Halloween Costume ideas 2015
Articles by "lampung"

Lampung - suaraharianpagi.com
   Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE, MH menyambut kunjungan Tim Evaluasi Lomba Kampung dan Tim Penilaian Lomba Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Tingkat Provinsi Lampung yang akan melakukan penilaian terhadap pelaksanaan pembangunan di Kampung Karya Bhakti Kecamatan Meraksa Aji dan Kampung Sido Harjo Kecamatan Penawartama sebagai perwakilan Kabupaten Tulangbawang pada lomba tingkat Provinsi, Selasa (17/7).
   Pada kesempatan tersebut, saat memberikan sambutan, Bupati perempuan pertama di Kabupaten Tulangbawang itu mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Tim Evaluasi Lomba Kampung dan Bumdes Tingkat Provinsi Lampung yang dipimpin ibu Tresia, karena telah berkenan datang di Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur.
   "Besar harapan kami, kiranya melalui kegiatan ini, nantinya dapat menjadi salah satu sarana untuk memupuk kepedulian masyarakat dalam melaksanakan pembangunan Kampung, yang pada akhirnya dapat menjadi bagian sangat penting dari upaya gerak langkah pembangunan daerah secara keseluruhan," tutur Bupati Gotong Royong tersebut.
   Bunda Winarti, sapaan akrab Bupati Tulangbawang menjelaskan, bahwa tujuan kegiatan Lomba Kampung ini adalah bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemajuan atas pelaksanaan pembangunan yang telah dilaksanakan di Kampung-kampung pada khususnya dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Penilaian oleh ibu Tresia dijamin akan Obyektif. Semua yang dilombakan ini adalah kebiasaan masyarakat kampung, kebiasaan gotong royong, bergotong royong untuk kemajuan kita
   "Untuk itu, maka Kampung yang mewakili Kabupaten Tulangbawang ditingkat Provinsi Kampung terus bekerja dengan berdasarkan tiga arah, yakni melalui bidang Pemerintahan, Bidang Kewilayahan dan Bidang Kemasyarakatan," ungkap Bupati pasangan Wakil Bupati Hendriwansyah.
   "Dengan demikian, diharapkan Tim Evaluasi, dapat menjadikan Kampung Karya Bhakti Kecamatan Meraksa Aji atau Kampung Sido Harjo Kecamatan Penawartama sebagai Kampung terbaik dalam penilaian yang dilakukan," harapnya.
   Tidak lupa, Bupati Winarti juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Camat Meraksa Aji dan Camat Penawartama, berikut Kepala Kampung, Anggota BPK, LPM dan seluruh warga masyarakat Kampung Karya Bhakti dan Kampung Sido Harjo karena telah bekerja keras dan berpartisipasi aktif dalam menata Kampung.
   "Hal-hal positif ini, saya harapkan hendaknya juga harus dapat senantiasa dipupuk dan dipelihara, bahkan dapat lebih ditingkatkan lagi dimasa-masa yang akan datang, dan tentunya seluruh masyarakat sangat mengharapkan dalam penilaian Lomba Kampung dan PKK Berprestasi Tingkat Provinsi Lampung. Kampung Karya Bhakti dan Sido Harjo dapat meraih prestasi yang membanggakan," ungkap Bunda Winarti mewakili suara hati masyarakat.
   Masih menurutnya, berbagai keterbatasan dan kelemahan yang dimiliki tentu sangat disadari, maka apabila nanti dalam melaksanakan tugasnya Tim Evaluasi menemukan hal-hal yang kurang berkenan, dalam hal ini diharapkan kiranya Tim Evaluasi dapat memberikan petunjuk, bimbingan dan pembinaan atas kekurangan-kekurangaan tesebut, sehingga pada akhirnya di masa mendatang upaya pembangunan di Kabupaten Tulangbawang dapat senantiasa menuju kearah yang lebih baik. Apalagi disini juga semarak ibu-ibu dengan senam lansia ya ungkap bupati cantik yang jadi idola masyarakat.
   "Demikianlah yang dapat saya sampaikan. kepada Tim Evaluasi Lomba Kampung Tingkat Provinsi Lampung, saya ucapkan selamat menjalankan tugas," tukas Bupati.
   Sementara ketua Tim Penilai lomba kampung Teresia dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf Gubernur Lampung yang berhalangan hadir saat ini, lomba kampung ini adalah sarana untuk menilai sejauh mana pelaksanaan pemerintahan kampung dilaksanakan sesuai dengan aturan dan sejauh mana partisipasi masyarakat. Bukan kegiatan seremonial saat ada lomba. Capaian maksimal keberhasilan pembangunan kampung adalah sejauh mana tingkat kebutuhan masyarakat bisa terlayani dan perilaku masyarakat. *zul/rahmad

kabiro : rahmad riyadi

Tulangbawang (Lampung) - suaraharianpagi.com
   Hj. Winarti SE MH, membuka secara resmi malam grand final pemilihan muli menganai Tulangbawang Tahun 2018 yang berlangsung di Water Boom Tirta Garden, Unit I, Kecamatan Banjar Margo, Rabu (11/7).
   Adapun dalam kegiatan ini Bupati juga menjadi juri, dan dari enam puluh finalis yang mengikuti untuk unjuk kebolehan tersebut, sebelumnya telah mengikuti tahapan penilaian, baik secara tes tertulis ataupun talent show. saat memberikan sambutan, Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE, MH mengatakan bahwa dirinya berharap agar muli menganai Tulangbawang dapat mempromosikan potensi pariwisata, budaya dan produk-produk andalan Tulangbawang agar Tulangbawang dapat lebih terkenal dimata wisatawan lokal dan wisatawan asing.


   "Ini adalah event yang sangat baik, maka dari itu saya minta muli menganai dapat berperan serta dalam mempromosikan budaya dan produk unggulan, dimana nantinya sebagai duta pariwisata dapat mewakili Tulangbawang dalam ajang promosi diluar kabupaten dan provinsi Lampung," ujar Winarti saat membuka acara malam Grand Final Pemilihan Muli menganai Kabupaten Tulangbawang Tahun 2018.

   Bupati pasangan Wakil Bupati Hendriwansyah ini juga menegaskan, bahwa Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur sebenarnya tidak kalah pada sektor pariwisata, hanya saja kurang dimaksimalkan potensinya. "Untuk itu, mari bersama-sama bergotong-royong guna membangun Tulangbawang, sehingga kedepan kita semakin mampu menarik investor," ucap Bupati perempuan pertama di Kabupaten Tulangbawang ini.
   Selain itu, Bunda Winarti, sapaan akrab Bupati Tulangbawang, mengharapkan kepada pemenang dapat membawa marwah Kabupaten Tulangbawang yang baik, seperti saat menjadi Duta Pariwisata, dan perwakilan saat pemilihan muli menganai dan Putri Pariwisata Provinsi Lampung Tahun 2018.


   Dijelaskan, pada Grand Final ini, diambil 3 pasang peserta, terbagi atas juara pertama, kedua dan ketiga, yang nantinya akan mewakili kabupaten Tulangbawang untuk maju dalam pemilihan muli menganai tingkat Provinsi Lampung. dalam acara, selain dibuka dan dihadiri Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE, MH, turut hadir pula Ketua DPRD Tulangbawang Sofi'i SH, perwakilan Dinas Pariwisata Provinsi Lampung Saluddin, 


   Asesor Kompetensi dan Konsultan SDM Bidang Pariwisata Asharie Kadir, Budayawan Lampung, Pengurus MPAL dan Dekranasda Lampung, Alpian, Tenaga Pengajar Indonesian Hotel School, Asesor Kompetensi SDM Pariwisata Lampung Anto, Koreografer dan Tenaga Pengajar CAT Lampung, dan Putri Indonesia Provinsi Lampung tahun 2017 Sesiliya Elvira, Perwakilan Kodim 0426, Perwakilan Polres dan Lanud Pangeran M Bunyamin Tulangbawang *zul/rahmad

kabiro : rahmad riyadi

Panaragan (lampung) - suaraharianpagi.com
   Sekretaris dinas BPKAD tulang bawang barat Ai Nudin saat dikonfirmasi melalui pesan singkat whatsApp oleh media ini, masalah pembayaran publikasi Advetorial, kegiatan dana desa, yang dibayar berbeda beda/ berpariasi nilai nya, terkesan tebang pilih terhadap awak media.
   Dugaan adanya permainan pada anggaran publikasi, Advetorial, yang dikelola oleh pihak pemda, yang mana pembayaran publikasi, Advetorial tersebut melalui Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Tubaba, tidak berjalan semestinya, terlihat jelas adanya tebang pilih diantara awak media.
   Dengan pembayaran publikasi yang sangat berpariasi dari nilai nya, satu juta (1000.000,00), satu juta lima ratus ribu rupiah (1.500.000), dua juta rupiah (2000.0000,00), dua juta lima ratus ribu rupiah (2.500.000,00), bahkan ada yang diistimewakan dibayar senilai tiga juta lima ratus ribu rupiah (3.500.000). "Ai nudin selaku sekretaris dinas BPKAD Tubaba, saat dikonfirmasi melalui wharsApp menjawab,,"santai ajja rey masalah adv, kita obrolkan dikantor. dan, Santai Aja rey, perjalanan masih jauh,"balasnya melalui pesan singkat whatsApp.
   Sampai terbitnya berita ini kaban dan sekretaris BPKAD tubaba ini belum bisa untuk di mintai keterangan masalah pembayaran dana publikasi dana desa yang dikelola oleh pihak pemda melalui BPKAD tubaba, dan masalah kantor BPKAD tubaba, pada hari jumat 6 juli 2018, yang mana pada hari tersebut tak satu pun honorer, pegawai, setaf, yang ada dikantor tersebut.
   Semuanya sudah pulang sebelum habis jam kerja, padahal padasaat itu waktu menunjuk kan pukul 9:30 wib, masih keadaan jamkerja, akan tetapi semua honorer setaf, dan PNS, sudah pulang semua, pintu pun sudah tertutup, dalam keadaan terkunci, tak ada satu pun yang menunggu dikantor tersebut. *zul/rahmad


Kabiro : Rahmad riyadi

Tuba (Lampung) - suaraharianpagi.com
   Melakukan koreksi agar kinerja kedepan makin efektip dilakukan jajaran Pemerintah Kabupaten Tulangbawang, seperti halnya memaparkan oleh-oleh hasil kinerja saat mengikuti kegiatan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Ekspo yang baru-baru ini berlangsung di Kota Tanggerang Provinsi Banten.
   Hasil tersebut diketahui, bahwa Kabupaten Tulangbawang perlu untuk kian melakukan peningkatan agar kedepan dapat meraih hasil lebih baik dari pada Tahun 2018 ini. oleh-oleh dari Apkasi ekspo tersebut disampaikan Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE, MH melalui Sekdakab Tulangbawang Ir. Anthoni MM yang teruskan Asisten II Drs. Tamami Akif, Rabu, (11/7/18) saat Apel Rutin dilingkup Pemkab Tulangbawang.
   Beberapa pesan dari Bupati Tulangbawang, Hj. Winarti, SE, MH itu, dengan maksud untuk menambah wawasan dan motivasi kerja pegawai. "Saat Apkasi Ekspo, tampilan stand kita cukup menonjol dari pada Kabupaten lain, dan ini menjadi kebanggaan, karena stand kita tetap mampu menarik mata investor meski hanya salah satu dari ratusan stand yang ditampilkan di ajang tersebut," ungkap Bupati Gotong Royong itu yang disampaikan oleh Pembina Apel Asisten II Drs. Tamami Akif.


   Dipaparkan, pada ajang ini, Pemerintah Kabupaten Tulangbawang hanya menampilkan potensi daerah dan keunggulan daerah, tetapi tidak diperkenankan melakukan transaksi, sehingga hanya agar menarik investor. "Untuk itu, mari kita tingkatkan potensi dan keunggulan kita, agar seperti komunitas-komunitas dapat kita bina, lalu bagaimana agar produk potensial dapat dimaksimalkan sehingga kedepan kita dapat tunjukkan lebih baik lagi," tuturnya.
   Sebagai contoh, sambung dia, mengenai kemasan produk harus semakin tampak bagus dalam segi tampilannya, dan hal ini harus menjadi prioritas dalam hal pembinaan kedepan. selain itu, disiplin kerja sebagai pegawai diharapkan semakin dapat ditingkatkan, sebab semua ada mekanisme, jadi kehadiran dan izin harus jelas, bila akan melaksanakan izin itu ada waktu maksimalnya.
   "Hal ini Aparatur Sipil Negara (ASN) harus dapat memperhatikan dan mempelajari ataupun memahami ketentuan sebagai pegawai, sehingga apa saja rambu-rambu, etika dapat terus dilaksanakan," tutupnya *zul/rahmad

kabiro : rahmad riyadi


Panaragan (Lampung) - suaraharianpagi.com
   Sekretaris Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) tulang bawang barat, Ainudin Salam, S.E, M.IP, buang badan Saat akan dikonfirmasi masalah pembayaran dana publikasi kegiatan Dana desa yang dikelola oleh pihak pemda tubaba.
   Pasalnya pembayaran advetorial kepada media yang mendapatkan penerbitan kegiatan dana desa, yang dikelelola oleh pihak pemda, yang melalui BPKAD tubaba, terkesan tebang pilih, dan jelasnya pembayaran dana advetorial yang dibayar pihak BPKAD tubaba, terkesan bervariasi nilainya.
   Menurut keterangan beberapa wartawan media online dan cetak, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat whatsApp, beberapa wartawan menjelaskan, kalau dana publikasi kegiatan dana desa tersebut dibayar sesuai komitmen dan lobi wartawan, dengan kaban dan sekretaris BPKAD tubaba.
   Kalau advetorial kegiatan dana desa yang saya muat sudah lama dibayar karena saya menghadap sekretaris langaung dibayar, (3.500.000,00) selanjutnya beberapa wartawan lagi menyatakan, melalui pesan whatsApp, dibayar Dua Juta (2000.000.00), ada juga yang dibayar Satu juta Lima Ratus Ribu Rupiah, (1.500.000,00) bahkan juga ada yang dibayar Satu Juta,(1.000.000.00) saja.
   Tinggal tergantung lobi-lobi dengan mereka dan tergantung kerja kita, apa lagi kalau kita pernah membahas kasus mereka maka kita akan di proriaritaskan mereka,"tutur beberapa wartawan media online dan media cetak saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.
   "Saat akan dikonfirmas kepada pihak keuangan, penguasa anggaran, kaban atau sekretaris dinas keuangan pada hari jumat, 6 Juli 2018, oleh media suara harian pagi, dikantor dinas BPKAD tubaba, pintu masuk kantor pun tertutup rapat dan terkuci tidak dapat dibuka.
   Wartawan Media ini pun langsung keluar pada saat itu juga ada salah satu tenaga honorer yang berkerja di dinas tersebut maka tak nunggu lama lagi wartawan media ini langsung konfirmasi kepada salah satu tenaga honorer, yang kebetulan ditemui di luar kantor BPKAD, "Mengapa kantor masih jam 9:30 sudah terkunci, apa gak ada pegawai yang masuk kantor".
   Tenaga honorer yang tak mau di sebut kan nama nya di media ini menjawa," tadi masuk sebagian bang sebagianya dinas luar yang lain nya udah pulang dari tadi,"tutur nya kepada media ini.
   Ditempat terpisah media ini pun langsung menghubungi bendahara pembayaran advetorial, icha melalui pesan watsapp akan tetapi tidak dibalas, balas dan coba dihubungi melalui via handpone, setelah berkali kali dihubungi icha pun mengankat,
   Dan menyatakan bahwa dirinya tidak masuk kantor, dikarenakan dia ke kota bumi , tadi kawan kawan masuk bang tapi sekarang udah pulang semua, jadi hari senin aja kalau mau bertemu sama sekretaris, kalo gak hubungi dia aja bang masalah pembayaran advetorial yang sudah di asisi oleh kaban dan sekretaris", jelas icha.
   Yang menjadi pertanyaan media ini, berapa anggaran untuk publikasi advetorial kegiatan dana desa, yang dikelola oleh pihak pemda tubaba, melalu BPKAD tubaba ditahun 2018 untuk semua media yang memuat kegiatan tersebut, dan mengapa pembayarannya pervariasi, apakah ada perbedaan secara pribadi dari pihak BPKAD terhadap media.
   Apakah pihak dinas menganggap aturan dan UU pers satu dan lain berbeda beda, atau pihak dinas tersebut melihat cara kerja wartawan nya dalam pemberitaan nya memuat berita berita kasus terus, atau ada istilah lainnya, sehingga pembayaran publikasi kegiatan dana desa ditahun 2018 ini terkesan adanya permainan dan telihat tebang pilih diantara satu media dan media lainnya.
   Sampai diterbitkan berita ini sekretaris dan kaban BPKAD tubaba ini belum dapat di konfirmasi, masalah anggaran dana publikasi dana desa pada tahun 2018 dan masalah mengapa pada hari jumat 6 Juli 2018 masih waku jam kerja akan tetapi tak satu pun pegawai atau honorer yang ada dikantor, BPKAD sedang kan watu menujuk kan jam 9:30,wib. *zul/ahmad

Kabiro : ahmad riyadi

Tulangbawang (Lampung) - suaraharianpagi.com
   Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE, MH, menyampaikan terima kasih atas dapat terselenggaranya pengajian halal bihalal dan pembukaan majelis sholawat simtut duror Al-farij yang berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Munfarijah Bujung Tenuk melalui kabag kestra yang dilaksanakan dikecamatan Menggala, Minggu (8/7/18).
   Ucapan terima kasih itu dituju selain kepada penyelenggara sekaligus juga kepada Ustad Mumuy (Juara Aksi Da'i Indosiar) dan Habib Umar bin Abdillah Assegaf serta kepada ribuan Jam'ah yang telah hadir, sehingga pengajian halal bihalal dan pembukaan majelis sholawat simtut duror Al-farij dapat berlangsung sukses.




   Demikian pesan bupati yang disampaikan Kabag kesra Kamran, Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE, MH, menuturkan bahwa dengan terselenggaranya acara pengajian halal bihalal dan pembukaan majelis sholawat simtut duror Al-farij, merupakan salah satu bentuk gotong royong keikutsertaan dalam membangun Kabupaten Tulangbawang.
   "Membangun Tulangbawang, tentu sesuai dengan kondisi dan kemampuan bidang kita masing-masing, maka pengajian halal bihalal dan pembukaan majelis sholawat simtut duror Al-farij juga sebuah pembangunan daerah, yakni membangun mental positif melalui agama," kata Bupati Winarti.
   Adapun pada kesempatan itu, Bupati pasangan Wakil Bupati Hendriwansyah ini pula memberikan sedikit bantuan untuk pembangunan Ponpes Al-Munfarijah yang diserahkan melalui Bagian Kesra Setdakab Tulangbawang.


   Dalam acara ini, selain dihadiri Ustad Mumuy (Juara Aksi Da'i Indosiar) dan Habib Umar bin Abdillah Assegaf serta seribuan Jam'ah nampak turut hadir Kapolres Tulangbawang AKBP Raswanto Hadiwibowo berserta jajaran, para pimpinan Ponpes di Kecamatan Menggala diantaranya pimpinan Ponpes Hidayatullah dan para da'i serta sejumlah Ustadz. *zul 

Kabiro : Ahmad Riyadi

Hj. Winarti SE, MH
Tulang Bawang (Lampung) - suaraharianpagi.com
   Dengan berusaha semampunya Bupati Tulang Bawang, Hj.Winarti akan memperjuangkan dan akan mengangkat seluruh tenaga honorer yang berkerja di Pemkab Tulang Bawang yang selama ini telah bekerja, selama lebih dari lima tahun di lingkungan Pemkab tulang bawang akan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
   "Di dalam Tahun 2018 ini saya akan berusaha dan berupaya semaksimal mungkin akan memperjuangkan, nasib dan kejelasan mengenai seluruh tenaga honorer Pemkab Tulang Bawang menjadi pegewai tetap," jelas orang nomor satu dikabupaten, yang berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur.
   Menurut Winarti, selain mengalami kekurangan terhadap tenaga kerja yang berstatus PNS, di Pemkab Tulang Bawang juga memiliki banyak sekali tenaga honorer yang sudah mengabdikan diri untuk membantu Pemkab Tulang Bawang dalam membangun Tulang Bawang selama ini.
   "Bukan hanya sebatas mengabdikan diri, mereka juga (honorer) sudah banyak membantu menangani segala urusan proses pembangunan di Pemkab Tulang Bawang, sehingga program-program pemerintah dapat terselesaikan sesuai target," ucapnya.
   Yang Perlu diketahui, masih kata Bupati Winarti, semenjak Pemkab Tulang Bawang mengalami kekurangan terhadap tenaga yang berstatus PNS, pihaknya juga mengalami kesulitan lantaran SDM yang dimiliki Pemkab Tulang Bawang jauh di bawah standar hukum.
   “Sehingga semuanya harus benar-benar kami sesuaikan setiap adanya realisasi program pembangunan, Nah karena pada tenaga honorer ini lah kami sangat terbantu sekali sehingga semuanya dapat terlaksana dengan baik.
   Oleh karena itu, lanjut Winarti, mengingat adanya peluang penambahan tenaga PNS khusus di Tulang Bawang pada tahun ini, maka dirinya akan memprioritaskan tenaga honorer untuk diangkat lebih dahulu.
   Karena sesungguh nya mereka saja mampu, kenapa harus mengambil dari jalur lain. Sebab, selain honorer tersebut sudah beradaptasi dengan Pemkab Tulang Bawang, SDM yang dimiliki mereka juga sudah sangat baik tentunya.
   Untuk itu, saya bupati tulang bawang Winarti mengimbau kepada seluruh tenaga honorer Pemkab Tulang Bawang, yang merasa sudah bekerja khususnya lebih dari lima tahun agar banyak bersabar dan bekerja dengan baik dan sesuai aturan.
   “Sebab meskipun sudah bekerja lebih dari lima tahun menjadi honorer belum tentu bisa diangkat menjadi PNS, karena semua itu akan ada tim, penilai dan melalui proses demi proses, Jadi yang masuk kriteria dan bekerja dengan baik saja yang akan di angkat nantinya," tegas nya. *rahmad/zul



 Tulangbawang (Lampung) - SHP
   Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE, MH, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ke XI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Indonesia (Apkasi) Tahun 2018, yang berlangsung di Kota Tanggerang, Provinsi Banten, Jum'at (6/7/18).
   Adapun acara yang dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo (Jokowi) dan dihadiri para Pimpinan Daerah serta sejumlah Kementerian di Kabinet Kerja ini, mengusung tema, Upaya Daerah Menuju Kedaulatan Pangan Nasional.
   Bupati yang gemar mengajak jajaran pemerintah dan  masyarakata tulang bawang ber Gotong Royong di, Sai Bumi Nengah Nyappur ini, Hj. Winarti SE, MH menjelaskan, bahwa pada Rakernas, Presiden Jokowi juga sekaligus melakukan pembukaan Apkasi Otonomi Expo 2018, yang merupakan sebuah ajang dimana momentum bagi para pengusaha mikro, kecil dan menengah dari seluruh Daerah yang ada di Indonesia dapat memperkenalkan produk-produk unggulannya masing-masing.
   Selain itu, Rakernas yang dikemas dalam bentuk Apkasi Otonomi Expo 2018, Trade, Tourism and Investment itu, sekaligus menjadi sarana bagi para investor melakukan investasi kepada bisnis yang dianggap strategis.
   Maka, kegiatan yang berlangsung hingga 8 Juli 2018 ini, wajar turut diisi oleh berbagai stand pameran, sehingga tentunya membuat imbas dalam hal peningkatan kapasitas perdagangan dan investasi yang menjadi beragam.
   Adapun, Bupati Winarti memaparkan, bahwa untuk Kabupaten Tulangbawang, menampilkan stand dengan potensi daerah, yakni potensi wisata yang siap dibangun dan dikembangkan, serta potensi pertanian yang saat ini memang padinya telah menjadi salah satu lumbung dari Provinsi Lampung, dan hal ini dipamerkan dalam bentuk data-data.
   "Jadi untuk semakin menarik minat, secara khusus juga telah disediakan informasi untuk menerangkan secara gamblang kepada tamu atau calon investor, dengan harapan daya tarik kian meningkat," kata Bunda, sapaan Bupati Tulangbawang, Hj. Winarti SE, MH.
   Dijelaskan, leading sektor pameran Apkasi pada Tahun 2018 ini, yaitu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu satu Pintu. Lalu Kabupaten Tulangbawang juga mengikuti ajang pemilihan Putri Otonomi Daerah (Otda) dan pula menampilkan tari Tulang Pohang.
   Dalam lawatan Bupati perempuan pertama di Kabupaten Tulangbawang tersebut, dirinya didampingi para pejabat dilingkup Pemerintah Kabupaten Tulangbawang, seperti Sekda Tulangbawang Ir. Anthoni MM, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Keuangan dan Pengembangan Dra. Desia Kusumayuda M.Sie serta Asisten Bidang Pemerintahan dan Sosial Dr. Akhmad Suharyo, MSi.
   Turut juga Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Drs. Tamami Akip berikut Sekretaris, Aprizal Indra Jaya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Dra. Karmini Utari MH, Kepala Dinas Pertanian Ir. Sumarno MP, Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Deni Mutaqin SPd, Mp, serta Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung/Kelurahan Dedi Palwadi.
Kabiro: Rahmad Riyadi.


Tulangbawang (Lampung) - suaraharianpagi.com
   Secara spesial, Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE, MH, diundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat guna bersilaturahmi dan diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai masalah yang dihadapi Pemerintah Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur agar segera dapat diselesaikan demi kesejahteraan masyarakat, Kamis, (5/7/18).
   Membawa misi jeritan keinginan hati nurani masyarakat, tentu tidak disiasiakan Bupati Gotong Royong ini, Bunda Winarti, sapaan akrabnya, langsung menyampaikan masalah kondisi Jalan Negara Simpang Penawar - Rawajitu dan juga mengusulkan agar Pangkalan Udara Lanud Pangeran M Bunyamin dapat segera menjadi Bandara komersil agar investor dapat mudah masuk, sehingga pertumbahan ekonomi Kabupaten Tulangbawang ataupun enam Kabupaten terdekat lainnya kian sejalan dengan Pusat, apalagi memang Jalan Tol telah dibangun.
   Demikian beberapa diantara hal yang disampaikan Bupati pasangan Wakil Bupati Hendriwansyah itu kepada Presiden Jokowi yang didampingi Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Republik Indonesia, dengan maksud agar menjadi solusi Pemimpin Bangsa dalam mendongkrak perekonomian Indonesia supaya semakin tumbuh berkualitas.
   "Ya kalo Daerah maju, tentu kesejahteraan rakyat meningkat, itu inti hal yang saya sampaikan kepada Pak Jokowi, dan Alhamdulillah mengenai Jalan Tahun ini akan langsung direalisasikan," ungkap Bupati perempuan pertama di Kabupaten Tulangbawang tersebut sesaat usai menghadap Presiden.
   Selain itu, Bupati Winarti juga meminta ke Presiden agar Pemerintah Pusat dapat lebih lagi memberikan perhatian kepada Kabupaten Tulangbawang, hal ini supaya dalam bergerak melayani warga dapat terus berjalan berikut dengan merealisasikan program-program.
   "Potensi ekonomi masyarakat Rawajitu dalam hal ini masyarakat petambak sangat besar, tetapi terkendala fasilitas jalan sehingga masyarakat seakan merasa dianaktirikan oleh Pemerintah," tutur Bupati berbahasa seperti sangat merasakan apa yang ada dihati masyarakat.
   "Untuk itu, saya ingin mewujudkan bentuk kerja nyata Pemerintah Pusat bagi masyarakat Tulangbawang, karena Tulangbawang juga memiliki potensi, seperti halnya lapangan udara yang saat ini adalah fasilitas militer, dan bilamana kedepannya dapat menjadi Bandara Komersil tentu perkembangan ekonomi akan semakin cepat, karena saat ini kita juga sudah dilalui jalan Tol," papar Bupati Winarti. *zul

Ketua Koni Tulang Bawang yang baru, Sopi’i Ashari masa Bhakti 2018-2022, yang juga menjabat Ketua DPRD Tulang Bawang

Tulang Bawang (Lampung) - SHP
   Ketua DPRD Kabupaten Tulang Bawang Sopi’i Ashari terpilih sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tulang Bawang masa bhakti 2018-2022. Sopi’i Ashari merupakan calon tunggal yang terpilih dalam acara musyawarah olahraga kabupaten luar biasa (Musorkablub ke-1) yang berlangsung di Hotel Sarbini Menggala, Musyawarah ini juga membahas tentang rancangan peraturan tata tertib KONI yang di atur dalam AD/ART.
   Menyikapi hal ini, Kepala Dinas 
Pekan Olahraga Tulang Bawang Ismed, mewakili Bupati Winarti menyampaikan selamat kepada Ketua DPRD Tulang Bawang Sopi’i Ashari, yang telah resmi menjabat Ketua KONI masa bhakti 2018-2022.
   “Harapan Pemkab Tulang Bawang kepada Ketua Koni yang baru, agar kiranya Olah Raga di Tulang Bawang lebih maju lagi kedepannya. Dan saya juga sebagai Kadispora akan mendukung sepenuhnya apa yang menjadi kebutuhan Koni Tulang Bawang,” ungkap Kadispora mewakili Bupati Winarti. 
   Sedang kan Ketua Koni Tulang Bawang yang baru, Sopi’i Ashari siap membesarkan KONI Tulang Bawang, agar semakin maju dari sebelumnya. Ia pun menargetkan cabang Olah Raga di Tulang Bawang mencapai 5 besar di tingkat Provinsi Lampung.
   “Dengan masuknya saya sebagai ketua KONI, di Tulang Bawang saya akan berusaha untuk membesarkan dan memajukan Olah Raga di Tulang Bawang. Saya akan bangkitkan atlet dan talent peserta cabang Olah Raga, dengan harapan bisa mencapai 5 besar di tingkat Provinsi Lampung,” ucapnya dengan penuh semangat.
   Dilakukan Penetapan Ketua pengurus cabang Olah Rraga diwilayah nya masing-masing, yang di Pimpin langsung oleh Ketua Umum Koni Kabupaten Tulang Bawang, Sopi’i Ashari, insak ALLAH akan membawa nama kabupaten kita menjadi harum dan besar di bidang Olah Raga.Tegasnya. *zul

Tulang Bawang - suaraharianpagi.com
   Polres tulang bawang memperingati Hari Bhayangkara ke-72 tahun 2018 pores tulang bawang gelar acara Gowes Bersama (GOBER) di acara Expo Jambore lintas komunikas 11 pada hari minggu 1/7/2018, pulul 09:30 wib.
   Acara tersebut dilepas lansung secara simbolis oleh Ketua, Tulang Bawang Bike Spot (TBS) H. Suyono, setar serta finish nya ditetap kan di Mapolres Tulang Bawang. "Dalam kegiatan tersebut di ikuti 350 peserta yang berasal dari Kabupaten Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan juga berasal dari Kabupaten-kabupaten lainnya yang ada di provisi Lampung.
   H.Suyono menyatakan, para perta sudah disiapkan dua jalur yang akan dilintasi para pegowes, yakni jalur Daster dan jalur Adventure tutur nya.
   Sedang kan jalur daster yang akan di ikuti oleh para Ibu-ibu beserta untuk anak anak, sedangkan jalur Adventure disiapkan untuk peserta yang sudah berpengalaman karena di jalur ini jarak tempuhnya sanngat jauh, para peserta nya juga akan melintasi medan yang sanagat menantang," terang nya H.Suyatno.


   Peserta peserta yang mengikuti kegiatan tersebut, sama sekali tidak di pungut biaya sepeser pun, dan telah disiapkan door prize sebagai mana berikut ini, Sepeda Gunung, Televisi, Komporga, Setrika, Kipas Angin, dan hadih-hadih Menarik lainnya, hadih tersebut akan di undi oleh panitia setelah semua peserta berhasil melewati garia finis yang sudah dipersiap kan oleh mapolres tulang bawang," tukasnya *zul


Tulang Bawang-Lampung - (SHP)

   Senam BMW mendapatkan Rekor Muri,  Bupati pertama yang menciptakan kreasi senam dengan muatan lokal. Kegiatan tersebut dilakukan di kawasan wisata Cakat Raya, Kecamatan Menggala Timur, Tulanh Bawang.
   Bupati Tulang Bawang, Winarti, mengatakan, bahwa rekor Muri ini akan saya persembahkan kepada masyarakat Tulang Bawang serta aparatur pemerintah Tulang Bawang yang telah mendukung senam BMW.
   “Saya berharap senam BMW ini terus kita laksanakan dimana saja berada dan terus kita tingkatkan. Selain senam BMW kita juga harus terus lestarikan budaya Gotong-royong,” ujarnya.
Winarti, juga mengatakan, bahwa dirinya bersama wakil Bupati Tulang Bawang, Hendriwansyah mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Tulang Bawang serta tokoh masyarakat yang telah mendukung senam BMW serta Gotong-royong yang telah digalakkan selama ini.
“Atas kerja keras yang kita lakukan baik senam BMW atau gotong royong hari ini kita mendapatkan Rekor Muri, semoga rekor ini benar-benar kita laksanakan dengan baik,” tambahnya. *rr.


Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma JK, S.Ik. M.Si. Kapolsek Pringsewu-Lampung Kompol Andik Purnomo Sigit, SH. S.Ik. MM bersama para Kanitnya dalam konferensi pers di Polsek Pringsewu, Senin (19/3/18) siang.
PRINGSEWU-Lampung - (SHP) 
   Pelajar MTs di Kabupaten Pringsewu berinisial FR (17) ditangkap unit Reskrim Polsek Pringsewu Polres Tanggamus lantaran dilaporkan orang tua korban pencabulan. Mirisnya, korbannya berinisial AM (13) warga kecamatan Gadingrejo masih duduk dibangku kelas 6 SD.
   "FR ditangkap pada Senin (5/3/18) setelah dilaporkan orang tua AG karena mencabuli anaknya di sebuah kost di Kecamatan Pringsewu,"ungkap Kapolsek Pringsewu Kompol Andik Purnomo Sigit, SH. S.Ik. MM mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma JK, S.Ik. M.Si dalam kefrensi persnya kepada awak media di Polsek Pringsewu, Senin (19/3/18) siang.
   Kapolsek menjelaskan bahwa awalnya pelaku dan korban berkenalan lewat media sosial, hingga pada tanggal 9 Februari 2018 korban pamit kepada orangtuanya untuk mengikuti les, namun korban tidak kunjung pulang ke rumahnya yang berada di Gadingrejo selama 7 hari.
   "korban ditemukan warga diareal Pendopo dan langsung diantar ke Mapolsek Pringsewu. Saat dimintai keterangan, korban mengaku telah dicabuli F disalah satu rumah kontrakan di Jalan KH Gholib, dan sebelum dicabuli korban terlebih dahulu dicekokin minuman keras (vigor) hingga mabuk," jelas Kompol Andik Purnomo Sigit.
Ditambahkan Kapolsek, setelah walaupun pelaku sempat kabur selama 3 minggu hingga akhirnya ditangkap petugas dikediamnya Kecamatan Pringsewu.
   Dalam perkara tersebut, polisi juga mengamankan barang bukti berupa pakaian pelaku dan korban serta sebuah kasur.
   "Atas ulahnya pelaku terancam dikenakan pasal 81 ayat 2 RI Undang Undang RI No 17 tahun 2016 perubahan kedua tentang Perlindungan Anak dengan hukuman penjara minimal 5 tahun dan paling lama 15 tahun kurungan penjara."pungkasnya. *rr



Winarti Pimpin Upacara Peringatan HUT Ke-XXI
Kabupaten Tulang Bawang-Lampung
 
Tulang Bawang-Lampung - (SHP)
   Bupati Tulang Bawang, Winarti, menjadi Inspektur upacara peringatan HUT Ke-21 Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2018, di halaman Pemkab Tulang Bawang setempat, Selasa (20/3/2018).
   Upacara peringatan HUT Ke-21 Pemkab Tulang Bawang Tahun 2018, diikuti seluruh SKPD, TNI-Polri, siswa-siswi tingkat  SMA, SMP, SD, Pemuda Pancasila, FKPPI dan Pol PP serta yang bertindak sebagai komandan upacara HUT Ke-21 Kabupaten Tulang Bawang, Kapten. Ishak, dari Lanud Pangeran M Bunyamin.
   Bupati Tulang Bawang, Winarti, dalam amanahnya mengatakan, bahwa sejak tanggal 18 Desember 2017, sudah mencanangkan berbagai program Win – Hen, tentunya program tersebut harus mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat Tulang Bawang untuk pembangunan yang lebih baik lagi. Pada HUT Ke-21 Tulang Bawang akan memberikan penghargaan kepada abdi negara yang telah berbakti kepada Pemkab Tulang Bawang.
   “Saya Bupati Tulang Bawang, Winarti bersama Wakil Bupati Tulang Bawang mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Tulang Bawang, Dengan semangat gotong royong semoga Kabupaten Tulang Bawang menjadi Kabupaten yang sejahtera, makmur dan bersaing dengan Kabupaten-kabupaten se-provinsi Lampung,” singkatnya. *rr.



Tulang Bawang (Lampung) – SHP

   Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tulang Bawang berhasil menangkap JO als AG (19) dan DE (18) yang merupakan pelaku Curat (pencurian dengan pemberatan) yang terjadi di Masjid Nur Agung Kp. Banjar Agung Kec. Banjar Agung Kab. Tulang Bawang-Lampung.
   Kapolres Tulang Bawang AKBP Raswanto Hadiwibowo, SIK, M.Si mengungkapkan, para pelaku ditangkap Satreskrim Polres Tulang Bawang yang dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Donny Kristian Bara’langi, SIK hari Kamis (15/3/2018) sekira jam 14.00 WIB di daerah Menggala.
   “JO als AG yang berprofesi buruh merupakan warga Kp. Menggala Kec. Menggala Kab. Tulang Bawang ditangkap saat sedang berada di Pasar Baru Menggala sedangkan DE yang berprofesi swasta merupakan warga Kp. Gunung Sakti Kec. Menggala Kab. Tulang Bawang ditangkap saat sedang berada di rumah,” ujarnya Jumat (16/3/2018).
   Dikatakan Kapolres, para pelaku ditangkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 275 / III / 2018 / Polda Lpg / Res Tuba / Sek Banjar Agung, tanggal 15 Maret 2018. Pelapor Riyanto Jisman (31) yang berprofesi swasta merupakan warga Kp. Banjar Agung Kec. Banjar Agung Kab. Tulang Bawang.
   Kapolres Menjelaskan, para pelaku datang ke Masjid Nur Agung pada malam hari, lalu mengambil generator milik masjid yang berada di gudang, saat hendak keluar dari masjid aksi pelaku sempat diketahui oleh pelapor sehingga sepeda motor milik pelaku tertinggal di masjid tetapi para pelaku berhasil membawa kabur generator milik masjid.
   “Berbekal sepeda motor milik pelaku yang tertinggal di masjid, anggota Satreskrim melakukan penyelidikan, setelah keberadaan pelaku diketahui, Kasat Reskrim memimpin langsung penangkapan terhadap para pelaku, saat akan ditangkap para pelaku melakukan perlawanan yang membahayakan petugas sehingga petugas kepolisian melakukan tindakan tegas dan terukur pada betis kaki kiri para pelaku, lalu para pelaku langsung dibawa ke klinik untuk mendapatkan pertolongan pertama, kemudian di bawa ke Mapolres Tulang Bawang,” jelasnya.
    AKBP Raswanto Hadiwibow Menerangkan, barang bukti yang disita dari kasus ini berupa Generator merk Mikawa tipe MK2500 1000VA warna merah dan sepeda motor honda beat warna putih.
   “Saat ini para pelaku sudah ditahan di Mapolres Tulang Bawang, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya para pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 ke 4 KUHPidana tentang pencurian, diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.” tandasnya. *rr



Bupati Tulang Bawang Winarti Buka Lomba Perahu Dayung
Tulang Bawang (Lampung) – SHP
   Bupati Tulang Bawang, Winarti, membuka acara lomba perahu dayung, di sungai bawang latak. Selasa ( 13/3).
Lomba Perahu Dayung tersebut dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Tulang Bawang Ke- 21 tahun 2018.
   Bupati Tulang Bawang Winarti,  mengatakan, seperti diketahui sebagian Wilayah Kabupaten Tulang Bawang merupakan daerah perairan yang kebanyakan penduduknya bekerja sebagai Nelayan, yang tentunya sebagian aktivitasnya berhubungan dengan perahu. Oleh karena itu dalam memeriahkan HUT Kabupaten Tulang Bawang yang ke-21 Tahun 2018 ini saya menyambut baik diadakannya perlombaan perahu dayung ini.
   “Dengan Lomba Perahu Dayung ini disamping untuk perlombaan untuk meraih hadiah, saya juga berharap acara ini dapat menjadi ajang untuk memperkenalkan dan mempromosikan potensi perairan yang ada di Kabupaten Tulang Bawang dan Menggala khususnya rawa-rawa yang indah dengan potensi ikan yang ada didalamnya yang selama ini belum mendapat perhatian masyarakat, dengan moment Lomba Perahu Dayung ini diharapkan dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas,” ujarnya.
   Winarti juga mengatakan, kami selaku Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang  berharap, bahwa pelaksanaan even even seperti ini dapat menjaring bibit-bibit berbakat yang bukan tidak mungkin pada suatu saat nanti bisa mengharumkan nama Kabupaten Tulang Bawang dalam ajang/turnamen pada tingkat yang lebih tinggi. Saya juga ucapkan terima kasih kepada penyelenggara serta pihak lain yang ikut terlibat sehingga kegiatan ini dapat terlaksana sesuai dengan rencana. Semoga dalam pelaksanaan kegiatan ini tidak mendapatkan kendala yang berarti dan berakhir dengan sportifitas yang terjaga. Tetap jaga keselamatan dalam berlomba, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tambahnya. *rr



Tulang Bawang (Lampung) - SHP
 Wakil Bupati Tulang Bawang Hendriwansyah, Selasa (13/3/2018) membuka pertandingan olahraga futsal dalam rangka memeriahkan HUT ke- 21 Kabupaten Tulang Bawang tahun 2018, di GOR Tiuh Tohou Menggala Tulang Bawang-Lampung
   Wakil Bupati Tulang Bawang Hendriwansyah mengatakan, bahwa olahraga salah satu bentuk pembinaan fisik dalam kehidupan manusia. Oleh sebab itu, dari dahulu sampai dengan sekarang kita masih sering mendengar pribahasa mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga.  Pribahasa atau semboyan ini menyatakan bahwa olahraga merupakan bagian terpenting dari kehidupan manusia terutama yang berkaitan dengan masalah kesehatan.
   “Permainan futsal merupakan salah satu cabang olahraga yang telah lama hadir, namun baru berkembang pesat dinegara kita pada beberapa dekade ini. Seperti kegiatan futsal yang kita laksanakan pada hari ini, merupakan salah satu bentuk bukti bahwa futsal telah menjadi salah satu olahraga favorit masyarakat Kabupaten Tulang Bawang, hal ini terbukti dengan animo masyarakat yang tinggi untuk mengikuti Pertandingan Futsal dalam rangka memeriahkan Peringatan HUT ke-21 Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2018,” ujarnya.
   Hendriwansyah mengatakan, pertandingan ini bukan hanya sebagai ajang keahlian untuk meraih kemenangan, akan tetapi juga sebagai ajang untuk menjalin silaturahmi serta membangun atau memperluas jejaring sosial kita. Dalam setiap even pertandingan, selalu kita mendengar istilah sportivitas. Sportivitas bukan hanya berarti jujur pada diri sendiri, melainkan juga harus dapat mengakui keunggulan lawan dengan besar hati, mengikuti aturan permainan dengan sebaiknya dan mematuhi keputusan wasit dengan lapang dada. Dalam pertandingan futsal yang di gelar di GOR Tiuh Toho ini, ikut diramaikan dari Anggota Polres Tulang Bawang, Kodim, Lanud dan dari Instansi Dinas yang ada di Kabupaten Tulang Bawang.
   “Tujuan utama dari turnamen ini adalah untuk merangkul semua kalangan, khususnya masyarakat Kabupaten Tulang Bawang agar dapat bersuka cita bersama, membaur dalam kegiatan agar saling mengenal dan mengajak masyarakat kita untuk mencintai olahraga. Kepada setiap tim yang akan bertanding saya minta untuk dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya selama mengikuti pertandingan ini. Ajakan ini agar dapat diikuti dengan harapan, saudara senantiasa mengedepankan nilai nilai luhur olahraga seperti semangat sportifitas dan fair play,” ungkapnya. *rr



Tulang Bawang (Lampung) - SHP
   Menanggapi mundurnya Kirnaly M. Yus, Ketua Umum KONI Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) pada bulan Januari 2018, Pengurus KONI Tuba mengadakan Rapat penunjukan Plt. Ketua Umum KONI Tuba.
   Rapat kali ini membahas penunjukan Plt. Ketua Umum Koni Tuba dilaksanakan di Kantor KONI setempat pada Selasa (13/3), dibilangan Stadion Sepak Bola Tiyuh Tohow Menggala.
Menurut Adriwansyah, Wakil Ketua I KONI Tuba; Rapat penunjukan Plt. Ketua Umum KONI dilaksanakan untuk melaksanakan Muskab (Musyawarah Kabupaten) KONI Tuba untuk memilih Ketua Umum yang menggantikan Ketua Umum Kirnely M. Yus yang telah mengundurkan diri. Muskab akan dilaksanakan pada bulan April 2018. 
   Saat membahas penunjukan Plt. Ketua Umum KONI, Semua peserta Rapat yang terdiri dari Pengurus KONI dan 8 Pengurus Cabor (Cabang Olahraga) menunjuk Adriwansyah Wakil Ketua I KONI sebagai Plt. Ketua Umum KONI Tuba.
   Selain membahas penunjukan Plt. Ketua Umum, Adriwansyah memberikan kesempatan kepada Abu Hasan, Ketua Badan Audit Internal KONI Tuba untuk membicarakan bidang keuangan KONI Tuba pada Tahun 2017. 
Dalam kesempatan ini Abu Hasan meminta kepada 16 Cabor memberikan Laporan Keuangan semua Cabor yang mendapat Dana Keuangan saat mengikuti Porprov 2017. 
   Saat Rapat akan ditutup, Adriwansyah memerintahkan kepada Sekretaris KONI untuk memberikan data dan photo copy KTP Pengurus Teras KONI untuk dilaporkan kepada Pengurus KONI Provinsi Lampung.
   Pengurus Teras KONI diantaranya Ketua Umum, Sekretaris, dan Bendahara. Setelah Bendahara KONI Tuba Arief Budiman memimpin doa, Adriwansyah menutup Rapat KONI Tulang Bawang. *rr



Tulang Bawang (Lampung) - SHP
   Menggala, Aliansi Lembaga Bangun Daerah (Albadar) soroti kinerja Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penata Ruang (PUPR) Kabupaten Tulang Bawang. yang tidak melakukan penataan infrastruktur jalan yang ada di wilayah kota Menggala.
   Karena Menurut LSM-Albadar, Jalan Yang Ada Di Kota Menggala Seharus Nya Lebih Di Utamakan Untuk Keindahan Sebuah Kota Yang  Ada Di Kelurahan Menggala Selatan Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung.
   Seperti Yang Di Sampaikan Oleh Sekretaris Umum ALBADAR, Perwira SHM” di ruang kerjanya pada hari Selasa 27/2/2018 Di jalan gunung sakti menggala, Ia menjelaskan. "Kami Dari Aliansi Lembaga Bangun Daerah (ALBADAR) Kabupaten Tulang Bawang Lampung Sebagai Corong Dari Masyarakat Tuba Khusus nya Kecamatan menggala, Meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penata Ruang (PUPR) Tuba Agar Segera Mengambil Tindakan Cepat Untuk Membenahi Infrastruktur Jalan Yang Ada Di Kota Menggala".
   Meskipun Jalan Ini Adalah Jalan Provinsi Lampung Akan Tetapi Akses Jalan Ini Adalah Jalan Kota Yang Di Lintasi Oleh Berbagai Kendaraan Masyarakat Baik Roda Dua Maupun Roda Empat, Bahkan Kendaraan Melebihi Kapasitas Tonase Pun Melintasi Jalan Ini Maka Jalan Tersebut Hancur Seperti Kubangan Kerbau.
   Sementara Sudah Beberapa Kali Jalan Rusak Ini Membuat Masyarakat Pengemudi Kendaraan Roda Dua mengalami Kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) Akibat Lubang Besar Yang Tidak Di Perbaiki Dari Dinas Terkait, Jika Memang Kepala Dinas Tersebut Tidak Tanggap, Berarti Pemkab Tuba Harus Segera Meninjau Kembali Kadis PUPR Tulang Bawang.
   Dan Keterangan Dari Salah Satu Warga Yang Namanya Tidak Ingin Disebutkan, Apakah Jalan Tersebut Akan Diperbaiki Setelah Menelan Korban Jiwa? Sementara Dijalan Tersebut Sudah Sangat Sering Terjadi Kecelakaan.
Mengingat Beberapa Minggu Yang Lalu Dinas PUPR Tuba Melaksanakan Kegiatan Tambal Sulam Dari Terminal Menggala Sampai Ke Perempatan Rumah Dinas Bupati Saja, Tidak Di Lanjutkan Sampai Ke Simpang Panaragan Atau (TPU) Padahal Jalan Yang Rusak, Di Mulai Dari Perempatan Rumdis Bupati Sampai Dengan Simpang Panaragan Kata Perwira. *RR



Tulang Bawang (Lampung) - SHP
   Biro Perencanaan dan Anggaran (Ro Rena) Polda Lampung melaksanakan sosialisasi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Dilingkungan K/L/D Dan BUMN/D Tahun 2018 untuk Polres Tulang Bawang dan Polres Mesuji pukul 10.00 WIB yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Wira Satya Mapolres Tulang Bawang, rabu (21/02/2018).
   Kabag Reformasi Birokrasi Polri (RBP) Rorena Polda Lampung AKBP Andry bersama dengan tim Kompol Nelson, Kompol Supini dan PNS Polri Rohmat yang didampingi oleh Kapolres Tulang Bawang AKBP Raswanto Hadiwibowo, SIK, M.Si melakukan sosialisasi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Dilingkungan K/L/D Dan BUMN/D Tahun 2018 khusus untuk Polres Tulang Bawang dan Polres Mesuji.
   Kapolres Tulang Bawang dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada ketua tim beserta rombongan di Polres Tulang Bawang dan kepada seluruh peserta yang hadir agar dapat serius dan sungguh-sungguh mendengarkan apa yang akan disampaikan oleh ketua tim.
   “Saya ucapkan selamat datang kepada AKBP Andri sebagai ketua tim beserta rombongan di Mapolres Tulang Bawang dalam rangka mensosialisasi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Dilingkungan K/L/D Dan BUMN/D Tahun 2018 untuk Polres Tulang Bawang dan Polres Mesuji serta kepada seluruh peserta yang hadir di tempat ini agar dapat serius dan sungguh-sungguh mendengarkan apa yang akan disampaikan oleh ketua tim nantinya karena ini sangat penting dan sangat berguna untuk kita nantinya”, ujarnya.
   Kabag Reformasi Birokrasi Polri (RBP) Rorena Polda Lampung dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Poles Tulang Bawang karena telah menyiapkan segala seuatu yang menjadi syarat sebagai penyelenggara pelayanan publik yang inovasinya ditetapkan sebagai top inovasi pelayanan publik.
   “Saya meminta agar inovasi yang sudah dibuat agar lebih ditingkatkan lagi karna inovasi yang sudah dibuat oleh Polres Tulang Bawang ini sangat positif dan bisa di ajukan untuk mengikuti lomba penilaian tingkat nasional serta untuk mewujudkan percepatan program nawa cita dan tujuan pencapaian pembangunan secara berkelanjutan”, ujarnya.
   Kabag RBP Rorena Polda Lampung menjelaskan, tentang peraturan menteri PANRB nomor 03 tahun 2018 tentang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Dilingkungan K/L/D Dan BUMN/D Tahun 2018 adapun tujuan KIPP adalah :
1. Mempromosikan inovasi sebagai upaya percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik.
2. Memberikan apresiasi dan penghargaan bagi penyelenggara pelayanan publik.
3. Meningkatkan citra penyelenggara pelayanan publik.
Selain tujuan KIPP Kabag RBP Rorena Polda Lampung juga menjelaskan mengenai Persyaratan Inovasi Yanlik, Kriteria Yanlik, Kategori Yanlik, Bobot Penilaian Inovasi Yanlik, Dan Lain-Lain.
   Acara Sosialisasi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KKIP) yang dilaksanakan oleh Biro Rena Polda Lampung ini dihadiri oleh Kapolres Tulang Bawang, Wakapolres Tulang Bawang, kabag, kasat, kasi, kapolsek jajaran, kasium dan kanit yang ada di Polres Tulang Bawang dan Polres Mesuji. Pewarta *rr


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget