Musyawarah Rencana Kerja Desa Tahun 2023 Diwarnai Fitnah

Jombang - suaraharianpagi.com 
   Musyawarah Desa terkait Rencana Kerja Pemerintahan Desa RKP-Des Tahun 2023 Desa Perak, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, diwarnai fitnah besar dan pembohongan publik diforum pertemuan, yang di lakukan oleh Kepala Desa Perak Ubaidillah Amin, terhadap tokoh warga dusun Plumpung, yang tidak hadir dalam pertemuan.
   Ubaidillah Amin, Ketika mendapat pertanyaan dari salah satu perserta rapat yang menanyakan kenapa jalan belakang pegadaian Perak kondisinya rusak parah, dan tidak diperhatikan oleh Kepala Desa.
   Dengan kalimat tersusun rapi Ubaidillah mengatakan “bukan tidak diperhatikan, tapi di dusun tersebut ada salah satu tokoh masyarakat yang minta jalan tesebut di hotmix dengan kertebalan 7cm, seperti landasan bandara.”
   “Kemarin hari sudah akan saya perbaiki dengan mengganti paving, tapi tidak semua hanya sebagian, tapi ditolak oleh tokoh tersebut, dia tetap minta jalan di hotmix, itulah yang terjadi kenapa jalan Dusun Plumpung kondisinya rusak parah.”
   Sementara salah satu tokoh masyarakat yang disebut-sebut oleh Kepala Desa Perak Ubaidillah mengatakan, “apa yang diceritakan Ubaidillah di forum tersebut fitnah besar, dan pembohongan publik, itu menunjukan Kepala Desa Perak Ubaidillah tidak punya kemampuan manajemen pemerintahan desa dan tidak tahu membedakan mana jalan Nasional, Jalan Provinsi, Jalan Kabupaten, Jalan Poros dan Jalan Lingkungan.”
   Masih Kata tokoh desa Plumpung, “di Kabupaten Jombang, tidak ada jalan lingkungan yang di hotmix dengan ketebalan 7cm, yang bilang seperti itu, menunjukan kebodohannya, menunjukkan ketidak mampuannya dan ketidak mengertinya proses pembangunan yang ada.”
   Kalau Ubaidillah mengatakan akan diperbaiki dengan pavingisasi memang benar, tapi perlu diketahui bahwa anggaran pavingisasi bukan dari anggaran DD maupun PDRD tapi dari Provinsi, yang mengerjakan kontraktor dari provinsi, masyarakat tidak pernah diadakan sosialisasi, ujuk – ujuk diukuri, Ketika ditanya berapa volume pekerjaan, dan anggaranya berapa, serta Kualitas pavingnya berapa, Ubaidilllah, hanya bisa mengarang-ngarang dan gagap menjawab, seakan-akan Ubaidillah diduga sudah ada kesepakatan menerima fee dari Kontraktor yang mengerjakan.
   Masyarakat Dusun Plumpung, meminta untuk dihotmix bukan berarti tidak punya alasan, warga minta dihotmix karena jalan tersebut keberadaannya di depan Kantor Kecamatan Perak, selain jalan tersebut juga didepan Kantor Polisi Sektor Perak. Jadi posisi jalan tersebut di jantung Kecamatan Perak, apa salah kalau Tokoh meminta jalan di hotmix, toh anggaranya tidak keluar dari kantongnya Ubaidillah.
   Kalau tidak mampu dan tidak mengerti gak usah fitnah orang dibelakang pantat, ketauan betul kalau tidak berani menghadapi kritikan warganya. Pendek cerita mundur saja jadi Kepala Desa, Kembali ngajar di pesantren, ngajar Madrasah Ibtidaiyah. Warga masyarakat Desa Perak juga tidak terlalu bangga Ubaidillah jadi Kepala Desa, karena selama dia pimpin juga tidak ada kemajuan yang signifikan, malah ada informasi sering tidak ngantor, masyarakat Desa Perak banyak yang kecewa setiap kali akan minta tandatangan Kepala Desa.
   Kepala Desa Perak Ubaidillah ketika dikonfirmasi via ponselnya tidak diangkat, setelah beberapa menit berita dikirim ke redaksi baru menghubungi awak media, sementara Sekdes Perak yang dihubungi suarahariapagi.com mengatakan, “nanti akan saya sampaikan ke Kepala Desa Perak, kalau bisa jangan dulu tulis,” sambil tertawa ngakak seakan melecehkan kemampuan Ubaidillah sebagai Kepala Desa. Yang tidak tahu proses pembangunan.
   Musyawarah Desa Perak tentang Rencana Kerja RKP-Des Tahun anggaran 2023 di hadiri Camat Perak Widiono, Kepala Desa Perak Ubaidillah Amin, Ketua BPD serta para undangan Lembaga yang ada didesa. *ryan

Tags:

Posting Komentar

[blogger]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget