Articles by "lampung"

Tulang Bawang - suaraharianpagi.com
   Pembuatan KTP dan Kartu Keluarga (KK) Gratis langsung jadi, Bupati winarti disambut penuh sukacita oleh warga di kecamatan Gedung Meneng Kabupaten Tulang Bawang
   Untuk memastikan 25 program BMW tulang bawang berjalan dengan optimal bupati tulang bawang Hj. Winarti. SE.MH laksanakan kegiatan pelayanan Kependudukan yang dilaksanakan di KM43 Kecamatan Gedung Meneng, Kamis 17-Nopember 2022.
   Kehadiran srikandi tulang bawang ini disambut dengan antusias oleh warga masyarakat KM43 /PT ILP Kecamatan Gedung Meneng Kabupaten Tulang Bawang, Bupati Winarti yang di dampingi oleh Forkopinda Plus Kabupaten Tulang Bawang. Pejabat Pimpinan Pratama Lingkup Pemerintaj Kabupaten Tulang Bawang.
   Dalam kegiatan ini Bupati Winarti juga menyerahkan Bantuan 2 unit Sepeda motor untuk kepala kampung, 2 Hibah Rumah ibadah, hibah TPA, Hibah bidang olahraga, bantuan kursi roda, Serta Penyerahan SPPT PBB- P2 Tahun 2022
   Selain bantuan diatas, Bupati Winarti juga memastikan pelayanan pembuatan KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang dilaksanakan pada hari ini langsung jadi dan gratis tidak dipungut biaya.
   Bupati Winarti menyampaikan bahwa 25 Program BMW Tulang bawang tidak pernah main-main dalam melakukan upaya pelayanan terhadap masyarakat. Pembuatan KTP dan KK dipastikan langsung jadi dan tanpa dipungut biaya apapun
   " Saya pastikan pembuatan KTP dan KK langsung jadi dan tanpa dipungut biaya apapun alias gratis" ujar Bupati Winarti yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin.
   "Semua dilakukan dengan optimal demi memberikan sesuatu yang terbaik untuk Rakyat Tulang Bawang. Semoga masyarakat selalu sinergi dengan Pemerintah kabupaten Tulang bawang, bersama menjaga kompakan untuk membangun Sai Bumi Nengah Nyappur" Pungkasnya Srikandi Tulang bawang ini. *Zul





Tulang Bawang - suaraharianpagi.com
   Diduga adanya Penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di kampung Penawar Rejo Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang Lampung yang di sinyalirkan dibekingi oleh oknum Marinir.
   Hasil pengukuran pantauan tim media di lapangan, ditemukan puluhan drum Drigen berisikan BBM jenis pertalite dan solar yang diduga sengaja di timbun oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, demi untuk mendapatkan keuntungan pribadi.
   Tempat Penimbunan tersebut diduga juga dijadikan tempat pengoplosan BBM Jenis pertalite dengan minyak yang sengaja di datangkan dari luar daerah.
   Menurut keterangan salah satu sumber yang mana nama nya tidak mau di sebutkan, dia berkata," Beritakan Penimbunan dan praktek pengoplosan Bahan Bakar Minyak bersubsidi jenis pertalite, Karena penimbunan tersebut sudah lama, namun anehnya sampai saat ini, belum tidak terhembus oleh pihak kepolisan,
   " Beritakan Penimbunan dan praktek pengoplosan Bahan Bakar Minyak bersubsidi jenis pertalite, Karena penimbunan tersebut sudah lama, namun anehnya sampai saat ini, belum tidak terhembus oleh pihak kepolisan," Ujarnya.
   Dilokasi penimbunan saat dikonfirmasi oleh tim media. H. BJ. tentang adanya puluhan drum dan Drigen dia enggan untuk memberikan penjelasan yang mendetil. Iya hanya menyatakan, barang tersebut bukan miliknya tapi milik saudaranya yang berinisial PRS. Oknum Marinir yang ada di bandar Lampung.
   " Ini bukan milik saya. Tapi milik saudara saya, yang berinisial PRS oknum Marinir dari bandar Lampung," Ucap HBJ.
   Selain itu dilokasi penimbunan juga di dapati dua mobil FIK'Up yang diduga di gunakan untuk mengangkut BBM Oplosan jenis pertalite dan solar, untuk di kirim ke lokasi-lokasi yang sudah menjadi target pengiriman atau tempat penjualan.
   Tak hanya sampai disitu saja tim media kembali mendatangi lokasi yang di duga tempat penimbunan BBM jenis pertalite Jum'at malam sekira pukul 20:30 WIB sesampainya dilokasi tim media melihat dua orang yang sedang melakukan pengemasan BBM jenis pertalite dan solar di dalam Drigen, dan saat itu juga HBJ dan seorang sopir mobil juga ada di lokasi tersebut.
   Untuk menyikapi hal tersebut tim awak media berharap kepada Aparat penegak Hukum (APH) Terkhusus pihak kepolisian polres Tulang Bawang Polda Lampung agar segera menindak oknum pemilik penimbunan BBM yang diduga tidak mengantongi izin sesuai UU No 22 tahun 2001 tentang minyak dan Gas Bumi.
   Dan pasal 53. Yang berbunyi setiap orang yang melakukan.
   A. Pengolahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23. Tampa izin Usaha pengolahan dipidana paling lama 5 (LIMA) tahun dan Denda paling banyak Rp 50. 000.000.000,00-, (lima Puluh Milyar Rupiah)
   B. Pengangkutan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 tanpa Izin Usaha Pengangkutan dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan denda paling tinggi Rp40.000.000.000,00 (Empat Puluh Milyar Rupiah);
   C. Penyimpanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 tanpa Izin Usaha Penyimpanan dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling tinggi Rp30.000.000.000,00 (Tiga Puluh Milyar Rupiah);
D. Niaga sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 tanpa Izin Usaha Niaga dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling tinggi Rp30.000.000.000,00 (Tiga puluh Milyar Rupiah).
   Pasal 54. Setiap orang yang meniru atau memalsukan Bahan Bakar Minyak dan Gas Bumi dan hasil olahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp60.000.000.000,00 (Enam Puluh Milyar Rupiah).
   Pasal 55. Setiap orang yang menyalahgunakan Pengangkutan dan/atau Niaga Bahan Bakar Minyak yang disubsidi Pemerintah dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp60.000.000.000,00 (Enam Puluh milyar Rupiah). *Zul/tim

Tulang Bawang Barat - suaraharianpagi.com
   Jika dalam waktu 3 pekan jatuh tempo yg dijanjikan Zaidirina Pj. Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), terhitung mulai Kamis, (3/11) tidak menemukan jalan keluar maka kami dari KOMAK siap membantu teman- teman wartawan dan akan mengadakan aksi damai dipemkab setempat "Ungkap mantan aktivis anti korupsi tersebut pada Kamis, (10/11).
   Ichwan ketua konsorsium KOMAK Lampung itu, merupakan aktivis pengiat anti korupsi. Dirinya sangat geram ketika mendengar adanya dugaan ketidak adilan dan dugaan adanya indikasi kecurangan yang dilakukan pihak diskominfo Tubaba dengan pihak puluhan media massa.
   Selain itu dirinya Ichwan, sangat menyayangkan kejadian seperti itu yang telah dilakukan oleh pihak diskominfo Tubaba merupakan perbuatan yang terkesan tebang pilih dan tidak transparan dalam pengelolaan anggaran dana untuk media.
   Karena ketidak transparannya tersebut maka patut diduga adanya indikasi kecurangan yang dilakukan pihak diskominfo Tubaba yang mengarah pada perbuatan melawan hukum. Perbuatan pelanggaran baik secara administratif maupun pelanggaran yang mengarah pada tindakan pidana korupsi.
   Kembali Ia menjelaskan, pelanggaran berupa administratif berawal dari adanya dugaan penambahan jumlah media masa yang awal 246 menjadi 300 lebih media. Artinya adanya pelanggaran admisitratif data dan merupakan tindakan pidana karena mark-up jumlah media, kemudian dana yang tak transparan pengelurannya secara rinci pada masing-masing media yang telah menjalin kerjasama.
   Semestinya harus transparan pula atas perjanjian awal yang ada yang telah disepakati bersama dan ditandatangani kedua belah pihak antara diskominfo dengan pihak media. Semua butuh kejelasan jangan kucing- kucingan dan bermain mata dibalik layar.
   Ichwan berharap permasalahan ini dapat segera menemukan titik tetang dan tidak berlarut- larut. Apalagi Pj. bupati Tubaba Zaidirina telah meminta tengang waktu untuk mempelajari masalah ini dan akan berkoordinasi dengan pihak dinas yang bersangkutan "Pungkasnya. *Zul

Tulang Bawang Barat - suaraharianpagi.com
   Dengan adanya berita di media online, tentang dugaan Mark' Up anggaran untuk pembangunan DAK pada Sekolah Menengah Pertama, Negri 1, (SMPN) tulang Bawang barat Lampung.
   Panglima Lempar (Lembaga Pengabdian Anak Rakyat) Propinsi Lampung, Ir. Agust Karaeng Angkat Bicara , " Menurut saya Anggara untuk pembangunan pada SMPN1 Tulang Bawang Barat, yang mana sudah tertulis dengan jelas pada plang nama pekerjaan milyaran rupiah untuk pembuatan satu unit laboratorium dan peralatannya serta 5 unit jamban beserta sanitasinya.
   Saya duga adanya unsur kesengajaan, membengkakkan pagu anggaran, untuk tujuan mencari keuntungan pribadi, atau untuk memperkaya diri, sehingga mengarah ke KKN ( Korupsi Kolusi dan Nepotisme, yang dapat merugikan ke uangan negara ," Cetus Panglims
   Oleh karena itu, Lembaga yang saya pimpin akan kawal dugaan Mark'Up Anggaran tersebut Sampai di APH (Aparat Penegak Hukum) Karna sedikitpun uang negara itu harus jelas peruntukannya, serta rincian dalam belanja modal satu persatu.
   Sekarang mari kita cek satu persatu harga bahan matrial pada bangunan yang ada, apakah sudah sesuai dengan pagu anggaran yang sudah ditetapkan oleh pihak terkait, atau sebaliknya anggaran tersebut sisa, jika sudah terperinci satu persatu saya yakin dana anggaran tersebut ada kelebihan.
   Nah jika sudah terperinci dana tersebut tidak habis untuk bangunan yang dimaksud, maka disitulah adanya dugaan unsur kesengajaan oleh pihak pihak oknum yang tidak bertanggung jawab, Karena sudah tertulis jelas pada plang nama pekerjaan nominal sebagai berikut "Nama kegiatan : Pembangunan Ruang Laboratorium IPA Beserta Perabotan, lokasi Kegiatan : UPT SMPN1 Tulang Bawang Barat, Pelaksana : Swakelola Volume Kegiatan, 1 unit Bangunan, Waktu Pelaksanaan : 120 Hari Kalender Jumlah Dana Bantuan : Rp 606.000.000 Tahun Anggaran 2022.
   Sedangkan tertulis jelas juga pada plang yang kedua yang dipasang oleh pihak sekolah, anggaran untuk pembuatan jamban sebagai berikut " Nama Kegiatan : Pembangunan jamban (Toilet) Beserta Sanitasinya, Lokasi Pekerjaan : UPT SMPN1 Tulang Bawang Barat, Pelaksana : Swakelola,  Volume Kegiatan : 5 Unit Bangunan, Waktu Pelaksanaan : 120 Hari Kalender, Jumlah Dana Bantuan : Rp 950.000.000,- Tahun Anggaran 2022.
   Oleh karena itu saya minta pada pihak yang berwenang agar dapat meng audit anggaran tersebut, secara terperinci di lapangan, jika nantinya terbukti adanya mark'up sengaja atau pun tidak sengaja agar kiranya dapat memberikan sangsi yang setimpal pada oknum oknum nakal seperti ini," Pungkasnya. *Zul

Lampung - suaraharianpagi.com
   Menyikapi pemberitaan di beberapa media online yang ada di Lampung tentang permasalahan di Dinas Komimfo Kabupaten Tulang Bawang Barat yang di duga tidak transparan nya dalam menentukan anggaran kerjasama dengan para jurnalis yang ada di Tulang Bawang Barat .
   Hal ini membuat Panglima Lembaga Pengabdian Anak Rakyat (LSM LEMPAR) Propinsi Lampung, Ir. Agust Karaeng angkat bicara,"Saya meminta kepada pihak berwenang dalam hal aparat penegak hukum untuk segera untuk segera menuntaskan skandal yang saat ini sudah menjadi konsumsi publik, selain itu meminta kepada Kepala Dinas Komimfo Tulang Bawang Barat untuk memberi klarifikasi atas dugaan tersebut," Ujar Agust .
   Masih menurut Panglima "Sudah jelas masalah ini sudah menghangat, sudah sepatut nya selaku Kepala Dinas tanggap dan sigap dalam mengatasi nya dengan memberikan klarifikasi ke publik . Sebagai orang nomor satu di Dinas Komimfo , Seharus nya beliau bersikap responsif terhadap apapun yang terjadi di Dinas yang dia pimpin , apalagi dengan permasalahan ini. Selaku Kepala Dinas harus bersikap transparan di dalam segala hal serta siap menerima kritikan demi kemajuan Dinas yang dia pimpin," Tutur Panglima.
   " Tapi sekarang Kadis Kominfo kenapa diam...? kalau memang permasalahan ini benar - benar terjadi katakan apa ada nya, kalau tidak katakan tidak, serta lakukan langkah konkrit yang berwibawa demi kehormatan, selaku Abdi negara untuk melaksanakan tugas - tugas pemerintah dengan baik dan akuntabel, serta di tuntut untuk dapat memberikan pelayanan secara tepat, cepat dan transparan," Ucap Agust 
   Lembaga Pengabdian Anak Rakyat (LSM LEMPAR), meminta kepada pihak terkait untuk segera menindak lanjuti permasalahan di Dinas Komimfo sampai ada kejelasan, jangan sampai permasalahan besar ini dibuat NGAMBANG, dalam waktu dekat ini Lembaga yang di Pimpin nya akan mengadakan Class Action (Aksi Moral) di Dinas Komimfo serta kantor Bupati," Ujar si Plontos. *Zul

Tulang Bawang Barat - suaraharianpagi.com
   Viral nya pemberitaan di media online terkait Tiga LSM yang akan melaporkan Dinas Kominfo Tubaba atas dugaan tindak pidana korupsi anggaran dana media Tahun anggaran 2022, pengacara kondang Yazmidona, S.H., M.M., M.H., CLA., siap mengawal dan mendampingi Tiga LSM tersebut ke Aparat Penegak Hukum (APH), Kamis (03/11).
   Adapun Tiga LSM yang akan melaporkan Dinas Kominfo Tubaba yakni, Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Komunikasi Pemberantas Korupsi (LSM FKPK) Kabupaten Tubaba, Lembaga Swadaya Masyarakat DPD LSM Pijar Keadilan Provinsi Lampung berserta LSM Lembaga Pengabdian Anak Rakyat (LEMPAR).
   Hal tersebut di ungkapkan oleh pengacara kondang Yasmidona, S.H., M.M., M.H., CLA., mengatakan terkait Tiga LSM yang akan melaporkan Dinas Kominfo Tubaba ke Aparat Penegak Hukum atas adanya dugaan tindak pidana korupsi terkait anggaran dana media Tahun anggaran 2022.
   "Saya siap mendampingi Tiga LSM untuk melaporkan Instansi tersebut ke Aparat Penegak Hukum (APH)," ucap Yazmidona saat memberikan tanggapan melalui pesan Whatsapp. *zul

Tulang Bawang Barat - suaraharianpagi.com
   Forum komunikasi Pemberantasan Korupsi (FKPK) Tubaba, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pijar Keadilan Propinsi Lampung, akan segera laporkan adanya dugaan tindak pidana korupsi pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) pemkab setempat. (Kamis, 3/11)
   Dugaan adanya tindak pidana korupsi tersebut, disebabkan tidak transparanya pihak diskominfo terhadap sejumlah media massa yang tergabung pada Aliansi Pekerja Pers Tubaba (APP Tubaba). Apa yang menjadi poin tuntutan dan penyampaian para anggota, melalui beberapa perwakilan tidak menemui titik tetang.
   Eri Budi Santoso yang biasa disapa Ebe itu, terkesan berbelit- belit dan tak fokus pada jawaban yang positif tentang besaran anggaran media secara terperinci dan transparan. Maka Fahrudin ketua LSM Pijar Nusantara propinsi Lampung dan Wahidin ketua Forum Komunikasi Pemberantasan Korupsi (FKPK) Tubaba, menilai adanya dugaan tindak pidana yang mengarah pada tindakan korupsi.
   "Dalam waktu tiga pekan terhitung mulai hari ini, kita tetap menunggu solusi dan jawaban dari Zaidirina pj bupati Tubaba tentang tuntutan seluruh kawan media yang tergabung pada APP Tubaba. Apabila tidak menemui solusi yang diharapkan dan tidak ada rincian yang jelas tentang anggaran dana sebesar Rp 5 milyar 90.000.000,- dan tambahan anggaran Rp 800.000,- "Ujar Fachrudin.
   Sementara menurut Wahidin selaku ketua FKPK Tubaba, dirinya akan bersama- sama Fahrudin ketua DPD LSM Pijar Nusantara propinsi Lampung untuk mengawal permasalahan yang ada. Permasalahan tidak transparanya anggaran yang ada pada diskomimfo, dan disinyalir adanya dugaan tindak pidana korupsi.
   Dirinya Wahidin bersama Fahrudin akan segera melaporkan dugaan tersebut secara resmi kepada Aparat Penegak Hukum (APH). Baik kepada pihak kepolisian maupun kejaksaan. Berkaitan dengan keuangan negara tidak boleh main- main, satu rupiah pun adanya indikasi kerugian negara maka itu adalah tindak pidana korupsi yang harus segera dilkukan pengusutan dan audit secara jelas dan terperinci "Ungkap dua sahabat itu.
   Ditempat yang sama, kembali Wahidin dan Fahrudin menambahkan harapanya kepada pihak pemerintah daerah dapat memberikan solusi dan jawaban yang pasti dan terperinci kepada anggota APP Tubaba sesuai janji Zaidirina pj bupati Tubaba dalam tiga pekan mendatang. *Zul

Tulang Bawang Barat - suaraharianpagi.com
   Sejumlah wartawan di kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), sambangi kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kabupaten setempat. (Kamis, 3/11)
   Penyambangan sejumlah wartawan datangi kantor diskominfo Tubaba tersebut bukanlah tanpa sebab. Kedatangan mereka sebagai wujud nyata lanjutan kesepakatan bersama puluhan wartawan pada tahapan agenda sebelumnya. Pada agenda sebelumnya puluhan wartawan yang tergabung pada Aliansi Pekerja Pers Tubaba (APP tubaba), untuk mempertanyakan kejelasan tentang jumlah orderan dan realisasinya. Selama ini dianggap tidak transparan dan terkesan tebang pilih.
   Puluhan wartawan yang sengaja menyambangi kantor diskominfo Tubaba itu, disambut baik oleh kadis kominfo Tubaba, Eri Budi Santoso yang akrab disapa Ebe. Dalam pertemuan itu Ebe didampingi Aidil sekretaris diskominfo serta Deswanto kabid media.
   Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam lebih itu tak membuahkan hasil. Menurut sejumlah wartawan yang tergabung pada APP Tubaba, Ebe kadis kominfo hanya memaparkan jumlah keseluruhan media sebanyak 246 media dengan jumlah anggaran dana sebesar Rp 5 milyar 90.000.000,- kemudian dana yang sudah habis semua termasuk dana tambahan sebesar Rp 800.000,- (Delapan Ratus Juta Rupiah).
   Semua anggaran dana tersebut menurut Ebe sudah ada plotnya masing- masing. Plot dalam artian sudah terealisasi semua kepada semua pihak media, namun dirinya tak dapat jelaskan berapa besaran dana yang sudah teralisasi pada masing- masing media, dan media apa saja secara terperinci.
   Karena tak puas dengan penyampaian Ebe, yang dianggap berbelit- belit dan tak berikan solusi hanya sekedar pemaparan dan omongan kosong saja, akhirnya puluhan wartawan tersebut mendatangi kantor bupati untuk menyampaikan keluhan mereka selama ini kepada Zaidirina Pj bupati Tubaba.
   Sesampainya dikantor bupati, puluhan wartawan yang tergabung pada APP Tubaba disambut baik oleh Zaidirina pj bupati, Ebe kadis kominfo, Deswanto kabid media, Bayana asisten 1, Yanto kabag tapem dan sejumlah pejabat pemkab Tubaba lainya.
   Ahamad Terpilih dan Andika, dua perwakilan dari APP Tubaba diperkenankan memasuki ruangan Zaidirina pj bupati untuk menyampaikan apa yang menjadi tuntutan dari para puluhan anggota yang tergabung.
   Sementara itu Pj bupati Tubaba Zaidirina meminta kepada puluhan wartawan melalui perwakilan Ahmad Terpilih dan Andika yang dipercaiyai dalam waktu secepatnya dan paling lambat tiga minggu kedepan untuk mempelajari permasalahan yang menjadi tuntutan dan memberi jawaban. Namun dirinya pj bupati Zaidirina juga menambahkan akan membantu anggota para peserta yang tergabung pada APP Tubaba asalkan keuangan diskominfo masih cukup dan ada, saat ini sedang proses dan akan diupayakan "Tutupnya. *Zul

Tulang Bawang Barat - suaraharianpagi.com
   SMA Negeri 1 Tulang Bawang Tengah (TBT) Gelar Upacara Bendera dalam rangka peringati Hari Sumpah Pemuda yang Ke-94 tahun 2022 dengan Inspektur Upacara Kepala Sekolah SMAN 1 TBT Rudi Cahyono,  di halaman Sekolah. Jum'at (28/10)
   Dalam sambutannya, Rudi mengatakan," selain memperingati Hari Sumpah Pemuda, juga sebagai bahan pelajaran dan renungan kita semua, dan khususnya bagi para siswa agar dapat membangkitkan semangat, kecintaan pada negeri, dan menghargai para pejuang-pejuang yang dahulu.
   Alhamdulillah kegiatan peringatan hari sumpah pemuda berjalan dengan lancar.Kegiatan ini sebagai wujud Apresiasi generasi muda pad SMAN 1 TBT Untuk mengembangkan bakat, semua bentuk persiapan itu sendiri dari panitia (OSIS) Organisasi Siswa Intra Sekolah, ini sedangkan para dewan guru hanyalah menjadi Koordinator yang mengkoordinir jalannya kegiatan," jelas Rudi.
   Lanjut Rudi, Momentum hari sumpah pemuda yang di peringati pada hari ini, harus mampu menjadi perekat persatuan kita semua sebagai bangsa Indonesia, mari kita bersama-sama bangkit melawan mawabah setelah pandemi, mari kita bangkitkan, mewujudkan pertumbuhan ekonomi bangsa Indonesia dan daerah daerahnya yang maju dan kokoh melalui kewirausahaan mulai dari pemuda pemuda pemersatu bangsa nantinya.
   " Karena Para siswa sebagai generasi penerus bangsa, dapat menghargai perjuangan tokoh pemuda yang telah mendeklarasikan sumpah pemuda, dengan berkomitmen menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan meningkat ketaqwaan, belajar dengan penuh semangat sehingga dapat mewujudkan cita-cita bangsa," Pungkasnya.
   Kegiatan di tutup dengan persembahan kesenian, siswa SMAN 1 Tulang Bawang Tengah kabupaten Tulang Bawang Barat, berupa tarian tradisional, serta puisi-puisi dan menyanyikan lagu tentang perjuangan - perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.
   Kegiatan ini melibatkan, seluruh siswa Dewan Guru, staf SMAN 1 TBT serta tamu Undangan lainnya. *Zul













Tulang Bawang Barat - suaraharianpagi.com
   Tak ingin sekedar wacana dan hanya omongan saja, puluhan wartawan dari berbagai media massa yang tergabung dalam Aliansi Pekerja Pers Tubaba (APP Tubaba), nampaknya telah menyiapkan energi dan sejumlah persiapan yang cukup matang untuk melakukan aksi damai beberapa hari mendatang. (Kamis, 27/10)
   Namun, ada perubahan waktu yang telah disepakati bersama mengenai aksi damai yang akan dilakukan. Yaitu penundaan waktu, dan pengalihan titik lokasi aksi damai. Semula sesuai jadwal awal hasil rapat bersama pada hari Rabu, 26/10
   Bahwa pada hari Kamis, 27/10 beberapa perwakilan mengantarkan surat pemberitahuan tentang aksi damai kepada pihak berwajib dan pihak lainya. Setelah itu sesuai kesepakatan bersama anggota APP Tubaba pada hari Senin, 31/10 langsung melakukan aksi damai di halaman kantor diskominfo Tubaba.
   Hal tersebut diungkapkan Ari Irawan, S.H. sekretaris mendampingi Ahmad Terpilih ketua APP Tubaba. Dirinya menjelaskan perubahan jadwal yang ada hanyalah perubahan waktu dan titik lokasi aksi saja bukan penundaan untuk tidak terlaksananya aksi.
   Kembali Ari Irawan, S.H. sekretaris APP Tubaba menjelaskan hal tersebut yang dirinya mendampingi Ahmad Terpilih Ketua APP Tubaba, semula sesuai rencana awal aksi pada Senin, 31/10 dirubah menjadi Selasa, 1/11. Kemudian perubahan pengalihan titik lokasi aksi, yang semula direncanakan di halaman dinas kominfo Tubaba, dialihkan ke halaman gedung pemerintah daerah (pemda) Tubaba.
   Sementara tujuan aksi damai tertuju kepada Sekda Tubaba yang merupakan Ketua Tim Panitia Anggaran Daerah (TPAD) Kabupaten Tubaba. Alasanya agar persoalan pengelolaan anggaran belanja media massa semakin terbuka, baik pos anggarannya maupun sasarannya.
   “Sekretaris daerah (Sekda), atau Ketua TPAD Kabupaten Tubaba yang tentunya memiliki tanggungjawab secara utuh berkaitan dengan pengelolaan APBD. Mulai dari perencanaan, pembagian program kerja, realisasi anggaran, dan bahkan pertanggungjawaban “Ujar Ari menutup pembicaraanya. *Zul/tim

Tulang Bawang Barat - suaraharianpagi.com
   Kali ini tak main- main, puluhan Jurnalis yang bertugas di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), yang tergabung di dalam Aliansi Pekerja Pers Tubaba melakukan rapat lanjutan tentang perencanaan aksi damai yang akan dilakukan beberapa hari mendatang, Rabu (26/10).
   Puluhan wartawan yang tergabung pada Aliansi Pekerja Pers Tubaba (APP Tubaba), sebelumnya telah melakukan rapat yang pertama kalinya pada hari Minggu (23/10). Pada hari ini adalah merupakan lanjutan rapat yang kedua untuk pemantapan pra aksi damai.
   Rapat yang dilakukan itu, masih dipusatkan pada tempat yang sama yaitu dikediaman Ahmad Terpilih kabiro KejarFakta.com Kabupaten Tubaba.
   Dalam rapat tersebut masing- masing peserta rapat yang hadir pada acara tersebut saling shering dan menyampaikan pendapat, serta masukan mengenai pra persiapan pra aksi mendatang.
   Sementara untuk jadwal dan kepastian aksi damai yang akan dilakukan di kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tubaba mendatang, akan dijadwalkan kemudian setelah semua administrasi dan surat izin kepada pihak berwajib serta tembusan telah selesai.
   Secara garis besar dalam tuntutan puluhan Jurnalist Tubaba, yang akan disampaikan pada aksi damai mendatang adalah berkaitan dengan anggaran. Selain itu pula, mengenai akun E-media yang hingga saat ini tidak dapat diakses tidak dapat dibuka oleh para Jurnalist yang melakukan kerjasama dengan pihak Pemerintah Daerah dengan pihak Diskominfo.
   Ketimpangan dan ketidakadilan yang dianggap puluhan Jurnalis yang telah melakukan kerjasama mengenai ketimpangan dan kesenjangan antara media satu dengan yang lainnya.
   Adanya kebijakan yang tidak memihak berdasarkan lobby- lobby kedekatan, bukan berdasarkan kriteria klas media yang seharusnya dilakukan pihak Diskominfo.
   Pihak Diskominfo hanya mengumbar janji namun realisasinya tidak sesuai dengan komitmen yang disepakati. *Zul

Tulang Bawang - suaraharianpagi.com
   Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulang Bawang gelar Rapat paripurna DPRD Kabupaten Tulang Bawang Dalam Rangka Pengumuman Usul Pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Tulang Bawang masa jabatan 2017 – 2022 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Tulang Bawang. Rabu (26/10)
   Rapat Paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Tulang Bawang, Wakil Ketua DPRD Tulang Bawang, danAnggota DPRD Tulang Bawang dan Pada kesempatan ini Bupati Tulang Bawang Ibu Dr Hj Winarti SE.,MH hadir dengan didampingi oleh Forkopimda Plus Kabupaten Tulang Bawang, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang ,Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator di Lingkup Pmmerintah Kabupaten Tulang Bawang, Camat,Lurah dan Rekan-rekan Pers Tulang Bawang.
   Bupati Winarti mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua Pihak terutama Legislatif yang secara optimal telah mendukung terlaksananya 25 Program BMW Tulang Bawang yang telah dicanangkan dalam RPJMD Tulang BawangTahun 2017-2022
   “25 Program BMW Tulang Bawang yang lahir dari serapan aspirasi masyarakat dengan didukung oleh seluruh anggota legislatif selalu fokus dan berkomitmen sesuai RPJMD 2017 – 2022 Kabupaten Tulang Bawang. Sinergitas antara eksekutif dan legislatif dalam menyukseskan 25 Program BMW Tulang Bawang ini merupakan bentuk pelayanan Optimal untuk rakyat” Ujar Bupati Winarti
   Lanjut Bupati Winarti “Keberhasilan dalam penanganan Stunting yang pada 2018 ada di rentang 32,49 persen menjadi 9,5 persen di tahun 2021, Melampui target nasional yang ada di rentang 14 persen sehingga menempatkan Kabupaten Tulang Bawang sebagai Kabupaten Terbaik kelima Nasional merupakan prestasi emas yang patut dibanggakan kita bersama. Selain itu Penghargaan Ombudsman dengan pelayanan Publik terbaik di Provinsi Lampung dan banyak torehan prestasi lain tentu membuktikan bahwa Kualitas kinerja kita benar-benar maksimal. Dalam situasi seperti saat ini kita pun harus mengakui bahwa masih banyak kekurangan yang harus dibenahi dan semoga kita semua senantiasa sehat,kompak dan terus bergotong royong sehingga program yang telah dicanangkan dapat terealisasi dengan sangat baik”
   Sebelum menutup sambutannya Bupati Winarti mengingatkan kepada semua yang hadir untuk terus fokus dan meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan serta gotong royong sehingga ancaman-ancaman kedepan termasuk situasi yang sulit karena inflasi dapat ditanggulangi dengan baik dan Kabupaten Tulang Bawang tetap kuat serta mampu bangkit dengan cepat meraih Keberhasilan Pembangunan sesuai visi dan misi Sai Bumi Nengah Nyappur. *Zul

Tulang Bawang Barat - suaraharianpagi.com
   Terkait dengan Dugaan Marp'Up Anggaran Pembangunan Swakelola pada sekolah SMPN1 Tubaba, yang sebelumnya telah diterbitkan kamis, (6/10) berjudul Diduga Kepala Sekolah dan PPTK Mainkan Anggaran Pembangunan.
   Pada hari Sabtu (8/10) wartawan suaraharianpagi.com bertemu dengan Kepala Sekolah SMPN 1 Tulang Bawang Bapak Nur Hamid di Kantornya. Saat di konfirmasi Nur Hamid tidak mau di rekam, dimana Nur Hamid merasa bingung dengan pekerjaan pembangunan laboratorium dan jamban.
   Sekedar shearing saja ya mas, kesalahan pekerjaan pembangunan ini dimana? Biar saya tau kesalahannya dimana, karena pihak sekolah mendapatkan bantuan pembangunan tersebut untuk melaksanakan saja dan untuk masalah RAB dan Anggaran sesuai petunjuk Diknas”, jelas Nur Hamid.
   Masih Nur Hamid, Kami pihak sekolah SMPN1 ini hanya membuat Banner atau papan pekerjaan saja dimana isinya sudah ada Draf/Konsep dari Dinas Pendidikan atau Dinas PU Mas. Saya bingung membaca berita dari mas Bahwa saya dan PPTK pelaksana pekerjaan diduga Mar'Up kan Anggaran pembangunan, jadi pertanyaan saya bagaimana kami bisa mark'up kan anggaran tersebut, kalau semua yang buat pagu anggaran dan RAB dari Diknas," Jelasnya.
   Dengan anggaran pembangunan yang begitu fantastis, diduga adanya oknum-oknum tertentu yang mungkin meminta upeti atau setoran dari anggaran tersebut. Ketika awak media menanyakan terkait dugaan adanya pungutan tersebut kepada Kepala Sekolah dan dengan jelas di jawab anggaran semua masuk ke rekening sekolah todak ada potongan sedikitpun.
   " Kalau untuk anggaran tersebut semuanya masuk di rekening sekolah tidak ada potongan sedikitpun, semua dana tersebut utuh masuk di rekening sekolah ini, sekali lagi semua dana anggaran tersebut masuk di rekening sekolah,”ucapnya.
   Kalau masalah setor atau upeti mending masalah yang ini tidak usah di bahas, kita Rekot saja bagian yang ini dan saya tidak mau bahas masalah itu. Untuk anggaran pembuatan 5 unit jamban itu, saya juga heran kok besar. Maaf saya ini pimpinan pondok dan saya juga saat ini lagi membangun pondok, berarti saya juga tau semua harga matrialnya. Dengan anggaran pembangunan ini saya juga heran mas, tapi itu dari dinas bukan saya yang menganggarkan Pagu Anggaran nya," Ujar Kepsek Sambil tertawa.
   Dengan anggaran yang sangat fantastis dengan jumlah Rp 1.556.000.000. (Satu Milyar Lima Ratus Lima Puluh Enam Juta Rupiah) dimana Hanya Untuk pembangunan 1 Ruangan Laboratorium beserta perabotannya, senilai Rp 606.000.000. sedangkan untuk 5 unit jamban beserta sanitasinya senilai Rp 950.000.000. Diduga adanya pembengkakan anggaran dimana untuk mencari keuntungan dari penerimaan bantuan pembangunan yang anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2022.
   Dilain hari, awak media datang ke Dinas pendidikan Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kamis (20/10) demgan tujuan konfirmasi kepada Kepala Bidang yang menanganani yaitu Godhi selaku Kepala Bidang sarana dan prasarana, akan tetapi yang bersangkutan belum datang.
   Sampai berita ini di terbitkan kembali, belum ada keterangan dari pihak Dinas Pendidikan. Dimana sebelumnya setelah tayang pemberitaan yang pertama, awak media sudah menghubungi Sekretaris Dinas Pendidikan melalui WhatsApp. Jum’at (7/10). Akan tetapi tidak ada tanggapan seakan enggan memberi penjelasan karna pesan itu bertanda ceklis dua biru dimana tanda bahwa pesan itu telah dibuka. *zul



Tulang Bawang Barat - suaraharianpagi.com
   Puluhan insan pers yang tergabung pada group Pers Tubaba bersatu Tulang Bawang Barat (Tubaba), lakukan rapat pemantapan aksi damai. Rapat tersebut bertujuan untuk saling shering sesama insan pers yang tergabung dan mengatur langkah, serta starategi tentang aksi yang akan dilakukan mendatang. Minggu, (23/10)
   Kegiatan pertemuan sekaligus silaturahmi bersama sesama insan pers itu dilaksanakan dikediaman Ahmad Terpilih kabiro Kejar Fakta Tubaba. Banyak hal yang dibahas dan diperbincangkan dalam pertemuan itu.
   Diantaranya mengenai agenda yang akan dilakukan mendatang yaitu aksi damai. Aksi yang akan diselengarakan oleh perwakilan insan pers Tubaba bersatu dalam menuntut hak- hak mereka tentang kejelasan anggaran kerjasama anatara pemkab Tubaba melalui dinas kominfo dengan pihak perusahaan media.
   Selain itupula meminta kejelasan tentang anggaran media yang nominalnya cukup fantastis sebesar 6,5 milyar akan tetapi hingga saat ini kejelasanya berapa nominal besaran dianggap tak merata. Sehingga dianggap adanya dugaan korupsi ditubuh diskominfo Tubaba.
   Tak hanya itu, puluhan insan pers juga menginginkan dalam agenga aksi damai mendatang untuk meminta kerjasama pihak perusahaan media dengan pihak sekretariat DPRD Tubaba untuk tidak dijadikan satu dapur anggaran dengan diskominfo. Karena menurut puluhan insan pers yang tergabung hal tersebut tidak logis dan tidak mendasar, dalam dua rumah tangga dipusatkan pada satu dapur. *Zul

Tulang Bawang - suaraharianpagi.com
   Penyerahan Bantuan Beasiswa Kualifikasi S-1 Guru PAUD, Penyerahan Hibah Uang Kepada Rumah ibadah & UMKM serta Ramah Tamah Bupati Winarti bersama RT/ RW,Sekdes dan APDESI Kabupaten Tulang Bawang
   25 Program BMW Tulang bawang terus bergerak melengkapi kesempurnaan Program Pro rakyat yang diusung Bupati Tulang bawang Dr Hj Winarti SE MH dikesempatan winarti lagi-lagi melaksanakan Penyerahan Bantuan Beasiswa Kualifikasi S-1 Guru PAUD, Penyerahan Hibah berupa Uang di Rumah Ibadah & UMKM. Acara ini diselenggarakan di Ruang rapat Mall Pelayanan Publik (MPP) Lingkup Pemda Baru yanh terletak di Tiuh Tohow, Minggu 17 Oktober 2022
   Bantuan beasiswa Kualifikasi S-1 Guru PAUD pada tahun 2022 sebanyak 35 orang.Terhitung sejak 2018 hingga 2022 saat in , jumlah penerima bantuan beasiswa Kualifikasi S-1 Guru PAUD sebanyak 225 orang dengan total nominal Rp 3.500.000.- per orang.
   Bantuan Rumah ibadah, serta bantuan UMKM Batik tulis Shiha Ali Penawar Tama di serahkan oleh Bupati Winarti, yang didampingi oleh Asisten 1 bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Tulang Bawang dan para pejabat tinggi pratama di lingkup Pemerintah kabupaten tulang bawang
   Pada kesempatan ini Bupati Winarti menyampaikan bahwa Perhatian Pemerintah kabupaten Tulang bawang terhadap Para Guru, Pemuka Agama, Fasilitas rumah ibadah, toleransi Peribadatan dan perkembangan UMKM sangat tinggi terbukti dengan bantuan dan fasilitas yang diberikan Pemerintah kabupaten tulang bawang melalui 25 Program BMW tulang bawang yang selalu berpegang pada komitmen kuat pada pelayanan masyarakat.
  "Terus bergerak, belajar untuk mengembangkan potensi yang ada bagi para guru agar dapat memberikan sumbangsih terbaik bagi kemajuan dunia pendidikan yang ada di Kabupaten Tulang bawang" Ujar Winarti
   "Hal ini tidak mudah namun berbekal dukungan kuat dari Pemerintah kabupaten Tulang bawang, saya yakin para guru mampu berbicara banyak melalui prestasi terbaik sehingga anak didiknya bisa menjadi generasi emas bagi Kabupaten Tulang bawang", Ujarnya
   "Bantuan dari Pemerintah kabupaten Tulang bawang melalui 25 Program BMW Tulang bawang, program yg pro rakyat ini harus terus disyukuri dan menjadi pemantik semangat gotong royong dan persatuan serta kesatuan hingga mampu memberi dampak positif bagi terwujudnya visi misi untuk memajukan Kabupaten Tulang bawang." Pungkas Srikandi Tulang bawang ini.
   Selanjutnya Bupati Tulang bawang. Dr Hj Winarti SE MH melaksanakan ramah tamah bersama para ketua RT, RW, sekdes dan APDESI se-Kabupaten Tulang Bawang di Mall Pelayanan Publik (MPP) hari ini.
   Bupati terus mengapresiasi upaya para pamong masyarakat dalam melaksanakan upaya pelayanan pada masyarakat Kabupaten Tulang bawang dan terus mensupport sehingga apa yang menjadi Kendala dalam upaya pelayanan dapat tercover dengan baik sehingga pelayanan masyarakat dapat berjalan optimal.
   Melalui momentum ini juga Bupati Winarti mengingatkan kepada RT, RW sekdes, APDESI yang hadir untuk terus kompak, bersatu dalam sigap menghadapi inflasi global yang dampak nya mulai dirasakan dinegara kita.
   "Saya minta kepada seluruh rakyat untuk menanam tanaman pendamping beras yang dapat menguatkan ketahanan pangan kita. Dampak inflasi ini begitu serius yang saat ini mulai dirasakan diberbagai negara. Warisan budaya kita gotong royong akan manjadi senjata jitu yang akan menguatkan, membangkitkan negara kita jauh lebih cepat." Ujarnya
   "Hal yang tidak kalah pentingnya dalam pelayanan masyarakat adalah, bagaimana bapak ibu para pamong masyarakat yang sudah diberikan kepercayaan oleh rakyat dapat meningkatkan pelayanan masyarakat serta tertib administrasi sehingga data kependudukan kabupaten Tulang bawang menjadi semakin baik dan otentik. Fasilitas berupa sepeda motor dan sebagainya tentu menjadi faktor pendukung yang diharapkan mampu mengupgrade profesionalitas sehingga upaya yang dilaksanakan dapat berjalan optimal, segera akan dikeluarkan surat keputusan Bupati untuk kenaikan insentif RT/RW/BPK/ Kepala dusun" lanjut Bupati Winarti yg disertai tepuk tangan oleh para aparatur yang berkesempatan hadir. *Zul

Tulang Bawang Barat - suaraharianpagi.com
   Pembangunan 1 unit Laboratorium IPA dan perabotannya dan 5 unit bangunan Jamban (Toilet) Sekolah Menengah Atas Negri 1 (SMPN) Tulang Bawang Barat, diduga adanya Marp'Up Anggaran.
 Pasalnya bangunan tersebut menghabiskan anggaran sangat fantastis besar seperti yang telah tertulis pada dua Papan Proyek Pekerjaan yang dipasang oleh pihak sekolah.
   Tertulis Masing-masing anggaran untuk pekerjaan pembangunan 1 unit Ruangan Laboratorium IPA beserta perabotannya terpampang dengan nilai anggaran Rp. 606.000.000. Sedangkan pekerjaan 5 unit bangunan Jamban (Toilet) beserta sanitasinya sebesar Rp. 950.000.000. Anggaran Tahun 2022 dengan sistem pekerjaannya swakelola dengan waktu 120 hari kalender. 
   Saat akan dikonfirmasi kepala sekolah SMPN1 Tulang Bawang Barat NH tidak ada dikantornya. Selasa (4/10)
   Tidak berhenti hari itu, Rabu (5/10) wartawan suaraharianpagi.com mencoba mendatangi kembali SMAN 1 Tulang Bawang Barat untuk mengkonfirmasi Kepala Sekolah terkait pekerjaan pembangunan yang sedang di kerjakan. Namun sangat disayangkan Beliau lagi-lagi tidak ada di kantor hanya bertemu dengan security. 
   Saat ditanya keberadaan Kepala Sekolah dan siapa PPTK pelaksana pekerjaan, dia hanya menjawab Kepala Sekolah keluar dan untuk PPTK tidak tau siapa. Lebih lanjut di tanya soal berapa jumlah bangunannya security tersebut menjaeab jika sudah ada papan proyek.
 Kepala Sekolah sedang keluar, gak tau keluar kemana, dan untuk PPTK pelaksana pekerjaan bangunan saya tidak tau siapa, soal berapa jumlah bangunan ya itu kan ada papan proyek pekerjaannya, ya pastinya sesuai dengan yang ada di plang itu," Jawab AS.
   Dengan anggaran yang sangat fantastis besar, pada pembangunan tersebut, Dugaan kuat Kepala Sekolah SMPN 1 Tulang Bawang Barat dengan PPTK Pelaksana kegiatan pembangunan telah bersekongkol Marp'Up kan Anggaran dengan tujuan Untuk Mencari Keuntungan dari pekerjaan yang ada saat ini.
   Sampai diterbitkannya berita ini, Kepala Sekolah dan PPTK pelaksana tidak bisa ditemui untuk dimintai keterangan tentang bangunan tersebut. *Zul


Tulang Bawang - suaraharianpagi.com
   Sekretaris Daerah Kabpaten Tulang Bawang, mewakili Bupati Tulang Bawang Winarti hadiri Restocking 1 juta Benih Bibit Ikan Endemik di perairan Kuala Dente Teladas Kecamat Dente Teladas Kabupaten Tulang Bawang Lampung.
   Ikan bandeng dan ikan kakap merah yang selama ini menjadi primadona di perairan Kuala Teladas kini semakin terbas setok dan keberadaannya, hal ini disebabkan maraknya pola tangkap ikan yang tidak sesuai aturan serta tidak pernah filakukan upaya pelestariannya dengan cara menambah jumlah bibit ikan yang ada pada perairan tersebut.
   Oleh karna itu Gubernur Lampung berupaya melastarikan ikan Ir.Arinal Djunaidi menginisiasi kegiatan Restocking1 juta ekor benih ikan Endemik yang terdiri dari benih ikan bandeng dan benih ikan kakap merah. Acara ini dilaksanakan di perairan Kuala Telas. Selasa (4/10)
   Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang diwakili Bapak Ir. Kusnardi, M.Agr.E.C selaku Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, menyatakan,' Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan stok ikan asli daerah tersebut, saya harap kelak dapat meningkatkan kemakmuran serta kesejahteraan penduduk. Ujarnya.
   Dalam kegiatan ini turut hadir bapak Ismet Roni Anggota komisi IV DPRD Provinsi Lampung beserta beberapa pejabat tinggi pratama di lingkup Pemerintah Provinsi Lampung.
   Sekda Daerah Kabupaten Tulang Bawang, Ir. Antoni MM. Yang mewakili Bupati Tulang Bawang, Hj.Winarti SE.MH, juga didampingi oleh Asisten bidang perekonomian dan Pembangunan Dr. Pahada Hidayat serta pejabat tinggi Pratama di lingkup Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang.
  BSekda tuba Mengucapkan terima kasih yang setinggi tingginya kepada gubernur Lampung Bapak Ir. Arinal Junaidi yang telah memilih Kabupaten Tulang bawang menjadi salah satu fokus kegiatan Restocking benih ikan endemik pada tahun 2022.
   Kegiatan ini tentu menjadi stimulan yang luar biasa bagi perkembangan dunia perikanan kabupaten Tulang bawang.
   "Kebijakan yang sangat luar biasa dicetuskan oleh Bapak gubernur Lampung dengan melaksanakan Restocking 1 juta ekor benih ikan endemik di Perairan Kuala Dente teladas pada hari ini.
   Tentu hal ini sangat membanggakan bagi Pemerintah kabupaten Tulang bawang serta seluruh Masyarakat kabupaten Tulang bawang karna bapak gubernur berkenan melaksanakan kegiatan ini di tempat kami. semoga bibit ikan ini kelak menjadi sangat melimpah dan meningkatkan kesejahteraan bagi warga masyarakat perairan Kuala dan dente teladas pada umumnya " Ucap Sekda bapak Anthoni.
   Masih Kata Sekda Tulang Bawang "Dalam kesempatan ini saya juga berharap kepada masyarakat untuk menjadi nelayan yang baik,cerdas dan bijak dalam melaksanakan rutinitas nya. jangan menggunakan cara - cara lama yang tentu merusak alam dan sumber daya yang ada.
   Mari bergotong royong memperbaiki semua sehingga laut kita, perairan kita, sungai kita tetap terjaga dan menjadi mutiara sumber kesejahteraan kita semua," Pungkasnya. *Zul

Tulang Bawang - suaraharianpagi.com
   Bupati Tulang Bawang Dr. Hj. Winarti, SE, MH yang didampingi oleh ketua Bantuan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Tulangbawang Ustadz Yantori, memberikan bantuan Bedah Rumah tahap II Tahun 2022 sebanyak 9 Unit, di Kecamatan Menggala Kabupaten Tulangbawang, Lampung, Senin (03/10).
   Dalam penyerahan ini Ketua BAZNAS Ustadz tulang bawng, Yantori menjelaskan, jumlah bedah rumah, untuk masyarakat kecamatan Menggala 3 unit, kecamatan Banjar Margo 3 unit, kecamatan Rawajitu Selatan 2 unit, kecamatan Rawajitu Timur 1 unit, pada tahap II tahun 2022.
   “ Saya harap bagi masyarakat yang mendapatkan bantuan, semoga menjadi barokah buat keluarga dan untuk semua,” Ungkap Ustadz Yantori.
   Sementara itu Bupati Tulang Bawang Winarti dalam sambutannya mengatakan, “ Program bantuan bedah rumah ini diinisiasi kan oleh BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang bekerjasama dengan Pemkab setempat, program ini alhamdulillah berjalan dengan sangat baik dan mendapat animo, luar biasa dari masyarakat,” Ucap Bupati Winarti.
   Masih kata Winarti," program bantuan ini sudah berjalan selama 4 tahun dari tahun 2018 – 2022 BAZNAS sudah merealisasikan 56 unit rumah dan pemerintah kabupaten Tulang Bawang sudah merealisasikan 1101 rumah, yang sudah di bedah.
   “Sedangkan pada tahun 2022 ini, target bedah rumah BAZNAS sudah capai target sebanyak 20 unit,” jelas Winarti.
   Pada kesempatan itu, tampak Bupati Winarti memiliki ikatan emosional yang sangat dekat dengan masyarakat. Ia juga terus berupaya melakukan yang terbaik demi masyarakat Tulang Bwang.
   “Harapan kita semua, masyarakat yang ada di Sai Bumi Nenggah Nyappur, ikhlas baik yang diberikan bantuan bedah rumah dari BAZNAZ maupun yang menerima. Program ini merupakan bagian penting yang masuk dalam 25 program Bergerak Melayani Warga (BMW) Pro-Rakyat,” pungkas mantan Ketua DPRD Tulang bawang dua periode ini.
   Pada acara penyerahan ini Bupati Winarti memberikan bantuan secara pribadi dengan memotong uang gajinya pada bulan Oktober sejumlah Rp 5.000.000., untuk Ibu Genem dan Ibu Sulastri untuk keperluan isi rumah.
   Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kemenag, Camat, Dandim 0426, Polres, Forkompinda plus dan masyarakat penerima bantuan Bedah Rumah. * Zul

Tulang Bawang - suaraharianpagi.com
   Dalam rangka menyambut HUT TNI ke-77 Bupati Tulang Bawang Winarti ikut Gowes sepeda bersama TNI, Polri pemkab Tuba, Komunitas Sepada gowes dan masyarakat Tulang Bawang.
   Kemeriahan menyelimuti kegiatan Gowes bersama, yang di inisiasikan oleh Kodim 0426 Tulang Bawang dalam rangka menyambut Hari Jadi TNI yang Ke-77 di tahun 2022 dilaksanakan di Makodim 0426 Tulang Bawang Minggu (2/10)
   Acara tersebut diberi tema " TIN ADALAH KITA" yang diikuti sedikitnya 800 Peserta berasal dari Kodim 0426 tulang bawang, TNI AU Lanud M Bun Yamin, Polres Tuba Pemkab Tulang Bawang, komunitas seoeda serta Masyarakat tulang Bawang, ini berjalan dengan sukses.
   Acara diawali dengan senam kreasi kemudian dilanjutkan dengan gowes bersama, dengan rute sepanjang 11 Km dengan start dari Makodim 0426 Tulang bawang menuju Kampung Rengas cendung Menggala selatan - Kantor Bupati Tulang bawang - Terminal menggala - Bujung tenuk dan kembali lagi finish di Makodim 0426 Tulang Bawang.
   Bupati Tulang bawang ibu Dr Hj Winarti SE MH hadir dengan di dampingi oleh Forkopimda plus Kabupaten Tulang bawang, jajaran pejabat tinggi pratama di lingkup Pemerintah kabupaten Tulang bawang.
   Winarti menyatakan sangat antusias dan Bahagia melihat animo para peserta yang begitu tinggi. Dalam kesempatan ini Winarti mengucapkan selamat kepada TNI yang merayakan hari jadi ke-77 Tahun 2022 dengan harapan semoga TNI semakin jaya.
   "Selamat kepada TNI yang telah merayakan hari jadi TNI yang ke-77 pada tahun 2022, Semoga TNI senantiasa bersinergi dengan Pemerintah, kabupaten tulang bawang mari bersama bergotong royong menciptakan suasana yang aman dan kondusif, sehingga tercipta persatuan dan kesatuan bagi negara republik Indonesia ini, sesuai Amanat Pancasila dan UUD 1945" Ujar Bupati winarti
Ditempat yang sama Dandim 0426 Kabupaten Tulang bawang, Letkol Triano Iqbal S.Ip M.Si dalam kesempatan ini juga menyampaikan rasa terima kasih nya, atas kehadiran Bupati Tulang bawang, Dr Hj Winarti SE MH, dan dia menyatakan untuk terus bersinergi terus menyatu dengan Pemerintah dalam upaya memajukan daerah.
   " Terima kasih kepada Ibu Bupati Tulang Bawang, Forkopimda plus Kabupaten Tulang bawang dan semua undangan. Saya sangat bersyukur dan terharu melihat antusiasme dalam kegiatan ini. TNI akan senantiasa bersinergi dengan Pemerintah demi memajukan Daerah Kabupaten Tulang bawang" Urai Dandim.
   Acara ini semakin meriah dengan adanya pembagian hadiah (doorprize) berupa dispenser, magic com, kulkas, sepeda gunung, hingga hadiah utama 1unit sepeda motor kepada peserta Gowes sepeda, yang di ikuti oleh berbagai unsur. *Zul

Tulang Bawang - suaraharianpagi.com
   Erlinda, warga Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, mengeluhkan kondisi anaknya yang mengalami infeksi paru-paru dan keterlambatan perkembangan tubuh. Ditambah lagi kondisi ekonominya yang tidak mampu, bahkan selama ini belum pernah mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah.
   Dikatakan Erlinda selaku ibu kandung, pertumbuhan anaknya tidak sesuai dengan usianya. Sudaj berbagai upaya pengobatan dilakukan. Mulai dari fisioterapi dan pengobatan rutin lainnya. Hal itu hanya menguras kantong keluarganya. Sementara kondisi ekonomi keluarganya sangat minim.
   “Anak kami Zaskia ini butuh biaya untuk Fisio terapi dan pengobatan lainya, semantara ekonomi kami sangat minim,” Jelasnya.
   Dia berharap kepada instansi terkait agar lebih peduli dengan kondisi keluarganya. Erlinda mengakui, pihak dari Puskesmas setempat pernah memberikan Biskuit dan susu. Namun Zaskia butuh penangan kusus lebih lanjut.
   Masih kata Erlinda, kami hanya sebagai pedagang kecil yang berjualan depan kontrakan. Pendapatannya sehari-hari tidak sesuai dengan pengeluaran. Terlebih lagi dampak pandemi Covid -19, dan kenaikan harga BBM semuanya menjadi barang kebutuhan pokok melonjak harganya.
   “Maka dari itu kami juga berharap kepada pemerintah agar dapat memberi bantuan modal buat usaha sehari-hari,” Ungkapnya, Kamis (29/09).
   Sementara itu, Ketua RT.04/RK.04, Syafrudin mengakui kondisi ekonomi keluarga Erlinda sangat minim. Menurut Syafrudin, selama ini Erlinda tidak pernah dapat bantuan sosial baik PKH maupun BLT.
   Kalau kita lihat secara seksama, Erlinda sangat layak dapat bantuan, dan di tambah lagi kondisi anaknya yang lagi sakit,” Tutupnya. *Zul

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget