Halloween Costume ideas 2015
Articles by "lifestyle"

Sampang - suaraharianpagi.com
   Pemerintah Kabupaten Sampang mengelar Safari Ramadhan 1439H untuk pertama kalinya di Masjid “Karomah “ dusun Korajah Desa Kara Kecamatan Torjun, acara hadiri PJ Bupati Jonathan Judianto yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang Putut Budi Santoso , Forum Pimpinan Daerah (FORPIMDA) , Seluruh Kepala Dinas (SKPD),Camat Torjun, Perwakilan anggota DPRD Kabupaten Sampang, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan warga sekitar. Safari ramadhan ini mengangkat tema “Ramadahan Berkualitas Membangun Muslim Cerdas “Jum’at (18/05). 
   Dalam sambutanya Pj Bupati Jonathan Judianto yang diwakili Sekretaris Daerah Putut Budi Santoso mengucapkan permintaan maaf kepada tamu undangan karena ada hal yang sangat mendesak Pj Bupati Sampang Jonathan Judianto tidak bisa menghadiri acara langsung karean Pj Bupati Sampang memegang dua jabantan yaitu sebagai kepala bakesbangpol propinsi Jawa Timur,” saya mewakili Pj Bupati Sampang mengucapkan permintaan maaf sebesar-besarnya karena ada kepentingan mendesak jadi tidak bisa menghadiri acara hari dan ini tidak lepas dari tugasnya sebagai kepala Bakesbangpol Propensi Jawa timur, mengingat situasi yang terjadi di Surabaya tempat beliau bertugas dalam keadaan tidak kondusif” ungkapnya 
   Di sela-sela acara secara simbolis sekretaris daerah Putut Budi Santoso menyerahkan bantuan supaya bisa di gunakan untuk memperbaiki apa yang perlu di mesjid “Karomah “ dusun Korajah Desa Kara Kecamatan Torjun , Acara di kemas dengan suasana santai dan sederhana , meskipun demikian acara berjalan dengan khidmad dan khusuk.#rn

   Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2018 mendatang, menjadi atensi bersama mengingat penyelenggaraannya yang serentak sangat mungkin melahirkan potensi konflik. Hal ini ditekankan Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa, saat memberi arahan dalam acara Rapat Koordinasi Pemantapan Stabilitas Keamanan Wilayah Tahun 2017, Selasa (31/10) pagi kemarin di Villa Fasilitas Bukit Trawas, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas.
   “Jelang Pilkada serentak pada tahun 2018 mendatang, bisa saja ada oknum-oknum tidak bertanggungjawab yang merongrong stabilitas keamanan wilayah kita. Ini menjadi atensi kita bersama untuk menjaga kamtibmas. Bila perlu kita buat jadwal rapat bersama seperti sekarang untuk terus bertukar pikiran dalam menyikapi perkembangan di tahun politik nanti,” tekan bupati.
    Komitmen dan taat pada aturan main yang telah ditetapkan sebagaimana tertuang dalam perundang-undangan, juga menjadi hal yang digarisbawahi oleh bupati.  
    “Komitmen dan taat pada aturan berlaku adalah cara kita untuk membantu pelaksanaan Pilkada serentak tahun mendatang bisa berlangsung jujur, adil dan aman. Mari buktikan bahwa masyarakat Kabupaten Mojokerto cerdas dan dewasa, mampu menerima berbedaan dan mengutamakan damai serta kepatuhan pada peraturan berlaku,” tambah bupati.
   Danrem 082/Citra Panca Yudha Jaya, Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo, yang hadir dalam acara juga menekankan beberapa hal yang dapat menimbulkan perpecahan yakni proxy war (perang terselubung dengan menggunakan pihak ketiga) atau bisa dimaknai sebagai taktik menghancurkan dengan upaya adu domba.
   “Bangsa Indonesia hancur karena adu domba, misalnya kerajaan Majapahit, Sriwijaya dan Kediri pada masa lalu. Saya lihat juga ada oknum-oknum yang ingin menciptakan benturan satu sama lain. Misalnya antara TNI dan Polri, bahkan dalam satu instansi itu sendiri. Ini proxy war, kita tidak boleh lengah, serta jangan mudah menyebarkan sesuatu yang bersifat menghasut terlebih dengan kecanggihan alat telekomunikasi saat ini,” papar Gathut.
   Dirinya juga menambahkan pentingnya kewaspadaan akan menipisnya cadangan sumber daya alam tak terbarukan yakni minyak dan gas. Disebutkan bahwa 12 tahun ke depan, cadangan tersebut akan habis bila tidak segera mengeksplor sumur-sumur baru.
   “12 tahun ke depan kita harus waspada karena cadangan minyak kita bisa habis. Atas instruksi presiden, Angkatan Laut Republik Indonesia diberikan tugas untuk mengeksplor sumur-sumur baru. Kita penghasil minyak, tapi belum mampu memenuhi kebutuhan sendiri. Indonesia keluar dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak atau OPEC, sebab banyak sekali yang dituntut misalnya harus mengurangi produksi. Bagaimana mengurangi? Untuk memenuhi kebutuhan 1,6 juta barel per hari kita belum mampu, kita masih 800.000 barel per hari,” imbuh Gathut.
   Hadir pula dalam acara kemarin Unsur Forkopimda antara lain Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Ismail Pribadi, Dandim 0815, Letkol Czi Budi Pamudji, Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata, Kapolresta Mojokerto, AKBP Puji Hendro Wibowo, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto, Lubis serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Mojokerto. * Hms/Ds

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget