Articles by "Mojokerto"

Mojokerto – suaraharianpagi.com
   Ning Ita sapaan akrab Walikota Mojokerto didampingi Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskouperindag) Kota Mojokerto Ani Wijaya Tinjau langsung dan beri arahan kepada peserta pelatihan Inkubasi pupuk cair dan pakan ternak di Rest Area Gunung Gedangan, Jum’at (17/6).
   Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto menyampaikan bahwa peserta ini merupakan peserta yang sudah mengisi quisioner sesuai peminatan dalam rangka pendampingan skill untuk pemberdayaan dan kemandirian ekonomi.
   Peserta pelatihan pupuk cair dan pakan ternak ini sebanyak 80 orang di bagi menjadi dua gelombang dan masing-masing gelombang terdiri dari 40 orang. Hari ini merupakan hari kedua pelatihan, akan tetapi dari 40 peserta, yang masih lanjut ikuti pelatihan tinggal 17 orang saja,” jelasnya
   Lebih lanjut, Karena anggaran tahun 2021 terbatas dan jumlah peserta inkubasi yang dilayani juga ribuan. Akhirnya pelatihan pupuk cair dan pakan ternak ini bisa kita gelar tahun 2022. Metode inkubasi tetap menggunakan pola yang sama seperti tahun sebelumnya yakni Pelatihan, Pendampingan, Pemberian Bantuan Sarpras dan Pembentukan Koperasi Sejenis (4P),” Jelas Ani.
   Dalam Sambutannya Ning Ita kagum akan keseriusan peserta pelatihan inkubasi pupuk cair dan pakan ternak yang hadir karena mereka tetap berkomitmen ikuti pelatihan meski banyak peserta yang sudah mengundurkan diri.
"Dari 40 orang, hanya 17 orang yang masih bertahan di hari kedua pelatihan. Ini pertanda mereka punya niat kuat dan komitmen tinggi untuk bisa sukses," ucap Ning Ita.
   Ning Ita Menekankan bahwasannya Pemkot Mojokerto tak pernah setengah-setengah dalam memfasilitasi warganya untuk menjadi wirausaha. Terbukti sejak program ini digulirkan tiga tahun lalu, sudah ada 1900 an warga yang kini sukses menapaki jalan sebagai wirausahawan baru.
"Kita fasilitasi secara paripurna, dari mulai memberi pelatihan, pendampingan, pemberian bantuan sarana dan prasarana hingga pembentukan koperasi untuk penguatan permodalannya," jelasnya.
   Untuk itu, harapan Ning ita peserta yang sudah memilih jenis pelatihan sesuai keminatannya juga harus serius mengikuti tahapan inkubasi ini hingga tuntas. 
   Dengan tegas disampaikan "Untuk menjadi sukses itu butuh proses kesabaran, ketelatenan serta keuletan didalamnya. Pemerintah hanya bisa memfasilitasi saja, tapi soal berhasil atau tidaknya itu tergantung pada komitmen masing-masing peserta".
   Setelah memberi arahan kepada peserta Pelatihan Inkubasi pupuk cair dan pakan ternak, di tempat yang sama Ning Ita tinjau Pelatihan Inkubasi Rajut. Dengan ramah Ning Ita menyapa peserta yang sebagian diantaranya adalah anak penyandang disabilitas tuna rungu dari SLB Pertiwi Kota Mojokerto.
"Mereka ini luar biasa, meski masih anak-anak tapi semangatnya untuk ikuti pelatihan sangat besar. Sampai-sampai mereka lupa makan karena saking seriusnya merajut,”pujinya.
   Semangat inilah yang patut ditiru oleh peserta inkubasi lainnya. Karena meski mereka berusia belia dan punya keterbatasan pendengaran tapi masih mau berkarya untuk maju. Kita yang tidak kekurangan harusnya lebih giat dan termotivasi untuk terus berkarya. Mereka yang anak-anak saja terus berusaha sampai bisa. Hasilnya juga bagus-bagus”, tegas Ning Ita. *adv/ds

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Guna memenuhi rumah layak huni sebagai langkah meningkatkan ekonomi masyarakat, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menyerahkan secara simbolis Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2022 senilai Rp 1,4 miliar lebih kepada 41 rumah warga tidak layak huni.
   Penyerahan BSPS yang dilaksanakan di Pendopo Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Selasa, (14/6) pagi ini, ditujukan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Dari warga yang menerima bantuan, masing-masing mendapatkan senilai Rp 35 juta, yang terdiri dari 24 warga Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan dan 17 warga Desa Jerukseger, Kecamatan Gedeg.
   Dalam sambutan dan arahannya, Bupati Ikfina mengatakan, kegiatan kali ini adalah penyampaian secara langsung kepada penerima bantuan dari pemerintah berupa stimulan. Ia juga memastikan bahwa bantuan tersebut tidak diserahkan secara fisik, melainkan secara non tunai atau langsung masuk rekening penerima.
   "Semuanya sudah pasti diterima dan nanti langsung masuk ke rekening. Jadi tidak ada uang yang diserahkan secara fisik. Ini untuk menghindari terjadinya pemotongan-pemotongan," terangnya.
   Ikfina menegaskan, penggunaan bantuan stimulan ini khusus digunakan untuk membangun rumah, maka akan melibatkan fasilitator lapangan yang ditugaskan secara langsung Kementerian PUPR untuk melakukan pengawasan. Ia menjelaskan bahwa untuk membangun rumah MBR ini ada rincian biaya yang sudah ditetapkan.
   "Dari 31 juta, dipakai untuk beli barang dan empat juta dipakai bayar tukangnya, ini nanti akan didampingi fasilitator dan nanti juga melibatkan pengawasan dari kejaksaan dan kepolisian," tegasnya.
   Orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto ini juga sangat menyambut baik adanya program bantuan stimulan rumah swadaya dalam membantu menangani pengurangan rumah tidak layak huni di Kabupaten Mojokerto.
   "Tujuan dari program bantuan stimulan rumah swadaya adalah memberdayakan masyarakat berpenghasilan rendah agar mampu membangun atau meningkatkan kualitas rumah secara swadaya sehingga dapat menghuni rumah yang layak dalam lingkungan yang sehat dan aman," ucapnya.
   Lebih lanjut, Bupati Ikfina juga berharap dengan adanya program Mojokerto 'Indah' dapat mengatasi permasalahan masyarakat Kabupaten Mojokerto.
   "Mudah-mudahan dengan program Mojokerto Indah ini kami bisa selalu menjalankan komitmen kami dalam membantu masyarakat Kabupaten Mojokerto dalam penanganan masalah kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat," tuturnya.
   Selain itu, Ikfina juga menyampaikan, terima kasih kepada jajaran Kejaksaan Kabupaten Mojokerto, Polres Mojokerto dan juga kepada Inspektur sebagai pengawas internal Pemkab Mojokerto atas turut sertanya mengawasi pelaksanaan program bantuan stimulan rumah swadaya.
   "Besar harapan kami bantuan ini bisa tersalurkan tepat sasaran dan tepat tujuan agar bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mojokerto," pungkasnya. *komf/ds

Mojokerto-suaraharianpagi.com
   Sebanyak 166 Pejabat Fungsional Penyetaraan dan 134 pelaksana di Lingkungan Pemerintah Kota Mojokero mendapat "Coaching" terkait Kebijakan Pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), di Ruang Prajna Wijaya MPP Gajah Mada. Selasa (14/6).
"Coaching" oleh Wali Kota Mojokerto ini merupakan hari kedua yang diselenggarakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
   Selain menjelaskan terkait skema pemberian TPP yang dihitung berdasarkan kinerja, Wali kota Ika Puspitasari mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bergotong - royong, bekerjasama demi pencapaian target pembangunan yang sudah ditentukan.
"Sukseskan tugas dan tanggung jawab di masing- masing jabatan yang diemban agar kesuksesan untuk pencapaian target- target pembangunan di Kota Mojokerto bisa berjalan dengan maksimal," ujarnya.
   Lebih lanjut orang nomor satu di Pemkot Mojokerto tersebut memastikan hak dari seluruh ASN berupa TPP akan diterimakan sesuai dengan beban dan tanggung jawab secara proporsional. "Dengan adanya skema TPP berbasis kinerja ini harapan kami ASN yang berkinerja kurang maksimal bisa termotivasi untuk berkinerja lebih baik," jelasnya.
   Lebih lanjut Ia juga menjelaskan bahwa setiap individu atau jabatan memiliki kontribusi dalam pencapaian tujuan dan target dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing- masing. Oleh karenanya ia meminta seluruh ASN ikut menyukseskan target yang telah ditentukan. "Penting disadari bahwa setiap pimpinan memegang peran yang sangat stratgis dalam mengkoordinasikan seluruh jajaran dibawahnya untuk pencapaian target yang ditentukan," jelasnya.
   Sebagai informasi, "Coaching" Kebijakan Pemberian TPP dilakukan selama tiga hari mulai tanggal 13-15 Juni 2022 dengan sasaran berbeda tiap harinya, dimana hari pertama diikuti 294 ASN yang terdiri dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas.
   Sementara hari kedua diikuti 300 ASN yang terdiri dari Jabatan Fungsional Penyetaraan, dan Pelaksana. Hari ketiga akan diikuti oleh 300 pelaksana. *komf/ds

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Dengan dipukulnya Gong oleh Walikota Mojokerto Kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke VII Tingkat Kota Mojokerto resmi di buka bertempat di Pendopo Sabha Krida Tama, Kota Mojokerto. Selasa (14/6).
   Disampaikan oleh Ketua LPTQ Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, ATD, MM. Calon duta Kota Mojokerto dalam even MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2023 mendatang akan di ikuti oleh 234 peserta dan dibagi dalam 5 cabang yakni lomba tilawah anak-anak di Masjid Baitun Nur Jalan Benteng Pancasila, lomba tilawah remaja di Masjid Al Ghufron Miji, lomba tartil di kantor Kemenag Kota Mojokerto, serta pidato remaja (MSQ) dan MHQ 1 juz tilawah di lingkungan kantor Pemkot Mojokerto.
   Maksud dilaksanakan MTQ ini adalah sebagai salah satu sarana untuk pembinaan dan pendidikan mental spiritual melalui pemahaman dan penghayatan terhadap isi dan kandungan Alquran. "Selain itu juga untuk melestarikan seni budaya baca Alquran dan memupuk ukhuwah islamiyah," pungkas Gaguk.
   Saat sambutan Walikota Mojokerto Hj. Ika Puspitasari, SE. menyampaikan,” Seleksi ini dilaksanakan sebagai salah satu wujud kepedulian Pemerintah Kota Mojokerto dalam memberikan perhatian kepada qori dan qoriah. Karena mereka adalah aset potensial yang bisa mengharumkan nama Kota Mojokerto tidak hanya di level perlombaan tapi juga kehidupan sosial beragama.
   Ning Ita berpesan, "Jangan jadikan MTQ hanya sebatas lomba untuk mendapatkan prestasi semata, namun jadikan ini sebagai media untuk meningkatkan pengalaman dalam menghadapi para dewan juri. Agar kafilah atau duta Kota Mojokerto terus dapat mengukir dan meraih prestasi yang terbaik nantinya.
   Acara ini dihadiri oleh Fokopimda Kota Mojokerto, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala OPD, Camat se Kota Mojokerto, Kepala Kantor Kemenag Kota Mojokerto, Kepala Sekolah se-Kota Mojokerto, Dewan Hakim dan Pembina MTQ serta Para Undangan dan Peserta MTQ. *ds/adv

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Mojokerto menggelar Apel Pasukan Operasi Patuh Semeru 2022 di halaman Mapolres Kabupaten Mojokerto, Senin (13/6) pagi. Apel bertajuk “Tertib Berlalu Lintas Menyelamatkan Anak Bangsa” ini dipimpin langsung oleh Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar.
   Dalam apel tersebut dilakukan penyematan pita Operasi Patuh Semeru secara simbolis oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto.
   Kapolres Mojokerto membacakan amanat Kapolda Jatim yang menyatakan, apel gelar pasukan dilaksanakan dalam rangka cipta kondisi Kamseltibcarlantas selama 14 hari, dari tanggal 13 Juni sampai dengan 26 Juni 2022 secara serentak di seluruh wilayah indonesia.
   “Permasalahan di bidang lalu lintas ini telah berkembang dengan sangat cepat dan dinamis. Hal ini sebagai konsekuensi meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi jumlah penduduk yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya,” bebernya.
   Operasi Patuh Semeru tahun 2022 ini bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas dan angka korban fatalitas serta meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, dengan sasaran operasi meliputi segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata yang berpotensi menyebabkan kemacetan dan pelanggaran lalu lintas baik sebelum, pada saat maupun pasca operasi patuh Semeru 2022.
   “Pelaksanaan Operasi Patuh saat ini kita masih mewaspadai pandemi covid-19, walaupun trendnya sudah terus menurun, bahkan pemerintah sudah memberikan kebijakan untuk memperbolehkan tidak memakai masker di tempat umum, namun demikian kita harus tetap waspada, dengan terus menerapkan disiplin protokol kesehatan agar penyebaran virus covid-19 tidak mengalami kenaikan lagi," tandasnya.
   Selain mewaspadai terjadinya kenaikan Covid-19 di wilayah Kabupaten Mojokerto, lanjut Apip, wabah lain yang menjadi atensi bagi masyarakat yaitu penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak khususnya sapi, yang saat ini melanda Jawa Timur.
   "Saat ini Jawa Timur menjadi salah satu episentrum penyebaran penyakit PMK. Maka dengan cara berkomunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dengan stakeholder terkait dan seluruh elemen masyarakat kita berupaya menekan penyebaran virus tersebut. Apalagi saat ini menjelang idul adha yang notabene kebutuhan sapi untuk qurban akan meningkat," pungkasnya. 
   Dalam operasi kali ini, pihak Kepolisian bakal memprioritaskan tujuh pelanggaran lalu lintas. Adapun pelanggaran yang diprioritaskan dalam Operasi Patuh Semeru 2022 kali ini, antara lain, berkendara melebihi batas kecepatan, melawan arus lalu lintas, berkendara di bawah pengaruh alkohol, tidak menggunakan helm SNI dan pengendara ranmor R4 tidak menggunakan sabuk pengaman, bermain smartphone, pengendara di bawah umur dan tak memiliki SIM, serta pengendara sepeda motor yang berboncengan melebihi kapasitas atau lebih dari satu orang. *komf/ds

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Sejumlah pihak dari Dirjen Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri mengunjungi langsung sejumlah pengrajin alas kaki di Kota Mojokerto, Rabu (1/6). Pihak Dirjen menyebut bahwa produk-produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) milik Kota Mojokerto memiliki potensi untuk dipasarkan di kancah internasional .
   "Produk-produk milik Pemkot Mojokerto ini potensial untuk kita promosikan di manca negara. Kami ingin mencoba membantu meningkatkan ekspor Pemkot Mojokerto, khususnya kawasan Amerika Latin dan Karibia," ujar Darianto Harsono, Direktur Amerika II Direktorat Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri.
   Di wilayah Amerika Latin dan Karibia (Amilatkar) terdapat kurang lebih 33 negara. Diantaranya, yang terbesar, seperti Argentina, Brazil, Mexico, Peru, Kolombia, Chili, Venezuela, dan sebagainya.
   Hal tersebut tentu merupakan peluang besar dalam perdagangan internasional. Namun, Darianto menuturkan jika peluang yang ada belum dimanfaatkan secara maksimal oleh produsen Indonesia. Sehingga pihaknya gencar mendukung produk-produk lokal yang potensial untuk masuk dalam pasar perdagangan di kawasan tersebut.
   Permintaan dari pasar Animator ini didominasi oleh produk alas kaki dan tekstil. Pihak Dirjen Amerika Eropa mencatat bahwa dalam kurun waktu tiga tahun terakhir permintaan terhadap produk tadi mengalami peningkatan.
   "Dalam kesempatan kali ini, kami menawarkan Pemkot Mojokerto untuk bergabung ke platform digital yang sudah kami buat untuk mempromosikan produk lokal ke importir-importir di kawasan Amerika Latin dan Karibia," ungkap Darianto di hadapan awak media saat mengunjungi home industri sepatu di Blooto.
   Pihaknya juga menambahkan bahwa potensi ekspor Kota Mojokerto tidak hanya terdapat pada produk alas kaki. "Alas kaki ini memang memiliki potensi cukup besar. Tapi tidak menutup kemungkinan pada produk lain. Prioritas produk apa saja yang dipasarkan akan didiskusikan lebih lanjut dengan pihak pemerintah," ucap Darianto.
   Sebagai informasi, dalam rombongan kunjungan Dirjen Amerika-Eropa kali ini, selain Darianto, juga turut serta Direktur Kerja Sama Intra Kawasan dan Antar Kawasan Amerika dan Eropa, Nidya Kartikasari, Duta Besar Azerbaijan Era SBY, Prayitno Ariyanto, serta Akademisi Pusat Kajian Amerika Latin UPN Surabaya, Ignatius Martha Hendrati.
   Pasca mengunjungi gerai produk UMKM Kota Mojokerto di jalan Benteng Pancasila serta dua lokasi home industri alas kaki di Blooto, para rombongan disambut langsung oleh Wali kota Mojokerto, Ika Puspitasari di Pendopo Sabha Kridatama Rumah Rakyat Kota Mojokerto.
   "Tentu, kami sangat menyambut baik tawaran kerjasama dari pihak Dirjen Amerika-Eropa. Karena kami memang memiliki komitmen untuk mengembangkan UMKM Kota Mojokerto, agar tidak hanya kaya di pasar lokal tapi juga global," kata sosok yang akrab disapa Ning Ita ini. *Komf/ds


Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di Kota Mojokerto salah satunya adalah dengan meningkatkan jenjang pendidikan. Terkait hal ini Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari mempunyai program beasiswa bagi mahasiswa di Kota Mojokerto dalam program Satu Rumah Satu Sarjana yang bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Mojokerto.
   Kali ini Baznas bersama Lembaga Pendidikan NU yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Raden Wijaya menandatangi perjanjian kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Ruang Sabha Mandala Madya, kantor Pemerintah Kota Mojokerto, Jl. Gajah Mada 145 pada Selasa (31/5).
   Ning Ita, sapaan Wali kota menyampaikan bahwa selama 3 tahun berturut telah mengalokasikan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi atau mahasiswa dari keluarga yang tidak mampu. Dimana jumlah penerimanya semakin meningkat dari tahun ke tahun. Yang semula kurang lebih sebanyak 130 penerima menjadi 230 penerima di tahun 2022.
   “Kalau program pendidikan beasiswa bagi masyarakat Kota Mojokerto ini memang regulasinya adalah bagi yang memiliki prestasi, maka saya tidak lupa bahwa sebagai kader muslimat, bahwa NU ini memiliki sebuah lembaga pendidikan yang juga menjadi tanggung jawab saya secara moril untuk bisa membesarkan organisasi ini melalui STIT Raden Wijaya,”ungkapnya. Sebagaimana komitmen Ning Ita, untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Mojokerto bahwa yang tidak sesuai dengan regulasi pemerintah maka akan didukung melalui program Baznas Kota Mojokerto.
   Terkait penandatanganan kerjasama ini, Ketua Baznas Kota Mojokerto Dwi Hariadi menyampaikan bahwa beasiswa akan diberikan bagi mahasiswa STIT Raden Wijaya hingga lulus. “Beasiswa akan diberikan sampai lulus, biaya 50% dari STIT dan 50% dari Baznas. Jadi nanti akan kita kolaborasikan sehingga yang penting anak-anak dhuafa khususnya warga NU dan Muslimat bisa terangkat.”jelasnya. Ia menambahkan bahwa beasiswa ini juga terbuka bagi guru ngaji, muadzin, petugas kebersihan di masjid asalkan mendapatkan rekomendasi dari PCNU atau muslimat NU.
   Lebih jauh ia menjelaskan bahwa STIT Raden Wijaya juga akan melakukan seleksi secara ilmiah bagi penerima. Kemudian para penerima beasiswa ini juga akan melakukan program pengabdian masyarakat yang disenergikan bersama Baznas.
   Turut hadir menyaksikan penandatangan perjanjian ini antara lain Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Choirul Anwar Ketua PCNU Kota Sholeh Hasan. 
   Terkait persyaratan lainnya, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto Hasan H.A Buro menjelaskan ada syarat akademik yang harus dienuhi oleh penerima beasiswa. “Ada persyaratan akademik yang harus dipenuhi seperti sudah lulus SMA, KTP, KK dan harus membuat pernyataan untuk menyelesaikan studi selam 4 tahun sebagai bentuk pertanggungjawabannya kepada Baznas," jelas Hasan. *Komf/ds

Mojokerto-suaraharianpagi.com
   Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menjadi salah satu pembicara dalam Seminar Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2022 yang digelar di Ballroom Novotel Hotel Lampung, Kota Bandar Lampung. Jumat (27/5).
   Dihadapan puluhan wali kota anggota APEKSI, Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto menjelaskan strategi yang telah dilakukan Pemkot Mojokerto dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) hingga berhasil menembus pasar global.
   "Kami mengupayakan tidak hanya UMKM yang sudah stabil, namun masyarakat yang terdampak akibat PHK ini juga kita berikan program 4P, pelatihan, pendampingan, permodalan, hingga pembentukan koperasi," ungkapnya.
   Dijelaskan Ning Ita, selain diberikan pelatihan secara simultan, peserta juga diberikan pendampingan hingga 6 bulan sampai 1 tahun sesuai dengan jenis pelatihan yang mereka terima. "Setelah itu mereka ini kita berikan bantuan permodalan dalam bentuk sarana prasarana untuk usaha mereka, setelah berjalan dan berhasil kurasi, maka kemudian kita bentuk mereka menjadi koperasi berdasarkan sektornya," jelasnya.
   Komitmen Ning Ita untuk mengembangkan UMKM juga dibuktikan dengan melakukan kolaborasi multi pihak, diantaranya kerjasama dengan INA_LAC dan INA_Access, Business Matching dengan Atase Perdagangan Hongkong, China, Amerika Latin, Pelatihan, Pembinaan, dan Pendampingan Ekspor bekerja sama dengan KPPBC, Fasilitasi pembiayaan KUR, Kredit Ultra Mikro, Kredit Super Mikro, Dagulir Provinsi, Pembangunan Sentra Industri, Pembangunan rumah produksi bersama, hingga Fasilitasi Standarisasi untuk meningkatkan mutu dan quality control.
   Beberapa produk UMKM Kota Mojokerto dengan komoditas ekspor tahun 2021 diantaranya rokok kretek, furniture, sandal dan sepatu, kripik cassava, batik, hingga mineral. Selain pemasaran secara offline, Ning Ita juga terus mendorong UMKM Kota Mojokerto untuk memasarkan produk di Marketplace dan Media Sosial.
  Atas komitmen Ning Ita, beberapa penghargaan nasional berhasil diraih antara lain Merdeka Award, Nusantara Award, Kepala Daerah Inovatif, dan IGA Award 2021.
   Selain Ning Ita, 7 Narasumber lain yang juga mengisi Seminar Nasional tersebut adalah Asisten Deputi Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia Kementerian BUMN Andus Winarno, Deputi Bidang Usaha Kecil dan Menengah Kementerian Koperasi dan UKM (Usaha Kecil Menengah) Hanung Harimba Rachman, Sub Koordinator Strategi Perancangan Destinasi Wilayah Tematik – DMO DG Mulyanto.
   Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fathoni, Wali Kota Malang Sutiaji, Wali Kota Solok Zul Elfian, dan akademisi dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) FEB UI Riatu Mariatul Qibthiyyah. *Komf/ds

Bengkulu - suaraharianpagi.com

   Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group memberikan keterangan resmi mengenai operasional dan penangan layanan penumpang penerbangan berjadwal domestik bernomor JT-639 pada Jumat (27/05) dari Bandar Udara Fatmawati Soekarno, Bengkulu (BKS) tujuan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten (CGK) telah dilaksanakan menurut standar operasional prosedur.

   Lion Air penerbangan JT-639 dipersiapkan dengan baik, akan menggunakan jenis pesawat Boeing 737-900ER berkapasitas 215 kursi kelas ekonomi. Rute Bengkulu ke Jakarta dijadwalkan berangkat pukul 08.40 WIB, akan membawa 7 (tujuh) awak pesawat serta 199 penumpang.

   Dalam upaya mempertahankan tingkat ketepatan waktu (on time performance), Lion Air mengganti pesawat pada rute dimaksud menjadi Boeing 737-800NG yang berkapasitas 189 kursi kelas ekonomi. Penggantian ini sebagai tindakan cepat (quick handling) untuk meminimalisir keterlambatan keberangkatan dari rotasi (pergerakan pesawat) rute sebelumnya dikarenakan alasan operasional.

   Penerbangan JT-639 mengudara tepat waktu dan sudah tiba pukul 09.36 WIB di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.

   Lion Air menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul.

   Lion Air telah memberikan solusi dan pelayanan dengan memindahkan penerbangan (transfer flight) ke penerbangan maskapai lain dan penerbangan berikutnya Lion Air JT-637.

   Penerbangan JT-637 lepas landas dari Bandar Udara Fatmawati Soekarno sesuai jadwal pukul 12.30 WIB dan telah mendarat di Bandar Udara Internasional Soekanro-Hatta pukul 13.31 WIB. *

Mojokerto – suaraharianpagi.com
   Sebanyak 204 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) jabatan fungsional guru tahap II Pemerintah Kabupaten Mojokerto menerima petikan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Formasi Tahun 2021. Petikan SK Pengangkatan tersebut diserahkan oleh Bupati Mojokerto dr. Hj. Ikfina Fahmawati, M.Si di halaman Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Rabu (25/5).
 Dalam sambutannya, Bupati Ikfina menjelaskan,” sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dijelaskan bahwa unsur ASN terdiri dari dua jenis pegawai, yaitu Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). "Pegawai Pemerintah dengan perjanjian kerja sebagai salah satu unsur ASN, dihadapkan pada tantangan untuk mampu beradaptasi secara cepat dengan perkembangan kemajuan teknologi dan era transformasi digital. ASN dituntut untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi sehingga mampu menjadi ASN yang profesional dan berintegritas dengan semangat pengabdian yang tinggi.
   Pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja pada jabatan fungsional guru, merupakan program prioritas pemerintah untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di daerahnya masing-masing. Keberadaan guru bagi suatu bangsa sangat penting untuk menyiapkan generasi penerus bangsa, di tengah-tengah perubahan zaman dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih dan pergeseran nilai yang menuntut penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi," tegas Ikfina.
   Selain itu, ikfina menjelaskan bahwa guru memiliki satu kesatuan peran dan fungsi yang tak terpisahkan antara kemampuan mendidik, membimbing, mengajar, dan melatih. Guru harus mampu menjadi inovator dan memiliki semangat belajar yang tinggi untuk menambah pengetahuan dan keterampilannya, sehingga mampu menghasilkan inovasi yang bermanfaat dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah.
   Tenaga P3K juga harus mampu mencapai kinerja terbaik sesuai target kinerja yang ditetapkan, serta menjalankan tugas dengan penuh disiplin dan tanggungjawab. ASN harus mendukung terwujudnya birokrasi yang bersih dan melayani. ASN juga memiliki kewajiban menerapkan nilai dasar atau Core Value ASN 'BERAKHLAK', yang merupakan akronim dari Berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, Harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif," ujarnya.
   Bupati Mojokerto mengajak kepada seluruh ASN Kabupaten Mojoketo untuk bekerja dengan penuh semangat dan terus melakukan inovasi untuk bersama-sama membangun Kabupaten Mojokerto, sehingga dapat mewujudkan Kabupaten Mojokerto yang maju, adil, dan makmur.
   Di akhir sambutannya, Ikfina menegaskan terkait penyerahan petikan SK pengangkatan P3K ini, tidak ada bentuk gratifikasi apapun. Beliau berpesan kepada para penerima SK pengangkatan P3K, jika ada oknum yang meminta sejumlah uang sampai proses di tanda tanganinya SK agar tidak melayaninya, karena Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah berkomitmen menegakkan integritas. *ds/adv

Ambon – suaraharianpagi.com
   Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group dalam waktu dekat (cooming soon) akan membuka kota tujuan baru Langgur, pusat pemerintahan Kabupaten Maluku Tenggara yang dijadwalkan terhubung langsung dengan Ambon, ibukota Provinsi Maluku.
   Penerbangan perdana mendatang, Lion Air mengudara dari Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon (AMQ) tujuan Bandar Udara Karel Sadsuitubun Langgur (LUV) pergi pulang (PP) untuk melayani penumpang berjadwal dalam negeri (regular flight).
   Layanan terbaru Lion Air berikutnya ini akan mendukung dalam mempermudah aksesibilitas atau pergerakan orang (masyarakat, wisatawan dan pebisnis) serta barang (logistik) sehingga jarak lebih pendek, waktu tempuh semakin cepat dan aman untuk jaringan:
1. Intra-Maluku
   Penerbangan saling terhubung antardaerah dari setingkat kabupaten ke ibukota provinsi mencakup Ambon, Langgur (Kabupaten Maluku Tenggara); Dobo, kecamatan dan ibukota Kabupaten Kepulauan Aru melalui Bandar Udara Rar Gwamar (DOB); Saumlaki, ibukota Kabupaten Kepualauan Tanimbar, Maluku Barat Daya melalui Bandar Udara Mathilda Batlayeri (SXK) dan Namlea, kecamatan dan ibukota Kabupaten Buru melalui Bandar Udara Namlea (NAM).
2. Terkoneksi ke berbagai kota tujuan lain
   Melalui Bandar Udara Internasional Pattimura, Lion Air mempermudah dengan menghubungkan (connecting flight) dari dan menuju kota tujuan, antara lain: Ternate, Maluku Utara; Manado, Sulawesi Utara; Sorong, Manokwari, Timika di Papua Barat; Jayapura, Merauke di Papua; Makassar, Tana Toraja, Selayar, Palopo di Sulawesi Selatan; Kendari, Wakatobi di Sulawesi Tenggara; Palu, Luwuk, Morowali, Poso di Sulawesi Tengah, Gorontalo; Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Solo; Bali, Lombok; Labuan Bajo, Maumere, Kupang, Waingapu di Nusa Tenggara Timur; Balikpapan, Berau di Kalimantan Timur; Banjarmasin, Kotabaru di Kalimantan Selatan serta destinasi lain.
   Rute baru nantinya dapat menyokong percepatan dan pemulihan ekonomi di Kabupaten Maluku Tenggara dan Provinsi Maluku. Wilayah Langgur, Kota Tual ke wilayah Kecamatan Kei Kecil merupakan pusat pertumbuhan ekonomi baru.
   Rute baru diharapkan salah satu bentuk kontribusi dalam pengembangan Maluku Tenggara dalam menciptakan dan meningkatkan kesempatan berusaha dengan bekerjasama pihak-pihak lain guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan pemanfaatan sektor-sektor basis antara lain pariwisata, perdagangan, pendidikan, UMKM, pengembangan komoditas unggulan kelapa, peningkatan ekonomi regional berbasis perikanan yaitu produksi perikanan tangkap, budidaya rumput laut dan lainnya.
   Lion Air mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, pengelola Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon – Angkasa Pura I, pengelola Bandar Udara Karel Sadsuitubun – UPBU, pengatur lalu lintas udara – AirNav Indonesia, pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik, mempermudah dan memperlancar penerbangan bagi masyarakat, pebisnis dan wisatawan yang tetap mengedepankan faktor keselamatan, keamanan dan protokol kesehatan ketat.
   Lion Air dalam terbang perdana ke Langgur, sudah menyediakan jenis pesawat Boeing 737-800NG yang memberikan kenyamanan penumpang saat terbang karena dikenal pesawat generasi terbaru yang langsung dikirim dari pabrikan pesawat.
  Mendukung operasional, Lion Air mempersiapkan kelengkapan dokumen perizinan, senantiasa memenuhi standar keselamatan dan keamanan, memperkuat perencanaan jaringan (route evaluation) serta peralatan pendukung penanganan pesawat saat di darat. *

Mojokerto – suaraharianpagi.com
   Nuansa berbeda tampak di Kantor Bupati Mojokerto, Senin (23/5) pagi. Pasalnya, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menerima kunjungan 49 siswa dari Taman Kanak-kanak (TK) Negeri Pembina II Gedeg. Kunjungan ke Kantor Bupati Mojokerto ini dalam rangka untuk mengenalkan profesi Bupati Mojokerto kepada anak usia dini.
   Saat menyambut kedatangan siswa siswi TK Negeri Pembina II Gedeg, Bupati Mojokerto mengajak bernyanyi bersama di loby gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Mojokerto. Usai bernyanyi bersama, Bupati Mojokerto yang juga sebagai Bunda Paud Kabupaten Mojokerto ini memperkenalkan diri kepada anak-anak.
   "Jadi, di sini anak-anak bertemu dengan Bunda Paud Kabupaten Mojokerto, Bunda Ikfina, dan ini Bunda Paud Kecamatan Gedeg, namanya Bunda Eva, yang terakhir Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Bunda Paud, namanya Bunda Devi," ucapnya.
   Usai berkenalan, orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto ini mengajak siswa siswi TK untuk naik ke lantai dua menuju ruang kerja Bupati Mojokerto. Setelah sampai di ruang kerjanya, Bupati Ikfina menunjukkan peta Kabupaten Mojokerto serta mengenalkan perangkat TV pintar yang digunakan untuk menampilkan agendanya selama satu bulan kedepan.
   "Ini adalah kantor bunda, setiap hari kalau bunda tidak keluar kantor untuk bertemu masyarakat, bunda ada di sini. Nah ini ada TV, bukan buat menonton TV, tapi untuk melihat jadwal bunda, hari ini jadwal bunda bertemu dengan kalian semua," jelasnya sambil menunjuk TV pintar yang ada di ruang kerjanya.
   Di dalam ruang kerja Bupati Mojokerto, perwakilan siswa siswi TK Negeri Pembina II Gedeg menyerahkan cinderamata kepada Bupati Ikfina. Cinderamata berupa bucket bunga diserahkan Aila dan sebuah lukisan diserahkan oleh Meme kepada Bupati Mojokerto.
   Sontak Bupati Ikfina sangat senang menerima hadiah dari siswa siswa TK Negeri Pembina II Gedeg tersebut. "Terima kasih banyak anak-anak atas hadiahnya untuk bunda," tuturnya.
   Usai meninjau ruang kerja Bupati Mojokerto, Bunda Ikfina pun mengajak siswa siswi TK menuju ke Rumah Dinas Bupati Mojokerto, yakni Griya Wira Praja. Tampak keakraban Bupati Ikfina dengan siswa siswi TK saat berjalan bersama dari gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Mojokerto menuju Griya Wira Praja.
   Sesampainya di Griya Wira Praja, perempuan pertama yang menjabat sebagai Bupati Mojokerto ini pun menunjukkan deretan foto-foto pemimpin Kabupaten Mojokerto terdahulu yang terpajang di tembok depan Griya Wira Praja.
   Di akhir kunjungan, Bupati Ikfina pun melangsungkan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan kegiatan kunjungan siswa TK Negeri Pembina II Gedeg dengan Bupati Ikfina. Setelah sesi foto bersama, Bupati Ikfina membagikan snack kepada seluruh siswa TK Negeri Pembina II Gedeg. *ds/komf

Mojokerto – suaraharianpagi.com
    Rangkaian demi rangkaian telah di lalui dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto yang ke-729. Senin, 9 Mei 2022 merupakan akhir dari beberapa rangkaian kegiatan dengan di gelar upacara peringatan di halaman Pemerintah Kabupaten Mojokerto.
   Upacara dibuka dengan tarian drama kolosal yang menceritakan perjuangan Patih Gajah Mada dalam memperjuangkan penobatan Tribuana Tunggadewi sebagai Ratu Majapahit. Drama Ini di bawakan oleh siswa siswi dari SMPN 1 Dawar Blandong dan SMPN Puri Mojokerto.
   Masih sama dengan tahun sebelumnya, Peringatan Hari Jadi ke-729 Kabupaten Mojokerto ini dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19. Kondisi ini tidak melemahkan Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk menyelesaikan berbagai tantangan dan permasalahan yang ada dalam masyarakat. Hal ini terbukti, dengan keterbatasan dampak pandemi Covid-19, Kabupaten Mojokerto berhasil mendapatkan beberapa penghargaan atas prestasi yang diperoleh baik dari Pemerintah Pusat, maupun Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
   Saat memimpin upacara, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengatakan bahwa,” Kita patut bersyukur bahwa sampai saat ini kita telah berhasil menyikapi berbagai permasalahan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan program pembangunan utamanya pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana jalan, pasar, dan lain lain, sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Mojokerto.
   Melalui momentum Hari Jadi Kabupaten Mojokerto Ke 729 tahun 2022 yang bertajuk 'Bersama bekerja keras untuk bangkit dan maju' ini, Bupati Ikfina akan memformulasikan beberapa langkah dan strategi yang tepat dan akurat dengan dilandasi semangat kekompakan dan kebersamaan, persatuan dan kesatuan, serta keteladanan dan kearifan guna mensukseskan berbagai program Pemerintah Kabupaten Mojokerto. "Untuk merealisasikan hal tersebut, diperlukan kualitas kerjasama yang harmonis dan sinergitas antara legislatif dan eksekutif, serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat (stakeholders) lokal dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembangunan," jelas Ikfina.
   Ikfina merasa bangga, berkat kerja keras bersama dan dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto, pada periode 2021-2022, Pemkab Mojokerto telah berhasil memperoleh 11 penghargaan dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Selain berbagai capaian prestasi, pada momentum HUT Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ini, Pemkab Mojokerto akan meresmikan secara simbolis beberapa proyek.
   Di akhir sambutannya, Ikfina mengucapkan
Terima kasih kepada Perangkat Daerah dan seluruh pihak terkait yang telah membantu mewujudkan berbagai kegiatan pembangunan di Kabupaten Mojokerto.
   Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ini di hadiri oleh Wakil Bupati Mojokerto bersama Jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto, Sekertaris Kabupaten Mojokerto, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Ketua Pengadilan Mojokerto, Staf Ahli Kabupaten Mojokerto, Asisten, Kepala OPD, Kepala Desa, Kepala BUMD, Camat dan Para Undangan. *Adv/ds

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Dalam menyambut Peringatan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke 729 tahun 2022, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menggelar Sema’an Al-Qur’an sebagai wujud rasa gembira dan syukur kepada Allah SWT, serta ungkapan rasa terima kasih kepada para pejuang pendahulu, terutama para perintis berdirinya Kabupaten Mojokerto.
   Sema'an Al-Qur'an yang bertepatan di penghujung bulan ramadhan ini, dihadiri langsung oleh Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati didampingi Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Al-Barra, di Pendopo Graha Maja Tama (GMT), Rabu (27/4) Siang.
   Dalam sambutannya, Ikfina menjelaskan menyambut hari jadi Kabupaten Mojokerto, Sema'an Al-Qur'an dipilih menjadi awal dari serangkaian acara hari jadi Kabupaten Mojokerto. Memang Sema'an Al-Qur'an menjadi bagian yang tidak akan pernah kita tinggalkan dalam kita mensyukuri perayaan ulang tahun Kabupaten Mojokerto," ucapnya.
   Lebih lanjut, terkait dampak Covid-19, Ikfina mengajak seluruh masyarakat segera bangkit dari berbagai masalah yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. "Meskipun pandemi Covid-19 belum dicabut, kita harus segera bangkit, berbagai permasalahan muncul, angka kemiskinan meningkat, anak-anak Yatim di Kabupaten Mojokerto juga meningkat terkait dengan orang tuanya yang meninggal karena Covid-19. Banyak sekali masalah yang harus kita selesaikan berkaitan dengan dampak pandemi Covid-19," tuturnya.
   Selain itu, dalam mewujudkan Kabupaten Mojokerto lebih baik lagi, Ikfina meminta adanya sinergi dari hafidz-hafidzah dalam memberikan doa sebagai Ikhtiar batin dan Pemerintah Kabupaten Mojokerto dapat merealisasikan program-program untuk kemajuan masyarakat sebagai ikhtiar dalam mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto, yakni 'Bersama Bekerja Keras untuk Bangkit dan Maju'.
   "Kami sudah berkomitmen untuk berupaya sebisa kami, sebaik mungkin bagaimana kami menjalankan pemerintahan, bagaimana kami memperbaiki pelayanan-pelayanan untuk masyarakat, bagaimana kami berupaya untuk melaksanakan keadilan, pemerataan untuk masyarakat Mojokerto dengan segala keterbatasan yang kami miliki," ucapnya.
   Lanjut Ikfina, ia menjelaskan dalam menuju Indonesia maju tahun 2045, perlu adanya program dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. "Kita butuh Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas untuk mendukung Indonesia maju, dengan HUT Kabupaten Mojokerto yang ke 729 ini, bisa menjadi pengingat buat kita semuanya, bahwa saat ini untuk segera bangkit dan menuju Indonesia maju kita harus bangkit bersama-sama dan bekerja keras bersama-sama," ujarnya.
   Sebagai informasi, rangkaian kegiatan Sema’an Al-qur’an selanjutnya, akan dilaksanakan di empat ex Pembantu Bupati selama tahun 2022, yang nantinya akan bekerjasama dengan JHQ (Jam’iyyah Hamalatil Qur’an) Kabupaten Mojokerto. *komf/ds

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Berbagai cara digunakan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari untuk menyapa secara langsung dengan warga masyarakat. Salah satunya adalah dengan mengundang anak yatim dari panti asuhan se-Kota Mojokerto yang dilakukan pada Selasa (26/4) sore di Pendopo Sabha Krida Tama Rumah Rakyat.
   Dalam kesempatan ini, Ning Ita sapaan akrab Wali Kota menyantuni 200 anak yatim dari dari PAY Muhammadiyah, PAY Al Hasyimiyah, PAY Al Ikhlas, PAY Miftahul Hikmah, PAY Al Mawaddah, PAY Ya Mubina serta anak yatim yang orang tuanya meninggal karena covid-19.
   Kepada ratusan anak yatim ini, Ning Ita berpesan bahwa anak-anak ini adalah aset dari Kota Mojokerto. yang tetap harus mengejar cita-cita setinggi mungkin. “Jangan pernah merasa berkecil hati melihat kondisi kalian saat ini. Karena kita tidak pernah tahu takdir apa yang telah ditentukan oleh Allah SWT terhadap diri kita. Bisa saja orang berasal dari PAY kedepan menjadi wali kota seperti ibu,”kata Ning Ita yang secara serentak diamini oleh oleh anak-anak.
   Selain memberi semangat untuk ratusan anak yatim, Ning Ita juga mengingatkan agar anak-anak calon generasi penerus bangsa ini tetap berpegang teguh terhadap ajaran agama sebagaimana yang telah diajarkan pesantrean atau di panti yang selama ini menjadi tempat tinggalnya. “Mohon anak-anakku semuanya tetap berpegang teguhlah pada ajaran agama yang telah diajarkan kepada kalian selama ini, jangan pernah ditinggalkan dan jangan pernah terpengaruh teman-teman baru kalian nanti diperguruan tinggi yang mengajak pada arah kehidupan yang keluar dari koridor agama yang selama ini kalian pelajari di Ponpes atau PAY tempat kalian dibesarkan.”tutur Ning Ita.
   Menutup arahannya, Ning Ita mengingatkan agar memanfaatkan malam-malam dipenghujung terakhir Ramadhan, untuk senantiasa melakukan iktikaf dan bermunajat sehingga doa-doanya akan diijabah oleh Allah SWT. Sembari menunggu waktu berbuka, ratusan anak yatim ini juga dihibur dengan dongeng anak islami bertema anak hebat sukses dunia akhirat yang dibawakan oleh pendongeng nasional Kak Puput dan Aiz. *komf/ds

Mojokerto – suaraharianpagi.com
   Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H, Bupati Mojokerto menyerahkan secara langsung bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako kepada 186 eks penderita kusta di Dusun Sumber Glagah, Desa Tanjung Kenongo, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Rabu (27/4) siang. Bupati Ikfina berharap, dengan adanya bansos ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat eks penderita kusta.
   “Perlu kita ketahui bersama, Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) tidak ada ujungnya, akan tetapi Pemerintah Kabupaten Mojokerto senantiasa berusaha meningkatkan pelayanan sosial bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial di Kabupaten Mojokerto,”tuturnya.
   Lanjut Ikfina, berdasarkan Undang - Undang Nomor 11 tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial pasal 5 ayat 2, penyelenggaraan sosial diprioritaskan kepada masyarakat yang memiliki kehidupan yang tidak layak secara kemanusiaan dan memiliki kriteria masalah sosial.
   Adapun kriteria tersebut, yakni kemiskinan, ketelantaran, kecacatan, keterpencilan, ketunaan sosial dan penyimpangan perilaku. Tak hanya itu, kriteria yang lain yakni, korban bencana dan atau korban tindak kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi.
   “Pada kesempatan ini, saya berpesan kepada seluruh penerima bantuan agar bisa memanfaatkan dengan penuh tanggung jawab, karena bantuan ini bersifat pembinaan dan pemberdayaan yang berupa permakanan dan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat eks penderita kusta,” harapnya.
   Untuk diketahui, dalam program penyerahan bantuan sosial ini, Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah menyiapkan penyediaan permakanan berupa beras dengan jumlah total 5.580 kilogram, kecap 372 botol, mie instan 372 kardus dan minyak goreng sedikitnya 372 liter. Bahan kebutuhan pokok tersebut dialokasikan dari dana APBD tahun anggaran 2022.
   Jumlah total tersebut, dibagi menjadi satu paket, yang masing-masing paket berisi 30 kilogram beras, dua botol kecap, dua kardus mie instan dan dua liter minyak goreng. Paket tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Mojokerto yang nantinya akan dibagikan ke 186 penerima. *komf/ds

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Wisata Bahari Majapahit menjadi salah satu proyek prioritas pembangunan Pemkot Mojokerto 2018-2023. Mendekati tahun akhir target perealisasian program tersebut, berbagai upaya semakin digalakkan untuk mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur spot wisata yang rencananya akan berlokasi di sekitar area jembatan Rejoto, Pulorejo itu.
   Salah satunya dengan menggelar "Sosialisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Terintegrasi TA 2023" kepada sejumlah OPD yang terlibat dalam mega proyek tersebut, Rabu (20/4).
   "Ini supaya kita mendapatkan satu pemahaman yang sama terkait penyiapan berbagai persyaratan/ readiness criteria DAK pariwisata tematik integratif yang akan diterapkan di tahun 2023," ujar Wali Kota Ika Puspitasari.
   Kota Mojokerto diketahui sebagai salah satu daerah yang diusulkan sebagai lokasi prioritas tematik pembangunan 75 daya tarik wisata terintegrasi lintas sektor.
   Dalam forum yang digelar di Sabha Mandala Madya Pemkot Mojokerto itu juga menghadirkan langsung pihak Kementerian Bappenas dan Kemenpraf untuk memberikan pendampingan dalam persiapan pengajuan DAK Kota Mojokerto tahun 2023.
   "Kami mengundang dari Kemenpraf dan Bappenas, harapannya untuk memastikan readiness criteria nya benar-benar terpenuhi sehingga bisa mendapat 100 persen yg diusulkan," ujar perempuan nomor satu di Kota Mojokerto itu.
   Mengingat dalam pengajuan DAK tiga tahun terakhir, Kota Mojokerto belum pernah mendapatkan alokasi penuh sesuai yang diajukan. Tercatat tahun lalu, Kota Mojokerto hanya menerima pengalokasian 41,61% dari yang diusulkan.Pasca forum tersebut, Wali Kota juga mengajak pihak dari Kemenpraf dan Bappenas untuk meninjau langsung bakal lokasi Wisata Bahari Mojopahit. *komf/ds

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Revitalisasi pasar sapi Sekarputih Kota Mojokerto menjadi salah satu dari proyek fisik strategis yang menjadi prioritas Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di tahun 2022.
   Hal ini di ungkapkan Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut saat meninjau lokasi Rumah Potong Hewan (RPH) Sekarputih usai melakukan gowes sepeda bersama sang suami Supriyadi Karima Saiful dan sejumlah Kepala OPD. Sabtu (16/4). Dijelaskan Ning Ita, nantinya pasar sapi Sekarputih akan menjadi pasar hewan sentralistik yang ada di Kota Mojokerto.
   "Mengingat dua tahun pandemi ada refocusing anggaran maka tahun 2022 ini bisa dikatakan kembali ke kondisi normal, 40 persen APBD di alokasikan untuk infrastruktur, maka bisa dilihat banyak proyek- proyek fisik strategis yang sedang dikerjakan di tahun 2022 salah satunya adalah pasar hewan yang sentralistik di Sekarputih, jadi nanti pasar ayam dan pasar sapi semuanya akan jadi satu disini dengan RPH nya, jadi tidak lagi terpisah-pisah," ungkap Ning Ita.
   Lebih lanjut Yustian Suhandinata Kepala Bidang Penataan Ruang, Bangunan Bina Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Kota Mojokerto menjelaskan pengajuan lelang revialisasi pasar sapi Sekarputih baru akan diajukan setelah hari raya dengan nilai lelang sebesar 3 miliar 77 juta rupiah.
   "Sekarang masih proses perencanaan, target kami habis hari raya kita ajukan ke lelang, kita lelang terbuka nanti karena anggaranya sebesar 3 miliar 77 juta rupiah," jelas Yustian.
   Ditambahkan Yustian, selain pasar hewan sentralistik, didalam kawasan tersebut rencananya juga akan disediakan sejumlah kios untuk mengakomodir penjualan daging. Sementara untuk pengelolaan limbah, Yustian mengaku akan membuatkan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai dengan standart yang berlaku.
   "Nanti juga akan kita buat kan kios-kios untuk melayani baik penjualan untuk umum bisa juga melayani yang didalam pasar. Sementara untuk pengelolaan limbahnya, nanti IPAL nya kita buatkan juga sesuai dengan standartnya RPH, jadi limbahnya nanti diolah dulu," tandasnya. *komf/ds

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati hadir dampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam acara Sinau Bareng bersama Cak Nun dan Kyai Kanjeng. Acara ini digelar oleh Ponpes Segoro Agung yang bekerjasama dengan BKKBN Provinsi Jawa Timur dalam rangka Milad VII Ponpes Segoro Agung Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto, Jum'at, (15/4) malam.
   Sinau bareng dengan tema “Mikul Duwur Mendem Jero dan Kenali Resiko Stunting” Emha Ainun Nadjib juga mengajak generasi muda agar memahami tentang pentingnya program Keluarga Berencana (KB) terutama tentang advokasi program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga berbasis agama.
   Dalam sambutannya, Bupati Ikfina berharap kasus Covid-19 pada umumnya di Jatim dan khususnya di Mojokerto bisa terkendali dan para undangan yang hadir dalam keadaan sehat mengingat masih dalam kondisi pandemi Covid-19.
   "Semoga aman ya bu gubernur, covidnya, Alhamdulillah, semoga, insyaallah minta doanya semoga aman sehat walafiat," ucapnya.
   Lebih lanjut Ikfina mengatakan bahwa ini merupakan momentum pertama kalinya dapat mengahdiri kegiatan pengajian bersama Cak Nun di Ponpes Segoro Agung.
  "Pertama kalinya dikasih kesempatan menyaksikan kegiatan ngaji bareng sinau bareng," tuturnya.
   Selain itu, dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengingatkan agar tidak lupa, baik dari sisi Pemerintah Daerah dan masyarakat Jawa Timur sehat, sehingga mendapat kesempatan bertemu malam Lailatul Qadar.
   "Pertemuan tanggal 15 Ramadhan besok sudah jelang Nuzulul Qur'an, mudah-mudahan ketemu Lailatul Qadar," ujar Gubernur Jatim. *ds/adv

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget