Halloween Costume ideas 2015
Articles by "Sampang"



3 Tahun Jadi Korban "PHP" Travel Haji & Umroh
Sampang - ( suaraharianpagi.com
   Bahagia karena niat menunaikan ibadah haji sudah didepan mata,  ternyata malah menanggung malu karena gagal berangkat,  mungkin pribahasa itulah yg pas bagi keluarga salman alfarisi,  tiga (3) tahun sudah menunggu janji pihak travel,  namun nyata nya janji tinggal janji, mendengar kabar 18 agustus berangkat keluarga al farisi Desa torjun  kac. Torjun ini mengelar acara selametan bahkan sampai menyembelih satu ekor sapi, namun naas sampai hari ini keluarga salman alfarisi tidak jua berangkat. Merasa ada yang janggal jumat (25-08-2017) keluarga alfasisi yang di dampingi koorlap lembaga GPN (sahidi) mencoba menghubungi fihak travel untuk konfimasi masalah ini tapi pihak penanggung jawab yang diketahui sebagai pengasuh pondok pesantren di desa SOGIYEN tidak ada di tempat. Hanya menantunya yang menemui pihak keluarga salman alfarisi.
   Kyai sedang ada di jakarta mas, dan untuk masalah ini mohon maap saya tidak tau jadi sekali lagi maap saya tidak bisa menjelaskan apa-apa. Ungkap menantu kyai tersebut yang diketahui asli warga pesuruan,
   Koorlap GPN (sahidi) menjelaskan bahwa lembaga hanya memberi pendampingan saja, pasalnya saat ini sudah banyak penipuan berkedok jasa travel, Berhubung saat ini adalah musim haji takut dijadikan bahan untuk melakukan penipuan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Imbunya
   Kami dan Keluarga sampai saat ini masih menunggu konfirmasi dari pihak travel jika dalam waktu dekat ini masih tidak ada kejelasan maka masalah ini akan saya bawa ke jalur hukum. Tangkas salman alfarisi
Reporter : Zyan
Editor.     : ratna



Bupati Sampang Lepas 10 Bus Jemaah Haji Kloter 57
Sampang - SHP
    Sebanyak 551 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Sampang yang terbagung dalam kelompok terbang (Kloter) 57 diberangkatkan oleh Bupati Sampang, H. Fadhilah Budiono, selasa malam (15/8/2017) pukul 19.00, menuju asrama Haji Sukolilo Surabaya.
   Pemberangkatan dilaksanakan di dua lokasi. yakni di depan pendopo bupati setempat sebanyak 438 JCH dalam 9 bus, dengan di saksikan seluruh Forkopimda, dan 113 JCH sisanya dalam 1 bus dari Kecamatan Ketapang.diberangkatkan rabu (16/8/2017) dini hari pukul 04.00 wib
   Sesuai jadwal pemberangkatan bagi JCH 1438 H, untuk kloter 57 akan diterbangkan ke tanah suci Mekkah dari Bandara Juanda Surabaya, Rabu (16/8/2017) pukul 22.00 WIB.
   “Alhamdulillah, semua kondisi jamaah saat ini sehat,” kata Kasih Haji dan Umrah Kemenag Sampang H. Syamsuri kepada awak media.
   Diwaktu yang sama, Bupati Fadhilah Budiono berpesan dalam pidato singkatnya kepada JCH untuk bisa menjaga kondisi kesehatan. Sebab, cuaca di tanah suci mekkah dalam kondisi panas. Untuk itu, selama menjalani ibadah haji diharapkan menjaga kesehatannya. Selain itu dirinya juga mengingatkan kepada tim pendamping untuk selalu mendampingi para jamaah.
   “Ini bukan wisata jadi harus full ibadah. Dan kami nitip doa untuk Kabupaten Sampang menjadi kota lebih baik, Umumnya empat Kabupaten di Madura agara sejahtera, aman kondusif ” ujarnya didampingi Kepala Kemenag Sampang Djuhedi.
   “Semoga mereka kembali ke tanah air dengan selamat, sambil melepas keberangkatan Fadhilah membacakan Takbir bersama para Pimpinan Forkopimda, sejumlah SKPD serta seluruh warga yang hadir, baik keluarga dan sanak family JCH” serentak.
   Sementara, Kepala dinas sosial Sampang, H. Moh. Amiruddin melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Hj. Insriyani Krisnawati, S.Sos mengaku senang dan terharu bisa memfasilitasi keberangkatan JCH ke tanah Suci Mekkah, guna melaksanakan Rukun Iman ke-5, yaitu Ibadah Haji tersebut, “Semoga semua JCH bisa melaksanakan Ibadah Haji dengan lancer, serta sempurna meraih predikat Haji mabrur, Amin” ujarnya. *rn

Bupati Semprot SKK Migas
Sampang - SHP
   Bupati Sampang H. Fadhilah Budiono dengan lantang mengatakan SKK Migas tidak ada kontribusi terhadap PAD Pemerintah Sampang selama dirinya menjabat Wakil Bupati Sampang empat (4) tahun terakhir, dan jangan bodohi kami karena kami bodoh, jangan hanya bisa buat acara seremonial saja jika terjadi masalah seperti tahun-tahun yang lalu pemerintah dilibatkan sedangkan hasilnya pemerintah tidak pernah kebagian Hal itu di ungkapkan Fadhilah, disaat sambutan dirinya di acara Halal Bihalal di Pendopo Bupati, yang mana di prakarsai oleh SKK Migas-KKKS Cluster Sampang ( Santos, HCML dan Petronas), kemarin 12/07.
   Menurutnya, sebelum dirinya menjabat Bupati Sampang baru-baru ini, pihaknya mengaku tidak bisa berbuat banyak. Untuk itu, saat ini Fadhilah berharap SKK Migas bisa memberikan manfaat yang lebih bagi Masyarakat dan Pemerintah Sampang, sebagaimana aturan yang ada dari Ketentuan Dana bagi hasil migas (DBHM). Lebih-lebih bisa menopang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kab. Sampang ke depan.
   Sementara Dirut SKK Migas, Muhaimin tidak bisa dikonfirmasi, dengan alasan sibuk dan menghindari awak media pasca selesainya acara Halal-Bihalal.
   Dalam acara tersebut, Kepala Forkopimda Sampang tidak ada yang hadir, kecuali sebatas di wakili, dan hadir sebagai penceramah Ketua MUI Sampang, Kh. Bukhori Maksum, dan segelintir kepala Organisasi perangkat daerah (Opd), dimana Kepala Opd yang tidak hadir antaranya kepala Bapemas H. Malik Amrullah, Kepala Bakesbangpol H. Rudi setiadi, Kepala PUPR H. Moh. Zis, Kepala Cikatarung H. Abd Hannan, Kepala Dinas Kelautan, perikanan dan peternakan H. Sri Handoyo Sudono, padahal dari sejumlah Kepala Opd dimaksud orang dekat Bupati Sampang, H. Fadhilah Budiono.
   Adapun rangkaian acara Halal bihalal tersebut, antaranya Sambutan, pemberian Santunan kepada anak yatim dan kaum duafa, ceramah agama, do'a serta ramah tamah. *rn


Bupati Sampang Lantik 4 Kadis
Sampang – SHP
   Pasca dilantik menjadi Bupati Sampang, Kamis (6/7) di Gedung Grahadi Surabaya, H Fadhilah Budiono langsung melakukan pengisian 4 jabatan kepala dinas kosong. Tidak tanggung-tanggung, sehari setelah dilantik menjadi Bupati Sampang, Bupati 3 periode ini melantik empat Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih kosong.
Empat Kepala Dinas yang kosong dan di lantik adalah kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) serta Sekretaris DPRD Sampang. Pelantikan Kepala Dinas di empat Dinas itu di lakukan dalam hari yang sama jumat (7/7) secara bergiliran di kantor Dinas Masing masing.
   Dalam pelantikan dalam sehari tersebut dihadiri oleh perwakilan pimpinan OPD yang lain, anggota Forkopimda, serta perwakilan lembaga masyarakat. dalam hal ini, giliran pertama yang dilantik Jumat (7/7) pukul 08.00 wib, di aula kantor Satpol PP H Fadhilah Budiono melantik H. Moh. Kusno, kemudian di lanjutkan dengan pelantikan H. M. Jupri Riyadi sebagai Kepala Dinas Pendidikan Sampang di aula kantor Disdik setempat pukul 09.30 WIB.
   Setelah itu, pelantikan berikutnya di gelar usai sholat jumat tepatnya pukul 12.45 WIB, di aula kantor PRKP Sampang, Bupati melantik Abd Hannan sebagai Kepala Dinas PRKP. Serta pelantikan terakhir dilakukan di ruang aula Paripurna DPRD pukul 14.15 WIB, yang melantik H. Anwari Abdullah sebagai Sekretaris DPRD Sampang.
   Bupati Sampang H Fadhilah Budiono mengungkapkan pelantikan marathon dalam sehari tersebut sengaja dilakukan dengan tujuan untuk mengefektifkan waktu serta anggaran. “Tidak ada anggaran Pelantikan di masing masing Dinas, jadi kalau hanya sebatas konsumsi seadanya di tanggung Kepala Dinas baru,” ungkapnya usai melantik 4 kepala OPD tersebut kemarin.
   Dikatakan pula, pihaknya sangat memberikan harapan kepada kepala OPD yang baru dilantik maupun kepada kepala OPD yang lain untuk tetap konsisten membangun sampang menjadi lebih baik. Hal ini sebagai wujud perhatian dan kewajiban sebagai abdi negara terhadap pembangunan. “Kita berharap kepada semua kepala OPD yang lama maupun yang baru dilantik untuk bersama mewujudkan visi dan misi kabupaten sampang diakhir periode kepemimpinannya. Hal ini sebagai wujud kerja kepada masyarakat,” ujarnya kembali.
   Diketahui sebelumnya empat Kepala OPD tersebut berhasil lolos seleksi lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang di lakukan tim Independen. Dimana seleksi yang dilakukan oleh tim tersebut mengerucut pada 3 nama yang mendapatkan nilai tertinggi. Namun, meskipun ditengah perjalanan seleksi tersebut sempat dibatalkan dan hasilnya tetap kembali kepada kepala daerah sebagai pemegang hak preogratifnya. Namun, dari hasil tersebut terlihat kompetensi dan kemampuan yang dimiliki oleh calon pimpinan tinggi pratama yang mendaftarkan diri. *rn


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget