Articles by "Lamongan"

Lamongan - suaraharianpagi.com
   Dua rumah di Dusun Dengok, Desa Kandangsemangkon, Paciran, Lamongan, ludes terbakar. Polisi kini tengah menyelidiki penyebab kebakaran. Dua rumah yang terbakar tersebut merupakan milik Yudiono (40) dan Hanis Sri Lestari (42). Kedua rumah berada saling berdempatan. 
   Dalam kebakaran itu Hanis dan anaknya yang masih duduk di bangku kelas 6 MI tewas terbakar. Dua rumah yang terbakar itu kini telah dipasang police line. Para tetangga korban menduga kebakaran itu disebabkan karena Hanis tengah memasak, namun ditinggal tidur. "Tuturnya lagi masak terus ketiduran," terang Minatus Sholihah (30), tetangga korban kepada awak media, Rabu (28/9). 
   Ada juga yang menyebut kebakaran disebabkan korsleting listrik. Namun menurut tetangga bahwa api berasal dari bawah bukan atap rumah. "Ada yang bilang listrik, tapi logikannya kalau dari listrik ya di atas sumber apinya. Lha ini dari bawah munculnya," terang Sholihah. 
   Lanjut Sholihah, api cepat membesar karena di rumah korban juga membuka toko perancangan. Tak hanya menjual bahan pokok, toko korban juga menjual elpiji dan minyak. 
   "Rumahnya ini juga toko perancangan. Jual beras, minyak dan elpiji. Ya mungkin itu yang membuat api semakin besar juga," tutur Sholihah. 
   Terpisah, Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Anton Krisbiantoro mengatakan pihaknya belum bisa memastikan apa penyebab kebakaran. Polisi, kata Anton, masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut. 
   "Tim Inafis Polres Lamongan masih melakukan penyelidikan. Penyebab pastinya kita tunggu hasil penyelidikan nanti," ungkap Anton. Peristiwa tragis yang menelan dua korban jiwa tersebut terjadi sekitar pukul 2.30 WIB. 
   Hal senada dengan Sholihah, berdasarkan keterangan saksi sekaligus korban, Yudiono kepada petugas, peristiwa kebakaran itu pertama diketahui saat ia sedang mandi untuk persiapan salat malam. Ketika itulah, ia melihat ada api disertai asap yang keluar dari atap belakang rumahnya. 
   "Saya kemudian keluar dari kamar mandi dan berusaha memadamkan api dengan menyiramkan air ke atap," kata Yudiono kepada petugas. Namun upaya Yudiono tidak membuahkan hasil, bahkan kobaran api semakin membesar dan menjalar ke bagian rumah lainnya. Bahkan akhirnya rumah Yudiono ambruk akibat besarnya kobaran api. 
   Melihat api yang semakin membesar dan berpotensi mengancam keselamatan keluarganya, Yudiono kemudian berinisiatif membangunkan anaknya, Alfin Ali Saputra (13), agar keluar rumah untuk menyelematkan diri. 
   Ketika Yudiono lari keluar rumah bersama Alfin, ia juga melihat rumah milik Hanis yang bersebelahan dengan rumahnya ikut terbakar. Yudiono bergegas membangunkan Hanis dan anaknya, Naja Oktavia (11). Namun upaya Yudiono tidak mendapat respon sama sekali dari Hanis dan Naja. Keduanya diperkirakan tertidur lelap. 
   Yudiono tak kuasa lagi untuk bisa masuk rumah korban Hanis, karena api begitu cepat membesar. Api baru bisa dijinakkan setelah warga berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya. Begitu api berhasil dipadamkan, warga mulai mencari keberadaan Hanis dan anaknya Naja, namun ibu dan anak tersebut ditemukan sudah meninggal dunia karena terbakar.
   Sementara petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi melakukan pembasahan puing-puing rumah, agar api tidak kembali muncul. * Ind





















Lamongan - suaraharianpagi.com
   BURGER atau Hamburger menjadi makanan favorit semua kalangan. Termasuk anak-anak karena rasanya yang lezat dan mengenyangkan. Selain itu, cara membuatnya terbilang mudah. Karena itu, RA Perwanida III Galang Sukoanyar Turi Lamongan, rabu (28/9) mengadakan fun cooking sebagai bentuk kegiatan rutin sekolah dengan metode learning by doing yaitu belajar secara langsung mempraktekkan cara membuat burger. 
   Para peserta didik bisa melihat bahkan membuat langsung makanan yang berasal dari luar negeri itu. Irisan roti, sayuran seperti bawang bombai, selada dan daging. Tak lupa dilengkapi mayones atau saus sambal. Bagi yang tak suka pedas bisa menggunakan saus tomat. Setelah itu, hasil karya setiap peserta didik bisa dibawa pulang atau langsung disantap di tempat tersebut. 
   Sementara itu, Kepala RA Perwanida III Lailatul Muniroh, S.Pd menjelaskan fun cooking bertujuan untuk memberikan pengalaman kepada anak tentang cara pembuatan burger, nama dan komposisi bahan serta cara menyusunnya. Dari sini anak akan belajar banyak hal yaitu mengenal bentuk, tekstur, rasa, warna, memahami intruksi, komunikasi dan sosialisasi dengan lingkungan sekitar. Kegiatan ini dipandu oleh mbak Vita staf dari restoran cepat saji KFC Plasa Lamongan dan di dampingi oleh guru kelas," tutur Muniroh. 
   Lanjut Lailatul Muniroh menjelaskan kegiatan kali ini diikuti oleh semua peserta didik RA Perwanida III yang kurang lebih 50 siswa. Karena masih dalam suasana pandemi, maka kegiatan cooking class ini tetap dilaksanakan sesuai dengan protokoler kesehatan. Selama mengikuti kegiatan anak-anak, Guru dan juga wali siswa tetap menggunakan masker dan menjaga jarak. 
   Perlu di ketahui bahwa kegiatan pagi ini selain cooking Class juga Cooloring Competiton, karena Ada banyak pembelajaran di RA Perwanida III yang diajarkan sambil bermain. Seperti bernyanyi, menghafal doa, mengenal huruf dan angka, dan belajar mewarnai gambar. 
   Diantara berbagai pembelajaran tersebut yang paling popular dan banyak disenangi anak-anak adalah mewarnai gambar. Bagi seorang anak, belajar mewarnai gambar adalah kegiatan yang sangat menantang dan mengasyikkan. Menurut Nur Jamila, salah satu dewan Guru mengatakan bahwa, manfaat yang didapatkan sangat banyak dari aktivitas mewarnai gambar itu. Seperti meningkatkan kemampuan berimajinasi dan kreativitas. 
   Belajar mewarnai gambar juga melatih anak untuk bersikap sabar, tekun dan teliti. Tujuan kegiatan mewarnai gambar agar anak dapat bebas untuk berekspresi dalam menuangkan ide dan gagasannya. Aktivitas ini juga membuat anak menjadi lebih senang dan ceria sekaligus melatih anak mengenal berbagai macam warna. Termasuk belajar memegang pensil warna dan mewarnai gambar secara tepat dan rapi. Semua itu untuk mendukung perkembangan anak dengan baik dalam segi kreativitas dan imajinasi yang kuat, untuk mengatasi anak hiperaktif, kata Nur Jamila, S.Pd. 
   Lebih lanjut Nur Jamila mengatakan bahwa, dalam kegiatan cooking class ini ada lima aspek Perkembangan yang tampak pada anak - anak ini, antara lain perkembangan bahasa, perkembangan kognitif, perkembangan motorik halus, perkembangan seni. Kelima aspek muncul dalam pelaksanaan kegiatan cooking class. Sedangkan untuk pembelajaran Cooloring ada enam manfaat untuk tumbuh kembang anak adalah Mengembangkan keterampilan motorik halus, Mengembangkan analisis visual Anak-anak, Membantu membangun konsentrasi Anak , Meningkatkan koordinasi mata dan tangan, Meningkatkan kepercayaan diri dan Berlatih memecahkan masalah secara kreatif, pungkasnya. * Ind

Lamongan - suaraharianpagi.com
   Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan zakat produktif ke pelaku usaha ultra mikro di Pasar Ikan Lamongan, Selasa (20/9). 
   Gubernur Khofifah menyampaikan, zakat produktif untuk kali ini diperoleh dari Corporate Social Responsibility (CSR) BUMD dan BUMN. Kalau sebelumnya, zakat produktif dari Baznas. 
   Selain menyerahkan zakat produktif, Gubernur Khofifah juga menyapa dan membeli ikan di lapak-lapak yang ditunggu oleh ibu-ibu dan bapak-bapak di Pasar Ikan Lamongan. 
   "Zakat produktif Rp 500 ribu ini sebagai bagian dari bantalan ekonomi masyarakat, pada saat kita membutuhkan penguatan bantalan sosial," kata Gubernur Khofifah. 
   Gubernur Khofifah mengaku dirinya bersama Bupati Lamongan Yuhronur Efendi sudah beberapa kali ingin membagikan zakat produktif ke pelaku usaha ultra mikro. "Program ini yang sebetulnya hampir rutin bagi penjual ikan. Kalau hari ini kita dapatkan dari CSR BUMD dan BUMN yakni PT SIER," katanya. 
   Selain menyerahkan zakat produktif ke pelaku usaha ultra mikro, Khofifah mengaku, juga menyerahkan bantuan sosial untuk nelayan di Lamongan.
  Setelah mengunjungi Pasar Ikan Lamongan, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melanjutkan acaranya di Ponpes Tarbiyatut Tholabah, Paciran. 
   Di tempat ini, Khofifah memberikan bantuan sosial masyarakat hingga meresmikan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Bantuan sosial yang digelontorkan Khofifah di Ponpes Tarbiyatut Tholabah ini untuk 1.706 nelayan di pantai utara, di mana 1.206 di antaranya berasal dari Kecamatan Paciran Lamongan. 
   Selain itu, Khofifah juga menyalurkan bantuan sosial pengentasan stunting pada 110 anak, asosiasi penyandang disabilitas sebanyak 76 orang dan 10 orang tukang ojek online. 
   "Jatim ada program perlindungan sosial untuk pengendalian inflasi dan dampak kenaikan harga BBM dengan total anggaran sebesar Rp 257 miliar dengan beragam program yang kita harapkan bisa memberikan bantuan ekonomi dan bantuan sosial,"terang Khofifah usai menyerahkan bantuan di Ponpes Tarbiyatut Tholabah, Paciran, Selasa (20/9). 
   Beragam program ini adalah good will Pemprov Jatim untuk meringankan beban masyarakat. Selain itu, upaya operasi pasar juga dilakukan setiap satu minggu sekali pada pasar-pasar yang menjadi sampling BPS dan juga berbasis Bakorwil Jatim.
   "Operasi pasar murah di 25 pasar yang menjadi sampling BPS dilakukan setiap Senin pagi dan yang berbasis Bakorwil dilakukan pada hari Minggu," terangnya. Khofifah mengatakan, khusus untuk pelaku UMKM, pihaknya masih menunggu program dari pemerintah pusat turun. Baru kemudian disambungkan dengan yang ada di daerah. Sehingga tidak akan terjadi overlap. 
   Khofifah menambahkan, akan ada bantuan untuk pelaku usaha mikro yang berasal dari Bantuan Perlindungan Sosial. "Kalau yang tadi kita bagikan di Pasar Ikan Lamongan adalah zakat produktif yang hanya untuk pelaku usaha ultra mikro dengan target adanya penguatan internal agar mereka tidak terjerat rentenir," jelasnya. 
   Selain menyerahkan bantuan sosial, Khofifah juga meresmikan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang merupakan bantuan dari Pemprov Jatim. PLTS di ponpes ini pada dasarnya untuk mengurangi beban listrik di masing-masing ponpes sebesar 7.500 W. 
   Khofifah juga berkesempatan meresmikan auditorium Ponpes Tarbiyatut Tholabah. "PLTS bantuan dari Pemprov ini pada dasarnya untuk mengurangi beban listrik di masing-masing pondok pesantren," pungkas Gubernur Jatim. * Ind

Lamongan - suaraharianpagi.com
   Peredaran narkoba di Kabupaten Lamongan terbilang masih cukup marak. Hal itu terlihat dari banyaknya kasus yang berhasil terungkap hanya dalam 10 hari pelaksanaan Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2022 yang digelar Polres Lamongan. 
   Dalam operasi yang berlangsung mulai tanggal 22 Agustus hingga 2 September 2022 tersebut, Polres Lamongan berhasil mengungkap sebanyak 10 kasus peredaran narkoba, mulai dari jenis sabu-sabu, ganja hingga jenis pil. 
   Dengan bukti 10 hari kita operasi tumpas narkoba ini, kita bisa mengamankan 14 orang, 12 di antaranya pengedar dan 2 kurir," kata AKBP Yakhob Silvana Delareskha, Kapolres Lamongan saat rilis ungkap kasus di Mapolres Lamongan, Selasa (13/9). 
   Dari 10 kasus yang berhasil diungkap selama Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2022 tersebut, 6 di antaranya adalah kasus peredaran sabu-sabu. Dan 8 tersangka yang diringkus, terdiri dari 6 orang pengedar masing-masing berinisial AT (43) asal Kecamatan Palang, Tuban, kemudian NY (34) asal Kecamatan Solokuro, AM (29) asal Kecamatan Pucuk, NA (42) asal Kecamatan Kembangbahu, RB (40) asal Kecamatan Labang, Bangkalan serta DA (37) asal Kecamatan Widan Tuban. Semuanya berjenis kelamin laki-laki. 
   Sementara 2 tersangka lainnya berperan sebagai kurir, yaitu AR (24) asal Kecamatan Paciran dan SN seorang wanita berusia 19 tahun yang bekerja sebagai Lady Companion atau LC. Ke 6 kasus peredaran sabu-sabu itu diungkap di sejumlah lokasi yang berbeda, 2 kasus di wilayah Kecamatan Paciran, kemudian Kecamatan Solokuro, Kembangbahu, Mantup dan Babat masing-masing 1 kasus.
   Adapun barang bukti yang diamankan dari para tersangka ini total 10,52 gram sabu dan 5 butur ekstasi," terang Yakhob. Selain sabu-sabu, Satreskoba Polres Lamongan juga berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis lain, yaitu peredaran ganja yang menyeret dua orang tersangka selaku pengedar, masing-masing adalah AM (37) asal Kecamatan Karanggeneng dan MZ (25) asal Kecamatan Panceng, Gresik, dengan barang bukti 249.67 gram. 
   "Kami juga mengamankan satu pengedar pil Carnophen berinisial MH (52) dan RM (32) di wilayah Paciran dengan barang bukti 90 butir Keduanya warga Paciran. Kemudian dua pengedar pil Dobel L di Kecamatan Turi, masing-masing berinisial AT (21) dan MJ (35), dengan barang bukti 930 butir," katanya. 
   Lebih lanjut Yakhob mengungkapkan, peredaran narkotika jenis pil Dobel L dan Carnophen di wilayah Pantura Lamongan, kebanyakan dikonsumsi oleh nelayan yang akan melaut. "Mereka bilang untuk stamina," terang Yakhob. 
   Dari 14 tersangka kasus peredaran narkotika yang diamankan, 2 di antaranya dititipkan ke Lapas Lamongan, karena kapasitas ruang tahanan di Mapolres Lamongan penuh. 
   Dengan Maraknya peredaran narkoba ini menjadi masalah yang harus segera ditanggulangi. Yakhob mengungkapkan, selain melalui pemberantasan pengedar, upaya lain juga dilakukan Polres Lamongan melalui pendekatan kepada masyarakat. 
   "Kita sudah lakukan dengan Binmas, Satreskoba, untuk melakaukan sosialisasi kepada masyarakat di kampung-kampung dan nelayan," pungkas Kapolres Lamongan. * Ind

Lamongan - suaraharianpagi.com
   Pasar rakyat dan bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), digelar di Lapangan Desa Keben Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan. Acara ini diprakarsai oleh Pemerintahan Desa Keben melalui Bumdes Keben dan diharapkan dapat membantu upaya pemulihan ekonomi masyarakat. 
   “Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi sebuah ikhtiar, upaya kita di dalam melakukan pemulihan ekonomi menuju kesejahteraan rakyat,” kata Muchid Ketua Panitia dalam pembukaan Pasar Rakyat dan Bazar di Lapangan Keben Selasa (13/9) malam. 
   Kegiatan tersebut diikuti puluhan pelaku UMKM dari Desa Keben selain pasar rakyat dan bazar, dalam kegiatan juga semua yang mengikuti bazar telah dinyatakan sehat dan telah mengikuti vasinasi. 
   Lanjut Muchid, mengatakan saat ini pandemi Covid-19 sudah semakin melandai, semakin mendekati titik nol, sehingga mudah-mudahan kondisi pandemi yang semakin ringan ini akan membuka aktivitas-aktivitas ekonomi untuk melakukan pemulihan ekonomi secara bersama-sama. 
   Namun demikian, kata dia, walaupun pandemi Covid-19 ini dinyatakan sudah melandai, tapi pemerintahan Desa belum menyatakan bahwa pandemi ini selesai, karena itu kewaspadaan dan ke hati - hatian terhadap penularan Covid-19 masih diperlukan. 
   “Yang penting bagaimana kita semuanya ini bisa melakukan aktivitas sehari - hari ini semakin baik, aktivitas ekonomi juga sudah semakin menggeliat, sehingga keterpurukan ekonomi akibat pandemi bisa segera kita pulihkan,” katanya.
   Sementara itu, Abdul Kholik Kepala Desa Keben juga mengatakan Pemerintahan Desa juga telah meluncurkan berbagai program dalam rangka melakukan pemulihan ekonomi akibat pandemi, di antaranya dengan membuka kembali hubungan hubungan bisnis ekonomi yang selama ini terhenti. 
   Kita juga membuat atau menciptakan kolaborasi-kolaborasi baru antar usaha kecil dan menengah dengan fasilitasi pemerintah Desa yang bekerja sama dengan BUMDES seperti antara pengusaha besar dengan pengusaha kecil, plasma dan inti plasma. “Sehingga kita bisa bangkit dan bergerak bersama sama. 
   Lanjut Abdul Kholik berharap dengan kegiatan pasar rakyat dan Bazar tersebut dapat memberikan manfaat bagi pelaku UMKM maupun para pembeli. "Kita harus mengenal produk kita dan bangga menggunakan produk lokal Desa keben Lamongan," ucap Abdul Kholik saat pembukaan pasar rakyat dan Bazar di lapangan Desa keben, pungkasnya. *Ind

Lamongan - suaraharianpagi.com
   Ribuan masyarakat meramaikan Festival Gandrung Rajungan yang berlangsung di Wisata Bahari Lamongan, Kecamatan Paciran, Selasa (13/9). 
   Sebanyak 1.000 porsi olahan rajungan disediakan secara gratis untuk masyarakat. Banyak olahan rajungan yang disediakan panitia. Mulai dari rajungan sambel uleg, rajungan kuah hingga rajungan campur kerang. 
   “Rasanya, rekTop…,” tutur Yuhronur Effendi Bupati Lamongan saat mencicipi olahan rajungan didampingi Wakil Bupati Abdul Rouf. 
   Lanjut Yuhronur menjelaskan, festival ini merupakan inisiasi warga Paciran. Menggandeng BUMDes sekitar, Tim Penggerak PKK, UMKM dan sekolah – sekolah. “1.000 kupon gratis yang disediakan ludes,” imbuhnya bangga. 
   Pihaknya berharap Festival Gandrung Rajungan mampu mendongkrak geliat ekonomi masyarakat. Utamanya di tengah kondisi kenaikan harga BBM. Banyak UMKM juga yang mendapat impact positif.
   “Semoga perekonomian masyarakat bergeliat,” harapannya. Melalui festival ini Pemerintah kabupaten Lamongan juga ingin memperkenalkan kepada masyarakat luas tentang potensi besar di wilayah pesisir. Yakni komoditi rajungan yang melimpah mencapai ratusan ribu ton setiap tahunnya. * Ind

Lamongan - suaraharianpagi.com
   Aksi penolakan kenaikan harga BBM belum juga mereda. Hari ini, giliran Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah atau IMM Lamongan yang turun ke jalan, Senin (12/9). 
   Mereka menyuarakan aspirasinya di depan Gedung DPRD Kabupaten Lamongan, Jalan Basuki Rahmad. Puluhan spanduk atau poster berisi kalimat penolakan kenaikan harga BBM juga dibentangkan mahasiswa IMM. 
   Para pedemo menilai kenaikan harga BBM akan semakin menyengsarakan rakyat, karena tidak hanya membuat harga BBM sulit dijangkau tapi juga secara otomatis akan turut membuat harga-harga barang naik. 
   "Persoalannya tidak hanya naiknya harga bbm. Tapi efek domino yang ditimbulkan. Harga-harga bahan pokok ikut naik. Ini semakin menyengsarakan masyarakat," terang salah satu orator IMM Lamongan. 
   "Jangan pernah kalian bicara demi kebaikan rakyat, demi kesejahteraan rakyat, jikalau kalian masih gemar mengombang-ambingkan rakyat, memperkosa hak-hak rakyat," ujarnya menambahkan. 
   Di tengah orasi, mahasiswa IMM Lamongan menyelipkan aksi teatrikal yang menggambarkan seolah-olah pendemo ditemui oleh Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) palsu atau KW. Dalam adegan itu, Jokowi KW menyampaikan bahwa keputusan pemerintah untuk menaikkan harga BBM telah melalui berbagai pertimbangan dan menjadi satu-satunya jalan keluar untuk menyikapi naiknya harga minyak dunia.
   "Pemerintah telah berusaha sekuat tenaga untuk melindungi rakyat dari gejolak kenaikan harga minyak dunia. Saya ingin menjaga harga BBM di dalam negeri tetap terjaga dengan memberikan subsidi. Tapi anggaran untuk subsidi BBM membengkak menjadi Rp 500 triliun. 
   Ini adalah pilihan terakhir pemerintah, yaitu mengalihkan subsidi BBM, sehingga beberapa jenis bbm yang dapat subsidi, dilakukan penyesuaian, bukan dinaikkan. Dan dana subsidi BBM akan dialihkan untuk pemberian BLT, agar lebih tepat sasaran," terang Jokowi KW yang diperankan oleh mahasiswa IMM. 
   Pernyataan Jokowi KW itu kemudian dijawab oleh pendemo bahwa keputusan pemerintah menaikkan harga BBM justru menyengsarakan rakyat. "Kondisi ekonomi rakyat yang baru saja membaik dari dampak pandemi Covid-19, kini kembali dihantam dengan naiknya harga BBM," tutur salah satu pendemo. 
   Sesaat setelah aksi teatrikal, massa IMM ditemui oleh Wakil Ketua III DPRD Lamongan Husnul Aqib, Sekda Lamongan, M. Nalikan beserta sejumlah anggota DPRD dan pejabat pemerintah Kabupaten Lamongan. 
   Kepada petinggi DPRD dan Pemkab Lamongan, koordinator aksi IMM, Alexi Candra, menyampaikan 3 hal yang menjadi tuntutan mereka. 
   Pertama, mereka menuntut dan mendesak pemerintah untuk membatalkan penyesuaian harga BBM dan menurunkan kembali BBM bersubsidi. 
   "Kedua, mendesak BPH Migas untuk membuat regulasi pengawasan peredaran BBM subsidi, agar tepat sasaran. 
   Dan ketiga, mendesak pemerintah memperbaiki pengelolaan sumber daya alam, dengan tujuan agar dikuasai sepenuhnya oleh negara dan diperuntukkan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan masyarakat," tutur Alexi Candra.
   Merespon tuntutan pendemo, Sekda Lamongan, Nalikan menyebut pemerintah Kabupaten Lamongan sejalan dengan apa yang disuarakan mahasiswa IMM. "Kami sepakat dengan teman-teman mahasiswa. Nanti kita suarakan bersama kepada pemerintah pusat. Semoga mendapat hasil positif untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,"terang nalikan. 
   Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua III DPRD Lamongan, Husnul Aqib. Dia berjanji untuk menyampaikan aspirasi mahasiswa kepada pemerintah pusat. "Suara kalian akan kami bawa. Suara kalian sama dengan suara hati saya," kata Aqib. 
   Selanjutnya, massa IMM Lamongan meminta para petinggi Pemkab dan DPRD Lamongan untuk menandatangani pakta integritas berisi tuntutan terkait penolakan kenaikan harga BBM. Setelah terpenuhi, massa membubarkan diri dengan kawalan petugas kepolisian. * Ind

Lamongan - suaraharianpagi.com
   Pemerintah mengeluarkan berbagai anjuran untuk mencegah penyebaran virus seperti physical distancing, rajin mencuci tangan memakai sabun, memakai masker, bahkan pemerintah sampai menerapkan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Oleh karena itu imunitas tubuh menjadi salah satu faktor yang harus diperhatikan sebagai pelindungan diri dari berbagai macam serangan virus dan bakteri yang dapat membahayakan tubuh. 
   Dalam melindungi dan meningkatkan imunitas tubuh dapat dilakukan dengan berbagai upaya mulai dari makan makanan sehat, rutin berolahraga, cukup istirahat serta mengonsumsi minuman herbal yang banyak mengandung senyawa bioaktif. 
   Empon-empon merupakan tanaman yang banyak mengandung senyawa bioaktif dan memiliki segudang manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Beberapa manfaat dari tanaman empon-empon seperti jahe misalnya berfungsi untuk melancarkan pencernaan dan bersifat anti-peradangan, kunyit juga dipercaya mampu meredakan infeksi, serai sebagai anti bakteri dan anti jamur, Sedangkan temulawak memiliki zat aktif yang berfungsi sebagai anti-oksidan. 
   Pada kenyataanya belum semua masyarakat mengetahui manfaat serta pengolahan yang benar dari tanaman empon-empon tersebut. Berangkat dari permasalahan tersebut, Henny Riyanti berinovasi membuat minuman herbal imun booster dari berbagai macam Empon-empon yang nantinya akan disosialisasikan kepada masyarakat Lamongan khususnya dan sebangsa, setanah air Indonesia serta dunia. 
   Bahan utama yang digunakan adalah Jahe, Kencur, Kunyit, Temulawak dan serai. Guna menambah citarasa maka digunakan, kayu manis dan juga gula. Lanjut Henny ibu dari dua putra mengatakan bahwa, untuk melestarikan minuman jamu tradisional, salah satunya adalah ada bentuk dukungan dari Pemerintah akan membantu dengan memberikan barang-barang kebutuhan penunjang usaha kepada pedagang jamu.
   Lebih lanjut Henny yang mengawali usaha tersebut pada awal ada covid 19 menyampaikan, dia mengharapkan Pemkab Lamongan terus mendukung pelaku UKM sebagai pemulihan dan upaya membangkitkan perekonomian. “Tidak dapat dipungkiri, kondisi ekonomi berdampak akibat pandemi covid-19 termasuk bagi pelaku usaha kecil. Tetapi kondisi ini juga berpotensi membuka peluang usaha untuk pemulihan ekonomi. 
   Salah satu upaya membangkitkan ekonomi masyarakat berbasis pengembangan komoditas obat tradisional yaitu seperti pelaku usaha UKM peracik jamu Herbal ini yang berada di Desa Telon- Sukodadi kecamatan Sukodadi kabupaten Lamongan, ucapan Henny kepada suaraharianpagi, Sabtu (10/9). 
   Saat ini Pemerintah tengah melakukan berbagai upaya kebijakan untuk dapat menyeimbangkan antara penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi. “Selain penanggulangan covid-19, juga dibarengi dengan pemulihan ekonomi masyarakat. Pelaku UKM merupakan salah satu kunci dalam pemulihan ekonomi yang terus diberdayakan dan perlu mendapat dukungan dari Pemerintah. Upaya pemulihan ekonomi masyarakat melalui penguatan UMKM yang terdampak agar dapat bertahan dan bangkit kembali”, ungkap Henny. 
   Ditambahkannya, kalau bisa Pemkab Lamongan melalui Bagian Ekonomi terus mendata pelaku UMKM yang membutuhkan untuk diberikan bantuan yang juga bekerjasama dengan pihak perusahaan, BUMN ataupun swasta. “Dengan kerjasama dan melalui CSR perusahaan memberikan bantuan kepada pelaku usaha kecil termasuk juga penjual jamu untuk mendukung usaha yang dijalankan. 
   Dengan memberikan barang sesuai dengan kebutuhan usaha, dengan tujuan agar manfaatnya langsung diterima dan termanfaatkan. Dan dia berharap kedepannya ada perhatian dan pembinaan pemerintah dan binaan pemerintah dan ditunjang dengan fasilitas yang lebih modern akan meningkatkan produktivitas karena selama ini proses pembuatan produk jamu serbuk masih memakai tenaga manual, sehingga belum bisa menerima pesanan dalam jumlah banyak jelasnya. 
   Kita berharap masyarakat pada umumnya memahami khasiat berbagai jenis bahan tanaman Indonesia, yang dapat dikonsumsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh di tengah pasca pandemi Covid-19. Salah satu contoh Tanaman yg memiliki banyak khasiat adalah Daun Kelor dan Rempah - rempah merupakan sumber bahan dari kekayaan alam Indonesia yang bisa dijadikan obat alternatif dengan mengkonsumsi Olahan Herbal, Khasiat jamu Herbal bisa mengobati berbagai jenis penyakit, dan bisa juga sebagai Anti Oksidan disamping menjaga kesehatan tubuh. 
   Perlu untuk di ketahui bahwa produk UMKM ibu Henny Riyanti yang beralamat Desa Jl.Panglima Sudirman 03 Telon Sukodadi kecamatan Sukodadi kabupaten Lamongan mempunyai berbagai macam produk unggulan diantara:.Minuman Serbuk, Empon - Empon, Kopi Racik/Rempah, Teh Celup, Jahe Kelor serta Minuman Beras Kencur, Bir Pletok dan masih banyak produk lainnya. * Ind








Lamongan - suaraharianpagi.com
   Aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM terjadi di Lamongan. Selain aksi yang dilakukan oleh mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) juga digelar oleh mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pergerakan Masyarakat Lamongan (Ampera). 
   Dua pelaku unjuk rasa itu berangkat di titik yang berbeda. PMII mengawalinya dengan memblokade jalan nasional, tepatnya di pertigaan Tugu Adipura antara jalan Lamongrejo - jalan Panglima Sudirman. 
   Para aktifis ini menutup jalan nasional hingga sekitar 25 menit dengan membentuk barisan melingkar di titik Tugu Adipura. Praktis jalan nasional, tepatnya di jalan Panglima Sudirman Lamongan arus Lalin macet. 
   Semua pengguna jalan dari arah timur Surabaya dan barat Babat arus lalin berhenti total. Selama di pertigaan Adipura para perwakilan mahasiswa bergantian berorasi, dan selebihnya menutup jalan dengan membentuk barisan barikade jalan nasional dan jalan kabupaten tepatnya di jalan Lamongrejo. 
   Upaya pendekatan polisi pada mahasiswa agar membuka sebagian ruas jalan ditolak mahasiswa hingga orasi usai untuk menuju Kantor DPRD jalan Basuki Rahmat. Puas berorasi dari atas truk dengan didukung sound system lengkap, massa membuka jalan dan melanjutkan perjalanan ke gedung dewan. 
   Masyarakat sakit, kita mahasiswa PMII menolak kenaikan harga BBM, terang Sirojul Munir Ketua Pimpinan Cabang PMII Lamongan, Rabu (7/9).
   Menaikkan harga BBM saat masyarakat masih dalam tahap pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 merupakan kebanyakan yang tidak tepat. Seperti aksi umumnya, massa mahasiswa membawa karton rentang yang berisi tuntutan dan nada - nada sumbang akibat kenaikan harga BBM yang diberlakukan oleh pemerintah sejak pukul 14. 30 WIB, Sabtu (3/9). 
   Kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak, telah diumumkan dan disahkan Presiden Joko Widodo secara resmi. Pada Sabtu. 3 September 2022 pukul 14 30 WIB. 
   Massa longmarch dari pertigaan Tugu Adipura kemudian di jalan Lamongrejo dan Basuki Rahmad tepat depan gedung DPRD. Di depan gedung dewan massa menyuarakan 3 tuntutannya ke Ketua DPRD, Abdul Ghofur yang menemui massa pendemo. 
   "Hai wakil rakyat, temui kami dan dengarkan tuntutan kami PMI, tutur Sirojul. Para mahasiswa menolak tegas kebijakan kenaikkan harga BBM bersubsidi, menuntut pemerintah untuk memberantas mafia BBM, menuntut pemerintah untuk menyelesaikan penyalahgunaan penerima manfaat BBM bersubsidi dan segera membuat kebijakan agar subsidi dapat tepat sasaran. "Dan menuntut pemerintah untuk bekerja secara optimal dengan membuka ruang partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan penyaluran BBM bersubsidi," ujarnya.
   Sementara itu, Abdul Ghofur Ketua DPRD Lamongan, yang menemui pengunjuk rasa sepakat dengan apa yang menjadi tuntutan para mahasiswa. "Kesepakatan ini saya tanda tangani dan bermaterai untuk segera saya lanjutkan ke pemerintah pusat," tandasnya. 
   Abdul Ghofur mendukung apa yang diinginkan masyarakat dan para mahasiswa untuk menolak kenaikan harga BBM. Massa PMII puas atas dukungan Ketua DPRD, dan memaksa ketua dewan untuk memasukkan surat yang ditandatangi tersebut ke medsos, termasuk Instagram dewan Lamongan. 
   Usai aksi PMII, datang gelombang unjuk rasa yang kedua dari Ampera ke gedung dewan yang sebelumnya menggelar demo di Kantor Pemkab Lamongan. Apa yang disuarakan Ampera senada dengan apa yang jadi tuntutan PMII. 
   Massa Ampera ditemui Ketua DPRD Abdul Ghofur. Menurut Ampera, tidak rasional dan tidak dibenarkan jika masyarakat menjadi korban. Kenaikan harga BBM akan menambah beban masyarakat, terutama masyarakat kelas bawah. 
   Kondisi ini akan memicu kenaikan harga komoditas seperti makanan dan jasa nantinya. Sehingga bisa dipastikan negara sedang dibayangi ancaman inflasi dan menggerus daya beli masyarakat. "Masyarakat akan semakin kesusahan menghadapi dampak dan kebijakan ini," katanya. 
   Skenario yang sama dilakukan Abdul Ghofur. Ia menandatangani surat pernyataan dukungan menolak harga BBM. "Apa yang sudah ditandatangani Ketua Dewan harus dikirim langsung ke pemerintah pusat. Faximile sekarang juga," teriak perwakilan Ampera. 
   Abdul Ghofur menyepakatinya dan masuk gedung untuk mengirim surat pernyataan lewat faximile. Perwakilan massa Ampera turut ikut masuk membuntuti ketua dewan mengirim surat tersebut. * Ind

Lamongan - suaraharianpagi.com
   Ibu Khofifah Gubernur Jatim blusukan ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan Lamongan memastikan ketersediaan solar, dan blusukan di Pasar Babat. 
   Di wilayah Pantura Lamongan, Khofifah menyambangi 3 SPBN di Kecamatan Brondong. Dari 3 SPBN ini, 2 masih melayani nelayan dan 1 SPBN dalam proses pengisian. 
   "Saya tadi bersama juga Pertamina Jawa Bali Nusra dan Bupati Lamongan memastikan stok solar untuk nelayan yang masuk dalam kategori public service obligation (PSO) yang naik menjadi Rp 6.800," kata Khofifah, Selasa (6/9). 
   Sejauh yang saya tahu dari nelayan, yang penting stoknya aman. Di TPI Brondong terdapat 3 SPBN, yang akan menjamin ketersediaan bahan bakar untuk nelayan sebanyak 70 Liter yang diperlukan selama 3 hari melaut. 
   Tidak akan menjadi masalah apabila ketersediaan solar untuk nelayan tetap ada. "Karena yang dipermasalahkan nelayan itu ketersediaan solar untuk mereka bisa melaut. Nelayan juga tidak perlu panik, solar pasti bisa diakses asal membawa surat rekomendasi yang sudah diberikan," katanya. 
   Selain meninjau SPBN, Khofifah didampingi Bupati Lamongan menilik kondisi Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong yang sedang memasuki musim panen. Di hadapan Khofifah, Yuhronur Effendi mengungkapkan, untuk musim panen PPN Brondong mampu menghasilkan 90 ton ikan. 
  Saat ini, tambah Bupati Lamongan, berdasarkan informasi dari nelayan juga ada kenaikan harga ikan sebesar Rp 2 ribu. "Dengan adanya kenaikan BBM ini, Lamongan akan mengalokasikan bantuan sosial dan juga asuransi BPJS ketenegakerjaan kepada para nelayan. 
   Pemerintah akan selalu hadir ditengah keresahan masyarakat, kita berikan bansos dan yang terutama kita berikan asuransi BPJS ketenagakerjaan untuk para nelayan kita,"pungkas Bupati Lamongan. * Ind

















Lamongan - suaraharianpagi.com
   Jagat Maya dihebohkan dengan Video makam dibongkar viral di medsos. Pembongkar yang masih misterius itu diduga sengaja membongkar makam itu untuk mengambil 2 tali pocong milik jenazah yang baru meninggal 5 hari. 
   Berdasarkan penelusuran awak media lokasi video itu diambil di Dusun Plarisan, Desa Jelakcatur, Kecamatan Kalitengah. Menurut Elqosim Kades Jelakcatur, membenarkan jika peristiwa pembongkaran makam itu terjadi di Desanya, lebih tepatnya di Dusun Plarisan. "Iya, betul itu di Desa saya. Tepatnya di Dusun Plarisan," terang Elqosim ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (6/9). 
   Selain makam dalam keadaan terbongkar, tutur Elqosim, ada 2 tali pocong yang hilang dari dalam makam. Ada 2 tali pocong yang hilang," ujarnya. Elqosim memastikan, selain 2 tali pocong itu tidak ada lagi yang hilang. 
   Sementara itu, Ja'far Kepala Dusun Plarisan, juga membenarkan bahwa peristiwa makam dibongkar terjadi di dusunnya. Dugaannya untuk mencuri tali pocong. "Iya, benar, ada tali pocong yang hilang. Sedangkan posisi jasad masih tetap terbungkus kain kafan," ujarnya. 
  Ja'far pun menjelaskan bahwa pembongkaran makam itu diketahui warga yang sedang melintas di jalan makam Desa Selasa pagi. "Baru diketahui pagi tadi oleh salah satu warga yang sedang melintas di jalan makam Desa," tutur Ja'far.
   Jenazah yang makamnya dibongkar baru 5 hari dimakamkan. Makam yang dibongkar itu, menurut Ja'far, adalah makam salah satu warganya yang bernama Almarhum Rahwan, baru meninggal pada Jumat lalu (2/9) kemudian dimakamkan di pemakaman Desa RT 02 RW 01, kata Jakfar. 
   Perlu diketahui bahwa ada 2 video yang viral. Pertama berdurasi 16 detik, sedangkan yang kedua 52 detik. Isi video itu kurang lebih sama memperlihatkan makam di sebuah TPU yang terbuka. Terlihat kayu penutup makam berserakan dan berantakan. Tanah bekas galian dan penutup mayat yang terbuat dari balok kayu terbuka di samping mayat. 
   Selain itu, Batu nisan di makam pun berantakan seperti menandakan adanya bekas aksi penggalian. Dalam video tersebut juga tampak sesosok mayat yang masih utuh. Itu dibuktikan oleh perekam video dengan menunjukan rambut mayat yang masih ada. 
   Sang pengunggah video pun tampak terheran-heran lantaran makam itu milik orang yang baru saja meninggal. "Ora ilok temen cah cah, golek kesaktian kok koyok ngene, kuburane uwong ndang dibongkar, (Tidak etis beneran, cari kesaktian kok kayak begini, kuburan orang di bongkar)," kata seseorang dalam video tersebut. * Ind



Lamonga - suaraharianpagi.com
   21 pelajar SMA dan SMP diciduk petugas Satuan Polisi Pamong Praja Lamongan. Mereka tertangkap saat sedang berada di luar sekolah padahal jam pelajaran masih berlangsung. 
   Petugas Satpol PP memergoki mereka ada yang sedang asyik bermain Play Station dan ada yang nongkrong di Warung kopi di berbagai sudut kota Lamongan. 
   "Ada sebanyak 21 pelajar dari berbagai sekolah yang ada di Lamongan, 2 masih duduk di bangku SMP dan sisanya SMA," terang Safari Kabid Penegakan Perda Satpol PP Lamongan kepada awak media, Senin (5/9). 
   Waktu razia tersebut, ada peristiwa menarik saat razia pelajar ini berlangsung. Para pelajar ini meninggalkan warung tempatnya nongkrong karena tahu akan dirazia oleh petugas. 
   Akibatnya, kejar-kejaran petugas dengan pelajar pun terjadi. Salah seorang pelajar yang tertangkap tangan sedang bolos berusaha lari dari kejaran petugas. 
   Sayangnya, upayanya untuk melarikan diri kandas karena 2 petugas Satpol PP berhasil menangkapnya yang sedang cangkruk di warung kopi. 
   "Mereka ini paling banyak terjaring di warung kopi dan juga tempat penyewaan PS, di mana di jam-jam sekolah mereka tidak masuk tapi malah ngopi," tuturnya. 
   Puluhan pelajar yang kedapatan bolos ketika jam pelajaran itu langsung diangkut ke kantor Satpol PP Lamongan untuk diberikan pembinaan. Selain itu, puluhan pelajar itu juga dihukum menyanyikan lagu Indonesia Raya dan baris berbaris di depan kantor Satpol PP Lamongan. 
   "Untuk yang baru pertama kali kami lakukan pendataan dan teguran. Jika para pelajar ini terbukti sudah 2 kali atau lebih membolos di jam pelajaran, terang Safari, piihaknya akan memanggil pihak sekolah dan orang tua pelajar bersangkutan. 
   Selain hukuman menyanyi lagu Indonesia Raya, para pelajar itu juga diminta membuat surat pernyataan tidak membolos saat pelajaran. "Kami berharap ini menjadi efek jera bagi pelajar, sehingga mereka tidak mengulangi lagi perbuatannya membolos sekolah serta berkeliaran di jam sekolah," pungkas Safari. * Ind









Lamongan - suaraharianpagi.com
   Satu orang di Lamongan dilaporkan bergejala (Suspect) cacar monyet atau monkeypox. Hal ini dibenarkan Dinas Kesehatan Lamongan. 
   Menurut dr. Indra Tsani Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Lamongan, membenarkan ada satu orang suspect cacar monyet. 
   Orang tersebut dari Kecamatan Kembangbahu. "Kemarin ada 1 orang suspect ditemukan dari Kecamatan Kembangbahu. Dia tidak memiliki catatan perjalanan dari luar negeri, di Lamongan saja," terang dr Indra saat dikonfirmasi, Rabu (31/8). 
   Lanjut dr Indra, satu orang ini tengah diawasi ketat dari puskesmas setempat. Tak hanya itu, pihaknya juga telah mengambil sampel darah untuk diuji di laboratorium. 
   "Surveillance puskesmas ini untuk mengawasi bila ada gejala mirip cacar monyet, kami isolasi terpisah dan diambil darah untuk diperiksa laboratorium," terangnya. 
   Lebih lanjut, dr. Indra mengatakan saat ini satu orang tersebut tengah menjalani isolasi mandiri. Tak hanya itu, pihaknya juga telah melakukan antisipatif. Perlu kita ketahui bahwa "Monkeypox nggak perlu ruang isolasi tekanan negatif. Isolasi mandiri sudah cukup," pungkasnya. * Ind

Lamongan- suaraharianpagi.com
   Di tengah isu kenaikan harga bahan bakar minyak pertalite dan solar, kebanyakan warga mengaku pasrah dengan kebijakan pemerintah. Mereka mengaku tetap memakai pertalite meski harganya naik. 
   Salah satu konsumen Ahmad (45) warga Desa Turi RT 08 RW 02 kecamatan Turi Lamongan tidak berdaya jika pemerintah menaikkan harga BBM. "Ya mau gimana lagi, beli saja walaupun naik. Tapi kalau bisa ya tidak naik, penghasilan saya pas-pasan," kata Bapak 1 putra dan 1 putri yang bekerja sebagai penjual ikan lele, Rabu, (31/8).
   Baginya, jika harga BBM naik, dirinya pasti kelimpungan. "Tambah susah kalau naik lagi. Penghasilan tak seberapa dari berjualan ikan, tegasnya. 
   Sementara itu, Rudi (33) salah satu sopir pikaup L300 penjual air mineral galon dan Gas LPG warga Lamongan mengaku hanya bisa pasrah dengan kebijakan pemerintah menaikkan BBM. "Kita Pasrah saja dengan yang punya negara ," jelasnya
   Namun dirinya tidak memungkiri jika selesai pandemi COVID-19, situasi ekonomi baru pulih. Dirinya pun baru bisa bekerja dengan normal seperti sedia kala. "Barusan selesai pandemi, baru saja kerja normal sudah ada kenaikan BBM. 
   Maunya gimana pemerintah ini. Kapan situasi dan kondisi ekonomi masyarakat normal. Yang miskin ya tambah miskin," tegas pria yang biasa mengirim air mineral galon dan Gas LPG mulai dari kota Lamongan ke daerah kecamatan Turi dan sekitarnya. * Ind

















Lamongan - suaraharianpagi.com
   Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lamongan menemukan begitu banyak keanggotaan ganda, dalam proses verifikasi Partai Politik. Mahrul Ali Ketua KPU Lamongan, mengungkapkan jumlah keanggotaan ganda ini mencapai ribuan, yang terdapat di hampir seluruh Parpol yang ada di Lamongan. 
   Ada ribuan keanggotaan ganda dari seluruh parpol. Kegandaan hampir setiap partai ada cuman secara keseluruhan belum bisa merekap," terang Mahrus, Selasa (30/8). 
   Lanjut Mahrus menjelaskan, dalam proses verifikasi ada 2 kategori kegandaan, yaitu kegandaan eksternal dan kegandaan internal. Kegandaan anggota parpol ini menjadi salah satu penyebab Parpol dinyatakan Belum Memenuhi Syarat.
   "Kalau satu identitas tapi dipakai beberapa orang ini termasuk ganda internal. Dapat pula berupa pencatutan nama anggota partai terdahulu dan masih tetap pada partai lain, ini termasuk ganda eksternal," terangnya. 
   Saat ini proses verifikasi Parpol masih terus berjalan, sesuai timeline yang ditetapkan KPU RI.
   Dengan demikian, jumlah keanggotaan ganda masih berpotensi terus bertambah. "Awalnya verifikasi dugaan keanggotaan ganda dan yang berpotensi BMS yaitu tanggal 27-28 Agustus. 
   Akan tetapi sesuai dengan keputusan KPU yang baru, diundur menjadi tanggal 4-5 September," pungkas Mahrus. Sementara itu, saat dikonfirmasi terpisah, Miftahul Badar, Ketua Badan pengawas Pemilu Lamongan juga mengungkapkan hal yang sama. 
  Pihaknya menemukan banyak keanggotaan ganda dalam proses verifikasi administrasi parpol yang ada di Lamongan. Ada banyak keanggotaan ganda yang kami temukan. Bahkan ada satu orang yang tercatut di 3 parpol berbeda," tutur Badar mengkonfirmasi keanggotaan ganda yang juga ditemukan KPU Lamongan. * Ind

Lamongan - suaraharia pagi.com
   Warga Desa Balongwangi, Kecamatan Tikung yang bernama Lilian Adwijannarto (32) di tangkap Polres Lamongan, diduga mencuri dompet milik Ririn Maslu’ah (33), guru TK Darmawanita di Desa Wonokromo. 
   “Kejadiannya tersebut di TK Darmawanita, Dusun Tlogogede, Desa Wonokromo, Tikung, pada Sabtu (27/8) lalu,” ujar Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro, Senin (29/8). 
   Adapun kronologinya, Anton menjelaskan, bermula saat korban sedang menyelenggarakan acara karnaval sekitar pukul 08.30 WIB, hari Sabtu lalu. Setelah acara selesai, korban melakukan foto bersama teman-temannya. Nahasnya saat sesi foto tersebut, korban meletakkan tas yang dibawanya di samping banner. 
   Korban yang telah selesai berfoto, lalu membimbing murid-muridnya untuk masuk kelas dan melakukan doa bersama. Dan Korban yang hendak mengambil tasnya lalu kaget saat melihat tas tersebut tidak ada. Dia pun panik dan mengajak temannya yang juga guru untuk mencari tas tersebut,” terang Anton.
   Selanjutnya, korban dan temannya yang mencari tas tersebut ternyata tak membuahkan hasil. Melihat kenyataan ini, korban bersama teman-temannya menaruh curiga kepada penjual mainan dan langsung menemuinya. 
   “Korban menemui penjual mainan dan menggeledah joknya. Ternyata benar, ditemukan dompet kecil miliknya. Namun, uangnya sudah tidak ada,” imbuhnya. 
   Merasa dirugikan atas kejadian ini, korban langsung melaporkannya ke Polsek Tikung. Polisi lalu menuju ke TKP, meminta keterangan dari para saksi dan melakukan proses penyelidikan lebih lanjut. 
   Dari hasil penyelidikan itu, ditemukan fakta jika penjual mainan tersebut memang terbukti mencuri tas milik korban Ririn. Tanpa pikir panjang, polisi langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti. 
   “Pelaku dibawa ke Polsek Tikung beserta barang bukti berupa tas warna hitam merk Aiger, HP merek Vivo Y30 warna biru, dan uang tunai sebesar Rp 830 ribu,” pungkasnya. *Ind

Lamongan - suaraharianpagi.com
   Tim Petanque Kabupaten Lamongan mampu berbicara banyak ketika tampil di Johor International Petanque Championship 2022, Johor Bahru, Malaysia. Mereka mampu menyisihkan tim-tim dari negara lain untuk membawa pulang medali dari 3 nomor, yaitu medali perak dari nomor double women serta dua medali perunggu masing-masing dari nomor double women dan double man. 
   Adapun peraih medali perak adalah adalah pasangan Sephia F dan Anjani Aprilia. Kemudian double man peraih perunggu adalah Arif Wahindra dan Raca Pradiptya, sementara double women peraih perunggu atas nama Mahlidia dan Nihaya. 
   Menurut Robi Aufar, "Kita berangkat delapan atlet, empat putra dan empat putri. Masing-masing terbagi dua tim," terang Pelatih Petanque Lamongan, Senin (29/8).
   Lanjut Robi menjelaskan, Johor International Petanque Championship 2022 ini diikuti 280 tim laki laki dan180 tim perempuan yang berasal dari berbagai negara. Mulai dari tuan rumah Malaysia, Indonesia, Thailand, Brunei, Vietnam, Kamboja, Singapura, Korea, Nepal hingga India. 
  Johor International Petanque Championship 2022 digelar di Arena Emas, Taman Impian Emas dan Gelanggang Petanque MJBJ, Tamam Tompoi Utama Johor Bahri Malaysia. Berlangsung pada tanggal 27 dan 28 Agustus 2022. Dan masing-masing negara boleh mengirimkam lebih dari satu tim. 
   Bahkan, tim daerah juga bisa berangkat sendiri dengan menggunakan biaya sendiri. "Seperti kita, berangkat atas nama tim Lamongan sendiri. Tapi, setelah di sana, semua tim diganti asal Indonesia semua. Biar tidak satu grup dengan tim dari Indonesia sendiri, pungkasnya. * Ind

Lamongan - suaraharianpagi.com
   Petani tambak di Kabupaten Lamongan kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan pintu masuk Gedung Pemkab Lamongan, Rabu (24/8). 
   Dalam aksinya, massa mendesak pemerintah kabupaten Lamongan agar memperjuangkan nasib mereka untuk bisa mendapatkan kembali jatah pupuk bersubsidi. Karena Petani tambak terpaksa membeli pupuk non subsidi dengan harga yang mahal. 
   Sejak diterbitkannya Permentan No 10 tahun 2022 yang mengatur larangan pupuk bersubsidi diberikan oleh petani tambak dan petani tanaman hortikultura, mereka mengaku kesulitan memperoleh pupuk. Akibatnya, petani tambak terpaksa membeli pupuk non subsidi dengan harga yang lebih mahal.
   "Intinya tujuan kami petani tambak meminta agar Permentan No 10 tahun 2022 ini dihapus, karena petani tambak di Lamongan khususnya sangat membutuhkan pupuk," Yusuf Fadeli koordinator aksi. 
   Lebih lanjut, tuturYusuf, para pedemo juga menyayangkan sikap pemerintah dan anggota DPRD Lamongan yang tidak menyampaikan keluhan petani tambak saat menerima kunjungan kerja menteri pertanian beberapa waktu yang lalu. 
   Massa bahkan menganggap pemerintah dan juga dewan tidak serius memperjuangkan masyarakat atau petani tambak. "Harusnya keluhan kami ini disampaikan dan kami juga meminta keseriusan bupati dan DPRD untuk menyampaikan kepada Presiden Jokowi agar mencopot menteri pertanian dan perikanan," jelasnya.
   Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi berjanji segera memperjuangkan nasib petani tambak. Rencananya, besok Bupati akan bertemu langsung dengan anggota DPRI untuk menyampaikan keluhan petani tambak kepada mereka. 
   Kebutuhan para petambak, terang Yuhronur, wajib diperhatikan. Sebab, Lamongan memiliki tambak seluas 24.000 hektare dengan kebutuhan pupuk 36.000 ton.
   "Jadi sebenarnya sejak Januari yang lalu sudah berusaha mengkoordinasikan hal ini menyampikan aspirasi ini ke pemerintah pusat, KKP dan Mentan. Karena belum ada payung hukum terkait hal ini maka lagi-lagi kita kesulitan dan besok kita diundang DPR RI dan akan menyampaikan ini kepada mereka, pungkasnya. *Ind

Lamongan - suaraharianpagi.com
   Prestasi gemilang terus diukir oleh para atlet dari berbagai cabang olahraga di Kabupaten Lamongan. Atlet-atlet berbakat dan memiliki pengalaman luar biasa terus bermunculan di kota ini. Salah satu di antaranya adalah Alya Ahmad, warga Desa Jotosanur, RT 02 RW 03 Kecamatan Tikung Lamongan yang mengukir prestasi di cabor Taekwondo hingga ke Kejurpov. 

   Salah satu siswa di MI Darul Ulum Jotosanur tersebut, sudah beberapa tahun belakangan ini mengikuti event-event baik tingkat daerah, maupun Provinsi. Kemampuan Alya Ahmad dalam menakhlukkan lawannya tidak boleh diremehkan. 
   Berbagai strategi mengalahkan lawan telah ia kuasai. Meski berpawakan kecil nan mungil, anak kedua dari pasangan Lettu Laut (P) Achmad Shokeh dan Liliya Dwi Wardhani ini telah mengukir segudang prestasi luar biasa. 
   Tahun 2021 lalu misalnya, Alya Ahmad mengikuti sebuah Kejurpov. Pada ajang tersebut, Alya sapaan akrabnya menyabet juara ke dua pada kelas pemula. Ia berhasil mengalahkan lawannya dari daerah lain. Dan di tahun yang sama tepatnya tanggal 12 Desember 2021, Alya Ahmad mendapatkan Piagam Penghargaan Museum Rekor Dunia Taekwondo Indonesia. 
    Atas Rekor Taekwondoin Binaan Pasmar 2 Marinir Pertama dan Terbanyak di Indonesia yang melakukan Gerakan Tae Kwon X (Taekwondo Dengan Musik) sebanyak 250 Taekwondoin dilaksanakan di lapangan Apel Brigif 2 Marinir Gedangan, Sidoarjo.
   Beberapa prestasi yang berhasil diukir oleh gadis yang duduk dibangku kelas 5 MI Darul Ulum Jotosanur tersebut diantaranya mendapat medali Emas Turnamen Umsida Cup tahun 2022 se-Jawa Timur. 
   Lebih lanjut Alya Ahmad juga berprestasi dari segi Akademik mendapatkan Juara 1 KSM Matematika Terintegrasi Agama Kabupaten Lamongan Di Tikung Lamongan. 
   Sementara itu, Liliya Dwi Wardhani, ibu Alya mengatakan bahwa keluarga sangat mendukung apa yang Alya ingin dalam hal olah raga tersebut, mengenai bakat bela diri yang dimiliki oleh Alya Ahmad, dari pihak sekolah pun juga sangat mengapresiasi dan mendukung potensi yang dimiliki oleh dia. 
   Masih cerita Liliya, putrinya itu sudah bergelut di olahraga bela diri khususnya Taekwondo sejak berusia 5 tahun, di Dojang Gagak Hitam yang dipimpin oleh Sabem Eko Andoyo Anggota TNI AL. Progresnya dalam mendalami berbagai taktik untuk mempertahankan diri, mengalahkan lawan dan mengelabuhi dapat diterima dan diterapkan dalam waktu yang tidak lama. 
   Dari umur 5 tahun hingga sekarang duduk di bangku kelas 5 Alya Ahmad telah mendapatkan sabuk merah. Kemampuannya dalam bidang olahraga ini terus didukung oleh orang tuanya dan keluarganya. Beberapa hari sekali, Alya rutin dalam mengikuti latihan bersama teman-temannya. 
Meski kesibukannya dalam olahraga tidak ada duanya, namun ia juga tidak melupakan kewajibannya untuk belajar dan berprestasi di bidang akademik, tutur Liliya kepada suaraharianpagi, Rabu (24/8).
   Mudah-mudahan apa yang sekarang ini menjadi potensi dan kegemaran Alya di masa yang akan datang dapat diterapkan di kehidupan masa depan, atau bahkan untuk meraih cita-citanya. 
   Sebagai orang tua, saya, Ayahnya dan keluarga lain sangat mendukung bakat Alya. Upaya-upaya untuk mengasah kemampuan Alya pun terus dilakukan, mulai dari latihan rutin hingga upaya lainnya,” pungkas Liliya Dwi Wardhani Alumni FKIP Matematika Unisda Lamongan. *Ind

Lamongan - suaraharianpagi.com
   Pemerintah Kabupaten Lamongan terus berupaya turunkan pengangguran. Guna mengurangi angka pengangguran produktif, melalui Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Lamongan membuka Job Fair dan Expo ketenagakerjaan 2022, di halaman kantor Disnaker Lamongan, Selasa (23/8). 
   Melalui program rutin setiap tahun ini, diharapkan turunkan angka pengangguran di Lamongan yang tercatat 24% kategori usia kerja dari 15 tahun s/d 60 tahun. Menurunkan angka pengangguran, menjadi skala prioritas Pemkab Lamongan. Ini sesuai dengan pada Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebesar 0.16%. 
   “Masih menjadi prioritas kami tentang penurunan angka pengangguran di Lamongan. Bersama Disnaker kami terus mengupayakan, salah satunya dengan menggelar Job Fair dan Expo ketenagakerjaan 2022. Sebelumnya kami juga telah menggelar pelatihan keahlian dan skill di Balai ini juga,” tutur Yuhronur Efendi 
   Bupati Lamongan pada awak media saat acara Job Fair dan Expo ketenagakerjaan 2022. Lanjut Bupati, masalah ketenagakerjaan, menjadi tanggung jawab pemerintah, karenanya harus selalu diinformasikan oleh Dinas Ketenagakerjaan Lamongan. 
   Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa Disnaker, harus menjadi pusat informasi tentang semua yang mencakup ketenagakerjaan. “Disnaker ini harus menjadi pusat informasi untuk seluruh masyarakat Lamongan dalam mencari pekerjaan,” terangnya. 
   Job fair dan expo ketenagakerjaan ini, bertujuan untuk memberikan informasi ketenagakerjaan kepada masyarakat di Lamongan. Melalui acara ini, diharapkan mampu menurunkan 3 ribu jiwa dari angka pengangguran di Lamongan jika dipresentasekan.
   “Terdapat 5.054 lowongan pekerjaan yang tersedia dikegiatan ini. Maka, harapkan itu bisa menurunkan 3 ribu jiwa pengangguran di Lamongan.
   Sementara kegiatan ini diikuti oleh 55 perusahaan yang bergerak di bidang umum, teknis, medis, jasa, administrasi, maintenance, operator, dan pekerja migran ke luar negeri. “Ini salah satu wujud dari lompatan service percepatan pembangunan ketenagakerjaan, diantaranya transformasi BLK, mix and match, transformasi rogram perluasan kerja, pengembangan talenta muda, hubungan baru industrial, dan reformasi pengawasan bekerja,” kata Agus Cahyono Kepala Dinas Ketenagakerjaan Lamongan. 
  Dalam laporannya, Agus juga menerangkan, kegiatan ini juga memiliki tujuan untuk membantu perusahaan dalam merekrut pekerja itu diutamakan untuk masyarakat Lamongan. “Kami koordinasikan kepada perusahaan yang hadir disini, bahwasanya yang diutamakan ialah masyarakat Lamongan,” tegasnya. 
   Sementara, 55 perusahaan yang ikut serta dalam Job Fair dan Expo ketenagakerjaan 2022 itu sebelumnya sudah melakukan pendaftaran ke Disnaker Lamongan dengan kesanggupan membuka lowongan pekerjaan dan mengisi form. Tidak hanya dalam kota saja, perusahaan yang hadir berasal dari luar juga seperti Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Blitar dan Malang. * Ind



MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget