Halloween Costume ideas 2015
Articles by "Pasuruan"

Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Dalam mengungkap hasil Operasi Sikat Semeru 2018, selain mengamankan puluhan pelaku tindak kejahatan kriminal. Pihak Kepolisian Resort Pasuruan Kota juga berhasil membekuk pentolan pelaku Pencurian Dengan Pemberatan (Curat) lintas daerah. Tersangka HL yang diketahui sebagai pentolan pelaku Curat yang sudah beraksi di TKP hotel BJ Perdana, berhasil diamankan petugas kepolisian beserta teman lainnya. Sementara satu pelaku lain masih dalam proses perburuan pihak kepolisian setempat karena melarikan diri.
   "Hasil ungkap kali ini kita lakukan menyeluruh di wilayah yang ada, dan ada salah satu tersangka yang merupakan pentolan dalam kasus curat saat ini masih kita sidik terkait kejadian salah satunya di hotel ", tegas AKP Slamet Santoso. SH, selaku Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota saat press release dilakukan. Sebanyak 5 kasus yang berhasil diungkap pihak kepolisian diantaranya yaitu Curanmor, Curat, Curas, Sajam dan Street Crime lainnya. Sedangkan jumlah tersangka yang diamankan sebanyak 99 tersangka.
   Slamet juga menegaskan, bahwa untuk menekan aksi pelaku tindak kejahatan dan kriminal, pihak kepolisian akan terus melakukan upaya penindakan. " Tidak harus dalam operasi saja, setiap hari kita akan lakukan pencegahan dan penangkapan para pelaku yang meresahkan masyarakat. Untuk tersangka lain yang dalam pelarian, kita akan terus melakukan pengejaran ", Imbuhnya.
    Dari data tersebut, ada sebanyak 37 tersangka non Target Operasi (TO) serta ada 9 tersangka yang masuk dalam TO. Selebihnya 16 tersangka sudah dilakukan proses penyidikan lebih lanjut, dan sebanyak 30 orang masuk pada proses pembinaan karena terkait aksi
premanisme dan mengganggu ketertiban masyarakat. Selain mengamankan para tersangka tindak pidana dan kejahatan, petugas kepolisian juga mengamankan puluhan barang bukti hasil kejahatan berupa surat keterangan dari bank atau leasing, kendaraan sepeda motor dan juga puluhan hand phone hasil kejahatan beserta alat kejahatan lainnya. *ko/syah

 Pasuruan - suaraharianpagi.com

   Pada momen menjelang hari raya Idul Adha 2018, Slamet Haris selaku juragan hewan potong banjir pesanan dari para pembeli dan juga pelanggannya. Guna memenuhi hal itu, Dirinya harus menyiapkan ratusan ekor kambing dan sapi pesanan di kandang miliknya yang terletak di RT 02 RW 07 Krikilan, Kelurahan Grati Tunon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Menurutnya, hal itu merupakan salah satu bentuk pelayanan yang di berikan kepada setiap pembeli terutama para pelanggan tetapnya. Sehingga, ketika para pembeli datang dan memilih langsung ke tempat kandang milik Haris nantinya tidak merasa kecewa alias merasa puas. 
   Alasan harganya yang sangat terjangkau serta kwalitasnya yang bagus, hewan potong milik Haris laris manis diburu para pembeli. Baik pembeli dari wilayah sekitar maupun pembeli dari luar daerah. Diketahui juragan Slamet sudah 31 tahun yaitu sejak tahun 1987 menggeluti profesi jual beli hewan potong tersebut. " Kita siap melayani para pembeli kapan pun dan tidak mengacu pada hari besar saja. Misal buat acara aqiqoh, selamatan, acara nikahan maupun khitan. Dan bukan hanya itu saja, kita juga menyiapkan jasa menyembelih termasuk mengolah masakan ", Ungkap Haris saat di konfirmasi awak SHP di kandang miliknya pada Selasa, 14 Agustus siang. Sedangkan mengenai kelaiakan setiap hewan potong miliknya, secara rutin juga mendapat pemeriksaan kesehatan dari pihak Dinas Peternakan bidang Kesehatan Hewan (Keswan). Dengan begitu, nantinya para pembeli baik yang pemula maupun yang sudah menjadi pelanggan tetapnya akan merasa puas.
   Seperti yang sudah dikenal dengan sebutan paguyuban 'Kandang saras 008-03 Kalipang', juragan Slamet menyiapkan berbagai ukuran dan harga hewan potong yang di patok. Untuk seekor kambing mulai dari harga Rp 2.000.000 hingga 5.000.000 per ekornya. Sedangkan untuk harga hewan sapi mulai harga Rp 17.500.000 per ekor dengan bobot variatif. Dirinya juga mengakui, bahwa para pelanggannya banyak yang berasal dari kalangan instansi pendidikan baik tingkat SD sampai tingkat kejuruan tinggi termasuk pelanggan dari pihak perusahaan swasta maupun BUMN daerah sekitar, " Pelanggan kita kebanyakan dari kalangan sekolahan dan perusahan, terlebih pada momen saat ini pasti ratusan ekor kambing dan sapi sudah di pesannya", Tukasnya Slamet. *ko/syah



Pasuruan - suaraharianpagi.con
   Perlombaan sepak bola liga antar perangkat desa dalam rangka untuk memeriahkan sekaligus mengisi HUT Kemerdekaan RI ke 73 tahun, Desa Rejoso Lor menjuarai tingkat 1 se Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Lomba sepak bola yang digelar sejak Minggu 05 Agustus hingga 11 Agustus di lapangan Kecamatan Rejoso pada sore hari itu, di ikuti seluruh perangkat, BPD dan juga Kepala Desa (Kades) di 16 Desa wilayah Kecamatan Rejoso.
   Dipuncak terakhir pada 11 Agustus laga antar desa itu, tim dari Desa Rejoso Lor juara 1 setelah menghadapi tim dari Desa Pandanrejo dan menang 3:1 di ronde adu finalti setelah pertarungan sengitnya. Sementara untuk juara lll, tim dari Desa Ketegan menang 2:0 atas Desa Toyaning. " Ini sifatnya untuk menjalin rasa persaudaraan antar desa satu dengan lainnya, khususnya sesama perangkat desa. Dan alhamdulillah serta ucapan terima kasih atas semangat dari perangkat dan motivasi dari warga kita, sehingga desa Rejoso Lor bisa menjuarai laga ini ", Ungkap Khumaidi dengan panggilan akrabnya Robet selaku Kades Rejoso Lor saat memotivasi para pemain di lapangan bersama warganya Sabtu, 11 Agustus sore kemarin. 
   Giat sepak bola itu tak lain adalah bertujuan untuk menjalin serta mempererat rasa persatuan dan kesatuan antara Pemerintah Desa (Pemdes) yang ada lebih di tingkatkan. Dari ke 16 desa yang ikut tersebut diantaranya yakni desa Arjosari, Jarangan, Karang Pandan, Kawis Rejo, Kedung Bako, Kemantren Rejo, Ketegan, Manik Rejo, Pandan Rejo, Patuguran, Rejoso Kidul, Rejoso Lor, Sadeng Rejo, Sambirejo, Segoro Puro dan Toyaning.
   "Sepak bola dimaksudkan untuk menjalin persaudaraan dan tali silaturrahim antar pemerintah desa, baik kepala desa, perangkat maupun BPD. Ini semata semata menumbuhkan rasa nasionalisme kebangsaan pada momentum hari kemerdekaan RI ", Ujar Camat Rejoso Muhammad Hariadi melalui Komari SH.MM selaku Sekretaris Camat (Sekcam) saat di temui awak SHP. Selain kegiatan perlombaan sepak bola, pihak Kecamatan juga akan mengadakan jenis perlombaan lain pada 12 Agustus mendatang. Yakni seperti lomba Musyabaqho Tilawatil Quran (MTQ) tingkat anak dan dewasa, Jalan Sehat yang nantinya akan di laksanakan setelah pelaksanaan upacara pengibaran bendera pada 17 Agustus nantinya. Termasuk mempersiapkan peserta Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) pusaka merah putih oleh pelajar tingkat SLTP dan SLTA yang ada di wilayah Rejoso itu sendiri. "Untuk pelaksanaan lomba yang ada, nanti kita akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten supaya jadwal yang ada tidak berbenturan dengan kegiatan di pemerintah kabupaten ", Tambahnya Komari. *Ko/Syah



 Pasuruan - suarahariapagi.com
   Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT), Kapolres Pasuruan Kota menggelar perlombaan burung berkicau tingkat Nasional di halaman Mako jalan Gajah Mada, kota Pasuruan pada Minggu, 29 Juli pagi.  Perlombaan tersebut dilakukan, selain untuk meramaikan hari kemerdekaan sekaligus untuk mengisi HUT Bhayangkara ke 72 tahun dan diikuti oleh ribuan peserta ada 5 kelas dalam perebutan juara diantaranya, kelas Kapolres, Wakapolres, Kasatlantas, Kasatreskrim dan Bhayangkara.
   "Acara ini selain untuk mengisi hari bhayangkara sekaligus memeriahkan hari kemerdekaan dan berharap kedepannya lebih meriah ", Ujar AKBP Rizal Martomo SIK dalam pesan pidatonya. Dirinya juga mengucapkan rasa terima kasih kepada semua pihak yang turut mendukung, termasuk pada semua panitia yang ada. " Dalam acara yang sudah berlangsung kedua kali ini, mudah mudahan berlangsung lancar dan sukses. Dan terima kasih pada semua panitia, termasuk para peserta yang turut dan mengikuti ", Tambahnya Rizal.
   Sementara, menurut keterangan ketua panitia pelaksanaan lomba Iptu Nanag Abidin. Bahwa acara itu dibuka umum bagi para peserta lain dan tidak bagi para panitia lomba. "Untuk panitia sendiri, tidak boleh mengikuti acara lomba ini. Dengan begitu kegiatan yang ada dapat berjalan secara profesional ", Ungkap Nanang saat di konfirmasi awak SHP dilokasi perlombaan. Diketahui, dalam struktural kepanitiaan lomba untuk ketua panitia di pegang oleh Kompol Yuli Purnomo dan ketua pelaksana Iptu Nanang Abidin dan untuk penanggung jawab acara langsung di pimpin oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Rizal Martomo SIK
   Seperti yang dikatakan salah satu penjual kerudung sangkar burung Munir (63) asal Malang mengakui bahwa, giat lomba untuk hari ini menurutnya jauh lebih ramai dan nyaman. " Untuk kali ini lebih ramai Mas....!, tempatnya juga jauh lebih nyaman. Karena dulu pohon pohonnya masih kecil dan kondisi cuacanya lebih panas, sekarang jauh lebih teduh ", Kata salah satu penjual yang selalu mengikuti acara perlombaan burung kicau di seluruh Nusantara tersebut. *ko/syah



Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Memberikan suatu pelayanan yang prima dan terpadu terhadap bentuk penerimaan dan penanganan terkait laporan atau pengaduan masyarakat, sudah tentu menjadi tugas pokok penting bagi setiap pelayan masyarakat. Baik pelayanan di dalam instansi pemerintahan, swasta maupun instansi kepolisian itu sendiri.
   Tentunya, hal tersebut harus dibarengi dengan adanya sebuah fasilitas yang memadai. Baik mengenai peralatan, infrastruktur serta sarana dan juga prasarana itu sendiri termasuk mengenai dampak bencana yang ada seperti banjir. Sehingga keseimbangan antara kebutuhan fasilitas dengan kapasitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat nantinya dapat berjalan lancar.
   "Memang setiap kali sungai welang meluap disaat musim penghujan, selain merendam rumah milik warga juga kantor polsek selalu jadi langganan banjir. Miris melihatnya Mas....!. Yang pasti dengan kondisi tersebut, jelas pelayanan jadi lumpuh. Mengingat genangan air banjir masuk tak tanggung tanggung hingga satu meter lebih ", Ungkap salah satu pemohon SKCK Samsul (39) warga Randusari, kota Pasuruan saat mengurus di kantor Polsek Gadingrejo pada Senin, 30 Juli pagi.
   Belum lagi, selama ini pihak Polsek sendiri harus berbagi ruangan di setiap unitnya sebagai tempat pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan baik berupa pelayanan maupun pengaduan. Sehingga tatanan pelayanan yang ada di dalam Polsek Gadingrejo, hingga saat ini terkesan masih semrawut.
   Sementara menurut ketua DPRD kota Pasuruan H. Ismail Marzuki Hasan, " Karena itu untuk kepentingan dan juga pelayanan masyarakat, kita juga harus memperhatikan dan mendorong kondisi yang ada saat ini untuk di carikan solusi dengan cara ditingkatkan pembangunan atau pindah lokasi terdekat ", Ujarnya saat ditemui awak SHP beberapa hari lalu di ruang kerjanya.
   Diketahui, memang kondisi medan kantor Polsek dan rumah warga di sekitar jauh lebih rendah dari tanggul sungai Welang Kraton, termasuk dari posisi jalan raya di jalur pantura arah Surabaya - Probolinggo.
   Dengan keadaan yang ada tersebut, yang jelas nantinya dapat menganggu, menghambat dan bahkan dapat melumpuhkan segala bentuk pelayanan terhadap masyarakat bila tiba saatnya banjir melanda. Belum lagi para petugas, harus berupaya untuk menyelamatkan sejumlah perabotan seperti kursi, peralatan elektronik termasuk berkas penting lain yang ada di dalam Polsek itu sendiri.
   Untuk itu, perlu adanya dorongan dan dukungan dari sejumlah pihak. Baik dari pihak kepolisian sendiri, DPRD maupun pemerintahan setempat. Agar selanjutnya dapat dilakukan upaya peningkatan dalam bentuk pembangunan, termasuk mengenai kapasitas dari kondisi kantor Polsek yang dinilai kurang memadai. *ko/syah




Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) ke 20 tahun yang jatuh pada 23 Juli 2018 kemarin, jajaran Dewan Pengurus Cabang ( DPC ) PKB kota Pasuruan menggelar acara tasyakuran dan doa bersama di halaman kantor DPC PKB jalan Sultan Agung pada Rabu, 25 Juli pukul 19.00 wib. Acara tasyakuran tersebut dihadiri seluruh jajaran DPC PKB kota Pasuruan, baik mulai dari ketua Dewan Tanfid DPC PKB kota Pasuruan yakni Ismail Marzuki Hasan, ketua Badan Otonom, ketua ranting dan pengurus lain beserta para Caleg termasuk turut hadir dalam tamu undangan Ketua dewan syuro KH Asyari Machfud serta Ketua tanfidziah PC NU kota Pasuruan KH Halim Mas'ud. " Dalam acara ini, selain kita menjalin tali silaturrahmi sekaligus pengenalan para calon sesuai dengan dapil yang ada. Dan kami membuka diri secara profesional bagi masyarakat yang mau mencalonkan diri sebagai seorang pemimpin didalam pemerintahan ", Ujar Ismail dalam acara tasyakuran internal partainya. 
   Dari sejumlah nama Caleg PKB kota Pasuruan yang akan maju dalam pemilu 2019, untuk memperebutkan kursi DPRD kota Pasuruan di setiap Dapil yang ada diantaranya yakni. Untuk Dapil 1 wilayah kecamatan Panggungrejo yaitu Muhammad Nawawi S.Kom.MM, Dewi Indayani, Muhammad Machfudi, Muhamad Nawawi, Akhmad Sulaiman Mahbudi SH, Mega Dwi Fatmala SH, Muhamad Hasan, Drs Yudi Ruswandono, Hilda Amiriyah dan Sofyan. Untuk Dapil 2 wilayah kecamatan Bugul Kidul yaitu Ismail Marzuki Hasan, Okky Nanda Rusdianto SE, Miftahul Jannah SE, Titik Sutantinah. Dilanjut untuk Dapil 3 wilayah kecamatan Purworejo Abdullah Junaedi ST, Ahmad Iksan, Hanindyah Muharomah Kustianto, Akhmad Nasikh SE, Amin Suprayitno, Khoirul Ummah SPd, Muhammad Yusuf SE, Tri Widiyanti dan Akhmad Mitarul Ilmi. Dan untuk Dapil 4 wilayah kecamatan Gadingrejo yaitu Muhammad Yasin, Ukrimatus Saadah, Amin Mahmud, Muhammad Sodiq, Sugiarto, Nur Sofia Laila SE, Nabilatul Afiah S.Sos.
   Dengan adanya sejumlah Caleg yang sudah masuk dalam daftar KPU, selanjutnya para petinggi DPC PKB kota Pasuruan berharap agar setiap jajaran pengurus dan para Caleg merapatkan barisan. Seperti pada slogannya ' Mantabkan hati, tekadkan diri bahwa PKB selalu dihati '. " Sukses adalah perjuangan, untuk itu mari bersama sama kita merapatkan barisan dan terus melakukan komunikasi dengan para ranting yang ada termasuk dengan masyarakat. Selanjutnya membawa PKB ke arah yang lebih membawa arti dan warna untuk NKRI ", Tambah Ismail di hadapan seluruh jajaran pengurus dan ranting termasuk tamu undangan yang hadir.
   Sementara dalam kesempatan tersebut, KH Halim Mas'ud selaku ketua tanfidziah PC NU kota Pasuruan berharap. " Bahwa tidak mungkin, PKB meninggalkan NU dan kita tidak boleh menghilangkan nafas NU. Oleh karena itu saya berkomitmen untuk mendorong serta mendukung seluruh ranting dalam membesarkan partai yang betul betul ke arah Ahli Sunnah Wal Jamaah ", Pesannya.
   Sebelum menginjak pada penutupan acara tasyakuran, dengan penuh harapan agar semua proses pemilu 2019 dapat berjalan dengan lancar serta hasil yang memuaskan. Terlebih dulu dilakukan proses pemotongan nasi tumpeng oleh ketua Dewan Tanfid DPC PKB kota Pasuruan untuk selanjutnya diberikan kepada ketua Dewan Syuro dan juga ketua tanfidziah PC NU kota Pasuruan selaku tamu undangan. *ko/syah



Terkait Proyek JLU, Ketua DPRD Desak Pemkot Pasuruan
Pasuruan - suaraharianpagi.com
 Untuk menghindari adanya kesenjangan masyarakat yang begitu jauh menimpang antara daerah selatan dengan utara khususnya wilayah kota Pasuruan, tentu harus di imbangi dengan adanya pemerataan di bidang pembangunan. Baik melalui pembangunan infrastruktur maupun sarana dan juga prasana lainnya. Dalam hal ini, yakni mengenai adanya rencana pembangunan proyek Jalur Lingkar Utara (JLU) yang sudah bukan menjadi rahasia umum lagi dan bahkan menjadi dambaan bagi masyarakat khususnya di wilayah Pantai Utara (Pantura) secepatnta dapat segera terealisasikan.
   Untuk itu, H Ismail M Hasan SE selaku ketua DPRD kota Pasuruan mendesak pihak Pemerintah Kota (Pemkot) selesaikan proses pembebasan lahan sekaligus mempertanyakan sejauh mana pihak Pemerintah Kota (Pemkot) dalam melakukan upayanya selama ini. Mengingat hingga saat ini pihak legeslatif sendiri belum menerima laporan serta tidak mengetahui persis terkait proses perkembangan dilapangan guna mewujudkan rencana pembangunan JLU yang sudah menjadi pembahasan bersama itu.
   "Bagaimana perkembangan proyek itu, kita sendiri belum ada pemberitahuan dan yang pasti akan kita pertanyakan di saat pandangan umum nantinya ", Ujar Ismail. Selain itu, Dirinya berharap pada pihak Pemkot agar percepatan pembangunan proyek JLU pada tahun 2018 ini segera terselesaikan. Sehingga, selain dapat mewujudkan pemerataan dalam pembangunan secara tidak langsung juga dapat mengangkat perekonomian di wilayah Pantura. " Ya harapannya bila jalur lingkar utara itu bisa dibuka, minimal kesenjangan pembangunan yang ada tidak terlalu tertimpang jauh. Dari sisi pariwisata sendiri paling tidak bisa terangkat dan tentu akan diikuti perkembangan ekonomi yang meningkat ", Tambahnya dari partai PKB tersebut.
   Sementara untuk persiapan didalam mewujudkan JLU di wilayah Pantura itu, menurut Ismail bahwasanya Pemkot sendiri sudah memiliki dana cadangan sebesar Rp 60 miliar.  Yang mana dana tersebut, rencananya akan dibuat untuk pembebasan lahan sebagai kebutuhan proyek JLU nantinya. " Sekarang dana kita sudah ada, terus dari perkembangannya sendiri sejauh apa belum tahu. Pokoknya segera mungkin tahun ini harus bisa terselesaikan ", pungkasnya Ismail. *ko/syah







Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Kasus arogansi yang dilakukan Kepala Desa ( Kades ) Wonosari Supriyadi, kecamatan Gondangwetan, kabupaten Pasuruan terhadap warganya beberapa hari lalu, saat ini pihak kepolisian Resort Kota Pasuruan masih melakukan proses pemeriksaan terhadap saksi.
   Selanjutnya, dalam waktu dekat pihak Polres Pasuruan Kota secepatnya akan melakukan pemanggilan sekaligus pemeriksaan terhadap pihak terlapor yakni Kades Supriyadi alias Jupri.
   Berdasarkan Laporan Pengaduan atas nama pelapor inisial ZA pada Senin 09 Juli lalu dengan nomor LP 154/Vll/2018 Polres Pasuruan Kota atas perbuatan tidak menyenangkan, Kades Supriyadi diduga telah melanggar pasal 335 tentang perbuatan tidak menyenangkan dengan ancaman hukuman maksimal 1 tahun.
   Sementara, hingga saat ini pihak kepolisian sendiri dalam hal ini unit Pidana Umum (Pidum) sudah memintai keterangan dari 8 saksi yang ada. Selanjutnya dalam minggu ini juga akan melakukan pemanggilan terhadap
   "Saat ini masih dilakukan pemanggilan sekaligus pemeriksaan saksi, selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan terhadap pelapor ", Kata Iptu Akhmad Jayadi SH, selaku KBO Reskrim Polres Pasuruan Kota saat ditemui awak SHP pada Kamis, 19 Juli pagi di ruang kerjanya.
   Pada kasus tersebut, selanjutnya Jayadi juga akan melakukan pendalaman terhadap motif sehingga timbul permasalahan antara pihak pelapor dan juga terlapor.
   Dirinya berharap, bila permasalahan tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan alangkah lebih baik. " Harapan kalau memang bisa diselesaikan secara kekeluargan, setidaknya kedua belah pihak bisa saling memaafkan", Tukasnya. *ko/syah


   Dalam rangka pelaksanaan program kerja Bhayangkari tahun 2018, ketua Bhayangkari daerah Jatim Lita Mahfud Arifin melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke cabang kota Pasuruan pada Jumat, 13 Juli di hotel Horison jalan A Yani pukul 08.00 wib pagi. Bersamaan dengan itu, pihak Bhayangkari juga menggabungkan acara dengan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGK) yang Ke 66 Tahun 2018 dengan melaksanakan giat Bhakti Sosial (Baksos) bersama anak yatim dan santri se Pasuruan Raya pada Jumat, 13 Juli pagi di Hotel Horison jalan A Yani kota Pasuruan.
   Kedatangan Ny. Lita Mahfud Arifin Bhayangkari Jatim bersama rombongan didampingi ketua Bhayangkari cabang Pasuruan Kota, Kabupaten dan Probolinggo Kota serta Kabupaten saat tiba di lokasi Hotel Horison disambut dengan tarian 'Pasuruan Gemuyuh' oleh sejumlah putri cantik. Sebanyak 400 undangan anak yatim dan santri se Pasuruan Raya yang hadir dalam acara nampak begitu menikmati dan berbaur, ditambah adanya pertunjukan tari tarian, magic dari pesulap sekaligus adanya sebuah atraksi formasi kesatuan Polri dari 'Polisi Cilik' membuat suasana yang ada menjadi semarak dan khidmat.
   " Setiap Bhayangkari selalu dihimbau untuk mendangdutkan misi sosialnya, mendahulukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus mendukung pendidikan anak anak yang kurang mampu termasuk anak yatim ", Ujar Lita kepada sejumlah awak media di sela acara. 
   Lita juga berharap, agar mutu sekolah Bhayangkari kedepannya lebih ditingkatkan dan lebih baik dari tahun sebelumnya. Selanjutnya, Dirinya juga akan mengagendakan bentuk kegiatan sosial lain yang ada di setiap cabang daerah Jatim itu sendiri. " Setiap cabang harus meningkatkan mutu masing masing sekolah, mulai dari sisi pendidikannya, penambahan dari bidang seni dan ketrampilan lebih ditingkatkan lagi serta lebih maju dari sebelumnya ", Tambahnya.


   Diketahui, bahwa terkait HKGK tersebut baru pertama kalinya di adakan kegiatan bentuk sosial yakni di cabang Kota Pasuruan saat ini dan pada HUT nya akan jatuh pada bulan Oktober yang akan datang.*Ko/Sya

   Kapolres Pasuruan Kota AKBP Rizal Martomo SIK beserta jajaran Nonton Bareng (Nobar) sepak bola piala dunia bersama sejumlah wartawan di halaman kantor Polres Pasuruan Kota pada Kami, 12 Juli dini hari.
   Selain untuk menjalin tali silaturrahmi dan kemitraan yang lebih erat, hal itu dilakukan untuk meningkatkan sinergitas antara pihak kepolisian dengan insan pers atau wartawan di dalam publikasi guna membangun bangsa yang lebih maju dan juga transparansi.
   Kapolres beserta jajaran Kapolsek, Kasat dan juga Kanit bersama sejumlah awak media yang hadir dalam Nobar piala dunia tersebut, nampak larut dengan semangat dan antusias saat nonton laga semi final 2 antara Inggris melawan Kroasia.
   "Tujuan dari pada nobar ini, agar sinergitas dan kerja sama antara polres pasuruan kota bersama rekan rekan wartawan bisa berjalan dengan baik dan lancar", Ujar AKBP Rizal Martomo.
   Di sela berakhirnya babak pertama pada Nobar, pihak Polres Pasuruan Kota juga menampilkan dua tampilan film yakni mengenai pengamanan pada penyelenggaraan Sea Game 2018 serta film mengenai ketanggapan serta kesigapan anggota Polri berjudul 22 menit dalam rangka penanggulangan pada setiap aksi tindak kejahatan serta gangguan keamanan yang di ambil dari kisah nyata kejadian Bom Thamrin yang ada di Jakarta.


   Sesuai dengan perintah Kapolri, Rizal juga berharap agar masyarakat dapat belajar tentang pentingnya membangun sinergitas yang lebih tinggi serta menjalin hubungan yang lebih harmonis untuk bersama sama saling peduli, menjaga dan juga mengamankan keutuhan NKRI dari para pelaku aksi kejahatan termasuk aksi teror yang ada di Indonesia.
   "Dengan adanya sea game, kita seluruh masyarakat mensukseskan adanya sea game yang ada di Indonesia. Sekaligus kita mengajak anggota Polri, TNI dan masyarakat untuk bersama sama melawan terorisme", Tambahnya Rizal.
   Selanjutnya pada tanggal 19 Juli 2018 nanti, Kapolres Pasuruan Kota mengajak agar seluruh masyarakat Kota Pasuruan bersama sama hadir dan menonton film dengan berjudul 22 menit di gedung bioskop yang ada di Kota Pasuruan. Untuk biaya masuk gedung bioskop, akan ditanggung oleh pihak kepolisian setempat.*Ko/Syah

   Guna mengantisipasi terjadinya kemacetan pada arus lalu lintas kendaraan di pusat titik kota Pasuruan, pihak Satlantas Polres Pasuruan Kota urai kepadatan kendaraan di sejumlah titik persimpangan salah satunya di persimpangan Kebonagung.
   Jumlah atau volume kendaraan yang melintas selalu ramai setiap harinya, membuat sejumlah petugas Lalu Lintas (Lantas) melakukan upaya penguraian pada kendaraan yang ada yakni dengan cara menge 'flash' sejumlah traffic light serta pengaturan arus lalin.
   "Awalnya kepadatan kendaraan kita pikir terjadi pada saat momen arus mudik dan balik beberapa bulan lalu. Sehingga kita lakukan upaya penguraian termasuk dengan mematikan salah satu lampu traffic yang ada di persimpangan purut," ujar Ipda Sukrisno selaku Kanit Patroli kepada awak SHP.
   Menurut Sukris, bahwa puncak kepadatan kendaraan sendiri terjadi mulai pagi hingga sekira pukul 22.30 wib malam. Yang mana sejumlah kendaraan didominasi kendaraan R4 yang mau ke arah Malang, Surabaya dan juga wilayaha timur seperti ke Probolinggo.
   Adanya kepadatan kendaraan yang terjadi tersebut, di sebabkan adanya pasca dioperasikannya jalur strategis nasional tepatnya di akses pintu keluar masuk tol baru yang ada di wilayah Bukir, Kota Pasuruan.


   Dengan kondisi arus lalin yang ada saat ini, diharapkan para pengguna jalan khususnya pengendara agar lebih bersabar serta selalu mematuhi segala bentuk rambu rambu dan juga peraturan dalam berlalu lintas di jalan.
   "Kita berharap, para pengendara juga lebih bersabar dalam berkendara termasuk mematuhi peraturan yang ada. Kita akan terus melakukan upaya upaya pengaturan arus lintas, sehingga dapat tercipta kelancaran bersama", tambanhya. *Ko/Syah

   Pada selasa, 10 juli sekita pukul 07.00 ratusan warga tembokrejo melakukan aksi penutupan jalan diwilayah kelurahan Tembokrejo kecamatan Purworejo kota Pasuruan tepatnya di perbatasan yang menghubungkan Kota dan Kabupaten Pasuruan. Aksi tersebut dilakukan oleh warga agar supaya warga yang terdampak mendapatkan hak serta perhatian dari pihak pemerintah ataupun dari pihak pengelola proyek Tol Gempol -Pasuruan ( Gempas ). Aksi penutupan jalan tersebut dilakukan dengan cara meminta dua damptruk pengangkut tanah urug yang melintas untuk menurunkan muatanya ditengah jalan tepatnya ditempat para warga berkumpul.
   Didalam orasinya warga menyampaikan keluhan - keluhan dampak negatif dari pelaksaan proyek tol, seperti debu, matrial yang berjatuhan, jalan berlubang dan konpensasi. Wahyu fahmi Salah satu warga sekaligus Kordinator aksi saat dikonfirmasi oleh awak media SHP menjelaskan, " aksi ini kita lakukan bukan berpihak dari manapun, kita murni dari warga kelurahan tembokrejo khususnya warga yang terdampak. Dalam aksi ini yang kita inginkan hanya meminta untuk lebih peduli kepada warga yang terdampak, terutama terkait dengan debu - debu yang secara otomatis mengganggu kesehatan warga, perbaikan kerusakan jalan dikarenakan damp truk yang akan masuk ke proyek tol dan kopensasi kepada warung - warung yang berada disekitar pinggir jalan, karena dengan banyaknya debu - debu omset warung - warung tersebut menjadi turun ". Selain itu Wahyu juga menjelaskan, terkait dengan debu menang dari pihak proyek sudah melakukan penyiraman disepanjang jalan tembokrejo, cuman penyiraman tersebut belum maksimal, Warga sepakat agar supaya penyiraman tersebut dilakukan minimal 10 kali penyiraman perhari dan membenahi jalan - jalan rusak, memberi penutup terpal pada kendaraan yang bermuatan tanah urug maupun matrial ".


   Kurang lebih selang satu jam para warga menutup jalan, Wakapolres Kompol. H.Pratolo Setiawan turun langsung dan menegoisasi kepada para aksi supaya menuju ke kantor kelurahan guna untuk mediasi para warga dengan pihak terkait, agar supaya tidak mengganggu kepada pengguna jalan lain dan tidak mengganggu arus lalu lintas. Sesampai kantor kelurahan Tembikrejo warga disambut baik oleh pihak kelurahan dan difasilitasi tempat untuk mediasi. Didalam mediasi tersebut dihadiri Lurah Tembokrejo, pihak pelaksana proyek Tol dari PT.Wika yang diwakili Fery selaku penanggungjawab pelaksana, serta disaksikan pihak kepolisian. Pada mediasi tersebut pihak tol sepakat bahwa armada proyek tol akan dialihkan, tidak melewati jalan arah Tembokrejo sampai selesainya perbaikan sementara, akan dilakukan pendataan bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan untuk dilakukan pengobatan secara gratis dan serta di siagakan mobil penyiraman agar sewaktu waktu bisa digunakan melakukan penyiraman jalan supaya tidak menimbulkan debu, serta dilakukan komunikasi lebih lanjut dengan warga terkait kerugian usaha kecil yang mengalami penurunan omzet secara signifikan akibat selama ini terganggu oleh pelaksanaan proyek. 
   Diakhir acara mediasi Wakapolres kota Pasuruan Kompol. H. Pratolo Setiawan menambahkan kepada para aksi, " bahwa kami pihak Kepolisian siap berada ditengah - tengah warga untuk memberi solusi bagi kesulitan yang terjadi, ” polisi maupun TNI adalah bagian dari rakyat yang selalu siap jika dibutuhkan kapanpun, tidak ada yang mentang - mentang, semua bersama sama bekerja untuk kebaikan bersama ", ujarnya dengan tegas diakhir acara mediasi. *Ko/Syah

   Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Warga Non Pemukiman di tanah TNI AL Grati Pasuruan pada kamis, 12 Juli telah diresmikan langsung oleh Komandan Lantamal ( Danlantamal ) V ( lima ) Laksamana Pertama TNI Edwin, SH. Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya Perwira Pembantu V Bagian Pertanahan ( Pabanlimslog ) AL, Aslog Dantamal V, Dankolatmar diwakili Pasi Intel, Kabalur Jatim, Kakimal Grati, Kasubdit Faslana, Kodim 0819 Pasuruan di wakili Kasdim, Kadiskum Lantamal V, Polres Pasuruan Kota yang diwakili Kabag Sumda serta didampingi Kapolsek Lekok, jajaran Danramil, Muspida dan Muspika, juga turut ikut serta beberapa Kepala Desa serta masyarakat di wilayah Kecamatan Lekok, Grati, Nguling dan juga dihadiri Tokoh Ulama dari Pondok Pesantren Sidogiri KH. Abdullah Siradj.
   Dalam sambutannya, Danlamal V mengatakan bahwa fungsi TNI AL adalah melaksanakan kebijakan pertahanan negara untuk menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah dan melindungi keselamatan bangsa serta menjalankan operasi militer perang maupun operasi militer, selain perang, juga ikut serta aktif dalam perdamaian dunia. Sehubungan dengan hal tersebut, maka TNI Angkatan Laut perlu menyediakan sarana dan daerah latihan tempur yang memadai, baik dari segi keamanan, luas, maupun Medan. Hal tersebut tentunya perlu adanya pengamanan yang maksimal terhadap lingkungan sekitar, terkait dengan masih terdapatnya beberapa lokasi yang dijadikan sarana tempat tinggal, sehingga TNI Angkatan Laut dalam hal ini Lantamal V beserta stakeholder lainnya merasa perlu melaksanakan relokasi pembangunan Perumahan lahan BMN TNI AL Grati Pasuruan.



   " Untuk tahap awal, pembangunan perumahan non pemukiman ini akan dibangun sebanyak 90 rumah dan target kita harus mencapai 10ribu rumah, yang nantinya akan ditempati untuk warga yang bermukim dikawasan zona latihan tempur. Pembangunan awal ini selesai target kita mencapai 8 hingga 10 bulan kedepan, sehingga ditahun 2019 segera ditempati dan setelah selesai pembangunan nantinya untuk peresmian pemukiman itu sendiri akan di buka langsung oleh Kepala Satuan Angkatan Laut ( Kasal ) ", jelas Danlantamal kepada awak media. 
   Danlantamar Laksamana Peratama TNI Edwid, SH juga menambahkan, " untuk mencapai 10 ribu rumah, kita berharap kepada Pemerintah Pusat, Provinsi, dan juga Daerah agar supaya ikut membantu mendukung dan bantuannya agar supaya progam ini terlealisasi lebih cepat. Untuk terkait dengan sosialisasi, kita nantinya akan melaksanakan secara bertahap, sementara ini kita sudah mensosialisasikan kepada pihak Provinsi dan nantinya kita akan melangkah kepada para warga penghuni lainnya juga akan disosialisasi untuk dilakukan relokasi lanjutan terhadap desa desa yang masuk dalam zona atau wilayah pertahanan dalam hal ini TNI AL tentang aset atau Barang Milik Negara ( BMN ). Selanjutnya, terkait mekanisme untuk kepemilikan tanah dan juga bangunan dari TNI AL itu akan diserahkan langsung kepada masyarakat penerima melalui pemerintah daerah dan pihak terkait setelah dilakukan verifikasi terlebih dahulu. Dalam hal ini, perlu adanya dukungan dari pemerintah pusat, provinsi dan juga daerah, Mengingat sangat berpengaruh untuk percepatan dalam upaya relokasi warga dan pembangunan itu sendiri ", jelas Danlantamal kepada awak media. *Ko/Syah

Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Ratusan wartawan se - Pasuruan pada hari Jum'at, 06 Juli menggelar ' Aksi Damai solidaritas Jurnalis ', terkait kriminalisasi yang menimpa M.Yusuf ' wartawan Sinar Pagi Baru ' yang tewas dalam lembaga pemasyarakatan kelas 11B Kotabaru, Kalimantan Selatan, pada 10 juni 2018 lalu. Kriminalisasi yang menimpa M. Yusuf lantaran berita yang di tulisnya terkait pengolahan lahan sawit yang melibatkan perusahaan besar setempat tidak terima dan mengakibatkan M. Yusuf meninggal dunia yang membuat para insan pers di negeri ini geram.
   Aksi tersebut dimulai dipagi hari sekitar pukul 08.00 dan berkumpul di alun alun Bangil, kedatangan para jurnalis itu untuk menyampaikan aspirasinya dalam aksi simpatik yang tergabung dalam Aliansi jurnalis wartawan pasuruan. Beberapa awak media dari berbagai perusahaan media dan lembaga kewartawanan berdatangan di titik kumpul depan alun alun Bangil yang di koordinatori Henry Sulfianto. Dalam Aksi damai solidaritas jurnalis, para peserta aksi mengelar aksinya dengan menggunakan tali pita warna hitam di salah satu tangannya serta tabur bunga sebagai duka cita atas kematian wartawan Sinar Pagi Baru atas nama M Yusuf.
   Henri Sulfianto selaku koordinator aksi, menyampaikan beberapa tuntutan dan kecaman yang di alamatkan pada lembaga penegak hukum dan Dewan Pers. antara lain terkait rekomendasi yang diberikan dewan pers untuk mengusut serta menangkap M.yusuf tidak berdasarkan undang undang pers, melainkan memakai undang undang ITE, informasi dan teknologi karena di anggap menyebarkan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik. Seolah ada keberpihakan dewan pers dan penegak hukum pada pengusaha sawit yang mengakibatkan dewan pers tidak bertindak jeli sesuai dengan undang undang pers yang berlaku ,dan mengakibatkan kematian M. Yusuf.
   Dalam orasinya, beberapa wartawan menyampaikan kecamanya pada pihak penegak hukum serta Dewan Pers, serta meminta mengungkap fakta – fakta indikasi pelanggaran terhadap HAM dalam penanganan perkara yang menjadikan almarhum M.Yusuf sebagai tersangka karena Dewan Pers dan
Kepolisian tidak memakai mekanisme sidang majelis kode etik yang ada dalam aturan dimasing - masing organisasi pers jika ada pelanggaran kode eti. " Kami jurnalis, bukan kriminal, Tulisan kami merupakan fakta yang harus diketahui oleh masyarakat umum sebagai hak publik, jurnalis murapakan salah satu pilar demokrasi yang harus dilindungi oleh hukum. Pernyataan dan sikap dewan pers dalam penanganan produk jurnalis sudah tidak sesuai dengan undang undang serta menyimpang dari kewenangannya. oleh karena itu para pimpinan Dewan Pers harus segera diganti atau mengundurkan diri ", teriak Henry Sulfianto. 
   Henry Sulfianto juga menambahkan dalam orasinya, " tujuan kita ini meminta agar supaya Dewan Pers itu harus lebih Objektif, melihat secara detail kasus yang ada, jangan dikit - dikit rekomendasi itu bukan karya tulis jurnalis. Dewan Pers harus teliti betul - betul, turun ke bawah kepada masyarakat yang dibela, sehingga memberi rekomendasi gak asal rekonendasi, jangan ' Asal Bapak Senang, Asal Semau Gue '. Dan jika memang itu terus terjadi kembali dan tidak ada pergantian Dewan Pers, lebih baik dewan pers dibubarkan saja ", imbuhannya. *Ko/Syah

Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Setelah dilakukan masa uji coba selama arus mudik dan juga balik pada jalur Tol trans java di wilayah Jatim, akhirnya jalur Tol Gempol - Pasuruan (Gempas) pada Jumat, 22 Juni siang kemarin resmi di buka langsung oleh presiden Republik Indonesia (RI) Ir Joko Widodo.
   Dalam peresmian Tol tersebut, rombongan presiden Jokowi didampingi kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Walikota Pasuruan Setiyono serta jajaran eselon ll kota dan juga kabupaten Pasuruan lainnya.
   "Pembangunan tol sesi ll, selesai operasional pada akhir tahun 2018 dan dilanjutkan lagi sampai ke Banyuwangi insya Allah kita selesaikan nanti di akhir tahun 2019 mendatang. Dan kita berharap agar nantinya biaya logistik ke daerah lebih murah", Kata Jokowi dalam pidatonya.
   Dirinya juga berharap, dengan adanya pembangunan jalan tol di tiap daerah dapat memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas. "Jalan tol dibangun itu betul betul berguna dan bermanfaat maksimal, baik untuk dunia usaha, baik untuk dunia pariwisata, baik untuk dunia industri dan baik untuk kawasan pelabuhan. Sebagian sudah kita ekspansi dan kita utamakan itu", Tambahnya Jokowi disela pidatonya.
   Dalam laporan mengenai adanya pembanguna proyek jalan tol trans java, salah satunya yang berada di wilayah Jatim. Menteri PUPR juga menyampaikan, "Kita yakin berkat doa para alim ulama dan masyarakat sekalian, untuk tol trans java dapat siap dioperasikan pada akhir 2018 ini", Ujarnya. 
   Diketahui, untuk Tol trans dari merak hingga sampai kota pasuruan panjangnya mencapai 920 kilometer. Sementara untuk rencana penyelesaian pembangunan ruas jalan Tol lain yang akan diselesaikan dan dioperasikan pada akhir 2018 ini diantaranya yaitu ruas jalan Tol Pejakan-Pemalang sepanjang 43 KM progresnya sudah mencapai 100 persen, untuk Tol Pemalang-Batang sepanjang 33 KM progresnya sudah 72 persen, Tol Batang-Semarang sepanjang 74 KM progresnya sudah 78 persen, Tol Salatiga-Kertosono sepanjang 32 KM progresnya sudah 70 persen, Tol Kartosuro-Sragen sepanjang 36 KM progresnya sudah 100 persen, Tol Sragen-Ngawi sepanjang 51 KM progresnya 96 persen, Tol Wilangan-Kertosono progresnya 70 persen dan untuk jalan Tol Porong-Gempol secepatnya juga dapat terselesaikan. *Ko/Syah

Pasuruan-SHP
   Tradisi lebaran ketujuh (lebaran ketupat) ribuan warga dari berbagai daerah padati acara 'Praonan' atau naik perahu di setiap dermaga pesisir Pantai Utara (Pantura), salah satunya seperti yang terdapat di pelabuhan kecamatan Panggungrejo, kota Pasuruan pada Jumat, 22 Juni pagi.
   Giat praoan yang sudah menjadi tradisi rutin tiap tahun dan juga menjadi warisan budaya lokal bagi warga nelayan yang ada di pesisir pantura di Pasuruan itu, merupakan momen yang selalu ditunggu warga setempat. Mengingat, selain dapat menarik pengunjung atau peminat warga dan juga masyarakat dari berbagai daerah tentu juga dapat menambah pendapatan bagi para nelayan yang ada.
   Dari sejumlah titik dermaga yang menjadi tumpuan masyarakat dalam melakukan aktifitas praonan di Pasuruan diantaranya yaitu, di desa Kalirejo kecamatan Kraton dan desa Lekok kecamatan Lekok kabupaten Pasuruan serta di kelurahan Ngemplakrejo dan juga di kelurahan Panggungrejo kecamatan Panggungrejo kota Pasuruan.
   Sudah tentu, bahwa dalam kegiatan tersebut Akhmad Gatot Hartowo selaku ketua panitia kegiatan praonan sangat berharap supaya acara dapat berjalan dengan lancar. "Setidaknya kami berharap acara berjalan lebih maju dan jangan malah tambah menurun tiap tahunnya dan yang terpenting dapat dukungan penuh dari pemerintah setempat", Ujarnya kepada awak SHP saat ditemui pada kegiatan dilapangan.
   Selain menyediakan jasa pelayanan berupa perahu dan kapal kecil sebagai alat transportasi laut buat para pengunjung, pihak panitia juga menyajikan sebuah panggung hiburan berupa musik dangdut sebagai penyemarak acara.
Gatot juga menyayangkan, bahwa acara yang dilaksanakannya itu tidak berjalan sesuai dengan perencanaan awal. "Dari anggaran yang kita ajukan semula dua puluh juta, ternyata dipangkas tiga juta. Jadi, kita tidak bisa mengadakan acara perlombaan pembuatan ketupat. Ya.....tentu sayang!, dari rencana awal jadinya batal". Ungkap Gatot, yang juga selaku ketua rukun nelayan di wilayah kelurahan Ngemplakrejo, kecamatan Panggungrejo, kota Pasuruan.
   Mirisnya lagi, adanya sebuah sampah yang berasal dari rumah tangga berupa plastik, pembalut anak, botol air mineral dan juga styrofoam yang bertebaran dan memenuhi sungai Gembong di pelabuhan kota Pasuruan juga sangat mengganggu pemandangan yang ada. Sehingga kondisi sungai yang ada terkesan sangat kotor dan juga tak sedap dipandang.
   "Harapan saya mengenai sampah, supaya masyarakat sadar dalam membuang sampah ke sungai. Terlebih dari dinas terkait, supaya melakukan tindakan yang nyata dan bukan hanya berupa himbauan terkait larangan warga yang membuang sampah di sungai. Mengingat kebersihan itu sebdiri merupakan sebagian dari iman". Tambahnya Gatot.
   Terlaksananya acara tersebut, tentu berkat kerjasama dari semua pihak yang terkait. Baik dari pihak panitia pelaksana, dinas Pariwisata, Perikanan dan Kelautan, Syahbandar, Kamla, Polairud dan juga Dishub setempat.
   Tampak sejumlah pengunjung yang ada menikmati suasana praonan dengan cara keliling ke tengah laut diantara perbatasan laut Madura dengan Jawa. "Setiap tahun saya mengajak keluarga praonan dan tentu sangat senang meskipun dibawah terik matahari". Ungkap salah satu penumpang perahu, Soleh (42) warga asal Kejayan, kabupaten Pasuruan.
   Dalam acara praonan yang dilakukan oleh masyarakat pada momen lebaran ketupat tersebut, merupakan salah satu bentuk wujud masyarakat dalam menghabiskan sisa liburan selama hari raya Idul Fitri 1439 hijriyah yang lalu. Mulai dari aktifitas mudik ke kampung halaman, hingga balik termasuk yang biasa dilakukan oleh warga pesisir pada lebaran ketupat yakni dengan cara praonan. *Ko/Sya.

Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Dalam rangka persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) tahun 2018, Komisi Pemungutan Umum (KPU) kabupaten Pasuruan bersama Lembaga Pengawasan (LP) Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (KPK) melaksanakan giat sosialisasi kepada warga Plinggisan Heru Supriyanto dan puluhan warga setempat.
   Sosialisasi yang dilaksanakan di balai desa Pelinggisan, kecamatan Kraton, kabupaten Pasuruan pada Rabu, 13 Juni pagi dihadiri oleh PPK KPU Ruswati, ketua Komcab LP-KPK kabupaten Pasuruan Akhmad Sudirman beserta anggota, kepala desa Pelinggisan 
   Diketahui, untuk pelaksanaan pemilu yang rencananya akan diselenggarakan pada Rabu, 27 Juni 2018 besok. Dalam hal ini Ruswati mengatakan, " Kita sudah memerintahkan pada semua kkps untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, bahwa untuk tahun ini ada dua pemilihan yakni gubernur dan juga bupati ", Ujarnya kepada awak media SHP diusai acara sosialisasi.

   Untuk mengetahui aturan yang benar dan sah dalam pencoblosan, masyarakat dalam hal ini yang sudah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) harus mencoblos area dalam kotak dan dinyatakan tidak sah bilaman pencoblosan dilakukan pada keduan calon ataupun diluar area kotak.
   Pihak KPU sendiri saat ini sudah mulai pendistribusian form c 6 yakni semacan undangan, selanjutnya dibagi keapada para DPT yang sudah terdaftar. Dan bagi pemilih yang belum masuk dalam DPT, nantinya dapat mendaftarkan langsung ke TPS sesuai dengan wilayahnya.
   Sementara Ketua LP-KPK Akhmad Sudirman mengajak kepada seluruh warga dan masyarakat untuk tidak Golput. " Untuk menggunakan hak pilihnya, Mari....!! kepada masyarakat supaya menggunakan hak pilihnya dengan sebaik baiknya dan jangan sampai golput ", Pesan Akhmad Sudirman
   Hal senada juga disampaikan oleh Heru Supriyanto selaku Kades Plinggisan berharap agar dalam pelaksanaan pemilihan dapat berjalan lancar. " Mudah mudahan dalam pelaksanaan pemilukada tahun ini berjalan lancar, dan tidak menimbulkan permusuhan meskipun dalam perbedaan pilihan," Ungkapnya. *Ko/Syah

Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Satlantas Polres Pasuruan Kota pada Selasa, 12 Juni gelar Oprasi Ketupat, dalam kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak antara lain Anggota Resnarkoba Polresta, Tim Medis Polresta dan Dinas Perhubungan. Kegiatan tersebut guna untuk keamanan dan kenyamanan pemudik terutama pemudik yang menggunakan angkutan umum, untuk itu pihak Polresta meriksa dan mengetes urien pada supir angkutan umum, Di samping itu tim gabungan juga melakukan pemeriksaan kondisi armada bus dan dokumen uji kir. Selanjutnya juga dilakukan pengecekan dokumen sopir dan dokumen trayek bus.
   Selain itu pihak Satlantas juga melaksanakan pemasangan spirt alarm pada kendaraan tersebut, Spirt Alarm itu sendiri dipasang guna mengingatkan pada supir jika kecepatan kendaraan tersebut melebihi 100km/jam. Yudhi menjelaskan jika memang kecepatan kendaraan tersebut melebihi 100km/jam maka alarm tersebut otomatis berbunyi, dan semua penumpang didalam kendaraan tersebut berhak untuk mengingatkan/menegur supir tersebut. 



   Kasatlantas Polres Pasuruan Kota, AKP. Kadek Ary Mahardika SH, S.I.K melalui KBO, Iptu Yudhi mengatakan, " razia sopir bus yang digelar. tersebut juga dalam rangka Operasi Ketupat. Semeru 2018. Para sopir bus dilakukan pemeriksaan kesehatan dan tes urine untuk mengantisipasi penggunaan narkoba dan minuman keras, memeriksa trayek kendaraan dan Bila mana dalam razia ini diketahui sopir dinyatakan tidak sehat maka akan dilarang melanjutkan perjalananya, dan untuk hari ini alhamdulillah kita tidak ada / negatif yang mengonsumsi minuman keras, narkotika maupun obat - obatan terlarang. Selain itu kami juga menghimbau kepada para penumpang / pemudik, bahwasanya penumpang diharapkan harus waspada pada barang2 bawaannya terutama dompet/tas, yg mna menjelang lebaran ini cukup rawan kejahatan, seperti aksi copet, himnotis maupun kejahatan2 lain. *Ko/Syah

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget