Articles by "Sampang"


Sampang-Suaraharianpagi.com
   Sebagai bentuk penghormatan kepada para Pahlawan, Bupati Sampang H. Slamet Djunaidi, lakukan tabur bunga dan berencana akan sisiri pewaris para pahlawan yang masih ada di Kabupaten Sampang.
   Setelah melaksanakan kegiatan Upacara di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Sampang, dalam memperingati hari Pahlawan, 10 November 2019, minggu, (10 -11-2019), Bupati Sampang H. Slamet Djunaidi bergegas melakukan Upacara sekaligus melakukan ziaroh ke Makam Pahlawan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kabupaten Sampang. 
   Peringatan upacara sejarah nasional tersebut diikuti oleh anggota pramuka, siswa-siswi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Sampang, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sampang, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sampang, Satuan Polri dari Polres Sampang dan Satuan TNI Kodim 0828.
   Bupati Sampang H. Slamet Djunaidi yang hadir didampingi oleh Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang Yuliadi Setiawan, Komandan Kodim 0828, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Sampang, dan Kepala Kepolisian Resort Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo Syahputra yang sekaligus sebagai Inspektur Upacara.
   "Hari ini adalah hari yang merupakan cambuk bagi kita untuk meneruskan perjuangan, perang sudah tidak ada, maka kita harus melanjutkan perjuangan dengan merubah mindset dengan cara menjadi pahlawan kekinian yakni pahlawan modern yang memiliki inovasi-inovasi baru dalam membangun dan mencetak generasi yang penuh semangat dalam berkarya," Ujar H. Slamet Djunaidi saat di wawancarai seusai acara tabur bunga di makam pahlawan.
   Bupati Sampang juga mengatakan, dirinya berharap kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya kepada para pemuda-pemudi untuk bisa berkrearifitas dan berkarya nyata demi meneruskan perjuangan para pahlawan.
   "Berjuang itu bukan hanya dalam perang, tapi bagaimana kita memiliki inovasi-inovasi atau terobosan baru dalam membangun kesejahteraan untuk masyarakat didaerahnya masing-masing dengan meneruskan pemikiran dari para pejuang-pejuang kita,"Tegasnya.
   Dalam moment bersejarah ini, H. Slamet Djunaidi mengaku telah merencanakan akan melakukan penyisiran terhadap keluarga atau pewaris-pewaris dari para pahlawan yang telah gugur, hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap para pejuang.
   "Nantinya akan dilakukan penyisiran terhadap pewaris-pewaris pejuang kita yang ada di Kabupaten Sampang, hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan mereka,"imbuhnya. 
   Terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sampang, Amiruddin. S, Sos menghimbau kepada seluruh masyarakat, dengan semangat hari pahlawan ini  dapat dijadikan moment untuk meningkatkan semangat baru dalam berjuang memerangi kebodohan, dirinya berharap generasi penerus bangsa di Negara Republik indonesia ini dapat terus bersaing degan negara-negara maju, sehingga para pejuang yg mendahului kita bangga dengan hasil jerih payah yang mereka perjuangkan.
   "Dengan demikian kita telah melanjutkan perjuangan para pahlawan yang sudah mendahului kita,"tandasnya. *rif





Sampang- Suaraharianpagi.com
   Setelah dilakukan gugatan keberatan dalam pembuatan sertifikat lahan Rumah Sakit Umum (RSU) Mohammad Zyn Sampang, Madura, Jawa Timur. Salim yang mengaku sebagai pemilik lahan tersebut, Kamis (17/10) Kembali menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Sampang. Namun sayangnya, pihak tergugat Pemkab Sampang Kompak tidak menghadiri acara persidangan yang digelar oleh PN Sampang.
   Berdasarkan surat panggilan PN Sampang yang telah diterbitkan pada Senin 7 Oktober telah memanggil Salim alias Salim/Muallim untuk menghadiri proses sidang keberatan yang dilaksanakan pada pukul 09.00 Wib di Pengadilan Negeri Sampang tersebut, Salim yang didampingi Pengacaranya dalam merebut persil 76 atas nama Pak Sidi  luas 228 Ha dalam perkara perdata Nomor : 15/Pdt.G./2019/PN.Spg.  atas nama Mustar alias Muhtar, Dkk sebagai penggunggat untuk menggugat Kabupaten Sampang Cq Bupati Sampang,  Kepala Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah, Direktur Rumah Sakit Umum, Kelurahan Karang dalem Cq Lurah Karang Dalem, Kepala Kantor Bank Jatim Sampang Cq Kepala kantor Kas Rumah Sakit Umum Daerah  Bank Jatim Sampang. 
   Dalam sidang perdana sengketa lahan Rsu Mohammad Zyn dipimpin oleh Kepala PN Sampang  Irianto Prijatna Utama, S.H., M.Hum. Namun R. Arief Mulyohadi. SH. M.Hum selaku kuasa hukum Salik menyayangkan ketidakhadiran pihak tergugat sehingga sidang di tunda pada 24 Oktober 2019.
   "Sidang ditunda 24 Oktober karena para tergugat kompak tidak hadir dalam persidangan”, Terang Arief
   Lebih lanjut Arif mengatakan, Pihak PN Sampang sudah melayangkan surat pemanggilan terhadap Pemerintah Kabupaten Sampang Cq Bupati Sampang,  Kepala Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah, Direktur Rumah Sakit Umum, Kelurahan Karang dalem Cq Lurah Karang Dalem, Kepala Kantor Bank Jatim Sampang Cq Kepala kantor Kas Rumah Sakit Umum Daerah  Bank Jatim Sampang. 
  "Kerugian yang di akibatkan oleh perbuatan dan atau penguasaan secara tidak sah oleh para tergugat atas tanah sengketa sejak tahun 1975 sampai saat ini adalah 44 tahun dan apabila pertahun tanah sengketa tersebut di sewakan kepada pihak lain dapat menghasilkan uang sewa sebesar 500.000.000 X 44 tahun maka menghasilkan Rp 22.000.000.000," Tuturnya.
   Sekedar diketahui, sebelumnya Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Sampang memberikan jangka waktu 90 Hari kerja yang telah ditetapkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sampang kepada Moh. Salim warga Jalan Rajawali Kelurahan Karang Dalam Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang dalam mengajukan gugatan keberatan terkait pengajuan Pemkab Sampang dalam pembuatan Sertifikat lahan Rsu Mohammad Zyn. *art


Paripurna Nota Penjelasan Bupati Sampang
Sampang – suaraharianpagi.com
   Bertempat di ruang Graha Paripurna DPRD Kabupaten Sampang, Bupati Sampang Slamet Junaidi memaparkan nota penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 senin (07/10) acara di pimpin langsung oleh ketua DPRD Kabupaten Sampang dangan di dampingi ketiga wakil DPRD Kabupaten sampang.
   Ketua DPRD Sampang Fadol menyampaikan, agenda yang sudah dibahas ditingkat Banmus tersebut, merupakan raperda yang sudah dibahas oleh anggota dewan. Ia berharap, dengan adanya raperda itu bisa berdampak positif dan bermanfaat bagi masyarakat, terutama terhadap masyarakat yang bersentuhan langsung dengan pembangunan. “semoga apayang di rumuskan Badan Pembentukan Perda (Bapperda). Semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat Sampang,” ungkapnya.
   Pihaknya berharap usai disampaikannya nota penjelasan tersebut dapat memberikan perubahan yang lebih efektif, efisien dan akuntable terhadap manfaat besar bagi masyarakat. Terlebih terhadap kegiatan yang belum sejalan dengan pandangan legislatif bisa memberikan masukan dan saran yang bersifat konstruktif. “Pihak legislatif dapat memberikan saran dan masukan demi pembangunan Sampang yang lebih baik,” imbuhnya.
   Dalam pidato nota penjelasanya Bupati sampang H. Selamet Junaidi menjelaskan Perlu diketahui, Pemkab Sampang dipastikan fokus pada lima program prioritas pembangunan, antara lain, Peningkatan kualitas pembangunan Pendidikan, Kesehatan, serta sarana dan prasarana dasar masyarakat, Peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan sektor unggulan pariwisata, agropolitan serta ekonomi kreatif didukung iklim investasi yang sehat, Peningkatan dan pemerataan pembangunan infrastruktur dan penanganan bencana, Peningkatan kualitas layanan publik didukung tata kelola pemerintahan yang baik dan percepatan reformasi birokrasi, Peningkatan harmonisasi masyarakat yang berbudaya, tertib, damai, dan pembangunan gender. “Saya berharap, pembahasan dapat dilakukan seefektif mungkin dengan harapan Perda 2020 dapat ditetapkan sesuai jadwal yang telah ditentukan, sehingga pelaksanaan program kegiatan dapat dilaksanakan tepat waktu dan dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal,” harapnya. *rn


Paripurna Penetapan Struktur AKD
Sampang – suaraharianpagi.com
   Tak perlu waktu lama pimpinan difinitif DPRD Kabupaten Sampang menggelar rapat Paripurna Alat Kelengkapan DPRD, hal ini sesuai dengan tugas pokok pimpinan DPRD yang di amanatakan sesaui dengan konstitusi, bertempat di gedung Graha paripuran selasa (25/9) acara Rapat Paripurna Pengumuman dan Penetapan Struktur Alat Kelengkapan DPRD Kabupaten Sampang di gelar. Hal ini di laksanakan Setelah di tetapkanya pimpinan definitf DPRD Kabupaten Sampang oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa seminggu yang lalu.
   Pembentukan alat kelengkapan DPRD meliputi pembentukan BANMUS (Badan Musyawarah), BANGGAR (Badan Anggaran), BAPEMPERDA ( badan Pembentukan Peraturan Daerah) , dan BK (Badan Kehormatan) berdasarkan hasil rapat antara fraksi yang ada di tubuh parlemen DPRD Kabupaten Sampang dan menetapkan Alat Kelengkapan DPRD Sampang periode 2019-2024 sebagai berikut. (Banmus) sebanyak 23 orang dengan di Ketua Fadol, Wakil Ketua Moh. Amin Arif Tirtana, Rudi Kurniawan dan Fauzan Adzima.
   Badan Anggaran (Banggar) sebanyak 23 orang. Ketua Fadol, Wakil Ketua Moh. Amin Arif Tirtana, Rudi Kurniawan dan Fauzan Adzima. Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) sebanyak 11 orang Ketua Moh. Faruq, Wakil Ketua Imam Hambali. Badan Kehormatan (BK) sebanyak 5 orang. Ketua H Abdus Salam,Wakil Ketua Amir Lubis. Sedangkan alat kelengkapan komisi yakni, Komisi I, Ketua Nasafi , Wakil Ketua Ubaidillah, Sekretaris Raden Aulia Rahman Komisi II Moh. Fathurrosi,Wakil Ketua Alan Kaisan ,Sekretaris Iwan Efendi Komisi III, Ketua Moh. Subhan, Wakil Ketua A. Hamidudin ,Sekretaris Abd. Rohim Komisi IV, Ketua Musoddaq Chalili, Wakil Ketua Lutfiyanto Sekretaris Nurul Huda.
   Paripurna Pengumuman dan penetapan struktur Alat Kelengkapan DPRD di nyatakan sah dan memenuhi korum mengingat hal tersebut sesuai dangan tatib yang berlaku dengan kehadiran empat puluh tiga anggota DPRD hadir dan dua tidak hadir dengan keterangan izin. Hal ini di sampaiakn oleh Sekretaris DPRD Kabupaten Sampang Moh Anwari Abdulah saat membacakan peraturan sidang peripurna” rapat hari ini dengan kehadiran empat puluh tiga anggota dan dua anggota tidak hadir dnagn status izin, maka rapat harini memenuhi korum sesuai dangan tatib” ungkabnya. yang selanjutnya membacakan Alat Kelengkapan DPRD. *rn



Pelantikan 4 Pimpinan DPRD Sampang
Sampang suaraharianpagi.com
   Bertempat di Ruang Graha Paripuran gedung DPRD Kabupaten Sampang pimpinan definitif di ambil sumpahnya dan dilantik sacara resmi, selasa (17/9). Acara di hadiri oleh Bupari Sampang H. Selamet Junaidi , Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, Sekretaris Daaerah Kabupaten Sampang Yuliadi Setiawan, Forkopimda, Kepala SKPD, Camat Se Kabupaten Sampang dan tamu undangan yang lain.bertindak sebagai Pejabat pengambil sumpah Ketua Pengadilan Negeri Sampang Irianto Prijatna Utama,S.H, M.Hum.
   Pelantikan Pimpinan DPRD Sampang sesuai dengan SK Putusan Gubernur Jawa Timur dangan Nomor: 171.434/25/011.2/2019 tentang peresmian pengangkatan pimpinan dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten sampang masa jabatan tahun 2019-2024 yang ditetapkan pada tangggal 16 september telah memutuskan dan meresmikan pimpinan DPRD Kabupaten Sampang secara definitif bahwa Fadol politisi Partai PKB sebagai ketua DPRD, Amin Arif Tirtana, S.Ag.M.SI politis PPP sebagai wakil ketua, Rudi Kurniawan,A.Md.Gz Politisi Partai Nasdem sebagai wakil ketua dan Dr. H. Fauzan Adima ,SH, M.Kn Politisi Partai Gerinda sebagai wakil ketua.
   Dalam Sambutanya Ketua DPRD Fadol menyampaikan tugas utama pimpinan DPRD ada tiga hal itu sesuai dangan konstitusi tugas pokok legeslatif pertama pembentukan peraturan daerah, kedua penyusunan anggaran, dan yang ketiga monitoring dan evaluasi. “ tugas pimpinan DPRD tidaklah ringan selain tiga tugas pokok pimpinan DPRD harus mampu menciprakan kondusifitas sosial, komonikasi antar fokopimda, mempercapat pembangunna dan pemeratan pembangunan serta mereformasi birokrasi yang menekan pada pelayann masyarakat” ungkapnya.
   Sementara Bupati Sampang H Selamet Junaidi mengucapkan selamat kepada pimpinan baru DPRD Kabupaten Sampang sebagai kepala daerah sangat mengapresiasi bahwa DPRD Kabupaten Sampang masa bakti 2019-2024 telah memiliki pimpinan yang definitif, samoga dengan kepemimpinan yang baru di tubuh parlemen mampu menunaikan tugasnya dengan baik karena harapan masyarakat sampang begitu besar.”mari kita bersamam-sama memajukan kabupaten sampang dan menjaga senergisitas antara borokrasi dan parlemen demi terciptanya Sampang yang hebat dan bermartabat serta pemerataan pembangunan dan penguatan ekonomi dari berbagai aspek baik di desa dan dikota” ungkapnya.
   Sampang,SMN- Sebanyak 45 orang calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang terpilih, resmi dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Anggota DPRD Kabupaten Sampang untuk periode masa jabatan tahun 2019-2024. Mereka diambil sumpah dan janjinya dalam Rapat Paripurna Peresmian Pengangkatan Anggota DPRD Kabupaten Sampang, Minggu (25/8) di Graha Paripurna DPRD Kabupaten Sampang. Pengambilan sumpah Anggota DPRD di lakukan oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sampang, kemudian naskah sumpah tersebut ditandatangani oleh perwakilan anggota dewan dari seluruh anggota. Pelantikan pimpinan definitif DPRD kabupaten sampang akan dilakukan jika penyusunan tata tertib sudah rampung. Untuk selanjutnya akan dilaksanakan pembentukan alat kelengkapan DPRD kabupaten sampang. “Setelah terbentuk pimpinan definitif baru , nanti akan kita melangkah untuk pembentukan alat kelengkapan dewan”, ungkapnya. Perlu diketahui, dari menyampaikan Sambutan Gubernur Jawa Timur, Hj. Khofifah Indar Parawansakursi, dan secara pribadi Bupati Sampang Slamet Junaidi menyampaikan ucapan selamat kepada para anggota DPRD Kabupaten Sampang masa bakti 2019-2024 yang baru saja dilantik. Bupati Sampang H. Selamet Junaidi Pihaknya berharap ke depannya Pemkab Sampang bersama dengan jajaran anggota DPRD dapat kompak bersama-sama membangun Kabupaten Sampang menuju hebat bermartabat. “Tentu banyak harapan saya untuk membangun daerah ini bersama-sama dengan anggota DPRD yang baru”, ungkapnya. Sebagai pimpinan DPRD sementara langsung diumumkan, menunjuk Fadhol dari Partai Kebangkitan Bangsa sebagai Ketua dari partai PKB dan wakil ketua Arif Amin Tirtana dari partai PPP. Hal ini sesuai usulan dari Partai masing-masing sebagai Parpol yang memperoleh Kursi terbanyak. “Ini merupakan amanat peraturan perundang-undangan yang harus dilaksanakan sebagai rangkaian dari pelaksanaan Pemilu 2019”, kata Fadhol saat menyampaikan sambutannya. Dirinya menambahkan bahwa dirinya mewakili seluruh anggota DPRD kabupaten sampang periode 2019-2024 mengucapkan terima kasih kepada jajaran penyelenggara pemilu, mulai dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan seluruh lapisan masyarakat. Pihaknya mengatakan bahwa anggota DPRD saat ini akan berupaya semaksimal mungkin untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Sampang sebagai wujud tanggung jawab anggota dewan. “Kami tidak akan bisa melaksanakan tugas ini tanpa adanya dukungan dan kerja sama dari seluruh warga Kabupaten Sampang”, ungkapnya. *adv/why



Rayakan 1 Muharram dengan santuni Anak Yatim
Sampang – suaraharianpagi.com
   Dalam rangka memperingati 10 Muharram 1414 Hijriyah Pemerin tah Kabupaten Sampang menggelar acara Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 H. dengan agenda sentuanan anak yatim sebanyak 300 orang dengan di bagi secara kupon dan untuk masyarakat sekitar pen dopo Bupati di bebaskan membawa anak yatim di sekitarnya.
  Dalam sambutanya Bupati Sam pang H. Slamet Junaidi yang di wakili Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat menjelaskan pentingnya saling berbagi dan megasi antar sesama muslim terutamanya anak yatim mengingat Nabi Besar Muhamad SAW pernah bersabda sayangilah dan bahagiakan anak yatim.” Mari jadikan 10 muharom ini momen saling berbagi dengan anak yatim sesuai dangan sabda Rosululloh, dan sisihkan sebagin harta kita untuk mereka karena sebenar banarnya harta kita adalah harta yang telah kita sedekahkan, mari kita timngkatkan ukuweh islamiyeh sesama muslim”ungkapnya.
   Tak cukup sampai di acara santun pemerintak kabupaten sampang juga mengundang penceramah guru basar kampus AINSuanan Ampel Surabaya Prof Moh. Ali Azis, sedangkan unurk tamu undangan Forkopimda, Kepala SKPD, Kepala Bagian, camat seluruh lurah, dan tamu undangan yang lain. Acara di buka dengan pembacaan lantunan ayat ayat sucu Alquran yang di lanjutka dengan nota penjelasan dan dasar acara Oleh Kabag Kesra (kesejahteran rakyat) Tolkah, pemberian sacara simbolis uang santunan oleh Istri Bupati Hj Mimin Skamet Djunaidi dan istri wakil Bupat Vanny Dariany dan di tutup dengan ceramah oleh guru besar Prof. Moh. Ali Azis. *rn


Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah DPRD Kabupaten Sampang
Sampang – suaraharianpagi.com
   Sebanyak 45 orang calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang terpilih, resmi dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Anggota DPRD Kabupaten Sampang untuk periode masa jabatan tahun 2019-2024. Mereka diambil sumpah dan janjinya dalam Rapat Paripurna Peresmian Pengangkatan Anggota DPRD Kabupaten Sampang, Minggu (25/8) di Graha Paripurna DPRD Kabupaten Sampang.
   Pengambilan sumpah Anggota DPRD di lakukan oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sampang, kemudian naskah sumpah tersebut ditandatangani oleh perwakilan anggota dewan dari seluruh anggota. Pelantikan pimpinan definitif DPRD kabupaten sampang akan dilakukan jika penyusunan tata tertib sudah rampung. Untuk selanjutnya akan dilaksanakan pembentukan alat kelengkapan DPRD kabupaten sampang. “Setelah terbentuk pimpinan definitif baru nanti akan kita melangkah untuk pembentukan alat kelengkapan dewan”, ungkapnya.
   Pelantikan ini menandai sebagai sebuah titik tolak baru dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. “Kini saatnya saudara-saudara Anggota DPRD Sampang masa jabatan 2019-2024 melangkah bersama untuk mewujudkan janji-janji untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, peran DPRD sebagai lembaga legislatif di daerah dengan tugas legislasi, anggaran dan pengawasan yang dijalankan dalam kerangka representasi rakyat di daerah, memegang peranan yang sangat strategis dalan menentukan keberhasilan penyelenggaraan otonomi daerah”, jelasnya.
   Adapun unsur pimpinan DPRD Sampang sementara langsung diumumkan, yakni menunjuk Fadhol dari Partai Kebangkitan Bangsa sebagai Ketua. Hal ini sesuai usulan dari Partai masing-masing sebagai Parpol yang memperoleh Kursi terbanyak. “Ini merupakan amanat peraturan perundang-undangan yang harus dilaksanakan sebagai rangkaian dari pelaksanaan Pemilu 2019”, kata Fadhol saat menyampaikan sambutannya.
   Dirinya menambahkan bahwa dirinya mewakili seluruh anggota DPRD kabupaten sampang periode 2019-2024 mengucapkan terima kasih kepada jajaran penyelenggara pemilu, mulai dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan masyarakat. Pihaknya mengatakan bahwa anggota DPRD saat ini akan berupaya semaksimal mungkin untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Sampang sebagai wujud tanggung jawab anggota dewan. “Kami tidak akan bisa melaksanakan tugas ini tanpa adanya dukungan dan kerja sama dari seluruh warga kabupaten sampan”, pungkasnya. *roni


DPRD Sampang Gelar Rapat Paripurna

Penyampaian Pandangan Fraksi dan Perubahan APBD 2019
Sampang – suaraharianpagi.com
   Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sam pang menggelar rapat paripurna penyampaian peman dangan umum fraksi-fraksi ten tang perubahan APBD Th 2019 dan jawaban Bupati Sampang di Gedung Aula Kantor DPRD kabupaten Sampang Senin (19/08/2019). Acara di pimpin langsung Ketua DPRD Kabupa ten Sampang Juhari
Dalam rapat paripurna tersebut anggota DPRD perwakilan masing-masing Fraksi menyerahkan pandangan umumnya kepada Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, melalui Ketua DPRD Kabupaten Sampang, dan dilanjutkan dengan penyerahan jawaban Bupati Sampang melalui ketua DPRD Sampang.
   Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menjelaskan berdasarkan hasil evaluasi rancangan APBD Th 2019-2020 perubahan itu untuk menyingkronkan dengan program ptioritas atau program masyarakat. “Kita singkronkan dengan program prioritas, program yang pro masyarakat. Dan barusan kita sudah serahkan hasil rapat perubahan Raperda", ungkapnya.
   Menurutnya jumlah pendapatan anggaran daerah ( PAD) kabupaten Sampang di Th 2019 – 2020 semakin meningkat hingga Rp 13 M, sehingga perlu di lakukan perubahan utamanya dalam bidang pembangunan infra stuktur kecuali dana hibah yang konsumtif.
“Banyak yang dilakukan perubahan seperti infrastuktur dan lain-lain, yang jelas kita hindari untuk dana hibah konsumtif, karena kita prioritaskan hibah yang produktif,” tandasnya.
   Sementara Ketua DPRD Sampang, Jauhari mengungkapkan, pihaknya bersama seluruh anggota atas nama fraksi seluruh Partai menilai kebijakan Bupati Sampang Bersama Wakilnya dapat diterima Karena singkron dengan program prioritas, program yang pro masyarakat. Sehingga dalam perjalanan Sidang Paripurna berjalan lancar tanpa ada bantahan sanggahan berarti. *adv/why



Upacara HUT RI ke 74 bertepatan
Ulang Tahun Bupati Sampang Yang Ke 47
Sampang – suaraharianpagi.com
   Bupati Sampang Slamet Junaidi memimpin upacara bendera HUT ke 74 Kemerdekaan Republik Indone sia di halaman Pendopo Bupati Sampang, Jalan Wijaya Kusuma. Tahun ini tahun pertama kalinya Bupati Sampang Bertindak sebagai inspektur upacara HUT RI. HUT Kemerdekaan RI pada tahun ini mengusung tema SDM Unggulan Indonesia Maju , sabtu (17/8).
   Bertindak sebagai pembaca Teks Proklamasi Ketua DPRD Kabupaten Sampang Juhari, Komandan Upacara Letkol Nur Hamin dari Kodim 0828, sementara pasukan pengibara bendera pembawa sang merah putih Halawatun Nufus SMAN 1 Sampang, pengibar bendera Nurul Fatmawati SMAN 1 Sampang, pengibar M. Hanafi SMKN 1 Sampang, pengibar Rian Mahesa SMAN 1 Ketapang, acara pengibaran bendera merah putih berjalan dengan khidmah dan penuh makna,usai pengibaran bendera para tamu undangan dan peserta upacara di suguhi lagu-lagu perjuangan dan daerah oleh obade gabungan dari bebera SMA, tidak sampai disitu saja suguhan Drum Band dari Trunojoyo marcing band pun ikut memerihkan HUT RI ke 74.
   Sebagai peserta upacara terdiri dari Anggota Polres Sampang, anggota TNI dari Kodim 0828, Mahasiswa, Karang Taruna, Tagana, Paramuka, Satpol PP Kabupaten Sampang, Pelajara SMA, Staf Organisasi Perangkat Daerah, sedangkan sebagai tamu undangan, para pejuang vetran, Kepala Polres beserta perwira lingkungan polres sampang, Dandim 0828 serat perwira kadim 0828, Kejaksaan Negeri Sampang beserta Kasinya, Pengadilan Negeri Sampang Kepala Rutan Sampang, Kepala OPD, Camat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Ketua dan Angota DPRD Sampang, Kepala Desa se Kabupaten Sampang dan Ormas.
   HUT RI yang ke 74 merupakan momen spesial karena bertepatan dengan hari ulang tahun Bupati Sampang H Slamet Junaidi yang ke 47, Bupati Sampang mendapatkan kejutan dari Forkopimda berupa nasi tumpeng dan kue ulang tahun yang langsung di kawal oleh pasukan dari unsur TNI POLRI dengan iringan konvoi dari luar pintu gerbang pendopo Bupati Sampang, bunyi sirini patwal sempat mengagetkan Bupati dan tamu undangan yang hadir,acara ditutup dengan pemberian tanda kasih kepada para vteran oleh Bupati Sampang
   Dalam wawancaranya Bupati Sampang H. Slamet Djunaidi menjelaskan “ memperingati HUT RI adalah kegiatan rutin setiap tahun, antusis masyarakatlah yang menjadikan HUT RI ini meriah tanpa melupakan jasa-jas para pahlaman dalam memperjuangkan kemerdekaan,dan kami bertekat unutuk tahun depan sampang menjadi kabupaten yang maju damai dan tentram, jadikan momen HUT RI sebagai penyemangat diri untuk memajukan sampang dan bangsa indonesia sesuai dangan tema SDM Unggul Indonesia Maju”mari kita selaraskan tujuan untuk sempang Hebat dan Bermartabat ungkapnya. *rn



DPRD Sampang Gelar Paripurna Penyampaian
Nota Penjelasan Bupati 6 Raperda dan 2 rapeda Usulan
Sampang – suaraharianpagi.com
   Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang, Menggelar Nota penjelasan 6 raperda dan 2 raperda usulan oleh pengusul, di ruang Graha Paripurna DPRD, kamis 04/07.
   Penyampaian Nota Penjelasan Bupati Sampang H. Slamet Junaidi melalui wakil Bupati Sampang, H. Abdullah Hidayat. Dalam Penyampaiannya di hadapan Seluruh anggota DPRD yang hadir dijelaskan, 6 raperda tentang Perubahan Pajak Daerah, BPRS, GSM, Lingkungan Hidup, PDAM dan Pilkades, serta 2 raperda usulan pengusul tentang 1000 pesantren dan Madrasah diniah (Madin).
   Sementara DPRD Sampang melalui Agus Khusnul Yakin, keberadaan pesantren dan Madin secara kuantitas dan kualitas sangat di butuhkan, guna mewujudkan masyarakat yang beriman dan bertakwa. Untuk itu, pihaknya berharap Pesantren dan Madin kedepan ada perhatian serius dari pemerintah Sampang, tuturnya.
   “Raperda ini akan dikaji dan dibahas melalui mekanisme internal DPRD melalui Pansus, semoga berjalan lancar" ujar Agus Husnul Yakin
   Dalam kesempatan yang sama Rapat Paripurna DPRD juga mengumumkan nama anggota Pansus Raperda.
   Perlu diketahui, 8 raperda di atas adalah target 24 raperda yang di rencanakan DPRD Sampang dalan tahun 2019. Namun menjelang triwulan ke-3, belum juga mencapai separuh dari target, dan perlu adanya keseriusan dan Kerj keras DPRD Sampang.
   Hadir dalam Rapat Paripurna tersebut Ketua DPRD Sampang Juhari, beserta 27 Anggota dari 45 anggota DPRD Sampang, Wakil Bupati Sampang H Abdullah Hidayat,
   jajaran Forkopimda, Pimpinan Organisasi perangkat daerah (OPD) serta Camat se-Kabupaten Sampang. *rn



Bupati Tulang Bawang Paparkan Raperda Kepada Anggota Dewan

Suaraharianpagi.com – lampung
   Bupati Tulangbawang Winarti, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun Anggaran 2018, kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam rapat paripurna. Selain itu, dalam rapat paripurna ini juga dilakukan penyampaian 4 usulan rancangan peraturan daerah (Raperda) dari Eksekutif dan penyampaian 4 rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif dari legislatif.
   Dalam penyampaian LKPJ Tahun Anggaran 2018, Bupati Tulangbawang Winarti, menyampaikan bahwa arah kebijakan umum Pemerintah Daerah dalam pembangunan di Kabupaten Tulangbawang pada Tahun Anggaran 2018 mengacu kepada Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tulangbawang Tahun 2017-2022.
   “Sehingga dalam pengelolaannya, didasarkan pada hasil perhitungan laporan realisasi anggaran dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Tulangbawang, dalam target Pendapatan Daerah sebesar Rp.1.306.671.826.046 (satu trilliun tiga ratus enam milliar, enam ratus tujuh puluh satu juta, delapan ratus dua puluh enam ribu empat puluh enam rupiah) dan berdasarkan perhitungan sementara Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah terealisasi sebesar Rp.1.158.325.076.291,52 (satu trilliun seratus lima puluh delapan milyar tiga ratus dua puluh lima juta tujuh puluh enam ribu dua ratus sembilan puluh satu koma lima puluh dua rupiah),”kata Winarti, Rabu (15/05).
   Sementara itu, mengenai rancangan peraturan daerah inisiatif legislatif. Pada prinsipnya Bupati Winarti menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tulangbawang sangat mengapresiasi dan menyambut baik serta sangat mendukung terhadap 4 rancangan peraturan daerah inisiatif legislatif tersebut.
   Sambutan hangat ini, didasari berbagai pertimbangan. Diantaranya, seperti mengenai rancangan peraturan daerah tentang kesiapsiagaan dan peringatan dini dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, ini sebagaimana diketahui, Kabupaten Tulangbawang adalah wilayah yang memiliki kondisi geografis, geologis dan demografis dengan kemungkinan terjadinya bencana, baik yang disebabkan oleh faktor alam, faktor non alam maupun oleh perbuatan manusia yang menyebabkan kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dampak psikologis dan korban jiwa. Jadi peraturan daerah ini merupakan langkah antisipatif dalam upaya kesiapsiagaan dan peringatan dini dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana secara sistematis, terencana, terkoordinasi dan terpadu.
   “Saya berharap dengan dibentuknya peraturan daerah ini dapat memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman bencana, menjamin penanggulangan bencana secara terencana, terpadu, terkoordinasi, menyeluruh dan berkelanjutan, membangun partisipasi dan kemitraan publik serta swasta, mendorong semangat gotong royong, kesetiakawanan dan kedermawanan, meminimalisasi dampak bencana, mengurangi kerentanan dan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi bencana,”ungkap Winarti.
   Lalu kedua, terhadap raperda tentang Bank Sampah, mengingat sampah dengan segenap permasalahannya tidak hanya mempengaruhi estetika, kebersihan, dan kenyamanan Kota, juga berpengaruh terhadap kesehatan penduduk dan lingkungan kota sebagai akibat dari produksi dan polusi sampah.
   Begitu pula terhadap raperda tentang Jaminan Kelestarian Lingkungan Hidup Berkelanjutan, pada hakekatnya pembangunan di daerah merupakan bagian dari pembangunan nasional, yaitu pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan bertujuan mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan dapat terjamin apabila didukung dengan sumber daya alam dan lingkungan yang memadai. Maka dengan dukungan dalam pendayagunaan sumber daya alam dan lingkungan, baik hayati maupun non hayati, sangat mempengaruhi kondisi lingkungan.
   Terakhir, terhadap raperda tentang kawasan tanpa rokok yang merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang mengandung Zat Aditif Berupa Produk Tembakau Terhadap Kesehatan yang mewajibkan Pemerintah Daerah mewujudkan dan menetapkan kawasan tanpa rokok diwilayahnya.
   “Untuk mengurangi dampak negatif tersebut, perlu diturunkan jumlah perokok, baik aktif maupun pasif, serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia secara berarti.
   Raperda Kawasan Tanpa Rokok bermanfaat untuk mencegah bayi, anak, remaja untuk terinisiasi merokok, terpapar zat membahayakan dari asap rokok, mencegah perokok pasif dari akibat bahaya asap rokok, mengurangi kebiasaan merokok dari perokok aktif,”jelasnya.Advetorial kegiatan bupati tulang bawang.
Kabiro, Sandy, Wartawan Andi Febri Gunawan.



PAW Ketau DPRD Kabupaten Sampang
Sampang – suaraharianpagi.com
   Pucuk pimpinan anggota DPRD Sampang mulai saat ini berganti. Yang semula Ketua DPRD di pimpin Imam Ubaidilah saat ini diganti, hasil Pergantian Antar Waktu (PAW) yang digelar di Graha Paripurna DPRD Sampang, Senin (6/5) siang. Juhari, politisi asal Tambelengan yang sebelumnya menjabat sebagai anggota Komisi I DPRD Sampang. Posisinya menggantikan Imam Ubaidillah sampai tersisa empat bulan mendatang.
Sekretariat DPRD Kabupaten Sampang melaksanakan Rapat Paripurna. Rapat yang berlangsung di Graha paripurna, dalam rangka Pengambilan Sumpah Janji dan Pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW) Ketua DPRD Kabupaten Sampang Imam Ubaidillah kepada Juhari Kader PKB Lainnya. Pengambilan sumpah antar waktu disaksikan Bupati Sampang H. Slamet Djunaidi, Wabup Sampang H. Abdullah Hidayat, Forkopimda dan OPD. Serta seluruh Wakil Ketua, Ketua Fraksi, Komisi dan anggota DPRD Sampang.
Sekretaris DPRD Sampang Moh. Anwari Abdullah mengatakan sesuai jadwal pelantikan dilakukan untuk mengisi kekosongan kursi jabatan ketua dewan. Pihaknya menuturkan, pengambilan sumpah janji dan pelantikan PAW Ketua DPRD dikarenakan Imam Ubaidillah saat ini kondisi kesehatannya terganggu (sakit) dan tidak bisa melaksanakan tugasnya dengan maksimal. “Sehingga hal itu harus digantikan (PAW) kepada suara terbanyak kedua yang sama-sama dari kader PKB nya,” ujarnya kemarin.
Dikatakan, Diketahui, Imam Ubaidilah merupakan politisi PKB asal Banyuates. Ia menjabat sebagai Ketua DPRD Sampang selama dua periode, mulai pemilu 2009-2014 dan 2014-2019. “Sampai pelantikan pimpinan dan anggota DPRD yang baru hasil pemilu 2019, kemungkinan Agustus ini,” tuturnya.
Sementara itu, Juhari mengatakan pihaknya bakal langsung tancap gas untuk merampungkan sisa pekerjaan yang tertunda. Sisa waktu kurang lebih empat bulan ini akan segera melakukan rapat pimpinan (Rapim) serta bersama Wakil Ketua, Ketua Fraksi dan Komisi. Hal tersebut dinilai penting untuk menginventarisir dan mengevaluasi kegiatan DPRD Sampang yang telah terlaksana. “Sehingga diakhir tugas nanti kita tidak punya tunggakan tugas, dan saya menyelesaikan masa peralihan dengan baik. Misalnya, soal propemperda. Sisa jabatan ini, jika dimanfaatkan semaksimal mungkin insyaallah pembahasan yang belum akan rampung,” ujarnya singkat. (rn)


Bupati Sampang Hadiri Safari Ramadhan 1440 H
Samang – suaraharianpagi.com
   Pemkab Sampang bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan safari Ramadhan dan buka puasa bersama warga yang berlangsung di Masjid Al Barokah Desa Patapan Kecamatan torjun Kabupaten Sampang, Selasa (7/5). Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menggelar Safari Ramadhan sebagai sarana bersilaturrahmi dengan masyarakat Sampang,bertujuan untuk menyerap keluhan atau masalah yang di hadapi Masyarakat Sampang luas.
   Bupati Sampang Slamet Junaidi mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah menerima kedatangan rombongan dengan baik. Ia juga meminta kepada warga bahwa kegiatan ini tidak hanya formalitas atupun rutinitas melainkan dalam rangka mewujudkan harmonisasi kehidupan masyarakat yang waspada ,tanggap, tertib , damai dan bersatu. “Saya ucapkan terimakasih pada warga desa yang telah menyambut kami dan kami minta nanti setelah buka bersama dan sholat maghrib warga menyampaikan keluhan dan kerjasama semua pihak terutama masyrakat untuk meningkatkan kesejahteran bersama, biar sama-sama merasakan dan tidak di rasakan segelintir orang” ungkapnya.
   Dirinya juga menambahkan kegiatan safari Ramadhan ajang saling berbagi antar sesama “Kegiatan safari kali ini yang pertama masa kepemimpinan saya, dengan harapan saya bisa tau keluhan Masyarakat, serta sedikit berbagi rezeki dengan Masyarakat, khususnya bagi Anak Yatim Piatu dan Kaum Duafa", tutur Bupati Sampang H. Idi.
   Kegiatan ini tidak hanya sebatas seremonial saja, melainkan mewujudkan keharmonisan antara Pemerintah dengan rakyatnya, guna menjadikan Kabupaten Sampang Hebat bermartabat, tambah Bupati H. Idi. Santunan ini, merupakan bentuk kepedulian secara pribadi dan pemerintah terhadap mereka yang membutuhkan. Karena sebagian harta benda yang dimiliki diwajibkan disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya. *rn



Sampang – suaraharianpagi.com
   Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang, H. Jupri Riyadi Meriahkan hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke -130tahun, dengan menggelar Upacara bendera hingga Persembahan Tari kolosal Malate Sato'or untuk menyambut seratus (100) hari kerja Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dan Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, kamis (02/05).
   Bertempat di Lapangan wijaya kusuma Sampang, Upacara bendera yang di Pimpin oleh Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi atau akrab disapa H. Idi dan di ikuti peserta upacara dari tingkat pelajar, Kepala sekolah, anggota Korpri, ASN dilingkungan Birokrasi, Satpol PP, TNI Kodim 0828 Sampang, dan Polri dari Polres Sampang berlangsung lancar.
   Adapun Tema Hardiknas 2019 ini, "Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan, Mencerminkan Kesan Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau Ki Hajar Dewantara, Tentang Pentingnya Ekosistem Pendidikan Yang Berkebudayaan Dengan Outpout Manusia -Manusia Berintegritas dan Berbudi Luhur".
    Selesai Upacara bendera Hardiknas, dilanjutkan pemberian hadiah dan piagam, bagi sejumlah pelajar dan guru yang berprestasi oleh Disdik Sampang melalui Bupati H. Idi dan di ikuti bergiliran oleh para Forkompimda.
   Menariknya, dalam momentum Upacara Hardiknas, Dinas Pendidikan Sampang menyuguhkan Seribu lebih penari jenis tari kolosal dengan nama tari Malate Sato'or khas Kab. Sampang, yang artinya simbol kebahagiaan dan Kelembutan, serta Keramahan Warga Sampang Madura.
   Disdik Kembali membuat Bupati H. Idi bersama Wakilnya H. Abdullah Hidayat terlihat senang, sesaat penampilan seribu penari Selesai menghibur, Piagam dan segenap Kenangan di terima dari utusan Musium rekor Dunia Indonesia (MURI), yang di tanda tangani Jaya Suprana.
   Disamping menyambut Hardiknas ke -130, Upacara bendera juga memeriahkan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke -XXIII dan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2019.
   Hadir dalam undangan acara tersebut, Bupati H. Idi dan Wabup H. Abdullah Hidayat, Sekdakab Sampang H. Putut Budi Santoso, Seluruh jajaran Forkompimda, Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Seluruh Kepala Bidang (Kabid) Dan sejumlah staf Disdik, Kepala sekolah SD dan SMP, Serta TP PKK Kab. Sampang. *rony



Pemkab Gelar Musrenbang RPJMD 2019-2020,
Bupati Siapkan 5 Misi Jadikan Sampang Hebat Bermartabat
Sampang suaraharianpagi.com
   Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui Bappelitbangda Sampang menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musren- bang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sampang Tahun 2019–2024, yang di gelar di Aula RSUD Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang, pada Kamis (11/04).
  Kegiatan tersebut di hadiri langsung oleh Bupati Sampang H. Slamet Junaidi bersama Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, Perwakilan dari Bakorwil Madura, Wakil Ketua DPRD Sampang asal Ketapang, Forkopimda, Sekdakab, Pimpinan OPD, Camat dan Forkopimca Ketapang, Tokoh masyarakat setempat, serta ormas LSM dan segenap awak media.
   Dalam sambutannya, Bupati H. Selamet Junaidi menjelaskan target Pemerintah Kabupaten Sampang dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Sampang pada lima (5) tahun kedepan, yaitu berorentasi kepada 5 misi Pemerintah Sampang saat ini, guna mewujudkan Sampang Hebat bermartabat.
 Dalam sambutannya Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan, “Perencanaan Pembangunan kedepan harus berorientasi kepada 5 misi Pemerintah untuk mewujudkan Sampang yang hebat dan bermartabat.
  Lima misi itu antara lain Peningkatan SDM yang berkualitas dan berdaya saing, Mewujudkan kemandirian ekonomi Daerah khususnya Pedesaan melalui pengembangan Agrobisnis, Pariwisata serta Ekonomi kreatif.”ucapnya
   Idi panggilan akrab Bupati Sampang menambahkan, “Peningkatan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan, Tata kelola Pemerintahan Daerah serta Desa secara transparan dan akuntabel yang berorientasi terhadap pelayanan publik serta Harmonisasi kehidupan masyarakat yang waspada, tanggap, tèrtib, damai dan bersatu, dan lima misi inilah yang menjadi dasar program kegiatan di OPD,” imbuhnya
  Dengan itu semua diharapkan mewujudkan Program – program pembangunan Bupati Sampang agar seluruh OPD saling bersinergi serta menghilangkan ego sektoral agar tercapainya pembàngunan Sampang Hebat Bermartabat.
 “Kami sangat optimis terhadap lima program prioritas lima tahun ke depan supaya dapat diselesaikan satu persatu. Pada intinya, dasar program pemerintah dapat bermanfaat untuk masyarakat luas di Kabupaten Sampang.
  Perlu diketahui, “Pada tahun 2019 Pemkab Sampang menganggarkan sebesar 5 Milyar, untuk melanjutkan pembangunan RSUD Kecamatan Ketapang, semoga pada tahun 2020 pembangunannya selesai dan secepatnya bisa digunakan oleh masyarakat di wilayah Pantura, seperti Kecamatan Ketapang, Sokobanah, Banyuates dan Robatal," tutup Bupati. *rn



Paripurna Penandatanganan LKPJ Dan Rekomendasi DPRD
suaraharianpagi.com-Sampang
   Rapat paripurna penandatanganan keputusan DPRD kabupaten Sampang, tentang rekomendasi terhadap LKPJ Bupati Sampang tahun 2018, rapat di pimpin langsung wakil ketua DPRD Sampang Fauzan Adima, Hadir Bupati Sampang Slamet Junaidi, Sekda, Forkompinda, dan jajaran OPD Sampang. Senin (8/5/19).
   Mewakili Panitia Khusus (pansus) LKPJ Bupati Sampang 2018 , H. Sahid menjelaskan ada 12 rekomendasi yang disampaikan pada Bupati Sampang, diantaranya masih belum ada kemajuan pembangunan jembatan Sreseh-Pengarengan (Srepang).
   “Bahkan pembebasan lahan untuk akses jembatan Srepang hingga saat ini belum maksimal yang dianggarkan di dinas PUPR kabupaten Sampang, tahun 2018 lalu anggaran Rp. 15 miliar pembebasan lahan, hanya terserap Rp. 5 miliar, oleh sebab itu, pansus meminta Bupati Sampang untuk mendorong keseriusan OPD untuk menyelesaikan pembangunan Srepang”.Tegas H. Sahid politisi partai Golkar.
   Sekedar diketahui, rencana pembangunan jembatan Srepang di sosialisasi kepada masyarakat, dilakukan sejak pada 2012 lalu, hingga saat ini 2019 masih belum ada pengerjaan pembangunan jembatan, baru tahapan pembebasan lahan.
   Adapun 12 item rekomendari DPRD Sampang terhadap LKPJ 2018 Bupati Sampang, diantaranya, Pemerintah daerah supaya membuat data base kemiskinan, yang membuat data perkembangan penduduk miskin, kantong kemiskinan dengan menyebut kecamatan dan desa untuk memudahkan intervensi penanggulangan kemiskinan berdasarkan lokasi yang dibutuhkan.
   Adanya upaya dari pemerintah daerah terhadap peningkatan PAD dari semua OPD penghasil.
   Mengingat kontribusi sektor pertanian yang masih mendominasi PDRB Kabupaten Sampang, maka perlu penekanan kepada pemerintah Daerah, untuk lebih memperhatikan dan memperkuat sektor ini diantaranya : pelatihan, akses permodalan, perbaikan pasar desa, penguatan unit usaha mandiri, padat karya produktif, ketersediaan pupuk, dan kewirausahaan untuk mendukung perluasan kesempatan kerja di kawasan perdesaan.
   Mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan belanja daerah yang lebih produktif, yang didukung peningkatan investasi daerah. Hal tersebut harus dilakukan untuk pertumbuhan ekonomi, yang progresif dengan kebijakan yang mampu menstimulasi pertumbuhan.
   Pembentukan, penguatan tugas dan fungsi serta dukungan yang cukup bagi TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah).
   Pembangunan infrastruktur perdesaan, harus mendapat perhatian lebih besar lagi secara kuantitas dan kualitasnya guna memperlancar arus distribusi barang dan jasa, termasuk didalamnya optimalisasi sumber daya air.
   Terkait Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sampang yang masih dalam kategori rendah dan belum sesuai target, maka perlu diambil langkah – langkah konkrit diantaranya : pemenuhan guru dan penerimaan penempatan guru menjadi faktor utama, meningkatnya kualitas pendidikan di samping sarana dan prasarana, yang memadai dan mudah dijangkau oleh masyarakat.
   Pelaksanaan program kerja paket A, B dan C diharapkan bisa membantu meningkatkan nilai IPM dan harus semakin digalakkan khususnya untuk penduduk usia 25 Tahun ke atas.
   Terkait dengan capaian indeks Kepuasan Masyarakat yang masih pada kisaran 78,66 dan belum memenuhi target. 9. Diharapkan Bupati Sampang untuk meningkatkan fungsi koordinasi, pengawasan dan pengendalian seluruh program SKPD agar bersinergi dengan baik.
   Terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, agar Bupati memacu inovasi dan kinerja SKPD, untuk mengembangkan potensi daerah, memacu kinerja investasi daerah, meningkatkan kegiatan ekonomi, sektor sekunder terutama dalam pengelolaan hasil industri pertanian, serta dapat menginisiasi penumbuhan lapangan kerja baru, serta pelaksanaan pelatihan – pelatihan untuk menciptakan generasi siap kerja.
   Terhadap peningkatan partisipasi Masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintah, dan pembangunan, dengan indikator nilai keswadayaan Masyarakat, ada kecenderungan terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya, namun demikian kami berharap keterlibatan Masyarakat dalam pembangunan mulai dari perencanaan sampai dengan pengawasan harus didukung penuh sebagai fungsi kontrol terhadap kinerja pemerintah.
   Terhadap prestasi yang belum membanggakan pada kinerja pembangunan, dari aspek peningkatan kesejahteraan masyarakat, hendaknya menjadi pembelajaran penting bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan dan kontrol seluruh kebijakan dan pendanaan program prioritas daerah guna menunjang mendukung pelaksanaan RPJMD 2019 – 2024.
   Terhadap pembangunan jembatan sreseh – pangarengan yang hingga saat ini belum menunjukkan kemajuan pekerjaan yang belum maksimal terkait pembebasan lahan walaupun sudah dianggarkan dalam DPA pada dinas PUPR, maka pansus meminta Bupati untuk mendorong keseriusan OPD untuk menyelesaikan pembangunan Srepang. *rony


XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget