Halloween Costume ideas 2015
Articles by "lampung"





Tulangbawang (Lampung) – suaraharianpagi.com
   Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH, bersilaturahmi dengan Kepala Kampung, Juru Tulis, Kasi, Kait, RT, RK, BPK, LPMK, PKK, Ibu Muslimat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda se-Kecamatan Rawapitu, Rabu (3/10/2018).
   Dalam kunjungan ini, Bupati perempuan pertama di Kabupaten Tulangbawang didampingi sejumlah Pejabat Eselon II, diantaranya Inspektur Inspektorat Pahada Hidayat, Kadis PUPR Ferli Yuledi, Kakan Pol-PP Halik Sahril, Kadis Kesehatan Herry Novrizal, Plt. Kadisdik Untung Widodo, Sekretaris DPMPK Dedy Palwadi, Sekretaris BPKAD Sisilia Novitasari dan sejumlah pejabat lain dilingkup Pemkab Tulangbawang.
   "Mimpi kita sudah dekat dalam hal dilayani Pemerintah, jalan mulai bagus walau berdebu, listrik sudah ada tiang, jarak Rawapitu ke Menggala sudah semakin dekat, kami berharap ibu bisa melanjutkan dan menuntaskan mimpi kami, sejajar dengan Kecamatan lain," demikian disampaikan oleh perwakilan warga dalam sambutan selamat datang kepada Bupati.
   Sementara Kepala Kampung Sumber Agung, Kecamatan Rawapitu, Kabupaten Tulangbawang Sobari, mengucapkan selamat datang kepada Bupati Tulangbawang dan mengucapkan terimakasih atas kinerja selama ini yang sudah dirasakan masyarakat. "Selamat datang Ibu Bupati, kerja cepat mulai kami rasakan, jalan mulai bagus, tiang listrik mulai berdiri, bantuan alat berat secara gotong royong mulai bisa kami gunakan," ujarnya.
   Adapun saat kunjungan silaturahmi ini, Bunda Winarti, sapaan akrab Bupati Tulangbawang, secara simbolis melakukan penyerahan Siltap untuk bulan Juli 2018, bagi seluruh Aparatur Kampung di Kecamatan Rawapitu, selain itu, juga diberikan bantuan bagi Masjid Agung Almukoddam Rp.20 Juta, Masjid Nurul Amin Batang Hari Rp.20 Juta, Pure Kayangan Tungal Rp.10 Juta.
   Dalam hal ini, Bunda Winarti mengatakan bahwa bantuan yang diberikan, merupakan salah satu bentuk komunikasi antara Pemerintah dengan masyarakat.
   "Rawapitu adalah mimpi saya juga, mimpi kita, mungkin periode lalu belum maksimal, sekarang kedepan ayo kita gotong royong memaksimalkan, dan jalan nasional adalah bentuk perhatian Pemerintah Pusat pada kita, secara bertahap mulai terealisasi, apalgi Rawapitu daerah penghasil beras, kedepan kita berusaha kebutuhan beras Tulangbawang dapat kita penuhi secara bertahap. Minimal ASN Tulangbawang beli beras Rawapitu. Ini tentu kerja semua sektor seperti kesediaan pupuk dan air juga harus kita kerjakan bersama," jelas Pangeran Suri Winarti.
   "Mengenai santunan kematian Rp.1 Juta, ada yang menanyakan ke saya bagaimana cara mendapatkannya, saya sampaikan bahwa ini adalah hak seluruh warga Tulangbawang, kalau ada yang belum terdata, minta bantuan ke Kakam segera usulkan, begitu juga bantuan Lansia Rp.1,2 Juta pertahun, syaratnya umur 65 Tahun dan bantuan penyandang cacat atau disabilitas Rp.2,4 Juta pertahun, serta Insentif Kader Kesehatan/posyandu Rp.75 ribu perbulan," papar Bunda Winarti.
   Tidak lupa, Bupati BMW (Bergerak Melayani Warga) ini, menghimbau kepada para Bidan Desa yang ada di Kampung-kampung, agar jika melayani masyarakat dapat cepet dan dengan baik serta penuh senyuman, sebab ini semua merupakan komitmen dalam memprioritaskan pelayanan kesehatan dengan baik.
   "Perlu diketahui juga, Bapak Presiden Jokowi, menganggarkan bedah rumah secara bertahap dan dibagi rata per-Kecamatan di 147 Kampung, selain itu ada pula beberapa program dalam rencana diantaranya proyek jalan dan proyek irigasi. Maka saya mohon selalu dikawal, diingatkan, supaya program itu bisa terlaksana dengan maksimal. Hal ini sesuai arahan Presiden Jokowi bahwa kerja kita melayani warga, dan menjelang pesta demokrasi Presiden titip pesan supaya kita semua berpesta dan bahagia, jangan ada suasana yang merugikan kita," kata Bupati berpesan. *rr




 Tulangbawang (Lampung) – suaraharianpagi.com
   Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH menghadiri sidang Paripurna pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2018, yang dihadiri oleh 32 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten setempat, Kamis, (04/10/18).
   Pada Paripurna ini, selain dihadiri orang nomor satu di Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur, turut hadir Sekda Tulangbawang Ir. Anthoni MM dan para Pejabat Eselon II, III dan IV dilingkup Pemkab Tulangbawang beserta unsur Forkopimda Plus.
   Adapun Bupati Cantik Tulangbawang, nampak terlihat sangat santai mengikuti rangkaian sidang Paripurna APBD-P Tahun 2018 namun tetap serius, begitu juga saat juru bicara badan anggaran memaparkan kondisi keuangan secara normatif setelah dibahas pada tingkat Komisi, sehingga telah sesuai dan layak untuk disahkan sebagai keputusan.
   Dikesempatan tersebut, Bupati Gotong Royong ini mengucapkan terimakasih kepada DPRD Tulangbawang atas terselenggaranya sidang paripurna dengan baik. "Saya ucapkan terimakasih dan bangga atas capaian kita hari ini, tolong kami selalu dibantu dikawal pelaksanaan ABPD-Perubahan, yang akan segera kami bawa ke Provinsi untuk dievaluasi, setelah itu baru kita memiliki waktu sekitar 3 bulan untuk melaksanakan, mohon dukungannya dari semua untuk rakyat Tulangbawang," jelas Bupati Winarti.
   Tidak lupa pula, Bunda Winarti, sapaan akrab Bupati Tulangbawang, mengajak dan mengundang yang hadir pada sidang Paripurna, agar pada tanggal 8 Oktober 2018 ini, untuk dapat melaksanakan doa bersama guna mendoakan saudara-saudara di Sulawesi yang tertimpa musibah.
   "Senin tanggal 8 Oktober saya mengundang semua kita untuk berdoa bersama untuk keselamatan kita juga keselamatan saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah di Palu, Sigi dan Donggala, semoga mereka dapat tabah atas ujian yang diberikan Allah SWT, karena derita mereka adalah derita kita juga," demikian disampaikan Bupati sebelum mengakhiri sambutannya. *rr



 Tulangbawang (Lampung) – suaraharianpagi.com
   Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH yang juga merupakan Bunda Paud Tulangbawang menghadiri acara seminar dan Gladi Porseni IGTK PRGI Tulangbawang, yang dilaksanakan di Kampung Banjar, Dewa Kecamatan Banjar Banjar Agung, Kamis, (04/10/18).
    Saat hadir, Bunda Paud bersama Ketua DPRD Tulangbawang Sofi'i dan jajaran Pejabat Eselon II seperti Kadis Kominfo Gunawan, Plt. Kadis Pendidikan Untung Widodo, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kadisos Sukur, Sekretaris Pariwisata Alvis, Sekretaris Pol-PP dan Camat Banjar Agung Sudirman.
   Bunda Paud Tulangbawang Hj. Winarti SE MH, dalam sambutannya mengatakan bahwa mencerdaskan anak adalah tugas bagi semua, maka diharapkan ilmu yang ditularkan kepada anak didik dapat menjadi bekal mereka kelak di masa depan.
   "Mari tularkan ilmu dalam mendidik anak. Saya mengajak mari kita mencerdaskan anak-anak kita, saya titip kekompakan bagaimana memberikan pendidikan dini terbaik untuk anak-anak kita dan bagaimana guru Paud bisa bersinergi sehingga menghasilkan anak didik yang berkualitas," ucap Bupati penyayang anak-anak.
   Selanjutnya, Bupati Tulangbawang ini pula menyampaikan apresiasinya atas keikutsertaan Sanggar Boneka dari TK Yapindo 2 Gedung Meneng yang mewakili Lampung pada Porseni tingkat Nasional yang diharapkan dapat membawa nama baik Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur.
   "Perwakilan kita membawa nama Tulangbawang, maka kita doakan mereka mampu memaksimalkan penampilannya, dan tolong kenalkan lebih luas tentang Tulangbawang. Pak Untung (Plt. Kadisdik), tolong kawal dan maksimalkan penampilan utusan kita pada ajang Porseni di Jakarta, tolong kenalkan Tulangbawang lebih luas lagi," ujar Bunda Paud memberi arahan pada Plt. Kadisdik.
   "Selain itu, sebagai Bupati saya akan selalu berjuang bersama ibu-ibu guru Paud, kita bergotong royong membangun Paud, ke Pemerintah Pusat saya akan terus berusaha meminta, apalagi Presiden kita Bapak Jokowi sangat konsen dengan Paud, karena pendidikan karakter dimulai dari usia dini," imbuh Bupati.
   Masih menurut Bupati perempuan pertama di Kabupaten Tulangbawang ini, bahwa Dana Desa di Kampung-kampung oleh Pemerintah juga diperbolehkan untuk digunakan teruntuk membangun Paud.
   "Hal inilah salah satu bentuk gotong royong kita semua dalam membangun kabupaten Tulangbawang, agar dunia pendidikan kita makin maju, karena ilmu pendidikan yang diterima anak kita, merupakan tugas utama kita mengawalnya guna bekal mereka dimasa yang akan datang," demikian pesan Bunda Winarti selaku Bunda Paud Tulangbawang.
   "Tidak lupa saya sampaikan salam untuk keluarga, semua yang hadir. Mengenai Pesta Demokrasi yang akan datang, saya berpesan kalau beda pilihan jangan ribut, berpestalah kita dengan baik di ajang demokrasi, tetapi tetap mendidiklah dengan profesional," pinta Bupati BMW (Bergerak Melayani Warga). *rr




Tulang Bawang-Lampung
  Bupati Tulang Bawang Hj. Winarti SE MH bersama Kapolres Tulang Bawang AKBP. Raswanto Hadiwibowo SIK, beserta Sekda Tulangbawang Ir. Anthoni MM  dan Jajaran Pejabat Tulangbawang dan Tulang Bawang Barat, bersama Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat Megow Pak Tulang Bawang menyambut kunjungan perdana Kapolda Lampung Irjend. Drs. Purwadi Arianto, M.Si di Mapolres Tulangbawang, Jum'at (21/9/2018).
   Dalam kunjungannya, Kapolda didampingi Istri dan Pejabat Utama Polda Lampung diantaranya Kombes Soebarmen yang saat ini menjabat Dirnarkoba, serta Pejabat Utama Polda Lampung dan Jajaran lainnya.
   Adapun acara dikemas dalam bentuk tatap muka antara Kapolda Lampung dengan seluruh unsur yang ada dalam lingkup wilayah hukumn Polres Tulangbawang, yang meliputi Kabupaten Tulangbawang dan Tulangbawang Barat.
   Bunda Winarti, sapaan akrab Bupati Tulangbawang, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Kapolda Lampung Irjend. Drs. Purwadi Arianto, M.Si di Kabupaten Sai Bumi Nengah Nyappur.
   Selain itu, Bupati Gotong Royong ini, pula sekaligus mengenalkan para Anggota Forkopimda Tulangbawang, Pejabat Tulangbawang serta para Pejabat Tulangbawang Barat juga tokoh masyarakat adat.
   "Selamat datang Pak Kapolda Irjend. Drs. Purwadi Arianto, M.Si, dan saya jelaskan juga bahwa koordinasi antara kami anggota Forkopimda sudah terjalin dengan baik, kadang dalam hal obrolan kecil tetapi sudah menjadi koordinasi antara saya dengan Kapolres," ungkap Bunda.
   "Selain itu, alhamdulillah kondisi keamanan bisa terjaga berkat kerja keras dan tangan dingin Pak Kapolres Tulangbawang AKBP. Raswanto Hadiwibowo SIK, sehingga wilayah hukum Polres Tulangbawang dapat aman tentram dan sejuk," sebut Bupati bergelar Adat, Pangeran Suri.
   Lebih lanjut, Bupati BMW (Bergerak Melayani Warga) ini juga menyampaikan situasi dan kondisi masyarakat di Kabupaten Tulangbawang yang beragam dalam menjelang Pemilu.
   "Menghadapai Pemilu yang akan datang, kami mohon pak Kapolda bisa membimbing kami, karena kami terdiri banyak suku dan kami menjunjung keberagaman dalam bentuk gotong royong, dan sesuai juga arahan dari Pak Presiden Jokowi, bahwa kita harus menjaga keberagaman dan bergotong royong mensejahterakan masyarakat, maka kami mohon selalu bimbing dan berikan arahan bapak kepada kami, agar bisa bekerja nyaman aman dengan iklim investasi yang kondusif sehingga tujuan kesejahteraan masyarakat cepat tercapai," harap Bunda Winarti. 
   Sementara, Kapolda Lampung Irjend. Drs. Purwadi Arianto, M.Si dalam kunjungannya itu, menyampaikan bahwa agenda pada kali ini berupa silaturahmi agar Kepolisan dapat bekerja maksimal dalam menjaga keamanan dan mengayomi masyarakat.
   "Tujuan saya kesini bersilaturahmi, mohon dukungan agar bisa bekerja maksimal. Polisi dalam tugas ada 2 yang harus dilakukan dan menjadi harapan masyarakat, pertama, kalau masyarakat datang ingin dilayani dengan baik, kedua, kalau ada masalah jangan dipersulit. Jadi Kepolisian harus mampu untuk itu agar kepolisian dipercaya masyarakat dan rasa aman jaminan keamanan akan mewujudkan masyarakat yang produktif," tukas Kapolda Lampung Irjend. Drs. Purwadi Arianto, M.Si.
   Acara dilanjutkan tanya jawab yang dilakukan Kapolda untuk mendengar langsung hal-hal dari masyarakat yang terwakili oleh tokoh yang hadir. *RR



Tulang Bawang-Lampung - suaraharianpagi.com
   Bupati Tulang Bawang Hj. Winarti SE MH menghadiri peresmian Pusat Pelayanan Ginjal Terpadu dan Pelayanan Hemato-Onkologi Terpadu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Menggala, Kabupaten Tulangbawang, Kamis (20/09/18).
   Turut hadir selain Bupati, nampak pula Ketua Adat Lembaga Megow Pak Tulangbawang Abdurahman Sarbini (Papi Mance) yang merupakan Pendiri atau Penggagas pembangunan RSUD Menggala, Direktur RSUD Menggala Dr. Lukman Pura, Inspektur Kabupaten Tulangbawang Pahada Hidayat,  Asisten Bidang Pemerintahan Drs. Akhmad Suharyo serta para Staf Ahli Bupati dan Unsur Forkopimda serta ketua MUI Kabupaten Tulangbawang.
   Nampak juga Joana Yao (gm Baxter apac), Sanjay Sham dasani (directory of rts), Ambarish jajodia (gm rts), Dr. Patricia Lopes (senior rts consultants), Dr. Ridwan angkasa (project manager), Erwin Yap. Anna Madonna,Ns.Skop (chief Murs executifve), Fithri Aini (nurse coordinator).
   Dr. Lukman Pura dalam laporannya pada acara ini mengatakan bahwa RSUD Menggala akan menjadi rumak sakit yang mampu melayani pasien gagal ginjal sampai tahap akhir dan rujukan untuk 7 Kabupaten.
   "Bila dulu kita hanya mampu cuci darah kini selain itu kita akan mampu sampai pada tahap transplantasi dan akan mengcover 7 Kabupaten di Lampung," ujar Dr. Lukman.
   Sementara Pangeran Suri Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH dalam sambutannya mengucapkan sangat berterimakasih atas adanya Pusat Pelayanan Ginjal Terpadu dan Pelayanan Hemato-Onkologi Terpadu di RSUD Menggala.
   "Alhamdulillah kita telah mampu berbuat sesuatu untuk rakyat, ini tentu karena diawali niat baik kita, saya juga sangat berterimakasih pada Dokter-Dokter terbaik Tulangbawang, yang ternyata ahli-ahli ini adalah Dokter asli RSUD Menggala yang mana secara historis adalah anak Pemda Tulangbawang," sebut Bunda Winarti, sapaan akrab Bupati Tulangbawang.
   "MoU 5 Tahun ini sepertinya kurang cukup, kedepan jangan hanya simbol sebagai rujukan, tetapi bisa melayani warga dengan nyaman, penuh senyuman dalam melayani warga dengan sebaiknya, karena ini terlihat mudah tetapi prakteknya sulit, maka saya minta komitmen kita untuk melayani warga, melayani publik dengan baik, cerminan berhasil adalah bisakah kita membuat warga bahagia," jelas Bupati BMW (Bergerak Melayani Warga).
   Selain itu, sambung Ibu Bupati, bahwa RSUD Menggala merupakan Rumah Sakit regional III dan rujukan bagi 7 Kabupaten yang ada di Provinsi Lampung, maka dari itu dalam segi pelayanan harus terus kian membaik dan meningkat dari segi apapun itu.
   "Untuk mensuport itu, kita telah mengakomodir melalui program bidang Kesehatan, seperti saat ini kita berikan tambahan insentif untuk Bidan Desa dan Kader Posyandu, dan selain itu, wujud nyata perhatian kepada masyarakat, kita juga telah memberikan bantuan kepada para anak-anak disabilitas dengan berupa insentif," ungkap Bupati perempuan pertama di Kabupaten Tulangbawang.
   "Jadi, ini jelas adalah bukti Negara hadir di tengah-tengah masyarakat, seperti halnya perintah Presiden Jokowi, bahwa kita harus hadir ditengah-tengah masyakarat. Presiden selalu memerintahkan kita harus dekat, mengerti keadaan rakyat dan berbuat terbaik untuk rakyat," pesan Bupati Winarti. *RR

Lampung - suaraharianpagi.com
   Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE, MH menyambut kunjungan Tim Evaluasi Lomba Kampung dan Tim Penilaian Lomba Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Tingkat Provinsi Lampung yang akan melakukan penilaian terhadap pelaksanaan pembangunan di Kampung Karya Bhakti Kecamatan Meraksa Aji dan Kampung Sido Harjo Kecamatan Penawartama sebagai perwakilan Kabupaten Tulangbawang pada lomba tingkat Provinsi, Selasa (17/7).
   Pada kesempatan tersebut, saat memberikan sambutan, Bupati perempuan pertama di Kabupaten Tulangbawang itu mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Tim Evaluasi Lomba Kampung dan Bumdes Tingkat Provinsi Lampung yang dipimpin ibu Tresia, karena telah berkenan datang di Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur.
   "Besar harapan kami, kiranya melalui kegiatan ini, nantinya dapat menjadi salah satu sarana untuk memupuk kepedulian masyarakat dalam melaksanakan pembangunan Kampung, yang pada akhirnya dapat menjadi bagian sangat penting dari upaya gerak langkah pembangunan daerah secara keseluruhan," tutur Bupati Gotong Royong tersebut.
   Bunda Winarti, sapaan akrab Bupati Tulangbawang menjelaskan, bahwa tujuan kegiatan Lomba Kampung ini adalah bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemajuan atas pelaksanaan pembangunan yang telah dilaksanakan di Kampung-kampung pada khususnya dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Penilaian oleh ibu Tresia dijamin akan Obyektif. Semua yang dilombakan ini adalah kebiasaan masyarakat kampung, kebiasaan gotong royong, bergotong royong untuk kemajuan kita
   "Untuk itu, maka Kampung yang mewakili Kabupaten Tulangbawang ditingkat Provinsi Kampung terus bekerja dengan berdasarkan tiga arah, yakni melalui bidang Pemerintahan, Bidang Kewilayahan dan Bidang Kemasyarakatan," ungkap Bupati pasangan Wakil Bupati Hendriwansyah.
   "Dengan demikian, diharapkan Tim Evaluasi, dapat menjadikan Kampung Karya Bhakti Kecamatan Meraksa Aji atau Kampung Sido Harjo Kecamatan Penawartama sebagai Kampung terbaik dalam penilaian yang dilakukan," harapnya.
   Tidak lupa, Bupati Winarti juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Camat Meraksa Aji dan Camat Penawartama, berikut Kepala Kampung, Anggota BPK, LPM dan seluruh warga masyarakat Kampung Karya Bhakti dan Kampung Sido Harjo karena telah bekerja keras dan berpartisipasi aktif dalam menata Kampung.
   "Hal-hal positif ini, saya harapkan hendaknya juga harus dapat senantiasa dipupuk dan dipelihara, bahkan dapat lebih ditingkatkan lagi dimasa-masa yang akan datang, dan tentunya seluruh masyarakat sangat mengharapkan dalam penilaian Lomba Kampung dan PKK Berprestasi Tingkat Provinsi Lampung. Kampung Karya Bhakti dan Sido Harjo dapat meraih prestasi yang membanggakan," ungkap Bunda Winarti mewakili suara hati masyarakat.
   Masih menurutnya, berbagai keterbatasan dan kelemahan yang dimiliki tentu sangat disadari, maka apabila nanti dalam melaksanakan tugasnya Tim Evaluasi menemukan hal-hal yang kurang berkenan, dalam hal ini diharapkan kiranya Tim Evaluasi dapat memberikan petunjuk, bimbingan dan pembinaan atas kekurangan-kekurangaan tesebut, sehingga pada akhirnya di masa mendatang upaya pembangunan di Kabupaten Tulangbawang dapat senantiasa menuju kearah yang lebih baik. Apalagi disini juga semarak ibu-ibu dengan senam lansia ya ungkap bupati cantik yang jadi idola masyarakat.
   "Demikianlah yang dapat saya sampaikan. kepada Tim Evaluasi Lomba Kampung Tingkat Provinsi Lampung, saya ucapkan selamat menjalankan tugas," tukas Bupati.
   Sementara ketua Tim Penilai lomba kampung Teresia dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf Gubernur Lampung yang berhalangan hadir saat ini, lomba kampung ini adalah sarana untuk menilai sejauh mana pelaksanaan pemerintahan kampung dilaksanakan sesuai dengan aturan dan sejauh mana partisipasi masyarakat. Bukan kegiatan seremonial saat ada lomba. Capaian maksimal keberhasilan pembangunan kampung adalah sejauh mana tingkat kebutuhan masyarakat bisa terlayani dan perilaku masyarakat. *zul/rahmad

kabiro : rahmad riyadi

Tulangbawang (Lampung) - suaraharianpagi.com
   Hj. Winarti SE MH, membuka secara resmi malam grand final pemilihan muli menganai Tulangbawang Tahun 2018 yang berlangsung di Water Boom Tirta Garden, Unit I, Kecamatan Banjar Margo, Rabu (11/7).
   Adapun dalam kegiatan ini Bupati juga menjadi juri, dan dari enam puluh finalis yang mengikuti untuk unjuk kebolehan tersebut, sebelumnya telah mengikuti tahapan penilaian, baik secara tes tertulis ataupun talent show. saat memberikan sambutan, Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE, MH mengatakan bahwa dirinya berharap agar muli menganai Tulangbawang dapat mempromosikan potensi pariwisata, budaya dan produk-produk andalan Tulangbawang agar Tulangbawang dapat lebih terkenal dimata wisatawan lokal dan wisatawan asing.


   "Ini adalah event yang sangat baik, maka dari itu saya minta muli menganai dapat berperan serta dalam mempromosikan budaya dan produk unggulan, dimana nantinya sebagai duta pariwisata dapat mewakili Tulangbawang dalam ajang promosi diluar kabupaten dan provinsi Lampung," ujar Winarti saat membuka acara malam Grand Final Pemilihan Muli menganai Kabupaten Tulangbawang Tahun 2018.

   Bupati pasangan Wakil Bupati Hendriwansyah ini juga menegaskan, bahwa Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur sebenarnya tidak kalah pada sektor pariwisata, hanya saja kurang dimaksimalkan potensinya. "Untuk itu, mari bersama-sama bergotong-royong guna membangun Tulangbawang, sehingga kedepan kita semakin mampu menarik investor," ucap Bupati perempuan pertama di Kabupaten Tulangbawang ini.
   Selain itu, Bunda Winarti, sapaan akrab Bupati Tulangbawang, mengharapkan kepada pemenang dapat membawa marwah Kabupaten Tulangbawang yang baik, seperti saat menjadi Duta Pariwisata, dan perwakilan saat pemilihan muli menganai dan Putri Pariwisata Provinsi Lampung Tahun 2018.


   Dijelaskan, pada Grand Final ini, diambil 3 pasang peserta, terbagi atas juara pertama, kedua dan ketiga, yang nantinya akan mewakili kabupaten Tulangbawang untuk maju dalam pemilihan muli menganai tingkat Provinsi Lampung. dalam acara, selain dibuka dan dihadiri Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE, MH, turut hadir pula Ketua DPRD Tulangbawang Sofi'i SH, perwakilan Dinas Pariwisata Provinsi Lampung Saluddin, 


   Asesor Kompetensi dan Konsultan SDM Bidang Pariwisata Asharie Kadir, Budayawan Lampung, Pengurus MPAL dan Dekranasda Lampung, Alpian, Tenaga Pengajar Indonesian Hotel School, Asesor Kompetensi SDM Pariwisata Lampung Anto, Koreografer dan Tenaga Pengajar CAT Lampung, dan Putri Indonesia Provinsi Lampung tahun 2017 Sesiliya Elvira, Perwakilan Kodim 0426, Perwakilan Polres dan Lanud Pangeran M Bunyamin Tulangbawang *zul/rahmad

kabiro : rahmad riyadi

Panaragan (lampung) - suaraharianpagi.com
   Sekretaris dinas BPKAD tulang bawang barat Ai Nudin saat dikonfirmasi melalui pesan singkat whatsApp oleh media ini, masalah pembayaran publikasi Advetorial, kegiatan dana desa, yang dibayar berbeda beda/ berpariasi nilai nya, terkesan tebang pilih terhadap awak media.
   Dugaan adanya permainan pada anggaran publikasi, Advetorial, yang dikelola oleh pihak pemda, yang mana pembayaran publikasi, Advetorial tersebut melalui Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Tubaba, tidak berjalan semestinya, terlihat jelas adanya tebang pilih diantara awak media.
   Dengan pembayaran publikasi yang sangat berpariasi dari nilai nya, satu juta (1000.000,00), satu juta lima ratus ribu rupiah (1.500.000), dua juta rupiah (2000.0000,00), dua juta lima ratus ribu rupiah (2.500.000,00), bahkan ada yang diistimewakan dibayar senilai tiga juta lima ratus ribu rupiah (3.500.000). "Ai nudin selaku sekretaris dinas BPKAD Tubaba, saat dikonfirmasi melalui wharsApp menjawab,,"santai ajja rey masalah adv, kita obrolkan dikantor. dan, Santai Aja rey, perjalanan masih jauh,"balasnya melalui pesan singkat whatsApp.
   Sampai terbitnya berita ini kaban dan sekretaris BPKAD tubaba ini belum bisa untuk di mintai keterangan masalah pembayaran dana publikasi dana desa yang dikelola oleh pihak pemda melalui BPKAD tubaba, dan masalah kantor BPKAD tubaba, pada hari jumat 6 juli 2018, yang mana pada hari tersebut tak satu pun honorer, pegawai, setaf, yang ada dikantor tersebut.
   Semuanya sudah pulang sebelum habis jam kerja, padahal padasaat itu waktu menunjuk kan pukul 9:30 wib, masih keadaan jamkerja, akan tetapi semua honorer setaf, dan PNS, sudah pulang semua, pintu pun sudah tertutup, dalam keadaan terkunci, tak ada satu pun yang menunggu dikantor tersebut. *zul/rahmad


Kabiro : Rahmad riyadi

Tuba (Lampung) - suaraharianpagi.com
   Melakukan koreksi agar kinerja kedepan makin efektip dilakukan jajaran Pemerintah Kabupaten Tulangbawang, seperti halnya memaparkan oleh-oleh hasil kinerja saat mengikuti kegiatan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Ekspo yang baru-baru ini berlangsung di Kota Tanggerang Provinsi Banten.
   Hasil tersebut diketahui, bahwa Kabupaten Tulangbawang perlu untuk kian melakukan peningkatan agar kedepan dapat meraih hasil lebih baik dari pada Tahun 2018 ini. oleh-oleh dari Apkasi ekspo tersebut disampaikan Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE, MH melalui Sekdakab Tulangbawang Ir. Anthoni MM yang teruskan Asisten II Drs. Tamami Akif, Rabu, (11/7/18) saat Apel Rutin dilingkup Pemkab Tulangbawang.
   Beberapa pesan dari Bupati Tulangbawang, Hj. Winarti, SE, MH itu, dengan maksud untuk menambah wawasan dan motivasi kerja pegawai. "Saat Apkasi Ekspo, tampilan stand kita cukup menonjol dari pada Kabupaten lain, dan ini menjadi kebanggaan, karena stand kita tetap mampu menarik mata investor meski hanya salah satu dari ratusan stand yang ditampilkan di ajang tersebut," ungkap Bupati Gotong Royong itu yang disampaikan oleh Pembina Apel Asisten II Drs. Tamami Akif.


   Dipaparkan, pada ajang ini, Pemerintah Kabupaten Tulangbawang hanya menampilkan potensi daerah dan keunggulan daerah, tetapi tidak diperkenankan melakukan transaksi, sehingga hanya agar menarik investor. "Untuk itu, mari kita tingkatkan potensi dan keunggulan kita, agar seperti komunitas-komunitas dapat kita bina, lalu bagaimana agar produk potensial dapat dimaksimalkan sehingga kedepan kita dapat tunjukkan lebih baik lagi," tuturnya.
   Sebagai contoh, sambung dia, mengenai kemasan produk harus semakin tampak bagus dalam segi tampilannya, dan hal ini harus menjadi prioritas dalam hal pembinaan kedepan. selain itu, disiplin kerja sebagai pegawai diharapkan semakin dapat ditingkatkan, sebab semua ada mekanisme, jadi kehadiran dan izin harus jelas, bila akan melaksanakan izin itu ada waktu maksimalnya.
   "Hal ini Aparatur Sipil Negara (ASN) harus dapat memperhatikan dan mempelajari ataupun memahami ketentuan sebagai pegawai, sehingga apa saja rambu-rambu, etika dapat terus dilaksanakan," tutupnya *zul/rahmad

kabiro : rahmad riyadi


Panaragan (Lampung) - suaraharianpagi.com
   Sekretaris Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) tulang bawang barat, Ainudin Salam, S.E, M.IP, buang badan Saat akan dikonfirmasi masalah pembayaran dana publikasi kegiatan Dana desa yang dikelola oleh pihak pemda tubaba.
   Pasalnya pembayaran advetorial kepada media yang mendapatkan penerbitan kegiatan dana desa, yang dikelelola oleh pihak pemda, yang melalui BPKAD tubaba, terkesan tebang pilih, dan jelasnya pembayaran dana advetorial yang dibayar pihak BPKAD tubaba, terkesan bervariasi nilainya.
   Menurut keterangan beberapa wartawan media online dan cetak, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat whatsApp, beberapa wartawan menjelaskan, kalau dana publikasi kegiatan dana desa tersebut dibayar sesuai komitmen dan lobi wartawan, dengan kaban dan sekretaris BPKAD tubaba.
   Kalau advetorial kegiatan dana desa yang saya muat sudah lama dibayar karena saya menghadap sekretaris langaung dibayar, (3.500.000,00) selanjutnya beberapa wartawan lagi menyatakan, melalui pesan whatsApp, dibayar Dua Juta (2000.000.00), ada juga yang dibayar Satu juta Lima Ratus Ribu Rupiah, (1.500.000,00) bahkan juga ada yang dibayar Satu Juta,(1.000.000.00) saja.
   Tinggal tergantung lobi-lobi dengan mereka dan tergantung kerja kita, apa lagi kalau kita pernah membahas kasus mereka maka kita akan di proriaritaskan mereka,"tutur beberapa wartawan media online dan media cetak saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.
   "Saat akan dikonfirmas kepada pihak keuangan, penguasa anggaran, kaban atau sekretaris dinas keuangan pada hari jumat, 6 Juli 2018, oleh media suara harian pagi, dikantor dinas BPKAD tubaba, pintu masuk kantor pun tertutup rapat dan terkuci tidak dapat dibuka.
   Wartawan Media ini pun langsung keluar pada saat itu juga ada salah satu tenaga honorer yang berkerja di dinas tersebut maka tak nunggu lama lagi wartawan media ini langsung konfirmasi kepada salah satu tenaga honorer, yang kebetulan ditemui di luar kantor BPKAD, "Mengapa kantor masih jam 9:30 sudah terkunci, apa gak ada pegawai yang masuk kantor".
   Tenaga honorer yang tak mau di sebut kan nama nya di media ini menjawa," tadi masuk sebagian bang sebagianya dinas luar yang lain nya udah pulang dari tadi,"tutur nya kepada media ini.
   Ditempat terpisah media ini pun langsung menghubungi bendahara pembayaran advetorial, icha melalui pesan watsapp akan tetapi tidak dibalas, balas dan coba dihubungi melalui via handpone, setelah berkali kali dihubungi icha pun mengankat,
   Dan menyatakan bahwa dirinya tidak masuk kantor, dikarenakan dia ke kota bumi , tadi kawan kawan masuk bang tapi sekarang udah pulang semua, jadi hari senin aja kalau mau bertemu sama sekretaris, kalo gak hubungi dia aja bang masalah pembayaran advetorial yang sudah di asisi oleh kaban dan sekretaris", jelas icha.
   Yang menjadi pertanyaan media ini, berapa anggaran untuk publikasi advetorial kegiatan dana desa, yang dikelola oleh pihak pemda tubaba, melalu BPKAD tubaba ditahun 2018 untuk semua media yang memuat kegiatan tersebut, dan mengapa pembayarannya pervariasi, apakah ada perbedaan secara pribadi dari pihak BPKAD terhadap media.
   Apakah pihak dinas menganggap aturan dan UU pers satu dan lain berbeda beda, atau pihak dinas tersebut melihat cara kerja wartawan nya dalam pemberitaan nya memuat berita berita kasus terus, atau ada istilah lainnya, sehingga pembayaran publikasi kegiatan dana desa ditahun 2018 ini terkesan adanya permainan dan telihat tebang pilih diantara satu media dan media lainnya.
   Sampai diterbitkan berita ini sekretaris dan kaban BPKAD tubaba ini belum dapat di konfirmasi, masalah anggaran dana publikasi dana desa pada tahun 2018 dan masalah mengapa pada hari jumat 6 Juli 2018 masih waku jam kerja akan tetapi tak satu pun pegawai atau honorer yang ada dikantor, BPKAD sedang kan watu menujuk kan jam 9:30,wib. *zul/ahmad

Kabiro : ahmad riyadi

Tulangbawang (Lampung) - suaraharianpagi.com
   Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE, MH, menyampaikan terima kasih atas dapat terselenggaranya pengajian halal bihalal dan pembukaan majelis sholawat simtut duror Al-farij yang berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Munfarijah Bujung Tenuk melalui kabag kestra yang dilaksanakan dikecamatan Menggala, Minggu (8/7/18).
   Ucapan terima kasih itu dituju selain kepada penyelenggara sekaligus juga kepada Ustad Mumuy (Juara Aksi Da'i Indosiar) dan Habib Umar bin Abdillah Assegaf serta kepada ribuan Jam'ah yang telah hadir, sehingga pengajian halal bihalal dan pembukaan majelis sholawat simtut duror Al-farij dapat berlangsung sukses.




   Demikian pesan bupati yang disampaikan Kabag kesra Kamran, Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE, MH, menuturkan bahwa dengan terselenggaranya acara pengajian halal bihalal dan pembukaan majelis sholawat simtut duror Al-farij, merupakan salah satu bentuk gotong royong keikutsertaan dalam membangun Kabupaten Tulangbawang.
   "Membangun Tulangbawang, tentu sesuai dengan kondisi dan kemampuan bidang kita masing-masing, maka pengajian halal bihalal dan pembukaan majelis sholawat simtut duror Al-farij juga sebuah pembangunan daerah, yakni membangun mental positif melalui agama," kata Bupati Winarti.
   Adapun pada kesempatan itu, Bupati pasangan Wakil Bupati Hendriwansyah ini pula memberikan sedikit bantuan untuk pembangunan Ponpes Al-Munfarijah yang diserahkan melalui Bagian Kesra Setdakab Tulangbawang.


   Dalam acara ini, selain dihadiri Ustad Mumuy (Juara Aksi Da'i Indosiar) dan Habib Umar bin Abdillah Assegaf serta seribuan Jam'ah nampak turut hadir Kapolres Tulangbawang AKBP Raswanto Hadiwibowo berserta jajaran, para pimpinan Ponpes di Kecamatan Menggala diantaranya pimpinan Ponpes Hidayatullah dan para da'i serta sejumlah Ustadz. *zul 

Kabiro : Ahmad Riyadi

Hj. Winarti SE, MH
Tulang Bawang (Lampung) - suaraharianpagi.com
   Dengan berusaha semampunya Bupati Tulang Bawang, Hj.Winarti akan memperjuangkan dan akan mengangkat seluruh tenaga honorer yang berkerja di Pemkab Tulang Bawang yang selama ini telah bekerja, selama lebih dari lima tahun di lingkungan Pemkab tulang bawang akan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
   "Di dalam Tahun 2018 ini saya akan berusaha dan berupaya semaksimal mungkin akan memperjuangkan, nasib dan kejelasan mengenai seluruh tenaga honorer Pemkab Tulang Bawang menjadi pegewai tetap," jelas orang nomor satu dikabupaten, yang berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur.
   Menurut Winarti, selain mengalami kekurangan terhadap tenaga kerja yang berstatus PNS, di Pemkab Tulang Bawang juga memiliki banyak sekali tenaga honorer yang sudah mengabdikan diri untuk membantu Pemkab Tulang Bawang dalam membangun Tulang Bawang selama ini.
   "Bukan hanya sebatas mengabdikan diri, mereka juga (honorer) sudah banyak membantu menangani segala urusan proses pembangunan di Pemkab Tulang Bawang, sehingga program-program pemerintah dapat terselesaikan sesuai target," ucapnya.
   Yang Perlu diketahui, masih kata Bupati Winarti, semenjak Pemkab Tulang Bawang mengalami kekurangan terhadap tenaga yang berstatus PNS, pihaknya juga mengalami kesulitan lantaran SDM yang dimiliki Pemkab Tulang Bawang jauh di bawah standar hukum.
   “Sehingga semuanya harus benar-benar kami sesuaikan setiap adanya realisasi program pembangunan, Nah karena pada tenaga honorer ini lah kami sangat terbantu sekali sehingga semuanya dapat terlaksana dengan baik.
   Oleh karena itu, lanjut Winarti, mengingat adanya peluang penambahan tenaga PNS khusus di Tulang Bawang pada tahun ini, maka dirinya akan memprioritaskan tenaga honorer untuk diangkat lebih dahulu.
   Karena sesungguh nya mereka saja mampu, kenapa harus mengambil dari jalur lain. Sebab, selain honorer tersebut sudah beradaptasi dengan Pemkab Tulang Bawang, SDM yang dimiliki mereka juga sudah sangat baik tentunya.
   Untuk itu, saya bupati tulang bawang Winarti mengimbau kepada seluruh tenaga honorer Pemkab Tulang Bawang, yang merasa sudah bekerja khususnya lebih dari lima tahun agar banyak bersabar dan bekerja dengan baik dan sesuai aturan.
   “Sebab meskipun sudah bekerja lebih dari lima tahun menjadi honorer belum tentu bisa diangkat menjadi PNS, karena semua itu akan ada tim, penilai dan melalui proses demi proses, Jadi yang masuk kriteria dan bekerja dengan baik saja yang akan di angkat nantinya," tegas nya. *rahmad/zul



 Tulangbawang (Lampung) - SHP
   Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE, MH, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ke XI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Indonesia (Apkasi) Tahun 2018, yang berlangsung di Kota Tanggerang, Provinsi Banten, Jum'at (6/7/18).
   Adapun acara yang dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo (Jokowi) dan dihadiri para Pimpinan Daerah serta sejumlah Kementerian di Kabinet Kerja ini, mengusung tema, Upaya Daerah Menuju Kedaulatan Pangan Nasional.
   Bupati yang gemar mengajak jajaran pemerintah dan  masyarakata tulang bawang ber Gotong Royong di, Sai Bumi Nengah Nyappur ini, Hj. Winarti SE, MH menjelaskan, bahwa pada Rakernas, Presiden Jokowi juga sekaligus melakukan pembukaan Apkasi Otonomi Expo 2018, yang merupakan sebuah ajang dimana momentum bagi para pengusaha mikro, kecil dan menengah dari seluruh Daerah yang ada di Indonesia dapat memperkenalkan produk-produk unggulannya masing-masing.
   Selain itu, Rakernas yang dikemas dalam bentuk Apkasi Otonomi Expo 2018, Trade, Tourism and Investment itu, sekaligus menjadi sarana bagi para investor melakukan investasi kepada bisnis yang dianggap strategis.
   Maka, kegiatan yang berlangsung hingga 8 Juli 2018 ini, wajar turut diisi oleh berbagai stand pameran, sehingga tentunya membuat imbas dalam hal peningkatan kapasitas perdagangan dan investasi yang menjadi beragam.
   Adapun, Bupati Winarti memaparkan, bahwa untuk Kabupaten Tulangbawang, menampilkan stand dengan potensi daerah, yakni potensi wisata yang siap dibangun dan dikembangkan, serta potensi pertanian yang saat ini memang padinya telah menjadi salah satu lumbung dari Provinsi Lampung, dan hal ini dipamerkan dalam bentuk data-data.
   "Jadi untuk semakin menarik minat, secara khusus juga telah disediakan informasi untuk menerangkan secara gamblang kepada tamu atau calon investor, dengan harapan daya tarik kian meningkat," kata Bunda, sapaan Bupati Tulangbawang, Hj. Winarti SE, MH.
   Dijelaskan, leading sektor pameran Apkasi pada Tahun 2018 ini, yaitu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu satu Pintu. Lalu Kabupaten Tulangbawang juga mengikuti ajang pemilihan Putri Otonomi Daerah (Otda) dan pula menampilkan tari Tulang Pohang.
   Dalam lawatan Bupati perempuan pertama di Kabupaten Tulangbawang tersebut, dirinya didampingi para pejabat dilingkup Pemerintah Kabupaten Tulangbawang, seperti Sekda Tulangbawang Ir. Anthoni MM, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Keuangan dan Pengembangan Dra. Desia Kusumayuda M.Sie serta Asisten Bidang Pemerintahan dan Sosial Dr. Akhmad Suharyo, MSi.
   Turut juga Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Drs. Tamami Akip berikut Sekretaris, Aprizal Indra Jaya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Dra. Karmini Utari MH, Kepala Dinas Pertanian Ir. Sumarno MP, Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Deni Mutaqin SPd, Mp, serta Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung/Kelurahan Dedi Palwadi.
Kabiro: Rahmad Riyadi.


Tulangbawang (Lampung) - suaraharianpagi.com
   Secara spesial, Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE, MH, diundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat guna bersilaturahmi dan diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai masalah yang dihadapi Pemerintah Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur agar segera dapat diselesaikan demi kesejahteraan masyarakat, Kamis, (5/7/18).
   Membawa misi jeritan keinginan hati nurani masyarakat, tentu tidak disiasiakan Bupati Gotong Royong ini, Bunda Winarti, sapaan akrabnya, langsung menyampaikan masalah kondisi Jalan Negara Simpang Penawar - Rawajitu dan juga mengusulkan agar Pangkalan Udara Lanud Pangeran M Bunyamin dapat segera menjadi Bandara komersil agar investor dapat mudah masuk, sehingga pertumbahan ekonomi Kabupaten Tulangbawang ataupun enam Kabupaten terdekat lainnya kian sejalan dengan Pusat, apalagi memang Jalan Tol telah dibangun.
   Demikian beberapa diantara hal yang disampaikan Bupati pasangan Wakil Bupati Hendriwansyah itu kepada Presiden Jokowi yang didampingi Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Republik Indonesia, dengan maksud agar menjadi solusi Pemimpin Bangsa dalam mendongkrak perekonomian Indonesia supaya semakin tumbuh berkualitas.
   "Ya kalo Daerah maju, tentu kesejahteraan rakyat meningkat, itu inti hal yang saya sampaikan kepada Pak Jokowi, dan Alhamdulillah mengenai Jalan Tahun ini akan langsung direalisasikan," ungkap Bupati perempuan pertama di Kabupaten Tulangbawang tersebut sesaat usai menghadap Presiden.
   Selain itu, Bupati Winarti juga meminta ke Presiden agar Pemerintah Pusat dapat lebih lagi memberikan perhatian kepada Kabupaten Tulangbawang, hal ini supaya dalam bergerak melayani warga dapat terus berjalan berikut dengan merealisasikan program-program.
   "Potensi ekonomi masyarakat Rawajitu dalam hal ini masyarakat petambak sangat besar, tetapi terkendala fasilitas jalan sehingga masyarakat seakan merasa dianaktirikan oleh Pemerintah," tutur Bupati berbahasa seperti sangat merasakan apa yang ada dihati masyarakat.
   "Untuk itu, saya ingin mewujudkan bentuk kerja nyata Pemerintah Pusat bagi masyarakat Tulangbawang, karena Tulangbawang juga memiliki potensi, seperti halnya lapangan udara yang saat ini adalah fasilitas militer, dan bilamana kedepannya dapat menjadi Bandara Komersil tentu perkembangan ekonomi akan semakin cepat, karena saat ini kita juga sudah dilalui jalan Tol," papar Bupati Winarti. *zul

Ketua Koni Tulang Bawang yang baru, Sopi’i Ashari masa Bhakti 2018-2022, yang juga menjabat Ketua DPRD Tulang Bawang

Tulang Bawang (Lampung) - SHP
   Ketua DPRD Kabupaten Tulang Bawang Sopi’i Ashari terpilih sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tulang Bawang masa bhakti 2018-2022. Sopi’i Ashari merupakan calon tunggal yang terpilih dalam acara musyawarah olahraga kabupaten luar biasa (Musorkablub ke-1) yang berlangsung di Hotel Sarbini Menggala, Musyawarah ini juga membahas tentang rancangan peraturan tata tertib KONI yang di atur dalam AD/ART.
   Menyikapi hal ini, Kepala Dinas 
Pekan Olahraga Tulang Bawang Ismed, mewakili Bupati Winarti menyampaikan selamat kepada Ketua DPRD Tulang Bawang Sopi’i Ashari, yang telah resmi menjabat Ketua KONI masa bhakti 2018-2022.
   “Harapan Pemkab Tulang Bawang kepada Ketua Koni yang baru, agar kiranya Olah Raga di Tulang Bawang lebih maju lagi kedepannya. Dan saya juga sebagai Kadispora akan mendukung sepenuhnya apa yang menjadi kebutuhan Koni Tulang Bawang,” ungkap Kadispora mewakili Bupati Winarti. 
   Sedang kan Ketua Koni Tulang Bawang yang baru, Sopi’i Ashari siap membesarkan KONI Tulang Bawang, agar semakin maju dari sebelumnya. Ia pun menargetkan cabang Olah Raga di Tulang Bawang mencapai 5 besar di tingkat Provinsi Lampung.
   “Dengan masuknya saya sebagai ketua KONI, di Tulang Bawang saya akan berusaha untuk membesarkan dan memajukan Olah Raga di Tulang Bawang. Saya akan bangkitkan atlet dan talent peserta cabang Olah Raga, dengan harapan bisa mencapai 5 besar di tingkat Provinsi Lampung,” ucapnya dengan penuh semangat.
   Dilakukan Penetapan Ketua pengurus cabang Olah Rraga diwilayah nya masing-masing, yang di Pimpin langsung oleh Ketua Umum Koni Kabupaten Tulang Bawang, Sopi’i Ashari, insak ALLAH akan membawa nama kabupaten kita menjadi harum dan besar di bidang Olah Raga.Tegasnya. *zul

Tulang Bawang - suaraharianpagi.com
   Polres tulang bawang memperingati Hari Bhayangkara ke-72 tahun 2018 pores tulang bawang gelar acara Gowes Bersama (GOBER) di acara Expo Jambore lintas komunikas 11 pada hari minggu 1/7/2018, pulul 09:30 wib.
   Acara tersebut dilepas lansung secara simbolis oleh Ketua, Tulang Bawang Bike Spot (TBS) H. Suyono, setar serta finish nya ditetap kan di Mapolres Tulang Bawang. "Dalam kegiatan tersebut di ikuti 350 peserta yang berasal dari Kabupaten Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan juga berasal dari Kabupaten-kabupaten lainnya yang ada di provisi Lampung.
   H.Suyono menyatakan, para perta sudah disiapkan dua jalur yang akan dilintasi para pegowes, yakni jalur Daster dan jalur Adventure tutur nya.
   Sedang kan jalur daster yang akan di ikuti oleh para Ibu-ibu beserta untuk anak anak, sedangkan jalur Adventure disiapkan untuk peserta yang sudah berpengalaman karena di jalur ini jarak tempuhnya sanngat jauh, para peserta nya juga akan melintasi medan yang sanagat menantang," terang nya H.Suyatno.


   Peserta peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, sama sekali tidak di pungut biaya sepeser pun, dan telah disiapkan door prize sebagai mana berikut ini, Sepeda Gunung, Televisi, Komporga, Setrika, Kipas Angin, dan hadih-hadih Menarik lainnya, hadih tersebut akan di undi oleh panitia setelah semua peserta berhasil melewati garia finis yang sudah dipersiap kan oleh mapolres tulang bawang," tukasnya *zul


Tulang Bawang-Lampung - (SHP)

   Senam BMW mendapatkan Rekor Muri,  Bupati pertama yang menciptakan kreasi senam dengan muatan lokal. Kegiatan tersebut dilakukan di kawasan wisata Cakat Raya, Kecamatan Menggala Timur, Tulanh Bawang.
   Bupati Tulang Bawang, Winarti, mengatakan, bahwa rekor Muri ini akan saya persembahkan kepada masyarakat Tulang Bawang serta aparatur pemerintah Tulang Bawang yang telah mendukung senam BMW.
   “Saya berharap senam BMW ini terus kita laksanakan dimana saja berada dan terus kita tingkatkan. Selain senam BMW kita juga harus terus lestarikan budaya Gotong-royong,” ujarnya.
Winarti, juga mengatakan, bahwa dirinya bersama wakil Bupati Tulang Bawang, Hendriwansyah mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Tulang Bawang serta tokoh masyarakat yang telah mendukung senam BMW serta Gotong-royong yang telah digalakkan selama ini.
“Atas kerja keras yang kita lakukan baik senam BMW atau gotong royong hari ini kita mendapatkan Rekor Muri, semoga rekor ini benar-benar kita laksanakan dengan baik,” tambahnya. *rr.


Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma JK, S.Ik. M.Si. Kapolsek Pringsewu-Lampung Kompol Andik Purnomo Sigit, SH. S.Ik. MM bersama para Kanitnya dalam konferensi pers di Polsek Pringsewu, Senin (19/3/18) siang.
PRINGSEWU-Lampung - (SHP) 
   Pelajar MTs di Kabupaten Pringsewu berinisial FR (17) ditangkap unit Reskrim Polsek Pringsewu Polres Tanggamus lantaran dilaporkan orang tua korban pencabulan. Mirisnya, korbannya berinisial AM (13) warga kecamatan Gadingrejo masih duduk dibangku kelas 6 SD.
   "FR ditangkap pada Senin (5/3/18) setelah dilaporkan orang tua AG karena mencabuli anaknya di sebuah kost di Kecamatan Pringsewu,"ungkap Kapolsek Pringsewu Kompol Andik Purnomo Sigit, SH. S.Ik. MM mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma JK, S.Ik. M.Si dalam kefrensi persnya kepada awak media di Polsek Pringsewu, Senin (19/3/18) siang.
   Kapolsek menjelaskan bahwa awalnya pelaku dan korban berkenalan lewat media sosial, hingga pada tanggal 9 Februari 2018 korban pamit kepada orangtuanya untuk mengikuti les, namun korban tidak kunjung pulang ke rumahnya yang berada di Gadingrejo selama 7 hari.
   "korban ditemukan warga diareal Pendopo dan langsung diantar ke Mapolsek Pringsewu. Saat dimintai keterangan, korban mengaku telah dicabuli F disalah satu rumah kontrakan di Jalan KH Gholib, dan sebelum dicabuli korban terlebih dahulu dicekokin minuman keras (vigor) hingga mabuk," jelas Kompol Andik Purnomo Sigit.
Ditambahkan Kapolsek, setelah walaupun pelaku sempat kabur selama 3 minggu hingga akhirnya ditangkap petugas dikediamnya Kecamatan Pringsewu.
   Dalam perkara tersebut, polisi juga mengamankan barang bukti berupa pakaian pelaku dan korban serta sebuah kasur.
   "Atas ulahnya pelaku terancam dikenakan pasal 81 ayat 2 RI Undang Undang RI No 17 tahun 2016 perubahan kedua tentang Perlindungan Anak dengan hukuman penjara minimal 5 tahun dan paling lama 15 tahun kurungan penjara."pungkasnya. *rr



Winarti Pimpin Upacara Peringatan HUT Ke-XXI
Kabupaten Tulang Bawang-Lampung
 
Tulang Bawang-Lampung - (SHP)
   Bupati Tulang Bawang, Winarti, menjadi Inspektur upacara peringatan HUT Ke-21 Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2018, di halaman Pemkab Tulang Bawang setempat, Selasa (20/3/2018).
   Upacara peringatan HUT Ke-21 Pemkab Tulang Bawang Tahun 2018, diikuti seluruh SKPD, TNI-Polri, siswa-siswi tingkat  SMA, SMP, SD, Pemuda Pancasila, FKPPI dan Pol PP serta yang bertindak sebagai komandan upacara HUT Ke-21 Kabupaten Tulang Bawang, Kapten. Ishak, dari Lanud Pangeran M Bunyamin.
   Bupati Tulang Bawang, Winarti, dalam amanahnya mengatakan, bahwa sejak tanggal 18 Desember 2017, sudah mencanangkan berbagai program Win – Hen, tentunya program tersebut harus mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat Tulang Bawang untuk pembangunan yang lebih baik lagi. Pada HUT Ke-21 Tulang Bawang akan memberikan penghargaan kepada abdi negara yang telah berbakti kepada Pemkab Tulang Bawang.
   “Saya Bupati Tulang Bawang, Winarti bersama Wakil Bupati Tulang Bawang mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Tulang Bawang, Dengan semangat gotong royong semoga Kabupaten Tulang Bawang menjadi Kabupaten yang sejahtera, makmur dan bersaing dengan Kabupaten-kabupaten se-provinsi Lampung,” singkatnya. *rr.


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget