Langkah Pemkab Lamongan Atasi Banjir


Lamongan - suaraharianpagi.com
   Pemerintah Kabupaten Lamongan menyiapkan langkah strategis untuk mengatasi banjir yang melanda 12 kecamatan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur sejak Kamis, (7/4) kemarin. Adapun data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan, banjir tahun ini melanda di 12 desa yang tersebar di 67 Desa. Ke 12 Kecamatan itu mulai dari Kecamatan Kalitengah, Turi, Glagah, Karangbinangun, Deket, Kecamatan Kota Lamongan, Tikung, Modo, Kedungpring, Kembangbahu, Sukodadi, dan Babat. "Memang yang paling besar di kecamatan Kalitengah, Turi, yang lain kecil.
   Kita percepat pembuangan ke laut. Jadi di Kuro di Melik yang ada pompa-pompa besar itu yang kita percepat," kata Fadeli, Bupati Lamongan, saat meninjau lokasi banjir bersama Wabup Kartika Hidayati, Kapolres AKBP Harun, Dandim 0812 Letkol Inf Sidik Wiyono, di Desa Tiwet, Kecamatan Kalitengah, Minggu, (12/4). Lanjut Fadeli, untuk mengatasi banjir di 12 Kecamatan tersebut, saluran yang menuju Gresik, di sluice Tambak Ombo juga akan dibuka semuanya. "Hanya itu salah satu caranya, wilayah ini memang perlu perhatian khusus," terangnya. Lebih lanjut Fadeli juga mengatakan, Pemkab Lamongan akan menambah jumlah pompa di Melik dan Kuro.
   "Untuk pertambahan pompa itu pasti, nanti saya minta bantuan ke BPBD Provinsi Jatim untuk membantu mempercepat pembuangan air ini," katanya. Tidak hanya menyiapkan langkah strategis dalam mengatasi banjir, Pemkab Lamongan juga memberikan berupa sembako ke masyarakat kurang mampu yang terdampak banjir. "Kami pemerintah daerah dalam memberikan bantuan itu sudah kewajiban kami, kebutuhan beras Insya Allah tercukupi, Pak Kapolres dan jajarannya memberikan bantuan sembako, memberikan perhatiannya kepada masyarakat terdampak banjir. Sembako dari Bhayangkari, anggota Kodim tidak hanya dari BPBD sendiri," tuturnya.
   Menurut Fadeli, banjir yang terhitung lebih besar dari tahun - tahun sebelumnya ini, Pemkab Lamongan juga telah menyiapkan beras sebanyak 2 ton. "Besok tetap kami kirim sesuai ketentuan 0,4 ons per orang, 4 ons satu hari untuk saat ini 25 ribu jiwa yang terdampak, berapapun akan terus kami berikan secara bertahap," Pungkasnya. * abi

Tags:

Posting Komentar

[blogger]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget