Dengan Aplikasi Smart Village Nusantara, Desa Cerdas, Dan Kuat

Lamongan-suaraharianpagi.com
   Desa yang berada di Kabupaten Lamongan diharapkan bisa bertransformasi menjasi Desa cerdas atau Smart Village. Keinginan itu berangkat dari Lamongan sebagai Smart City dan ada sinergi yang kuat dari Smart Village dan Smart City. Namun Desa sebagai Smart Village, harus memerlukan aplikasi yang mampu tidak hanya membantu sisi pelayanan administrasi saja. Tapi bagaimana potensi Desa bisa dikenal masyarakat luas. 
   Muhammad Zamroni, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Lamongan mengungkapkan, bersama PT Telkom pihaknya telah memperkenalkan aplikasi Smart Village Nusantara (SVN) Kepala Desa di Lamongan. Aplikasi itu sudah kita perkenalkan ke 13 kades di Lamongan. Jika nantinya benar-benar dimanfaatkan seluruh Kades, maka pelayanan secara multi akan terjadi di Desa," terang Zamroni, Senin (15/8). 
   Saat ini hampir 90 persen setiap warga Desa tidak lepas dari handphone, kesempatan ini harus ditangkap dengan baik oleh seluruh kades, tutur Zamroni. Dengan aplikasi ini diharapkan tidak hanya membantu sisi administasi pemerintahan saja, tapi juga membantu mempromosikan potensi - potensi yang ada di Desa. "Bahkan produk yang dimiliki pelaku usaha di Desa juga bisa dipasarkan dan dipromosikan. Yang penting lagi, jangan sampai saat Desa sudah punya potensi besar tapi masyarakat banyak yang tidak tahu," Lanjut Zamroni , sangat optimisi, akan ada warna baru dalam pemerintahan Desa apabila aplikasi ini dijalankan dengan benar.
   Karena informasi akan lebih cepat tersampaikan ke masyarakat. "Kami harapkan nanti ada satu atau lebih Desa yang menjadi inkubator Smart Village. Sehingga Desa lainnya bisa mengikutinya," harapnya. 
   Sebagai upaya Untuk menjadikan Desa sebagai Smart Village, pihaknya tidak akan membatasi Pemerintah Desa harus menggunakan SVN program dari PT. Telkom. Dirinya membuka lebar, pihak Desa memanfaatkan aplikasi yang ada dengan fitur-fitur se-level SVN. 
   Poin terpenting adalah saat ini ada Desa di Lamongan yang sudah menggunakan aplikasi khusus yang hampir se-level SVN. Kami berharap, jangan sampai Pemdes ketinggalan jauh, makanya akan kita dorong terus. Serta mendorong peningkatan SDM dan pemeliharaan digitalisasi yang ada di desa tersebut. 
   Lebih lanjut Zamroni, mengatakan hahwa program SDGs akan bisa dikolaborasikan dengan Smart Village. Karena Smart Village itu merupakan salah satu tolok ukur dari SDGs. Dengan begitu, seluruh Desa di Lamongan, bisa saling memperkenalkan dan mempromosikan baik dari segi pelayanan maupun potensi yang ada di masing-masing Desanya. Pada akhirnya setiap Desa akan saling berpacu mengembangkan potensinya, pungkasnya. * Ind




Tags:

Posting Komentar

[blogger]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget