[img src="https://1.bp.blogspot.com/-y5vc1w5WmmI/Wvu0-zyCxSI/AAAAAAAAE1k/6-N0xM6XlYERbg8k5nHriuOLiwFrZiWpACLcBGAs/s1600/150%2Bx%2B450%2Bbanner.png"/]

Gelar Deklarasi Peningkatan Disiplin Pencegahan Covid-19 Berbasis Komunitas

 


 Jombang - suaraharianpagi.com

   Apel Deklarasi Penguatan Kampung Tanguh berbasis komunitas digelar dihalaman Mapolres Jombang, yang dihadiri seluruh Kepala Desa se Kabupaten Jombang.   

   Deklarasi Penguatan Kampung Tangguh dan Peningkatan Disiplin Pencegahan Covid 19  dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Jombang, Sumrambah didampingi Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho SIK serta Dandim 0814 Jombang Letkol Inf. Triyono, yang diwakili oleh Kasdim 0814 Mayor. Inf Moh. Rum Harjono.

   Wakil Bupati Jombang Sumrambah bahwa Agenda Apel Deklarasi Penguatan Kampung Tangguh ini diselenggarakan atas dasar Rujukan Hasil Perintah Lisan Kapolda Jatim pada pelaksanaan Video Conference Perkembangan Covid-19 dii Wilayah Jawa Timur pada ( 28 Oktober 2020) lalu Tentang Peningkatan Disiplin Pencegahan Covid-19 Berbasis Komunitas sebagai Implementasi Inpres No.6 Tahun 2020.

   Menurutnya, penyebaran virus covid-19 telah mengubah aktivitas kehidupan di masyarakat, perubahan tersebut memberikan dampak yang sangat besar bagi tatanan kehidupan dari berbagai sektor, termasuk sektor perekonomian sehingga membuat pemerintah melonggarkan kebijakan terkait aktivitas masyarakat dengan menerapkan adaptasi kebiasaan baru diiringi dengan upaya pengendalian dan pencegahan guna menekan penyebaran virus covid-19.

   Sebagaimana instruksi Presiden Nomor 6 tahun 2020 semua pihak diperintahkan untuk mengambil langkah yang diperlukan sesuai tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing dalam menjamin kepastian hukum.

   Kemudian dalam rangka memperkuat upaya dan meningkatkan efektivitas pencegahan dan pengendalian Covid-19 setiap pihak diharapkan terlibat secara terpadu melakukan kegiatan disiplin protokol kesehatan dan melakukan pembinaan terhadap masyarakat dalam upaya pencegahan pengendalian Covid-19, tegas Wakil Bupati Jombang.

Kami menghimbau kepada para Kepala Desa sebagai ujung tombak pemerintahan desa turut serta melibatkan komunitas di lingkungan masyarakat yang selama ini belum maksimal tingkatkan sosialisasi pencegahan covid-19 berbasis komunitas. Karena saat ini komunitas memiliki peran penting agar kesadaran masyarakat akan pencegahan covid-19 meningkat. Perkuat peran tiga pilar di desa untuk mencegah penularan covid-19. Ini adalah langkah yang penting agar masyarakat benar-benar memiliki kesadaran menjaga diri di tengah menyebarnya wabah covid-19. Ada kewajiban bagi kepala desa untuk membantu isolasi mandiri bila ada warganya yang terdampak, tutur Wabup Sumrambah.

   Wakil Bupati Jombang juga mengajak seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Jombang bersama-sama meningkatkan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, guna mencegah penyebaran covid-19, serta membantu mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat agar segera bangkit akibat adanya pandemi.

   Permasalahan dan tantangan bangsa yang begitu besar tidak mungkin dapat diselesaikan secara parsial, atau sendiri-sendiri, juga tidak mungkin oleh pemerintah sendiri, untuk itu pemerintah selalu mengikutsertakan berbagai pihak dalam membantu menghadapi situasi pandemi covid-19 di masyarakat secara bergotong royong.

   Dengan adanya peningkatan disiplin pencegahan covid-19 berbasis komunitas ini diharapkan masyarakat akan menyadari pentingnya menerapkan protokol kesehatan sehingga angka penyebaran covid-19 dapat ditekan dan pandemi ini segera berakhir.

   Dalam agenda Apel Deklarasi dan Penandatanganan Optimalisasi Kampung Tangguh Semeru 2020 tersebut juga dilakukan pemakaian Rompi serta penyerahan penghargaan kepada Kepala Desa atas Inovasi dan kepeduliannya.

   Penghargaan diberikan Kepala Desa Bendet Kecamatan Diwek, Imam Ghozali, menerima penghargaan atas kepeduliannya dalam pembuatan obat herbal pencegahan Covid-19; Kepala Desa Karangdagangan Kecamatan Bandarkedungmulyo, Tambit Kepedulian menyediakan opsnal untuk KTS; Kepala Desa Pojok Klitih Kecamatan Plandaan, Siti Rohani, Pemberdayaan Tiga Pilar Desa ; Kepala Desa Sidowerek Kecamatan Ngoro Drs H.M. Fatchur Rohman, atas Inovasi pembuatan gerobak penanggulangan Covid-19; Kepala Desa Mojokrapak Kecamatan Tembelang, H. Warsubi, SH., M.Si, atas Inovasi mendukung program Kampung Tangguh Semeru.

   Sementara itu, Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho, SIK, dalam wawancaranya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan kampung tangguh semeru yang bertujuan agar masyarakat tangguh dalam kesehatan. Covid-19 ini sangat berpengaruh dalam bidang ekonomi. Diharapkan masyarakat untuk bersama-sama dengan Pemerintah Daerah, TNI Polri untuk bisa menumbuhkan kembangkan perekonomian yang ada di Jombang, ujarnya.

   Kemudian dari sisi keamanan, Polri bersama TNI kalau tidak bekerjasama dengan masyarakat itu tidak bisa maksimal. Oleh karena itu, Kampung Tangguh ini sebagai bentuk untuk menekan angka Covid-19 juga untuk menjaga keamanan dan menciptakan kegotongroyongan dan menumbuh kembangkan lagi yang ada di desa, tutur Agung.

   Kapolres Jombang mengaku bersyukur penyebaran Covid-19 di Jombang sudah mulai menurun, sudah bisa menekan setiap harinya dibawah angka 10 orang. Tingkat kesembuhannya pun makin tinggi. Kesadaran masyarakat juga terhadap penggunaan masker, protokol kesehatan sudah mulai mengetahui. Diharapkan kepada kepala desa setelah diadakan deklarasi ini ada tindak lanjut. Desa yang belum ada kampung tangguhnya agar segera membuat kampung tangguh Semeru dan akan kita lakukan pendampingan agar dapat bermanfaat bagi masyarakat setempat, tandasnya.

   Ikut hadir dalam apel tersebut, Sekdakab Jombang Dr. H. Akh. Jazuli, M.Si, Kasatpol PP, Drs Agus Susilo, Kadis Perhubungan Hartono, Kepala BPBD Drs H. Abdul Wahab, Wakapolres Jombang Kompol Ari Trestiawan, SIK, Camat, Danramil, Kapolsek.*ryan

 

Posting Komentar

[facebook]

XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget