Articles by "lampung"

Suaraharianpagi.com - Tulang Bawang Lampung
 Dalam upaya terus memperkuat rasa kebangsaan, pelaksaan peringatan Isra Mi'raj di Kampung Ringin Sari Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulangbawang, didahului dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Rabu (10/4). 
   Dalam kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH dengan didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Ir. Anthoni MM dan sejumlah pejabat dilingkup Pemkab Tulangbawang.
   "Peringatan Isra Mi'raj di Ringin Sari tahun ini terasa spesial karena bisa dihadiri Ibu Bupati, dan ini kali pertama ibu datang ke Kampung kami, setelah Ibu menjabat Bupati," ungkap Kepala Kampung Ringin Sari, Supadi.
   Dalam peringatan Isra Mi'raj yang dilaksanakan di Masjid Nurul Iman Kampung Ringin Sari ini, dihadiri sekitar 3000 an masyarakat, sehingga nampak sangat meriah, dengan penceramah Ustadz Hi Yantori.
   Banyaknya masyarakat yang hadir, merupakan sebagai ungkapan bahagia masyarakat dan juga sebagai ajang pulang Kampung oleh Bunda Winarti. "Sebagai Bupati saya berterimakasih, bertahap program kita laksanakan, Kampung Ringin Sari juga ada, perbaikan jalan jadi prioritas, tolong saling mengingatkan," ujar Bupati pesannya.
   Sementara sebelumnya, Bupati Winarti didampingi jajarannya, melakukan launching program bedah rumah Tahun 2019 di Kampung Ujung Gunung Ilir, Kecamatan Menggala.
   Dalam kesempatan itu, Bunda Winarti, sapaan akrab Bupati Tulangbawang, berpesan kepada semua pihak, agar turut mengawasi pelaksanaan bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) atau bedah rumah yang digulirkan Pemerintah ini.
   Mengingat bantuan bedah rumah harus benar-benar menyasar warga yang rumahnya tidak layak huni, apalagi program bedah rumah merupakan program pro rakyat yang digulirkan Pemerintah untuk rakyat tidak mampu.
   "Program bedah rumah merupakan bukti keseriusan Pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan bentuk perhatian, bahwa Pemerintah akan selalu ada untuk rakyatnya," tutur Bunda Winarti.
   Adapun dijelaskan, pada tahun 2019 ini, sebanyak 400 warga yang masuk kategori tidak mampu di Tulangbawang mendapat bantuan bedah, dari jumlah itu, 100 unit rumah akan dibantu lewat APBD Tahun 2019, sementara 300 unit lainnya bersumber dari APBN.
   Para penerima program itu tersebar di Kecamatan Menggala, Menggala Timur, Banjar Baru, Banjar Agung, Merasa Aji, Dente Teladas, Gedung Meneng, Penawar aji, dan Meraksa Aji, Kegiatan Bupati Tulang Bawang Hj. Winarti
                                Advetorial

                                                             Kabiro, Sandy/wartawan/Nopriwan/Andi FEBRIGUNAWAN


 SuaraHarianpagi.com – Tubaba Pememerintah Kabupaten
   Tulangbawang Barat (Tubaba) terus berkomitmen menjalankan pemerintahan dengan pengalokasian APBD yang pro-rakyat guna kemajuan dan kesejahteraan masya rakat.
   “Komitmen ini bahkan terus kita tingkatkan untuk menghadirkan pemerintah ditengah-tengah masya rakat, sehingga keinginan masya rakat dapat terpenuhi yakni masyakarat sejahtera, dan daerah ini menjadi kabupaten Maju dan berdaya saing,” ungkap Bupati Tubaba Umar Ahmad, SP usai memimpin upacara HUT Kabupaten Tubaba ke-10 tahun di lapangan upacara kantor bupati, di Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kamis (4/4).
   Umar Ahmad mengatakan, pada Dasawarsa Tubaba ini, pemerintah harus hadir ditengah-tengah masyarakat dan dirasakan, pemerintah bisa menjawab harapan dan kebutuhan masyarakat.
   Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Tubaba, Umar mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Para Pejuang, Perintis, dan Pendiri Kabupaten Tulang Bawang Barat, yang telah memberikan kontribusi nyata dalam pencapaian kemajuan pembangunan di kabupaten hingga seperti saat ini.
   “Sebagai daerah yang berusia 10 (sepuluh) tahun, Kabupaten Tubaba telah menapaki langkah-langkah awal dari perjalanan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat. Dan, perjalanan waktu selama 10 (sepuluh) tahun ini dirasa cukup dinamis, serta mampu memunculkan semangat kebersamaan yang tinggi, yang pada akhirnya melahirkan pondasi-pondasi yang cukup kuat untuk menggapai kemajuan-kemajuan yang lebih pesat di masa yang akan datang,” terangnya yang kembali disampaikan dalam rapat paripurna istimewa HUT Tubaba di gedung DPRD.
   Bupati mengajak seluruh komponen pembangunan yang ada di Kabupaten Tubaba, untuk menjadikan Hari Ulang Tahun Ke-10 Kabupaten ini sebagai sarana instropeksi dan mawas diri terhadap apa yang telah dan akan terus dilakukan demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
   “Hal ini tidak mudah untuk diwujudkan, akan tetapi dengan dilandasi rasa memiliki, komitmen yang sungguh-sungguh dan semangat kebersamaan yang telah terjalin di antara kita, maka Insya Allah secara bertahap semua yang kita cita-citakan akan dapat kita gapai,” pintanya.
   Menurutnya, di usia yang ke-10 tahun, telah banyak capaian kemajuan pembangunan yang telah diraih. Namun demikian,  tentunya sangat banyak tugas dan tantangan yang masih harus diselesaikan.
   “Mari kita terus bekerja menyumbangkan kemampuan yang kita miliki untuk membangun daerah yang kita banggakan ini, agar cita-cita mewujudkan masyarakat yang maju dan sejahtera sesegera mungkin dapat tercapai,” kata dia
   Dalam upacara tersebut, Umar Ahmad menjadi inspektur upacara dan Kapten Inf. Gus Amirul dari Koramil Tulang Bawang Udik menjadi komandan upacara. Upacara dihadiri Wakil Bupati Fauzi Hasan, anggota legislatif, Kepala Kajari Menggala Ansari, forkopimda Tubaba, tokoh adat, tokoh pemekaran, tokoh agama, perwakilan ormas dan LSM, para pejabat dan ASN di lingkup kabupaten setempat, dan dimeriahkan oleh penampilan Polisi Cilik anak-anak SD di Tubaba hasil bimbingan Polres Tuba, (Kegiatan pemkab Tubaba, Advetorial)
Kabiro: Sandy/wartawan Andipebrigunawan/Nopriwan. SP




 Suaraharianpagi - Tulang Bawang
   Bupati Tulangbawang Hj. Winarti, SE, MH selaku Bunda Pendidkan Anak Usia Dini (Paud) Kabupaten Tulangbawang, menghadiri sosialisasi dan harmonisasi Bunda Paud 2019 yang dilaksanakan di The Sultan Hotel dan Resort, Jakarta (02-04-2019)
   Dalam kegiatan yang berlangsung sejak tanggal 1 sampai dengan 2 April 2019 ini, Bunda Hj. Winarti menuturkan, bahwa kerjasama yang baik antara pendidik Paud dan orang tua merupakan kunci bagi perkembangan peserta Didik Paud.
   "Sosialisasi ini sangat berguna untuk meningkatkan pemahaman Bunda Paud  terkait kerangka kebijakan global dan Nasional dibidang Paud serta meningkatkan pemahaman peran serta Bunda Paud sebagai penggerak utama dalam pembinaan layanan Paud, semoga kita bisa menerapkan itu di kabupaten Tulangbawang," harap Bunda Winarti.
   Apalagi, keberadaan Bunda Paud memiliki peranan yang penting untuk menggerakkan segenap komponen dan sumber daya yang ada di kabupaten Tulangbawang, dalam mewujudkan layanan Paud yang berkualitas.
   "Saya percaya bahwa proses ini akan menjadi awal dari upaya strategis untuk bersama sama membangun generasi emas yang berkualitas mulai dari Anak Usia Dini," harap Bunda Winarti tegas bersemangat," publikasi.

 Suaraharianpagi.com - Tulang Bawang Lampung
   Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH, membuka Workshop Hasil Evaluasi Implementasi Versi 2.0 dalam tata kelola keuangan desa dengan Aplikasi SISKEUDES di Kabupaten Tulangbawang bersama Anggota Komisi XI DRP RI, bertempat di Menggala (01/04/2019).
   Pada workshop tersebut, hadir anggota Komisi XI DPR RI, Ir.  Ahmad Junaidi Auli,  Ditreskrimsus Polda Lampung Kombespol. Drs. Subakti dan Perwakilan  BPKP Lampung Kisyadi dan yang bertindak sebagai narasumber.
   Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH, mengatakan bahwa Workshop ini merupakan sebagai sarana untuk belajar lebih baik lagi tentang sistem tatakelola keuangan Dana Desa. "Kita berharap pengelolaan Dana Desa semakin baik pengelolaannya. Dengan sistem seperti ini akan mempermudah kerja administrasi para Kepala Kampung," tutur Bunda Winarti, sapaan akrab Bupati Tulangbawang.
   "Kepala Kampung selama ini sudah cukup banyak bekerja dalam melengkapi administrasi pengelolaan Dana Desa, dengan adanya sistem ini, tentu kerja para Kepala Kampung (Kakam) akan terbantu," ujar Bunda Winarti menambahkan.
   Dalam kesempatan tersebut, Bunda Winarti juga berpesan, kepada para peserta Workshop, untuk dapat mengikuti kegiatan dengan menyimak dan mendengarkan paparan materi, agar semakin mengerti tentang tata kelola keuangan yang sesuai regulasi. 
   "Tulangbawang sangat terbuka terhadap investor yang ingin berinvestasi di Kabupaten Tulangbawang, kita akan sangat mendukung  setiap ada investor  yang ingin menanamkan modalnya di Kabupaten Tulangbawang," kata Bupati Winarti.
   "Apalagi semua perizinan bisa dibuat di Mal Pelayanan Publik (MPP), hanya dengan melengkapi persyaratan izin- izin, pasti dilayani dengan cepat. Jangan persyaratan  belum lengkap lalu yang disalahkan pelayanan yang ada di MPP, lengkapi semuanya baru cepat selesai," tambahnya.
   Dalam kesempatan ini, Bunda Winarti hadir didampingi Inspektur Inspektorat Dr. Pahada Hidayat SH MH, Asisten III Dr. Untung Widodo dan Kabab Hukum dan Perundang-undangan Anuari SH MH, (KEGIATAN PEMKAB TUBA, ADVETORIAL). 
Kabiro Tulangbawang, Andi Febri Gunawan


 suaraharianpagi - Tuba Lampung
   Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH menyambut tim Penilai Lomba Desa dan Kelurahan, bulan bakti gotong royong masyarakat dan lomba badan usaha milik desa (Bumdes) Tahun 2019, tingkat Provinsi Lampung.
Ucapan selamat datang disampaikan Bunda Winarti, sapaan akrab Bupati Tulangbawang, saat menerima Tim Penilai di Halaman Kantor Kam pung Penawar Jaya Kecamatan Banjar Margo, Kamis (04/04/2019).
   Adapun dalam kegiatan ini, dengan didampingi sejumlah Kepala Dinas, Bunda Winarti nampak bersemangat menyambut Tim Penilai, antusias ini sebagai jawaban atas antusias warga dalam menyiapkan Kampung untuk mengikuti perlombaan.
   "Pak Yuda, pesan Ibu-ibu PKK kalau tidak dibantu mereka, tidak sukses acara pagi ini," ujar Bunda sambil mengajak bercanda Ketua Tim Penilai, yang mana pula merupakan Kepala Dinas PMD Provinsi Lampung Drs. Yuda Setiawan, MM.
   "Selain itu, kami ucapkan selamat datang, mohon diajari kami supaya Kampung kami bisa berkembang baik sesuai harapan kita semua untuk kesejahteraan masyarakat," tambah Bunda Winarti.
   Masih menurut orang nomor satu di Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur ini, bahwa dengan 25 program unggulan pro rakyat Pemkab Tulangbawang, geliat ekonomi dan usaha di Kampung dapat semakin terlihat mandiri, hal ini karena disuport melalui Dana Desa dari Pemerintah Pusat yang sangat bermanfaat.
   "Dalam penilai lomba Desa dan Kelurahan, bulan bakti gotong royong masyarakat dan lomba badan usaha milik desa (Bumdes) Tahun 2019, tingkat Provinsi Lampung ini, saya berharap kalau sesuai dengan hasil evaluasi, semoga bisa menjadi prestasi maksimal untuk masyarakat kami," tutup Bunda Winarti dalam sambutannya. 
   Sementara, Ketua Tim Penilai sekaligus Kepala dinas PMD Provinsi Lampung Drs. Yuda Setiawan, MM dalam sambutannya mengatakan bahwa, peran Kepala Kampung dalam mendorong peran serta dan partisipasi masyarakat sangat menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintah, pembangunan dan pembinaan yang dilaksanakan di Desa/Kampung.
   Selanjutnya, dijelaskan bahwa evaluasi perkembangan Desa/Kampung telah diatur dalam permendagri nomor 81 tahun 2015, evaluasi bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan status perkembangan serta tahapan kemajuan Desa/Kampung, melalui instrumen ini dapat dinilai serta menentukan status tertentu dari capaian tingkat perkembangan Desa/Kampung.
   Salah satu tahapan dalam penilaian adalah lomba kampung dengan 3 bidang penilaian meliputi bidang pemerintahan, kewilayahan dan bidang kemasyarakatan dengan 69 indikator penilaian.
   Pada Tahun 2019 ini, Pemerintah Provinsi Lampung melaksanakan lomba desa juga melaksanakan lomba bulan bakti gotong royong masyarakat dan lomba badan usaha milik desa. 
   "Dari lomba ini diharapkan dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan masyarakat, meningkatkan peran aktif kemitraan masyarakat dengan pemerintah serta meningkatkan daya saing dan kreatifitas bagi pengelola badan usaha milik desa pada masing-masing desa," pesan Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo melalui Kadis PMD Yuda Setiawan. 
Kabiro: Sandy
Wartawan:  Andi Febri Gunawan/Nopriwan Sp. 






Tulangbawang (Lampung) – suaraharianpagi.com
   Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH, bersilaturahmi dengan Kepala Kampung, Juru Tulis, Kasi, Kait, RT, RK, BPK, LPMK, PKK, Ibu Muslimat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda se-Kecamatan Rawapitu, Rabu (3/10/2018).
   Dalam kunjungan ini, Bupati perempuan pertama di Kabupaten Tulangbawang didampingi sejumlah Pejabat Eselon II, diantaranya Inspektur Inspektorat Pahada Hidayat, Kadis PUPR Ferli Yuledi, Kakan Pol-PP Halik Sahril, Kadis Kesehatan Herry Novrizal, Plt. Kadisdik Untung Widodo, Sekretaris DPMPK Dedy Palwadi, Sekretaris BPKAD Sisilia Novitasari dan sejumlah pejabat lain dilingkup Pemkab Tulangbawang.
   "Mimpi kita sudah dekat dalam hal dilayani Pemerintah, jalan mulai bagus walau berdebu, listrik sudah ada tiang, jarak Rawapitu ke Menggala sudah semakin dekat, kami berharap ibu bisa melanjutkan dan menuntaskan mimpi kami, sejajar dengan Kecamatan lain," demikian disampaikan oleh perwakilan warga dalam sambutan selamat datang kepada Bupati.
   Sementara Kepala Kampung Sumber Agung, Kecamatan Rawapitu, Kabupaten Tulangbawang Sobari, mengucapkan selamat datang kepada Bupati Tulangbawang dan mengucapkan terimakasih atas kinerja selama ini yang sudah dirasakan masyarakat. "Selamat datang Ibu Bupati, kerja cepat mulai kami rasakan, jalan mulai bagus, tiang listrik mulai berdiri, bantuan alat berat secara gotong royong mulai bisa kami gunakan," ujarnya.
   Adapun saat kunjungan silaturahmi ini, Bunda Winarti, sapaan akrab Bupati Tulangbawang, secara simbolis melakukan penyerahan Siltap untuk bulan Juli 2018, bagi seluruh Aparatur Kampung di Kecamatan Rawapitu, selain itu, juga diberikan bantuan bagi Masjid Agung Almukoddam Rp.20 Juta, Masjid Nurul Amin Batang Hari Rp.20 Juta, Pure Kayangan Tungal Rp.10 Juta.
   Dalam hal ini, Bunda Winarti mengatakan bahwa bantuan yang diberikan, merupakan salah satu bentuk komunikasi antara Pemerintah dengan masyarakat.
   "Rawapitu adalah mimpi saya juga, mimpi kita, mungkin periode lalu belum maksimal, sekarang kedepan ayo kita gotong royong memaksimalkan, dan jalan nasional adalah bentuk perhatian Pemerintah Pusat pada kita, secara bertahap mulai terealisasi, apalgi Rawapitu daerah penghasil beras, kedepan kita berusaha kebutuhan beras Tulangbawang dapat kita penuhi secara bertahap. Minimal ASN Tulangbawang beli beras Rawapitu. Ini tentu kerja semua sektor seperti kesediaan pupuk dan air juga harus kita kerjakan bersama," jelas Pangeran Suri Winarti.
   "Mengenai santunan kematian Rp.1 Juta, ada yang menanyakan ke saya bagaimana cara mendapatkannya, saya sampaikan bahwa ini adalah hak seluruh warga Tulangbawang, kalau ada yang belum terdata, minta bantuan ke Kakam segera usulkan, begitu juga bantuan Lansia Rp.1,2 Juta pertahun, syaratnya umur 65 Tahun dan bantuan penyandang cacat atau disabilitas Rp.2,4 Juta pertahun, serta Insentif Kader Kesehatan/posyandu Rp.75 ribu perbulan," papar Bunda Winarti.
   Tidak lupa, Bupati BMW (Bergerak Melayani Warga) ini, menghimbau kepada para Bidan Desa yang ada di Kampung-kampung, agar jika melayani masyarakat dapat cepet dan dengan baik serta penuh senyuman, sebab ini semua merupakan komitmen dalam memprioritaskan pelayanan kesehatan dengan baik.
   "Perlu diketahui juga, Bapak Presiden Jokowi, menganggarkan bedah rumah secara bertahap dan dibagi rata per-Kecamatan di 147 Kampung, selain itu ada pula beberapa program dalam rencana diantaranya proyek jalan dan proyek irigasi. Maka saya mohon selalu dikawal, diingatkan, supaya program itu bisa terlaksana dengan maksimal. Hal ini sesuai arahan Presiden Jokowi bahwa kerja kita melayani warga, dan menjelang pesta demokrasi Presiden titip pesan supaya kita semua berpesta dan bahagia, jangan ada suasana yang merugikan kita," kata Bupati berpesan. *rr




 Tulangbawang (Lampung) – suaraharianpagi.com
   Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH menghadiri sidang Paripurna pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2018, yang dihadiri oleh 32 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten setempat, Kamis, (04/10/18).
   Pada Paripurna ini, selain dihadiri orang nomor satu di Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur, turut hadir Sekda Tulangbawang Ir. Anthoni MM dan para Pejabat Eselon II, III dan IV dilingkup Pemkab Tulangbawang beserta unsur Forkopimda Plus.
   Adapun Bupati Cantik Tulangbawang, nampak terlihat sangat santai mengikuti rangkaian sidang Paripurna APBD-P Tahun 2018 namun tetap serius, begitu juga saat juru bicara badan anggaran memaparkan kondisi keuangan secara normatif setelah dibahas pada tingkat Komisi, sehingga telah sesuai dan layak untuk disahkan sebagai keputusan.
   Dikesempatan tersebut, Bupati Gotong Royong ini mengucapkan terimakasih kepada DPRD Tulangbawang atas terselenggaranya sidang paripurna dengan baik. "Saya ucapkan terimakasih dan bangga atas capaian kita hari ini, tolong kami selalu dibantu dikawal pelaksanaan ABPD-Perubahan, yang akan segera kami bawa ke Provinsi untuk dievaluasi, setelah itu baru kita memiliki waktu sekitar 3 bulan untuk melaksanakan, mohon dukungannya dari semua untuk rakyat Tulangbawang," jelas Bupati Winarti.
   Tidak lupa pula, Bunda Winarti, sapaan akrab Bupati Tulangbawang, mengajak dan mengundang yang hadir pada sidang Paripurna, agar pada tanggal 8 Oktober 2018 ini, untuk dapat melaksanakan doa bersama guna mendoakan saudara-saudara di Sulawesi yang tertimpa musibah.
   "Senin tanggal 8 Oktober saya mengundang semua kita untuk berdoa bersama untuk keselamatan kita juga keselamatan saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah di Palu, Sigi dan Donggala, semoga mereka dapat tabah atas ujian yang diberikan Allah SWT, karena derita mereka adalah derita kita juga," demikian disampaikan Bupati sebelum mengakhiri sambutannya. *rr



 Tulangbawang (Lampung) – suaraharianpagi.com
   Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH yang juga merupakan Bunda Paud Tulangbawang menghadiri acara seminar dan Gladi Porseni IGTK PRGI Tulangbawang, yang dilaksanakan di Kampung Banjar, Dewa Kecamatan Banjar Banjar Agung, Kamis, (04/10/18).
    Saat hadir, Bunda Paud bersama Ketua DPRD Tulangbawang Sofi'i dan jajaran Pejabat Eselon II seperti Kadis Kominfo Gunawan, Plt. Kadis Pendidikan Untung Widodo, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kadisos Sukur, Sekretaris Pariwisata Alvis, Sekretaris Pol-PP dan Camat Banjar Agung Sudirman.
   Bunda Paud Tulangbawang Hj. Winarti SE MH, dalam sambutannya mengatakan bahwa mencerdaskan anak adalah tugas bagi semua, maka diharapkan ilmu yang ditularkan kepada anak didik dapat menjadi bekal mereka kelak di masa depan.
   "Mari tularkan ilmu dalam mendidik anak. Saya mengajak mari kita mencerdaskan anak-anak kita, saya titip kekompakan bagaimana memberikan pendidikan dini terbaik untuk anak-anak kita dan bagaimana guru Paud bisa bersinergi sehingga menghasilkan anak didik yang berkualitas," ucap Bupati penyayang anak-anak.
   Selanjutnya, Bupati Tulangbawang ini pula menyampaikan apresiasinya atas keikutsertaan Sanggar Boneka dari TK Yapindo 2 Gedung Meneng yang mewakili Lampung pada Porseni tingkat Nasional yang diharapkan dapat membawa nama baik Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur.
   "Perwakilan kita membawa nama Tulangbawang, maka kita doakan mereka mampu memaksimalkan penampilannya, dan tolong kenalkan lebih luas tentang Tulangbawang. Pak Untung (Plt. Kadisdik), tolong kawal dan maksimalkan penampilan utusan kita pada ajang Porseni di Jakarta, tolong kenalkan Tulangbawang lebih luas lagi," ujar Bunda Paud memberi arahan pada Plt. Kadisdik.
   "Selain itu, sebagai Bupati saya akan selalu berjuang bersama ibu-ibu guru Paud, kita bergotong royong membangun Paud, ke Pemerintah Pusat saya akan terus berusaha meminta, apalagi Presiden kita Bapak Jokowi sangat konsen dengan Paud, karena pendidikan karakter dimulai dari usia dini," imbuh Bupati.
   Masih menurut Bupati perempuan pertama di Kabupaten Tulangbawang ini, bahwa Dana Desa di Kampung-kampung oleh Pemerintah juga diperbolehkan untuk digunakan teruntuk membangun Paud.
   "Hal inilah salah satu bentuk gotong royong kita semua dalam membangun kabupaten Tulangbawang, agar dunia pendidikan kita makin maju, karena ilmu pendidikan yang diterima anak kita, merupakan tugas utama kita mengawalnya guna bekal mereka dimasa yang akan datang," demikian pesan Bunda Winarti selaku Bunda Paud Tulangbawang.
   "Tidak lupa saya sampaikan salam untuk keluarga, semua yang hadir. Mengenai Pesta Demokrasi yang akan datang, saya berpesan kalau beda pilihan jangan ribut, berpestalah kita dengan baik di ajang demokrasi, tetapi tetap mendidiklah dengan profesional," pinta Bupati BMW (Bergerak Melayani Warga). *rr




Tulang Bawang-Lampung
  Bupati Tulang Bawang Hj. Winarti SE MH bersama Kapolres Tulang Bawang AKBP. Raswanto Hadiwibowo SIK, beserta Sekda Tulangbawang Ir. Anthoni MM  dan Jajaran Pejabat Tulangbawang dan Tulang Bawang Barat, bersama Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat Megow Pak Tulang Bawang menyambut kunjungan perdana Kapolda Lampung Irjend. Drs. Purwadi Arianto, M.Si di Mapolres Tulangbawang, Jum'at (21/9/2018).
   Dalam kunjungannya, Kapolda didampingi Istri dan Pejabat Utama Polda Lampung diantaranya Kombes Soebarmen yang saat ini menjabat Dirnarkoba, serta Pejabat Utama Polda Lampung dan Jajaran lainnya.
   Adapun acara dikemas dalam bentuk tatap muka antara Kapolda Lampung dengan seluruh unsur yang ada dalam lingkup wilayah hukumn Polres Tulangbawang, yang meliputi Kabupaten Tulangbawang dan Tulangbawang Barat.
   Bunda Winarti, sapaan akrab Bupati Tulangbawang, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Kapolda Lampung Irjend. Drs. Purwadi Arianto, M.Si di Kabupaten Sai Bumi Nengah Nyappur.
   Selain itu, Bupati Gotong Royong ini, pula sekaligus mengenalkan para Anggota Forkopimda Tulangbawang, Pejabat Tulangbawang serta para Pejabat Tulangbawang Barat juga tokoh masyarakat adat.
   "Selamat datang Pak Kapolda Irjend. Drs. Purwadi Arianto, M.Si, dan saya jelaskan juga bahwa koordinasi antara kami anggota Forkopimda sudah terjalin dengan baik, kadang dalam hal obrolan kecil tetapi sudah menjadi koordinasi antara saya dengan Kapolres," ungkap Bunda.
   "Selain itu, alhamdulillah kondisi keamanan bisa terjaga berkat kerja keras dan tangan dingin Pak Kapolres Tulangbawang AKBP. Raswanto Hadiwibowo SIK, sehingga wilayah hukum Polres Tulangbawang dapat aman tentram dan sejuk," sebut Bupati bergelar Adat, Pangeran Suri.
   Lebih lanjut, Bupati BMW (Bergerak Melayani Warga) ini juga menyampaikan situasi dan kondisi masyarakat di Kabupaten Tulangbawang yang beragam dalam menjelang Pemilu.
   "Menghadapai Pemilu yang akan datang, kami mohon pak Kapolda bisa membimbing kami, karena kami terdiri banyak suku dan kami menjunjung keberagaman dalam bentuk gotong royong, dan sesuai juga arahan dari Pak Presiden Jokowi, bahwa kita harus menjaga keberagaman dan bergotong royong mensejahterakan masyarakat, maka kami mohon selalu bimbing dan berikan arahan bapak kepada kami, agar bisa bekerja nyaman aman dengan iklim investasi yang kondusif sehingga tujuan kesejahteraan masyarakat cepat tercapai," harap Bunda Winarti. 
   Sementara, Kapolda Lampung Irjend. Drs. Purwadi Arianto, M.Si dalam kunjungannya itu, menyampaikan bahwa agenda pada kali ini berupa silaturahmi agar Kepolisan dapat bekerja maksimal dalam menjaga keamanan dan mengayomi masyarakat.
   "Tujuan saya kesini bersilaturahmi, mohon dukungan agar bisa bekerja maksimal. Polisi dalam tugas ada 2 yang harus dilakukan dan menjadi harapan masyarakat, pertama, kalau masyarakat datang ingin dilayani dengan baik, kedua, kalau ada masalah jangan dipersulit. Jadi Kepolisian harus mampu untuk itu agar kepolisian dipercaya masyarakat dan rasa aman jaminan keamanan akan mewujudkan masyarakat yang produktif," tukas Kapolda Lampung Irjend. Drs. Purwadi Arianto, M.Si.
   Acara dilanjutkan tanya jawab yang dilakukan Kapolda untuk mendengar langsung hal-hal dari masyarakat yang terwakili oleh tokoh yang hadir. *RR



Tulang Bawang-Lampung - suaraharianpagi.com
   Bupati Tulang Bawang Hj. Winarti SE MH menghadiri peresmian Pusat Pelayanan Ginjal Terpadu dan Pelayanan Hemato-Onkologi Terpadu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Menggala, Kabupaten Tulangbawang, Kamis (20/09/18).
   Turut hadir selain Bupati, nampak pula Ketua Adat Lembaga Megow Pak Tulangbawang Abdurahman Sarbini (Papi Mance) yang merupakan Pendiri atau Penggagas pembangunan RSUD Menggala, Direktur RSUD Menggala Dr. Lukman Pura, Inspektur Kabupaten Tulangbawang Pahada Hidayat,  Asisten Bidang Pemerintahan Drs. Akhmad Suharyo serta para Staf Ahli Bupati dan Unsur Forkopimda serta ketua MUI Kabupaten Tulangbawang.
   Nampak juga Joana Yao (gm Baxter apac), Sanjay Sham dasani (directory of rts), Ambarish jajodia (gm rts), Dr. Patricia Lopes (senior rts consultants), Dr. Ridwan angkasa (project manager), Erwin Yap. Anna Madonna,Ns.Skop (chief Murs executifve), Fithri Aini (nurse coordinator).
   Dr. Lukman Pura dalam laporannya pada acara ini mengatakan bahwa RSUD Menggala akan menjadi rumak sakit yang mampu melayani pasien gagal ginjal sampai tahap akhir dan rujukan untuk 7 Kabupaten.
   "Bila dulu kita hanya mampu cuci darah kini selain itu kita akan mampu sampai pada tahap transplantasi dan akan mengcover 7 Kabupaten di Lampung," ujar Dr. Lukman.
   Sementara Pangeran Suri Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH dalam sambutannya mengucapkan sangat berterimakasih atas adanya Pusat Pelayanan Ginjal Terpadu dan Pelayanan Hemato-Onkologi Terpadu di RSUD Menggala.
   "Alhamdulillah kita telah mampu berbuat sesuatu untuk rakyat, ini tentu karena diawali niat baik kita, saya juga sangat berterimakasih pada Dokter-Dokter terbaik Tulangbawang, yang ternyata ahli-ahli ini adalah Dokter asli RSUD Menggala yang mana secara historis adalah anak Pemda Tulangbawang," sebut Bunda Winarti, sapaan akrab Bupati Tulangbawang.
   "MoU 5 Tahun ini sepertinya kurang cukup, kedepan jangan hanya simbol sebagai rujukan, tetapi bisa melayani warga dengan nyaman, penuh senyuman dalam melayani warga dengan sebaiknya, karena ini terlihat mudah tetapi prakteknya sulit, maka saya minta komitmen kita untuk melayani warga, melayani publik dengan baik, cerminan berhasil adalah bisakah kita membuat warga bahagia," jelas Bupati BMW (Bergerak Melayani Warga).
   Selain itu, sambung Ibu Bupati, bahwa RSUD Menggala merupakan Rumah Sakit regional III dan rujukan bagi 7 Kabupaten yang ada di Provinsi Lampung, maka dari itu dalam segi pelayanan harus terus kian membaik dan meningkat dari segi apapun itu.
   "Untuk mensuport itu, kita telah mengakomodir melalui program bidang Kesehatan, seperti saat ini kita berikan tambahan insentif untuk Bidan Desa dan Kader Posyandu, dan selain itu, wujud nyata perhatian kepada masyarakat, kita juga telah memberikan bantuan kepada para anak-anak disabilitas dengan berupa insentif," ungkap Bupati perempuan pertama di Kabupaten Tulangbawang.
   "Jadi, ini jelas adalah bukti Negara hadir di tengah-tengah masyarakat, seperti halnya perintah Presiden Jokowi, bahwa kita harus hadir ditengah-tengah masyakarat. Presiden selalu memerintahkan kita harus dekat, mengerti keadaan rakyat dan berbuat terbaik untuk rakyat," pesan Bupati Winarti. *RR

Lampung - suaraharianpagi.com
   Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE, MH menyambut kunjungan Tim Evaluasi Lomba Kampung dan Tim Penilaian Lomba Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Tingkat Provinsi Lampung yang akan melakukan penilaian terhadap pelaksanaan pembangunan di Kampung Karya Bhakti Kecamatan Meraksa Aji dan Kampung Sido Harjo Kecamatan Penawartama sebagai perwakilan Kabupaten Tulangbawang pada lomba tingkat Provinsi, Selasa (17/7).
   Pada kesempatan tersebut, saat memberikan sambutan, Bupati perempuan pertama di Kabupaten Tulangbawang itu mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Tim Evaluasi Lomba Kampung dan Bumdes Tingkat Provinsi Lampung yang dipimpin ibu Tresia, karena telah berkenan datang di Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur.
   "Besar harapan kami, kiranya melalui kegiatan ini, nantinya dapat menjadi salah satu sarana untuk memupuk kepedulian masyarakat dalam melaksanakan pembangunan Kampung, yang pada akhirnya dapat menjadi bagian sangat penting dari upaya gerak langkah pembangunan daerah secara keseluruhan," tutur Bupati Gotong Royong tersebut.
   Bunda Winarti, sapaan akrab Bupati Tulangbawang menjelaskan, bahwa tujuan kegiatan Lomba Kampung ini adalah bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemajuan atas pelaksanaan pembangunan yang telah dilaksanakan di Kampung-kampung pada khususnya dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Penilaian oleh ibu Tresia dijamin akan Obyektif. Semua yang dilombakan ini adalah kebiasaan masyarakat kampung, kebiasaan gotong royong, bergotong royong untuk kemajuan kita
   "Untuk itu, maka Kampung yang mewakili Kabupaten Tulangbawang ditingkat Provinsi Kampung terus bekerja dengan berdasarkan tiga arah, yakni melalui bidang Pemerintahan, Bidang Kewilayahan dan Bidang Kemasyarakatan," ungkap Bupati pasangan Wakil Bupati Hendriwansyah.
   "Dengan demikian, diharapkan Tim Evaluasi, dapat menjadikan Kampung Karya Bhakti Kecamatan Meraksa Aji atau Kampung Sido Harjo Kecamatan Penawartama sebagai Kampung terbaik dalam penilaian yang dilakukan," harapnya.
   Tidak lupa, Bupati Winarti juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Camat Meraksa Aji dan Camat Penawartama, berikut Kepala Kampung, Anggota BPK, LPM dan seluruh warga masyarakat Kampung Karya Bhakti dan Kampung Sido Harjo karena telah bekerja keras dan berpartisipasi aktif dalam menata Kampung.
   "Hal-hal positif ini, saya harapkan hendaknya juga harus dapat senantiasa dipupuk dan dipelihara, bahkan dapat lebih ditingkatkan lagi dimasa-masa yang akan datang, dan tentunya seluruh masyarakat sangat mengharapkan dalam penilaian Lomba Kampung dan PKK Berprestasi Tingkat Provinsi Lampung. Kampung Karya Bhakti dan Sido Harjo dapat meraih prestasi yang membanggakan," ungkap Bunda Winarti mewakili suara hati masyarakat.
   Masih menurutnya, berbagai keterbatasan dan kelemahan yang dimiliki tentu sangat disadari, maka apabila nanti dalam melaksanakan tugasnya Tim Evaluasi menemukan hal-hal yang kurang berkenan, dalam hal ini diharapkan kiranya Tim Evaluasi dapat memberikan petunjuk, bimbingan dan pembinaan atas kekurangan-kekurangaan tesebut, sehingga pada akhirnya di masa mendatang upaya pembangunan di Kabupaten Tulangbawang dapat senantiasa menuju kearah yang lebih baik. Apalagi disini juga semarak ibu-ibu dengan senam lansia ya ungkap bupati cantik yang jadi idola masyarakat.
   "Demikianlah yang dapat saya sampaikan. kepada Tim Evaluasi Lomba Kampung Tingkat Provinsi Lampung, saya ucapkan selamat menjalankan tugas," tukas Bupati.
   Sementara ketua Tim Penilai lomba kampung Teresia dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf Gubernur Lampung yang berhalangan hadir saat ini, lomba kampung ini adalah sarana untuk menilai sejauh mana pelaksanaan pemerintahan kampung dilaksanakan sesuai dengan aturan dan sejauh mana partisipasi masyarakat. Bukan kegiatan seremonial saat ada lomba. Capaian maksimal keberhasilan pembangunan kampung adalah sejauh mana tingkat kebutuhan masyarakat bisa terlayani dan perilaku masyarakat. *zul/rahmad

kabiro : rahmad riyadi

Tulangbawang (Lampung) - suaraharianpagi.com
   Hj. Winarti SE MH, membuka secara resmi malam grand final pemilihan muli menganai Tulangbawang Tahun 2018 yang berlangsung di Water Boom Tirta Garden, Unit I, Kecamatan Banjar Margo, Rabu (11/7).
   Adapun dalam kegiatan ini Bupati juga menjadi juri, dan dari enam puluh finalis yang mengikuti untuk unjuk kebolehan tersebut, sebelumnya telah mengikuti tahapan penilaian, baik secara tes tertulis ataupun talent show. saat memberikan sambutan, Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE, MH mengatakan bahwa dirinya berharap agar muli menganai Tulangbawang dapat mempromosikan potensi pariwisata, budaya dan produk-produk andalan Tulangbawang agar Tulangbawang dapat lebih terkenal dimata wisatawan lokal dan wisatawan asing.


   "Ini adalah event yang sangat baik, maka dari itu saya minta muli menganai dapat berperan serta dalam mempromosikan budaya dan produk unggulan, dimana nantinya sebagai duta pariwisata dapat mewakili Tulangbawang dalam ajang promosi diluar kabupaten dan provinsi Lampung," ujar Winarti saat membuka acara malam Grand Final Pemilihan Muli menganai Kabupaten Tulangbawang Tahun 2018.

   Bupati pasangan Wakil Bupati Hendriwansyah ini juga menegaskan, bahwa Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur sebenarnya tidak kalah pada sektor pariwisata, hanya saja kurang dimaksimalkan potensinya. "Untuk itu, mari bersama-sama bergotong-royong guna membangun Tulangbawang, sehingga kedepan kita semakin mampu menarik investor," ucap Bupati perempuan pertama di Kabupaten Tulangbawang ini.
   Selain itu, Bunda Winarti, sapaan akrab Bupati Tulangbawang, mengharapkan kepada pemenang dapat membawa marwah Kabupaten Tulangbawang yang baik, seperti saat menjadi Duta Pariwisata, dan perwakilan saat pemilihan muli menganai dan Putri Pariwisata Provinsi Lampung Tahun 2018.


   Dijelaskan, pada Grand Final ini, diambil 3 pasang peserta, terbagi atas juara pertama, kedua dan ketiga, yang nantinya akan mewakili kabupaten Tulangbawang untuk maju dalam pemilihan muli menganai tingkat Provinsi Lampung. dalam acara, selain dibuka dan dihadiri Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE, MH, turut hadir pula Ketua DPRD Tulangbawang Sofi'i SH, perwakilan Dinas Pariwisata Provinsi Lampung Saluddin, 


   Asesor Kompetensi dan Konsultan SDM Bidang Pariwisata Asharie Kadir, Budayawan Lampung, Pengurus MPAL dan Dekranasda Lampung, Alpian, Tenaga Pengajar Indonesian Hotel School, Asesor Kompetensi SDM Pariwisata Lampung Anto, Koreografer dan Tenaga Pengajar CAT Lampung, dan Putri Indonesia Provinsi Lampung tahun 2017 Sesiliya Elvira, Perwakilan Kodim 0426, Perwakilan Polres dan Lanud Pangeran M Bunyamin Tulangbawang *zul/rahmad

kabiro : rahmad riyadi

Panaragan (lampung) - suaraharianpagi.com
   Sekretaris dinas BPKAD tulang bawang barat Ai Nudin saat dikonfirmasi melalui pesan singkat whatsApp oleh media ini, masalah pembayaran publikasi Advetorial, kegiatan dana desa, yang dibayar berbeda beda/ berpariasi nilai nya, terkesan tebang pilih terhadap awak media.
   Dugaan adanya permainan pada anggaran publikasi, Advetorial, yang dikelola oleh pihak pemda, yang mana pembayaran publikasi, Advetorial tersebut melalui Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Tubaba, tidak berjalan semestinya, terlihat jelas adanya tebang pilih diantara awak media.
   Dengan pembayaran publikasi yang sangat berpariasi dari nilai nya, satu juta (1000.000,00), satu juta lima ratus ribu rupiah (1.500.000), dua juta rupiah (2000.0000,00), dua juta lima ratus ribu rupiah (2.500.000,00), bahkan ada yang diistimewakan dibayar senilai tiga juta lima ratus ribu rupiah (3.500.000). "Ai nudin selaku sekretaris dinas BPKAD Tubaba, saat dikonfirmasi melalui wharsApp menjawab,,"santai ajja rey masalah adv, kita obrolkan dikantor. dan, Santai Aja rey, perjalanan masih jauh,"balasnya melalui pesan singkat whatsApp.
   Sampai terbitnya berita ini kaban dan sekretaris BPKAD tubaba ini belum bisa untuk di mintai keterangan masalah pembayaran dana publikasi dana desa yang dikelola oleh pihak pemda melalui BPKAD tubaba, dan masalah kantor BPKAD tubaba, pada hari jumat 6 juli 2018, yang mana pada hari tersebut tak satu pun honorer, pegawai, setaf, yang ada dikantor tersebut.
   Semuanya sudah pulang sebelum habis jam kerja, padahal padasaat itu waktu menunjuk kan pukul 9:30 wib, masih keadaan jamkerja, akan tetapi semua honorer setaf, dan PNS, sudah pulang semua, pintu pun sudah tertutup, dalam keadaan terkunci, tak ada satu pun yang menunggu dikantor tersebut. *zul/rahmad


Kabiro : Rahmad riyadi

Tuba (Lampung) - suaraharianpagi.com
   Melakukan koreksi agar kinerja kedepan makin efektip dilakukan jajaran Pemerintah Kabupaten Tulangbawang, seperti halnya memaparkan oleh-oleh hasil kinerja saat mengikuti kegiatan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Ekspo yang baru-baru ini berlangsung di Kota Tanggerang Provinsi Banten.
   Hasil tersebut diketahui, bahwa Kabupaten Tulangbawang perlu untuk kian melakukan peningkatan agar kedepan dapat meraih hasil lebih baik dari pada Tahun 2018 ini. oleh-oleh dari Apkasi ekspo tersebut disampaikan Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE, MH melalui Sekdakab Tulangbawang Ir. Anthoni MM yang teruskan Asisten II Drs. Tamami Akif, Rabu, (11/7/18) saat Apel Rutin dilingkup Pemkab Tulangbawang.
   Beberapa pesan dari Bupati Tulangbawang, Hj. Winarti, SE, MH itu, dengan maksud untuk menambah wawasan dan motivasi kerja pegawai. "Saat Apkasi Ekspo, tampilan stand kita cukup menonjol dari pada Kabupaten lain, dan ini menjadi kebanggaan, karena stand kita tetap mampu menarik mata investor meski hanya salah satu dari ratusan stand yang ditampilkan di ajang tersebut," ungkap Bupati Gotong Royong itu yang disampaikan oleh Pembina Apel Asisten II Drs. Tamami Akif.


   Dipaparkan, pada ajang ini, Pemerintah Kabupaten Tulangbawang hanya menampilkan potensi daerah dan keunggulan daerah, tetapi tidak diperkenankan melakukan transaksi, sehingga hanya agar menarik investor. "Untuk itu, mari kita tingkatkan potensi dan keunggulan kita, agar seperti komunitas-komunitas dapat kita bina, lalu bagaimana agar produk potensial dapat dimaksimalkan sehingga kedepan kita dapat tunjukkan lebih baik lagi," tuturnya.
   Sebagai contoh, sambung dia, mengenai kemasan produk harus semakin tampak bagus dalam segi tampilannya, dan hal ini harus menjadi prioritas dalam hal pembinaan kedepan. selain itu, disiplin kerja sebagai pegawai diharapkan semakin dapat ditingkatkan, sebab semua ada mekanisme, jadi kehadiran dan izin harus jelas, bila akan melaksanakan izin itu ada waktu maksimalnya.
   "Hal ini Aparatur Sipil Negara (ASN) harus dapat memperhatikan dan mempelajari ataupun memahami ketentuan sebagai pegawai, sehingga apa saja rambu-rambu, etika dapat terus dilaksanakan," tutupnya *zul/rahmad

kabiro : rahmad riyadi

XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget