Articles by "Gresik"


Gresik - suaraharianpagi.com 
   Patroli skala besar pemberlakuan jam malam dalam pelaksaan PSBB (Pembatasan sosial berskala besar) terus dilakukan oleh tim gabungan Polres Gresik, TNI, Pemkab Gresik, (10/5) hingga (11/5) dini hari.
   Tim gabungan menyisir mulai, Jl. Raden santri – Jl. Jl. Wachid hasym – Jl. Mh. Tamrin – Jl.Pahlawan – Jl. Jagung Suprapto- Jl. Dr. Soetomo – Jl. Raya Giri Kebomas – Jl. Mayjend Sungkono Gresik – Jl. Nippon paint – Jl. Veteran – Jl. Pahlawan – Jl. Wachid Hasyim – Jl. Basuki Rahmat – Polres Gresik.
   Dalam kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kabagren Kompol Sukri itu, sedikitnya mengamankan 30 orang yang melakukan pelanggaran diangkut ke Mapolres Gresik.
   “Sebanyak 8 orang yang suhu badannya mencapai 37,0 °C dilakukan rapid tes oleh Dinas Kesehatan. Selanjutnya didata identitasnya agar supaya tidak melakukan aktifitas di malam hari selama pelaksanaan PSBB berlangsung “tegas Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo.
   Lebih lanjut AKBP Kusworo menambahkan, tujuan PSBB adalah memutus rantai Covid-19 “Mohon dukunganya kepada seluruh masyarakat Gresik supaya pandemi ini segera berakhir “ harap Kapolres Gresik. *mrt



    Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo memantau langsung pengadaan beras 10 ton di BPBD Gresik, Selasa (28/4/2020).
   Pengadaan beras 10 ton ini sebagai cadangan seandainya ada masyarakat Gresik yang belum mendapatkan bantuan sosial selama penerapan PSBB (pembatasan sosial berskala besar).
   Kapolres berharap, beras 10 ton ini nantinya benar-benar tepat dalam pembagiannya kepada orang yang membutuhkan.
“Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah Kabupaten Gresik kepada masyarakat agar bisa membantu masalah ekonomi saat diberlakukannya penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran dan memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 ini,” kata Kusworo.
   Sementara itu, Kepala BPBD Gresik, Tarso Sagito menyatakan, tidak hanya pengadaan beras 10 ton, di kantor BPBD juga ada bantuan sembako dari Pemprov Jatim seperti telur, mie dan beras yang siap untuk disalurkan di 17 dapur umum yang sudah disediakan. *mrt



Gresik - suaraharianpagi.com 
    Hari pertama diberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) diterapkan diKabupaten Gresik, Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo, S.H., S.I.K., M.H. melakukan pengecekan posko check point bersama Forkopimda, Selasa (28/4/2020).
   Sejumlah posko check point yang dicek seperti di exit tol Kebomas, exit tol Manyar dan posko check poin perbatasan Gresik-Surabaya Romokalisari.
   Pengecekan dilakukan terhadap personil Posko check point exit tol terdiri dari anggota TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, dan Dinkes.
   “Posko check point ini juga dilengkapi alat pendukung suksesnya penerapan PSBB yaitu thermogun (pengecek suhu tubuh), handsanitazer, disinfektan, masker, tempat cuci tangan, ambulance, APD, pengeras suara, dan penunjang lainnya,” kata AKBP Kusworo.
   Kapolres juga meminta petugas agar dalam pelaksanaan check point ini kalau ada mobil yang penumpangnya berjajar di sebelah agar dihentikan dan disuruh pindah ke belakang.
   “Dan kalau ada pengemudi yang tidak patuh terhadap peraturan PSBB atau mobil penumpang dimuat lebih maka petugas berhak menurunkan dan memindahkan ke angkutan online,” jelas Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo.
   Sementara itu, Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto berharap agar personil yang terlibat penjagaan posko serius dan disiplin dalam pelaksanaan penerapan PSBB.
   “Sehingga langkah penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ini bisa menurunkan dan memutus penyebaran covid-19,” kata Sambari. *mrt



   Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo S.H., S.I.K., M.H.  memimpin apel kesiapsiagaan pemberlakuan Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) di wilayah Gresik.
   Apel dilaksanakan di halaman Kantor Pemkab Gresik Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No.245 Kec.Kebomas Kab.Gresik, Selasa (28/4/20) pukul 08.30 wib, diikuti ratusan petugas gabungan dari unsur TNI/POLRI, Dishub, Dinkes, Satpoll PP, Tenaga medis Kabupaten Gresik.
   Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan mulai berlaku hari ini Selasa (28/4/2020) hingga Senin (11/5/2020) Kabupaten Gresik resmi menerapkan Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) sebagai upaya pencegahan Virus Corona (Covid-19). 
   "Agar para anggota yang sudah tersprint setelah apel siaga ini langsung menempati posnya masing - masing" kata Kapolres.
   Kapolres menerangkan sesuai dengan Perbup No. 12 tahun 2020 tentang pelaksanaan PSBB (pembatasan sosial berskala besar) dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Gresik, Ada 7 poin yang perlu dipedomani :
− Pembatasan pelaksanaan pembelajaran disekolah / lembaga pendidikan.
− Pembatasan aktivitas bekerja ditempat kerja.
− Pembatasan aktivitas ditempat umum.
− Pembatasan kegiatan keagamaan dirumah ibadah.
− Pembatasan kegiatan ditempat / fasilitas umum.
− Pembatasan kegiatan sosial dan budaya.
− Pembatasan penggunaan moda tranportasi untuk pergerakkan orang dan barang.
Pada penerapan Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB)  ada 17 titik check point sesuai hasil rakor penentuan check point pada (27/4), yakni di Kecamatan Balongpanggang ada 2 titik di Perbatasan Mantup (pertigaan) dan Ndampet/ Dawar Blandong (Jembatan). Kemudian diwilayah Driyorejo terdapat 2 check point yakni di perbatasan Bambe-Karangpilang, perbatasan Legundi-Krian.
   Diwilayah Menganti, terdapat 3 titik Check point di Lakarsantri, Laban Sidowungu dan Benowo (dekat terminal). Kecamatan Kedamean 1 titik yaitu di Mojowuku - Dawarblandong. Kecamatan Wringinanom 1 titik check point di Wringinanom - Kedungwaru.
   Kemudian diperbatasan Duduksampeyan-Lamongan (Pandanan), Perbatasan Gresik - Surabaya Romokalisari. Pembatasan exit tol Kebomas. Exit Tol Manyar (Dekat Mushola Toll), Tanggul Rejo- Glagah Kecamatan Kecamatan Manyar.
Dan 2 titik check point di Kecamatan Dukun yaitu Dukun - Karangbinangun, Petiyin Kulon (Dukun). Terakhir di perbatasan jalan raya Panceng - Paciran Lamongan (Gapuro perbatasan).
   "Petugas yang melaksanakan dinas di titik - titik check Point/Pos harus tetap menerapkan protokol kesehatan" jelas AKBP Kusworo.
   Sesuai arahan Gubernur Jawa Timur, Kapolres Gresik untuk tiga hari kedepan pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan himbauan pada penerapan Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) dalam menangani covid-19, pungkasnya. *mrt


   Gelar patroli skala besar dalam rangka menjaga kamtibmas diwilayah ditengah pandemi covid-19. Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo bersama Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Gresik, Saifudin Ghozali melakukan rapid test dadakan ke sejumlah tempat, Sabtu (25/4) malam.
   Kegiatan tersebut menyisir cafe dan warkop yang ada ramai pengunjung seperti di Jalan Noto Prayitno, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, hingga komplek Gresik Kota Baru.
   Rapid test dilakukan sebagai upaya deteksi dini penyebaran Covid-19 di Kota Pudak. Mengingat Gresik sudah masuk zona merah. Juga menyusul akan diterapkan aturan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di 8 kecamatan. Aktivitas masyarakat dibatasi.
   Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, SH SIK MH, mengatakan rapid test tersebut dilakukan agar para pengunjung dapat diketahui apakah terpapar coronavirus disease (Covid-19) atau tidak.
   “Jadi rapid test ini dilakukan supaya mereka dapat dipastikan apakah positif Covid-19 atau negatif,” jelasnya.
   Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Gresik Saifudin Ghozali mengatakan dari puluhan pengunjung yang dites hasilnya negatif.
   “Alhamdulillah setelah dilakukan rapid test ke pengunjung hasilnya semua negatif,” pungkasnya. *mrt



Gresik - suaraharianpagi.com
   Kapolsek Manyar AKP Y. Jumbo Qantasson, SIK bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Manyar Sidorukun peduli dan berbagi dangan kaum Duafa pada gelaran Gerakan Bhakti Sosial Polri Peduli Covid-19. Berbagi Sembako untuk sejumlah warga terdampak mewabahnya virus Corona.
   Kapolsek Manyar mengatakan, "bahwa kegiatan bhakti sosial ini dilakukannya serentak diseluruh Indonesia tanggal 21 April 2020 menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan sesuai himbauan Kapolri yang bertujuan membantu masyarakat yang terdampak Covid-19," terangnya.
   Paket sembako disalurkan secara langsung kepada sejumlah warga yang berhak dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan penerapan physical distancing untuk mencegah penyebaran Covid-19.
   Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek bersama Kades dan anggota TNI - POLRI mendatangi langsung warga yang berhak menerima bantuan seperti kaum Duafa di Desa Manyar Sidorukun Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Selain Sembako juga dibagikan masker untuk mencegah penyebaran penularan Covid-19 diwilayahnya, Selasa (21/4/2020).
   "Semoga bantuan ini bermanfaat bagi bapak dan ibu, sedikit meringankan beban dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari," ucap AKP Jumbo saat memberikan paket Sembako. *mrt



   Gerakan Bhakti sosial serentak Polri Peduli sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat terdampak covid-19, Polres Gresik bersama jajaran dan Bhayangkari Cabang Gresik serta menggandeng Kodim 0817 Gresik menggelar Bhakti Sosial pembagian Sembako, Selasa (21/1/2020).
    Bhakti Sosial secara serentak di 5 titik diwilayah Kawasan Gresik Kota yaitu di Jl. Basuki Rahmat, Raden Santri Alon-alon Gresik, jl. Pahlawan JA Suprapto, jl. Dr. Soetomo  dan jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo. Paket sembako diberikan kepada warga masyarakat kurang mampu, pekerjaan tidak tetap, buruh, ojek online, dan tukang becak.
    Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, SH SIK MH., mengungkapkan, pembagian sembako secara serentak kepada warga sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat terdampak covid-19 guna menjaga stabilitas ketahanan pangan dan menjaga situasi tetap aman dan kondusif  akibat wabah covid -19.
    “Dengan kegiatan ini Polres Gresik menyiapkan 1800 paket sembako bagi warga yang membutuhkan  untuk meringankan beban mereka yang merasakan dampak adanya Pandemi Covid-19, jelas Kapolres.
    Pembagian sembako menurut AKBP Kusworo juga dilakukan dengan menerapkan metode physical distancing untuk mengantisipasi penyebaran virus covid-19.
    “Kami juga terapkan physical distancing dengan cara membagikan langsung kepada masyarakat dengan cara door to door untuk menghindari pengumpulan massa,” tutur Kapolres Gresik.
   Selain memberikan sembako kepada masyarakat, Kapolres juga menghimbau kepada mereka agar tetap mematuhi aturan dari pemerintah dan juga Maklumat Kapolri. Untuk tidak berkerumun, selalu menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, menjaga kebersihan minimal dengan mencuci tangan, menjaga kesehatan dengan makan makanan Bergizi. *mrt


   FS (23), pengedar sabu-sabu asal Desa Sembunganyar RT 7 RW 2, Kecamatan Dukun ditangkap Unit Reskrim Polsek Bungah Polres Gresik pada Jumat (17/4) pukul 13.00 kemarin.
   Kapolsek Bungah, AKP Sujiran mengatakan, ditangkapnya pemuda itu lantaran saat diperiksa oleh pihaknya di SPBU Desa Melirang, Kecamatan Bungah kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu-sabu.
   “Setelah ditemukannya sabu-sabu sebanyak tiga poket, pelaku langsung kami bawa ke Mapolsek untuk dimintai keterangan dan mengamankan sejumlah barang bukti,” jelasnya, Senin (20/4).
   Masing-masing poket berisi sabu-sabu seberat 0,65 gram yang digenggamnya pada tangan kiri pelaku. Kemudian 0,20 gram sabu-sabu disimpan dalam saku celana bagian kanan dan 0,18 gram ditaruh di dalam dompet pelaku.
   “Akibatnya pelaku kami jerat pasal 114  ayat 1 dan atau pasal 112 ayat 1 Undang Undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tambahnya.
   Sebab, setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan I dipidana dengan penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun atau pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar.
   “Selain 3 poket sabu-sabu, kami juga mengamankan handphone Xiaomi putih milik pelaku guna mengembangkan kasus tersebut,” terangnya. *mrt



GRESIK - suaraharianpagi.com
   Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo bersama Dandim 0817 gresik dan Pemkab gresik serta para tokoh masyarakat bahwa pada hari ini Kamis tanggal 16 April 2020, membangun dapur umum di 13 titik tersebar di 13 kecamatan di kab. Gresik, di saat mewabah virus covid-19 yang berdampak kepada menurunnya ekonomi dengan tujuan menjaga stabilitas ketahanan pangan dengan semangat gotong royong agar tetap tercipta situasi yang tetap aman dan kondusif
Adapun persebaran dapur umum yang telah didirikan sebagai berikut : 
1. UPT Shelter Dinsos Kec. Cerme
2. Balai Desa andong kec. Driyo
3. Balai Desa Pandanan Kec.Duduk Sampeyan
4. Balai desa Munggugianti Kec. BENJENG
5. Balai desa wringinanom kec wringinanom 
6. Balai Desa Sukerejo Kec Bungah 
7. Balai Desa petung kec.panceng
8. Balai Desa Pangkah wetan kec. Ujung pangkah
9. Kebomas, kantor desa kembangan jl Mayjend Sungkono Gresik
10. Gedung GOR Desa Sidorukun Kec. Gresik
11. Balai desa menganti, kecamatan menganti
12. Balai desa mriyunan kec. Sidayu
13. Balai Desa Wahas Kec. Balongpanggang
   Adapun setelah selesai memasak di dapur umum, nasi bungkus tersebut di dorong ke balai desa yang membutuhkan sesuai peta sebaran masyarakat miskin ataupun masyarakat miskin baru dan perangkat desa dengan relawannya membagikan secara door to door kepada masyarakat di rumahnya masing-masing ataupun ditempat pangkalan ojek, terminal dan tempat-tempat lain yang membutuhkan. *mrt



   Menghadapi pandemi wabah virus corona (covid-19) yang hampir melanda seluruh dunia termasuk Negara Indonesia, Polres Gresik Lakukan Sistem Pengamanan Kota TFG (Tactical Floor Game) Menghadapi Kontijensi Pandemi Covid-19, Senin (6/4/2020).
   Tactical Floor Game digelar di aula Parama Satwika 98 Polres Gresik, dipimpin Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si., dihadiri Waka Polres Gresik Kompol Dhyno Indra Setyadi, S.I.K., M.Si., Kadinkes Gresik Drg. Saifudin Ghozali, Pasi Intel Kodim 0817 Gresik Lettu inf Sujiadi, Kasi Kesiapsiagaan Damkar Gresik Samsul Anam dan PJU Polres Gresik serta Kapolsek jajaran Polres Gresik.
   Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si. mengatakan Sistem Pengamanan Kota TFG (Tactical Floor Game)  sebagai simulasi upaya dalam pencegahan virus Corona atau covid-19 sebagai upaya Polri dalam menangani apabila penyebaran virus semakin meningkat.
   "Sispamkota TFG, sebagai antisipasi penyebaran virus corona semakin memuncak yang menjadikan situasi kontijensi, sehingga kita perlu melakukan upaya-upaya persiapan apabila situasi menjadi tidak terkendali/ Chaos, dengan pemaparan untuk menyimulasikan pergerakan dari unsur-unsur, pelaku atau orang, melalui sebuah peta yang diletakkan di lantai" terang Kapolres Gresik
   Terkait dengan TFG diwilayah Kabupaten Gresik difokuskan di sepanjang Jalan Raya RA. Kartini Kecamatan Kebomas mengingat disana banyak lokasi perBankkan dan Swalayan yang menjual sembako, dimana untuk teknisnya nanti akan dilakukannya penyekatan di Simpang Empat Sidomoro, Simpang Empat GNI, Simpang Lima Sukorame dan Simpang Empat Kebomas sehingga dapat mengatisipasi terjadi kerusuhan di Jalan Raya RA. Kartini agar tidak meluas kata AKBP Kusworo.
   Kapolres juga menyebutkan guna mendukung pelaksanaan Sispamkota TFG penanganan covid-19, dilakukan langkah-langkah sebagai berikut, 1) Wilayah penyekatan di Polsek Jajaran antara lain Polsek Rayon utara di Panceng, Rayon tengah di Exit Tol Romokalisari, Rayon barat di exit tol kebomas atau Sp4 Bunder dan Rayon selatan di Sp4 legundi serta Sp3 boboh;
2) Untuk unit Damkar tetap standby;
3) Rumah Sakit yang disiagakan adalah RS Semen Gresik dan Petrokimia Gresik;
4) Polres Gresik ada sepertiga kekuatan yang standby di Mako serta untuk Polsek juga ada personil yang standby minimal 2 pers;
5) Kedepan 2/3 anggota Polres Gresik akan dilibatkan dalam kegiatan ini dengan garda terdepan adalah dalmas kerangka dan dalmas inti;
6) Serta akan disiapkan 1 SSK pasukan Brimob standby di mako Polres Gresik;
7) Dalam kegiatan ini semua komando ada di Kapolres Gresik;
8) Untuk Reskrim dan Unit Patroli Sabhara agar tetap melaksanakan Patroli mobiling khususnya diwilayah perbatasan Kabupaten Gresik.
   Sementara itu Kadinkes Gresik Drg. Saifudin Ghozali, memberikan apresiasi kepada Polres Gresik yang bekerjasama dalam upaya menangani penyebaran covid-19 di Kabupaten Gresik.
   Dirinya menyatakan, dalam penanganan Covid-19 yang harus kita sadari bersama adalah terkait tingkat penyebaran yang sangat luas dan luar bisa maka sebenarnya tugas kita yang utama adalah memutus rantai penyebaran covid-19 tersebut.
   Kadinkes Gresik juga menghimbau kepada masyarakat bahwa Pemutusan rantai Covid-19 tersebut dapat kita laksanakan dengan upaya secara bersama sama dengan waktu yang bersama dengan beberapa upaya antara lain :
1) Memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk mau hidup bersih dan patuh kepada himbauan pemerintah
2) Melakukan tracking.
3) Melakukan upaya tidak adanya kerumunan masyarakat.
4) Menyiapkan lokasi rehabilitasi untuk pasien positif Covid-19.
*mrt



Gresik – suaraharianpagi.com
   Akibat pandemi coronavirus disease (Covid-19), sejumlah industri di Kabupaten Gresik dihimbau supaya menerapkan physical distancing atau jaga jarak fisik. Agar penyebaran Covid-19 di wilayah Gresik dapat dicegah.
   Rabu, (1/4) sekitar pukul 13.00 WIB, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, S.H., S.I.K., M.H. melakukan sidak di salah satu industri di Kabupaten Gresik yaitu PT Karunia Alam Segar (KAS) jalan Raya Sukomulyo KM 24, Kecamatan Manyar.
   Kunjungan Kapolres Gresik tersebut untuk menetapkan PT Karunia Alam Segar (KAS) sebagai kawasan physical distancing.
   "Setelah menetapkan kawasan perumahan mulai sekarang kami akan memberlakukan ke kawasan industri. Dengan ditetapkannya industri ini (PT KAS Gresik, red) sebagai kawasan physical distancing, kami berharap kepada pihak perusahaan untuk mematuhi aturan ini," jelas Kapolres Gresik.
   Mengingat, Pemerintah pusat telah menyiapkan payung hukum tentang darurat kesehatan masyarakat dengan mengacu UU Kekarantinaan Kesehatan.
   Sebab itu, bagi pelanggar Keppres No 11 tahun 2020 tentang penetapan kedaruratan kesehatan masyarakat Covid-19 dan PP No 21 tahun 2020 tentang pembatasan sosial berskala besar dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 maka tidak segan-segan pihaknya menindak tegas pelanggar.
   "Penegakan hukum itu berdasarkan pasal 93 UU Karantina Kesehatan, yakni Setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 9 ayat 1 dan atau menghalang-halangi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan sehingga menyebabkan kedaruratan kesehatan masyarakat dipidana penjara paling lama 1 tahun dan atau pidana denda paling banyak Rp 100 juta," pungkasnya.
   Human resource and general affair (HRGA) PT Karunia Alam Segar (KAS), Peter Sindaru mengatakan siap mematuhi seluruh kebijakan Pemerintah. Karena itu pihaknya telah memulai penerapan physical distancing kepada 16 ribu karyawan yang terbagi tiga shift.
   "Semenjak himbauan pemerintah tentang upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Kami telah melaksanakan, mulai penerapan jaga jarak fisik kepada para karyawan, menyiapkan tempat cuci tangan pakai sabu dan penyemprotan disinfektan disejumlah fasilitas kami," terangnya. *mrt



  Guna mencegah Virus Corona (Covid-19) jajaran Polres Gresik gelar kegiatan berjemur di lapangan Mapolres Gresik jalan Basuki Rachmad No. 22.
   Kegiatan berjemur bersama ini dilaksanakan Senin (30/3/2020) pukul 10.00 wib, dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, S.H., S.I.K., M.H.
   Dalam arahannya, Kapolres Gresik meminta semua anggota menjaga jarak satu sama lain agar tidak bersentuhan.
   “Kita berjemur bersama untuk menjaga imunitas tubuh kita agar terhindar dari paparan virus covid-19,”ujarnya.
   Kegiatan berjemur dilakukan selama 30 menit, dan diisi dengan tausiyah agama yang disampaikan Kasat Binmas Polres Gresik AKP Zunaedi.
Usai melakukan kegiatan itu, seluruh anggota mendapat minuman kacang hijau untuk menambah nutrisi. 
"Ditengah melayani masyarakat, kami berupaya menjaga kesehatan dan kebersihan agar terhindar dari covid-19," kata Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo.
Kegiatan berjemur ini akan dilakukan rutin. Selain itu, dibarengi dengan olahraga bersama. *mrt



Surabaya - suaraharianpagi.com
   Kodim Tipe A 0831/Surabaya Timur menabuh genderang terhadap penanggulangan coronavirus disease 2019 (Covid-19) di wilayahnya. Sebagai buktinya, pada Kamis (26/3) pagi institusi militer besutan Letkol Inf Agus Faridianto ini menggelar apel kesiapan di halaman markasnya.
   Gelaran apel bersama kali ini melibatkan lintas sektoral mulai dari kecamatan, polsek, puskesmas, linmas kelurahan dan pemadam kebakaran. Personel gabungan ini mengikuti apel bersama yang dipimpin langsung Dandim Tipe A 0831/Surabaya Timur.
   Diutarakan oleh Dandim, apel kesiapan bertujuan menyinergikan lintas instansi dalam mencegah penyebaran virus yang pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China itu.
   “Semua pihak harus bersatu menanggulangi penyebaran virus Covid-19,” ujar perwira TNI AD asal Pacitan, Jatim itu ketika menyampaikan arahan.
   Salah satunya tandas Dandim, dengan berupaya maksimal menangkal penyebaran Covid-19. “Seperti penyemprotan desinfektan yang hari ini kami lakukan serentak,” imbuhnya.
   Adapun tempat-tempat yang disasar antara lain, mulai dari lingkungan makodim, sekolah, masjid, hingga di perkampungan masyarakat. Dandim ingin dengan cara itu mampu mengeliminir penyebaran Covid-19.
   “Tidak lupa kami juga berikan imbauan kepada masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Nah sosialisasi itu dilakukan oleh jajaran kami secara menyeluruh,” ungkap perwira dengan dua melati dipundaknya itu.
   Diketahui, Kodim Tipe A 0831/Surabaya Timur dan Koramil dengan menggandeng jajaran samping getol memberikan imbauan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19. Bahkan, disejumlah wilayah juga telah dilakukan penyemprotan desinfektan di perkampungan warga. *mrt



Gresik - suaraharianpagi.com
   Antisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19. Petugas gabungan memberikan sosialisasi dan penyuluhan tentang mewabahnya Covid-19 dan sekaligus memberikan himbauan dan agar masyarakat  membubarkan diri dari kerumunan  di wilayah Kecamatan. Cerme Kabupaten Gresik. Rabu (25/03/2020) Pukul 15.00 Wib.
   Kapolsek Cerme AKP Moh. Nur Amin bersama Danramil Kapten Inf Mujiyanto dan Camat Cerme Suyono, Sh. Dan pukesmas sidayu melaksanakan Patroli dengan menggunakan pengeras suara guna mengantisipasi mewabahnya virus Corona (Covid-19).
   Dalam giat tersebut Polsek Cerme menyelusuri ke warung kopi serta Cafe yang menjadi tempat nongkrong atau tempat berkerumunan massa, Kapolsek Cerme AKP Moh. Nur Amin memberikan himbauan suapaya membubarkan diri.
   "Warga masyarakat Cerme diharapkan untuk melaksanakan pola hidup sehat, jangan melaksanakan kumpul - kumpul bersama, kurangi aktifitas keluar rumah jika tidak emergensi karena semua itu adalah faktor penyebab cepat menyebarnya Covid-19." Kata Kapolsek Cerme
   Dilakukan penyemprotan cairan Disinfektan di tempat - tempat fasilitas umum pasar Ds. Cerme lor dan tempat nongkrong anak - anak muda di wilayah Kecamatan Cerme. Kabupaten Gresik.
   "Kami himbaukan untuk pulang kerumah masing - masing dan menghindari diri dari kerumunan agar mencegah mewabahnya virus Corona atau Covid-19 di wilayah Kecamatan Cerme." Imbuh AKP Moh. Nur Amin. *mrt



   Mengantisipasi penyebaran covid - 19 (corona), Petugas gabungan dari Polres Gresik, Kodim 0817/Gresik dan Pemda Gresik melakukan penyemprotan disinfektan terhadap seluruh kendaraan yang masuk ke wilayah Gresik, Selasa (24/3/2020).
   Kegiatan tersebut diawali apel gelar pasukan bertempat di halaman pemkab Gresik, dipimpin Bupati Gresik Ir. H. Smbari Hali Radianto, ST., MSi, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, S.H., S.I.K., M.H., Danndim 0817/Gresik Letkol Inf. Budi Handoko, S.Sos.
   Dihadiri Wakil Bupati Gresik Drs. H. M. Qosim, Plg. Sekda Gresik  Drs. Nadlif dan sebagai peserta gelar pasukan Anggota TNI-Polri, Dinas kesehatan kabupaten Gresik dan BPBD Kabupaten Gresik.
   Penyemprotan cairan disinfektan dilakukan didua tempat yaitu depan kantor kantor Bupati Gresik jalan Ddr. Wahidin Shd terhadap kendaraan dari arah Lamongan dan sekitarnya yang hendak menuju ke arah Gresik dan disimpang Empat Nippont Paint yaitu arah perbatasan Surabaya-Gresik.
   Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, S.H., S.I.K., M.H. mengatakan, penyemprotan disinfektan berlaku kepada seluruh kendaraan yang melintas, baik roda, roda empat maupun MPU. 
   "Ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan pembersihan lingkungan dan permukiman warga di beberapa wilayah di Kabupaten Gresik dalam rangka pencegahan penyebaran covid-19 (Corona)" jelas Kapolres Gresik.
   Selain itu Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat,"biasakan pola hidup sehat dan bersih dengan manjaga pola makan, cuci tangan dengan sabun, banyak makan buah, dan memakai masker saat keluar rumah," imbuhnya. *mrt



Jombang- suaraharianoagi.com
   Sebagai upaya meningkatkan pelayanan perizinan, khususnya rekomendasi pemanfaatan ruang, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Jombang selaku sekretariat tim Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) melakukan rapat koordinasi yang secara rutin dilaksanakan setiap hari Rabu. Hal ini dimaksudkan agar pelaku usaha mendapatkan kepastian bahwa lokasi yang dimohonkan diperkenankan atau tidak untuk rencana usahanya.
   Rapat koordinasi ini dihadiri Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait antara lain Satpol PP, Dinas PMPTSP, Bappeda, Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Dinas Pertanian, Kantor Pertanahan/ BPN serta OPD teknis lain yang berkaitan dengan kegiatan yang dimohonkan pemanfaatan ruangnya, misalnya Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Peternakan, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata. Selain itu, rapat koordinasi juga menghadirkan pelaku usaha agar mereka dapat menjelaskan rencana kegiatan secara gamblang, sehingga anggota tim dapat memberikan rambu-rambu yang harus dipenuhi agar kegiatan beroperasi sesuai dengan ketentuan.
   Dalam rapat koordinasi ini juga mejadi kesempatan bagi Tim Pokja untuk menyamakan persepsi antar tim teknis yang berada di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan Dinas PMPTSP sebagai instansi atau unit penyelenggaraan perizinan agar tercapai keselarasan pemahaman antara DPMPTSP dengan dinas teknis, sehingga pengurusan perizinan dapat berjalan dengan lancar. Semua ini dilakukan untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. *ryan



    Mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19), Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, S.H., S.I.K., M.H. membagikan masker untuk pengguna jalan yang melintas di traffic light jalan Panglima Sudirman Gresik, Kamis (19/3/2020).
   Puluhan pengguna jalan ini mendapatkan masker cuma-cuma alias gratis oleh Kapolres pada jam memulai beraktifitas / berangkat kerja. Masker diperlukan agar para pengguna jalan lebih sehat, termasuk untuk menangkal virus Corona.
   Di dampingi Pejabat Utama Polres Gresik, Kapolres menjelaskan kegiatan sosial pemberian masker kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat agar tetap terjaga kesehatan apalagi saat ini Kabupaten Gresik dalam waktu dekat akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah.
"Kegiatan ini sebagai langkah antisipasi penularan virus corona (Covid-19)" kata Kapolres Gresik.
   Mantan Kapolres Jember itu menyampaikan, selain membagikan masker, para pengguna jalan juga dihimbau agar tetap menjaga kesehatan dan kebersihan.
   "Masyarakat Gresik harus sehat, dan menjaga kebersihan agar terhindar dari virus corona," pungkasnya. *mrt


XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget