[img src="https://1.bp.blogspot.com/-y5vc1w5WmmI/Wvu0-zyCxSI/AAAAAAAAE1k/6-N0xM6XlYERbg8k5nHriuOLiwFrZiWpACLcBGAs/s1600/150%2Bx%2B450%2Bbanner.png"/]

Gelar Rapat Paripurna Denga 3 Agenda


Sampang - suaraharianpagi.com
   DPRD Kabupaten Sampang gelar Rapat paripurna digelar dalam rangka penyampaian nota penjelasan bupati sampang terhadap raperda perubahan APBD TA 2020 dan penyampaian pendapat Bupati terhadap 2 Raperda inisiatif serta jawaban pengusul atas pendapat Bupati terhadap 2 Raperda inisiatif. Sehingga hal ini diharapkan dapat memacu kerja para wakil rakyat untuk menuntaskan tugasnya secara tepat waktu. Sehingga sinergitas antara legislatif dan eksekutif tetap bisa terjaga. Kamis(3/9)
   Hadir langsung sebagai pimpinan rapat Fadol Ketua DPRD Sampang dalam pengantarnya menegaskan Paripurna ini menindaklanjuti Surat Bupati Sampang kepada DPRD yang diawali dengan pembahasan di tingkat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Sampang
   “Jadi sudah melalui tahapan maupun mekanisme yang berlaku” ungkapnya . paripurna kali ini berkiatan dengan PAK APBD tahun 2020 ini. Dimana APBD perubahan ini harus segera dijalankan untuk menuntaskan pembangunan hingga akhir tahun. “Dalam APBD perubahan ini nantinya, para wakil rakyat akan membahasnya ditingkat Banggar pekan ini”imbuhnya.
  Pihaknya juga berharap usai disampaikannya nota penjelasan tersebut dapat memberikan perubahan yang lebih efektif, efisien dan akuntable terhadap manfaat besar bagi masyarakat diakhir tahun. Diharapkan hal ini dapat menjadi bahan evaluasi bersama bagi eksekutif maupun legislatif. ”Dari situ nantinya akan diberikan rekomendasi yang bisa bermanfaat untuk pembangunan Sampang kedepannya, sehingga hal ini berdampak pada pembangunan yang selaras dengan visi misi pemerintah,” jelasnya
   Sementara itu, Bupati Sampang Slamet Junaidi menyampaikan terima kasih atas sumbangsih dan pemikiran anggota dewan yang telah melakukan tugasnya. mengingat tidak adanya kesesuaian anggaran serta asumsi TAPD kabupaten Sampang pada tahun 2020 ini . Seperti kita ketahui bersama bahwa ditahun ini kita dilanda pandemi covid-19 sehingga terjadi penurunan ekonomi baik di tingkat pemerintah pusat maupun pemerintah daerah akibat krisis anggaran yang digunakan sebagai penanggulangan mengatasi covid-19”, Ungkapnya.
   “Anggaran tersebut digunakan untuk pemulihan perekonomian dan stabilitaa nasional.
   Salah satu poin penting adalah membangun kebijakan daerah di setiap OPD rekontruksi atau relokasi anggaran sehingga mempercepat penanganan virus corona tersebut sebagai literasi mengatasi covid-19 di pemerintah pusat di Tahun Anggaran 2020”, Imbuhnya. *rn

Posting Komentar

[facebook]

XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget