Articles by "Sampang"


SAMPANG – suaraharianpagi.com
   Setelah sebelumnya membagikan sembako kepada para tukang becak di perkotaan, kali ini, dua pucuk pimpinan di Kabupaten Sampang melakukan pembagian sembako kepada warga di pelosok desa, Selasa (28/04/2020).
   Uniknya, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyetir sendiri kendaraan truk yang membawa 250 sembako itu dengan ditemani oleh Wakilnya H. Abdullah Hidayat.
   Rombongan mengambil start dari Pendopo Trunojoyo kemudian bergerak menuju Kecamatan Kedungdung dan melanjutkan ke Kecamatan Tambelangan dengan melewati Desa Bajrasokah, Desa Nyeloh dan Desa Banjar.
   Di sepanjang perjalanan, kaum dhuafa dan warga yang kurang mampu dihampiri oleh pria yang akrab disapa dengan H. Idi dan H. Ab itu.
   Walaupun kondisi tanah yang saat itu sedang becek namun tak menyurutkan semangat mereka untuk menyerahkan secara langsung bantuan paket sembako kepada warga yang memang membutuhkan.
   Karena musim penghujan, Truk yang dikendarai oleh H. Slamet Junaidi sempat tersendat dengan luapan air dari persawahan yang meluber ke jalan raya di Desa Bajrasokah.
Namun kondisi itu berhasil dilaluinya dengan lancar walaupun kendaraannya melaju dengan penuh kehati-hatian di tengah luapan air di jalan raya.
   Tak hanya itu, bahkan keduanya rela melakukan buka puasa di tengah jalan karena saat adzan maghrib berkumandang rombongan tengah berada di perjalanan menuju Kecamatan Tambelangan.
"Alhamdulillah hari ini kita bisa blusukan kepada warga untuk memberikan sembako secara langsung, kita harapkan ini bisa membantu mereka di tengah merebaknya wabah Covid-19," ucap Bupati Sampang H. Slamet Junaidi.
   Dengan turun langsung itu, dirinya menginginkan agar bantuan tersebut tersalurkan tepat sasaran dan mengetahui kondisi masyarakatnya di bawah.
   "Kita berdoa agar wabah Covid-19 ini cepat berlalu, banyak masyarakat yang terdampak dan kita kedepannya akan terus membantu mereka," pungkasnya.
   Setelah membagikan ratusan sembako, rombongan Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dan Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat kemudian melanjutkan meninjau Sub Posko Covid-19 yang berada di Jembatan Timbang Jrengik. *rn



Sampang – suaraharianpagi.com
   Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati tahun 2019 dan Pengumuman Nama - nama Pansus LKPJ Bupati tahun 2019 senin (6/4). Ada yang unik dengan palaksanaan sidang paripurna kali ini, dengan cara telekomference antara pemkab Sampang dengan DPRD Sampang. Hal di lakukan akibat mewabahnya kasus Covid 19, dan untuk tetap menjalanakan fungsi dan tugasnya DPRD dan Pemkab Sampang sepakat Paripuran kali ini dengan telekomfrence guna menghindari kerumunan yang berlebih dan menekan penyebaran covid 19. Bupati beserta jajarnya berada di Aula gedung Pemkab sampang sedangkan Ketau DPRD beserta Anggota di gedung graha Paripurna DPRD Sampang.
   Dalam laporan badan musyawarah (banmus) DPRD Sampang, terdapat beberapa poin yang disampaikan kepada pemerintah daerah, yang berdasarkan hasil banmus yang dilakukan oleh DPRD setempat sejak beberapa waktu lalu. Salah satunya mengenai penyelenggaraan pemerintahan senantiasa berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang di dalamnya mengatur tentang standar pelayanan minimal untuk menghasilkan kualitas pelayanan yang bermutu sebagaimana yang diharapkan. "Nantinya DPRD bakal membentuk Pansus untuk membahas LKPJ Bupati tahun 2019,” ujar ketua DPRD Sampang Fadol.
   Sementara dalam laporan Sementara, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi di Aula Pemkab Sampang mengatakan, LKPj tahun 2019 diatur dalam undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah yang mengamanatkan Kepala Daerah mempunyai kewajiban untuk menyampaikan LKPj kepada DPRD .Selain itu ketentuan tersebut juga diatur dalam pasal 19 ayat 1 peraturan pemerintah nomor 13 tahun 2019 yang menyebutkan kepala daerah menyampaikan LKPj kepada DPRD dalam rapat paripurna yang dilakukan 1 kali dalam 1 tahun paling lambat 3 bulan setelah tahun anggaran berakhir. “Penyampaian LKPj ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas dan akuntabilitas penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, dan kami berharap apa yang disampaikan kepada DPRD berbalas catatan strategis untuk perbaikan dan peningkatan kinerja birokrasi di Kabupaten Sampang yang akan datang,” tambahnya. *rn



Sampang – suaraharianpagi.com
   Bertempat di Kecamatan Sokobenah Hj Mimin Slamet Junaidi selaku TP PKK Kabupaten menghadiri acara Panen Raya Petik melon bersama bapak Slamet Ariyadi S.Psi anggota komis IV DPRD RI dapil Madura di kebun Aurelafarm Desa Sokobenah Daya Kecamatan Sokobenah Kabupaten Sampang dengan mengangkat tema menumbuh kembangkan bakat -bakat generasi muda milenia di bidang budi daya pertanian minggu (15/3) ,
   Ketua kelompok tani taruna tani Sabrai, sekaligus pemilik kebun melon Aurelafarm menjelaskan “kegiatan ini hasil dari kelompok tani, dan panen ke 3 kalinya, sebanayak 5000 bibit melon dengan lahan setengah hektar kami semai, untuk penanaman pertam kami tanam 1500 dan yang ke dua 3000 lama masa tanam 2 bulan setengah, kerugian di tanggung di penanaman pertama dan tertutupi di panen ke dua, keuntungan ini di rasa di penen ke 3, tujuan kami menumbuhkan minat dan bakat kaula muda di saat ini, mengingat pemuda saa ini tidak antusia untuk bertani atau bercocok tanam, semoga kedepan kecamatan sokobenah menjadi kecamatan agrowisata " ungkapnya.
   Dalam sambutanya ibu tim penggerak PKK Hj. Mimin Slamet Junaid Istri Bupati Sampang berharap kelompok tani di tiap desa bisa berdikari, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Hal ini diungkapkannya saat melakukan panen raya petik melon kebun Aurelafarm di desa Sokobanah. “Ini kita petik melon di kebun milik warga. Melon yang ditanam ini terlihat bagus-bagus dan berkualitas, mari kita kembangkan bakat dan minat bertani”. tegasnya .
   Melihat itu pihaknya ingin masyarakat luas di Kabupaten Sampang bisa meniru apa yang dilakukan warga Sokobenah Daya yang tergabung dalam Poktan taruna tani. Dengan mengisi lahan yang kosong dengan tanaman buah yang bernilai jual. Sehingga bisa menambah pendapatan keluarga untuk skala kecilnya yang ujungnya meningkatkan perekonomian desa. “Tanaman melon bisa ditanam semua wilayah baik di Sampang selatan atau utara, melon jenis inipun bisa ditanam disitu. Jadi lahan jangan dibiarkan kosong, sektor pertanian di Sampang memiliki potensi yang besar. Untuk itu, potensi ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan, apa yang dikembangkan di Desa Sokobanah Daya ini bisa dicontoh dan desa lain bisa mengembangkan inovasi lainnya”, imbuhnya. *rn



Sampang – suaraharianpagi.com
   Pemerintah Kabupaten Sampang, menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriah di Pendopo Bupati Sampang Selasa 10/03/2020, Acara tersebut dihadiri Bupati Sampang H. Slamet Junaidi , Wakilnya H. Abdullah Hidayat, PJ Sekdakab, Forkopimda ,Kepala OPD, Camat, Ketua Dewan DPRD beserta anggota DPRD Kabupaten Sampang , Ketua MUI Pengurus PC NU Sampang serta Kiai ,tokoh masyarakat dan Ibu Ibu PPK Se- kabupaten Sampang.
   Acara di awali dengan pemberian santunan kepada anak yatim , dan di lanjutkan pembukaaan do’a oleh Ketua MUI Kabupten Sampang Kh. Buhori Maksum dan di lanjukatan dengan pembacaan tartirtilawah ayat-ayat suci alquran yang di bawakan oleh ustat Munawir.
   Dalam sambutanya , Bupati Sampang H. Selamet Junaidi berharap tausiyah agama yang disampaikan untuk para jamaah pada peringatan Isra’ Mi’raj ini bisa meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Sekaligus menjalin hubungan silaturahmi ukuah islamiyah.
   “Semoga ceramah yang disampaikan nanti bisa memperkuat islam kita yang tidak hanya dari dimensi ibadah melainkan bagi sosial kita, mari jadikan nabi besar Muhammad sebagai suri tauladan kita dalam kehidupan sehari-hari ” ungkapnya
   Peringatan Isro’Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan momentum mengikuti ajaran serta mencontoh Nabi besar Muhammad sebagai tauladan bagi umat manusia “Dengan Isro’Mi’roj Kita rajut Silaturahmi dan Tali Persaudaraann guna membangun pondasi mewujudkan Pembangunan maupun kesejahteraan masyarakat Sampang, ” imbunya. Dalam kesempatan itu Pemkab Sampang mendatangkan Penceramah dari Lamongan yang Ustadz Ali Fauzi serta Gus Ainur Rofik Al Amin dari Jombang. *rn



Sampang – suaraharianpagi.com
   Sebanyak 2000 bibit pohon mangrove ditanam sepanjang pantai Desa Banjartalela Kecamatan Camplong,Selasa (18/02)
   Kegiatan tersebut dilakukan diseluruh Polda se Indonesia serentak menyusul setelah mendapat arahan kabaharkam Polri 16/01/2020 pada rapat rakor jajaran kabaharkam Polri tentang penanaman bibit pohon mangrove.
   Laksana gayung menyambut, AKBP Didit Bambang Wibowo S.I.K.M.H yang kebetulan pada saat pelaksanaan hari pers nasional ke-74 beberapa waktu lalu telibat langsung pada acara bhakti sosial yang digalang oleh lintas media sampang, mengajak langsung Dandim 0828 Sampang, Pemerintah Daerah dan masyarakat serta rekan rekan jurnalis yang tergabung dalam Lintas Media Sampang pada acara tanam bibit pohon mangrove tersebut.
   Dalam wawancaranya dengan salah satu jurnalis Lintas Media Sampang, AKBP Dudit BWS S.I.K.M.H kegiatan tersebut tidak lain adalah untuk menjaga kelestarian lingkungan dan menjaga ekosistem khususnya garis bibir pantai.
"kelestarian lingkungan adalah tugas kita bersama dalam hal ini TNI, POLRI dan Pemerintah Daerah serta keterlibatan Masyarakat juga rekan rekan media harus bersinergi menjaga dan merawat serta melestarikan lingkungan, karena hal tersebut juga merupakan wujud cinta kita terhadap NKRI”. jelasnya *rn



Sampang – suaraharianpagi.com
   Diskominfo Sampang dinilai diskriminatif terhadap aliansi jurnalis yang ada di Kabupaten Sampang, dugaan tersebut berawal dari penayangan video Pers Gathering di Pendopo Trunojoyo Sampang.
   Dari lima aliansi jurnalis yang ada di Kab Sampang hanya Dua yang diduga menjadi pilihan penayangan Pers Gathering Diskominfo Sampang.
   "kecewa itu sudah pasti, kami selaku perwakilan dari rekan rekan LMS akan melakukan koordinasi anggota untuk menentukan langkah kedepan LMS terhadap persoalan ini. " ungkap Ach Sukardi selaku wakil ketua
   Ditambahkan,bahkan pihak kami LMS jauh lebih awal mengadakan kegiatan peringatan HPN ke 74 dibanding Dua aliansi yang diduga terpilih dalam penayangan yang di gelar di Pendopo Trunojoyo tersebut.
   "tepat di tanggal 9/02 LMS memperingati HPN ke 74 dengan gelar aksi bhakti sosial yang dihadiri langsung oleh Bupati Sampang, Kapolres Sampang bahkan salah satu kasi dan petugas Diskominfo juga hadir pada acara tersebut, akan tetapi pada acara Pers Gathering Diskominfo hanya menayangkan dua aliansi saja, sehingga kuat dugaan kami bahwa ada Diskriminasi kepada LMS oleh Diskominfo sampang,." pungkasnya
   Suasana panas sempat terjadi pada acara tersebut, "sebenarnya rekan rekan anggota LMS akan melakukan aksi protes dan akan meninggalkan acara tersebut namun masih bisa diredam oleh ketua dan wakik ketua LMS" imbuhnya
   Terjadi saling lempar tuduhan antara pihak Diskominfo dan Humas Protokoler terkait dugaan diskriminasi menambah panjang persoalan ini.
   Kesepakatan dari seluruh anggota yang tergabung dalam Lintas Media Sampang LMS jika tidak ada tindak lanjut atau tindakan klarifikasi dari pihak Diskominfo Sampang maka LMS akan mengambil sikap mosi tidak percaya kepada Diskominfo terkait persoalan ini. *rn



Sampang suaraharianpagi.com
   Musrembang RKPD Kabupaten Sampang tahun 2021 di Kecamatan Jrengk dengan mengangkat tema penguatan kontribusi sektor unggulan dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi menuju sampang hebat bermartabat, kamis (13/02) bertempat pendopo Kantor Kacamatan Jrengik.
   Dalam loporan kegiatan Musrembangcam camat jrengik H Marnilem menjelaskan bahwa Kecamaten Jrengik banyak menyimpan potensi yang terpendam dan perlu sentuhan serta perhatian pemerintah "jrengik merupakan kacamatan lumbung padi terbesar di Kabupaten Sampang, pangairanya yang mampu menunjang pertanian serta sumber mata air yang memenuhi meskipun untuk saat ini masih meggunakan mesin sedot air, tersimpan potensi sumber mata air yang mampu memenihu kebutuhan kecamatan lain, serta produksi ikan yang masih home industri, meskipun produk tersebut mengalami kendala di pemasaran , yang di sebapkan tidak adanya pasar tradisional di kecamatan jrengik hal menjadi kendala para pengrajin serta industri. munculnya rest aria ilegal yang belum di kelola pemerintah, mengingat rest area mampu menghidupkan ekonomi kelas bawah”. ungkapnya.
   Dalam sambutanya Bupati Sampang H Selamet Junaidi menghimbau jadikan Musrmbang ajang serap kebutuhan masyrakat kelas bawah. ”musrembang adalah tempat pemerintah mendengarkan inspirasi masyarakat yang sudah di rapatkan di desa masing-masing sehingga pemerintah tepat sasaran dalam membangun kebutuhan masyarakat, usulan - usulan yang telah di sampaikan camat jrengik akan kami implementasikan sesuai dengan anggaran yang ada, mengingat apbd sampang terbatas, tugas pemeritah mendengarkan keluhan masyarak baik bupati ,wabup, sekda, kepala opd dan camat, kami semua adalah pelayan masyarakat, kami ingin jadikan kabupaten sampang sebagai kabupaten dengan desa mandirinya, prioritas pembangunan adalah asas manfaat, program pembangunan yang berkisinambungan harus di terapkan biar pembangunan tuntas dan tidak itu-itu saja, jadikan jabatan ini sebagai bentuk ibadah dan bekerja lah dengan hati jangan pakai nafsu, karna nafsu adalah syaitan biar ada manfaat kepada masyarakat.
   Acara dihadiri dprd pemilihan dapil 2, kepala desa se kec jrengik, kepala opd, Forkopimca, dan tamu undangan yang lain, sembelum acara Musrembang di mulai acara di buka dengan pemberian santunan anak yatim oleh bupati dan wakil bupati sampang. *rn



Sampang – suaraharianpagi.com
   Dalam peringatan Hari Pers Nasional yang ke-74 Lintas Media Sampang gelar aksi bersih bersih sampah sekaligus penanaman pohon mangrove disekitar pesisir pantai Taddan Camplong Kab Sampang minggu(9/2)
   Hadir dalam kegiatan tersebut Bupti Sampang H. Selamet Junaidi, Kapolres Sampang AKBP Didit BWS, S.I.K dan beberapa Relawan peduli lingkungan nampak memengut sejumlah sampah yang berserakan disekitar pesisir Taddan serta dilanjutkan dengan penanaman pohon mangrove disekitar lokasi.
  Pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta merawat dan menjaga pohon mangrove mengetuk Hati Bupati Sampang H. Selamet Junaidi karena dirinya merasa bentuk kecil kepedulian masyakat akan berdampak besar bagi kelangsungan hidup ekosistem laut.
   Selain itu dirinya juga menjelaskan bahwa fungsi pohon mangrove tidak hanya sekedar penahan erosi, apabila pesisir pantai telah tertanam pohon mangrove maka kadar kemurnian oksigen akan dirasa betul bagi masyarakat sekitar khususnya pesisir pantai Taddan Camplong ini.
   "kami sangat Apresiasi bentuk kegiatan ini sebagai wujud cinta terhadap lingkungan,kami akan selalu mendukung aksi positif dari para pemuda yang tergabung dalam Lintas Media Sampang yang telah mengajak masyarakat agar lebih cinta terhadap lingkungan. " paparnya
   "kami sangat berharap bahwa aksi ini tidak hanya selesai pada kesempatan peringatan hari pers nasional ini, kami juga akan membantu dan menjembatani melalu tangan pemerintah daerah agar lebih sensitif lagi merespon kegiatan kegiatan semacam ini. " tambahnya
   Terpisah, Roni Isdiwanto salah satu anggota Lintas Media Sampang dalam keteranganya menyampaikan dirinya merasa bangga dan terharu karena kegiatan yang dilakukanya mendapat respon langsung dari Bupati Sampang.
   "kami betul betul tidak menyangka bahwa aksi kecil yang kami lakukan ini ternyata direspon bahkan dihari langsung oleh Bupati Sampang, bahkan tidak hanya Bupati H. Selamet Junaidi yang hadir pada kesempatan tersebut, Kapolres Sampang AKBP Didit BWS, S.I.K juga hadir serta terlibat langsung dalam aksi bhakti sosial tersebut. " jelasnya
   Pihaknya juga berterima kasih kepada Relawan Trash Hero, Karang Taruna, Paguyuban Kacong Jebbing, TRC BPBD serta masyarakat sekitar pesisir Taddan Camplong Kab Sampang yang telah berpartisipasi mensukseskan kegiatan bhakti sosisal tersebut. *rn



Sampang – suaraharianpagi.com
   Sidang paripurna DPRD Kabupaten Sampang dalam rangka pemandangan umum Fraksi-fraksi terhadap lima Raperda, Jawaban Bupati terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi,Pandangan Umum Bupati Sampang terhadap dua Raperda Inisiatif jawaban Pengusul atas dua Raperda Inisiatif Pengumuman Penetapan Pansus I dan Pansus II Raperda berlangsung hari ini, Senin (3/2/).
   Sidang di buka langsung oleh Ketua DPRD Sampang Fadol dalam sambutanya ketua DPRD Fadol menjelaskan, pandangan umum dari fraksi-fraksi sudah disampaikan secara tertulis beberapa waktu lalu dan akan di sampaikan oleh perwakilan fraksi-fraksi, untuk fraksi PKB di wakili Baihaki, Fraksi PPP Dedi Dores, Fraksi nasional Demokrat Imam Hanafi,Fraksi Geridra Shohibus Sulto, Fraksi Partai Demokrat Abd Salam, Fraksi Partai Golongan Karya Ubaidillah, Fraksi amanat Sejahtera Fauzan, dan Fraksi Perjuangan Rakyat Iwan Efendi.
   Acara di lanjutak dengan Jawaban Bupati terhadap pandangan umum fraksi dan terhadap 2 raperda inisiati yang di wakili oleh wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat. Dalam sambutanya wakil Bupati mejelaskan dan mengumkapkan rasa terimakasi atas saran masukan yang telah di berikan oleh DPR Kabupaten Sampang.” Terimakasih saya ucapkan secara pribadi dan pemerintah atas sumbangan pemikiran para anggota legeslatif yang tertuang dalam rancangan, pandangan dan himbauan yang bertujuan membangun kabupaten sampang lebih baik” ungkpanya.
   Setelah penyampain jawaban Bupati terhadap pandangan fraksi-fraksi dan terhadp dau raperda Ketua DPRD melakukan pengumuman dan penetapan pansus I dan Pansus II Raperda untuk pansus I terdiri dari lima belas anggota dan pansus dua sebanyak lima belas anggota yang kan di lanjutkan pada pemilihan ketua di masing-masing pansus dalam rapat internal pansus satu dan dua. *rn



Sampang - suaraharianpagi.com
   Pelaksanaan proyek Kementerian PUPR sebanyak 32 Lembaga terdiri dari 33 SDN dan 1 SMPN tahun anggaran 2019 dikabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur sudah kelar seratus persen. Walaupun sudah kelar seratus persen tapi masih menyisakan dinamika yaitu tukang banyak yang keleleran akibat termin sampai saat ini belum cair. Hal ini disampaikan oleh M. Sholeh selaku pengambil borongan proyek Kementerian PUPR dikabupaten Sampang. " Saya merasa senang dapat borongan proyek mas, namun hingga saat ini walaupun sudah kelar, belum dapat bayaran akibatnya saya cari utangan untuk membayar anak buah saya," kata M Soleh sambil memegang kepalanya, saat ditemui Rabu (22/1).
   M. Soleh berharap kepada semua pihak yang terkait dengan proyek Kementerian PUPR supaya cepat bisa mengatasi persoalan ini. Supaya tidak berdampak langsung pada tukang jika berlarut-larut. "Akan banyak orang yang bakal menagih utang, disamping itu juga belum bisa bayar biaya sekolah anak semesteran. Sedangkan kebutuhan dapur mencari utang”, ungkapnya M.Soleh. *roni


Sumenep - suaraharipagi.com
   Dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) Pemerintah pusat memberikan bantuan kepada Dinas pendidikan kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berupa program paket rehabilitasi dan renovasi sarana prasarana (sarpras) sekolah. Yang dianggarkan melalui dana alokasi khusus tahun 2019. Salah satu penerima program tersebut, Baisuni Spd Kepala SDN Sentol, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, sangat mendukung dan berterima kasih. Sebab, bilamana punya sarana prasarana pendidikan yang layak akan berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan. " Kalau punya ruang kelas yang bagus dalam mendidik anak-anak akan tenang dan nyaman. Sehingga tidak takut roboh jadi pikiran tidak kemana mana," kata Baisuni saat ditemui, Kamis, (12/12).
   Menyinggung kualitas bangunan proyek sekolah tersebut, Baisuni menyatakan cap jempol dan berterima kasih mendapatkan proyek tersebut." Sebab, proyek itu diswekelolakan sehingga bisa menjaga kwalitas bangunannya," ungkapnya. *rn



Sampang – suaraharianpagi.com
   Untuk pertama kalinya Buapti Sampang terpilih H Slamet Junaidi beserta Wakil Bupati H Abdullah Hidayat merayakan Hari Jadi sampang yang Ke 396 dengan di dampingi Istri masing masing, dalam perayaan Hari Jadi Kabupaten Sampang yang ke 396 Pemerintah Kabupaten Sampang menggelar tabur bunga di makam leluhur pendiri Kabupaten Sampang yang terletak di Jl. Mangkubumi Kelurahan Polagen.
   Turut hadir unsur Forkopimda, Seluruh Kepala Perangkat Daerah (SKPD), Camat, Lurah, Tokoh Masyarakat dan Alim Ulama, dan tamu undangan yang lain. Dalam sambutanya Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menjelaskan berdirinya kabupaten sampang tidak lepas dari momen histori penobatan R Praseno putra pertama dari Rato Ebu menjadi Cakraningrat 1 oleh Sultan Mataram pada 23 desambar 1624 Masehi atau 12 Rabi’ul awal 1045 Hijriyah.” Hari jadi Kabupaten sampang berpatokan pada pengangkatan R Praseno menjadi Cakraningrat 1 sebagai pengua Pulau Madura”. Ungkapnya.
   Dirinya juga menambahkan “mari jadikan Hari Jadi Sampang sebagai momen mengenag dan mensyukuri jasa para pahlawan pendahulu kita , apalagi banyak pejuang yang lahir dan besar di kabupaten sampang seperti Rato Ebu, pangeran Santomerto, Trunojoyo, R.P Moh. Noer mereka tokoh legendaris asal Sampang”. imbuhnya.
   Pentingnya mengisi kemerdekaan yang telah di raih oleh para pejuang yang telah menetesakn darah untuk bumi pertiwi, tantangan terberat adalah menghargai melestarikan peninggalan leluhur kita. *rn


Sumenep – suaraharianpagi.com
  Untuk meningkatkan mutu pendidikan dilingkungan dinas pendidikan kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Pemerintah pusat menganggarkan melalui dana alokasi khusus (DAK) tahun 2019 untuk memperbaiki sarana dan prasarana sekolah yang rusak berat, seperti SDN 1 Prenduan, Kecamatan Pragaan, mendapatkan renovasi tiga lokal ruang kelas yang rusak berat untuk diperbaiki.
   Sebelum mendapatkan proyek DAK Sekolah SDN 1 Prenduan, 3 ruang kelas tersebut rusak parah sehingga proses belajar mengajar sedikit ada kendala ke gelisah guru maupun siswa siswi.
   Hal itu disampaikan kepala sekolah SDN 1 Prenduan Saladin Mpd, pihaknya mengucapkan, Alhamdulillah kami merasa senang mendapatkan proyek DAK sehingga proses belajar mengajar tidak merasa takut lagi. "Sebelum mendapatkan proyek DAK para guru merasa khawatir untuk berlama lama berada didalam ruangan." Kata Saladin saat ditemui,Rabu (11/12).
   Namun sebaliknya setelah proyek DAK selesai kondisi bangunan sudah layak untuk ditempati dalam proses belajar. Sehingga para guru maupun siswa siswi kerasan berlama-lama di ruangan kelas.
"Bisa jadi tahun ajaran baru bakal ada peningkatan jumlah siswa siswi," ungkapnya.
Saladin juga mengharapkan proyek MCK bisa masuk ke sekolahannya. Sebab fasilitas MCK sangat tidak layak untuk di tempati. " Saat ini para siswa-siswi bilamana mau buang air kecil maupun air besar merasa kesulitan. Karena tempat MCK yang ada tidak layak pakai, tetapi apa boleh buat terpaksa digunakan," ujarnya. *rn



SAMPANG – suaraharianpagi.com
   Demi mempersiapkan bibit atlit sedini mungkin Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang menggelar Pekan Olahraga (POR) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan POR Tradisional di GOR Wijaya Kusuma, Senin (25/11/2019). adapun dua jenis event olahraga, yakni POR Tradisional terdiri dari engrang, terompah, dan hadang. Sedangkan POR tingkat SD, atletik, voli mini, bulu tangkis, takraw, tenis meja, catur dan tenis lapangan.
   Peserta POR Tradisional diikuti 150 peserta dengan peserta jenjang usia 16-20 tahun dan akan dilaksanakan pada 26-29 November 2019.Sementara , POR tingkat SD diikuti oleh 503 peserta yang berasal dari siswa SD se Kabupaten Sampang dari 14 kecamatan.
   Sementara Plt Disporabudpar Sampang, Imam Sanusi menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan event untuk menjaring atlet serta mencari referensi atlet untuk dipersiapkan di tingkat provinsi. "Untuk SD kita persiapkan untuk tahun 2021, sementara untuk olahraga tradisional kita persiapkan untuk tahun 2020," ungkapnya.
   Bertindak sebagai inspektur apel dalam pembukaan POR SD dan POR Tradisional, Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang, Yuliadi Setiawan, dalam sambutanya menyampaikan, bahwa para atlet jika ingin berprestasi harus berlatih dengan giat. ia pun berharap dari kegiatan yang digelar saat ini, para atlet dapat berprestasi baik di tingkat provinsi maupun nasional. "Saya ingin anak-anak kita berprestasi tidak hanya di provinsi melainkan di nasional, bukti atlet tenis asal Sampang mampu berlaga ditingkat nasional bahkan internasional," imbuhnya. *rn



 
Sampang – suaraharianpagi.com
   Pemerintah Kabupaten Sampang menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw, di Masjid Kebanggaan Kabupaten Sampang, Masjid Agung dengan penuh Kemeriahan, rabu (20/11).
Melaui Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemda Sampang, Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad Saw dilaksanakan, dengan penuh kemeriahan. Dimana 2 Penceramah sekaligus di hadirkan untuk mentauladani Sosok Manusia agung panutan Ummat Muslim sedunia ini.
    Antaranya Prof Dr. Hidayat dari pengurus MUI Pusat Jakarta, dalam pidatonya menyampaikan ketauladanan Rosulullah, Nabi Besar Muhammad Saw tentang Sifat Kejujurannya dalam berdagang dan dalam kehidupan sehari - hari.
    Sementara penceramah ke -2 Dr. H. Cholil Nafis Sekretaris 2 MUI Pusat Jakarta, menyampaikan ketauladanan Rosulullah Muhammad Saw tentang Akhlak_ nya yang Mulia.
    Menurutnya, Rosulullah Muhammad SAW di utus oleh Allah SWT, selain menyampaikan Perintah atau ajaran Agama Islam, juga untuk menyempurnakan Akhlak Manusia di Bumi.
   Oleh Karena itu, sebaik - baik manusia adalah yang paling bermanfaat dan Bagus akhlaknya. Hadir dalam acara tersebut, Bupati Sampang H. Selamet Junaidi, bersama Forkopimda Sampang, sekdakab Sampang, serta seluruh kepala dan staf Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sampang
Selain itu, undangan juga Gubernur Jawa Timur (Jatim) beserta 10 Kepala OPD Profinsi Jatim, Bakorwil 4 Madura, Forkopimda, Kiai, Ulamak, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, Masyarakat umum, Pengajian Alhidayah, 6 Pondok pesantren Sekitar Masjid Agung, Seluruh OPD dan Staf Kab. Sampang.
   Dijelaskan Kepala Bidang Kesra Pemda Sampang, Moh. Tolkah, undangan sedikitnya di akomodasikan 1500 undangan.
Sementara Bupati Sampang, H. Selamet Junaidi dalam sambutannya berharap Seluruh Masyarakat Sampang dapat mentauladani Rosulullah Muhammad Saw, Karena beliau adalah sebaik -baik panutan.
   Di jelaskan Bupati, Hebatnya beliau, seluruh ummat Muslim di dunia mungkin tidak pernah bertemu, bertatap muka hingga berkomunikasi, tapi terasa ada di Hati seluruh Ummat Manusia dan Cintai sampai akhirat, serta namanya di kumandangkan dalam sholawat dan setiap waktu.
"Dengan mentauladani Muhammad Saw, Insyaallah Ummat Manusia bisa selamat dunia akhirat, Kabupaten Sampang akan Hebat Bermartabat", jelasnya. *roni



SAMPANG - suaraharianpagi.com
   Selain sebagai sarana olah raga, Banyuates Bicycle Community (BBC) menjadikan komunitas bersepeda sebagai sarana untuk membantu masyarakat. Salah satunya kegiatan Bakti Sosial (Baksos) menjadi agenda rutinitas setiap bulannya bagi BBC dalam membantu sesama.
   Pada Oktober sampai November 2019, BBC menggelar baksos dengan cara memberikan bantuan kepada fakir miskin dan janda sebatang kara di dusun Tolang, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang yang memiliki anak satu.
   Dalam kegiatan tersebut, BBC memberikan santunan terhadap dua keluarga, yakni keluarga atas nama B. Suratmi dan B. Khodijah. Selain itu, BBC juga memberikan bantuan air bersih kepada salah satu mushalla untuk keperluan berwudhu.
   "Sekitar sepuluh ribu liter air bersih sudah kami kirim untuk keperluan berwudhu, karena musholla tersebut mengalami kekurangan air," Ujar Ach. Mawerdi Sekretaris BBC, Sabtu (23/11).
   Lanjut Mawerdi mengatakan, Santunan juga diberikan kepada Warga yang mengalami gangguan jiwa, dan penyandang disabilitas. 
   "Anggarannya murni bersumber dari partisipasi anggota, anggota kami terdapat enam puluh lima anggota,"Tegas Mawerdi.
   Selain gemar menyelenggarakan bakti sosial, lanjut Mawerdi mengungkapkan, BBC telah mengikuti berbagai event-event yang telah dilaksanakan di daerah, maupun diluar daerah.
   "Sebelumnya kami telah mengikuti event di Gunung kawi, tujuh desember ini akan mengikuti event di kota Batu Malang dan Insya Allah januari ini kami akan mengikuti jelajah sertu emas,"Imbuhnya.  *rif







SAMPANG – Suaraharianpagi.com
   Setelah dilakukan penyisiran oleh Kepolisian Resort Sampang, Madura, Jawa Timur dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2019 di Desa Bira Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang. Ratusan Senjata Tajam (Sajam) berhasil diamankan oleh Aparat Keamanan disekitar lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS), Kamis (21/11).
Dalam operasi penyisiran sajam Polres Sampang dibantu jajaran Brimob dari Polda Jatim, personel Kodam Brawijaya, dan Kodim 0828/Sampang.
   Dalam kronologis operasi penyisiran dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB, puluhan petugas mulai bergegas menyisir para masyarakat dan pengunjung yang berada di sekitar lokasi TPS di Desa Bira Barat, 
   Tak hanya itu, rumah milik warga yang berada di sekitar TPS juga menjadi sasaran dalam penyisiran. Alhasil, dari penyisiran tersebut ditemukan sebanyak dua ratus senjata tajam yang disimpan di berbagai lokasi dan disekap didalam pakaian.
   “Kami melakukan penyisiran senjata tajam untuk meminimalisir terjadinya kericuhan, harapannya tentu menginginkan Pilkades Serentak kali ini berlangsung dengan aman dan damai,” Terang Kapolres Sampang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Didit BWS, S.I.K.
   Lebih lanjut Didit menjelaskan, dari penggeledahan dan penyisiran tersebut ditemukan berbagai jenis senjata tajam seperti clurit, parang, pisau bahkan Senjata Api (Senpi) berjenis browning ditemukan oleh petugas keamanan dengan lima peluru.
   “Dua ratus sajam dan Senpi berjenis Browning kita amankan, warga yang kedapatan membawa senjata tersebut segera diamankan di Polres Sampang,” Imbuhnya
   Didit menghimbau kepada masyarakat dalam pelaksanaan pilkades untuk tetap kondusif dan tidak terbawa suasana provokatif yang ditimbulkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
   “Bagi masyarakat yang ingin mengambil hak suaranya silahkan datang ke Tps dengan tidak terprovokasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab, supaya situasi tetap kondusif," Tegasnya. 
   Terpisah, Bupati Sampang H. Slamet Djunaidi sangat mengapresiasi kinerja aparat keamanan yakni Polres Sampang yang dibantu oleh jajaran Brimob dari Polda Jatim, personel Kodam Brawijaya, dan Kodim 0828/Sampang. Sehingga dalam operasi penyisiran yang dilakukan berhasil mengamankan ratusan sajam dan senjata api
   "Hebat kinerja temen-temen Aparat Keamanan, dengan adanya operasi penyisiran ini dapat meminimalisir kericuhan, sehingga pelaksanaan pilkades dapat berlangsung dengan kondusif,"tandasnya. 

*rif


Sampang-suaraharianpagi.com
   Diduga menyalahi Tata Tertip (tatip) dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa  terkait pendistribusian undangan Pemilihan Kepala Desa (pilkades) desa bunten timur kecamatann ketapang kabupaten sampang madura jawa timur, masa yang mengaku simpatisan dari calon nomor urut satu, rabu (20-11), mengeluruk Pendopo Bupati Sampang 
   Sekitar pukul 16.30 Wib, ratusan masa yang mengaku dari pihak incumbent yakni nomor urut satu atas nama Al  Aryail tersebut bertandang ke pendopo Bupati Sampang dalam rangka melakukan upaya koordinasi kepada Bupati Sampang H. Slamet Djunaidi dengan harapan mendapat solusi atas beredarnya undangan tanpa dibubuhi setempel dari kedua calon kepala desa.
   "Setelah kami melakukan koordinasi dengan Bupati, kami diminta untuk melakukan koordinasi kembali dengan pihak P2KD, dan undangan yang sudah beredar agar dilakukan penyisiran untuk dibubuhinya setempel dari kedua calon, apabila undangan tidak dibubuhi setempel dari kedua calon, maka pemegang undangan tidak dapat melakukan pemungutan suara,"Tuturnya.
   lebih lanjut Jalil menuturkan, Dalam tata tertib (tatib) yang dibuat oleh panitia pelaksanaan pemungutan suara (P2KD) desa bunten timur dalam pasal 1 dijelaskan bahwa undangan harus ditanda tangani oleh P2KD dan dibubuhi setempel dari kedua calon, namun ternyata surat undangan tersebut sudah diedarkan tanpa dibubuhi setempel dari kedua calon
   Selain itu, lanjut jalil mengungkapkan, dalam pendistribusian undangan terjadi pemungutan liar yang dilakukan oleh oknum kepada warga, dan hal ini lebih jelas menyalahi aturan.
"Ini ada saksinya," Tegas Jalil kepada awak media
   Ditempat yang sama, Safi, yang mengaku sebagai saksi mengungkapkan terdapat kurang lebih tiga puluh undangan yang dikoordinir oleh oknum, yakni didusun tengah dan dusun timur.
"Ya dirampas, ada pengepulnya,"Ungkap Safi.
   Sekedar diketahui, kamis, (21-11) pemerintah kabupaten sampang menggelar pemilihan kepala desa secara serentak, sementara di dusun bunten timur terdapat dua calon kepala desa. Yakni, calon dengan nomor urut satu atas mama Al Aryail sedangkan calon nomor urut dua atas nama Sulaimah. *rif



Sampang – suaraharianpagi.com
   Bertempat di halaman lapangan Tenis Indor,Jumat (8/11/2019) pagi.Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Sampang ke-396, Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) menggelar kegiatan Jalan Jalan Sehat (JJS) dengan mengenakan pakaian adat Madura,
   Peserta JJS diikuti seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Sampang dan unsur pelajar. Sebelum diberangkatkan peserta JJS terlebih dahulu melaksanakan senam di Halaman Gor Wijaya Kusuma dengan diiringi lagu lagu asli Madura yaitu Kembhang Malate Pote dan Wa’ronjengan, yang sudah diaransemen layaknya musik senam airobik
   Dengan menggunakan baju Sakera dan kebaya Marlena tidak menjadiikanya halangan bagi para peserta JJS dalam meengikuti gerakan instruktur senam dan JJS, sebab rute yang digunakan merupakan jarak ringan, yakni kurang lebih hanya menempuh jarak5 km. sementara dalam senam yang dilakukan saat di sela-sela kegiatan JJS, gerakannya merupakan gerakan ringan.
   Sekretaris Daerah (Sekda) Sampang, Yuliadi Setiawan mengatakan, bahwa kegiatan ini dalam rangka merayakan hari jadi kota Sampang yang ke 396
   Plt. Kepala Disporabudpar Sampang Imam Sanusi melalui Kasi Olahraga Rekreasi Disporabudpar Sampang, Dina Andriana mengatakan, momen kegiatan JJS tersebut berkenaan dengan hari jadi Kabupaten Sampang yang ke-396.
   “Jadi kegiatan ini dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Sampang ke-396, dengan melibatkan seluruh OPD di Sampang, kemudian peserta JJS diwajibkan mengenakan pakaian sakera untuk laki-laki dan pakaian marlena untuk perempuan,” katanya
   Dina menambahkan bahwa pelaksanaan JJS dengan menggunakan pakaian adat merupakan kegiatan yang baru dilaksanakan dan kemungkinan akan dilaksanakan setiap tahun. Tujuan dari penggunaan pakaian adat Madura dalam kegiatan JJS tersebut, melalui ibu Dina mengatakan bahwa dalam berolahraga juga tidak meninggalkan seni dan budaya.
   “Jadi meskipun berkebaya juga bisa melakukan olahraga. Ini olahraga rekreasi, jadi olahraga yang gembira,” ucapnya. *rn


XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget