Pers Tour Lokal Bersama Kominfo Kabupaten Mojokerto

Mojokerto – suaraharianpagi.com
   Tak kalah dari kota-kota lain yang mempunyai tempat wisata, Kabupaten Mojokerto menyimpan banyak candi hingga peninggalan bersejarah dari Kerajaan Majapahit serta panorama alam yang sejuk. Kabupaten Mojokerto Bisa jadi rekomendasi bagi travelerpecinta sejarah dantraveler pecinta alam.
   Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengadakan Pers Tour Lokal dengan mengusung tema “Pawarta Mblarah Bareng Diskominfo” yang mana di ikuti 92 pawarta dan di bagi menjadi 4 kelompok masing-masing terdiri dari 23 pawarta dari media elektronik, cetak maupun siber.
   Kegiatan ini diadakan dengan tujuan meningkatkan publikasi dan perluasan informasi kepada masyarakat, sehingga mampu membuka peluang peningkatan ekonomi dari sektor pariwisata dan UMKM di Kabupaten Mojokerto pasca Pandemi Covid-19.
   Kali ini pawarta kelompok ke dua Mblarah bareng Diskominfo mengunjungi situs kerajaan Majapahit yang ada di daerah Trowulan yaitu Museum, Budha Tidur dan Wisata Alam Lembah Mbencirang. Selasa, (26/7)
   Tujuan pertama Pers tour hari kedua ini Museum Trowulan Mojokerto. Museum ini terletak di Jalan Pendopo Agung Desa Bejijong Kecamatan Trowulan dekat dengan kolam segaran. Museum ini merupakan Museum Arkeologi yang sangat terkenal di Mojokerto. Di dalam Museum kita dapat melihat barang-barang purbakala peninggalan kerajaan Majapahit. Pawarta di sambut dan di pandu oleh Bapak Subandi dan rekan.
   Museum ini juga merupakan tempat menyimpan cagar budaya dari seluruh wilayah Provinsi Jawa Timur. Museum memiliki beberapa Ruang yaitu Ruang Pamer Islam, Ruang Pamer Tanah Liat, Ruang Pamer Panji serta Ruang Pamer Pendopo yang terletak di belakang. Disini tersimpan bahan2 dari tanah liat, batu andesit, logam dan keramik. Saat ini sudah terkumpul 86.000 koleksi,”jelas Subandi.
   Setelah 30 menit di museum, pawarta menuju ke Patung Buddha Tidur atau The Sleeping Buddha. Disana pawarta bertemu dengan Kepala Desa Bejijong Bapak Pradana beserta Romo Sariono.
   Maha Vihara Majapahit ini di resmikan pada Tanggal 31 Desember 1989 oleh Gubernur Jawa Timur waktu itu Bapak Sularso. Pembuatan patung ini dilaksanakan pada tahun 1993 oleh YM Virhanadi Maha Tera. Patung Buddha tidur ini berada di kompleks Vihara yang digunakan umat Buddha untuk sembahyang, tepatnya di Desa Bejijong Kecamatan Trowulan,” jelas Romo.
   Siapa sangka di Indonesia terdapat patung Buddha tidur. Patung Buddha tidur yang berada di Mojokerto merupakan patung buddha tidur terbesar ketiga di Dunia. Sehingga tidak perlu ke luar negeri untuk melihat patung Buddha tidur. Cukup datang di Desa Bejijong Kecamatan Trowulan Kabupaten mojokerto. Yang mana untuk menuju lokasi patung Buddha tidur sangatlah mudah karena letaknya tidak jauh dari jalan utama Surabaya-Solo. Patung Buddha Tidur memiliki Panjang 22 Meter dengan lebar 6 meter dan tinggi 4,5 meter. Bahannya menggunakan beton dan dipahat langsung oleh pengrajin patung asal Trowulan.
   Selanjutnya Pawarta menuju Lokasi ke tiga Lembah Mbencirang yang berada di Desa Kebontunggul Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto. Lembah Mbencirang memiliki pemandangan Gunung Anjasmoro dan Gunung Welirang, serta berbagai macam wahana yang dapat menghibur pengunjung.
   Turut hadir di Lembah Mbencirang Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Mojokerto Ardi Sepdianto didampingi oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, Olahraga (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto, Norman Handito Serta Kepala Desa Kebontunggul Bapak Siandi S.H., M.M.
   Pandemi Covid-19 sangat berpengaruh terhadap seluruh kehidupan manusia baik dari sektor ekonomi maupun tempat wisata yang ada di Kabupaten Mojokerto. Sehingga kegiatan ini diharapkan dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi kita," ucap ardi.
   Pers Tour ini juga sebagai upaya Pemkab Mojokerto membantu para penggiat ekonomi khususnya tempat wisata di Kabupaten Mojokerto agar dapat bergairah kembali. "Harapannya dengan melibatkan kalian ini nanti akan terpublikasi dengan wahana yang lebih lengkap dan baru sehingga kemudian kunjungan wisatawan akan lebih meningkat," ujarnya.
   Sesuai dengan arahan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi harus melibatkan kolaborasi pentahelix yakni akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media. "Maka saya minta tolong bisa secara masif apa yang kalian alami dari kegiatan ini bisa dibantu dipublikasikan secara luar biasa di kanal-kanal kalian semuanya," ucapnya.
 Di akhir sambutannya, Ardi juga mengungkapkan, bahwa masukan dari insan pers dapat menjadi bahan evaluasi untuk Pemkab Mojokerto sendiri, baik dari segi teknis promosi hingga dari sisi publikasi untuk bisa lebih diperbaiki lagi. "Saya lebih ingin sharing untuk kebaikan potensi-potensi wisata di kabupaten mojokerto," pungkasnya. *adv/ds







Tags:

Posting Komentar

[blogger]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget