Articles by "Mojokerto"

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Melalui agenda Sosialisasi dan Penyerahan Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan GN-LINGKARAN (Gerakan Nasional Peduli Perlindungan Pekerja Rentan) yang diprakarsai Rumah Sakit Islam (RSI) Sakinah, Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati menyerahkan secara simbolis 1.050 kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk guru TPQ.
   Agenda tersebut berlangsung di gedung pertemuan Hotel Raden Wijaya, Kota Mojokerto, Kamis (15/9) siang. Saat menyerahkan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan, Bupati Mojokerto didampingi Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto, Ketua PCNU Kabupaten, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Mojokerto, dan Kepala RSI Sakinah.
   Bupati Ikfina menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi kegiatan yang diadakan RSI Sakinah ini. Mengingat dengan adanya kegiatan semacam ini, RSI Sakinah telah banyak membantu Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
   "Saya atas nama Pemkab Mojokerto dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada RSI Sakinah karena telah membantu pemerintah untuk mencover keikutsertaan masyarakat terhadap BPJS. Saya rasa ini hal yang memang selayaknya dilakukan oleh RSI Sakinah," ungkap Ikfina.
   Bupati Ikfina berharap RSI Sakinah terus jaya agar bisa terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. "Karena memang anggaran pemerintah ini terbatas, tetapi kami tetap berupaya untuk mewujudkan dan memenuhi kebutuhan masyarakat," harap Ikfina.
   Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto, Zulkarnain Mahading menyampaikan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Berkat dukungan kepala daerah, peserta BPJS Ketenagakerjaan terus merangkak naik.
   "Sampai hari ini kami dalam menjalankan program ada tiga kelompok pekerja yang harus kami lindungi. Pekerja formal, pekerja informal, dan ada pekerja jasa konsumsi. Alhamdulillah berkat dukungan kepala daerah kita, peserta kami terus mengalami peningkatan," ungkapnya.  *komf/ds

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia, Pemerintah Desa Cinandang, Kecamatan Dawarblandong menggelar jalan sehat dan senam masal di Wisata Waduk Windu Desa Cinandang, Sabtu (10/9) pagi.
   Tampak hadir secara langsung Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati yang didampingi oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto Norman Handito, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mojokerto Yudha Akbar Prabowo, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mojokerto Iwan Abdillah.
   Dalam sambutan dan arahannya Bupati Ikfina mengatakan, kekompakan, kerukunan, dan gotong royong seluruh masyarakat menjadi syarat utama dalam membangun desa yang lebih maju.
   Ia juga berharap, dengan kekompakan seluruh warga Desa Cinandang yang hadir pada kegiatan pagi ini, bisa menjadi pemantik semangat dalam mengenalkan wisata waduk Windu lebih luas lagi.
   "Kalau nanti semua ramai-ramai datang kesini, orang-orang mau berjualan apa saja dan ibu-ibu bikin apa saja nanti akan laku, dan anak-anak juga akan senang kalau desanya rame," ucapnya.
   Selain itu, Bupati Ikfina sangat bangga, berkat ditorehkannya penghargaan pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2022 oleh Desa Cinandang, ini menunjukan bahwa adanya kerjasama yang luar biasa antara kepala desa dengan seluruh perangkat desanya dalam membangun Desa Cinandang.
   "Ini membuktikan bahwa kalau semua warga Cinandang sudah tidak sabar untuk mebangun Desa Cinandang supaya betul-betul menjadi desa yang hebat," ujarnya.
   Selain mendapatkan penghargaan atas pelunasan PBB-P2, orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga sangat bersyukur, Desa Cinandang bisa meraih juara pada lomba kreatifitas tingkat Provinsi Jawa Timur.
   "Saya senang sekali bahwa ada bagian dari desa di Dawarblandong yang hari ini menunjukan kepada kita semuanya, Dawarblandong yang katanya airnya susah ternyata bisa bikin waduk, ini sangat luar biasa," bebernya.
   Selain itu, hadirnya kepala OPD terkait pada kegiatan hari ini, Ikfina menilai, ini menjadi komitmen bersama Pemkab Mojokerto dengan seluruh warga Desa Cinandang dalam mewujudkan Desa Cinandang yang lebih hebat.
   "Mudah-mudahan kedepan kita bisa memikirkan bagaimana strategi kita untuk membuat Desa Cinandang jauh lebih hebat jauh lebih maju dari sekarang," harapnya.
   Diakhir sambutannya, dengan digelarnya jalan sehat dan senam massal dalam rangka memperingati HUT ke-77 Republik Indonesia yang dihadiri oleh seluruh warga Desa Cinandang, Ikfina berharap, Desa Cinandang yang menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) khususnya di Kabupaten Mojokerto bisa pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat.
   Setelah memberikan sambutan, Bupati Ikfina menyerahkan secara simbolis piagam penghargaan pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2022 kepada lima dusun yakni Dusun Cinandang, Dusun Sidobungah, dusun Sidotangi, dusun Gangsir, dan Dusun Sidoremyong. Serta memberikan secara simbolis honor guru TPQ kepada tiga guru yang berada di Desa Cinandang.
   Setelah memberikan secara simbolis piagam dan honor guru TPQ, Bupati Ikfina melanjutkan mengunjungi Bazar PKK yang menjual aneka kuliner dan Bazar UMKM dari Komunitas Wirausahawan (Kawan) Dawar yang menjual berbagai macam kuliner, pakaian, kerajinan tangan, jasa, agriculture, peternakan, properti, manufaktur, komoditi, dan transportasi. *komf/ds

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari sebagai pucuk pimpinan Pemerintah Kota Mojokerto telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi terjadinya inflasi sebagai dampak kenaikan harga BBM. Salah satunya dengan pengalokasikan Dana Transfer Umum (DTU) sesuai dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 134/PMK.07/2022.
   Berdasarkan PMK tersebut, pemerintah daerah wajib mengalokasikan 2 persen dari DTU untuk belanja wajib perlindungan sosial. “Pemkot Mojokerto telah mengalokasikan BTT (Belanja Tidak Terduga) sebesar 8.134. 726.677, untuk persiapan BLT BBM,” ujar Wali Kota Ika, Rabu (7/9).
   BLT (Bantuan Langsung Tunai) BBM tersebut ditujukan bagi KPM (Keluarga Penerima Manfaat) BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) yang bersumber dari APBD di Kota Mojokerto. Sebanyak 2.399 KPM masing-masing akan menerima sebesar Rp 600 ribu. Sehingga total lebih dari 1,4 miliar siap dikucurkan, dengan catatan jika tidak diberi oleh APBN, termasuk persiapan untuk berbagai kegiatan dalam menekan inflasi.
   Antisipasi juga telah dilakukan melalui perubahan APBD Tahun 2022, diantaranya terdapat penganggaran untuk gerakan menanam cabai di masing-masing rumah, serta dalam waktu dekat, rencana pelaksanaan operasi pasar cabai dan telur dengan stimulus transportasi agar harga terjangkau.
   “Kami juga sudah mulai melakukan kerjasama dengan penyedia voletile food. Agar ketika harga naik, ketersediaan stok bahan pangan tetap terjaga. Sedangkan pemberian bantuan sosial dalam bentuk BLT BBM yang diberikan kepada 7.793 KPM berasal dari APBN,” tambah sosok yang akrab disapa Ning Ita ini.
   Sementara itu, sebelum terjadi kenaikan BBM, Pemkot Mojokerto sebenarnya telah memiliki sejumlah kebijakan. Yang mana kebijakan tersebut dinilai akan sangat membantu pengendalian inflasi. Misalnya seperti program sekolah gratis tingkat SD hingga SMP, seragam, sepatu dan tas gratis bagi siswa baru SD-SMP, serta layanan fasilitas Kesehatan gratis bagi seluruh warga Kota Mojokerto. *Komf/ds

Mojokerto – suaraharianpagi.com
   Maraknya pengerjaan proyek di Kota Mojokerto membuat para rekanan lalai akan kewajiban yang harus di penuhi dalam pekerjaan.
   Salah satunya pekerjaan pemasangan U-ditc di lingkungan Kelurahan Magersari Kota Mojokerto Jawa Timur tepatnya di Mulyosari gang 1 dan Mulyosari gang 2 mulai disoroti warga. Pekerjaan diduga asal beres yang menimbulkan warga sekitar geram. efek dari pemasangan u-ditch didepan rumah-rumah warga yang terkena imbas harus mengeluarkan biaya memperbaikinya ," celoteh salah satu warga di gang 2.
   Menanggapi hal itu, tim kami koran digital turun ke lokasi pekerjaan. Pekerjaan hampir dua minggu ini dimana proyek tersebut sudah mencapai 85% tanpa papan nama proyek. Hal inilah yang menjadi sorotan riyanto wartawan suara harian pagi bahwa pekerjaan ini dinilai proyek SILUMAN.
   Sebelum pekerjaan dimulai rekanan seharusnya memasang papan proyek sebagai informasi agar pengawas lapangan dari instansi terkait dan juga seluruh masyarakat mengetahui.
   Disana riyanto bertemu dengan salah satu pekerja. Saat di konfirmasi terkait proyek dia tidak banyak mengetahui akan pertanyaan riyanto. Dengan segera dia menghubungi pelaksana proyek.
   Setelah tersambung riyanto konfirmasi via phone terkait tidak adanya papan proyek di sekitar pekerjaan proyek. Pelaksana berdalih kalau papan proyek masih di pesan. Kaget dengan jawaban pelaksana proyek, riyanto mempertanyakan kembali kejelasan adanya papan proyek itu saat dimulainya pengerjaan, bersamaan pengerjaan atau setelah pengerjaan proyek.
   "Sampean sendiri lo ya yang bilang bukan saya, jadi saya nulisnya berdasarkan keterangan pak teguh sebagai pelaksana terkait papan proyek yang belum terpasang ini," cetus riyanto.
   Di tempat dan jam yang berbeda warga gang 1 juga menyampaikan kalau untuk penutupan galian hanya disebelah jalan saja.
   Yang di semen itu hanya di sebelah jalan saja, yang di dekat rumah ya warga masing-masing yang benerin biaya sendiri”. jelasnya.
   Hingga berita ini di turunkan, belum adanya kejelasan dan keterbukaan dari pihak pelaksana proyek tersebut terkait informasi proyek sehingga tim Redaksi belum bisa mengkonfirmasi terkait keluhan warga. *ryan

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari melakukan penyerahan secara simbolis buku tabungan kepada 101 penerima Bantuan Rumah Swadaya (BRS), Kamis (1/9). Masing-masing penerima bantuan akan mendapatkan uang senilai Rp 21 juta.
   Program di bawah Dinas Pekerjaan Umum , Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) ini diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Para penerima tersebar rata di tiga kecamatan se-Kota Mojokerto.
   "Bantuan bedah rumah ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menjadikan Kota Mojokerto sehat," ungkap Wali kota dalam pada agenda yang digelar di Sabha Mandala Tama Pemkot Mojokerto ini.
   Mengingat salah satu indikator kota sehat adalah kondisi lingkungan dan tempat tinggal yang sehat dan layak huni. Dengan demikian akan berdampak pada derajat kesehatan penghuninya.
   Program ini telah terselenggara sejak tahun 2019. Sehingga ratusan warga Kota Mojokerto telah menerima manfaat dari program tersebut. Bahkan, pada tahun ini pun Wali kota berencana menambah kuota penerima bantuan.
   "Alhamdulillah panjenengan yang disini sudah dapat. Karena yang membutuhkan ternyata masih banyak. Jadi saya tambah kuota 50, tapi yang mendaftar sudah 200-an," ungkap perempuan yang akrab disapa Ning Ita ini.
   Peminat program bedah rumah ini memang tinggi. Namun tidak semua dikabulkan oleh pemerintah. Terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi pemohon sehingga ia benar-benar layak untuk mendapat program.
   Diantara kriteria yang harus dipenuhi yaitu kejelasan status kepemilikan tanah jelas (tanah tidak dalam sengketa), penerima bantuan mau atau bersedia untuk berswadaya, serta belum pernah memperoleh bantuan bedah rumah. *komf/ds

Mojokerto – suaraharianpagi.com
   Mega event Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto yakni Majafest 2022 dengan anggaran 2 M telah resmi ditutup oleh Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, di Paseban Agung Trawas Sabtu (27/8) Malam.
   Acara yang di tutup oleh artis Ibu Kota Heppy Asmara ini tentunya menjadi evaluasi besar dalam event selanjutnya.
   Dalam sambutannya Bupati Ikfina Fahmawati mengatakan Awarding Night pada puncak penutupan MajaFest 2022 ini khusus memberikan penghargaan kepada para tokoh dan lembaga yang dinilai punya andil besar dalam memajukan pariwisata Kabupaten Mojokerto.
   "Ini adalah wujud apresiasi kita kepada para pelaku pariwisata, e craft dan UMKM yang turut membantu pemulihan ekonomi pasca pandemi COVID-19 dan ikut meningkatkan nilai pariwisata di Kabupaten Mojokerto," ujarnya.
   Masih Ikfina, MajaFest 2022 digelar untuk melestarikanseni, budaya dan sejarah Kabupaten Mojokerto, mengembangkan pariwisata, ekonomi kreatif dan seni budaya. MajaFest juga bertujuan untuk mempromosikan, mengenalkan, meramaikan budaya dan ekonomi kreatif di Kabupaten Mojokerto. Ini sebagai bentuk kegiatan yang mengkolaborasikan antara, seni budaya dan ekonomi kreatif.
   "Setelah kita harus prihatin menghadapi pandemi selama dua tahun, Alhamdulillah tahun ini kita bisa menyelenggarakan kegiatan produktif secara ekonomis yakni MajaFest 2022," ucapnya.
   Lanjut Ikfina, kesuksesan Mega Event yang digelar mulai tanggal 23 hingga 27 Agustus ini berkat kerja keras Disporabudpar Kabupaten Mojokerto selaku penanggung jawab kegiatan dan semua tim yang terlibat didalamnya.
   "Kita jadi saksi MajaFest sudah berjalan sangat baik, lancar dan berhasil mengobati kerinduan masyarakat akan kegiatan ekonomi kreatif dan seni budaya di Kabupaten Mojokerto. Mudah-mudahan bisa memberi dampak positif untuk kita semuanya, khususnya bagi warga Kabupaten Mojokerto," ungkapnya.
   Bupati Ikfina berharap MajaFest menjadi event yang dapat terlaksana secara istiqomah dan continue tiap tahunnya. Selain itu harus bisa mengakomodir semua kepentingan dan melibatkan lebih banyak stakeholder agar pelaksanaanya lebih gebyar dan semarak di tahun-tahun berikutnya. *ds/adv

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Untuk mendukung terlaksananya Keterbukaan Informasi Publik (KIP) sebagaimana amanat Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) selaku Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama menggelar coaching clinic bagi PPID pelaksana se-Kota Mojokerto.
   Kepala Diskominfo Kota Mojokerto Santi Ratnaning Tias menjelaskan bahwa coaching clinic kali ini adalah tentang unggah dokumen pengadaan barang dan jasa.
   “Pada kesempatan ini kami mengundang seluruh operator PPID dari masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mendapatkan bimbingan teknis terkait unggah dokumen pengadaan barang dan jasa,” jelas Santi. Selasa (16/8).
   Ia menambahkan bahwa dalam coaching yang digelar di Kantor Diskominfo Kota Mojokerto ini para peserta juga dijelaskan tentang informasi apa saja yang boleh dan tidak boleh diupload dari pengadaan barang dan jasa, sesuai dengan UU nomor 14 tahun 2008 dan PerKI 1 2021 tentang Standar Layanan Informasi Publik.
   Lebih lanjut Santi menyampaikan bahwa sebagaimana arahan Wali Kota Ika Puspitasari, coaching clinic kali ini dibagi menjadi beberapa sesi agar lebih efektif.
   “Bimbingannya memang dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 11, 15-16 Agustus 2022. Dan setiap harinya ada 3 sesi yang masing-masing sesi hanya diikuti oleh 3-4 orang saja, sehingga lebih efektif dalam memberikan penjelasan bagaimana dan apa saja yang diupload oleh setiap SKPD dalam website PPID,” imbuhnya.
   Santi berharap dengan pemahaman yang baik dari masing-masing PPID pelaksana, sehingga dapat membagikan informasi kepada masyarakat melalui website. Dengan demikian keterbukaan informasi bisa terlaksana dengan baik di Kota Mojokerto. *komf/ds

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Dalam rangka memperingati dan memeriahkan HUT RI Ke-77 serta dalam upaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat menuju Indonesia pulih dan bangkit, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto menggelar Gebyar Pos Binaan Terpadu (Posbindu) Penyakit Tidak Menular (PTM) dan Vaksinasi Covid-19 jenis Booster 3, yang dilaksanakan di Puskesmas Punggul, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Senin (15/8) pagi.
   Pelayanan Gebyar Posbindu kali ini menyasar 1000 kelompok masyarakat sehat, berisiko dan penyandang PTM berusia 15 tahun ke atas. Sementara Vaksinasi Booster 3 ditargetkan menyasar 1500 orang.
  Selain di Puskesmas Punggul, pelaksanaan Gebyar Posbindu dan Vaksinasi ini juga dilaksanakan di 27 Puskesmas di lingkup wilayah kerja Dinas Kesehatan, Kabupaten Mojokerto.
    Dalam arahannya, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengatakan, Posbindu PTM merupakan wujud peran serta masyarakat dalam kegiatan deteksi dini, monitoring dan tindak lanjut dini faktor resiko PTM secara mandiri dan berkesinambungan. Kegiatan ini juga dikembangkan sebagai bentuk kewaspadaan dini terhadap PTM mengingat hampir semua faktor risiko PTM tidak memberikan gejala pada yang mengalaminya.
   "Posbindu PTM menjadi salah satu bentuk upaya Kesehatan masyarakat atau UKM yang selanjutnya berkembang menjadi upaya Kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM), dalam pengendalian faktor risiko PTM di bawah pembinaan Puskesmas," terangnya.
   Lanjut Ikfina, kegiatan di Posbindu ini dilaksanakan guna untuk mengecek ukuran tinggi badan, berat badan & lingkar perut, pengukuran tekanan darah, anamnesa perilaku berisiko, hingga pemeriksaan gula darah, asam urat dan kolesterol.
   "Untuk perempuan rentang usia 30-50 tahun yang sudah menikah, atau mempunyai riwayat berhubungan seksual berisiko, maka dilakukan pemeriksaan SADANIS dan cek IVA," tambahnya.
   Ikfina juga membeberkan, capaian vaksinasi dosis 3 dengan target masyarakat umum, hingga saat ini masih mencapai 26.83 persen. Menurutnya, angka tersebut masih jauh dari herd immunity.
   "Maka kita terus melakukan percepatan vaksinasi biar masyarakat kebal, dan untuk mencapai herd immunity kita harus sudah melaksanakan vaksin dengan capaian 70 persen," bebernya.
   Orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto ini juga mengaku, akan terus berkomitmen untuk mewujudkan Kabupaten Mojokerto menjadi Kabupaten sehat. Ia berharap seluruh stakeholder, di Kabupaten Mojokerto saling bersinergi dan berkolaborasi dalam mensukseskan Imunisasi Covid-19 sampai dosis 3 Booster minimal 70% agar terciptanya Herd Immunity.
   "Saya berpesan, meskipun vaksin sudah diberikan, kita tidak boleh lengah dan harus terus menerapkan protokol kesehatan. Ingat selalu 3M, selalu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak," pungkasnya. *komf/ds

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyambut kedatangan 65 jemaah haji di Masjid Agung Al Fattah Kota Mojokerto pada Sabtu (13/8) sore.
   Kepada para jemaah haji, perempuan yang akrab disapa Ning Ita ini selain mengucap selamat datang, juga berharap rutinitas selama di tanah suci bisa terus berlangsung dan bahkan membawa berkah untuk Kota Mojokerto.
   “Saya atas nama Pemerintah Kota Mojokerto tentu akan senantiasa berharap Bapak Ibu para jemaah haji ini diberikan kesehatan, selepas kembali dari perjalanan ibadah haji dan juga senantiasa istiqomah dalam melaksanakan berbagai rangkaian ibadah yang selama satu bulan ini telah panjenengan istiqomahkan selama berada di tanah suci. Semoga tidak berubah, tidak berkurang tapi justru sebaliknya tambah meningkat, sehingga keberkahan akan didapatkan tidak hanya oleh para jemaah haji tapi keberkahan itu akan meluber untuk seluruh Kota Mojokerto,” kata Ning Ita.
   Dalam kesempatan ini pula, Ning Ita juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh seluruh pihak yang membantu kelancaran ibadah haji bagi jamah Kota Mojokerto. “Ucapan terima kasih saya, karena dengan bantuan panjenengan para panitia haji, para pendamping dan para mutawif, seluruh rangkaian mulai dari persiapan selama di tanah air sampai kembali lagi ke tanah air semuanya bisa terlaksana dengan baik atas kontribusi semua pihak tersebut,” tuturnya.
   Sementara itu, Haji Manfaluti warga Kelurahan Kedundung, mewakili seluruh jamaah haji menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kota Mojokerto dan kekompakan para pendamping haji dalam pelaksanaan ibadah haji. “Syukur alhamdulillah kita punya wali kota sangat peduli pada jamaah haji sehingga mulai kita berangkat, mulai dari pembekalan sampai berangkat kita diberikan fasilitas penuh oleh Walikota Mojokerto,” ungkapnya.
   Ia juga berdoa agar para jamaah senantiasa istiqomah dalam melakukan kesalehan sosial sampai membentuk karakter pendidikan dan karakter masyarakat yang bisa berbudiluhur dan bisa membawa hasil yang bermanfaat khususnya kepada agama dan juga kepada negara. 
   Sebagai informasi jamaah haji Kota Mojokerto yang tergabung dalam kloter 38 Embarkasi Surabaya bersama Kota Probolinggo, Kabupaten Mojokerto, Kota Surabaya, dan tiba di Kota Mojokerto sebagaimana dijadwalkan. *komf/ds

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Sejak hari pertama Indonesia City Expo (ICE), Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2022 digelar, produk alas kaki dari Kota Mojokerto laris manis diminati pengunjung.
   Pada hari pertama pembukaan ICE yang berlangsung di Lapangan Imam Bonjol Kota Padang, sebanyak 20 pasang produk alas kaki terjual habis, membuat Pemkot Mojokerto harus mendatangkan lagi 100 pasang alas kaki pada hari kedua ICE berlangsung.
   "Karena minat dari pengunjung dari ICE ini luar biasa terhadap produk alas kaki Kota Mojokerto, kami datangkan lagi 100 pasang dari Kota Mojokerto yang dikirim lewat cargo cepat," ungkap Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari pada hari kedua ICE, Senin (8/8).
   Selain alas kaki, produk yang juga banyak diminati pengunjung adalah onde-onde khas Kota Mojokerto, yang langsung digoreng ditempat, hal ini menarik perhatian pengunjung termasuk para wali kota anggota APEKSI.
   "Onde-onde yang kami suguhkan ini fresh langsung dari penggorengan, sehingga aromanya yang gurih menarik pengunjung termasuk teman-teman wali kota untuk datang kesini mencicipi," terangnya.
   Dalam kesempatan ini, wali kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut juga turut memberikan cendera mata bagi setiap wali kota yang mampir mengunjungi stan Pemkot Mojokerto.
   "Cinderamata dalam bentuk Surya Mojopahit kita berikan, merupakan simbol Kerajaan Mojopahit yang sampai hari ini kita lestarikan sebagai kekuatan besar Kota Mojokerto," pungkasnya.
   Sementara itu Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DiskopUKMperindag) Kota Mojokerto Ani Wijaya menambahkan, selain alas kaki dan onde-onde, produk lain yang juga disediakan antara lain camilan kering, jahe merah, hingga berbagai produk kriya seperti tas jali, batik, rajut, kanvas dan sulam pita.
   "Banyak banget yang kita bawa, mulai alas kaki, makanan kering, dan berbagai macam kerajinan, yang pasti yang kita suguhkan on the spot adalah onde-onde dan wedang jahe," imbuh Ani Wijaya.
   Sebagai informasi, selama empat hari dari tanggal 7-10 Agustus 2022, Pemkot Mojokerto menyuguhkan berbagai produk unggulan dalam gelaran ICE yang merupakan rangkaian Rakernas XV APEKSI 2022. *komf/ds

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Dalam rangka mengenalkan dan meramaikan pasar rakyat Trowulan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mojokerto menggelar ruwat pasar dan seni tradisional bantengan, di Pasar Rakyat Trowulan, Minggu (7/8) siang.
   Dalam pelaksanaan ruwat pasar kali ini, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati didampingi Kepala Disperindag Iwan Abdillah melakukan prosesi penyatuan tanah yang telah diambil dari tujuh pasar di Kabupaten Mojokerto. Tanah tersebut berasal dari pasar raya Mojosari, Pasar Niaga Mojosari, Pasar Kutorejo, Pasar Dlanggu, Pasar Pohjejer, Pasar Kedungmaling dan pasar Gempol kerep.
   Selain upacara penyatuan tanah, Bupati Ikfina juga melakukan penamaan pohon tanjung dan pohon mojo yang disiram dengan tiga sumber air dari pertitaan Jolotundo, sumber panguripan Desa Pakis, dan air dari kolam segaran Trowulan.
   Bupati Ikfina mengatakan, diadakan upacara ini sebagai ikhtiar batin pemkab Mojokerto agar pasar rakyat Trowulan bisa lebih eksis lagi kedepannya. Selain itu, Pemkab Mojokerto juga melibatkan seni budaya sebagai upaya untuk mengangkat kearifan lokal di Kabupaten Mojokerto.
   "Saya minta tolong kepada masyarakat semua, karna yang membuat pasar bisa ramai adalah kita semua, silahkan yang punya jualan apa saja jualan disini dan yang mau beli apa saja kesini, dengan begitu pasar ini otomatis akan menjadi ramai," jelasnya
   Ikfina juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang datang dengan tertib, Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan karena Kabupaten Mojokerto masih PPKM level satu.
   "Saya minta tolong semuanya harus sehat, pasar ramai kalau masyarakatnya tidak sehat tidak ada gunanya, jadi pasar ramai produktivitas ekonomi meningkat syaratnya kalian semuanya harus sehat," jelasnya.
   Selain itu, Ikfina juga meminta semua masyarakat bekerjasama agar eknomi segera pulih dengan cepat dan kondisi masyarakat bisa bahagia dan sejahtera.
   "Mari bersama-sama bergotong royong, kita bekerja bersama-sama mengupayakan kegiatan-kegiatan ekonomi kita segera bisa berjalan dengan baik," pungkasnya. *komf/ds

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Hingga tahun 2022 dibawah kepemimpinan Wali kota Ika Puspitasari Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto telah berhasil menyelamatkan sebanyak 192 aset daerah. Diantaranya adalah RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo dan Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kota Mojokerto.
   “Atas kerja keras dan sinergi banyak pihak, terutama peran serta Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Mojokerto dalam mendukung penyertifikatan aset, maka semakin banyak aset Pemerintah Daerah yang berhasil diselamatkan. Pada tahun 2021 sebanyak 116 aset berhasil disertifikasi, tahun sebelumnya yaitu 2020 ada sebanyak 56 aset yang telah disertifikatkan,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Sumaljo saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (29/7).
   Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa di tahun ini upaya penyelamatan aset juga terus diupayakan oleh tim dari BPKPD yang bersinergi dengan Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto dan BPN Kota Mojokerto. “Hingga pertengahan tahun ini sudah selesai 20 aset yang bersertifikat, sedangkan yang masih dalam proses pengajuan ada sebanyak 61 pengajuan,” imbuhnya.
   Dalam kesempatan ini Sumaljo juga menyampaikan bahwa untuk proses sertifikasi aset ada beberapa tahap yang harus dilakukan. “Langkah awalnya adalah tanah-tanah Pemkot yang selama ini belum bersertifikat ini kita data dulu, setelah terpetakan, mana yang proses penyertifikatannya lebih cepat dan mudah itu kita prioritaskan. Kalau memang ada persyaratan yang belum terpenuhi menurut BPN kita diskusikan dan carikan pemenuhannya,” jelas Sumaljo.
   Sebagaimana dijelaskan oleh Sumaljo bahwa untuk proses sertifikasi disamping memenuhi dokumen sesuai permintaan dari BPN jika dalam proses penyertifikatan terdapat kendala yang kompleks maka Pemkot Mojokerto juga bekerjasama dengan Kejaksaan. “Jika ada kendala, yang mana saking kompleksnya, saking rumitnya, Sehingga memerlukan bantuan dari pihak kejaksaan kita akan menerbitkan surat kuasa khusus kerjasama dengan kejaksaan untuk menyelesaikan aset-aset yang bermasalah,” pungkasnya.
   Melalui sinergi ini diharapkan akan semakin banyak aset daerah yang dapat diselamatkan sehingga dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kepentingan Pemkot Mojokerto dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. *komf/ds

Mojokerto – suaraharianpagi.com
   Tak kalah dari kota-kota lain yang mempunyai tempat wisata, Kabupaten Mojokerto menyimpan banyak candi hingga peninggalan bersejarah dari Kerajaan Majapahit serta panorama alam yang sejuk. Kabupaten Mojokerto Bisa jadi rekomendasi bagi travelerpecinta sejarah dantraveler pecinta alam.
   Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengadakan Pers Tour Lokal dengan mengusung tema “Pawarta Mblarah Bareng Diskominfo” yang mana di ikuti 92 pawarta dan di bagi menjadi 4 kelompok masing-masing terdiri dari 23 pawarta dari media elektronik, cetak maupun siber.
   Kegiatan ini diadakan dengan tujuan meningkatkan publikasi dan perluasan informasi kepada masyarakat, sehingga mampu membuka peluang peningkatan ekonomi dari sektor pariwisata dan UMKM di Kabupaten Mojokerto pasca Pandemi Covid-19.
   Kali ini pawarta kelompok ke dua Mblarah bareng Diskominfo mengunjungi situs kerajaan Majapahit yang ada di daerah Trowulan yaitu Museum, Budha Tidur dan Wisata Alam Lembah Mbencirang. Selasa, (26/7)
   Tujuan pertama Pers tour hari kedua ini Museum Trowulan Mojokerto. Museum ini terletak di Jalan Pendopo Agung Desa Bejijong Kecamatan Trowulan dekat dengan kolam segaran. Museum ini merupakan Museum Arkeologi yang sangat terkenal di Mojokerto. Di dalam Museum kita dapat melihat barang-barang purbakala peninggalan kerajaan Majapahit. Pawarta di sambut dan di pandu oleh Bapak Subandi dan rekan.
   Museum ini juga merupakan tempat menyimpan cagar budaya dari seluruh wilayah Provinsi Jawa Timur. Museum memiliki beberapa Ruang yaitu Ruang Pamer Islam, Ruang Pamer Tanah Liat, Ruang Pamer Panji serta Ruang Pamer Pendopo yang terletak di belakang. Disini tersimpan bahan2 dari tanah liat, batu andesit, logam dan keramik. Saat ini sudah terkumpul 86.000 koleksi,”jelas Subandi.
   Setelah 30 menit di museum, pawarta menuju ke Patung Buddha Tidur atau The Sleeping Buddha. Disana pawarta bertemu dengan Kepala Desa Bejijong Bapak Pradana beserta Romo Sariono.
   Maha Vihara Majapahit ini di resmikan pada Tanggal 31 Desember 1989 oleh Gubernur Jawa Timur waktu itu Bapak Sularso. Pembuatan patung ini dilaksanakan pada tahun 1993 oleh YM Virhanadi Maha Tera. Patung Buddha tidur ini berada di kompleks Vihara yang digunakan umat Buddha untuk sembahyang, tepatnya di Desa Bejijong Kecamatan Trowulan,” jelas Romo.
   Siapa sangka di Indonesia terdapat patung Buddha tidur. Patung Buddha tidur yang berada di Mojokerto merupakan patung buddha tidur terbesar ketiga di Dunia. Sehingga tidak perlu ke luar negeri untuk melihat patung Buddha tidur. Cukup datang di Desa Bejijong Kecamatan Trowulan Kabupaten mojokerto. Yang mana untuk menuju lokasi patung Buddha tidur sangatlah mudah karena letaknya tidak jauh dari jalan utama Surabaya-Solo. Patung Buddha Tidur memiliki Panjang 22 Meter dengan lebar 6 meter dan tinggi 4,5 meter. Bahannya menggunakan beton dan dipahat langsung oleh pengrajin patung asal Trowulan.
   Selanjutnya Pawarta menuju Lokasi ke tiga Lembah Mbencirang yang berada di Desa Kebontunggul Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto. Lembah Mbencirang memiliki pemandangan Gunung Anjasmoro dan Gunung Welirang, serta berbagai macam wahana yang dapat menghibur pengunjung.
   Turut hadir di Lembah Mbencirang Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Mojokerto Ardi Sepdianto didampingi oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, Olahraga (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto, Norman Handito Serta Kepala Desa Kebontunggul Bapak Siandi S.H., M.M.
   Pandemi Covid-19 sangat berpengaruh terhadap seluruh kehidupan manusia baik dari sektor ekonomi maupun tempat wisata yang ada di Kabupaten Mojokerto. Sehingga kegiatan ini diharapkan dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi kita," ucap ardi.
   Pers Tour ini juga sebagai upaya Pemkab Mojokerto membantu para penggiat ekonomi khususnya tempat wisata di Kabupaten Mojokerto agar dapat bergairah kembali. "Harapannya dengan melibatkan kalian ini nanti akan terpublikasi dengan wahana yang lebih lengkap dan baru sehingga kemudian kunjungan wisatawan akan lebih meningkat," ujarnya.
   Sesuai dengan arahan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi harus melibatkan kolaborasi pentahelix yakni akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media. "Maka saya minta tolong bisa secara masif apa yang kalian alami dari kegiatan ini bisa dibantu dipublikasikan secara luar biasa di kanal-kanal kalian semuanya," ucapnya.
 Di akhir sambutannya, Ardi juga mengungkapkan, bahwa masukan dari insan pers dapat menjadi bahan evaluasi untuk Pemkab Mojokerto sendiri, baik dari segi teknis promosi hingga dari sisi publikasi untuk bisa lebih diperbaiki lagi. "Saya lebih ingin sharing untuk kebaikan potensi-potensi wisata di kabupaten mojokerto," pungkasnya. *adv/ds







Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Kota Mojokerto melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menyelenggarakan sosialisasi implementasi perizinan berusaha berbasis resiko tahun 2022 di gedung Saba Mandala Madya. Rabu (27/7).
   Acara ini di buka langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari S, E. yang di dampingi oleh kepala DPMPTSP Kota Mojokerto Heryana Dodik Murtono beserta Nara Sumber dari DPMPTSP Provinsi Jawa Timur Samsul Arifin, S SOS, M. M bersama Praktisi OSS Karni Issetiyawati dan dihadiri oleh pelaku usaha Kota Mojokerto.
   Di sampaikan oleh Kepala DPMPTSP Kota Mojokerto, maksud dan tujuan kegiatan ini agar para pelaku usaha dengan pemerintah menyamakan persepsi terkait regulasi terbaru. Masih banyak pelaku usaha yang blm mengerti dengan OSS RBA, ada dua pokok yang pertama memang belum mendaftarkan ijinnya dan ada yang belum migrasi dari OSS sebelumnya yaitu 1.1
   Lebih lanjut Dodik menyampaikan selain sosialisasi ini DPMPTSP Kota Mojokerto juga membuka Klinik OSS di Mall Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada. Pada kesempatan ini, para pelaku usaha akan dibimbing secara langsung oleh Narasumber terutama bagi yang belum mendaftarkan perijinannya melalui OSS RBA ataupun yang belum migrasi ke OSS RBA.

   Kegiatan ini merupakan media konsultasi dan bimbingan untuk membantu para pelaku usaha memenuhi kewajiban sesuai standart cara pengisian yang di tetapkan. Mengetahui hambatan yang di alami oleh DPMPTSP yang dapat menghambat laju pertumbuhan investasi di provinsi Jawa Timur terutama di Kota Mojokerto,"jelas Dodik.
   Dalam sambutannya, Ning Ita panggilan akrab Wali Kota Mojokerto menyampaikan, bahwa kegiatan implementasi Perijinan Berusaha Berbasis Resiko ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan DPMPTSP kota Mojokerto dalam memberikan fasilitasi pelayanan penanaman modal yang ada dikota Mojokerto. Dan yang kedua, memberikan pemahaman kepada pelaku usaha mengenai implementasi perizinan berusaha berbasis resiko.
   ” Perizinan berusaha berbasis resiko ini adalah hal baru yang belum dikenal dimasyarakat, melalui DPMPTSP Kota Mojokerto bisa mendampingi masyarakat beralih keperizinan tersebut,” terang Ning Ita.
   Didalam Perda kota Mojokerto No 6 Tahun 2018 tentang penanaman modal, Pemkot Mojokerto memiliki sebuah komitmen untuk menciptakan iklim penanaman modal yang kondusif serta mempermudah dan memberikan kepastian hukum bagi penanam modal yang berinvestasi di kota Mojokerto,” tambah Ning Ita.
   Masih kata Ning Ita, mengingat kota Mojokerto adalah sebagai kota penyangga dan saat ini sudah banyak berkembang pelaku usaha UMKM, baik kuliner maupun kerajinan, maka Pemkot Mojokerto selalu memberikan kemudahan para pelaku usaha dalam mengurus perizinan,” Tegasnya.
   Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yang mana pada hari ini 27 Juli sosialisasi implementasi berberbasis resiko dan tanggal 28 juli bimbingan teknis implementasi pengawasan dan bimbingan RBA berbasis resiko. Kegiatan ini dihadiri oleh 85 orang pelaku usaha yang ada di Kota Mojokerto dengan berbagai macam pelaku usaha. *adv/ds

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mojokerto pamerkan inovasi "Curhat Ning Ita" dalam Jatim Kominfo Festival (JKF) 2022 yang berlangsung selama empat hari dari tanggal 25 hingga 28 Juli 2022, di halaman Balai Kota Among Tani, Kota Batu.
   Dalam pameran yang diikuti oleh 29 kabupaten dan 9 kota di Jawa Timur ini, Diskominfo Kota Mojokerto juga mengusung design Majapahitan sesuai dengan salah satu program prioritas Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari terkait pariwisata berbasis sejarah dan budaya.
   "Salah satunya yang kami tampilkan adalah 'Curhat Ning Ita' yaitu layanan pengaduan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara langsung melalui 8 kanal yaitu Whatsapp, Instagram, Facebook, Twitter, Website, Sms, Aplikasi Lapor.id, atau datang langsung," ujar Kepala Diskominfo Kota Mojokerto Santi Ratnaning Tias. Selasa (26/7)
   Lebih lanjut ia menuturkan, kegiatan ini merupakan forum strategis dengan seluruh elemen dan perwakilan Diskominfo di Jawa Timur untuk berkolaborasi menyampaikan strategi komunikasi dan strategi informasi publik.
   "Senang sekali Diskominfo Kota Mojokerto tahun ini dapat berpartisipasi dalam even yang luar biasa yaitu JKF 2022, melalui even ini kami bisa berkumpul dengan Diskominfo di seluruh Jawa Timur, berkolaborasi menyampaikan strategi komunikasi dan strategi informasi publik," imbuhnya.
   Sebagai informasi, Dalam kegiatan tahunan ini, terdapat berbagai rangkaian diantaranya meliputi forum infrastruktur TIK, workshop literasi digital, forum wali data, festival pertura, sosialisasi pembinaan KIM secara digital, rakor span lapor, workshop kehumasan, hingga workshop TIK.
   Sementara itu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat membuka JKF 2022 pada Senin (25/7) malam berharap melalui kegiatan ini mampu menjadi salah satu instrumen untuk mempercepat transformasi digital.
   Dengan mengangkat tema "Optimis Jatim Bangkit dan Akselerasi Transformasi Digital", JKF 2022 diharapkan bisa meningkatkan produktivitas, efektivitas dan juga transparansi dari seluruh proses penyelenggaraan pemerintahan.
   "Tentu harapan kami, JKF 2022 ini bisa meningkatkan produktivitas, efektivitas dan tentunya transparansi dari seluruh proses penyelenggaraan pemerintahan," ujarnya. 
   Seiring dengan berjalannya transformasi digital di wilayah Jawa Timur, masyarakat bisa mengakses layanan dengan lebih mudah, murah dan cepat. Selain itu, diharapkan juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan ke pemerintah. *komf/ds


Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati secara resmi melantik 60 guru dalam pengangkatan jabatan fungsional guru ahli pertama dilingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto, yang berlangsung di Pendopo Graha Maja Tama (GMT), Rabu (27/7) siang.
   Puluhan guru tersebut, terdiri dari masing-masing 18 guru Taman Kanak-kanak (TK) dan 42 guru Sekolah Dasar Negeri (SDN).
   Dalam sambutan dan arahannya, Ikfina menyampaikan, pelantikan dan pengambilan sumpah janji yang dilaksanakan ini, berdasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS), sebagaimana telah diubah dengan peraturan pemerintah Nomor 17 tahun 2020, dimana setiap PNS yang diangkat menjadi pejabat fungsional wajib dilantik dan diambil sumpah atau janji menurut agama atau kepercayaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa.
   "Kedua, Peraturan Kelapa Badan Kepegawaian Negara Nomor 7 Tahun 2017 tentang tata cara pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan administrator, jabatan pengawas, jabatan fungsional, dan jabatan pimpinan tinggi," ucapnya.
   Lanjut Ikfina, Ia juga menjelaskan, bahwa tugas utama guru adalah mengabdi kepada masyarakat dengan cara meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) para penerus bangsa.
   "Tantangan untuk guru kedepan juga semakin berat diantaranya globalisasi, revolusi industri 4.0, era digitalisasi serta bertumbuhnya generasi milenial dan generasi Z, dan sudah kita rasakan bahwa era digitalisasi telah berkembang secara pesat," jelasnya.
   Ikfina juga menjelaskan, pada saat ini seluruh aspek kehidupan sudah menggunakan teknologi dan tidak luput dunia pendidikan juga sudah berbasis online, guru harus mampu beradaptasi pada era digital dengan selalu menambah literasi teknologi, tantangan juga semakin dirasakan karena pada masa ini adalah masa bertumbuhnya generasi milenial dan generasi Z, pola-pola pengajaran disekolah yang monoton dan kurang kreatif sebaiknya mulai ditinggalkan.
   "Anak-anak muda zaman sekarang yaitu generasi milenial dan generasi Z lazimnya cepat jenuh dan menyukai kegiatan yang dinamis," ujarnya.
   Selain itu, Ikfina juga mengatakan, penting bagi para guru untuk selalu menumbuhkan rasa ingin belajar terhadap hal-hal baru.
   "Agar mampu mengimbangi perkembangan dunia digital dan mampu membersamai siswa yang sudah berbeda generasi," tuturnya.
   Orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga berharap, kegiatan ini dapat semakin meningkatkan motivasi dan kinerja para guru dalam membangun pemerintahan Kabupaten Mojokerto khususnya dalam bidang pendidikan.
   "Karna kita sadari bersama bahwa dunia pendidikan adalah tiang utama dalam pembangunan sumber daya manusia, dimana kita berharap pada masa akan datang dapat melahirkan generasi penerus yang unggul dan berkualitas," harapnya.
   Lanjut Ikfina, Ia juga optimis dengan kerjasama yang baik, akan mampu membawa Kabupaten Mojokerto tercinta ini kearah yang lebih baik.
   Diakhir sambutannya, Ikfina mengucapkan selamat kepada seluruh guru yang baru dilantik dengan jabatan guru ahli pertama, dan Ikfina berharap para guru yang baru dilantik dapat meningkatkan profesionalitas, loyalitas, dan dedikasi untuk Pemerintah Kabupaten Mojokerto.
   "Karena saya yakin bapak ibu disini adalah orang-orang yang hebat, super, dan luar biasa. Selamat bertugas, semoga Allah SWT senatiasa memberikan kekuatan lahir dan batin kepada kita dalam melaksanakan setiap amanat yang telah dipercayakan kepad kita masing-masing," pungkasnya. *komf/ds

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Hari pertama kunjungan insan pers ke beberapa wisata di Kabupaten Mojokerto yang dikemas dalam kegiatan pers tour yang bertajuk 'Pawarta Kabupaten Mojokerto Mblarah Bareng Diskominfo Kabupaten Mojokerto berjalan lancar.
   Kali ini para pewarta diajak mengunjungi wisata yang terletak di wilayah kawasan Kecamatan Trawas, yakni Taman Ghanjaran, Sumber Gempong dan Petirtaan Jolotundo. Selain itu wisata di kawasan Kecamatan Ngoro juga turut disambangi, yaitu Sumberduwur yang terletak di Desa Wonosari.
   Kegiatan yang diinisiasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Mojokerto ini, juga turut dihadiri Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati. Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Ikfina juga mengajak pewarta berdiskusi terkait dengan pembangunan.
   Dalam arahannya, Bupati Ikfina mengatakan dalam suatu proses pembangunan harus ada sinergitas antara Pemerintah dan masyarakat agar suatu pembangunan dapat berjalan sesuai apa yang sudah direncanakan.
   "Masyarakat terlibat dan pemerintah hadir, maka dari itu pawarta harus satu tim agar dapat berjalan selaras," ucap Ikfina, saat diskusi bersama pawarta di Taman Ghanjaran, Trawas.
   Orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto, juga mengatakan, selain kawasan wisata seperti Taman Ghanjaran yang berada di trawas, wisata Sumberduwur di Kecamatan Ngoro juga bisa menjadi salah satu wisata yang memiliki potensi. Selain itu, ia mengatakan, Pemerintah sudah menerapkan Cleanliness, Health, Safety, dan Environment (CHSE) untuk wisata Kabupaten Mojokerto.
   "Kita memliki daerah yang bernilai jual yaitu Pacet dan Trawas, untuk daerah sejarah Majapahit, wisata religi atau punden ada di Trowulan, ini sangat luar biasa," jelasnya.
   Lanjut Ikfina, Ia juga menjelaskan, perlu adanya grand desain dan kajian akademis dalam mengembangkan wisata di Kabupaten Mojokerto.
   "Sehingga wisata masih terus bertahan dan mengurangi kerusakan lingkungan untuk area Pacet dan Trawas dan pemerintah sedang berproses membuat standarisasi wisata di wilayah Kabupaten Mojokerto," pungkasnya. *komf/ds

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional ke-75, Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DiskopUKMperindag) Kota Mojokerto bekerjasama dengan seluruh koperasi yang ada di Kota Mojokerto menyelenggarakan kegiatan Senam bersama serta Donor darah dan tes kesehatan yang diikuti lebih dari 500 peserta di Rest Area Gunung Gedangan. Sabtu (23/7)
   Didampingi oleh Ketua Dekopinda Kota Mojokerto Supriyadi Karima Saiful bersama Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DiskopUKMperindag) Kota Mojokerto Ani Wijaya ikuti senam bareng dan bagikan hadiah kepada peserta Senam koperasi.
    Selain bagi-bagi hadiah yang telah disediakan, Ketua Dekopinda memberikan tambahan hadiah berupa 2 sepeda gunung bagi peserta yang beruntung. Senam Koperasi juga dimeriahkan oleh penyanyi dangdut Jihan Audy.
   Usai senam bersama, Walikota Mojokerto Ning Ita sapaan akrabnya bekerjasama dengan Baznas Jawa Timur menyerahkan secara simbolis bantuan 25 unit gerobak kepada warga Kota Mojokerto.
   ”Bertepatan dengan hari Koperasi Nasional yang Ke-75 ini, kami serahkan 25 unit gerobak bagi warga kota Mojokerto yang ingin menjadi Wira usaha, dan diprioritaskan bagi warga yang tidak mampu,” jelas Ning Ita.
   Lebih lanjut, pembagian gerobak ini merupakan potensi Wira Usaha bagi masyarakat kota Mojokerto, yang turut mendukung program Nasional untuk memulihkan dan membangkitkan perekonomian nasional," ujar Ning ita
   Di akhir acara Ning Ita menyampaikan," Kita berupaya bagaimana kedepan seluruhnya menjadi koperasi yang sehat, kita ingin koperasi ini benar-benar menjadi soko guru ekonomi, penopang bagi ekonomi di Kota Mojokerto".
   "Saat ini ada sekitar 190 lebih koperasi di Kota Mojokerto meski ada beberapa dalam pengawasan, harapan kita semuanya bisa sehat," imbuhnya.
   Disinggung terkait penghargaan yang diterima oleh Kota Mojokerto sebagai penggerak koperasi terbaik nasional beberapa waktu lalu, ia menyebut penghargaan itu merupakan sebuah bonus atas kerja keras yang telah dilakukan.
   "Penghargaan tersebut merupakan sebuah bonus dan jadi penyemangat bagi kita agar kedepan kinerja kita bisa terus kita tingkatkan untuk memberikan kemanfaatan bagi masyarakat," pungkasnya.
   Lebih lanjut sebagai penutup Ning Ita berharap di Hari Koperasi Nasional ke-75 ini seluruh koperasi di Kota Mojokerto bisa menjadi sehat *adv/ds

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menghadiri agenda tanam tebu perdana kerjasama antara PTPN X dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, di Desa Gading, Kecamatan Jatirejo, Jum'at (15/7) pagi.
   Dalam sambutannya, Ikfina sangat bersyukur, dengan adanya kerjasama antara PTPN X dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dapat memberikan kontribusi terhadap lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto.
   "Juga nantinya dalam kondisinya secara global, memberikan kontribusi juga terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Mojokerto karena wilayahnya di Kabupaten Mojokerto," ucapnya.
   Lebih lanjut, Ikfina juga menambahkan, adanya kerjasama ini di wilayah Kabupaten Mojokerto dapat meningkatkan dan mengembangkan potensi-potensi yang ada di Kabupaten Mojokerto.
   "Saya bangga dan kami siap untuk bersinergi dan mempermudah segala hal yang dibutuhkan untuk pelaksanaannya," tuturnya.
   Selain itu, Bupati Ikfina juga menjelaskan, lahan di Kabupaten Mojokerto yang berpotensi untuk menjadi lahan tebu kurang lebih sebesar 11.140 ha pada tahun 2021.
   "Potensi tersebut yang masih dapat terpenuhi lahan seluas 8.862.6 ha, dengan total produksi gula 45.055 ton dan produktivitas gula 4.812 kg per ha," ucapnya.
   Lanjut Ikfina, adanya penambahan luas tanah tanam tebu pada tahun 2022 ini, tercatat potensi lahan tebu kurang lebih seluas 12.000 ha, dan sampai bulan juli tahun 2022, luas tanam tebu mencapai hingga 8.721,8 ha.
   "Dengan jumlah petani yang kurang lebih sama yaitu 2.665 orang dan asumsi rendemen sekitar 7.00 persen, sehingga diharapkan produksi gula meningkat menjadi sekitar 47.000 ton," Ujarnya.
   Orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga menjelaskan, pada saat ini Presiden Republik Indonesia sudah memberikan rambu-rambu adanya potensi kesulitan pangan dan krisis ekonomi dunia.
   "Mudah-mudahan program ini bisa menjadi salah satu usaha untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terkait masalah ekonomi akibat dampak Covid-19," pungkasnya.
   Setelah memberikan sambutan, Bupati Ikfina melanjutkan tanam tebu perdana secara simbolis bersama kepala PTPN X, Tuhu Bangun, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) I Putu Gede Astawa, dan Forkompimda Kabupaten Mojokerto. *komf/ds

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menerima penghargaan sebagai "Penggerak Koperasi Terbaik" dari Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN). Penghargaan ini diserahkan oleh Ketua Umum DEKOPIN, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP di Prime Plaza Hotel & Suite Sanur Kota Denpasar, Provinsi Bali, dalam acara puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-75. Kamis (14/7).
   "Penghargaan ini menjadi motivasi kita semua untuk lebih memberdayakan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi di segala bidang, khususnya bagi masyarakat Kota Mojokerto," ujar Wali kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut.
   Lebih lanjut koperasi sebagai soko guru perekonomian bangsa diharapkan bisa menjadi tonggak pemulihan ekonomi dampak covid-19 khususnya di Kota Mojokerto."Konsep koperasi sebagai kekuatan bisnis sudah terbukti kokoh teruji berbagai resesi ekonomi, speed recovery paling cepat adalah dari UMKM & koperasi. Melalui Program Inkubasi Wirausaha dengan 4P, yaitu Pelatihan, Pendampingan, Pemberian Modal Usaha dan Pembentukan Koperasi," jelasnya.
   Dalam kesempatan ini, Ketua DEKOPIN, Sri Untari menuturkan bahwasanya gerakan koperasi mengambil peran penting dalam usaha-usaha kemakmuran rakyat. "Orientasi inilah yang akan terus kita digelorakan bersama untuk mencapai tujuan kebangsaan dan melaksanakan cita-cita Indonesia merdeka," ujarnya.
   Terpisah, Menteri Koperasi Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki berpesan kepada seluruh pembina, penggerak, maupun insan koperasi untuk menjadikan koperasi bertransformasi dari citra model lama (konvensional) menjadi model baru dan professional sehingga mampu sejajar dengan badan usaha lain.
   “Koperasi harus memiliki sensitifitas usaha yang tinggi dan diminati generasi muda, melalui momentum hari koperasi yang ke-75 ini pemerintah menggelorakan gerakan “ayo berkoperasi” yang terhubung dengan gerakan revolusi mental yang bertujuan meningkatkan literasi perkoperasian dan menarik generasi muda untuk berkoperasi,” ungkapnya.
   Sebagai informasi, terdapat tiga kategori penghargaan Koperasi yang diberikan oleh DEKOPIN pada puncak acara peringatan Hari Koperasi Nasional ke-75, diantaranya Pembina Koperasi Terbaik, Penggerak Koperasi Terbaik, serta Penghargaan Khusus. *komf/ds

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget