[img src="https://1.bp.blogspot.com/-y5vc1w5WmmI/Wvu0-zyCxSI/AAAAAAAAE1k/6-N0xM6XlYERbg8k5nHriuOLiwFrZiWpACLcBGAs/s1600/150%2Bx%2B450%2Bbanner.png"/]

Peringati Hari Pendidikan Nasional 2021 di Masa Pandemi

Lamongan - suaraharianpagi.com

   Hari Pendidikan Nasional Indonesia yang diperingati setiap tanggal 2 Mei tahun ini jatuh pada hari Minggu.Tanggal tersebut ditetapkan sebagai wujud untuk mengenang dan menghormati salah satu tokoh pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara yang lahir pada 2 Mei 1889.Hardiknas di Indonesia selalu diperingati dengan melakukan upacara bendera dan ragam aktivitas lainnya.Peringatan dan kemeriahan Hardiknas yang biasa dilakukan di instansi pusat, daerah, satuan pendidikan serta kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri saat ini dilakukan dengan berbeda.Perbedaan ini terjadi karena tahun ini adalah tahun kedua kalinya peringatan dan perayaan Hari Pendidikan Nasional dilakukan di tengah suasana pandemi Covid-19. Dengan tetap memperhatikan protocol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19 yang telah ditetapkan Pemerintah.

   Peringatan Hardiknas tidak semata-mata untuk mengenang hari kelahiran Ki Hajar Dewantara selaku Bapak Perintis Pendidikan Nasional, tetapi lebih merupakan sebuah momentum untuk kembali menumbuhkan rasa patriotisme dan nasionalisme bagi seluruh insan pendidikan, tutur Masfufa (33) Salah satu Guru di MTS Putra Putri Simo Sungelebak Kecamatan Karanggeneng Lamongan. Lanjut Masfufa yang akrab dipanggil Fufa, Hal ini dimaksudkan agar semua insan pendidikan mengingat kembali filosofi dari nilai perjuangan Ki Hajar Dewantara dalam menegakkan pondasi pendidikan di Indonesia. Dan pada Hari Pendidikan Nasional 2021, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengusung tema "Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar".

nnnWalau tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tapi esensi atau makna pendidikan harus tetap sama. Pendidikan adalah modal bangsa untuk mewujudkan cita-cita luhur bangsa. Melalui pendidikan akan melahirkan generasi unggul yang siap meneruskan perjuangan leluhurnya, katanya. Dan pendidikan merupakan elemen penting dalam kehidupan. Dengan pendidikan bisa mewujudkan apa yang diinginkan. Pendidikan membuka semua yang tertutup dalam diri kita. Pendidikan juga membuat kita tidak takut untuk melangkah menapaki satu demi satu batu pijakan untuk mewujudkan impian. Semoga pendidikan selalu di nomor satu kan oleh semua murid, orangtua, masyarakat, bahkan pemerintah. Terutama untuk pendidikan di daerah terpencil mesti ada perhatian yang lebih, katanya kepada awak media, Minggu (2/5).

   Pendidikan juga sebagai bentuk memanusiakan manusia. Ada beberapa faktor pendorong pendidikan, Salah satunya sarana prasarana dan tenaga pendidik harus lebih ditingkatkan. Sebab dua hal ini penting. Apalagi di pelosok-pelosok yang sering kali terabaikan. Ketika sarana prasarananya kurang memadai ditambah lagi pengelolaan pendidikan intern yang sering kali mengambil hak peserta didik dengan korupsi, ini bisa menghambat pendidikan. Maka dari itu sarana prasarana, Guru yang profesional, dan pengelola di dalamnya semoga lebih baik lagi, karena tidak sedikit Guru yang mengajar tidak sesuai kompetensi keahliannya. Intinya peningkatan mutu pendidik dan sarana prasarananya perlu diperhatikan. Semoga pendidikan akan membentuk karakter sebuah bangsa. Jadikan semua tempat adalah tempat belajar dan semua orang adalah Guru, pungkas Masfufa. * Ind

 

Posting Komentar

[facebook]

XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget