[img src="https://1.bp.blogspot.com/-y5vc1w5WmmI/Wvu0-zyCxSI/AAAAAAAAE1k/6-N0xM6XlYERbg8k5nHriuOLiwFrZiWpACLcBGAs/s1600/150%2Bx%2B450%2Bbanner.png"/]

Proyek Rehabilitasi Ruang Pamong SKB Gudo Kayu Kuda –Kuda Diduga Tidak Sesuai RAB

(ketiga papan proyek anggarannya sama, padahal tingkat kerusakannya berbeda)

Jombang - Suaraharianpagi.com

   Tiga Loksi Proyek Rehabilitas Gedung Sanggar Kegiatan Balajar ( SKB ) Gudo, yang beralamat di Jalan. Raya Gudo N0. 52 Japanan, Blimbing, Kecamatan Gudo, Kapupaten Jombang, Jawa Timur. Yang terdiri 1. Rehabilitasi Ruang Kelas, dengan anggaran Rp. 85.000.000; 2. Rehabilitasi Ruang Praktek dengan anggaran Rp. 85. 000.000; dan Rehabilitasi Ruang Pamong dengan anggaran Rp. 170.000.000; yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus ( DAK ) tahun 2020. yang seharusnya dikerjakan dengan cara swakelola oleh pihak SKB sendiri, tapi pada kenyataannya proyek tersebut diduga dikerjakan oleh  pihak ketiga, sehingga pekerjaan proyek tersebut diduga tidak sesuai dengan kualitas yang diharapkan.

   Demikian disampaikan oleh salah satu narasumber Suaraharianpagi.com yang tidak mau disebut namanya hari Sabtu tanggal (10/10)

   Dikatakan, Kualitas pekerjaan proyek rehabilitasi Ruang Pamong, yang sekarang sudah tahap memasang kayu reng, dinilai tidak akan sesuai dengan yang diharapkan, karena disubkan pada pihak ketiga yang sudah pasti mencari keuntungan. Di sisi lain, pihak SKB atau oknum pengelola anggaran, diduga ada indikasi mendapatkan fee dari pihak ketiga. Sehingga, dana yang semestinya dapat dimaksimalkan pada pembangunan rehabilitasi Gedung SKB, tidak sepenuhnya dipergunakan untuk pembangunan.

(tanda merah menunjukkan penggapit kuda-kuda yang ukuran kayunya empat dua belas (tebal 4cm lebar 12cm), sementara yang tidak ada tanda merah ukurannya delapan dua belas (tebal 8cm lebar 12cm)

   Kami melihat ada beberapa item pekerjaan yang dikerjakan asal-asalan, tanpa memper hitungkan mutunya. Salah satunya pekerjaan kayu Kuda - Kuda atap Gedung Pamong,  ada  kayu penggapit kuda-kuda yang kayu baloknya besaranya tidak sama, yang lain pakai kayu balok berukuran delapan dua belas artinya tebal kayu 8 cm dan lebar 12 cm, tapi untuk penggapitnya berukuran empat dua belas, yang dimasud 4 cm tebal, lebar kayu 12 cm,  jadi lebih tipis dari yang lain. Untuk satu kuda kuda butuh kurang lebih 6 balok penggapit, sementara Gedung Pamong kuda-kuda yang sudah dipasang ada 7 kuda kuda, kalau 7 kuda-kuda kita kalikan 6 batang yang berukuran empat dua belas ada sekitar 42 batang penggapit yang ukuranya tipis dan tidak sama dengan balok yang lain.

   “Jadi ada dugaan kayu balok penggapit kuda-kuda tidak sesuai dengan spesifikasi tenik yang ada dalam rencana anggara belanja (RAB) nya, alias diduga dikorup oleh oknum pengelolah anggaran,” papar narasumber dengan nada emosi.    

   Masih kata sumber suaraharianpagi.com, ia menyayangkan dengan adanya pihak luar yang mengerjakan pekerjaan tersebut, takut kalau pekerjaanya tidak sesuai harapan. Contohnya kayu penggapit kuda kuda diduga disulap lebih kecil dan tipis dari balok yang lain.

   “Kuda-kuda fungsinya sangat peting karena akan menyangga beban berat seperti atap dan kayu yang lainya, kalau sudah diganti lebih kecil dan tipis berarti kekuatanya juga akan berkurang”, tuturnya.  

   Hasil pantauan wartawan suaraharianpagi.com dilapangan, menunjukan apa yang diceritakan sumber tersebut benar adanya, bahkan pada saat mengambil gambar hampir semua kuda-kuda penggapitnya kecil dan tipis, tidak seperti balok yang lain.

   Selain itu SKB  ( Sanggar Kegiatan Belajar ) Gudo, yang mendapatkan kucuran dari dana DAK tahun 2020 tidak transparan, gambar shop drawing tidak ditempelkan di papan pengumuman, sementara kalau kita melihat papan nama proyek antara anggaran untuk rehabilisitasi ruang kelas dan rehabilitasi  ruang praktek sama besarnya Rp. 85.000.000;  sementara tingkat kerusakanya tidak sama.

   Rehabilitasi ruang kelas misalnya yang direhap hanya plafon luar dan dalam serta dinding tekel setengah badan. Sementara rehabilitasi ruang praktek yang direhap kayu kap berupa kayu balok sabuk, usuk semua diganti, reng semua diganti reng gavalum dan plesteran dinding luar yang kasar di ganti plesteran halus. Disini kelihatan ada dugaan pengelola anggaran bermain patgulipat dengan konsultan pengawas terkait anggaran.

   Tingkat kerusakan tidak sama tapi anggaranya disamakan, dipapan nama proyek pun tidak tertulis berapa besaran volume pekerjaan tapi hanya ditulis volume 1 ruang kelas dan volume 1 ruang praktek. Ada kesan ditutup tutupi oleh Kuasa Pengguna Anggaran. Yang lebih konyol lagi kalau kita melihat papan nama proyek untuk  rehabilitasi ruang pamong, itupun anggaranya juga disamakan dengan anggaran ruang kelas dan ruang praktek sebesar Rp. 85.000.000;.  

   Sementara PPK ( Pejabat Pembuat Komitmen ) SKB Gudo, Lasubu, membenarkan kalau penggapit kuda-kuda ruang pamong berukuran empat dua belas, tidak sama dengan balok yang lain yang berukuran delapan dua belas. Ia juga mengatakan untuk ruang pratek yang diganti kayu kapnya berupa kayu sabuk semuanya sebanyak 8 biji, usuk semua, reng diganti reng gavalum, atap genting diganti semuanya.  Ia juga membenarkan untuk ruang kelas paud yang direhabilitasi berupa plafon luar dalam dan keramik dinding dalam setengah badan” tegas Lasubu kepada suarahariapagi.com tangal (12/10).

   Kepala SKB ( Sanggar Kegiatan Belajar ) Gudo, Listyo Irawati S. Pd, selaku penanggung jawab atas proyek dilingkup SKB Gudo, ketika akan dikonfirmasi di kantornya tidak ada ditempat, sekrertaris SKB Gudo, Tohari ketika ditanya terkait papan nama proyek yang ketiga-tiga anggarannya sama mengatakan itu kesalahan saya, akan saya pertanggung jawabkan, saya terimakasih atas koreksinya. tegas Tohari kepada suaraharianpagi.com. 

   Perlu diketahui SKB Gudo, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, tahun 2020 dapat pekerjaan rehabilitasi tiga paket, pertama rehabilitasi ruang kelas. kedua, rehabilitasi ruang praktek dan ketiga, rehabilitasi ruang pamong  yang sumber anggaranya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2020. Sekitar Rp. 340.000.000; *ryan.

 


 


 

 

 

 

 

 

Posting Komentar

[facebook]

XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget