2021

Jombang - suaraharianpagi.com
   Pemerintah Kabupaten Jombang menerima PENGHARGAAN PERTAMA Nomor: 177/KPG.06.08/2021 diberikan kepada Hj. Mundjidah Wahab, Bupati Jombang atas Komitmen dan Kerja Keras dalam Mendorong Percepatan Pembangunan Desa sehingga Seluruh Desa di Kabupaten Jombang Telah Mencapai Status Berkembang, Maju, dan Mandiri.
   Penghargaan diserahkan langsung oleh Dr. (H.C.) Drs. Abdul Halim Iskandar, M.Pd. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia, kepada Hj. Mundjidah Wahab Bupati Jombang, pada Rabu (29/12) di Gedung Negara Grahadi Surabaya yang disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Khofifah Indar Parawansa.
   Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh stakeholder, terutama kepada Pemerintahan Desa atas capaian apresiasi dan penghargaan ini. "Semoga apresiasi ini akan semakin memotivasi dan meningkatkan program pembangunan juga kesejahteraan masyarakat di Desa. Untuk itu kepada DPMD dan OPD terkait, baik dari Kecamatan dan Pemerintahan Desa harus bersama sama, bersineri, untuk dapat segera menindaklanjuti program Desa Berdaya juga Pemberdayaan BUMDesa di seluruh Kabupaten Jombang ", tutur Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab usai menerima penghargaan didampingi Sholahuddin, Kepala DPMD Kabupaten Jombang.
   Dalam agenda penyerahan Penghargaan Percepatan Pembangunan Desa Tahun 2021 juga diluncurkan Program Desa Berdaya KIP (Kreatif, Inovatif dan Produktif) serta Penandatanganan Kesepakatan Bersama Pemberdayaan BUMDesa Di Jawa Timur. *ryan

Jombang - suaraharianagi.com
   Keputusan Bupati Jombang Nomor : 188.4.45/ 821 /415.41/2021 Tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, telah Menimbang, Mengingat, Memperhatikan; a. Berita Acara Rapat Penetapan Hasil Akhir Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Nomor. 16//PANSEL SEKDA/JBG/2021 tanggal 8 Desember 2021; b. Surat Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara tanggal 15 Desember 2021 Nomor: B-4608/KASN/12/2021 tentang Rekomendasi Hasil Seleksi Terbuka Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang; c. Surat Gubernur Jawa Timur tanggal 23 Desember 2021 Nomor: 821.2/8344/204.4/2021 tentang Koordinasi Pengisian Calon Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Memutuskan dan Menetapkan, Memberhentikan dengan hormat Agus Purnomo, S.H., M.Si. Pangkat/Gol, Ruang, Pembina Tingkat (IV/b), dari jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang dan mengangkatnya kedalam Jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang.
   Demikian isi SK yang dibacakan oleh Kepala BKD PP Kabupaten Jombang, Senen, S.Sos, M.Si pada prosesi pelantikan Agus Purnomo SH, MSi sebagai Sekdakab Jombang yang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Jombang, Jumat, (24/12) pagi.
   Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab secara resmi telah melantik dan mengambil sumpah jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo SH, MSi dihadapan para rohaniwan, para saksi dan undangan yang hadir. Antara lain Wakil Bupati Jombang, Ketua DPRD Jombang, Forkopimda Jombang, Dr. Akhmad Jazuli, SH, M.Si sebagai Staf Ahli Gubernur Jatim Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Sekretaris Daerah Kota Madiun Ir. Soeko Dwi Handiarto, MT, Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai, S.STP, MM, Kepala OPD dilingkup Pemkab Jombang, Camat, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
   Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Agus Purnomo yang sebelumnya adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah dilantik sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang. Tak lupa Bupati juga saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Senen, s.Sos., M.Si yang telah menjalankan tugas sebagai Penjabat Sekda dengan baik sejak tanggal 12 Oktober 2021 hingga pelantikan Pejabat Sekda yang baru.
   Ditandaskan oleh Bupati bahwa Pelantikan Sekdakab Jombang telah melalui prosedur sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, setelah sebelumnya dilakukan seleksi terbuka dan mendapatkan rekomendasi dari Komisi ASN. “Karenanya saya berharap Sekda yang baru sebagai aparatur yang penuh gagasan, dedikasi, kreatif dan penuh inovasi, memiliki semangat dan motivasi yang tinggi dalam bekerja menata birokrasi pemerintahan dan membina segenap asn di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang. Tentunya segenap jajaran pemerintahan harus memberikan dukungan dan kerjasama yang baik, sehingga tugas dan amanah organisasi dapat berjalan dengan lancar dan sukses”, tandas Bupati Mundjidah Wahab.
   Bupati juga berharap Sekda Agus Purnomo untuk dapat membaca dinamika yang sedang berkembang dalam masyarakat, terutama untuk mempersiapkan dan mengintegrasikan segala potensi guna mendukung setiap kebijakan yang diberikan kepala daerah, serta mampu berkoordinasi dan berkomunikasi secara produktif kepada seluruh institusi baik internal maupun eksternal. “Tingkatkan disiplin PNS. Daya gunakan semua potensi PNS yang kita miliki dengan prinsip birokrasi yang cepat, tepat, akurat namun taat azas. Bangun hubungan kerja yang baik dengan mitra kerja seperti DPRD, Forkopimda serta bentuk teamwork yang kuat dalam rangka mengembangkan kebijakan daerah dan kelancaran dalam menghadapi hambatan tugas pembangunan dan kembangkan sistem pemerintahan, demi mewujudkan Jombang Yang Berkarakter Dan Berdaya Saing”, tuturnya.
   “Melalui pelantikan ini, saya mengajak kita semua untuk berpindah dari paradigma zona nyaman ke zona kompetitif yang sesuai dengan kebijakan manajemen sumber daya manusia aparatur yang didasarkan pada kualifikasi, kompetensi dan berintegitas tinggi. Pelantikan ini dilaksanakan agar kinerja organisasi ke depan dapat berjalan terus dan berjalan optimal dalam mengembangkan wawasan, kreativitas dan inovasi program yang berdayaguna, berhasil guna dan tepat guna untuk mencapai visi bersama mewujudkan jombang yang berkarakter dan berdaya saing”, tambah Bupati Mundjidah Wahab.
   Ketua DPRD Kabupaten Jombang, Mas’ud Zuremi menanggapi bahwa Pelantikan Sekdakab Agus Purnomo adalah yang terbaik, setelah semua prosedur, proses dilalui sebagaimana peraturan perundangan yang berlaku. “Yang terpenting harapan saya adalah segera terwujud kerjasama yang baik Pemerintah Daerah dan DPRD, dan mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat sesuai visi misi Bupati Jombang. Dengan Sekda baru, inovasi dapat dilaksanakan dengan demi Pembangunan dan Pemerintah Kabupaten Jombang”, tutur Ketua DPRD Jombang.
   Agus Purnomo, SH, M.Si Sekdakab Jombang usai dilantik menyatakan bahwa dirinya harus siap untuk melaksanakan tugas pokok sebagai Sekretaris Daerah, yakni membantu melaksanakan kebijakan Bupati Jombang. Untuk itu Sekda Agus Purnomo menyampaikan permohonan doa restu serta dukungan dan kerjasama dari seluruh OPD, semua pihak dan masyarakat, sehingga dapat mengkoordinasikan dengan baik seluruh kegiatan dan seluruh OPD, memastikan semuanya bekerja dengan baik untuk pencapaian visi dan misi Kabupaten Jombang sesuai yang tercantum dalam RPJMD. Selain itu Sekda juga berkewajiban membantu Kepala Daerah dalam menyusun kebijakan dan pengorganisasian administrasi terhadap pelaksanaan tugas perangkat daerah, serta membina hubungan kerja dengan Dinas, lembaga teknis dan unit pelaksana lainnya, sebagai motor penggerak organisasi pemerintah Kabupaten Jombang. “Mohon doa restu, dukungan dan kerjasamanya”, pungkas Agus Purnomo. *ryan

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, bergerak melakukan penanaman 1.400 batang pohon sebagai usaha mitigasi pencegahan bencana longsor. Aksi tanam pohon dipimpin Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Selasa (21/12) pagi di Desa Dilem Kecamatan Gondang (ditanam 100 batang).
   Kalaksa BPBD Yo’ie Afrida Soesetyo Djati, dalam laporannya mengatakan bahwa aksi tanam pohon dipetakan di daerah-daerah rawan risiko bencana alam longsor. “Aksi tanam pohon dipetakan khususnya untuk daerah-daerah risiko tinggi (longsor). Beberapa di antaranya di Dilem hari ini, serta beberapa daerah lain. Kita menanam pohon-pohon produktif seperti durian, alpukat dan pete sebagai penguat lahan tanah,” terang Yo’ie.
   Bupati Ikfina pada arahannya mengatakan bahwa mitigasi bencana, sangat penting sebagai langkah preventif. Bupati ingin agar usaha ini, turut melibatkan semua komponen mulai dari Pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, juga perindustrian.
   “Kabupaten Mojokerto punya beberapa wilayah yang masuk peta rawan bencana. Mulau dari kebakaran hutan, erupsi gunung berapi, angin puting beliung, banjir serta tanah longsor. Melakukan mitigasi bencana sangat penting. Kita berusaha mencegah agar (bencana) hal tersebut tidak sampai terjadi. Salah satu aksi nyata yang kita lakukan hari ini adalah menanam pohon, untuk mencegah longsor. Semua komponen harus terlibat dan bersinergi,” kata bupati. *hms/ds

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Pemerintah Kota Mojokerto bersinergi dengan Dirjen Perbendaharaan Kantor Wilayah Provinsi Jawa Timur. Sinergitas ini tertuang dalam Nota Kesepakatan yang ditandatangani oleh Walikoya Mojokerti Ika Puspitasari dengan Kakanwil Dirjen Perbendaharaan Kantor Wilayah Provinsi Jawa Timur Taukhid pada Senin (20/12) di Pendopo Sabha Mandala Tama, Kantor Pemerintah Kota Mojokerto.
   Adapun nota kesepakatan ini adalah tentang pemanfaatan bersama data dan informasi serta penguatan koordinasi penyelenggaraan pelaksanaan kebijakan pengelolaan keuangan publik dalam pelaksanaan hubungan keuangan antara Pemerintah Pusan dan Pemerintah Daerah.
   Dalam sambutannya Taukhid menyampaikan bahwa sebagau wakil Kemenkeu di daerah, Dirjen Perbendaharaan Kantor Wilayah Provinsi Jawa Timur adalah sebagai implementator kebijakan fiskal di daerah. Ia juga menyampaikan pihaknya siap mendukung Pemerintah Kota Mojokerto dalam melakukan perencanaan dan pemanfaatan APBN yang telah disalurkan ke Kota Mojokerto.
  Pada kesempatan ini Ning Ita juga menyampaikan harapannya untuk mendapatkan harapannya untuk mendapatkan data yang valid sehingga dapat dimanfaatkan dalam pelaksanaan program-program prioritas. Serta dapat mensinkronkan alokasi dana yang diperoleh Kota Mojokerto serta indikatornya.
  Turut hafir dalam penandatanganan kesepakatan ini adalah Sekda Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ruby Hartoyo, Plt. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Agung Moeljono, serta Kabag Pemerintahan Pudji Santoso. *hms/ds

Jombang - suaraharianpagi.com
   Bupati Jombang yang di Wakili oleh Sumrambah Wakil Bupati Jombang membuka Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bola Voli Piala Kapolres antar Kecamatan U-21 tahun 2021.
   Pembukaan Kejurkab Bola Voli yang di selenggarakan di GOR Merdeka Jombang pada Jum'at sore, dihadiri Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat, ex officio Ketua Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesi (PBVSI) Kabupaten Jombang, Satradar 222 Letkol Lek yudi Amrizal, Kepala Disporapar Bambang Nurwijanto, Kepala Disdikbud Agus Purnomo, Kepala Diskominfo Budi Winarno, Kepala Dinsos Hari Purnomo dan Pejabat Utama Polres serta Jajaran Kapolsek.
   Wakil Bupati Sumrambah menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Jombang yang telah memberikan ruang apresiasi untuk para atlet Bola Voli untuk melakukan aktualisasi berupa turnamen cup bola voli usia 21 tahun 2021. Tentunya kegiatan ini menjadi lahan untuk meraih prestasi bagi adik-adik sekalian sehingga momentum ini harus kita gunakan sebaik-baiknya, tutur Wakil Bupati Jombang. Sumrambah.
   Sebagaimana disampaikan Bapak Presiden Jokowi bahwa kita menuju pada masa keemasan bangsa ini. Beliau sudah memprediksikan bahwa tahun 2045 bangsa ini menjadi bangsa yang emas, karena pada tahun 2045 akan terjadi keunggulan demografis pada bangsa kita yang artinya bangsa kita mulai kuat dan besarnya usia produktif yang saat itu pada usia produktif," terang Wabup Sumrambah.
   Menurutnya, adalah satu cara agar dapat mencapai keemasan tersebut yakni dengan mencegah stunting, karena generasi emas adalah generasi yang sehat jasmani maupun rohani, rohani tentang agama tentang adab tentang budi pekerti untuk membentuk yang sikap dan perilaku anak bangsa.
   Olahraga tidak hanya membuat kita sehat jasmani namun juga dapat membuat kita untuk meraih prestasi bukan hanya untuk kebanggaan pribadi tetapi juga menjadi kebanggaan keluarga kebanggaan daerah kebanggaan bangsa dan negara," ungkapnya.
   Tidak hanya itu, Sumrambah juga menyampaikan pesan dari Bupati Jombang pada peserta Kejurkab bola voli piala Kapolres antar kecamatan U-21 tahun 2021 agar peserta dapat memanfaatkan momentum ini untuk meraih prestasi dengan sportivitas.
   Insyaallah kalau tahun ini berjalan dengan baik mungkin suatu ketika akan ada piala-piala yang lain seperti piala Bupati atau piala- piala lainnya. Kita butuh kegiatan seperti ini, sebab semakin sering ada sarana kompetisi, akan menjadikan temen-temen untuk bisa meraih prestasi. Sering mengikuti kompetensi, maka pasti kita akan semakin baik. Kami berharap Jombang akan melahirkan atlet-atlet nasional yang bisa mengharumkan bangsa dan negara,” pungkasnya.
   Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Teguh setiawan selaku Ketua panitia menyampaikan, setelah vakum tidak ada kegiatan hampir 2 tahun karena dalam masa pandemi Covid-19 kini Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jombang tahun 2021, melakukan seleksi atlet tim Porprov bola voli Kabupaten Jombang tahun 2021.
   Tujuan penyelenggaraan kegiatan Kejurkab bola voli piala Kapolres antar Kecamatan U-21 tahun 2021 untuk pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi sebagai mana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 3 tahun 2005 tentang sistem keolahragaan nasional, meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, mencari bibit unggul atlet bola voli di Kabupaten Jombang. Kejurkab ini sebagai ajang seleksi atlet tim Porprov bola voli Kabupaten Jombang tahun 2021," jelasnya.
   Kejurkab Bola Voli piala Kapolres Jombang antar Kecamatan U-21 tahun 2021 di selenggarakan pada tanggal 17 sampai 22 Desember tahun 2021. Dengan peserta dari tim bola voli yang mewakili Kecamatan yang ada di Kabupaten Jombang diantaranya 21 tim putra dan 18 tim putri.
   Tim yang keluar sebagai juara akan mendapatkan penghargaan yakni Tropi serta uang pembinaan. *ryan

Mojokerto - suaraharianpsgi.com
   Dinas Pendidikan Kabupaten Kabupaten Mojokerto, memberi bantuan sarana protokol kesehatan (prokes) kepada 503 lembaga pendidikan mulai TK, SD/MI, SMP/MTs, MA negeri/swasta se-Kabupaten Mojokerto. Bantuan prokes meliputi 150 ribu masker, 10 ribu hand sanitizer, 10 ribu sabun batang dan 5 ribu sabun cair yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Zainul Arifin di beberapa titik lokasi. Yakni SMPN 2 Jetis dan SMPN 2 Sooko pada Kamis (16/12), serta SMPN 1 Puri dan SMPN 1 Dlanggu pada Jum'at (17/12) siang lalu.
   Bupati saat menyerahkan bantuan prokes berpesan, agar kedisiplinan prokes dapat dijaga oleh seluruh warga sekolah mulai para tenaga pendidik, hingga para siswa. Menjaga prokes bukan hal main-main. Karena saat ini, di Indonesia sudah terdeteksi kasus positif Covid-19 varian Omicron yang sangat berbahaya. Selain vaksin, aksi yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan disiplin prokes mulai dari diri sendiri.
   "Bantuan ini tidak akan jadi apa-apa, kalau tidak ditindaklanjuti dengan komitmen dan kedisiplinan. Prokes tidak akan berjalan displin, kalau tidak diawali dengan komitmen masing-masing individu. Semua warga sekolah harus menjalankan prokes. Karena tidak ada yang tahu kapan pandemi selesai. Apalagi saat ini di Indonesia sudah terdeteksi kasus baru Covid-19 dari varian Omicron yang sangat berbahaya," pesan bupati.
   Selain itu, Bupati Ikfina ingin agar aktivitas makan minum di kantin sekolah didesain dengan tetap mengaplikasikan prokes. Hal ini karena aktifitas kantin, dikhawatirkan menjadi kesempatan rentan kendornya prokes terutama ketika membuka masker saat makan.
   "Kemarin saya juga menerima aspirasi dari para siswa Kabupaten Mojokerto, yang ingin kantin sekolah bisa dibuka kembali. Saya minta kepala dinas pendidikan, agar mendesain pengemasan makanan yang dijual di kantin. Diatur bagaimana caranya, agar bisa tetap prokes. Kita tidak ingin aktivitas makan dan minum, menjadi celah kendornya prokes. Kembali lagi, ini adalah komitmen kita demi keselamatan bersama," tambah Bupati Ikfina. *hms/ds








Jombang – suaraharianpagi.com
Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMPTSP) menyelenggarakan Business Gathering dengan tema “Semangat Kebersamaan untuk Meningkatkan Daya Saing Potensi Peluang Investasi di Masa Pandemi”. Acara yang dibuka oleh Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab dan dihadiri Staf Ahli, Kepala Disperindag dan nara sumber. Ini diselenggarakan di Ballroom Hotel Yusro Jombang, Kamis (16/12)
   Tujuan Business Gathering tersebut disampaikan oleh Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab adalah bahwa Pemerintah Kabupaten Jombang ingin meningkatkan kembali geliat produksi serta daya saing di tengah kondisi pandemi covid-19, dengan mempertemukan UMKM, dengan harapan dapat naik kelas dari yang mikro menjadi kecil dari kecil menjadi menengah dan dari menengah menjadi besar. Sehingga UMKM di Kabupaten Jombang semakin kuat dan mampu bersaing di pasar global. Selain itu juga meningkatkan kesejahteraan UMKM, meningkatkan pemerataan kesejahteraan masyarakat, dan bermitra dengan pengusaha.
   “Saya berharap kepada para pengusaha toko modern yang ada di Kabupaten Jombang untuk dapat memfasilitasi UMKM untuk bisa berkembang bekerjasama dan tumbuh lebih baik,” tutur Bupati Mundjidah Wahab.
   Melihat potensi yang ada, disampaikan Bupati perempuan pertama di Kabupaten Jombang ini bahwa UMKM Kabupaten Jombang yang beraneka ragam dan bergerak di berbagai sektor seperti makanan minuman dan kerajinan telah mampu memproduksi produk-produk yang bervariasi dan berkualitas, yang didukung oleh sumber daya, sarana dan prasarana yang memadai. Namun dilain pihak UMKM ini masih membutuhkan pengembangan pemasaran, permodalan dan masih minimnya branded.
   UMKM Kabupaten Jombang saat ini masih membutuhkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Jombang serta diharapkan dapat bermitra dengan pengusaha toko modern atau usaha besar.
   Berdasarkan realita permasalahan UMKM yang ada di Kabupaten Jombang, maka perlu adanya peran aktif dan kepedulian semua pihak dalam rangka menumbuhkembangkan UMKM di Kabupaten Jombang. Baik pihak swasta dengan CSR dan kemitraan perbankan dengan permodalannya dan perguruan tinggi dengan analisa dan kajiannya.
   “Untuk itu, jika semua unsur kekuatan yang ada di Kabupaten Jombang apabila memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan UMKM di Kabupaten Jombang maka saya yakin keberadaan UMKM akan kuat mandiri dan mampu menjalin kerjasama yang baik dengan pengusaha. Hal ini terbukti pertumbuhan UMKM kita semakin hari semakin bertambah baik kualitas kuantitas maupun aneka ragam jenis produksi sehingga UMKM Jombang mampu pertahanan terhadap goncangan ekonomi nasional dan dunia yang kurang stabil,” tandas Bupati Mundjidah Wahab.
   Wor Windari, Kepala DPMPTSP Kabupaten Jombang menyampaikan bahwa temu usaha ini dalam rangka membangun kerjasama pengusaha/Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan pemerintah daerah dalam upaya memberikan motivasi dari pengusaha besar kepada para UMKM Kabupaten Jombang agar mampu menciptakan potensi usaha dan membaca peluang pasar dengan membangun sinergi/kemitraan yang saling membutuhkan, paparnya.
   Selain itu, temu usaha ini memberikan kepercayaan diri kepada pengusaha UMKM Kabupaten Jombang terhadap potensi usaha yang dimiliki dan dalam rangka menghadapi persaingan global. Meningkatkan hubungan dan kerjasama bisnis antara para pelaku usaha di dalam maupun di luar kabupaten Jombang. Mampu mensinergikan pemasaran potensi.
   Pada Business Gathering tersebut juga disampaikan materi terkait Semangat Kebersamaan Untuk Meningkatkan Daya Saing Produk / Investasi Daerah di Masa Pandemi oleh dr. Juniardi, Presiden Kelompok Pecinta Business Indonesia (KPBI) dari Malang, selaku narasumber. Menurutnya di masa pandemi Covid 19 mendorong para pelaku usaha untuk tetap semangat tidak perlu takut untuk Business diberbagai bidang asal tetap menjaga Protokoler Kesehatan. *ryan

Jombang – suaraharianpagi.com
   Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pertanian Kabupaten Jombang melaksanakan menandai Turun Tanam Masa Tanam 2021/2022 dengan Melaunching Klinik Pertanian di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Desa Karanglo, Kecamatan Mojowarno, pada Kamis, (16/12) pagi.
   Acara yang dibuka oleh Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab ini, dihadiri juga oleh Wakil Bupati Jombang, Sumrambah, Forkopimda Kabupaten Jombang, Dandim 0814 Letkol Inf Muhammad Hanafi, Kapolres Jombang AKBP Muhammad Nurhidayat, Dansatradar 222, Letkol. Lek Yudi Amrizal, Ketua Komisi B DPRD Jombang, para Kepala OPD terkait, para Pimpinan Lembaga Mitra Pemerintah Kabupaten Jombang, baik dari Perguruan Tinggi maupun dari Balai Penelitian, juga Ketua Poktan dan Gapoktan.
   Acara diawali dengan Launching Klinik Pertanian yang dilanjutkan meninjau sarana prasarana layanan klinik pertanian. Bupati Mundjidah Wahab didampingi Forkopimda dan Kepala Dinas Pertanian juga berdialog melalui zoom meeting dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP Jatim) yang turut menyaksikan kegiatan tersebut melalui virtual. Bupati selanjutnya juga menyaksikan pemanfaatan drone untuk pertanian serta melihat proses menanam padi dengan pemanfaatan teknologi mesin.
   Launching Klinik Pertanian dan Turun Tanam Masa Tanam 2021/2022 juga ditandai dengan menyerahkan Santunan Anak Yatim, penyerahan simbolis bibit padi juga Pupuk Organik Cair. Menyerahkan sertifikat pemenang Lomba Poktan. Penyerahan Bantuan Sarpras ke Kelompok tani Milenial. Penyerahan Sertifikat Organik, Penyerahan Bantuan Alsintan, Penyerahan Polis asuransi pertanian.
   Pada momentum tersebut juga dilakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Kampus UNWAHA, UNDAR, STIE Dewantara, UNIPDU, dengan Baliltas: Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat Balitkabi; Balai Penelitian Kacang-kacangan dan Umbi umbian; BPTP Balai Pengkajian Teknologi Pertanian - Jatim; Balitjestro: Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Sub Tropika- Malang.
   Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab dalam sambutannya mengatakan bahwa Kabupaten Jombang 60% lebih penduduknya menggantungkan hidupnya pada usaha bidang pertanian. Namun, masyarakat terutama generasi muda kita sudah tidak minat lagi terjun dalam dunia pertanian. Hal ini tentu berpengaruh pada percepatan pembangunan pertanian di Kabupaten Jombang. Dan ini menjadi tantangan Pemerintah Kabupaten Jombang untuk dapat membangkitkan keinginan anak muda bertani.
   "Yang perlu kita pahami adalah, pertanian tidak hanya proses menjalankan budidaya dilahan. Namun lebih pada konteks agribisnis secara utuh yang meliputi penyiapan sarana prasarana, budidaya dan pengolahan hasil serta pemasaran produk pertanian. Pembinaan yang optimal akan mendorong terus berkembangnya sektor industri pengolahan hasil pertanian (agroindustri) di Kabupaten Jombang. Pembangunan pertanian akan bisa berjalan dengan baik jika sumber daya manusia (SDM) dan kelembagaan pertanian bisa mendukung program pembangunan pertanian dengan baik", tutur Bupati Mundjidah Wahab.
   "Saya mengapresiasi Dinas Pertanian yang telah mampu mensinergikan dengan OPD terkait baik pusat maupun daerah dan perguruan tinggi untuk memberikan pelayanan terbaik untuk petani Jombang melalui layanan Klinik Pertanian. Dengan terobosan ini, kita harapkan masyarakat akan memperoleh layanan pertanian lebih baik lagi kedepannya. Upaya peningkatan kapasitas SDM pertanian juga terus kita tingkatkan agar petugas pertanian maupun petani memiliki kemampuan untuk berinovasi memecahkan permasalahan, efisiensi usaha tani dan membangun jejaring usaha oleh seluruh petani di Jombang. Dengan demikian petani jombang akan bisa memiliki daya saing yang kuat dan mampu memperjuangkan kesejahteraannya,"tambahnya.
   "Saya berharap pengembangan klinik pertanian yang digagas oleh Dinas Pertanian akan menjadi pengungkit pembangunan pertanian di Kabupaten Jombang untuk lebih baik lagi. Menjadi tempat konsultasi bagi persoalan pertanian. Kedepan, fasilitasi sarana dan prasarana pembangunan pertanian akan terus dioptimalkan untuk menunjang berlangsungnya pembangunan pertanian menjadi lebih baik lagi", tandas Bupati Mundjidah Wahab.
   "Melalui kegiatan turun tanam ini saya harapkan lembaga petani, lembaga penyuluhan dan OPD terkait bekerja lebih baik lagi dalam menjalankan tugas dengan baik guna meningkatkan kesejahteraan petani Jombang", pungkas Bupati Jombang.
   Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, Ir. Muchamad Rony, menyampaikan bahwa Dinas Pertanian saat ini sudah mampu menjalankan pelayanan kepada masyarakat dengan baik. Penyuluhan di kelompok tani, gapoktan, di BPP (Balai Penyuluhan Pertanian) serta di dinas terkait telah dilaksanakan dengan baik. Ini adalah bentuk komitmen dan perhatian Pemerintah Kabupaten Jombang dalam pembangunan pertanian sebagai prioritasnya. Selain itu, penyuluh maupun stakeholders pertanian lain, saat ini telah menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Kabupaten Jombang untuk terus berkarya dan berjuang mengikhtiarkan kesejahteraan petani", tutur Muchamad Rony
   "Kegiatan MoU yang kita laksanakan ini adalah sebagai tindak lanjut dari MoU Pemerintah Kabupaten Jombang diawal tahun lalu", tandas Muchamad Rony
   Capaian beras di Kabupaten Jombang tahun 2020 sebanyak 291.490 ton, kini di tahun 2021 meningkat menjadi 294.415 ton. Jombang juga mengalami surplus sebanyak 131.913 ton. Kami berkomitmen membangun pertanian secara sinergi bersama seluruh stakeholder, KTNA, HKTI guna meningkatkan kesejahteraan petani di Jombang", pungkasnya.*ryan

Jombang - suaraharianpagi.com
   Dunia pariwisata adalah dunia yang universal, siapapun akan menyatakan sama bahwa pariwisata adalah kebutuhan umat manusia di seluruh dunia. Pariwisata memang tidak asing lagi dimata kita, berasal dari Bahasa sansekerta "pari" yang berarti banyak, atau berkali-kali, sedangkan "wisata" berarti perjalanan atau bepergian,sehingga secara umum diartikan sebagai perjalanan yang dilakukan berkali-kali dari suatu tempat ketempat lainnya.
   Produk industri pariwisata dapat diartikan sebagai segala aspek wisata yang dirasakan oleh wisatawan selama melakukan perjalanan, dimana produk jasa tersebut disediakan oleh perusahaan wisata dalam mendukung segala aktifitas wisata yang dilakukan oleh wisatawan, antara lain jasa penginapan, makanan dan minuman, transportasi, objek wisata, tiket dan lain sebagainya.
   Dalam upaya peningkatan kunjungan wisatawan ke kabupaten Jombang, berbagai upaya pelaksanaan promosi, dilakukan, seperti direct selling dan sales mission. Pemilihan lokasi promosi berdasarkan pada suatu pusat kegiatan pariwisata yang kita kenal dengan tourism hub. Media promosi yang dgunakan seperti leaflet, booklet dan audio visual. Dengan memanfaatkan teknologi, kita juga memiliki www.jombangtravel. Id dengan aplikasi JombangTravel.
   Dalam promosi itu juga menggunakan duta wisata jombang, mereka mendisitribusikan informasi produk wisata, seperti leaflet, booklet dan vcd. Promosi dilaksanakan secara menyeluruh, baik industry wisata ataupun usaha wisatanya. Adapun tujuan utama pelaksanaaan promosi seperti tersebut di atas, merupakan upaya peningkatan Spending Of Money Dan Penambahan Length Of Stay di Kabupaten Jombang sehingga bisa meningkatkan perekonomian dan akhirnya mampu mewujudkan jombang berkarakter dan berdaya saing, *ryan.

Mojokerto – suaraharianpagi.com
   Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati didampingi Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto Iwan Abdillah, menyerahkan bantuan peralatan usaha untuk 10 KK warga Desa Sadartengah, Kecamatan Mojoanyar. Bantuan diberikan secara door-to-door oleh bupati, Senin pagi (13/12).
   Bantuan tersebut antara lain 6 gerobak dagang, 3 peralatan bengkel, dan 1 alat pemotong keripik pisang. Bupati Ikfina berharap dengan adanya bantuan ini, dapat membantu kelancaran usaha untuk mendongkrak pendapatan sehari-hari.
   “Barakallah, Pak. Semoga ini dapat bermanfaat bagi panjenengan dan keluarga. Mohon untuk bisa dijaga kebersihannya, agar pelanggan mampir untuk membeli dagangan bisa nyaman. Apalagi kalau konsumennya ingin makan di tempat,” pesan Bupati Ikfina kepada salah satu warga penerima.
   Sebagai informasi, bantuan yang berasal dari Dana Insentif Daerah (DID) 2021 tersebut, diberikan kepada 291 pelaku usaha se-Kabupaten Mojokerto yang menekuni beberapa bisnis dagang maupun jasa. Beberapa bentuk barang bantuan di antaranya alat kompresor, blender, kompor, alat batik, mesin jahit bordir, mesin jahit perca, alat servis motor, peralatan las dan peralatan gitar. *hms

Mojokerto – suaraharianpagi.com
   Walikota Mojokerto Ika Puspitasari membuka secara resmi Launching Pembayaran PBB melalui Market Place yang di selenggarakan di Sabha Mandala Tama Pemerintah Kota Mojokerto, Senin (13/12).
   Hal ini merupakan wujud inisiatif dan inovasi Pemerintah Kota Mojokerto melalui BPKPD untuk mempermudah masyarakat melaksanakan kewajiban pajak dan mewujudkan tata kelola keuangan pemerintah yang lebih transparan dan akuntabel.
   Turut hadir Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jatim Harmanta, Deputi Direktur Pengawasan LJK II Armen, Direktur TI dan Operasi Bank Jatin Tonny Prasetyo dan Pemimpin Bank Jatim Cabang Mojokerto Eko Yudi Prastowo.
   Untuk mewujudkan misi Kota Mojokerto terdapat paramater keberhasilan. Yakni, meningkatnya PAD melalui pembayaran PBB, terwujudnya akuntabilitas serta percepatan dan perluasan digitalisasi daerah. Ning Ita berharap, berbagai gerakan percepatan dan perluasan digitalisasi daerah dapat menghasilkan PAD dan terjaganya akuntabilitas.
   Selain Launching pembayaran PBB melalui market place juga di langsungkan Gebyar Hadiah Pembayaran PBB 2021, dengan pemenang sebagai berikut :
- Wajib Pajak Hotel Paling Keren : Hotel Ayola
- Wajib Pajak Restoran Paling Keren : Richeese Fatory
- Wajib Pajak Parkir Paling Keren : Parkir RS Gatoel
- Wajib Pajak Hiburan Paling Keren : Game Fantasia
- PPAT Paling Keren : Janita Tjandra, SH, M.Kn
   Ning Ita apresiasi seluruh wajib pajak yang akan diberi penghargaan dan dapat menjadi motivasi bagi wajib pajak lain untuk taat dan tepat waktu. Bersama mambangun Kota Mojokerto lebih maju, mandiri dan berdaya saing. *hms/adv

Jombang – suaraharianpagi.com
   Proyek Pemeliharaan Jalan Lingkungan Aspal Lapen yang dibiayai dari dana Bantuan Keuangan ( BK ) Tahun 2021, di Dusun Dadirejo, Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang diduga bermasalah karena di borongkan pihak ketiga dan ada dugaan tidak sesuai spesifikasi teknis, meminta agar aparat penegak hukum dan Pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa timur bertindak tegas.
   Proyek tersebut adalah Rehab Jalan Aspal Lapen di Dusun Dadirejo, Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, dengan Panjang 532 meter x Lebar 3 meter menelan anggaran Rp.150.000.000; dari Dana Bantuan Keuangan (BK) Tahun 2021.
   Dari beberapa Tokoh Masyarakat Desa Ngrimbi yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan “aparat penegak hukum (Polisi atau Kejaksaan) harus bertindak tegas, segera memanggil dan memeriksa Kepala Desa Ngrimbi, Samsul Hadi dan TPK nya, selaku pelaksana kegiatan.”
   “Mereka jangan cuman dipanggil dan diperiksa bila perlu mereka segera ditahan. Karena sudah jelas-jelas kegiatan proyek Rehab Jalan Aspal Lapen di Dusun Dadirejo, Desa Ngrimbi bermasalah. Karena proyek tersebut diduga diborongkan pihak ketiga dan Kepala Desa Ngrimbi Samsul Hadi diindikasikan menerima fee 20% dari total nilai proyek, tidak hanya itu saja proyek Aspal Lapen diduga tidak sesuai spesifikasi teknis. Saya juga berharap Pemkab Jombang, lewat Inspektorat juga mengambil tindakan tegas, melakukan audit kegiatan” ujar Tokoh masyarakat yang tidak mau disebut namanya.
   Masih kata warga Desa Ngrimbi, “Jangan sampai Kabupaten Jombang, dijadikan objek proyek Dana Bantuan Keuangan (BK), oleh Kepala Desa Ngrimbi, karena yang rugi selain Pemkab juga masyarakat, apabila sebuah proyek tidak memenuhi spek dan cepat rusak, maka untuk beberapa tahun tentunya tidak dapat bantuan pembangunan yang sama karena mengacu pada aturan mainnya” ungkapnya.
   “Untuk itu, kami mendesak aparat penegak hukum, jeli dan segera bertindak tegas. Jangan menunggu laporan resmi dari masyarakat. Panggil dan periksa dulu Kepala Desa Ngrimbi, dan pihak terkait lainya, nanti akan ketahuan ada pelangaran hukum atau tidak. Kalau mereka tidak pernah dipanggil dan diperiksa mungkin penegak hukum tidak akan tahu ada pelangaran hukum atau tidak.” Tegas warga kepada suaraharianpagi.com.
 Ditambahkan “Setiap perencanaan pembangunan Aspal Lapen pasti dibuat sebaik mungkin agar masa pemakaian (penggunaan) bisa bertahan lama, minimal 5 - 6 tahun, bahkan lebih. Namun pekerjaan aspal lapen di desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, diperkirakan tidak akan tahan lama karena diduga ada komponen dasar, seperti aspal perekat diduga tidak sesuai bestek.
   Selain itu agregat batu krikil pecah mesin taburannya juga diduga tidak sesuai bestek karena mereka menggunakan material berukuran 3/5,2/3,0/5 dan pasir untuk taburan atasnya.
   Tidak hanya saja sumber suaraharianpagi.com yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, “bahwa untuk pekerjaan pembersihan juga tidak maksimal saat akan menabur aspal cair selain tipis juga tidak merata. Yang lebih parah lagi hanya dua lapis,” tegas warga Ngrimbi.
   Menurut warga Desa Ngrimbi, ini semua bisa terjadi karena lemahnya pengawasan baik dari Kecamatan dan dari Dinas Teknis setempat. Bahkan kami menduga mereka memang bersekongkol untuk mengerjakan proyek tersebut dengan cara diborongkan sehingga padat karya tunai bisa dibuat bancaan bersama.
   “Kalau pihak Kecamatan dan Dinas Teknis melakukan pengawasan dengan benar, tidak mungkin ini semua akan terjadi. Oleh karena mereka harus diseret keranah hukum. Dan kami berharap penegak hukum segera memanggil dan memeriksa mereka, bila perlu segera ditahan.” Tegas narasumber dengan nada emosi.
   Sementara Kepala Desa Ngrimbi, Samsul Hadi, ketika akan dikonfirmasi di kantornya Tidak ada ditempat, TPK Desa Ngrimbi selaku pelaksana kegiatan juga tidak ada dilokasi pekerjaan.
   Dari pantauan dilapangan, pembangunan, menunjukan lebih banyak anggarannya dari pekerjaan yang dikerjakan, diduga tidak ada pengembangan kegiatan kalau dilihat dari anggaran yang segede itu. Proyek dikerjakan sekitar beberapa hari yang lalu, namun kondisinya sangat memprihatinkan sudah pada mengelupas taburan pasirnya. *ryan

Mojokerto - suaraharianpagi
   Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto Happy Dwi Prastiawan dan Camat Kranggan Rachmi Widjajati hadir dalam Pembinaan Peserta KUBE Pertanian dan Peternakan Wilayah Kelurahan Meri Tahun 2021, Kamis (09/12)
   Inkubasi Usaha bidang Ketahanan Pangan nantinya akan diintegrasikan dengan e-Warong. Pelaku usaha Kube Pertanian dan Peternakan dapat memproduksi kebutuhan bagi masyarakat Kota Mojokerto.
   Ning Ita menyampaikan bahwa tahun 2021 terdapat penambahan 14 e-Warong. Sehingga pelaku usaha Kube semakin memiliki banyak potensi untuk memasarkan hasil produksi.
   Tahun 2021, Ning Ita memberikan kesempatan bagi 2900 peserta KUBE untuk dapat memulai usaha bidang pertanian dan peternakan. Peserta KUBE akan diiberikan kesempatan lebih banyak dalam rangka peningkatan pertambahan ekonomi masing-masing rumah tangga.
   Ning Ita berharap melalui KUBE masyarakat yang berada di rumah dapat memanfaatkan waktu luang di rumah bisa dan dapat menjadi tambahan ekonomi. Selain hadir Ning Ita juga meninjau langsung KUBE peternakan ayam di Kelurahan Meri. *hms


Jombang - suaraharianpagi.com
   Poli esekutif RSUD Jombang semakin diminati masyarakat. Sejak dibuka 27 Oktober lalu, sudah ada 132 pasien yang menggunakan layanan tersebut. Selain lebih privat, poli eksekutif juga memberikan layanan dokter spesialis yang lengkap.
   Dr. Hardini Indarwati, S.H,. M.H,. Kes Kepala Instalasi Poli Eksekutif menjelaskan, dalam kurun waktu satu bulan terakhir ada 132 pasien yang menggunakan poli eksekutif. Dari jumlah itu, 15 pasien menjalani rawat inap/masuk rumah sakit (MRS). Saat ini kita masih memperuntukan layanan pasien umum. Sementara kita belum melayani pasien BPJS atau asuransi kesehatan lainnya," ujarnya
   Namun dalam waktu dekat, Poli eksekutif RSUD Jombang juga berencana melayani pasien BPJS kesehatan. Saat ini, RSUD Jombang telah memproses persyaratan administrasi untuk pasien BPJS. InsyaAllah tahun depan, mudah-mudahan sudah siap," tambahnya.
   Di Poli eksekutif, semua pelayanan dokter spesialis disediakan. Mulai, pelayanan spesialis ortopedi, spesialis urologi, spesialis penyakit dalam, spesialis bedah, spesialis bedah syaraf, spesialis bedah plastik, spesilis kepala dan leher, spesialis penyakit kulit dan kelamin, poli psikologi dan lain-lain. Ya kita memberikan layanan secara lengkap," terangnya.
   Untuk jam operasional pelayanan sendiri, Poli eksekutif RSUD Jombang buka mulai Senin – Sabtu. Adapun jadwal layanan yakni Senin - Kamis mulai pukul 07.00-19.00 malam. Sedangkan, untuk Jumat-Sabtu mulai pukul 07.00-11.00. Cara mendaftar bisa secara online maupun datang ke lokasi. Untuk online dapat melalui WA nomor 0895 2890 7996," pungkasnya.
   Sementara itu, dr. Pudji Umbaran Direktur RSUD Jombang menyampaikan antusiasme masyarakat dalam menggunakan poli eksekutif cukup tinggi di masa pandemi Covid-19. Alhamdulillah semakin meningkat, setiap hari tak kurang dari 10 pasien berkunjung," ujar dia.
   Saat ini manajemen RSUD Jombang telah berupaya untuk memproses persyaratan agar bisa melayani pasien BPJS Kesehatan. Mohon doanya agar kita semakin maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Saat ini kami masih memproses persyaratan administrasi dengan BPJS Kesehatan," pungkasnya. *ryan

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Walikota Mojokerto Ika Puspitasari menekankan bahwa Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak hanya dituntut untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan. Namun, harus mempunyai sikap, perilaku dan tindakan yang berpedoman pada nilai dasar kode etik dan kode perilaku ASN.
   Penekanan ini disampaikan Ning Ita saat memberikan workshop Peningkatan Kinerja dan Kedisiplinan ASN 2021, di Ballroom Hotel Lyn, Kamis (9/12).
   Pembinaan yang diinisiasi oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), diikuti oleh ratusan pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.
   Ning Ita menyampaikan bahwa, jabatan pengawas adalah sebuah jabatan administrasi ASN yang bertanggungjawab mengendalikan pelaksanaan kegiatan dari pejabat pelaksana. Oleh karena itu, sebagai pengawas harus melek aturan-aturan atau regulasi serta paham teknologi.
   Dengan demikian, akan tercipta aparatur negara yang baik, bertanggungjawab dalam menyelesaikan pekerjaan. Tidak hanya itu, sebagai pengawas diperlukan kemampuan yang sigap dalam memutuskan sesuatu serta mampu meningkatkan output dalam memberikan pelayanan publik.
   Melalui kegiatan ini, Ning Ita berharap akan ada suatu perubahan kinerja yang baik pada ASN. Dengan kinerja yang optimal dalam pepaksanaan tugas sebagai abdi negara, ASN dapat bersama-sana maju melangkah dan berbenah meraih prestasi serta memberikan pelayanan terbaik masyarakat. *hms/adv

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati didampingi Kepala Dinas Pendidikan Zainul Arifin, Camat Trowulan beserta OPD, menyerahkan hibah bantuan berupa 22 unit laptop, router, printer, headset dan LCD proyektor kepada Pusat Kegiatan Belajar Masyakarat (PKBM) Insani Firaas, Rabu (8/12) siang di Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan.
   Bupati Mojokerto dalam arahannya, menyebut bahwa masih ada masalah pendidikan yang harus diperhatikan salah satunya tidak bisa melanjutkan sekolah dengan berbagai sebab. Padahal, tingkat pendidikan termasuk dalam tiga indikator utama yang ada dalam Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM), di samping indikator kesehatan dan indikator ekonomi. Pengukuran ini menggunakan tiga dimensi dasar, yaitu: lamanya hidup, pengetahuan, dan standar hidup yang layak. Ketiga unsur tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya. Selain juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti ketersediaan kesempatan kerja, yang pada gilirannya ditentukan oleh banyak faktor, terutama pertumbuhan ekonomi, infrastruktur dan kebijakan Pemerintah.
   "Kita punya kewajiban untuk menyelesaikan masalah dalam dunia pendidikan. Masih ada anak yang tidak bisa melanjutkan pendidikan dikarenakan suatu alasan dan sebab. Tugas kita adalah bagaimana agar anak-anak dapat memperoleh pendidikan berstandard agar bisa terus produktif. Pemerintah tidak bisa melaksanakan ini semua sendiri. Maka dari itu, kami mengucapkan terima kasih kepada para tutor yang sudah meluangkan waktu dan tenaga untuk ikut mencerdaskan anak bangsa," ucap bupati.
   Selain memberi bantuan, bupati juga melaunching Golden Kids Center Pusat (re) Habilitasi Pendengaran berbasis keluarga. *hms/ds

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Tempat pelayanan terpadu satu pintu yang sebelumnya bernama Graha Maja Servis City (GMSC) berganti nama Mall Pelayanan Publik Gajah Mada (MPP Gajah Mada) telah di resmikan oleh Walikota Mojokerto Ika Puspitasari pada Rabu (8/12).
   Pemerintah Kota Mojokerto juga menggelar Pawai mobil hias dari masing-masing OPD, untuk meramaikan pembukaan kembali tempat pelayanan publik ini yang beralamat di Jalan Gajah Mada 100 Kota Mojokerto setelah selesai direnovasi.
   Turut hadir dalam acara ini Ketua DPRD Kota Mojokerto Sunarto, Sekdakot Gaguk Tri Prasetyo, Kepala BPN Kota Mojokerto Dekasius Sulle, Direktur Keuangan Bank Jatim Eko Yudi Prastowo, Ketua Forum CSR Sugijanto serta jajaran OPD di lingkungan Pemkot Mojokerto
   Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPNAKER) Kota Mojokerto Heryana Dodik menjelaskan bahwa terdapat 149 jenis layanan telah terintegrasi dalam satu aplikasi yang pemanfaatannya tidak hanya Masyarakat Kota Mojokerto saja, karena di dalam MPP Gajah Mada Juga tersedia Pelayanan Imigrasi kelas I Surabaya, Pelayanan Pajak Pratama, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan serta Kantor Pos Indonesia
  Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur Dr. Ramliyant yang hadir menyampaikan apresiasi Gubernur Jawa Timur Kofifah Indar Parawansa atas didirikannya MPP Gajah Mada merupakan salah satu itikad dan komitmen tinggi Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjawab keinginan masyarakat untuk mendapatkan layanan yang terintegrasi.
   Walikota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita menjelaskan,”pergantian nama ini menjadi satu semangat dari Pemerintah Kota Mojokerto dalam rangka menghadirkan berbagai jenis pelayanan di dalam satu gedung sehingga memudahkan masyarakat untuk mengakses layanan tersebut dengan mudah juga cepat dan bisa di akses secara online.
   Sekarang eranya bukan lagi service city, tetapi daerah-daerah sudah di tuntut untuk menjadi smart city. Ini sudah kami upayakan melalui inovasi yang lahir dalam bentuk berbagai jenis pelayanan yang terintegrasi secara online yang bisa di akses kapan saja dan dimana saja”, jelas Ning Ita. *ds

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Sebanyak 133 putra-putri terbaik Kota Mojokerto dinyatakan berhak untuk menerima beasiswa Pendidikan Tinggi bagi Mahasiswa berprestasi Tahun 2021. Secara simbolis beasiswa diserahkan Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari di Ruang Sabha Mandala Madya pada Rabu (8/12) dengan didampingi oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Novi Rahardjo.
   Pada forum ini, Wali kota Ning Ita selain menyampaikan program-program pembangunan di Kota Mojokerto juga membuka ruang bagi para mahasiswa untuk menyalurkan ide-ide kreatif namun juga implementatif untuk berlangsungnya pembangunan. Ning Ita juga menegaskan bahwa kemajuan sebuah daerah itu diukur dari kemantapan infrastrukturnya, maka infrastruktur yang mantap akan bisa menjadi sempurna jika Sumber Daya Manusianya juga memiliki kualitas, daya saing, dan juga kemandirian. Dan hal inilah yang coba dibangun secara berseiring.
   Hal lain yang disampaikan oleh Ning Ita adalah pemberian beasiswa ini merupakan bentuk support pemerintah bagi generasi penerus agar dapat meraih apa yang dicita-citakan. Sehingga pada masa yang akan datang setelah menyelesaikan pendidikan dan meraih cita-cita bisa kembali ke Kota Mojokerto untuk membangun Mojokerto menjadi kota yang lebih maju, berdaya saing dan lebih mandiri dari pada saat ini. *Hms

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Sebanyak 62 anak di seluruh Kota Mojokerto, mengikuti khitan massal yang diselenggarakan oleh Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto. Kegiatan ini, sekaligus untuk memperingati tiga tahun kepemimpinan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dan HUT Korpri ke-50, Rabu (8/12).
   Bertempat di Kantor Kesekretariatan Korpri Kota Mojokerto, Penasehat Dewan Pengurus Korpri memberikan apresiasinya kepada seluruh anggota Korpri yang telah memberikan sumbangsihnya sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Salah satunya khitan massal, yang diselenggarakan pada hari ini.
   Pada kesempatan ini, Korpri Kota Mojokerto juga memberikan bingkisan kepada anak-anak yang mengikuti khitan massal. Adapun bingkisan tersebut berasal dari berbagai unsur. Seperti, bingkisan dari BAZNAS berupa sarung, baju koko dan kopiah. Sedangkan dari PT Hoki Langgeng Makmur berupa sandal. Suvenir dari Toko Emas Semeru. Uang tunai dari Dinsos P3A dan Korpri.
   Tidak hanya khitan massal, selama ini Korpri Kota Mojokerto telah turut andil dan bersinergi dengan Satgas Covid-19 dalam penanggulangan pandemi. Dimana, kontribusi Korpri secara bahu membahu dalam menggerakan sumber daya manusia (SDM) untuk bersama-sama membangkitkan perekonomian masyarakat.
   Kolaboratif dan sinergi yang dibangun oleh Korpri Kota Mojokerto inilah, yang diharapkan oleh Wali Kota Ning Ita agar dapat menjadi teladan dan mampu menularkan kepada organisasi-organisasi lainnya di Bumi Majapahit. Demi, mewujudkan Kota Mojokerto yang berdaya saing, mandiri, demokratis, adil, makmur, sejahtera dan bermartabat. *hms/ds

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Sebuah prestasi kembali di ukir pada masa kepemimpinan Walikota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita. Kali ini adalah Anugerah Meritokrasi Kategori Baik dari Komisi Aparatur Sipil Negara.
   Anugerah Meritokrasi diberikan berdasarkan penilaian penerapan sistem merit dalam manajemen ASN pada Kementerian atau Lembaga maupun Pemerintah Daerah. Penghargaan inj diterima oleh Ning Ita pada Selasa (7/12) di The Westin Grand Ballroom Surabaya.
   Dalam sambutan yang di sampaikan secara virtual oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan bahwa pemberian Penghargaan Meritokrasi akan mengakselerasi tercapainya transformasi ASN (aparatur sipil negara) Indonesia, yang merupakan prasyarat mutlak untuk mencapai reformasi birokrasi.
   Pada kesempatan ini Wapres juga mengingatkan tiga fungsi ASN. Ketiga fungsi tersebut yaitu sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik serta perekat persatuan dan kesatuan bangsa. *adv

Jombang – suaraharianpagi.com
   Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Jombang telah melaksanakan pencairan upah pekerja untuk kegiatan bantuan sosial RTLH tahun Anggaran 2021 (PAPBD).
   Dalam pembayaran upah pekerja peningkatan RTLH maupun bantuan korban bencana dilaksanakan Dinas Perkim, bersama–sama dengan pihak Kecamatan, Pihak Desa, Penerima Bantuan dan Bank Jatim.
   Mekanisme pembayaran upah dari rekening Bank Jatim langsung diserahterimakan ke penerima bantuan untuk pembayaran kepada pekerja yang melaksanakan rehab/ perbaikan peningkatan RTLH dan Korban bencana.
   Besaran nilai upah sesuai dengan pekerjaan yang dilaksanakan dan maksimal sebesar 15% dari nilai bantuan. Untuk penerima bantuan akibat bencana yang ada di Kecamatan Bareng masing – masing penerima bantuan nilainya bervariasi sesuai dengan tingkat kerusakan.
   Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Heru Widjayanto yang diwakili oleh Kabid Perumahan dan Pemukiman, Setiawan, menyampaikan pembayaran upah pekerja untuk Peningkatan Kualitas RTLH di Desa Seketi, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sebanyak 5 penerima bantuan/unit rumah masing-masing sebesar Rp. 2.500.000; sehingga total upah yang dibayarkan sebesar Rp. 12.500.000;
   Sedangkan untuk upah pekerja penanganan rumah dampak bencana yang ada di Kecamatan Bareng dibagi dalam 3 desa dengan total pembayaran upah sebesar Rp. 28.250.000; terbagi dalam 1. Desa Bareng sebesar Rp. 18.250.000; untuk 11 penerima bantuan/unit rumah besarannya bervariasi antara Rp.750.000; s/d Rp. 2.500.000;
   2. Desa Ngampungan sebesar Rp. 5.000.000; untuk 4 penerima bantuan/unit rumah dengan upah antara Rp.500.000; s/d Rp. 1.500.000;.
   3. Desa Ngrimbi sebesar 5.000.000; untuk 4 penerima bantuan/unit rumah dengan upah antara Rp. 1.000.000; s/d Rp. 2.000.000;.
   Setiawan menyampaikan mudah-mudahan program Bupati Jombang, Mundjidah Wahab, dalam hal ini peningkatan RTLH maupun penanganan rumah dampak bencana bisa membantu meringankan beban warga dan meningkatkan kualitas rumah lebih sehat dan lebih baik.
   Sementara Camat Bareng, Usman SE. M.Si, yang ikut mendampingi pembayaran upah pekerja mengatakan, agar ada manfaatnya, tolong dipergunankan sesuai kebutuhan jenengan, disamping itu saya juga berpesan dimusim penghujan ini pohon didekat rumah di paprasi agar ketika hujan turun dan angin lebat tidak merusak rumah, saya juga memohon sampah dibelakang rumah ditepi sungai dibersihkan, Ketika hujan turun air dari atas bisa mengalir lancar dan tidak lagi meluber menggenangi jalan dan rumah warga Bareng.
   Saya juga bersyukur pada saat itu tidak ada korban jiwa, hanya beberapa rumah warga yang mengalami kerusakan, pada saat itu sudah diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten, lewat Dinas Perumahan dan Pemukiman. Saat ini tinggal penyerahan upah pekerjanya.
   Acara penyerahan upah tukang dihadiri Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman yang diwakili oleh Kabid Perumahan dan Pemukiman Setiawan, Camat Bareng, Usman SE.M.Si, Perwakilan Bank Jatim Nisa dan warga penerima manfaat. *ryan

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Untuk mengenalkan hasil inkubasi wirausaha kepada masyarakat luas, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan menggelar Expo Produk Hasil Inkubasi Wirausaha, UMKM & Koperasi di Atrium Sunrise Mall. Berbagai produk hasil inkubasi wirausaha seperti produk kriya, makanan dan minuman, serta alas kaki, dipamerkan selama tiga hari berturut-turut, mulai tanggal 7 hingga 9 Desember 2021.
   Expo dibuka secara langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dan dihadiri oleh Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia @kemenkopukm, Arif Rahman Hakim bersama Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur Andromeda Qomariah pada Selasa (7/12) siang.
   Wali kota Ning Ita mengatakan peserta expo ini adalah UMKM Kota Mojokerto yang sudah kurasi ataupun yang sedang dalam proses pendampingan. Pemkot Mojokerto akan terus melakukan kurasi dan mendorong agar semakin banyak UMKM yang lolos kurasi. Ia menambahkan bahwa dalam inkubasi wirausaha dilakukan dalam bentuk 4P. Yakni, Pelatihan, Pendampingan, Pemberian Modal Usaha dan Pendukungan Koperasi.
   Ia juga menerangkan bahwa untuk membantu pemasaran produk hasil inkubasi adalah melalui market place, seperti Bhineka.com, Jubelio, LKPP dan Jatim Bejo. Para pelaku inkubasi wirausaha juga sudah menerapkan transaksi cashless menggunakan QRIS yang bekerjasama dengan BPD Jatim.
   Upaya Ning Ita untuk menggerakkan UMKM melalui inkubasi wirausaha di Kota Mojokerto mendapatkan apresiasi dari Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Andromeda Qomariah. Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Arif Rahman Hakim. Ia mengatakan program inkubasi wirausaha ini sejalan dengan program pemerintah untuk RPJMN 2020-2024, yang mentargetkan pertumbuhan wirausaha baru untuk mencapai angka 3,97 persen. Artinya, dalam 1 tahun harus tumbuh 500.000 wirausaha baru. *hms/adv

Jombang – suaraharianpagi.com
   Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang telah mengirimkan bantuan peralatan dan sejumlah personil dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang serta tenaga medis untuk membantu penanganan korban bencana erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang yang terjadi pada Sabtu (04/12).
   Pengiriman personil dan peralatan dilaksanakan pada Sabtu (04/12) malam setelah terjadi erupsi Semeru. Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab mengatakan, dua hari yang lalu Pemkab Jombang langsung mengirimkan sejumlah personil BPBD Kabupaten dan beberapa peralatan yang dibutuhkan untuk membantu penanganan evakuasi di lokasi bencana erupsi Semeru di Lumajang.
   “Alhamdulillah Tim dari BPBD Kabupaten Jombang sudah bergerak untuk membantu penanganan bencana erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang.
   Selain menyerahkan bantuan dari Pemkab Jombang, kita juga mengirim personil dari BPBD Jombang yang terus aktif membantu penanganan di lokasi bencana.
   Adapun kegiatan Tim BPBD Jombang selama di lokasi bencana antara lain: Operasi PPE (Pencarian, Pertolongan dan Evakuasi), Pengaktifasian Posko, Pemulihan Akses Jalan, Pelayanan Kesehatan Bagi Pengungsi, dan Pendistribusian Air Bersih.
   Mari selalu kita doakan, mudah mudahan Allah SWT memberikan kesabaran dan kekuatan kepada masyarakat yang terdampak. Kepada petugas yang ada dilokasi tetap perhatikan kesehatan dan keselamatan, semoga senantiasa dalam lindungan Allah SWT,” ungkap Bupati Jombang, Senin (06/12).
   Bupati Mundjidah Wahab menambahkan, hal tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan daerah-daerah di Jawa Timur (Jatim) untuk membantu para korban erupsi Semeru.
   “Sudah diawali oleh Ibu Gubernur, sehingga kebersamaan kita sangat luar biasa. Dan Jombang juga sudah mengirimkan,” tandasnya.
   Sementara itu, menurut penjelasan Kepala BPBD Kabupaten Jombang, Abdul Wahab, untuk membantu penanganan evakuasi akibat erupsi Semeru di Kabupaten Lumajang, Pemkab Jombang melalui BPBD Kabupaten Jombang telah mengirimkan 20 orang personil, juga truck rescue, ekskavator, tangki air, truck angkut personil, mobil ranger operasi medan, Jeep operasi medan masing-masing satu unit.
   “Dan dua ambulance beserta tenaga kesehatan paramedis. Sudah berangkat Sabtu malam, 4 Desember 2021 sampai dengan waktu yang tidak ditentukan,” kata Abdul Wahab. *ryan

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Dalam rangka memperingati 3 Tahun Kepemimpinan, Ning Ita gelar Gema Sholawat Akbar bersama Habib Syech bersama Forkopimda dan Kepala OPD Kota Mojokerto yang diselenggarakan di Majelis Sholawat Habib Syech Surakarta, Sabtu (04/12)
   Gema Sholawat Akbar ini juga diselenggarakan di Pendopo Rumah Rakyat Kota Mojokerto dan Pendopo Pemerintah Kota Mojokerto serta disiarkan live melalui YouTube Gema Media Diskominfo Kota Mojokerto dan Zoom Meeting agar dapat disaksikan oleh seluruh masyarakat.
   Selama 3 tahun, Ning Ita berupaya semaksimal mungkin untuk mewujudkan satu persatu program kerja guna mensejahterakan masyarakat Kota Mojokerto. Serta berupaya menjalin sinergi dan kolaborasi agar bisa tercapai secara maksimal.
   Ning Ita berharap dapat diberikan kekuatan dalam menjalankan pengabdian bagi Kota Mojokerto. Selain itu, untuk dapat membangun mimpi masyarakat Kota Mojokerto bersama Ning Ita. *hms/ds

Jombang – suaraharianpagi.com
   Kesehatan merupakan hal yang penting dalam kehidupan kita, namun perlu disadari bahwa kesehatan akan sangat bergantung dengan kondisi lingkungan di sekitar kita. Lingkungan yang bersih dan sehat maka akan menciptakan kesehatan yang baik untuk semua orang.
   Pentingnya kebersihan lingkungan perlu di galangkan kembali karena kebersihan lingkungan di beberapa tempat masih kurang bahkan bisa dikatakan belum mencapai derajat kesehatan, seperti fasilitas sanitasi mandi, cuci, kakus (MCK) merupakan fasilitas yang dibutuhkan sebagian warga didaerah tertentu.
   Potret masyarakat yang rendah ekonomi memiliki tata ruang yang kumuh membuat mereka kurang menyadari arti penting dari fungsi MCK. MCK (mandi cuci kakus) adalah sarana yang menunjang kehidupan sosial, budaya serta kesehatan masyarakat, MCK sehat merupakan cerminan lingkungan yang sehat, bersih serta tertata dapat mempengaruhi pola pikir individu untuk lebih memperhatikan lingkungan, menekan polusi udara dan pencemaran ekosistem, dampak positif bagi masyarakat adalah perubahan prilaku, kebiasaan serta budaya manusia dilingkungan umum.
   Dengan adanya pembangunan MCK umum yang sesuai tata cara perencanaan umum serta menjaga kaidah-kaidah MCK sehat dapat berperan dalam pengendalian lingkungan.
   Mandi cuci kakus biasa disingkat MCK merupakan salah satu sarana fasilitas umum yang digunakan bersama untuk keperluan mandi, mencuci dan buang air oleh beberapa keluarga dilokasi pemukiman tertentu yang dinilai tingkat kemampuan ekonomi rendah dan berpenduduk cukup padat.
   Pemerintah kabupaten Jombang, Jawa Timur, berkolaborasi bersama pemerintah desa berkomitmen membangun 3000 sanitasi berupa sarana MCK (mandi, cuci, kakus) yang tersebar di desa seluruh Kabupaten Jombang melalui program padat karya infrastruktur untuk mendukung program Jombang ODF. Pada tahun anggaran 2021 di Kecamatan Gudo dibangun MCK Individual sebanyak 137 unit. Pembangunan ini dibungkus dalam program kegiatan BERKADANG. Dimana tujuan dari program BERKADANG adalah membantu desa melalui mekanisme bantuan keuangan, yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dengan bentuk pembangunan fisik/belanja fisik dan non Fisik. Diharapkan melalui program ini nantinya menjadikan desa desa di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, lebih sehat dan bebas ODF. *ryan



Mojokerto - suaraharianpagi.com
    Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari kembali meraih penghargaan. Kali ini adalah Anugerah Inovasi Daerah dan Teknologi atau Inotek Award Provinsi Jawa Timur Tahun 2021 dalam kategori Kepala Daerah Pembina Inovasi Terbaik.
   Pemberian Inotek Award ini ditetapkan dalam Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor: 188/636/KPTS/013/2021. Atas nama Gubernur Jawa Timur medali dan piagam penghargaan diserahkan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur Anom Suharno kepada Ning Ita di Pendopo Sabha Kridatama Rumah Rakyat pada Kamis (2/12).
   Menyampaikan pesan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Anom mengatakan bahwa ruh dari birokrasi adalah inovasi. Dan lewat inovasi, maka akan memberikan pelayanan publik yang lebih baik.
   Anom menambahkan bahwa Wali kota Ning Ita memiliki komitmen yang kuat terhadap inovasi di daerah. Dan hal ini terbukti dengan Ning Ita telah mempresentasikan secara nasional dalam IGA Award. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada kerjasama dalam penilaian ini, karena penilaian dalam Inotek Award sambung atau sama dengan penilaian dari tim IGA Award.
   Pada kesempatan ini Ning Ita juga menyampaikan bahwa inovasi terlahir sebagai upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayan kepada publik. Juga, menjawab persoalan-persoalan yang ada di daerah terkait pelayanan publik yang belum maksimal. Pada masa kepemimpinannya, Ning Ita mewajibkan setiap OPD menghasilkan minimal satu inovasi baru setiap tahunnya. Dan, ini dikuatkan dalam bentuk penandatanganan perjanjian kinerja.
   Ning Ita juga menegaskan bahwa capaian yang diperoleh pada tahun 2021 ini adalah kerja keras seluruh OPD di Pemkot Mojokerto atas komitmennya untuk meningkatkan pelayanan publik. Melalui, inovasi dan juga menjawab persoalan-persoalan yang ada di masyarakat.
   Untuk meningkatkan semangat dalam menciptakan inovasi baru, akan ada reward bagi OPD yang inovasinya memperoleh penghargaan
   Beberapa inovasi yang telah meraih penghargaan level nasional diantaranya Aplikasi Gerbang Layanan Informasi Terpadu dan Terintegrasi (GAYATRI) yang dikembangkan menjadi Gayatri Kendali Covid. Serta, Curhat Ning Ita yang dikembangkan menjadi program Jum'at Berkah untuk menjawab secara langsung pengaduan warga Kota Mojokerto.
   Tak ketinggalan aplikasi SIMAPAN (Solusi Medis Lengkap Dalam Genggaman) dari RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo yang juga telah meraih Inotek Award tahun 2021. *hms/adv

Jombang – suaraharianpagi.com
   Peningkatan Kualitas RTLH adalah sebuah upaya guna meningkatkan kualitas rumah agar sesuai dengan persyaratan dan standar rumah layak huni. Hakekat dari rumah layak huni adalah rumah yang menjamin keamanan dan ketenangan/kenyamanan bagi penghuninya khususnya terhadap kondisi sekitar (alam dan lingkungan), sehingga rumah tidak layak huni adalah rumah yang membuat penghuninya merasa tidak aman dan tidak nyaman.
   Ketidakamanan dan ketidaknyamanan ini biasanya disebabkan oleh lokasi yang rawan bencana atau adanya kondisi rawan bahaya dari bangunan itu sendiri, seperti adanya kerusakan konstruksi, penggunaan bahan bangunan yang tidak berkualitas dan berbahaya, luas ruang yang tidak cukup atau sistem sanitasi yang buruk. Peningkatan Kualitas RTLH adalah upaya untuk meningkatkan rasa aman, ketenangan dan kenyamanan penghuninya melalui perbaikan dan atau perluasan bangunan sesuai dengan kondisi bangunan yang ada.
   Sementara saat ini Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sedang mengadakan monitoring dan evaluasi pekerjaan Program Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni dan Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni Korban Bencana sebanyak 24 unit dalam bentuk dana bantuan sosial.
   Dari beberapa desa yang menerima dana bantuan sosial adalah Desa Seketi, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, jumlah penerima bantuan sebanyak 5 unit rumah, sementara dana Peningkatan RTLH masing-masing rumah menerima bantuan sebesar Rp. 20,000,000; dengan total anggaran sebesar Rp. 100.000,000;.
   Sedangkan untuk Kecamatan Bareng, Dana Bantuan Sosial diperuntukan untuk peningkatan atau perbaikan rumah dampak bencana alam, dengan rincian masing-masing penerima bantuan bervarisai sesuai dengan tingkat kerusakan rumah. Dengan jumlah total anggaran sebesar Rp. 212.530.000;.
   Jumlah penerima bantuan masing-masing desa: 1. Desa Bareng sebanyak 11 unit rumah. 2. Desa Ngampungan sebanyak 4 unit rumah, dan 3. Desa Ngrimbi sebanyak 4 rumah. Sehingga total anggaran yang ditangani PAPBD 2021, sebanyak 24 unit rumah.
 Dana bantuan tersebut langsung di serahterimakan melalui rekening bank Jatim langsung ke penerima bantuan, yang di pergunakan untuk pembelian material bangunan dan upah pekerja.
   Harapan dari pemerintah Daerah Kabupaten Jombang, agar bantuan tersebut dipergunakan semaksimal mungkin untuk perbaikan Kualitas rumah masing-masing. *ryan.




MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget