Halloween Costume ideas 2015
Articles by "Malang"

CPNS Di Hardik Bupati
Malang - SHP
   (13/7) Kegiatan penyerahan SK CPNS sebanyak 149 buah oleh Pemkab Malang yang berlangsung diPendopo Malang pukul 9.00 pagi dihadiri sebagian SKPD ,di antaranya Dinkes,Distambun,Disdik serta dinas terkait lainnya.
   Di sela-sela sambutan Bupati Malang dalam kegiatan tersebut, Dr.H.Rendra Kresna merasa kurang dihargai oleh peserta yang hadir dari Unsur tenaga Kesehatan Kabupaten Malang, tepatnya CPNS di Puskesmas Tajinan. 
   Ungkap Bupati "anda masih sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil dan belum tentu lolos jadi PNS ,seharusnya tau akan aturan tersebut dan bagaimana bersikap. Masya ada bupati sambutan mulai tadi tak perhatikan, tapi ditinggal bicara Sendiri ".
   Apa itu sopan dan pantas dilakukan sekarang, padahal anda mengetahui kalau saat ini masih belum selesai dan kalian semua masih punya waktu 2 tahun sebelum ditetapkan sebagai PNS secara resmi. 

   ini tugas untuk Kepala Dinas Kesehatan agar lebih selektif dan jeli dalam mendidik calon pegawainya. Pungkasnya. *ich

Misil Di Temukan, Wargakan Geger
Malang – SHP
  (11/7) warga kabupaten malang, tepatnya Kecamatan Kalipare digegerkan dengan penemuan 2 buah barang yang disinyalir Misil Tank .
   Saat dihubungi wartawan, warga Kalipare Kabupaten Malang (11/7) pukul 23.00 dini hari menjelaskan awal mula kejadian ditemukannya peluru tersebut, saat beberapa orang warga mau mancing di sungai desa setempat ,tiba-tiba salah seorang melihat benda yang mencurigakan .
   Setelah diamati berulang kali, ternyata menyerupai sebuah peluru berukuran besar dan oleh warga setelah beberapa saat dibawa pulang dengan maksud untuk mengamankan benda tersebut agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. 
   Sesampainya dirumah warga ,benda tersebut terlihat dengan jelas kalau memang sebuah peluru yang mempunyai panjang sekitar 35 cm dan diameter 7 cm.

   Saat dihubungi wartawan (11/7) pukul 22.20 malam, Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung masih berkoordinasi terkait hal tersebut. *ich 


              Tim Gabungan Sidak ASN,12 Tidak Masuk
Malang Raya - SHP 




 Hari pertama kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Malang, usai libur panjang Hari Raya Idul Fitri kembali aktif (3/7).

   Kegiatan hari pertama kerja di awali dengan apel akbar dan halal bihalal, yang dipimpin oleh Wali Kota Malang, H. Moch Anton didampingi Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji, pimpinan DPRD hingga para pimpinan jajaran samping dari Polres Malang Kota, Kodim 0833, hingga Kejaksaan.

   Dalam kesempatan apel bersama ratusan pegawai ASN tersebut, Wali Kota Malang, H. Moch Anton menegaskan, akan melakukan sidak bersama dengan tim dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) juga dari Inspektorat Pemkot Malang. sidak dilakukan untuk menindaklanjuti Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang tidak boleh mengambil hak cuti tahunan ASN digabung dengan cuti bersama Idul Fitri. Sehingga perlu dilakukan sidak bersama Tim dari BKD.

   Sidak tim gabungan dilakukan pada beberapa sasaran titik antara lain seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Badan Pelayanan Pajak Daerah, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kecamatan Blimbing dan beberapa kantor Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD).
“Sidak ini untuk menindaklanjuti Permendagri, soal ambil larangan ASN ambil cuti tahunan digabung dengan cuti Idul Fitri,” imbuhnya.

   Hasil sidak dari tim BKD diketahui, hanya ada sebanyak 12 ASN yang tidak masuk kerja pada hari ini. Rata-rata ASN yang tidak dapat berkantor hari ini, dikarenakan sakit, dan ada beberapa ASN yang sedang cuti melahirkan.

   “Rata-rata memang ASN yang tidak masuk karena sakit dan cuti melahirkan, sehingga tidak ada yang melanggar aturan Permendagri,” Selain itu juga menekankan agar usai libur panjang Idul Fitri, sektor pelayanan publik bisa kembali normal untuk melayani kebutuhan masyarakat.

   “Saya mendorong agar pelayanan publik bisa berjalan normal usai libur lebaran,” serta keberhasilan dalam pembangunan pemerintah daerah bisa terwujud karena ada kebersamaan antar sektor baik dari dalam lingkungan Pemkot Malang sendiri maupun dengan jajaran samping.

   “Kerja sama dan kolektivitas dalam membangun Kota Malang ini sangat diperlukan. Sehingga kedepan berbagai sektor pembangunan bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.(team).

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget