[img src="https://1.bp.blogspot.com/-y5vc1w5WmmI/Wvu0-zyCxSI/AAAAAAAAE1k/6-N0xM6XlYERbg8k5nHriuOLiwFrZiWpACLcBGAs/s1600/150%2Bx%2B450%2Bbanner.png"/]

Sosialisasi Ketentuan Di Bidang Cukai Hasil Tembakau

Mojokerto – suaraharianpagi.com
   Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Mojokerto menggelar Sosialisasi Ketentuan di Bidang Cukai Hasil Tembakau GEMPUR ROKOK ILEGAL bagi awak media dan influencer. Ada dua narasumber dalam sosialisasi tersebut yakni dari Kantor Bea Cukai Sidoarjo dan Indonesia Indikator. Sosialisasi yang diadakan di Sabha Kridatama Rumah Rakyat Pemkot Mojokerto, di buka langsung Oleh Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Moch. Imron,S.Sos,MM., Kamis (19/8).
   Pentingnya acara ini didasari oleh maraknya peredaran Rokok ilegal sehingga untuk mengurangi jumlah peredaran rokok ilegal terutama di wilayah Kantor Bea Cukai Sidoarjo meliputi Mojokerto, Sidoarjo dan Surabaya. Bea Cukai mengambil langkah dengan melaksanakan sosialisasi bersama Media dan influencer melalui pemberitaan di media masing-masing dan media social. Tujuan diadakannya sosialisasi ini juga tidak lain agar masyarakat lebih sadar untuk mematuhi ketentuan di bidang cukai serta mengetahui ciri Rokok Ilegal.
   Cukai merupakan pungutan pajak dari negara untuk rokok dan minuman beralkohol. Fungsi dari cukai yaitu sebagai bentuk pengawasan produk rokok serta minuman yang beralkohol terkait kadar racun nikotin dan alcohol pada produk dan sebagai pemasukan bagi pendapatan Negara,’’ jelas Satrio Herlambang Pelaksana Pemeriksa Kantor Bea Cukai Sidoarjo,
   Rokok ilegal mempunyai 5 ciri yaitu rokok yang pada kemasannya tanpa dilekati pita cukai, pita palsu, pita cukai bekas, pita cukai yang bukan haknya, pita cukai yang tidak sesuai jenis dan golongannya. Secara kasat mata pita cukai asli mempunyai serat cacing. Jika dilepas pitanya lalu terawangkan di sinar matahari maka kelihatan serat cacingnya atau cara mudahnya ya bawa rokok kretek dan rokok mesin, lalu kita bandingkan pita cukainya dengan rokok yang diduga ilegal. Jika masih ragu, pita cukainya dilepas lalu diterawangkan di sinar matahari, maka akan terlihat ada serat cacingnya atau tidak,” Jelas Satria.
   Di depan pabrik tidak ada papan nama dan parkir motor atau mobil karyawannya jauh dari pabrik merupakan salah satu cirri pabrik rokok tanpa izin. Penjual rokok ilegal dapat dikenakan sanksi pidana dan administrasi sesuai dengan Undang-undang Cukai Nomor 39 Tahun 2007 dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun.
   Satrio mengatakan’’,jika menemui adanya penjualan maupun produksi rokok ilegal Kita buka laporan pengaduan rokok ilegal di nomor telpon 081372272205 melalui Bagian Seksi Penindakan dan Penyidikan Kantor Bea Cukai Sidoarjo. *ds

Posting Komentar

[facebook]

XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget