[img src="https://1.bp.blogspot.com/-y5vc1w5WmmI/Wvu0-zyCxSI/AAAAAAAAE1k/6-N0xM6XlYERbg8k5nHriuOLiwFrZiWpACLcBGAs/s1600/150%2Bx%2B450%2Bbanner.png"/]

Puskesmas Japanan Siap Siaga Tangani Penyebaran Covid-19


Jombang - Suaraharianpagi.com
   Antisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19), Puskesmas Japanan yang beralamatkan di Jl. Sumber Boto No.61, Japanan,Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, melakukan berbagai tindakan pencegahan penyebaran Covid-19.
   Di setiap sudut ruangan puskesmas disediakan hand sanitizer dan menyediakan tempat cuci tangan, semua ruangan setiap saat dibersihkan untuk lebih steril.
   Warga yang berobat ke Pukesmas didata dengan teliti, apalagi yang ada riwayat Kontak Langsung dengan Pasien Covid-19 Didata dan dilaporkan ke Kecamatan setiap harinya. Pukesmas Japanan menerapkan kebijakan Laporkan Perkembangan Covid-19, setiap saat.
Ruang tunggu pasien diberi jarak (physical distancing) guna menjaga jarak pasien dengan yang lainnya, dan itu merupakan hal sederhana yang bisa dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 sesuai ajakan pemerintah.
Kepala Pukesmas Japanan, drg. Ariany Ratnaningtyas, kepada Suaraharianpagi.com (17/4) menjelaskan bahwa pasien sebelum masuk puskesmas dianjurkan untuk secreening lebih dulu yang telah disiapkan di depan.
“Setelah secreening selesai, kita juga menyarankan untuk mencuci tangan atau memakai hand sanitizer dan duduk di ruang tunggu yang disediakan dengan berjarak minimal satu meter,” ujarnya.
Puskesmas Japanan juga berkoordinasi dengan kecamatan dan kelurahan setiap harinya. Kemudian memasang banner sebagai bentuk penyuluhan serta keliling ke setiap desa mensosialisasikan tentang pencegahan Covid-19.
   Untuk warga yang baru pulang dari luar negeri atau dari tempat terdampak corona dianjurkan untuk secreening lebih dulu di puskesmas, setelah tidak ada ciri-ciri positif Covid-19, yang bersangkutan harus isolasi mandiri di rumah selama 14 hari dengan tetap menerapkan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). “Untuk warga yang baru pulang dari luar maupun dalam negeri dengan wilayah yang terjangkit Covid-19, didata sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) guna mempermudah pemantauan ke masyarakat,” himbauh Ariany.
   Dokter Gigi yang punya pengalaman tugas di Pukesmas Japanan selama 10 tahun dan baru 4 bulan difinitif sebagai Kepala Pukesmas Japanan selain menangani Covid 19, juga akan melakukan trobosan membuat klinik Ispa ( Infeksi saluran pernapasan atas ) di luar ruangan, jadi bila ada pasien yang punya penyakit pernapasan akan diperiksa diluar tidak dimasukakan dalam ruangan, sekarang baru tahap penataan.
   Dengan kondisi yang ada saat ini kita manfaatkan semaksimal mungkin untuk melayani kesehatan masyarakat, dan membantu program pemerintah untuk menanggulai Covid 19. Ya begini kondisi Pukesmas Japanan selain kecil dan disana sini kondisi bangunananya sudah banyak yang bocor. Harapan kami tahun 2021 renovasi yang saya ajukan bisa terealisasi. Bukan berarti kita tidak semangat, kami tetap semangat dan siaga, pantang menyerah agar masyarakat Kabupaten Jombang khususnya warga Japanan dan sekitarnya terhidar dari Covid 19.
   “Untuk penangan Vocid 19, Pukesmas Japanan sangat mendukung sekali program pemerintah, meskipun keterbatasan anggaran maupun tenaga, di Pukesmas Japanan hanya ada 31 pegawai, terdiri satu drg Gigi, saya sendiri dan dua dokter Umum, meskipun capek tetap semangat dan siaga, untuk menyikapi hal tersebut kita bentuk tim, masing – masing tim menangani program masing-masing, saya selaku Kepala Pukesmas yang mengkoordinasikan baik di desa maupun kecamatan, tentunya panduan kita SOP dari Dinas Kesehatan”, Tegas drg. Ariany Ratnatingtyas kepada suaraharianpagi,com (17/4 ).
    Sementara daftar penanganan Covid 19 di Pukesmas Japanan,di beberapa desa sebagai berikut, Desa Mojoduwur : OTG 8 orang, ODP 5 orang, Desa Wringinpitu : OTG 0, ODP 2 orang, Desa Penggaron : OTG 2 orang, ODP 4 orang, Desa Rejoslamet : OTG 4 orang, ODP 2 orang, Desa Japanan : OTG 8 orang, ODP 1 orang, Desa Grobogan : OTG 3 orang, ODP 1 orang, PDP 1 orang, Desa Latsari : OTG 1 orang, OPD 2 orang, Desa Karanglo, OTG 2 orang. OPD 3 orang, dan diluar wilayah mojowarno ODP 1 orang, Desa Ngrimbi ODP 1 orang. *ryan.

Posting Komentar

[facebook]

XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget