[img src="https://1.bp.blogspot.com/-y5vc1w5WmmI/Wvu0-zyCxSI/AAAAAAAAE1k/6-N0xM6XlYERbg8k5nHriuOLiwFrZiWpACLcBGAs/s1600/150%2Bx%2B450%2Bbanner.png"/]

Hari Guru Ditengah Covid 19


Lamongan - suaraharianpagi.com

   Guru merupakan pahlawan tanpa tanda jasa. Sosok guru tidak pernah lelah memberikan ilmu dan mengajarkan anak didiknya. Pengorbanan waktu dan tenaga yang guru curahkan demi mencerdaskan anak bangsa tak mungkin bisa terganti hanya dengan materi. Mereka hanya berharap generasi penerus bangsa bisa menjadi manusia  yang cerdas dapat membangun negeri ini menjadi lebih baik dan mempunyai peran dalam membentuk generasiyang memiliki akhlak mulia.

   Hari ini tepat tanggal 25 November 2020 kita semua merayakan Hari Guru Nasional. Berbeda dari perayaan Hari Guru tahun sebelumnya yang begitu meriah dengan berbagai perayaan untuk menyambut Hari Guru di seluruh pelosok negeri ini, kali ini kita semua merayakan Hari Guru hanya dengan memanjatkan doa di tengah pandemi Covid19 yang sedang melanda negeri. Seakan gedung sekolah mati suri tanpa canda tawa anak-anak. Kerinduan pun tak kalah menguncang tatkala banyak anak didik yang merengek ingin dapat belajar kembali di sekolah, mereka rindu teman - teman, mereka rindu bapak/ibu guru mereka di sekolah. Meskipun begitu semangat guru di tengah pandemi covid - 19 tak boleh luntur sedikit pun.

   Dengan semangat kreativitas dan dedikasi seorang guru, guru menolak menyerah karena Covid I9.  Tidak ada kata menyerah dalam mencerdaskan anak bangsa, keterbatasan sebagian guru akan IT tidak menjadi penghalang untuk dapat mentransfer ilmu mereka kepada anak didik di tengah pandemi, di tengah aktivitas belajar dari rumahdengan berbagai keterbatasan akses internet ataupun perangkat. Menurut Heni Rahmawati, Guru TK (PAUD,KB) Tunas Harapan Desa Kendal Kemlagi Kecamatan Karanggeneng kabupaten Lamongan mengatakan, bahwa di Hari Guru Nasional ini banyak harapan yang tercurah.

   Harapan semoga negeri ini cepat kembali pulih terbebas dari pandemi covid-19, sehingga dunia pendidikan dapat kembali bangkit dan kehidupan dapat kembali normal, Rabu(25/11). Lanjut Heni, dia berharap agar setiap anak mendapat hak belajar yang sama dan merata. Dan setiap guru di seluruh pelosok negeri mendapatkan kesejahteraan yang sama dan tidak ada lagi diskriminasi terhadap profesi guru. Semangat Guru Indonesia, Semangat mencerdaskan anak Bangsa, Semangat hadapi pandemi covid - 19 dengan Berkreatif, Berinovasi dan mempunyai dedikasi dalam dunia pendidikan Menuju indonesia maju. Menjadi guru adalah pilihan hati yang harus dikatakan dengan niat dalam bentuk pengabdian.

   Bentuk pengabdian harus terus bersama guru dalam menjalankan profesinya secara profesional. Mengukur profesionalitas guru bukanlah perkara mudah, apalagi jika sudah berkaitan dengan pengembangan karier keguruan. Pemerintah sudah mengeluarkan regulasi tentang sertifikasi pendidik, namun sampai sekarang parameter guru yang berkualitas sepertinya juga masih sebatas harapan. Tersertifikasi pendidik ataupun belum saat ini hampir tidak ada bukti empiris yang bisa membedakan, hanya faktor kesejahteraan sajalah yang tampak. Guru yang sudah tersertifikasi akan tampak sibuk untuk menyiapkan dan menunggu perihal pencairan tunjangan sertifikasi pendidik, namun guru yang belum tersertifikasi hanya bisa menyaksikan sambil berdoa serta berharap agar segera dapat berpredikat guru bersertifikat pendidik.

    Hal tersebut merupakan gambaran nyata, lalu apa sebenarnya yang membuat sulitnya memperoleh sertifikat pendidik bagi guru? Bukankah guru sudah mencurahkan segenap kemampuan untuk memberikan layanan pembelajaran secara maksimal? Ada yang bilang jadi guru itu harus ikhlas, legawa, karena menerima predikat pahlawan tanpa tanda jasa. Tapi, disaat ini masihkah ada guru yang benar - benar masih menyimpan idealisme tersebut?. Karena Idealisme guru adalah ruh bagi profesi mulia ini. Jangan nodai hanya sekedar mendapatkan tunjangan profesi lalu mengorbankan segala macam cara, bahkan menghalalkan segala macam cara. Percayalah dan yakinlah bahwa berbagai pihak pasti serius dalam mengakomodir hak guru, termasuk pemerintah. Semoga ditengah pandemi covid 19 para guru tetap berada pada ruh idealisme guru tanpa tendensi kecuali hanya pengabdian. Selamat Hari Guru Nasional 2020.* abi

Posting Komentar

[facebook]

XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget