Articles by "Sampang"

Sampang – suaraharianpagi.com

   Sempat menjadi bola panas perihal pemilhan kepala desa (PILKADES) di Kabupaten Sampang, bahkan beberapa tokoh masyarakat dan komonitas masyarakat Kabupaten Sampang melakukan audensi ke DPRD selaku legeslatif untuk mempertanyakan pilkades serantak supaya di gelar di tahun ini, hal ini terjadi kerena kurangnya pemahaman serta kurangnya informasi terkait pilkades membuat suasana di kabupaten sampang sempat memanas.

   Sementara pemerintah Kabupaten Sampang memberikan jawaban terhadap pertanyaan yang selama ini bagaikan bola panas bagi pemerintah kabupaten sampang, bertempat di aula kantor Pemerintah kabupaten sampang Sekretaris daerah Yuliadi Setiyawan di dampingi seluruh camat, kepala bagian hukum  dan plt DPMD   menggelar konfrensi pers senin(5/07) untuk memberikan jawab  atas semua pertanyaan masyarakat selama ini.

   Sekretaris daerah Yuliadi Setiawan menjelaskan perihal dasar hukum untuk menggelar pemilihihan kepala desa serta regulasi yang sudah di atur dalam  UU no 16 tahun 2014, PP no 43 tahun 2014 yang dirubah dengan PP no 47 tahun 2015, Permendagri no 112 tahun 2014, Permendagri no 65 tahun 2014, Permendagri no 27 tahun 2020 serta Surat Keputusan (SK) Bupati yang merujuk kepada Perbup no 27 tahun 2021 tentang Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan, Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Desa.” Jadi intinya  Pilkades sudah ada aturanya dan regulasinya jadi tidak serta merta ada dua pelaksanaan pilkade secara bergelombang dan serentak “ ungkapnya.

   “dan berdasarkan surat Keputusan Bupati Sampang dengan Nomor 188.45/272/KEP/ 430.013/2021 tahun 2021 tentang pelaksanan pemilihan Kepala Desa serentak Kabupaten Sampang, di tetapkan pada tahun 2025 yang di ikuti oleh 180 desa se kabupaten sampan,” imbuhnya sekretaris daerah dan menutup acara pers liris. *rn

Sampang – suaraharianpagi.com

   DPRD Kabupaten Sampang kembali menggelar Sidang Paripurna dalam rangka pandangan umum fraksi terhadap nota penjelasan bupati APBD 2020 dan jawaban bupati sampang terhadap pandangan umum fraksi, Senin (12/7) masih dalam situasi pandemi Covid 19 dan pemberlakuan PPKM sidang di gelar secara virtual dari dua gedung, gedung pemerintah kabupaten sampang dan gedung DPRD kabupaten sampang.

   Sidang di pimpin Wakil Ketua II Fauzan Adima , Dalam sidang paripurna  diagendakan pembacaan Pandangan Umum Fraksi terhadap nota penjelasan bupati terhadap pertanggung jawaban APBD 2020 dan jawaban Bupati Sampang terhadap PU fraksi. Dalam sidang paripurna seluruh fraksi di beri kesempatan untuk menyampaikan pendapat fraksinya dimuka sidang. Termasuk pula saran dan kritik yang disampaikan untuk membangun kabupaten sampang lebih maju dan bermartabat. “Dengan ini pemandangan umum fraksi ini bisa menjadi kritik dan saran bagi bupati selanjutnya,” ujar wakil ketua III DPRD Sampang Fauzan Adima.

   Pihaknya berharap, setelah paripurna tersebut, anggota pansus langsung segera tancap gas untuk melanjutkan ke tahapan selanjutnya. “Segera tancap gas bekerja untuk sampang lebih baik. Karena fraksi itu kepanjangan tangan partai yang mana ini akan semakin mempercepat kinerja dewan,” imbuhnya.

   Menurut fraksinya, dalam pemerintahan yang sudah dilaksanakan oleh Bupati Sampang Slamet Junaidi masih belum maksimal. Pihaknya mengharapkan banyak peningkatan yang harus segera dilakukan di tahun anggaran mendatang. “Termasuk dalam pendapatan asli daerah yang disetor dari berbagai OPD yang ada,” ucapnya. *rn

Sampang – suaraharianpagi.com

   Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sampang menggelar sidang paripurna penyampaian laporan rekomendasi Panja terhadap LHP BPK RI TA 2020 dan Nota Penjelasan Bupati terhadap 6 Raperda usulan yang bertempat di ruang sidang paripurna DPRD setempat, kamis (17/6). Sidang tersebut secara langsung memberikan rekomendasinya kepada bupati sampang.

   Panitia kerja (Panja) DPRD Sampang memberikan beberapa rekomendasi atas laporan hasil pemeriksaan badan pemeriksa keuangan (BPK) RI atas laporan keuangan Pemkab Sampang TA 2020. Dewan minta Bupati sampang Slamet Junaidi untuk segera menindaklanjuti rekomendasi yang disampaikan. Hal ini pula untuk mempertahankan predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) yang diberikan BPK RI atas laporan keuangan tersebut.

   Ubaidillah selaku ketua Panja DPRD Sampang menyampaikannya dalam rapat paripurna, pihaknya memberikan beberapa rekomendasi yang harus segera dijalankan dan ditindak lanjuti oleh pemkab sampang. Utamanya bupati sampang selaku pucuk pimpinan dan pemangku kebijakan. “Ini semata-mata demi mempertahankan pencapaian yang telah didapatkan sebagai WTP,” ujarnya kemarin.

   Rekomendasi yang disampaikan tersebut berdasarkan dari hasil pembahasan dari tim Panja yang dilakukan dalam menindaklanjuti LHP BPK RI tersebut. Dimana pencapaian WTP tersebut merupakan upaya maksimal dari segenap penyelenggara negara. Tugas dan tanggung jawab tersebut harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat kabupaten sampang. “Rekomendasi itu salah satunya agar segera menyelesaikan semua temuan temuan BPK yang sudah disampaikan,” ungkapnya.

   Dalam paripurna itu, dihadiri Bupati Sampang Slamet Junaidi, Wabup Abdullah Hidayat, Forkopimda, OPD, serta dihadiri pimpinan dan anggota DPRD dan tamu undangan lainnya. Paripurna ini digelar sebagai agenda rutin DPRD dalam menjalankan tugasnya sebagai badan legislatif dan pemantau kinerja pemerintah daerah. *rn

Sampang – suaraharianpagi.com

   Bertempat di graha peripuran gedung DPRD Kabupaten Sampang Sidang Peripurna dengan mengagendakan nota penjelasan lima raperda inisiatif dan pengumuman nama anggota panitia kerja LHP BPK RI di gelar, sidang di pimpin langsung oleh ketua DPRD Kabupaten Sampang Fadol dan di hadiri oleh Bupati Sampang H Selamet Junaidi, wakil Bupati H Abdullah Hidayat, Forkopimda, Kepala OPD, Kapala Bagian Pemerintah Kabupaten Sampang,senin (31/05).

   Dalam sambutanya ketua DPRD Fadol menjelaskan,” sidang kali ini membahas dua aganda yang pertama nota penjelasan lima raperda inisiatif dan yang kedua  pengumuman nama anggota panitia kerja LHP BPK RI yang sudah dibahas di tingkat banmus “.ungkapnya

   Badan Musyawarah (Banmus)  telah membahas  dengan matang dan secara terperinci terkait pengesahan badan pemeriksaan keuangan republik indonesia  (BPK RI) atas laporan hasil pemeriksaan (LHP) keuangan Pemerintah Kabupaten Sampang tahun 2020, yang mekanismenya di bacakan oleh Alan Kaisan politis partai Gerinda.

   Sementara lima raperda inisiatif di bacakan oleh Agus Husnol Yakin, lima raperda inisiatif meliputi raperda pasar tradisional dan moderen,pembentukan peraturan desa, fasilitasi pencegahan dan penyalahgunaan peredaran narkoba, kesejahteraan sosial dan terakhir inovasi daerah. Yang di lanjutkan pengumuman  nama anggota  panitia kerja LHP BPK RI di bacakan oleh sekretaris DPRD H Moh Anwari Abdullah SE,MM. *rn

Sampang – suaraharianpagi.com

   Masih dalam suasana pendemi covid 19  pemerintah Kabupaten Sampang menggelar Sholat  idul fitrih di lapangan wijaya kusuma, hal ini sudah menjadi tradisi tahun bagi pemerintah kabupatan dan masyrakat sekitar,  sholat idul fitrih menjadi momemtum Bupati dan wabup berinteraksi dengan masyarakt sekitar pendopo bupati. kamis (13/5),dengan  menerapkan prokes yang ketat pada setiap orang yang akan ikut melaksanakan sholat idul fitrih di lapangan.

   Hadir dalam sholat idul fitrih  bupati beserta keluarga, wakil bupati beserta keluarga,  Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz, S.I.K, Dandim 0828/Sampang Letkol ARM Mulya Yaser Kalsum SE MS.i, Kejari Sampang, Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang H. Yuliadi Setiawan, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah serta masyarakat Sampang..

   Dalam khutbahnya Kh. Buhori Maksum selaku Khotib dan imam  menyampaikan.” di hari yang fitrah ini kita seperti terlahir kembali putih bersih tanpa ada noda sedikitpun jadi mari kita saling maaf dan memaafkan antar sesama untuk menyempurnakan puasa kita ”, ungkapnya.

   Sementara Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan, “Momentum Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah merupakan bentuk kemenangan setelah selama 1 bulan penuh menjalankan ibadah puasa, mari kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari setelah Ramadhan, di hari Fitri ini semoga menjadi momentum kita melawan Covid-19, karena sudah dua tahun kita dihadapkan dalam situasi seperti ini”, ungkapnya.

   Dalam kesempatan tersebut, pihaknya atas nama pribadi, keluarga dan pemerintah daerah mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri, 1 Syawal 1442 Hijriyah. Minal Aidzin Wal Faidzhin, mohon maaf lahir dan batin. *rn

Sampang – suaraharianpagi.com

   Bertempat di graha paripurna gedung DPRD kabupaten Sampang sidang Paripurana tentang penyampaian rekomendasi pansus LKPJ Bupati tahun 2020 di gelar selasa (27/04), masih dalam situasi pandemi covid 19 dan bulan suci ramadan tidak menyurutkan kinerja anggota DPRD untuk menunaikan tugasnya sebagai control terhadap pemerintah daerah Kabupaten Sampang.

   Dalam sambutanya Ketua DPRD Kabupaten Sampang Fadol menjelaskan sidang kali ini terkait dengan penyampain rekomendasi pansus terhadap LKPJ  bupati Sampang tahun 2020, dan LKPJ sudah dibahas dan di telaah oleh Pansus sebelum di sampaikan pada hari ini ditemukan beberpa poin yang signifikan.” LKPJ Bupati tahun 2020 sudah di bahas oleh Pansus dan ada beberpa poi yang menjadi catatan sebagai rekomendasi dari Pansus untuk menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah Kabupaten Sampang yang akan di bacakan oleh anggota pansus Fathul Kodulloh” ungkapnya. Hadir dalam acara Bupati Sampang H. Selamet Junaidi, wakil Bupati H. Abdullah Hidayat,sekretaris Daerah Yuliadi Setiawan,  Forkopimda, Kepala OPD, Kepala bagian dan camat se Kabupaten Sampang.

   LKPJ Bupati Tahun 2020 di terima oleh DPRD  dengan beberapa evaluasi yang menjadi rekomendasi terhadap pemerintah Kabupaten Sampang, ini sebagai bukti pemerintah Kabupaten Sampang sedang berbenah dari tahun ketahun untuk menjadikan kota sampang menjadi baik dan lebih baik dari tahun ke tahun

   Sementara Bupati Sampang H. Selamet Junadi menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh anggota legeslatif yang telah menjadi mitra dan kontrol terhadap pemerintah Kabupaten Sampang, rekomondasi yang sudah di ajukan oleh pansus akan menjadi penyemangat dan perbaikan terhadap tatatnan kerja pemerintah Kabupaten Sampang,” terima kasih atas kinerja anggota DPRD yang telah mensupot pemerintah Kabupaten Sampang untuk menjadi lebih baik dari tahun ketahun demi tepenuhinya Sampang Hebat Bermartabat” ungkapnya. *rn

Sampang – suaraharianpagi.com

   Dalam  bulan suci ramadhan 1442 H pemerintah kabupaten sampang kembali menggelar kegiatan safari ramadhan secara bergiliran di tiap kecamatan. Dimana acara ini merupakan ajang silaturrahmi bupati bersama tokoh agama, tokoh masyarakat dan serta warga sekitar. Sehingga kebersamaan dan hubungan antara pemerintah dengan masyarakat tetap tercipta dan terjaga dengan baik.

   Salah satunya yang telah dilakukan kemarin (15/4). Pemkab Sampang menggelar Safari Ramadhan 1442 H di  Masjid “ Ar Rohmah“ Desa Temoran kecamatan omben sampang. Dimana acara tersebut di hadiri Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, perwakilan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda), seluruh kepala dinas maupun SKPD, tokoh agama, tomas, dan warga sekitar. Diharapkan, safari ramadhan tersebut dijadikan sebagai sarana membangun kabupaten Sampang yang hebat dan bermartabat.

   Dalam sambutannya, H. Slamet Junaidi meminta untuk bersama menjaga hubungan antar sesama islam dalam ukhuwah islamiyah. Sebab, baginya hubungan ini sangat berperan penting dalam kemajuan membangun kabupaten sampang. "Kita minta dukungan dari program kita. Setelah ini bisa disampaikan keluhan atau aspirasi apa saja,” ujarnya kemarin.

   Dikatakan juga, pemerintah akan selalu memperhatikan masyarakatnya. Sehingga pihaknya juga mengharapkan kepada masyarakat bilamana ada inspirasi dan aspirasi untuk kemajuan sampang untuk aktif menyampaikan kepada pemerintah. Hal itu bisa disampaikan melalui kades maupun tomas setempat. “Silahkan nantinya disampaikan kepada kita” ungkapnya.

   Diketahui, acara tersebut dikemas dengan suasana santai dan sederhana. Meskipun demikian acara berjalan dengan khidmad dan khusuk. Acara ini pula diselaraskan dengan acara buka bersama dan tarawih bersama. Disela-sela acara Bupati Sampang H. Slamet Junaidi secara simbolis menyantuni anak yatim dan kaum dhuafa. “Semoga bantuan ini dapat digunakan secara maksimal agar berguna bagi masyarakat sekitar dalam menjalankan ibadah,” pungkas mantan anggota DPR RI ini. *rn

Sampang – suaraharianpagi.com

   Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten  Sampang  mengadakan rapat paripurna Penyampaian LKPJ Bupati tahun 2020, penandatangan persetujuan bersama substansi RTRW dan pengumuman nama nama pansus LKPJ Bupati tahun 2020 rabu (7/4),  rapat paripurna dilaksanakan dengan  penerapan prokes terhadap tamu undangan DPRD Sampang. Sidang paripurna di pimpin langsung oleh ketua DPRD Kabupaten Sampang Fadol. Hadir dalam rapat paripurna Bupati Sampang H Selamet Junaidi, wakil Bupati  H Abdullah Hidayat, sekretaris daerah Yuliadi Setiawan, Forkopimda, kepala OPD , dan Camat se Kabupaten Sampang

   Fadol selaku ketua DPRD Kabupaten Sampang Dalam sambutanya saat pembukaaan sidang peripurna menerangkan bahwasanya badan musyawarah (banmus) telah menggelar rapat terhitung satu april dangan TAPD dan OPD terkait dengan hal LKPJ 2020 secara bertahap hingga digelarlah sidang paripurna hari ini.” Banmus sudah menggelar rapat dengan TAPD dan OPD terkait secara bertahap dan poin demi poin telah telah di kaji oleh teman teman banmus ” tegasnya.

   Sementara Bupati Sampang H. Selamet Junaidi saat sambutannya menjelaskan bahwa  penyampain LKPJ oleh Kepala daerah kepada DPRD sudah di atur dalam undang-undang dan ini merupakan kewajiban pemerintah daerah, tidak hanya sebatas laporan saja LKPJ merupakan dorongan terhadap pemerintah daerah untuk melakukan motivasi dan koreksi, melalui kritik, saran dan coretan-coratan anggota legeslatif, coretan dan catatan yang diberik anggota legeslatif adalah bentuk motifasi pemerintah daerah untuk maju menjadi lebih baik. ” LKPJ adalah bukti nyata anggota legesatif sebagai kontrol terhadap pemerintah daerah, melalui coretan koreksi menjadikan dorongan terhadap pemerintah daerah untuk maju  menjadi baik dan semakin baik” ungkapnya.

   Usai panyampain laporan LKPJ Bupati Sampang tahun 2020 di lakukan penandatangan persetujuan bersama subtansi rencana tata ruang Kabupaten Sampang, oleh Bupati Sampang beserta ketua DPRD dan wakil DPRD, yang di lanjutkan dengan pengumuman nama-nama pansus LKPJ Bupati tahun 2020. *rn

Sampang – suaraharianpagi.com

   Pemkab Sampang, menggelar  Isro’ Mi’raj di pendopo bupati, Rabu (17/3) . Acara tahunan ini digelar sebagai wujud rasa syukur serta mengenang  peristiwa isra’ mikraj nabi muhammad SAW. Isro' Mi'raj bukti betapa pentingnya  sholat 5 waktu,  peristiwa ini menjadi penegas dan perintah utama. Dalam kondisi pandemi Covid 19, Pemkab tetap menekankan prokes terhadap para undangan dengan jumlah yang dibatasi. sementara bagi OPD yang tidak di undang hadir langsung ke Pendopo Bupati Sampang harus tetap mengikuti acara dengan telkonferensi.

   Hadir dalam Acara tersebut, wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, serta anggota Forkompinda, dan seluruh 14 Camat Se-Kabupaten Sampang, serta Seluruh Kepala SKPD Pemkab Sampang. Acara Isra' Mi'raj di buka dengan lantunan Ayat Suci Al-Qur’an dan santunan anak yatim . Pembicara dalam acara inti Isrok Mikraj adalah salah satu Kiai ternama Di Jawa Timur, Prof. Dr. Moh. Ali Azis, M.Ag, dalam Tausiyahnya beliau menegaskan harus di jadikan momentum merubah diri lebih baik, khususnya perintah menjalankan perintah Allah SWT, tentang sholat wajib 5 waktu.

   Menurutnya, perjalanan rosulullah ke Sidratul Muntaha atau yang dikenal dalam Islam dengan peristiwa Isra’ Miraj sungguh suatu hal yang luar biasa dan menakjubkan. Sehingga, hingga kini peristiwa tersebut terus diperingati oleh seluruh umat Islam dengan mengadakan wirid, pengajian dan sebagainya.

   Di tambahkan, peristiwa Isra’ mi’raj tersebut setidaknya mengandung tiga aspek yang menjadi hikmah dan pelajaran bagi umat Islam. Ketiganya itu adalah; nilai spiritual, nilai ritual, dan nilai sosial. “Peristiwa Isra Miraj ini tidak gampang dipahami orang. Karena perjalanan Rasulullah merupakan perjalanan fisik dan jiwanya. Tidak seperti yang difahami sebahagian orang yang mengatakan perjalanan jiwanya saja,” jelasnya.

   Dijelaskan pula, peristiwa Isra Mi’raj tidak bisa dijadikan pembuktian keimanan kepada Allah dan Rasul-Nya. Sepulangnya Rasulullah dari perjalanan Isra’ dan Mi’raj-nya, beliau mengumumkan tentang apa yang telah dialaminya semalam kepada kaumnya. Dan sebagaimana yang diceritakan oleh Rasulullah bahwa perjalanan Isra Mi’raj tersebut sebuah perjalanan yang dilakukannya dengan jiwa dan ruhnya. “Jadi, perjalanan Isra’ Miraj berkaitan langsung dengan keimanan seseorang. Ketika mendapatkan kabar yang diluar jangkauan logika, tentu hanya imanlah yang bisa mempercayainya,” jelasnya kembali.

   Sementara itu, wakil Bupati Sampang, H. Abdullah Hidayat lebih mengutamakan pada aspek kedua adalah aspek ritual. Hal ini berkaitan dengan isi dan maksud dari Isra’ Miraj itu sendiri yaitu untuk menjemput perintah shalat. “Coba kita bayangkan, pertama diwajibkannya shalat itu sebanyak 50 kali sehari semalam. Namun Rasulullah meminta dikurangi sampai sembilan kali. Sehingga yang tersisa cuma lima kali saja. Itupun masih banyak umat Islam yang tidak melaksanakannya,” jelasnya dalam sambutannya.

   Dirinya berpesan pada segenap jajaran PNS pemkab Sampang untuk terus memupuk tali silaturahmi dan tetap memegang teguh perintah sholat 5 waktu ini. “Shalat itu kan Cuma 4-5 menit saja ya. Tak seberapa banyaknya dengan waktu 24 jam yang diberikan Allah. Namun untuk memberikan waktu sebentar untuk shalat itupun orang-orang masih enggan,” tambahnya. *rn

Sampang – suaraharianpagi.com

   Sekretaris LSM LSAKP (Lingkar Studi dan Advokasi Kebijakan Publik), Sahidi, menengarai salah satu proyek POKMAS (Kelompok Masyarakat) yang di danai APBD Jawa Timur 2020 yang diduga ada penyelewengan.

   “Kami sudah melakukan sampling ke beberapa proyek di Pokmas Jawa Timur. Salah satunya adalah yang ada di desa Taman Sarèh kecamatan Omben Kabupaten Sampang”, tutur aktivis kelahiran Lar-lar Sampang ini kepada Suara Harian Pagi (15/2).

   Menurut aktivis LSM yang punya ruang lingkup kerja Jawa Timur yang ini, proyek Pokmas di desa Taman Sarèh ini, secara kasat mata saja terlihat tidak wajar. Saat tim kami melakukan perhitungan proyek ini, selain volume jauh di bawah kewajaran, pengerjaannya pun terkesan asal-asalan. Misalnya, penggunaan batu pada dinding plengsengan yang index abrasinya melebihi batas maksimal yang ditetapkan  SNI.

   Diduga RAB (Rencana Anggaran Belanja) tidak di pakai. Seharusnya bahan matrial mulai dari campuran semen seharusnya 3 banding 1 akan tetapi temuan dilapangan menggunakan campuran satu mobil pikup pasir dan satu sak semen. Galian seharunya 40cm ketingian 60cm, sedangkan yang di gali 20cm. Amparan di dalam galian sebelum batu di pasang seharusnya ada pasir dan adukan semen. Itu tidak ada. Bahan matrial batu tidak dimasukan di karenakan yang di pakai batu sirtu, yang jelas semuanya tidak sesuai dengan RAB.

   Lebih jauh aktivis LSAKP yang dibesarkan di Camplong ini menjelaskan bahwa proyek yang total anggarannya mencapai Rp 750.000.000 (tujuh ratus lima puluh juta) ini, menduga ada kickback terhadap oknum pejabat penyelenggara negara. Apalagi hal ini sudah menjadi rahasia umum.

   Karena itu, pihaknya saat ini sedang menyiapkan langkah hukum untuk melaporkan kasus dugaan korupsi kepada Aparat Penegak Hukum.

   “Kami bertekad Kasus dugaan korupsi pada proyek Pokmas ini harus diproses hukum. Sampang ini terlalu parah, jika dibiarkan akan terjadi pembusukan terhadap penyelenggaraan negara”,  tutur aktivis.

   Menurut aktivis kelahiran camplong berusia 45 tahun ini, jika tidak diproses hukum, maka Sampang akan terus terpuruk dari sisi infrastruktur. Karena itu pihaknya bertekad untuk menuntaskan kasus ini. Dan ia meminta agar aparat tidak main-main dalam soal ini.

   LSM LSAKP yang berkantor di Surabaya sangat yakin bahwa pengungkapan kasus dugaan korupsi pada proyek Pokmas di sejumlah desa khususnya di desa Taman Sareh kecamatan Omben ini akan menjadi pintu terungkapnya mafia proyek yang mengangkangi pemerintah provinsi Jawa Timur. *TIMshp

Sampang suaraharianpagi.com

   DPRD Kabupaten Sampang menggelar sidang peripurna  penetapan  Rancangan Peraturan Daerah menjadi Peraturan Daerah,  raperda yang ditetapkan menjadi perda yakni Perda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani di Kabupaten Sampang, kamis (25/02)

   Ketua DPRD Sampang Kabupaten Sampang Fadol, dalam pembukaaan sidang dirinya mengatakan DPRD bersama eksekutif (Pemkab Sampang) menetapkan persetujuan bersama terhadap 1 (satu) raperda menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Sampang. "Mudah-mudahan setelah di tetapkan raperda ini menjadi perda ini akan membawa manfaat dan kemajuan bagi masyarakat Kabupaten Sampang, khususnya untuk para petani yang ada di Kabupaten Sampang,mengingat petani adalah penyokong dan pondasi ekonomi kelas bawah " ungkapnya.

   Ditempat yang sama, Wakil Bupati Sampang Abdullah Hidayat mewakili Bupati Sampang mengucapkan terimakasih kepada semua pihak terutama kepada seluruh fraksi DPRD Kabupaten Sampang yang telah memberikan tanggapan, pandangan, saran, koreksi, serta masukan atas raperda inisiatif yang kami sampaikan, sehingga pada hari ini sudah sampai tahap persetujuan.

   Menurut dia raperda ini mencerminkan adanya komitmen bersama antara Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Sampang dalam mengoptimalkan pemberian pelayanan kepada masyarakat serta potensi dibeberapa aspek pembangunan di wilayah Kabupaten Sampang.

   "Kita patut bersyukur karena atas kerja keras yang dilakukan oleh pihak legislatif bersama jajaran eksekutif pada akhirnya mencapai hasil seperti yang kita harapkan bersama, khususnya bagi kaum petani dibawah, semoga perda ini mempermudah para petani untuk mendaptkan fasiltas dari pemerintah kabupaten sampang, ini bukti nyata bahwa pemerintah peduli kepada petani " ungkapnya singkat. *rn

 

 

 

Sampang suaraharianpagi.com

   BPRS Bhakti Artha Sejahtera (BAS) Sampang adalah salah satu BUMD milik Kabupaten Sampang,BUMD ini  diharapkan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu upayanya adalah dengan menggerakkan PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sampang untuk menjadi nasabahnya. Hal tersebut menjadi dasar ditandatanganinya kesepakatan bersama (MoU) antara Pemkab Sampang dengan BPRS BAS tentang Pengelolaan Dana Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sampang oleh BPRS BAS.

   Penandatanganan dilaksanakan oleh Direktur Bank Permata Syariah Herwin Bustaman dengan Dirut BPRS BAS Syaifullah Asik disaksikan Bupati Sampang H. Slamet Junaidi serta Wabup dan pimpinan OPD, Rabu (3/2), di hadapan para tamu undangan.

   Pengelolaan TPP oleh Bank BPRS BAS akan dilaksanakan secara bertahap untuk seluruh OPD. Dengan demikian, seluruh PNS atau ASN di lingkungan Pemkab Sampang otomatis menjadi nasabah Bank BPRS BAS karena pengambilan TPP dilakukan melalui rekening bank tersebut.

   Dirut BPRS BAS Syaifullah Asik mengatakan, sebelumnya telah dibuat Surat Edaran kepada para Kepala SKPD mengenai MoU pengelolaan TPP PNS di masing-masing OPD oleh Bank BPRS BAS. Dikatakan pula olehnya, tidak ada kewajiban TPP tersebut disimpan di Bank BPRS BAS. "Silakan mau ditabung semua atau diambil semua. Tidak ada keharusan untuk menabung. Namun alangkah baiknya jika ada yang disimpan untuk kebutuhan di kemudian hari," ujarnya.

   Bupati Sampang H Slamet Junaidi menyampaikan bahwa kerja sama tersebut adalah bentuk dorongan dari Pemkab Sampang agar kinerja Bank BPRS BAS semakin meningkat. "Dengan ini kita harapkan Bank BPRS BAS lebih kuat, lebih sehat dan bisa turut menggerakkan pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui fasilitas kreditnya," ujarnya.

   Pihaknya yakin jika Bank BPRS BAS bisa memanfaatkan fasilitasi dari Pemda, maka bisa semaju bank-bank lain. "Kalau difasilitasi, Bank BPRS BAS bisa maju dan bahkan sejajar dengan bank lainnya," harapnya.

   Dikatakan pula, BPRS Harus bisa mandiri yang sehat. Sehingga hal ini akan berdampak pada investor agar tidak perlu ragu. "Tidak ada intervensi dari siapa saja. Kita perlukan dukungan IT yang ada di BPRS BAS. Memang banyak potensi yang perlu kita kembangkan yang ada di kabupaten Sampang," pungkasnya. *rn

Sampang – suaraharianpagi.com

   Puncak malam Hari Jadi kota Sampang Ke-397, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang  bekerjasama dengan komunitas Anak Kabupaten (AK) peringati Maulid Nabi Muhammad dan Hari jadi Sampang  bertajuk Sampang Bersholawat, Bertempat di Pendopo Trunojoyo Sampang, acara yang digelar sejak pukul 18:30 itu dihadiri Bupati Sampang H.Slamet Junaidi, Wakil Bupati H.Abdullah Hidayat, Jajaran Forkopimda, OPD, Ulama’ dan ratusan tamu undangan lainnya, Selasa (22/12).

   Mewakili Sambutan Bupati Sampang, Kh. Fathur Rosi menyampaikan, pentingnya menerapkan semangat maulid dalam mengisi hari jadi Sampang dengan mentauladani cara Nabi dalam memimpin umat dengan senantiasa menerapkan ahlakul karimah. “Hadirnya Nabi ditengah umat merupakan sosok yang mampu mereformasi ahlak yang sebelumnya saling menjatuhkan, memfitnah, ghibah dan saling membunuh bahkan merasa paling benar,” Ucapnya.

   Selanjutnya ia menambahkan, sebagai manusia tentunya jangan pernah melupakan asal usul manusia yang dilahirkan dengan penuh kekurangan sehingga tidak benar jika kita merasa jumawa dengan apa yang saat ini kita miliki."Syukuri apa yang sudah dijadikan milik kita tanpa harus iri dengan orang lain, sehingga hati ini selalu damai dan ikut merasakan kebahagiaan dengan keberhasilan orang lain,” imbuhnya

   Memasuki acara inti ceramah agama yang disampaikan oleh Kh. Dr. Imam Mawardi dari Kabupaten Sumenep, yang mengajak untuk bersama-sama bersabar dalam menghadapi cobaan, karena semua musibah yang diturunkan pasti ada hikmahnya.“Bersabarlah dalam menghadapi cobaan, termasuk juga virus Corona karena semua musibah pasti ada hikmahnya, tidak semua hal yang tidak enak itu akan berakhir tidak enak, justru seringkali suatu musibah akan berakhir bahagia,” Ujarnya.

   Dalam berkendara saja seringkali kita tidur, ucapnya mencontohkan. Namun kenapa kita merasa tenang, hal itu karena kita tau sopirnya sudah berpengalaman sehingga kita merasa aman dan percaya kalau kita akan selamat sampai tujuan.

   “Kalau terhadap manusia saja kita bisa percaya dan yakin, kenapa kepada Allah yang menciptakan semesta alam kita masih ragu,” Katanya meyakinkan.

“Marilah dalam menjalani hidup kita syukuri nikmat yang diberikan Tuhan "Allah SWT" dan tetaplah bersabar dalam menjalani ujian,” Tutupnya. *rn

Sampang suaraharianpagi.com

   Satu tahun lebih  masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sampang periode 2019-2023, Pemkab Sampang telah mendapatkan banyak penghargaan di berbagai bidang baik pada tingkat nasional maupun tingkat provinsi, terima kasih atas dukungan, partisipasi dan do'a masyarakat, ungkap Bupati Sampang H Slamet Junaidi dalam rangka memperingati Hari Jadi ke- 397 dan 1 tahun kepemimpinan Bupati. Penghargaan yang di raih Kabupaten Sampang selama 2 tahun berturut-turut Pemkab Sampang mendapatkan penghargaan opini WTP dari BPK RI dan penghargaan meraih predikat nilai "B" atas Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2019 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Republik Indonesia.

   Bupati mengatakan bahwa hari ini telah memberikan cerminan dan gambaran bahwa Kabupaten Sampang telah meningkat jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya dan hal itu diraih berkat semangat kerja buat kita semua dibidang masing-masing. “Hari ini telah membuktikan bahwa Kabupaten Sampang adalah daerah yang meraih segudang prestasi baik ditingkat nasional, tingkat Jatim. Semua itu memberikan cerminan bahwa daerah yang kita cintai bersama jauh peningkatannya," ujarnya.

   Dilanjutkan, spirit itulah yang menjadi alasan kuat sehingga Pemkab Sampang menjadikan tema pada peringatan Hari Jadi ke- 397 Kab. Sampang tahun 2020 bertemakan "Kita tingkatkan apresiasi nilai sejarah dan kearifan budaya lokal menuju Sampang hebat bermartabat. "Tema tersebut hendaknya menginspirasi semua pihak untuk bersama-sama bersinergi untuk mengukir dan memaknai keberhasilan serta prestasi yang telah dicapai dalam rangka meraih kemandirian, kemajuan, kesejahteraan dan berdaya saing serta menjadi tekad untuk bisa bertindak dan beraksi nyata agar tanggap pada tantangan dan perkembangan zaman, berdaya saing tinggi di tengah tingginya tingkat persaingan serta mampu mengembangkan inovasi untuk kemajuan pembangunan, dengan tidak lupa nilai sejarah dari kearifan lokal yang ada," papar dia.

   Selain itu, orang nomor satu di partai Nasdem Madura ini menyampaikan, pekerjaan rumah masih sangat banyak dan perlu waktu panjang untuk menyelesaikannya. Namun hal ini akan mudah diatasi jika semua OPD, masyarakat dan stakeholders bekerja bahu membahu saling mendukung untuk mewujudkannya. Orang nomor satu di Kabupaten Sampang ini juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini berkontribusi turut membangun Kabupaten Sampang. Harapannya, Sampang hebat bermartabat bukan saja menjadi ikon yang dikemas, namun benar-benar menjadi kenyataan. Dan  juga karena Kabupaten Blitar berpotensi dari berbagai sisi.

   Kendati masih setahun masa kepemimpinannya, Kabupaten Sampang sudah mendapat beberapa penghargaan baik ditingkat provinsi maupun nasional. Ini bukti, bahwa prestasi kabupaten dengan julukan kota santri ini terus mengisi deretan koleksi prestasi yang telah diraih tahun-tahun sebelumnya. “Harapannya, kedepan, prestasi Kabupaten Sampang terus bertambah,” ucapnya. *rn

 

 

Sampang suaraharianpagi.com

   DPRD Kabupaten Sampang menggelar sidang Paripurna Hari Jadi sampang Ke 397 dan Pengesahan Tiga Rapeda Usulan, ada yang unik di sidang hari jadi sampang dan pengesah tiga perda usulan kali ini , sidang kali ini  di kemas dalam bahasa madura menjadi Papanggiyen  Paripurna DPRD Kabupaten Sampang Areh Deddih Kabupaten Sampang Sareng Pengesahan Tellok Raperda Usulan   suasana sidang peripurna berubah yang bisanya mnegunakan setelan jas di hari jadi sampang yang ke 397 paripurna di wajibkan menggunakan baju khas madura yaitu sakera bagi pria dan marlena bagi wanita serta penggunaan bahasa madura dalam sidang .

   Sidang di pimpin ketua DPRD Faddol di dampingi wakil ketua satu, dua, dan tiga, Bupati sampang H Selamet Junadi  wakil Bupati sampang H Abdullah Hidayat , Sekretaris Daerah, Forko Pimda, Kepala OPD dan Camat Sekabupaten Sampang..

   Ketua DPRD Kabupaten Sampang, Fadol mengatakan rapat paripurna pengesahan tiga raperda usulan yakni raperda tentang kearsipan, penyelenggaraan peternakan dan kesehatan hewan, serta tentang pemberdayaan koperasi dan usaha mikro dapat disosialisasikan dan diimplementasikan oleh OPD terkait. “Dari tiga raperda tesebut kami berharap dapat diimplementasikan sehingga raperda tersebut berjalan lurus dengan maksud dan tujuannya,”Jelasnya. Rabu, 23 januari 2020.

   Ia menambahkan, pengesahan tiga raperda itu menjadi kado spesial bagi pemerintah kabupaten sampang karena waktunya bertepatan dengan hari jadi kota sampang yang ke 397. “Karena hari ini bertepatan dengan hari jadi kota sampang maka selama sidang kita juga menggunakan bahasa madura,”Imbuhnya.

   Ditempat yang sama Bupati Sampang, Slamet Junaidi dengan singkat menyampaikan apresiasi pada DPRD sampang yang telah menyetujui dan mengesahkan tiga raperda tersebut. “Dengan pengesahan tiga raperda ini kami harap dapat membawa dampak positif bagi pemerintah kabupaten sampang untuk menjadi lebih baik dan lebih baik, kerena jabatan hanyalah titipan dan kiata hanya melaksanakan dan kita niatkan ibadah semoga kita semua mendapat rido allah swt.”ungkapnya. *rn

 

 

Sampang – suaraharianpagi.com

   Setelah sukses menggelar sosialisasi Perbup 53 Tahun 2020 tentang Covid-19 di 14 Kecamatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang, Menutup Sosialisasi di Pendopo Trunojoyo Bupati Sampang.

   Sosialisasi tersebut sebagai upaya untuk terus tingkatkan kepatuhan masyarakat dan memaksimalkan pelaksanaan disiplin protokol kesehatan (prokes) di wilayah Kabupaten Sampang.

   Dengan Waktu singkat jelang akhir tahun, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang gencarkan sosialisasi ke berbagai kecamatan secara bergiliran, sebanyak 14 Kecamatan yang ada di Kabupaten Sampang.

   Aktivitas itu sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati (Perbub) Sampang Nomor 53 Tahun 2020 tentang Disiplin dan Penegakan Hukum Prokes sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

   Sebagai upaya pencegahan dan pengendalian wabah Covid-19 di Sampang, pada Rabu (23/9) silam, sosialisasi Perbup tersebut dilaksanakan di 14 Kecamatan, yang di awali Kecamatan Camplong, Sreseh dan Tambelangan.

   Dari Perbup teesebut, dilanjutkan dengan aturan pelaksanaannya yang dibuat Dinkes Sampang, yakni Surat Edaran (SE) Nomor 188.45/13/REK/IX/2020. SE itu dikirim ke semua kepala organisasi perangkat daerah (OPD) ,Camat, pelaku usaha, pengasuh pondok pesantren, direktur bank dan segala Elemen masyarakat Sampang.

   Pelaksa tugas (Plt) Kepada Dinkes Sampang Agus Mulyadi menuturkan, sosialisasi perbup itu dilaksanakan secara bergiliran di semua kecamatan di wilayah Sampang. Adapun tujuannya, agar masyarakat, khususnya di wilayah Sampang, dapat mengetahui, mematuhi dan melaksanakan perbup tersebut.

   Dengan harapan, Pandemi Covid-19 segera berlalu di Wilayah Kabupaten Sampang, harap Agus.

   "Kami terus gencarkan sosialisasi Perbup 53/2020 ini melalui kecamatan-kecamatan, kebetulan hari ini di awali di Kecamatan Camplong, Tambelangan dan Sreseh," tutur Agus Mulyadi kepada awak Media.

   Dalam perbup tersebut, mengatur kewajiban perkantoran dan pelaku usaha dan fasilitas umum menyiapkan sarana dan prasarana 4M, yakni memakai masker di kantor maupun di tempat umum, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

   Manakala tidak mematuhi perbup tersebut, untuk perorangan dan pelaku usaha dapat dikenakan sanksi ringan, teguran secara tertulis dan surat pernyataan kesanggupan mematuhi protokol kesehatan, kerja sosial. Bahkan, khusus pelaku usaha, dapat dihentikan sementara operasional dan pencabutan izin usaha.

   "Sanksi denda administrasi untuk perorangan maksimal Rp. 100 ribu dan pelaku usaha maksimal Rp 10 juta. Maka kami harap masyarakat dapat mematuhi dan melaksanakan prokes ini sesuai perbup yang ada, karena ini semua demi kebaikan bersama," harapnya.

   Sementara itu, Camat Tambelangan Kiyatno berharap dengan adanya sosialisasi yang dilakukan Dinkes Sampang masyarakat akan lebih faham tujuan dari pemerintah untuk mematuhi peraturan dalam melakukan aktivitas setiap hari.

   "Marilah kita bersama selalu mematuhi anjuran pemerintah dalam memerangi penyebaran covid-19 sehingga pandemi ini cepat berlalu dan kita kembali menjalani kehidupan secara normal," Singkatnya.

   Terpisah, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi saat sambutan di Acara Sosialisasi Perbup 53 Tahun 2020 di Pendopo Tronojoyo, berharap Masyarakat bisa mematuhi protokol kesehatan tersebut, sehingga Pandemi Covid-19 cepat selesai dan bisa kembali beraktivitas normal seperti sebelum-sebelumnya. *Rn

 

Sampang – suaraharianpagi.com

   Bertempat di gedung Graha Paripurna, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang menggelar rapat paripurna pengumuman Propemperda tahun 2021, pengesahan Raperda APBD Sampang tahun 2021 serta pendapat akhir Bupati Sampang, kamis (26/11), rapat paripurna  dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sampang Fadol, turut hadir wakil pimpinan dan puluhan anggota DPRD Sampang, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, Jajaran Forkompinda, para kepala OPD dan Camat serta tamu undangan lainnya.

   Ketua DPRD Sampang Fadol menyampaikan, persetujuan tersebut diputuskan setelah sebelumnya draf RAPBD dibahas secara mendalam pada rapat komisi, rapat badan anggaran bersama TAPD, rapat-rapat komisi bersama OPD terkait dan rapat konsultasi pimpinan DPRD bersama unsur pimpinan dan alat-alat kelengkapan DPRD. Meski telah disetujui, raperda tersebut akan dievaluasi terlebih dahulu oleh gubernur. "Evaluasi dimaksudkan untuk menghasilkan keserasian antara kebijakan daerah dan kebijakan nasional, keserasian antara kepentingan publik dan kepentingan aparatur serta untuk meneliti sejauh mana APBD tidak bertentangan dengan kepentingan umum, peraturan lebih tinggi dan atau peraturan daerah," ungkapnya.

   Sementara Bupati Sampang Slamet Junaidi menambahkan, alokasi anggaran pada APBD 2021 memiliki keberpihakan kepada kepentingan publik. Utamanya mendukung program-program sebagaimana visi misi pemerintahannya, serta mendasarkan pada hasil musrenbang. "Tujuan akhirnya hanya untuk kesejahteraan masyarakat Sampang,  atas nama pemkab sampang saya  mengucapkan terima kasih dan penghargaan setingginya kepada Anggota DPRD Sampang yang sudah bekerja keras dalam membahas RAPBD tahun anggaran 2021 hingga sampai ditetapkan. “Catatan-catatan strategis akan menjadi pertimbangan pemkab sesuai dengan keuangan daerah,”tegasnya. *rn

 

Sampang suaraharianpagi.com

   Sidang paripurna dalam rangka penyampaian nota penjelasan bupati sampang terhadap raperda APBD TA 2021 dan pengesahan 2 Raperda inisiatif. Dimana Raperda ini akan menjadi titik awal proses pembangunan yang akan dilakukan tahun depan. Sehingga hal ini diharapkan dapat memacu kerja para wakil rakyat untuk menuntaskan tugasnya secara tepat waktu. Sehingga sinergitas antara legislatif dan eksekutif tetap bisa terjaga. Ketua DPRD Sampang Fadol berharap, dengan adanya raperda itu bisa berdampak positif dan bermanfaat bagi masyarakat, terutama terhadap masyarakat yang bersentuhan langsung dengan pembangunan. “Nantinya akan kita bahas lagi apa yang akan menjadi prioritas tahun depan dari pemkab sampang. Semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat Sampang,” tegasnya.

Sidang Paripurna dihadiri Bupati Sampang Slamet Junaidi, Forkopimda, SKPD, serta dihadiri Pimpinan dan Anggota DPRD dan tamu undangan lainnya. Paripurna ini digelar sebagai agenda rutin DPRD dalam menjalankan tugasnya sebagai badan legislatif dan pemantau kinerja pemerintah daerah Jum’at (6/11)

   Pihaknya juga  berharap dengan disampaikannya nota penjelasan tersebut dapat memberikan perubahan yang lebih efektif, efisien dan akuntable terhadap manfaat besar bagi masyarakat. Dan hal ini dapat menjadi bahan evaluasi bersama bagi eksekutif maupun legislatif. Termasuk pula adanya pembahasan ditingkat fraksi yang nantinya bisa memberikan kontribusi yang nyata dan bisa memberikan evaluasi yang konstruktif bagi kemajuan pembangunan sampang kedepan. ”Dari situ nantinya akan diberikan rekomendasi yang bisa bermanfaat untuk pembangunan Sampang,” jelasnya

   Sementara itu, Bupati Sampang Slamet Junaidi menyampaikan terima kasih atas sumbangsih dan pemikiran anggota dewan yang telah melakukan tugasnya. Untuk itu, ia minta kepada SKPD terkait untuk dapat segera menindaklanjutinya. “Kami yakin, APBD ini akan berguna bagi masyarakat Sampang. Untuk itu, implementasinya harus dijadikan komitmen bersama untuk diterapkan,” tegasnya singkat.  *rn

XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget