Halloween Costume ideas 2015
Articles by "Pasuruan"


Dr. Aqua Dwipayana Memberi Ceramah
Kepada Personel Dan Parsit Divisi 2 Kostrad Yonzipur 10

 Pasuruan – suaraharianpagi.com
   Pada Kamis, 11 Juli ( siang ) pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr. Aqua Dwipayana, M.I.Kom memberikan ceramah motivasi kepada Personel dan Parsit Divisi 2 Kostrad, Bataliyon Zipur 10/JP/2, Pasuruan. Acara tersebut dihadiri oleh 220 Personel yang meliputi 100 Personel Militer / Prajurit TNI dan 120 Personel Parsit. Dalam kegiatan ini Dr. Aqua menekankan tentang pentingnya meningkatkan kemam puan komunikasi prajurit TNI kepada Satuannya dan juga kepada keluarganya. Menurutnya, komuni kasi akan berjalan maksimal, apabila apa yang dikomunikasikan itu mempunyai kualitas, terutama bagi para prajurit yang saat ini posisinya jauh dari keluarganya. " Bukan jaminan orang yang tiap hari ketemu komunikasinya baik, yang penting itu bukalah komunikasi seluas -luasnya dengan keluarga. Karena sesibuk apapun keluarga tetap menjadi prioritas utama," ucapnya saat memberikan materi. Dengan adanya kesempatan itu pula Dr. Aqua mengapresiasi Pangdiv ( Panglima Divisi ) 2 Kostrad, Mayjend (Mayor Jenderal) Tri Yuniarto yang telah mengajak prajuritnya untuk mengasah kemampuan dalam berkomunikasi dan berinovasi.
      Tak hanya itu, Danyon ( Komandan Bataliyon ) Zipur 10 Mayor CZI Dendi Rahmad Subekti yang diwakili oleh Danki (Komandan Kompi) Kapten Czi Khaidir Ilham turut mengapresiasi Kepada Pangdiv (Panglima Divisi) 2 Kostrad, Mayjend (Mayor Jendral) Tri Yuniarto yang telah mendatangkan Dr. Aqua Dwipayana, M.I.Kom ke Divisi 2 Kostrad, Bataliyon Zipur 10, Pasuruan untuk memberikan gambaran mengasah kemampuan dalam berkomunikasi dan berinovasi. " Saya cukup mengapresisasi dengan kegiatan ini dan suatu kebanggaan bagi kita khususnya warga Yonzipur 10 ini, karena jarang - jarang kita didatangkan motivator yang Nasional. Danki menyebutkan bahwa Kegiatan ini bukan hanya Yonzipur 10 saja, melainkan diseluruh Divisi 2 Kostrad yang meliputi dari Kesatuan di Malang, Kesatuan di Beji kemudian Kesatuan di Banyuwangi dan  terakhir nanti juga akan memberikan yang sama pada Kesatuan di Solo ", terangnya.
     Kapten Czi Khaidir Ilham mengatakan, " secara pribadi kegiatan ini cukup positif bagi kita terutama buat prajurit dan istri2 prajurit. Harapan saya kedepan apa yang disampaikan Bapak Dr. Aqua ini mudah - mudahan dapat merubah pola hidup, pola fikir dan juga menambah wawasan bagi prajurit dan keluarganya sehingga kedepannya bisa meningkatkan pengetahuan, tujuannya semoga mempunyai taraf hidup lebih baik dalam menjalani hidup kedepanya. Dan juga bentuk sosialnya kepada masyarakat lebih bertambah, bisa menempatkan diri dikehidupan masyarakat, apalagi juga bahwa prajurit TNI ini juga lahir dari masyarakat dan masyarakat adalah bagian dari prajurit TNI ", jelasnya.
       Menurut Kapten Czi Khaidir Ilham  didalam acara ini ada poin - poin terpenting yang dipaparkan Dr. Aqua pada ceramahnya. "ada bebera pa pokok-pokok poin penting apa yang dipaparkan beliau ini, antara lain yang pertama sebagai mana yang dipaparkan beliau pada pembukaan tadi adalah semua  kegiatan awali dengan rasa bersyu kur, kita melihat segala sesuatu dengan lihat kebawah, karena kita lihat kebawah disitu kita akan bersyukur  bahwasanya masih banyak yang taraf hidupnya jauh dibawah kita. Yang kedua mungkin bersilaturahmi, dengan nersilaturahmi itu juga membuka pintu rejeki, karena rejeki itu bukan hanya dari materi saja, rejeki itu banyak contoh saja seperti apa yang disampaikan beliau tadi, 'dengan bersilaturahmi beliau berkunjung kesuatu tempat dan beliau disiapkan penginapan dan segala macam,  itu saja menutnya adalah salah satu rejeki ', jelasnya.
     Kapten Czi Khaidir Ilham juga menambahkan bahwa, " kita ini adalah Seorang prajurit TNI yang mana kita juga harus bekerja secara keras, cerdas dan ikhlas. Tugas apapun itu yang mana memang sudah menjadi tugas kita, yang namanya kita bekerja harus secara ikhlas, tambahnya. *Syah



Terkait Insident Terjadinya Diinternal PDIP Kota Pasuruan,

Ketua DPC BMI Kota Pasuruan Angkat Bicara


Pasuruan – suaraharianpagi.com
   Menyikapi Permasalahan yang terjadi diinternal partai PDI Perjuanga Kota Pasuruan terkait keputusan Hasil Konfercab yang diselenggarakan di Surabaya, Ketua DPC BMI (Banteng Muda Indonesia) Kota Pasuruan Ach. Son Haji atau biasa dipanggil setiap harinya Bung Son sangat menyayangkan adanya peristiwa yang terjadi pada internal Partai PDIP Kota Pasuruan. Bung Son mengatakan saat ditemui awak media SHP, " saya sangat prihatin dan menyesalkan atas peristiwa yang terjadi di internal PDI Perjuangan Kota Pasuruan hingga viral di media sosial maupun di masyarakat Pasuruan. Saya selaku kader muda partai berlambangkan banteng moncong putih sangat kecewa dengan permasalahan yang terjadi di PDI Perjuangan Kota Pasuruan. Kalau saya menilai, tidak ada yang salah , partai terus mengamanatkan untuk tegak lurus menghormati segala keputusan, akan tetapi saya mengamati dan menganalisa bahwa semua ini merupakan imbas dari sistem kepartaian yang belum maksimal dalam mengedepankan asaz musyawarah mufakat ", jelasnya. 
    Menurutnya Peraturan Partai (PP) No 28 tahun 2019 terdapat pasal yang rawan menimbulkan konflik dalam penentuan kepengurusan, yang disebutkan poin - poin untuk menjadi KSB ( Ketua, Sekretaris dan Bendahara) yaitu minimal harus menjadi anggota partai selama tujuh tahun dan keanggotaan itu dibuktikan melalui kartu anggota partai, sedangkan dipoin lain berdasarkan pasal pasal 44 menyatakan DPP PDIP dapat menetapkan KSB DPC maupun DPD. "Saya melihat dan menganalisa PP (Peraturan Partai) No 28 tahun 2019 terdapat pasal yang rawan menimbulkan konflik dalam penentuan kepengurusan, yang dimana disebutkan bahwa untuk menjadi Ketua, Sekretaris, Bendahara (KSB) minimal harus menjadi anggota partai selama tujuh tahun dan Keanggotaan itu juga dibuktikan melalui kartu anggota partai, sedangkan dipoin lain pasal 44 yang disitu disebutkan DPP PDIP dapat menetapkan KSB DPC maupun DPD, atas dasar pertimbangan kepentingan strategis partai. Kedua poin tersebut sangat rawan konflik juga, dan kini sudah terbukti dihampir seluruh daerah terjadi konflik ketidak puasan kepengurusan kader banteng dalam kepetusuan DPP dalam hal merekomendasikan penetapan KSB", menurutnya.
   Bung Son juga mengatakan, " ini harus menjadi evaluasi DPP PDI Perjuangan dalam mengeluarkan PP (Peraturan Partai), harus tidak berbenturan dengan AD/ART partai, apalagi partai saya ini sangat menjunjung tinggi demokrasi dan mengedepankan musyawarah mufakat, jelasnya ".
   Dengan adanya kejadian ini Bung Son berharap semoga konflik ini bisa terselesaikan dengan cepat dan tanpa ada yang tersakiti. " dengan kejadian ini saya berharap semoga konflik ini bisa terselsaikan dengan secepat - cepatnya, tanpa ada yang tersakiti. Karena pada hakekatnya adanya partai politik berdiri itu untuk memperjuangkan kedaulatan dan kemakmuran rakyat bukan hanya kepentingan golongan semata. Mengutip pidato Soekarno,' Pasalnya partai politik suka main sikut dan berkonflik terus, panggung politik pun selalu gaduh ', padahal stabilitas amat dibutuhkan bagi bangsa yang baru merdeka.
   Bung Son menambahkan, "Diluar kita selalu berkata; bersatu, bersatu, bersatu!, Bahkan aktif mempersatukan, aktif mempersatukan!, Paradoks kedalam bagaimana, saudara-saudara? Kita sikut-sikutan satu sama lain!.... Sekarang ini kita terpecah belah!, terpecah - belah bukan hanya oleh rasa suku, bukan oleh rasa kedaerahan, ada penyakit yang kadang - kadang bahkan lebih hebat  daripada rasa suku dan rasa daerah! Yaitu penyakit kepartaian!, Bagaimana tidak, terus terang saja saudara ku!!!, itulah yang disebut penyakit kepartaian ", tambahnya. *Syah



Ribuan Peserta Mengikuti Acara Fun Bike
Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke 73th
Pasuruan – suaraharianpagi.com
  Dalam rangka peringati HUT Bhayangkara yang ke 73th Polres Pasuruan Kota gelar acara Fun Bike sepanjang 17 kilometer, yang dilaksanakan pada minggu, 7 juli (pagi) di lapangan Abd. Rahman Polres Pasuruan Kota tepatnya di jalan Gajahmada Kota Pasuruan, dengan Star dan Finish dilapangan Abd. Rahman/Mapolresta Pasuruan. Acara ini juga dihadiri Forkompimda Kota Pasuruan, seluruh elemen masyarakat dan juga diikuti lebih dari 5.000 peserta. 
    Acara ini digelar juga untuk mempersatukan masyarakat yang tegang setelah kontestasi Pemilu, dalam kesempatan tersebut kapolres mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga  situasi agar tetap damai. Acara ini digelar dengan mengusung tema” Dengan Semangat Promoter, Pengabdian Polri Untuk Masyarakat, Bangsa dan Negara ”dan juga dibuka dengan bembacaan deklarasi,' kita semua bersaudara”, Kami seluruh elemen masyarakat jawa timur sepakat bersatu untuk membangun Indonesia dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yg kondusif menuju Indonesia aman, damai dan sejahtera", yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Pasuruan Agus Sudaryatno, S.I.K, MH.
  Kapolresta Pasuruan AKBP. Agus Sudaryatno, S.I.K, MH melalui Kabag Humas Polres Pasuruan Kota AKP. Endy Purwanto, SH mengatakan, "acara ini digelar dengan secara gratis yang di ikuti ribuan peserta se-Jawa Timur. Selain gratis pihak panitia menambahkan ribuan doorprize dan hadiah utama sebuah sepeda motor honda beat bagi yang beruntung. Selain itu juga menyediakan ribuan porsi makanan dan minuman untuk peserta, dan juga ada mobil pelayanan, diantaranya mobil SKCK dan SPKT untuk melayani pembuatan/perpanjangan SKCK, Laporan Kehilangan dan mobil Samling (samsat keliling) yang melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor", jelasnya. *syah



Terkait Sistem Zonasi,
Ketua Umum LPK - BARATA Angakat Bicara
Pasuruan – suaraharianpagi.com
   Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kota Pasuruan menuai Polemik, pasalnya Wali Murid mengeluh dengan adanya sistem zonasi.
Salah satu contoh di SMPN 1 Kota Pasuruan yang disebutkan oleh Irfan Budi Dermawan yang tak lain selaku Ketua Umum LPK BARATA (Barisan Rakyat Jelata), ia mengaku merasa bingung dengan perkataan panitia, " saya merasa bingung dengan perkataan panitia PPDB di SMPN 1 Kota Pasuruan, jelas Irfan pihak panitia berkata kepada wali murid bahwa ' Zonasi sudah ditutup”, apa yang maksud zonasi zudah ditutup itu,?????? Tanya Irfan. "Dalam peraturan program sistem zonasi , siswa bisa memilih sekolah yang terdekat, lebih praktis dan mudah dari pantauan wali murid " jelas Irfan .
   Irfan mengakatan, "untuk pendaftaran dan Peraturan Program Sistem Zonasi yang jelas seperti apa....???! Tanyanya.  Peserta setelah melaui proses pendaftaran Online yang dibuka secara umum mulai tanggal 28 Juni sampai 30 Juni, dan kini peserta sudah melalui proses daftar ulang hanya 4 hari, yang dilakukan sejak mulai kemarin, tanggal 1 juli sampai 4 juli besok ke setiap sekolah yang dipilih lebih dekat dari jarak tempat tinggalnya, akan tetapi ketika peserta dan wali murid menyodorkan kartu antrian yang diambil dari pihak panitia mulai pagi hari, dan hanya jawaban yang diperoleh wali murid ialah ' untuk peserta zonasi sudah ditutup, tidak melayani zonasi, hanya melayani murid berpretasi ', dengan rasa kekecewaan yang didapat oleh wali murid yang mengantri dari pagi hari pulang membawa penolakan di setiap sekolah, kata Irfan.
     Irfan Budi Dermawan selaku Ketua Umum LPK - Barata (Lembaga Perlindungan Konsumen - Barisan Rakyat Jelata ) juga menjelaskan, "saya menduga pihak panitia tidak transparan mengenai pengumuman peserta yang diapdate di Wab setelah pasca daftar ulang, mengapa saya berkata seperti itu..!!!!, kerena di Wab yang dicantumkan hanya nomor peserta, nama peserta dan nilai saja. Makanya Sistem zonasi ini sangat membingungkan para wali murid ". Irfan juga menambahkan, " dengan adanya kejadian ini, saya tegaskan kepada Kepala Dinas / Pihak Dinas Pendidikan Kota Pasuruan untuk turun langsung ke sekolah - sekolah terutama di SMPN 1 Kota Pasuruan untuk mengecek langsung. Apabila dalam waktu satu hari ini masih belum ada penyelesaian, kami tidak akan tinggal diam. Dalam Satu hari kedepan kita akan membuat surat untuk melakukan audensi dengan Dinas Terkait, tambahnya. *Syah



LSM AMCD Kritisi Taman Kota
 Pasuruan – suaraharianpagi.com
   LSM AMCD (Aliansi Masyarakat Cinta Damai) mengkri tisi Taman Kota, menurutnya Ta man Kota yang berada di jl. Pahlwan Kelurahan Pekuncen Kecamatan Bugul Kidul Kota Pasuruan saat ini yang tampak terlihat kumuh. Pada Minggu, 30 Juni ( malam ) Ketua Umum LSM AMCD Hanan mengatakan", Taman kota ini adalah salah satu aikonnya kota Pasuruan selain Alun - Alun dan Taman taman lainnya, selain menjadi Aikonnya Kota Taman Kota juga apa lagi bersampingan dengan Makam Pahlawan", menurutnya.
      Hanan juga menambahkan, "yang lebih Miris lagi, ketika dimalam hari yang terlihat sangat gelap. Yang saya sayangkan taman kota ini selain terlihat kumuh dan gelap kalau malam akan dialihfungsikan menjadi tempat memadu kasih..!!!!. Ia juga juga heran dan miris melihat Taman Kota Pasuruan ini", tambahnya.
      Hanan berharap dengan adanya kejadian ini pemerintah segera memperhatikan fasilitas umum yang telah mengeluarkan biaya besar tersebut agar kembali dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Pasuruan, "saya harap pemerintah memperhatikan kondisi Taman Kota saat ini. Jika memang pembangunan Taman Kota ini dianggarkan tahun ini, segeralah dilounching, biar tak larut - larut Taman Kota ini terlihat kumuh", jelasnya. *Syah



AKBP Agus Sudaryatno, S.I.K Memberi
Bingkisan Kepada Bayi Yang Lahir Ditanggal 1 Juli 2019
 Pasuruan – suaraharianpagi.com
  pada senin, 1 Juli tepat di HUT Bhayangkara yang ke 73th, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryatno S.I.K beserta istri Ny. Siti Agus. S dan didamping Wakapolres Kompol Mario Prahatinto, SH, S.I.K beserta istri memberikan bingkisan hadiah kepada  bayi yang lahir pada tanggal 1 Juli 2019 di RS Dr. Soedarsono, Kota Pasuruan. Dengan meninjau dan melihat langsung bayi yang lahir pada tanggal 1 Juli 2019 secara proses normal dan caesar beserta ibu yang melahirkan di RS Dr. Soedarsono, rombongan Polres Pasuruan Kota memberi motivasi dan semangat tinggi sekaligus pemberian bingkisan hadiah.
    Tak hanya diberi bingkisan hadiah, Kapolres bersama Istri juga menyiapkan 2 ( dua ) pilihan nama bayi untuk putri yaitu Namira Satwika dan Safira Satwika, dan  2 ( dua ) pilihan nama bayi untuk putra yaitu Indra Parama dan Akbar Parama. Istri Kapolres Ny. 
Siti Agus. S berharap agar nama - nama yang diberikan tersebut dapat dipakai dan dapat memberi manfaat baik bagi nusa dan bangsa, terlebih patuh serta bisa mengangkat derajat kedua orang tuanya kelak. Beliau juga mengungkapkan, "Semoga anak anak yang lahir pada 1 juli ini bisa menjadi anak yang Sholeh / Sholeha, berbakti kepada orangtua dan menjadi penerus bhayangkara / bhayangkari kedepannya.
     Melalui Jumiati salah satu nenek bayi  dari pasangan suami/ Istri Achmad Asrori dan Ardela Lailatul Arum, asal Dusun Magersari, Desa Pleret, Kabupaten Pasuruan berharap agar cucunya ini menjadi orang yang berbakti kepada orang tua dan berguna. Jumiati juga mengucapkan " Terima kasih banyak kepada Bapak kapolres yang sudah peduli dengan kelahiran cucu saya yang ke 4 dengan memberi sebuah hadia dan memberi sebuah nama. Semoga Bapak Kapolres sukses selalu dan juga bisa melindungi dan mengayomi Masyarakat ", ucapnya. *Syah



Polresta Pasuruan Gelar Upacara Dan Tasyakuran
Dalam Acara Kenaikkan Pangkat Anggota Polri Dan PNS Polri
Pasuruan – suaraharianpagi.com
    Sejumlah anggota Polri dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polres Pasuruan Kota, pada Senin, 01 Juli terima kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi, terhitung mulai tanggal 1 Juli 2019. Upacara kenaikan pangkat dipimpin langsung Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryatno S.I.K, di halaman Abd. Rahman Polres Pasuruan Kota, dengan dihadiri seluruh pejabat utama Polres Pasuruan Kota, Anggota Polres Pasuruan Kota dan Pengurus Bhayangkari cabang serta suami istri anggota Polri dan PNS Polri yang melaksanakan Korp Raport Kenaikan Pangkat.
    Pada kesempatan itu, Kapolres Pasuruan Kota atas nama pimpinan dan pribadi serta seluruh keluarga besar polres Pasuruan Kota, menyampaikan ucapan selamat atas kenaikan pangkat kepada anggotanya. "Semoga dengan kenaikan pangkat ini akan menambah rasa bahagia dan terus tingkatkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara melalui institusi polri yang kita cintai ini. Kenaikan pangkat harus seiring dengan meningkatnya kemampuan dan sikap mental serta profesionalisme dalam kinerja melayani masyarakat", ucapnya.
    Disampaikan oleh Kapolres bahwa, "kenaikan pangkat seorang anggota Polri dan PNS Polri merupakan suatu proses penilaian dan penelitian secara berlanjut, baik yang menyangkut mental kepribadian maupun prestasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari" jelasnya. *Syah



Diakhir Bulan Syahwal, Forum Pasuruan Bersatu
Gelar Acara Halal Bihalal Dan Pasar Murah
Pasuruan – suaraharianpagi.com
   Guna untuk mempererat tali silaturahmi, persahabatan dan merajut rasa kebersamaan dengan seluruh elemen masyarakat, Forum Pasuruan Bersatu menggelar acara Halal Bihalal pada Minggu, 30 Juni ( malam ). Acara ini digelar di Taman Kota, tepatnya di Jl. Pahlawan, Kelurahan Pekuncen, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, acara ini juga bertemakan ' Dengan Kesederhanaan dan Kematangan Diri Kita Rajut Kebersamaan '. Acara tersebut dihadiri seluruh lapisan elemen masyarakat, mulai dari Masyarakat biasa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan juga beberapa Aktivis. 
   Seperti yang diungkap oleh ketua panitia penyelenggara Irjianto, " acara ini digelar guna untuk tali silaturahmi setelah pasca lebaran dan mempererat persahabatan. Perlu diketahui acara ini juga dihadiri oleh seluruh elemen msyarakat, anatara lain mulai dari masyarakat, Tokoh Masyarakat,Tokoh Agama dan Aktivis. Selain acara Hala bihalal, Forum Pasuruan Bersatu juga menggelar Pasar Murah bagi masyarakat yg membutuhkan. Irjianto juga mengungkapkan, " selain acara Halal Bihalal dimulai, kita tadi awali dengan buka Pasar Murah untuk masyarakat yang membutuhkan. Dipasar murah ini kita siapkan kurang lebih 150 paket, diantara lain satu paket dengan isi 5kg beras, 1liter minyak dan mie rebus satu pack dengan harga 30 ribu rupiah", ungkapnya. 
   Irjianto juga menambahkan, "selain acara itu, kita juga mengundang beberapa komunitas seni budaya untuk bisa tampil didalam acara ini. Komunitas seni Budaya yang kita undang merupakan seni khas Kota Pasuruan, diantara lain ada Barongse, Tarian Tradisional, Reog, dan juga Pencak Silat. Harapanya, Kota Pasuruan ini menjadi Kota yang Indah, bagus, damai dan lebih maju, majunya ini ada pakar budayanya bisa maju, salah satunya pencak silat. Irjianto juga berharap kedepannya semakin maju, langkah kedepan kita bersama untuk membangun kota yang lebih maju lagi dan insya' allah acara ini kita akan adakan setiap tahun, dengan kemasan yang lebih indah lagi dari yang ini ", tambahnya. *Syah



Polresta Pasuruan Gelar Acara Deklarasi Tolak Kerusuhan
Jalan Santai Dan Berolahraga Bersama

Pasuruan–suaraharianpagi.com
 Dalam rangka menjaga Kondu sifitas keamanan Kota Pasu ruan, Polres Kota Pasuruan meng gelar Deklarasi Anti Kerusu han pada Minggu, 16 Juni (pagi), di Gor Untung Suropati, tepatnya di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasu ruan. Sebulum acara Deklarasi Anti Kerusuhan ini dimulai, acara terse but diawali dengan kegiatan Jalan Santai Dan Olahraga Bersama, yang dihadiri Forkopinda Kota Pasuruan (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) dan diikuti oleh seluruh elemen masyarakat Kota Pasuruan. Acara tersebut digelar dengan tema Jatim Bersatu menuju Indonesia Damai. Tak hanya itu, untuk menambah semangat masyarakat yang turut hadir dalam acara ini, pihak Pantia juga mempersiapkan ratusan hadiah Door Prize, hadiah Utama Sepeda Gunung dan Kulkas, yang diperebutkan melalui kupon undian.
     Kapolresta Pasuruan AKBP. Agus Sudaryatno S.I.K, MH mengungkapkan, "Polresta Pasuruan menggelar acara ini untuk bersilaturahmi pasca lebaran dan juga  sekaligus  persiapan HUT Bhayangkara yang ke-73th". Kapolres juga mengatakan, "acara ini digelar dengan tema “Jatim Bersatu Menuju Indonesia Damai”, yang bertujuan untuk mengajak masyarakat agar supayah menjaga kondusifitas diwilayah Kota Pasuruan", jelasnya. Tak hanya itu, Kapolresta Pasuruan menambahkan”, tak hanya itu, acara ini digelar juga untuk mengajak masyarakat Kota Pasuruan untuk berolahraga dan menggunakan waktunya untuk hal hal yang positif dan bermanfaat", jelasnya.
   Kapolres juga menambahkan, "Yang terpenting kami mengajak kepada masyarakat agar tidak meniru kegiatan di Jakarta melakukan demo yang berakhir rusuh dan harapanya, agar supaya Masyarakat Indonesia, khususnya Masyarakat Wilayah hukum Polres Kota Pasuruan bisa menghatgai keputusan MK terkait pasca pemilu 2019 yang dilaksanakan pada bulan kemarin dan juga dan juga menciptakan suasana Indonesia menjadi Aman, Damai dan Tentrem", teranganya. *syah


Ketua DPRD Kota Pasuruan Mendukung Upayah TNI - POLRI Mengamankan Pengrusuh Yang Ingin Memecah belah Keutuhan Bangsa Dan Negara
Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Kerusuhan selama dua hari di Jakarta, yang cukup meresahkan masyarakat menjadi perhatian Ketua DPRD Kota Pasuruan H. Ismail Marzuki Hasan, SE. Orang nomer satu sebagai wakil rakyat  itu mengaku sangat prihatin dalam adanya kejadian di Jakarta pada 22 Mei kemarin. 
H. Ismail menerangkan, " Kami sangat menyayangkan adanya kejadian kerusuhan yang terjadi di Jakarta kemarin, dalam aksi pesta demonstrasi di KPU dan bawaslu, Semestinya hal itu tidak boleh terjadi, terangnya. Selain itu, kejadian itu juga mengencam tindakan anarkis yang dilakukan sejumlah kelompok ' Bila tidak puas ', misalnya seperti  pendukung salah satu calon presiden, " kan sudah ada mekanisme undang-undang yang berlaku ", lanjut dia.
   Selain itu H. Ismail juga menambahkan, kita mendukung upaya TNI - POLRI dalam mengamankan setiap perusuh yang ingin memecah belah keutuhan bangsa dan Negara, bila yang melakukan itu adalah memang sengaja membuat kerusuhan, meminta agar aparat penegak hukum agar menindak tegas . ' Kami minta TNI - POLRI, untuk meringkus pelakunya dan diproses sesuai hukum yang berlaku ", tegasnya. 
    Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada Masyarakat khususnya warga Pasuruan agar tidak mudah terpengaruh dengan isu - isu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuhan bangsa. H. Ismail juga menuturkan, " TNI - Polri, jangan takut untuk menindak perusuh di negeri ini. ' Kami bersama dengan masyarakat Kota Pasuruan ada di belakang anda, untuk mempertahankan NKRI ' ", tegasnya. *syah


Polres Pasuruan Kota Gelar Bukber Dengan Seluruh Elemen Masyrakat

Pasuruan–suaraharianpagi.com
   Di bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah/2019 yang penuh berkah ini, Polres Pasuruan Kota menggelar giat buka bersama dengan seluruh elemen masyara kat, pada Jum'at, 17 Mei dihalaman gedung serba guna tepatnya depan Ma polres Pasuruan kota, Jalan Gajah Mada No. 19, Pur worejo, Panggungrejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur. Dalam acara tersebut dihadiri oleh seluruh elemen masyarakat antara lain LSM ( Lembaga Swadaya Masyarakat ), Awak Media, ratusan Masyarakat umum dan juga beberapa Komunitas lainnya. Diketahui, giat buka bersama ini di prakarsai oleh komunitas Bharaduta D’pandiga, komunitas ini merupakan kumpulan polisi Bhayangkara 2003 gelombang ll angkatan 27.
     Kapolres Pasuruan Kota AKBP. Agus Sudaryatno, S.I.K mengungkapkan " Yang pertama kita ucapkan rasa syukur karena bertemu dengan rekan - rekan LSM, Awak Media dan juga masyarakat di bulan yang berkah ini, namn juga ini merupakan rasa syukur karena pelaksanaan pemilu bisa selesai dengan damai dan kondusif,” Tutur Kapolresta.
     Bripka Ginanjar Dh, SE yang merupakan ketua Bharaduta D’pan diga Polres Pasuruan Kota angkatan 27, mengatakan "Kami yang tergabung dalam organisasi Bharaduta D’pandiga Polres Pasuruan Kota yang merupakan alumni Bhayangkara 2003 ini berharap agar kekompakan yang ada diwilayah kota pasuruan ini terus terjalin, baik dari media, LSM, dan masyarakat umum ", terangnya.
     Bripka Ginanjar Dh, SE juga menerangkan, " dengan adanya acara ini saya berharap di Kota Pasuruan ini masyarakatnya heterogen, dari bebera pa lapisan masyarakat ini kita bisa buktikan bahwa di Kota Pasuruan masyarakatnya solits, karena kita bisa mengundang mulai dari komunitas tukang becak, ojek online, rekan Wartawan, rekan LSM dan seluruh Masyarakat Pasuruan. Ini sudah membuktikan dengan keberhasilan acara ini bahwa Kota Pasuruan ini menjunjuk tinggih Persatuan dan Kesatuan ", terangnya.
   Selain itu Ginanjar juga menambahkan, "Kami akan terus melaksanakan kegia tan ini tiap tahun. Selain berbagi, kegiatan ini juga untuk meningkatkan jiwa sosial di angkatan kami melalui silaturrahmi", tu tup Ginanjar. * Syah




Pasuruan – suaraharianpagi.com
   Rabu, 6 Maret, Romi dan kuasa hukumnya Muhammad Nasrul, kembali mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pasuruan. Ia meminta kejelasan BPN terkait janji kesepakatan yang dilakukan untuk melakukan pengukuran tanah di Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Nasrul mengungkapkan kedatangannya kali ini, mempertanyakan atas gagalnya pengukuran tanah yang rencananya akan dilakukan kemarin, Rabu (6/3/2019), Namun tiba-tiba pihak BPN tidak jadi melakukan pengukuran.
   ”Minggu kemarin kita sudah sepakat kalau hari ini akan dilakukan pengukuran. Tapi kita dipanggil kesini (kantor BPN) ", kata Nasrul. Setelah dilakukan pertemuan, pihak Nasrul, belum mendapatkan kepastian dari pihak BPN. Bahkan kedatangan Nasrul kali ini hanya diberi janji untuk menunggu terbitnya sertifikat baru. ” Katanya kita disuruh nunggu untuk penerbitan sertifikat baru. Setelah itu baru akan dilakukan pengukuran,” tambahnya.
   Padahal, sengketa tanah ini sudah berlangsung selama 3 tahun. Pihak BPN pun diduga sengaja mengulur-ulur permasalahan ini. ” Kami berharap agar BPN secepatnya melakukan pengukuran untuk penerbitan sertifikat yang baru. Sehingga permasalahan ini tidak berlarut-larut ", harap Nasrul.
   Sementara itu pihak BPN enggan memberi keterangan terkait permasalahan tersebut. Bahkan pihaknya hanya meminta Satpam untuk memberi tahu kepada awak media jika sudah ada kesepakatan dengan pihak Nasrul dan Bagiono. ” Maaf ya mas, saya disuruh menyampaikan ke teman-teman media kalau permasalahan ini sudah ada kesepakatan, ” tukas sang Satpam.
  Sebelumnya, Nasrul dan pemilik tanah datang ke BPN untuk menagih janji BPN pada Oktober 2016 silam. Sebab BPN sempat berjanji bakal melakuan pengukuran ulang dan pembatalan sertifikat pada sertifikat yang dimiliki oleh Bagiyono pada lahan seluas 675 meter persegi. Ia menyebut dirinya mendapatkan kuasa dari ahli waris Alifah pada 2016 silam untuk mengurus sertifikat pengganti pada lahan seluas 850 meter persegi. Dalam sertifikat hak milik (SHM) yang diterbitkan pada 2001 diketahui jika luas tanah secara keseluruhan 1.425 meter persegi. Namun masalah muncul sebab sertifikat untuk sisa tanah seluas 675 meter persegi atas nama Bagiyono, warga Desa Warungdowo tidak melalui pemecahan sertifikat. Pada sertfikat yang diterbitkan 2013 lalu itu, diketahui jika sertifikat yang dimiliki oleh Bagiyono diterbitkan melalui prona oleh BPN setempat.
   Hal ini membuat penerbitan sertifikat pengganti terkendala. Sebab, BPN beranggapan sertifikat kepemilikan tanah bertumpuk dan penerbitan sertifikat pengganti hanya bisa dilakukan jika Bagiyono bersedia melakukan pencabutan. *Syah




Pasuruan - suaraharianpagi.com 
   Sebagai bentuk keseriusan dalam upayanya menindak tegas para pelaku tindak pidana kriminal, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Agus Sudaryatno di masa kerja pertama selama 100 harinya berhasil menangkap sebanyak 77 pelaku kriminal dari 131 kasus yang diungkap dan di selesaikan. Dari jumlah kasus yang ditanganinya yakni sebanyak 186 kasus, sebanyak 131 kasus atau 70% (persen) diantaranya sudah diungkap. Selebihnya dengan sisa sebanyak 55 kasus atau 30% (persen) yang belum terungkap akan menjadi pekerjaan rumah bagi pihak Kepolisian Resort Pasuruan Kota itu sendiri.
   Dalam acara press release turut dihadiri oleh pihak forkopimda beserta jajaran kepolisian, baik dari Polsek wilayah hukum Polres Pasuruan Kota maupun jajaran anggota lainnya.
Berdasarkan dari data yang dihimpun dalam ungkap kasus 100 hari kerja AKBP Agus Sudaryatno dalam acara jumpa pers atau press release di Mapolres Pasuruan Kota jalan Gajah Mada pada Rabu, 27 Februari. Pihak kepolisian menyebutkan, bahwa dari sebanyak 131 kasus yang diungkapnya itu didominasi pada kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yakni mencapai sebanyak 16 kasus. Dan di susul pada kasus jenis penipuan yakni sebanyak 12 kasus, selanjutnya di susul pada kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yaitu sebanyak 10 kasus.
   "Ini semua berkat kerja keras dan upaya dari tim atau jajaran dilapangan, yang mana informasi dari masyarakat juga sangat dibutuhkan. Termasuk peran serta masyarakat dengan cara menghidupkan siskamling, yang pasti juga dapat meminimalisir atau menekan ruang gerak para pelaku", Kata Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Agus Sudaryatno S.I.K. Selain berhasil mengamankan puluhan pelaku tindak kejahatan jalanan, pihak kepolisian juga menyita 3 unit sepeda motor dan 1 buah kendaraan berupa truk colt diesel serta terdapat puluhan perkakas kendaraan sepeda motor lain yang sudah dalam kondisi tidak utuh (tinggal rangka saja) yang diduga dilakukan oleh pelaku untuk menghilangkan jejak perbuatannya. Kaitannya dalam aksi pencurian yang terjadi ditengah lingkungan masyarakat, Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat khususnya yang ada diwilayah hukum Polres Pasuruan Kota agar segera memberikan laporan kepada pihak berwajib bila terjadi kehilangan maupun menjadi korban tindak kejahatan. "Bagi masyarakat yang menjadi korban dari pelaku kriminal atau tindak kejahatan segera melapor ke Polsek terdekat atau ke Polres, supaya kami bisa cepat melakukan tindakan dan upaya penangkapan pelaku", Pesannya.
   Bukan hanya itu, pihak Kepolisian juga telah berhasil mengungkap sebanyak 35 kasus dalam penyalahgunaan narkoba dengan jumlah 43 pelaku di yang diamankan. Dari sebanyak 35 kasus tersebut, 28 kasus diantranya adalah kasus narkotika jenis shabu dengan barang bukti seberat 32,22 gram.
   Sementara untuk kasus obat keras atau yang berbahaya, tercatat ada 7 kasus dengan 8 orang tersangka dari berbagai jenis yakni diantaranya jenis pil trihex (pil kucing), pil dextro dan pil double L. " Untuk penyebaran narkoba sudah masuk dalam dunia siswa pelajar, untuk itu kita akan berupaya terus memutus rantai peredaran dalam penyalahgunaannya. Bagi orang tua juga harus lebih ekstra untuk memberikan pengawasan penuh putri putrinya ", Tambahnya. *syah



 Pasuruan - suaraharianpagi.com
 Desa mangguan Kecamatan Pasrepan Kabupaten Pasuruan memiliki inovasi dalam penggunaan anggaran SiLPA DD 2018 yang dipergunakan untuk pengadaan Mobil Siaga ( Ambulans ). Yang mana Mobil Siaga tersebut adalah salah satu tranportasi darurat yang memang dibutuhkan masyarakat, khususnya di Desa Mangguan. Kepala Desa Mangguhan, Nasor saat ditemui awak media SHP dikantornya mengatakan, " Pengadaan Mobil Siaga ini bersumber dari anggaran SiLPA Dana Desa 2018. Kali ini saya manfaatkan untuk menganggarkan pengadaan Mobil Siaga, yang mana ini adalah salah satu alat transportasi darurat bagi warga yang membutuhkannya ", Ujar Nasor.
   Selain itu Nasor juga menambahkan, " dengan adanya Mobil Siaga ini masyarakat Desa Mangguan yang membutuhkan ambulans, sudah tidak usah sulit - sulit memanggail / telepon yang lebih jauh, kini sekarang cukup datang ke kantor desa / telepon salah satu perangkat desa dan kami siap untuk melayani kepentingan masyarakat sepenuhnya. Untuk warga desa mangguan yang membutuhkannya silahkan menghubungi perangkat desa yang terdekat, dan ini tidak ada biaya sama sekali ( Gratis ) bagi warga yang membuhkannya ", imbuhannya.
 Disisi lain Camat Pasrepan, Heru Fari-anto S.SOs.M.si mengapresiasi kepada Kepala Desa Mangguan, Nasor "yang mana anggaran SiLPA DD 2018 ini dipergunakan untuk pengadaan Mobil Siaga, Mobil Siaga ini juga adalah salah satu kepentingan darurat masyarakat. Selain itu Heru juga berpesan kepada seluruh kepala desa se - Kecamatan Pasrepan khususnya yang anggarannya dipergunakan untuk pengadaan Mobil Siaga / Ambulans, yang mana Mobil Siaga / Ambulans itu salah satu untuk keperluan masyarakat dalam hal ' Sakit ', jadi fungsikanlah dengan baik dan jangan lupa perawatannya. Dan saya menghimbau bagi masyarakat Desa Mangguhan / Aparatur Desa bahwa fasilitas yang disediakan (Mobil Siaga)  pergunakanlah sebaik - baiknya dan pergunakanlah yang semestinya",  jelasnya  *syah


 
 Pasuruan - suaraharianpagi.com
 Sebuah terobosan Baru yang dilakukan Satlantas Polres Pasuruan Kota dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Dengan program Belusukan mengantar langsung Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) yang sudah selesai dicetak kepada pemiliknya. Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota AKP Kadek Ary Mahardika, S.H., S.I.K., Melalui Kanit Reg Ident Iptu. Zainul Imam Syafi'i S.H., M.H saat di temui, " Pelayanan pengantaran surat BPKB ini merupakan wujud pelayanan prima kami terhadap masyarakat. Dengan adanya pemberian surat BPKB langsung kepada masyrakat seperti ini, akan membikin pelayanan jadi lebih cepat, terangnya. 
    Selain bertujuan memberikan pelayanan prima, ada tujuan lain dengan program layanan antara BPKB secara langsung itu. Yakni, bisa sedikit mengurangi kepadatan wajib pajak yang berada di kantor KB Samsat Kota Pasuruan. Imam juga menambahkan, " untuk pelayanan BPKB ini pihaknya sudah membentuk tim delivery pada Februari 2018 yang lalu. Layanan ini diprioritaskan pada pemilik yang sudah cukup lama tidak mengambil BPKB karena lupa atau terbentur kesibukan. Selama ini banyak pemilik sampai lupa dan tidak mengambil BPKB yang sudah jadi hingga berbulan-bulan. Dari kondisi inilah akhirnya kita bentuk tim delivery BPKB. Inovasi layanan ini merupakan salah satu komitmen yang diberikan sebagai bentuk timbal balik atas kesediaan masyarakat melakukan kewajibanya membayar pajak dengan Tepat Waktu", jelasnya.
    Sementara itu, beberapa warga yang sudah didatangi anggota Satlantas yang mengantar BPKB mengaku sempat kaget sekaligus senang. Mereka tidak menyangka jika BPKB kendaraan miliknya akan diantarkan petugas ke rumah. "Saya tidak menyangka jika BPKB ini diantar petugas sendiri ke rumah secara gratis. Dengan program ini, saya tidak perlu repot untuk mengambil BPKB. Dan Ucapan terima kasih kepada bapa polisi yang bertugas di Satuan lalu lintas khusunya di bagian BPKB", Kata bebe rapa pemilik BPKB saat didatangi poli si di rumahnya. *Syah


 Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Menindaklanjuti adanya surat himbauan terkait dengan hari libur nasional, yaitu dalam rangka tahun baru Imlek 2570 Kongzili yang jatuh pada Selasa, 5 Februari besok. Kantor pelayanan SIM dan pajak kendaraan  Kantor Bersama Samsat Pasuruan Kota induk dan unggulan (samsat keliling dan samsat payment point ngopak) libur 1 hari. Berdasarkan dengan surat keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia nomor 617 tahun 2018, nomor 262 tahun 2018 dan nomor 16 juga tahun 2018 tentang hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2019.
   Seperti yang telah di terbitkan adanya pengumuman hari libur dari Pemerintah Provinsi Jatim melalui Badan Pendapatan Darah, pihak Samsat juga sudah menempelkan adanya pengumuman terkait layanan di tutup pada hari besar keagamaan yaitu tahun baru Imlek pada Selasa besok. Dalam hal ini, Kanit RegIdent (KRI) Iptu Zainul Imam SyafiiSH.MH bersama pihak Administrator Pelaksana (Adpel) yang akrab dipanggil Renny di KB Samsat Pasuruan Kota mengatakan. "Kita mengikuti hari libur nasional sekaligus untuk menghormati antar umat beragama, seperti pada hari hari besar pada umumnya. Karena itu sudah menjadi aturan dan ketetapan yang berlaku", Ujar Iptu Zainul Imam.
    Selanjutya layanan di KB Samsat Pasuruan Kota akan kembali dibuka normal pada keesokan harinya, yaitu Rabu 6 Februari 2019 seperti biasanya. Yang mana untuk jadwal pelayanan pada hari Senin hingga Kamis dibuka mulai pukul 08.00 - 13.00 wib dan untuk hari Jumat pukul 08.00 - 11.00 wib sementara untuk hari Sabtu pelayanan setengah hari yakni mulai pukul 08.00-12.00 wib. Untuk itu, perlu diketahui secara bersama khusunya bagi masyarakat pemilik kendaraan yang hendak memperpanjang wajib pajak kendaraannya agar segera di urus atau dibayarkan sebelum masa berlakunya habis pada tanggal hari libur tersebut.
  "Buat masyarakat, yang masa berlakunya jatuh pada tersebut supaya diajukan lebih awal sebelum hari libur" Tambahnya KRI Imam kepada awak SHP saat diruang kerjanya. *syah


Pasuruan – suaraharianpagi.com
   Hati-hati menuliskan status di media sosial Anda. Jika tidak, berurusan dengan pihak berwajib. Seperti yang terjadi di Pasuruan, sebuah akun Facebook dilaporkan ke polisi karena unggahan statusnya dianggap penyinggung. Status yang tertera di sebuah akun FB dengan nama Matones Cortes, dianggap menyinggung LSM Pasuruan. Akibatnya, sejumlah LSM kota/ Kabupaten melaporkan ke Polres Pasuruan Kota. 
    "Kami melaporkan dan mengadukan akun Facebook ini dengan aduan pencemaran nama baik terhadap kami, para LSM ", terang Kusuma. Status Facebook yang diunggah pada Minggu, 20 Januari itu bertuliskan: "Lek Penggaweane LSM ojok ngarani wong liyo korupsi, amergo awak e Dewe tukang nyrampok duwek negoro ". Status ini, menurut Kusuma, mengundang keresahan karena memunculkan persepsi buruk di masyarakat tentang profesi seseorang, seolah-olah nama yang disebutkan dalam akun adalah "RAMPOK". "Tulisan ini sangat tidak etis, dan akan menimbulkan opini nrgatif dikalangan madayarakt", tambah Kusuma, si rambut panjang. 
    Lebih jauh, Kusuma menyebut, aduan yang dilakukannya ini semata-mata ingin memberikan pelajaran hukum kepada siapa saja agar bisa bertindak arif dan bijaksana dalam menggunakan media social”. Tindakan kami bertujuan mendidik masyarakat agar lebih bijak menggunakan sosial media", katanya.
    Dengan adanya kejadian ini, Lukman Hakim Ketua Umum LSM Garda Pantura juga menyampaikan”, dugaan penghinaan terhadap LSM ini kita sudah laporkan kepada penegak hukum Polresta Pasuruan. Dengan adanya kejadian ini kami secara kemanusiaan sudah mema'afkan terlapor, namun ini kami sudah serahkan sepenuhnya kepada penegak hukum biarlah penegak hukum yang melanjutkan permasalahan ini sesuai dengan undang-undang yang ada".
    Selain itu Lukman juga menambahkan”, dengan adanya kejadian seperti ini biar menjadi pelajaran kepada masyarakat,  setidaknya menggunakan media sosial dengan sebijak mungkin, jika memang tidak diperlukan sikap - sikap yang tidak punya kepentingan ini tentu harus ditinggakan, apa lagi itu mengundang kontorfensi dan memicu konflik itu yang kita tegaskan ".
Hingga berita ini diterbitkan, Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pemilik akun”. * syah


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget