Articles by "Lamongan"


Lamongan - suaraharianpagi.com

   Bupati Terpilih Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA dan Wakil Bupati Terpilih Drs. KH. Abdul Rouf, M.Ag. dilantik dan diambil sumpahnya oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa, di Gedung Negara Grahadi Surabaya bersama 16 Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih hasil Pilkada serentak Tahun 2020 di Propinsi Jawa Timur, Jum'at (16/2). 

   Acara yang bertajuk Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota Terpilih Hasil Pilkada Serentak 2020 tersebut terbagi menjadi tiga sesi. Kabupaten Lamongan ada pada sesi ketiga yakni pada pukul 16.00 bersama dengan Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Kediri, Kabupaten Gresik, dan Kota Surabaya. Khofifah Indarparawansa dalam sambutannya menjelaskan mengapa acara ini dilaksanakan dalam tiga sesi. “Jadi proses pelantikan ini dimonitor langsung oleh Tim Kemendagri untuk memastikan betul-betul mengikiuti protokol kesehatan yang ketat,” Ungkap Khofifah Indarparawansa.

   Beliau mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak terkait atas kelancaran proses pilkada serentak tahun 2020. “Alhamdulillah proses pilkada serentak sudah dilalui dengan berbagai ikhtiar yang luar biasa. Dari yang seharusnya dilaksanakan Bulan September mundur menjadi 9 Desember. Banyak kekhawatiran, kehati-hatian dan kewaspadaan agar tidak menjadi kluster penularan Covid 19. Terimakasih atas kerja keras seluruh jajaran KPU, Bawaslu, relawan, KPPS dan juga TNI/Polri sehingga proses ini berjalan lancar. kondusif dan aman,” terang Khofifah.

   Lanjut Dia mengungkapkan bahwa partisipasi masyarakat pada pilkada serentak di masa pandemi tersebut cukup tinggi yakni 67,68% melebihi pilkada serentak sebelumnya tahun 2018 yang tidak di masa pandemi yang hanya 66,92%. Sehingga menurutnya itu mengartikan begitu kuatnya dukungan masyarakat memberikan amanah dan kepercayaannya kepada Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih.

   Khofifah Indarparawansa juga menyampaikan pesan Presiden Jokowi agar Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah nantinya bekerja secara cepat dan detail serta melakukan gas dan rem. Hari ini kita masih ada pada posisi PPKM Mikro, kecepatan kerja harus dilakukan dengan baik tetapi masih harus memperhatikan penyebaran Covid 19. Penularannya sudah melandai namun masih belum berakhir jadi harus tahu kapan melakukan gas dan kapan menggunakan rem,” Ungkapnya.

   Lebih lanjut, Dia juga mengungkapkan bahwa April diharapkan sudah take off ekonomi kita karena sebelumnya terkontraksi sehingga Maret diharapkan melakukan percepatan-percepatan salahsatunya terealisasinya Dana Desa. Diharapkan sampai Maret Dana Desa sudah masuk rekening sebesar 40%, sedangkan untuk Desa Mandiri sudah masuk 60%. Hal ini penting karena PDRB di Jawa Timur 62% terdiri dari konsumsi rumah tangga.

   Jadi jika distribusinya naik maka akan meningkatkan daya beli masyarakat yang pada akhirnya memberikan multiplier effect untuk pertumbuhan ekonomi,” Tambahnya. Dia juga mengingatkan terkait pembuatan RPJMD kabupaten/kota segera disahkan dan harus seiring dengan RPJMN dan RPJMD Propinsi Jawa Timur. Yang nantinya RPJMD tersebut akan dibreakdown menjadi RKP, RKPD JPropinsi dan RKPD Kabupaten. “Jadi jika ada revisi-revisi harap disesuaikan agar program-program pemerintah daerah sinergi dengan program pusat dan propinsi,” pungkasnya. * ind

 

Lamongan - suaraharianpagi.com

   Bagi pengguna Jalan Nasional Lamongan - Gresik sebaiknya mulai mencari jalur alternatif, karena jalur utama tersebut akan mengalami perbaikan, Sabtu (27/2). Adapun perbaikan dimulai Km 39 - 41 Desa Rejosari Kecamatan Deket Lamongan. Pengerjaan diperkirakan membutuhkan waktu selama sekitar 2 bulan.Menyikapi kondisi tersebut, Satlantas Polres Lamongan memberikan informasi jalur alternatif yang dapat digunakan agar pengguna jalan tidak terjebak kemacetan. Untuk menghindari kamacetan, kita ada arahan tentang jalan alternatif yang bisa dipilih para pengguna jalan,” tutur Kasat Lantas, AKP Fybrien Indah Senja Lestari didampingi Kanit Patroli, Ipda Fifin Yuli S, Jumat (26/2).

   Lanjut Fybrien menjelaskan, untuk menghindari kamacetan arus Lalin akibat perbaikan jalan, maka kendaraan besar dari Tuban - Bojonegoro bisa melalui jalur alternatif simpang 3 Mira Babat, menuju Manunggal Tuban dan berlanjut ke jalan raya Daendels Paciran. Sedangkan dari arah Surabaya - Gresik, bisa melalui Bunder ke arah jalan raya Daendels. Kemudian untuk kendaraan kecil yang dari arah Tuban-Bojonegoro, bisa melalui simpang tiga Pucuk atau simpang 3 Sukodadi untuk seterusnya menuju arah jalan raya Daendels Paciran. Sedangkan yang dari arah Surabaya-Gresik, melalu alternatif Bunder arah jalan raya Daendels Paciran.

   Pengalihan dilakukan untuk memperlancar arus lalu lintas. Lebih lanjut Fybrien berharap pengguna jalan bersedia mengikuti arahan petugas Satlantas Polres Lamongan untuk menggunakan jalur alternatif agar terhindar dari macet.Pengalihan arus lalu lintas akibat perbaikan Jalan Poros Nasional Gresik-Lamongan ini situasional. Jika perbaikan jalan lebih cepat selesai dari jadwal, maka tidak lagi perlu jalur alternatif. "Pengguna jalan kami minta berhati-hati saat berkendara karena jalan agak licin akibat masih musim hujan dan adanya titik rawan laka lantas,"pungkas Fybrien. * ind

Lamongan - suaraharianpagi.com

Kegiatan vaksinasi Covid-19 tahap kedua di Kabupaten Lamongan dimulai hari ini, dengan sasaran petugas pelayanan publik dan pedagang pasar. Adapun Vaksinasi untuk pedagang pasar dipusatkan di tiga titik, yaitu kantor Perusahaan Umum Daerah, Pasar Lamongan dan di Pasar Agro Babat dan Pasar Babat. Berjumlah 252 orang yang di vaksin di Perumda pasar ini baik pengelola maupun pedangang, terang Suhartono, Direktur Perumda Pasar Lamongan, Kamis (25/2).

Lanjut Suhartono, pelaksanaan vaksinasi di Kantor Perumda Pasar meliputi pedagang dan pengelola Pasar Baru atau biasa disebut Pasar Tingkat, Pasar Sidoharjo, Pasar Ikan dan Pasar Rakyat. Alhamdulillah,"Antusias pedagang yang ingin divaksin di Lamongan sangat baik. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, karena dengan cepat pengelola pasar dan pedagang mendapatkan vaksin di hari ini,"Ujarnya.

Proses vaksinasi untuk pedagang dan pengelola pasar juga akan dilaksanakan di Pasar Brondong dan Pasar Blimbing. "Untuk Pasar Blimbing dan Pasar Brondong gilirannya besok. Kalau untuk yang belum terdaftar, nanti kita usulkan lagi ke Dinas Kesehatan agar mendapatkan vaksin, karena masih banyak pedagang kita,”Terang Hartono.

Sementara untuk petugas pelayanan publik yang menjalani vaksinasi hari ini meliputi Dinas Sosial 235 sasaran, Sekretariat Dewan 231 sasaran, Sabadiaksa 206 sasaran, Dinas TPHP 212 sasaran, Kejaksaan 315 sasaran, Sekretariat Daerah 254 sasaran serta Dinas Pariwisata 204 sasaran. Sementara itu, dr Taufik Hidayat, Kepala Dinas Kesehatan Lamongan, mengatakan selain petugas pelayanan publik dan pedagang pasar, pada vaksinasi Covid-19 tahap kedua ini juga terdapat Tenaga Kesehatan yang sebelumnya. Ada tambahan 1937 tenaga kesehatan  yang sebelumnya belum divaksin, diikutkan kegiatan sekarang,” Pungkas Taufik. * ind

Lamongann - suaraharianpagi.com

Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Lamongan bersama Kementerian Pertanian RI mengembangkan tanaman buah mangga varietas baru Agri Gardina (mangga pisang) yang bisa berbuah terus-menerus dan cocok ditanam di iklim tropis. Kita melakukan penanaman komoditas mangga varietas Agri Gardina yang bisa berbuah terus menerus tanpa mengenal musim. Populernya pisang ini mangga pisang karena cara makannya bisa dikupas seperti pisang tidak pakai pisau,” terang Sujarwo, Plt Kepala Dinas TPHP Lamongan, Sujarwo, Rabu (24/02).

Lanjut Sujarwo, Selain bisa dikupas seperti pisang, ada yang lebih menarik untuk dikembangkan buah yang memiliki rasa manis, baunya harum, warnanya merah yakni bisa langsung dimakan beserta kulitnya.“Varietas unggulan dari Kementerian Pertanian ini bisa langsung dimakan karena kulitnya tidak kelat (sepet) dan tidak membuat tenggorokan gatal (serik),” Ungkapnya. Tambah Sujarwo, yang lebih menguntungkan bagi petani jika menanam buah mangga jenis Agri Gardina adalah harganya sangat kompetitif karena tidak mengenal musim petik buah mangga. “Mangga jenis lain Rp 3-5 ribu perkilo. Kalau mangga pisang tetap bisa bertahan di harga Rp 30.000 sampai dengan Rp 40.000 per kilo di musim petik buah. Karena memang pangsa pasar ekspornya cukup luas.

Selain itu sebenarnya mangga ini untuk konsumsi masyarakat menengah ke atas. Mangga hasil persilangan mangga arum manis dan mangga dari luar negeri ini, penanaman perdananya secara simbolis di Dusun Mencorek, Desa Sendangharjo, Kecamatan Brondong dihadiri beberapa pihak dari Kementerian Pertanian RI. “Di antaranya Kepala Balitbu (Balai Penelitian Tanaman Buah) Tropika, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian yang diwakili IP2TP (Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian Cukurgondang) serta didampingi Bupati Lamongan terpilih Yuhronur Effendi.

Sujarwo meyakini, tanaman buah yang bisa ditanam pada iklim tropis dengan ketinggian 1-500 mdpl (meter di atas permukaan laut) dan terus-menerus berbuah di usia 2 tahun tersebut bisa dikembangkan di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan. Pada Perdana  ini kita tanam 5.000 bibit mangga Agri Gardina atau mangga pisang dari Kementan RI. Karena sangat menjanjikan akan kita coba kembangkan di seluruh desa se-Kabupaten Lamongan. *Ind

Lamongan - suaraharianpagi.com

Tingginya Curah hujan dalam beberapa hari terakhir membuat kawasan Bengawan Njero, Kabupaten Lamongan kembali dikepung banjir akibat luapan sungai. Padahal banjir di kawasan tersebut baru saja berangsur dalam hitungan Beberapa hari surut. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah kabupaten Lamongan menyebutkan, banjir saat ini menggenangi 62 Desa di 5 kecamatan di Lamongan. Untuk saat ini, banjir terjadi di 62 desa di 5 kecamatan, yaitu Kecamatan Karangbinangun, Glagah, Deket, Kalitengah dan Turi," Terang, Muslimin, Kasi Tanggap Darurat BPBD Lamonganpada awak media, Rabu (24/2).

Adapun  sebanyak 3592 rumah warga yang dihuni 3712 Kepala Keluargaterendam banjir. Selain itu banjir juga merendam jalan poros Desa, dengan ketinggian air mulai dari 20 senti meter hingga 80 senti meter. "Rumah terendam terbanyak ada di Kecamatan Turi yaitu 1632 rumah, Kecamatan Deket 649 rumah, Kecamatan Kalitengah 519 rumah, Kecamatan Karangbinangun 449 rumah dan Kecamatan Glagah 343 rumah," katanya.

Lanjut Muslimin mengatakan, pihaknya terus mengoptimalkan pompa air untuk memompa air dari Bengawan Njero menuju Bengawan Solo, agar banjir segera surut. "Banjir di kawasan Bengawan Njero Lamongan ini akibat curah hujan beberapa hari terakhir yang cukup merata sehingga membuat waduk dan rawa debit airnya penuh, seperti Waduk Gondang yang limpasannya sudah setinggi 28 cm,"Pungkas Muslimin. *Ind

Muhammad Kamil 

 Lamongan – suaraharianpagi.com

54 ahli waris pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Kabupaten Lamongan harus menerima kenyataan bahwa santunan dari Kementerian Sosial RI yang mereka nantikan, ternyata tidak lagi dapat dicairkan. Dikarenakan Kemensos telah menghentikan pemberian santunan bagi ahli waris pasien Covid-19 yang meninggal dunia.Keputusan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 150/3.2/BS.01.02/02/2021 tentang Rekomendasi dan Usulan Santunan Ahli Waris Korban Meninggal Akibat Covid-19.

Menurut, Muhammad Kamil, Kepala Dinas Sosial Lamongan, mengatakan, 54 ahli waris di Lamongan tersebut tercatat telah mengajukan santunan sejak September 2020 lalu. Dan ke-54 ahli waris tersebut juga telah melengkapi berkas yang disyaratkan untuk mendapatkan santunan, namun hingga kini belum ada yang cair,” terang Kamil, Rabu (24/2).

Lanjut kamil, Selain 54 ahli waris pasien Covid-19 meninggal yang sudah diproses, Tambah kamil, menyebut bahwa pada awal bulan ini juga ada ahli waris yang mengajukan ke Dinsos Lamongan, tapi belum diproses. "Sampai awal bulan ini masih ada (yang mengajukan santunan) tapi belum kita prosesterkait santunan dari Kemensos RI bagi ahli waris pasien meninggal Covid-19, pungkas kamil. *Ind

Lamongan - suaraharianpagi.com

Tahapan Pemilukada Lamongan hampir berakhir. Komisi Pemilihan Umum Lamongan melaksanakan rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Lamongan dalam pemilihan serentak lanjutan tahun 2020, di ruang Media Center KPU, Jum’at (19/2).

   Menurut, Ketua KPU Mahrus Ali, S.Pd dalam rapat, bahwa Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 ini merupakan pemilihan dengan tahapan waktu terpanjang, dimana tahapan diawali mulai September 2019 dan sempat cut-off awal tahun 2020 kaena pandemi covid. Ia juga menyatakan bahwa antusiasme dan partisipasi masyarakat Lamongan sangat luar biasa, peserta pemilihan mampu melebihi target yang ditetapkan nasional.

   “Kami jajaran KPU Lamongan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Lamongan yang telah mendukung penuh dalam setiap tahapan pemilihan 2020. TNI-Polri beserta jajaran yang telah memberikan back-up penuh terkait pengamanan mulai tahapan awal sampai berakhirnya tahapan ini,”terang Mahrus Ali.Pemerintah Kabupaten Lamongan secara penuh mendukung pelaksanaan tahapan Pemilukada hingga tuntas.

   Bersama jajaran TNI Polri, Pemkab Lamongan kawal dan lakukan pengamanan pelaksanaan pemilukada Lamongan 2020.Dalam rapat pleno terbuka ini, KPU Lamongan menetapkan pasangan calon nomor urut 2 atas nama Dr. H. Yuhronur Efendi dan Drs. KH. Abdul Rouf sebagai sebagai paslon terpilih Bupati dan Wakil Bupati Lamongan dalam pemilihan serentak lanjutan tahun 2020. Paslon nomor urut 2 ini memperoleh suara sebanyak 336.154 suara atau 41,78 persen dari total suara sah. Acsra tersebut dihadiri oleh Plh Bupati Aris Mukiyono bersama jajaran Forkopimda Lamongan, serta paslon terpilih bersama tim sukses paslon, rapat pleno ini berjalan dengan aman dan lancar.

   Berhalangan hadir, paslon nomor urut 1 (Suhandoyo-Astiti) dan paslon nomor urut 3 (Kartika-Sa’im) melalui perwakilannya menyampaikan permohonan maaf jika selama tahapan pemilukada terdapat kesalahan dan kekurangan, serta mengucapkan selamat kepada Bupati terpilih.Calon Bupati terpilih, Yuhronur Effendi mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya pilkada secara tertib, aman, baik, dan lancar. “Terima kasih Penyelenggara (KPU), Forkopimda, dan seluruh masyarakat Lamongan yang telah berpartisipasi mensukseskan acara. Kemenangan yang kita raih adalah kemenangan masyarakat. Amanat yang disampaikan masyarakat tidak akan kami sia-siakan, sebisa mungkin akan kami implementasikan. Mari bergandengan dan bekerjasama untuk kemajuan dan kesejahteraan Lamongan,” pungkasnya.

   Secara maraton Rapat Paripurna dalam rangka Pengumuman Hasil Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lamongan Terpilih juga digelar di hari yang sama. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Arif Bakhtiar.“Mendagri sudah berkirim surat perihal pelantikan Bupati / Wakil Bupati. walikota/wakil walikota. Bahwa untuk daerah yang masa jabatannya habis pada Februari, dan Mahkamah Konstitusi sudah menetapkan untuk tidak dilanjutkan perkaranya, pelantikannya akan dilakukan oleh Gubernur pada Minggu IV Februari,” tutur Arif Bakhtiar.

   Lanjut Arif Bakhtiar, Pemkab Lamongan, bersama KPU dan DPRD berkomitmen untuk memenuhi ketetapan Mendagri tersebut. Sehingga Bupati dan Wakil Bupati terpilih Lamongan bisa dilantik serentak pada Minggu IV Februari.“Karena itu dalam hanya dalam sehari ini, mulai pleno di KPU jam 9 pagi kemudian langsung dilanjutkan paripurna di DPRD, kami secara maraton melakukan percepatan proses pengusulan pengesahan pengangkatan bupati dan wakil bupati terpilih,” Pungkas Arif. * Ind

 

Lamongan - suaraharianpagi.com

Berdasarkan hasil pemetaan yang telah dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lamongan, terdapat 76 Desa rawan terjadi banjir, seiring dengan meningkatnya intensitas hujan. Desa tersebut tersebar di 9 kecamatan yang berada di sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo.

Menurut, Mugito Kepala BPBD kabupaten Lamongan mengatakan, bahwa yang paling rawan banjir adalah wilayah yang dilalui sungai Bengawan Solo di kiri kanannya, sama yang berposisi pada kawasan Bengawan Jero. Kalau total Desanya kurang lebih 76 Desa di 9 Kecamatan. Mulai dari Babat sampai Kecamatan Glagah,"usai menggelar apel kesiapsiagaan bencana, di Desa Kendal, Kecamatan Sekaran, Lamongan, Rabu (25/11).

 Lanjut Mugito, Selain banjirbencana lain yang rawan terjadi ketika musim penghujan di Lamongan adalah tanah longsor dan angin puting beliung, yang merupakan dampak dari fenomena La Nina. Adapun bencana tanah longsor baik di sepanjang sungai Bengawan Solo maupun daerah perbukitan seperti di Lamongan bagian utara dan selatan. Sedangkan untuk angin puting beliung ini bisa terjadi di wilayah dataran tinggi,"terangnya.

Untuk itu Sebagai langkah antisipasi, BPBD bersama TNI, Polri serta instansi terkait melakukan sosialisasi dan simulasi kepada masyarakat terkait penanggulangan bencana."Selain simulasi ini, BPBD dan dinas terkait juga sudah bergerak, seperti Dinas Pengairan melakukan normalisasi sungai, pembersihan saluran irigasi dan sebagainya, termasuk teman-teman dari Dinas Perkim, terutama di kawasan kota. Agar nanti sewaktu waktu prediksi BMKG benar terjadi, air bisa bergerak dengan sangat lancar,"kata Mugito.

Sementara itu, Bupati Fadeli berharap berbagai persiapan yang dilakukan tersebut dapat meminimalisir dampak bencana alam, mulai dari banjir luapan sungai Bengawan Solo, tanah longsor hingga puting beliung. "Semoga semuanya bisa tertangani dengan baik. * abi

 


Lamongan - suaraharianpagi.com

   Guru merupakan pahlawan tanpa tanda jasa. Sosok guru tidak pernah lelah memberikan ilmu dan mengajarkan anak didiknya. Pengorbanan waktu dan tenaga yang guru curahkan demi mencerdaskan anak bangsa tak mungkin bisa terganti hanya dengan materi. Mereka hanya berharap generasi penerus bangsa bisa menjadi manusia  yang cerdas dapat membangun negeri ini menjadi lebih baik dan mempunyai peran dalam membentuk generasiyang memiliki akhlak mulia.

   Hari ini tepat tanggal 25 November 2020 kita semua merayakan Hari Guru Nasional. Berbeda dari perayaan Hari Guru tahun sebelumnya yang begitu meriah dengan berbagai perayaan untuk menyambut Hari Guru di seluruh pelosok negeri ini, kali ini kita semua merayakan Hari Guru hanya dengan memanjatkan doa di tengah pandemi Covid19 yang sedang melanda negeri. Seakan gedung sekolah mati suri tanpa canda tawa anak-anak. Kerinduan pun tak kalah menguncang tatkala banyak anak didik yang merengek ingin dapat belajar kembali di sekolah, mereka rindu teman - teman, mereka rindu bapak/ibu guru mereka di sekolah. Meskipun begitu semangat guru di tengah pandemi covid - 19 tak boleh luntur sedikit pun.

   Dengan semangat kreativitas dan dedikasi seorang guru, guru menolak menyerah karena Covid I9.  Tidak ada kata menyerah dalam mencerdaskan anak bangsa, keterbatasan sebagian guru akan IT tidak menjadi penghalang untuk dapat mentransfer ilmu mereka kepada anak didik di tengah pandemi, di tengah aktivitas belajar dari rumahdengan berbagai keterbatasan akses internet ataupun perangkat. Menurut Heni Rahmawati, Guru TK (PAUD,KB) Tunas Harapan Desa Kendal Kemlagi Kecamatan Karanggeneng kabupaten Lamongan mengatakan, bahwa di Hari Guru Nasional ini banyak harapan yang tercurah.

   Harapan semoga negeri ini cepat kembali pulih terbebas dari pandemi covid-19, sehingga dunia pendidikan dapat kembali bangkit dan kehidupan dapat kembali normal, Rabu(25/11). Lanjut Heni, dia berharap agar setiap anak mendapat hak belajar yang sama dan merata. Dan setiap guru di seluruh pelosok negeri mendapatkan kesejahteraan yang sama dan tidak ada lagi diskriminasi terhadap profesi guru. Semangat Guru Indonesia, Semangat mencerdaskan anak Bangsa, Semangat hadapi pandemi covid - 19 dengan Berkreatif, Berinovasi dan mempunyai dedikasi dalam dunia pendidikan Menuju indonesia maju. Menjadi guru adalah pilihan hati yang harus dikatakan dengan niat dalam bentuk pengabdian.

   Bentuk pengabdian harus terus bersama guru dalam menjalankan profesinya secara profesional. Mengukur profesionalitas guru bukanlah perkara mudah, apalagi jika sudah berkaitan dengan pengembangan karier keguruan. Pemerintah sudah mengeluarkan regulasi tentang sertifikasi pendidik, namun sampai sekarang parameter guru yang berkualitas sepertinya juga masih sebatas harapan. Tersertifikasi pendidik ataupun belum saat ini hampir tidak ada bukti empiris yang bisa membedakan, hanya faktor kesejahteraan sajalah yang tampak. Guru yang sudah tersertifikasi akan tampak sibuk untuk menyiapkan dan menunggu perihal pencairan tunjangan sertifikasi pendidik, namun guru yang belum tersertifikasi hanya bisa menyaksikan sambil berdoa serta berharap agar segera dapat berpredikat guru bersertifikat pendidik.

    Hal tersebut merupakan gambaran nyata, lalu apa sebenarnya yang membuat sulitnya memperoleh sertifikat pendidik bagi guru? Bukankah guru sudah mencurahkan segenap kemampuan untuk memberikan layanan pembelajaran secara maksimal? Ada yang bilang jadi guru itu harus ikhlas, legawa, karena menerima predikat pahlawan tanpa tanda jasa. Tapi, disaat ini masihkah ada guru yang benar - benar masih menyimpan idealisme tersebut?. Karena Idealisme guru adalah ruh bagi profesi mulia ini. Jangan nodai hanya sekedar mendapatkan tunjangan profesi lalu mengorbankan segala macam cara, bahkan menghalalkan segala macam cara. Percayalah dan yakinlah bahwa berbagai pihak pasti serius dalam mengakomodir hak guru, termasuk pemerintah. Semoga ditengah pandemi covid 19 para guru tetap berada pada ruh idealisme guru tanpa tendensi kecuali hanya pengabdian. Selamat Hari Guru Nasional 2020.* abi

 Lamongan - suaraharianpagi.com

Komisi Pemilihan Umum kabupaten Lamongan tengah menyiapkan skema agar pasien Covid-19 tetap bisa menyalurkan hak pilihnya pada Pilbup Lamongan yang berlangsung 9 Desember mendatang.

 Menurut, Mahrus Ali, S.Pd, Ketua KPU Lamongan, skema yang sedang dipersiapkan adalah dengan menerjunkan petugas untuk mendatangi penderita Covid-19 yang menjalani perawatan di Rumah Sakit. Adapun rencananya, petugas yang akan mendatangi satu per satu pasien Covid-19 adalah petugas TPS yang lokasinya dekat dengan rumah sakit tempat pasien dirawat. "Tapi kami masih menunggu teknis yang dipersiapkan tim gugus tugas, kalau misalnya petugas kami diperbolehkan masuk, maka tiga petugas TPS di sekitar rumah sakit kita suruh datang sambil membawa kertas suara dan bilik suara dan mendatangi mereka satu per satu,"terang Mahrus, (19/11).

Lanjut, Mahrus, petugas TPS yang mendatangi pasien Covid-19 akan menerapkan protokol kesehatan dan didampingi petugas dari Satgas Covid-19. Biar tidak terjadi penularan, maka yang pasti kita minta petugas TPS kami ada yang mendampingi dari tim Satgas Covid-19, mereka sebelum masuk pasti mendapatkan pengarahan dulu,"katanya.

Pada Pilbup Lamongan 2020, KPU Lamongan tidak mendirikan TPS khusus bagi pasien Covid-19 karena berbagai pertimbangan, diantaranya faktor biaya dan minimnya jumlah pasien yang dirawat. "Percuma kita dirikan, misalnya 10 hari sebelum hari H ada 200 pasien yang dirawat, kemudian mereka dinyatakan sembuh kan sia-sia. Kecuali di Lapas Lamongan, masa tahanan para narapidana yang bertahun-tahun,” pungkasnya. * abi

Lamongan - suaraharianpagi.com

    Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Emansipasi dan Aspirasi Masyarakat (Jerat) gelar demonstrasi, Selasa (17/11) di depan kantor Bupati Lamongan menuntut aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan korupsi Bupati Lamongan Fadeli. Ketua LSM Jerat, Miftah Zaeni menegaskan, demonstrasi yang dilakukannya sebagai bentuk aksi moral menyikapi beberapa kasus dugaan korupsi yang terjadi di Kabupaten Lamongan. Sementara itu,  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lamongan Achmad Edywn Anedi belum bisa diminta tanggapan tentang aksi demo LSM Jerat karena berdalih hari ini sedang dinas luar. Ia berjanji akan konfirmasi dulu pada dinas yang menangani. Berikut ini 7 dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Lamongan yang diungkap LSM Jerat yaitu :

1. Anggaran pembangunan Puskesmas Karangkembang Babat nilai proyek Rp 9,4 Miliar tahun 2018 terindikasi Mark Up (penggelembungan) dan kecurangan yang mengakibatkan kerugian negara minimal Rp 1.561.472.727 dan maksimal Rp 2.795.831.013 Hal ini dikarenakan terjadi pengurangan pengerjaan pengeboran strauss pada rumah pompa dan pengurangan pekerjaan pada beton atap unit Unit Gawat Darurat (UGD). Selain itu, LSM Jerat menemukan ada pengurangan pada pekerjaan pagar samping sambatan depan (Box Culvert), AC, dan bahkan tidak menutup kemungkinan terjadi kecurangan pada pekerjaan lainnya. Apalagi pengerjaannya dimenangkan PT Pilar Abadi milik H Mardi, tapi praktek di lapangan dikerjakan saudara Dodon.

2. Kemudian tahun 2019 dianggarkan lagi melalui satuan kerja Dinas Kesehatan rincian anggaran Rp 9.350.000.000 hasil lelang pemenang dengan harga Rp 8.350.630.394. Hal tersebut tidak menutup kemungkinan terjadi Mark Up seperti tahun sebelumnya yang tendernya dimenangkan CV Kharisma Cipta Abadi beralamat di Jalan Kinameng Indah Nomor 18 Lamongan.

3. Dugaan pungutan liar (pungli) melalui Camat se Kabupaten Lamongan meminta uang senilai Rp 1,6 juta pada para Kades dengan alasan diberikan kepada Kejaksaan dengan dalih agar tidak dipermasalahkan penggunaan anggaran Dana Desa (DD) dan bahkan bisa juga terjadi di tahun-tahun sebelumnya.

4. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Lamongan diduga meminta jatah anggaran proyek-proyek Bantuan Keuangan Kepada Pemerintah Desa (BKKPD) di Desa Se Kabupaten Lamongan tahun 2020 dengan prosentase 15% – 25%. Menurut pengakuan dari beberapa sumber hal itu dilakukan atas dasar perintah dari Kepala Dinas PMD Kabupaten Lamongan dan juga patut diduga modusnya dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.

5. Dana Covid-19 tahun 2020 terindikasi banyak Mark Up baik pengadaan barang dan jasa juga pelaksanaannya. Indikasi-indikasi tersebut dibuktikan tidak dilibatkannya seluruh wakil rakyat DPRD Kabupaten Lamongan terkait penganggaran dan pengawasan penggunaan anggaran tersebut. Hasil refocusing maupun yang lainnya sebesar Rp 200.177.755.000 dalam hal ini yang seharusnya bertanggung jawab sepenuhnya adalah Ketua Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 yakni Bupati Lamongan yang juga sebagai Kepala Daerah.

6. Mengusut dan meminta kejelasan dan keseriusan penanganan kasus pengadaan barang dan jasa RSUD dr. Soegiri Lamongan tahun 2015-2017 sesuai surat perintah penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nomor : Sprin.Lidik-74/01/05/2018 yang terindikasi ada kecurangan dan Mark Up berupa janji terkait pengadaan barang dan jasa untuk dibuka kembali atau ditindak lanjuti untuk memperjelas upaya proses hukum agar ada kepastian hukum.

7. Mengusut dan meminta kejelasan terkait keseriusan penanganan dugaan korupsi kas dan kredit fiktif Bank Daerah Lamongan di Polda Jatim laporan masyarakat tanggal 17 Juli 2020. Selanjutnya diterbitkan surat perintah Nomor : Sprin/1344/VII/RES 3.3/2020/Ditreskrimsus tanggal 09 Juli 2020. Kamimasyarakat Lamongan ingin Keseriusan Aparatur Penegakan Hukum agar Benar - benar serius - serius menelusuri dan mengusut tuntas serta menindak tegas terjadinya kasus dugaan tindak Pidana Korupsi Bupati Lamongan H. Fadeli. * abi

 

 

 

Lamongan -  suaraharianpagi.com

   Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lamongan terus mempersiapkan logistik pemilihan suara. Rencananya, lembaga penyelenggara pemilu itu mencetak 1.066.205 lembar surat suara.Jumlah surat suara nantinya berdasarkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) ditambah 2,5 persen untuk cadangan,"Terang Mahrus Ali, S.Pd Ketua KPU Kabupaten Lamongan, Selasa (17/11).

   Lanjut Mahrus, adapun mekanisme pencetakan surat suara masih dikoordinasikan dengan pihak percetakan Temprina Gresik. Mahrus memastikan, template dan master surat suara sudah siap untuk dicetak."Kalau untuk surat suara itu cetaknya bisa cepat. Dua sampai tiga hari sudah selesai,"Lebih lanjut DIa menuturkan, pelipatan surat suara nantinya dilaksanakan di lokasi pencetakan. Alasannya, petugas pelipatan harus menggunakan alat pelindung diri (APD) yang distribusinya terkonsolidasi secara nasional. Dan kita sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan pihak bawaslu.

Tambah Mahrus, memastikan pengadaan APD yang menggunakan APBN mulai diproses. Untuk logistik TPS reguler nantinya menggunakan APBD, sedangkan TPS tambahan menggunakan APBN."Untuk kotak suara tidak ada masalah. Yang kita intensifkan surat suara. Dan untuk  bilik suara menggunakan yang lama berbahan aluminium. Sedangkan bahan kotak suara juga masih sama seperti pemilu serentak tahun lalu."Logistik semua sudah jalan. Logistik APD itu terkonsolidasi semuanya dengan KPU RI. Logistik TPS itu sebagian besar juga terkonsolidasi secara nasional dan tintanya sudah datang kemarin," pungkasnya. * abi

 

Lamongan - suaraharianpagi.com

Bupati memberikan apresiasinya terhadap TMMD ke-109 Tahun 2020 di Desa Tebluru Kecamatan Solokuro. Hal tersebut diungkapkannya saat Acara Penutupan TMMD ke-109 Tahun 2020 di Pendopo Lokatantra, Rabu (21/10).“Saya telah mengikuti Program TMMD beberapa kali, dan tahun ini mempunyai rasa tersendiri. TMMD ke-109 ini sangat luar biasa karena hadir di tengah-tengah pandemi Covid 19. Programnya sangat terpadu, memiliki sasaran dan hasil yang jelas,” kata Fadeli.Fadeli bahkan berharap agar nantinya Program TMMD bisa ada di setiap tahunnya karena Program TMMD mempunyai manfaat yang sangat besar bagi masyarakat.

“Anggaran Program TMMD sebesar Rp. 1,5 Milyar ditambah dengan Rp.470 Juta menjadi Rp.1,97 Milyar namun manfaat yang dirasakan oleh masyarakat lebih dari itu. Jika diadakan setiap tahunnya maka Kita Pemerintah Daerah akan selalu mendukung program tersebut”, Harap Fadeli.Dandim 0812 Letkol Infantri Sidik Wiyono mengungkapkan bahwa Program TMMD hanyalah sasaran antara, sasaran utamanya adalah gotong royong masyarakat.

Menurutnya tanpa bantuan semua pihak yang berpartisipasi termasuk Bupati, Kapolres, Dinas Terkait, masyarakat serta para mantan kombatan dan napiter program ini tidak akan sukses.“Terimakasih karena tanpa bantuan semua pihak kami hanyalah partikel kecil yang tidak ada apa-apanya, mari bersama-sama memberikan kontribusi terhadap negara,” terang Letkol Infantri Sidik Wiyono.

Pada Program TMMD ke-109 Tahun 2020 di Desa Tebluru Kecamatan Solokuro berhasil mencapai sasaran pokok berupa pembangunan rabat beton Jalan Tebluru-Taman Prijek, pemeliharaan Jalan Gampang Sejati-Petiyen, Normalisasi saluran air sepanjang 596 meter, Pipanisasi sepanjang 950 meter, Pembuatan bak pembagi air, Pengerukan embung desa, Pembangunan rumah singgah 2 unit, dan Pembangunan Pos Kampling 1 unit. Ditambah dengan sasaran tambahannya yakni bedah rumah 15 unit, dan Rehab lapangan volley 1 unit.Di akhir acara dilakukan penandatanganan Berita Acara Penyerahan Kegiatan Fisik TMMD ke-109 Tahun 2020 dari Dandim 0812 kepada Bupati Fadeli yang diterima oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Khusnul Yaqin. * abi

 

Lamongan - suaraharianagi.com

Pemerintah kabupaten  Lamongan melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro memberikan pelatihan dan pembinaan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mempercepat pemulihan perekonomian di Kabupaten Lamongan. Bupati Fadeli mengatakan pelatihan, pembinaan dan pendampingan terhadap pelaku UMKM ini merupakan tugas dari Satgas Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional."Jadi ini adalah tugas kita, yang pertama bagaimana sehat dulu. Kemudian berbicara mengenai ekonomi. Ini memang para pengusaha-pengusaha Lamongan sudah rindu,"tutur Fadeli usai memberikan sambutan, Rabu (21/10).   

Lanjut Fadeli menjelaskan, kemarin tenaga kerja banyak yang dikurangi karena tidak bisa memaksimalkan perusahaan. Bahkan yang ekspor-ekspor ditutup."Sekarang sudah dibuka lagi sudah bekerja lagi dan ini perlu support dari kita. Begitu juga pelaku UMKM ini harus kita berikan pelatihan. Saya ingin ekonomi di Lamongan ini cepat tumbuh dan bangkit kembali seperti semula,"Harapannya.

Sementera itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lamongan, Agus Suyanto menjelaskan, pelatihan dan pembinaan kepada pelaku UMKM ini untuk meningkatkan kualitas mereka."Sekitar kurang lebih 200 ribu pelaku UMKM kita berikan pelatihan, pembinaan dan ketrampilan. Sehingga nantinya mereka bisa diharapkan menyerap tenaga kerja di Kabupaten Lamongan,"Kata Agus Suyanto.

Bayangkan kalau para pelaku UMKM tersebut hanya memiliki 1 pekerja, kata Agus, kemudian mereka bisa menyerap lebih dari itu maka luar biasa penyerapan tenaga kerja di Lamongan."Jika seluruh jumlah UMKM tersebut mampu menyerap 2-3 tenaga kerja maka secara tidak langsung perekonomian di Kabupaten Lamongan makin meningkat,"Pungkasnya. *abi

Lamongan Suaraharianpagi.com

Pemerintah kabupaten Lamongan sudah mengirim surat penolakan Undang-Undang Cipta Kerja ke Jakarta. Ini semua dilakukan demi mengakomodir aspirasi demo atau aksi yang dilakukan mahasiswa Lamongan. Menurut, Hamdani Ashari, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemkab Lamongan,di hadapan massa aksi mahasiswa gabungan dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah  (IMM), di depan Kantor Pemkab Lamongan Selasa (20/10) siang.

“Kita telah mengirim penolakan itu” tutur Hamdani Azhari yang didampingi Moch. Nalikan Asisten IPemkab Lamongan, saat menghadapi puluhan mahasiswa itu. Para mahasiswa gabungan yang melakukan aksi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja tersebut tidak percaya jika Pemkab Lamongan telah mengirim penolakan Omnimbus Law.“Buktinya hingga saat ini Pemkab Lamongan atau Pak Hamdani Azhari tidak bisa menunjukkan bukti penolakan tersebut” kata salah satu Korlap aksi, Eko Prasetyo Utomo. Lanjut Eko, menegaskan, mahasiswa melakukan aksi adalah menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja yang telah disahkan beberapa waktu lalu karena tidak berpihak pada masyarakat, utamanya pekerja.

“Kami menuntut Pemkab Lamongan dan DPRD Lamongan untuk mengeluarkan surat kelembagaan yang resmi terkait penolakan Undang-undang Cipta Kerja” Tegas Eko. Setelah melakukan aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan. Mahasiswa yang kecewa dengan Pemkab Lamongan kemudian melanjutkan aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Lamongan. Namun lagi-lagi mereka tidak mendapatkan bukti bahwa surat penolakan UU Cipta Kerja telah dilayangkan oleh DPRD Lamongan kepada DPR RI. Aris Wibawa Sekretaris DPRD Lamongan, yang menemui mahasiswa mengungkapkan bahwa pihaknya belum menerima bukti asli yang akan disuarakan kepada DPR RI.

"Sampai sekarang saya belum menerima bukti asli yang harus disuarakan ke pusat. Kemarin kan sudah ditandatangani Ketua DPRD kami, yang asli dibawa teman panjenengan (mahasiswa). DPRD sampai sekarang kami belum menerima tuntutan jenengan yang asli itu," kata Aris. Pernyataan Aris Wibawa itu kemudian dibantah oleh perwakilan mahasiswa, Amir Mahfut, yang menyebut bahwa tuntutan yang telah ditandatangani tersebut telah dibawa oleh Ketua DPRD Lamongan. "Kami hanya mengambil foto," kata Amir.

Lebih lanjut, Eko selaku Koordinator aksi, menilai bahwa Pemkab dan DPRD Lamongan telah melakukan pembohongan. "Ini adalah sebuah kebohongan dan penghianatan rakyat. Ternyata dari pihak eksekutif maupun legislatif sendiri belum bisa menunjukkan bukti fisik surat yang kemarin sudah disepakati dan ditandatangani untuk dilayangkan ke pemerintah pusat dan DPR RI. Artinya mereka itu tidak serius menanggapi aspirasi mahasiswa," kata Eko. Massa Aliansi Lamongan Melawan akhirnya membubarkan diri dengan penuh kekecewaan dan mengancam akan kembali menggelar aksi lanjutan. * abi


Lamongan - suaraharianpagi.com

   Bupati Fadeli turut hadir saat pengukuhan dan pelantikan pengurus Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Lamongan periode 2020 - 2025 di Pendopo Lokatantra, Sabtu (17/10) kemarin.

   Melalui organisasi ini, Fadeli berharap ABPEDNAS mampu menjadi fasilitator Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Lamongan untuk kemajuan Desa. Dia menilai sebagai mitra kerja, BPD harus bisa bekerjasama dan mendorong kepala desa agar mampu menjalankan roda pemerintahan desa demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat."Saya yakin 3.021 orang anggota BPD di Kabupaten Lamongan mampu menjembatani aspirasi masyarakat 426 Desa yang ada di Kabupaten Lamongan, sehingga pembangunan yang ada di Desa sesuai dari kehendak masyarakatnya,"kata Fadeli.

   Selain menjadi jembatan aspirasi masyarakat Desa, Fadeli juga berharap BPD mampu mengarahkan pembangunan untuk kemajuan bidang pertanian dan perikanan, serta pandai-pandai dalam penggunaan anggaran dana Desa, yang pada tahun ini tidak dapat digunakan sepenuhnya pada pembangunan infrastruktur, akibat wabah Covid-19.

   Pada kesempatan itu, Fadeli tak lupa mengingatkan kepada seluruh masyarakat Lamongan khususnya petugas pemungutan suara untuk tetap mematuhi protokol kesehatan."Mari kita sukseskan pilkada Lamongan dengan penuh rasa aman, tertib dan kondusif. Untuk anggota BPD agar mengingkatkan anggota BPS dan KPPS dalam menjalankan tugasnya harus sesuai dengan protokol kesehatan," imbuhnya.Turut hadir pula sebagai pelantik Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) ABPEDNAS Provinsi Jawa Timur Agus Budi Sampurno beserta seluruh jajaran OPD Kabupaten Lamongan.* abi

Lamongan - suaraharianpagi.com

   Bupati Fadeli menerima hasil Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas keberhasilannya menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2019 dari Menteri Keuangan Sri Mulyani. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat Rapat Koordinasi Ketertiban dan Keamanan Wilayah Propinsi Jawa Timur di Convention Hall Grand City Surabaya, Senin (19/10).

   Opini WTP tersebut telah empat kali berturut-turut didapat oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan yang menurut Fadeli hal ini tidak terlepas dari kerja keras, kerja sama, dan sinergi semua pihak termasuk seluruh ASN, perangkat daerah dan mitra kerja pembangunan di DPRD.“Apresiasi ini akan memberikan motivasi ekstra bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat”, kata  Fadeli.

   Menurut Fadeli penghargaan ini juga sebagai bentuk komitmen semua pihak untuk tetap bekerja keras dan melaksanakan setiap program pembangunan dengan sebaik-baiknya di tengah berbagai pembatasan dalam masa pandemi Covid 19. * abi

Lamongan - Suaraharianpagi.com

  Para petani di Desa Tebluru Kecamatan Solokuro tidak lagi merasa resah di saat musim kemarau tiba, hal itu dikarenakan telah rampungnya pembangunan jalur pipanisasi melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang telah dibangun secara bertahap sejak 2016 silam atas inisiatif pemerintah Desa setempat.

   Pipanisasi yang dibangun sepanjang 950 meter ini juga didukung dengan bak pembagi air yang bisa mengaliri lahan persawahan di sisi selatan dan utara Desa yang berasal dari embung Desa. Yang sebelumnya tidak bisa digunakan untuk bercocok tanam. Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono selaku Dansatgas TMMD mengungkapkan apresiasinya kepada pemerintah Kabupaten Lamongan yang telah mendukung program TMMD dengan sasaran yang telah direncanakan.

   “Selain mengoptimalkan irigasi pertanian melalui pipanisasi, kegiatan lain yang dilakukan TNI Kodam 0812 Kabupaten Lamongan antara lain pembangunan jalan rabat beton sejauh 900 meter dari Desa Tebluru ke Taman Prijek, bak pembagi air, posco Covid, rumah singgah/isolasi, serta bedah rumah dengan total anggaran mencapai 1,5 milyar,” Tutur Dandim.

   Dengan pengoptimalan irigasi pertanian ini, lanjut Sidik kedepannya petani dapat menanam padi maupun jagung tanpa resah lagi. Sementara itu Bupati Lamongan Fadeli mengharapkan pembanguna yang telah dilakukan dapat memberikan manfaat bagi petani Desa Tebluru dan sekitarnya. “Antusiasme masyarakat sangat besar sekali terhadap pembangunan ini, s


aya sampaikan terimakasih kepada seluruh jajaran TNI, tokoh masyarakat, warga Desa yang turut membangun jalannya program ini. semoga sangat membantu warga Desa Tebluru dan sekitarnya,” Kata Bupati Fadeli saat membuka TMMD Ke-109 Kabupaten Lamongan di Balai Desa Tebluru, Selasa (22/9).

   Selain itu, Fadeli tak henti-hentinya terus mengingatkan kepada seluruh masyarakat yang hadir untuk tetap mentaati protokol kesehatan secara ketat. “Saya yakin masyarakat kita sudah cukup sadar, saya minta kepada seluruh elemen masyarakat bersama-sama membantu mentati protokol kesehatan demi menjaga kesehatan masyarakat dan kemajuan Desa,” imbuhnya.

   Kegiatan yang dihadiri Danrem 082/CPYJ Mojokerto Kolonel Inf Muhammad Dariyanto menerangkan, bahwasanya pemilihan sasaran Desa yang mendapat bantuan dari program TMMD tidaklah asal-asalan, namun merupakan hasil dari survey yang telah dilakukan sebelumnya oleh Babinsa dengan bantuan Babinkamtibnas masing-masing Desa. “Perlu saya jelaskan bahwasanya kegiatan ini sebelumnya telah dilakukan survey, yang dilakukan oleh Babinsa yang dibantu Babinkamtibnas masing-masing desa kemudian di laporkan kepada kodim, mana-mana saja Desa yang berhak mendapatkan, daerah yang tidak mampu dari Desa - Desa yang lainnya,” terangnya.

   Selain program pembangunan oleh TMMD, juga telah dilakukan normalisasi saluran air sepanjang 596 meter serta pengerukan embung oleh Dinas Sumber Daya Air. Bedah rumah sebanyak 15 unit oleh Dinas Perkim, pemeliharaan gampang oleh Dinas PU Bina Marga dan rehap lapangan voli dari dukungan Dana Desa setempat. * abi

Lamongan Suaraharianpagi.com

Satgas Pengendalian COVID-19 Lamongan memperkuat prosedur pengendalian. Mulai saat ini mereka menggunakan Swab Test, dan tidak lagi memakai rapid test. Penegasan itu disampaikan Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Lamongan Fadeli saat meninjau Swab Test di Pasar Babat bersama Kapolres AKBP Harun dan Dandim 0812 Letkol Inf Sidik Wiyono, Senin (14/9).

Menurut Fadeli untuk merespon kecenderungan peningkatan konfirmasi positif di beberapa daerah lain. "Kami ingin meningkatkan efektifitas pengendalian tracing dan skrining dengan penggunaan metode Swab Test PCR, " ujarnya. Metode Swab Test menjadi pilihan terkini karena hasilnya yang lebih akurat. Selain itu, Kabupaten Lamongan sudah memiliki alat PCR sendiri dengan kapasitas pemeriksaan 70 sampel perhari. Disampaikan terpisah oleh Koordinator Bidang Preventif dan Promotif Satgas Penananganan COVID-19 Lamongan dr Taufik Hidayat, dibanding rapid test, pemeriksaan Swab Test dengan PCR lebih memang akurat. Metode ini seperti dijelaskannya, yang direkomendasikan WHO untuk mendeteksi Covid-19. "Swab kita saat ini sebenarnya sudah sesuai dengan standar WHO, 1000 sampel per 1000.000 Jiwa.

Sementara Satgas Lamongan saat ini sudah melakukan tes 1.378 sampel, " katanya. Tapi lanjutnya, untuk lebih mempercepat pengendalian maka ditingkatkan skrining dan tracing dengan Swab, tidak lagi menggunakan Rapid. "Ini untuk keakuratan hasil," imbuhnya. Dengan akurasi yang meningkat, kedepan akan bisa mendapatkan temuan kasus berkualitas sehingga memudahkan tracing dan isolasi untuk memutus rantai penularan. Dia menegaskan, peningkatan tracing dan skrining juga diikuti isolasi dan kepatuhan protokol kesehatan. Sehingga diharapkan penularan COVID-19 di Lamongan bisa semakin ditekan, memberikan perlindungan, keamanan dan kenyamanan pada masyarakat dan Zona COVID Lamongan semakin baik.

Di Pasar Babat, Satgas menyiapkan 100 VTM (media pemeriksaan virus). Sedangkan sampai tengah hari, sebanyak 49 sampel sudah diambil. Di sisi lain, penegakan protokol kesehatan dilakukan dengan semakin tegas. Tim gabungan penegak disiplin mulai Senin (14/9) tidak lagi hanya memberi teguran dan sanksi sosial, namun sudah dengan sanksi administratif. Saat melakukan operasi penegakan disiplin di Sport Center Lamongan, sebanyak 17 warga yang kedapatan tidak bermasker disidangkan di tempat dan langsung diberi sanksi berupa denda. Operasi ini akan dilaksanakan secara rutin, di semua wilayah Lamongan. Melibatkan Satpol PP, Polres, Kodim 0812, Polres Lamongan, Pengadilan serta Kejaksaan Negeri. Ini terutama untuk menindaklanjuti Perda Provinsi Jatim nomor 2 tahun 2020 dan Pergub Jatim nomor 53 tahun 2020. * abi


Lamongan - Suaraharianpagi.com
   Penyebaran Covid-19 hingga saat ini masih menunjukkan peningkatan. Kampanye penggunaan masker pun terus digencarkan sebagai langkah untuk menekan penyebaran Covid-19, terutama pada saat penyelenggaraan Pilbup Lamongan 2020. Adapun Ketiga Bakal Pasangan Calon untuk Pilbup Lamongan, yaitu 
Suhandoyo - Muhammad Suudin ( Kompak), 
Kartika Hidayati - Saim (KarSa) dan 
Yuhronur Efendi - KH Abdul Rouf (YesBro), 
   Bersama sejumlah Ormas dan Komunitas di Lamongan menjalin kesepakatan untuk menciptakan Pilbup damai dan sejalan dengan protokol kesehatan ,di Aula Gajah Mada lantai 7 Pemkab Lamongan, Kamis (10/9).. "Kita harus menyamakan persepsi, menyamakan langkah, bahwa di tahun ini Kabupaten Lamongan menghadapi event Pilbup," Terang Kapolres Lamongan, AKBP Harun. Lanjut harun, film Kebetulan tahun ini, dihadapkan dengan pandemi Covid-19, sehingga dibutuhkan kerjasama dari berbagai pihak agar Pilbup 2020 bisa berjalan aman, damai, kondusif dan sehat.


   "Jangan ada pesimis untuk bisa mencipktakan sehat dalam pelaksanaan Pilbup dimasa pandemi Covid-19 ini," ujarnya. Lebih lanjut menurutHarun, perlu inisiatif untuk bersama-sama berkomitmen, setiap tahapan bisa dilaksanakan dengan aman tertib damai dan sehat. Tentunya taat protokol kesehatan, dari mulai pakai masker, jaga jarak, cuci tangan pada setiap tahapan Pilbup. "Dengan adanya komitmen ini, bisa menggerakkan semua masyarakat, komunitas dan sebagainya mampu untuk menjaga Pilbup berjalan aman, tertib damai, sejuk dan sehat. Ini yang menjadi harapan bersama, sehingga tercetus kegiatan ini," harapannya. 
   Bupati Lamongan, Fadeli mengatakan bahwa segala upaya harus dilakukan agar tidak sampai muncul klaster baru. "Klaster yang sekarang ini aja di Lamongan ini belum terkendali. Lamongan kemarin sempat kuning, tapi sekarang oranye lagi. Karena seminggu ini peningkatannya cukup lumayan, Satgas berusaha maksimal agar menjadi hijau," ungkap Fadeli. Lanjut Fadeli, momen Pilkada harus mendapat perhatian khusus, sebab sangat berpotensi terjadinya pengumpulan masa dan rentan terjadi penularan Covid-19. Untul itu kita perlu kerjasama semuanya, sekarang momen Pilkada, jadi komponen Pilkada ini yang bisa kendalikan komponen masyarakat, partai. Dan semua pihak harus benar-benar antisipasi. 
   Klaster Covid itu memang terjadi. Nyatanya sekarang bacalon yang positif sudah 70 lebih," ujarnya. Lanjut Fadeli, pemerintah juga mem-backup aturan-aturan, mulai Inpres nomor 6 Tahun 2020, Inmendagri 4 tahun 2020, Perbup nomor 28 2020, dan PKPU nomor 6 tahun 2020. "Semuanya mengatur, tapi dengan dinamikanya, kemarin kejadian-kejadian tahapan pendaftaran yang luar biasa, sampai- sampai Presiden mengultimatum nanti yang terpilih akan ditunda pelantikannya jika ada pelanggaran," terangnya. Dikabupaten lamongan sudah terkendali dengan baik. Kami minta dukungan semua pihak. Tidak hanya untuk Pilkada, tapi juga untuk kesehatan masyarakat Lamongan,"pungkasnya. *abi

XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget