa di Kantor Bupati Blitar dan Lomba Sinden di Jimbe/Pendopo Ronggo Hadinegoro.
   Seluruh peserta kirab melaksanakan kegiatan ini dengan rasa kekitmatan sehingga terasa suasana yang asri dan apik dengan dimulai upacara dialun-alun yang dipimpin langsung kanjeng Bupati Anom Bapak Marhenis UW lalu peserta melaksanakan kirab masuk pendopo Ronggo Hadi Negoro dengan tertib per satu kecamatan. Dengan diiringi suara gamelan sangat terasa suasana khitmat.*atk/hms

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget