[img src="https://1.bp.blogspot.com/-y5vc1w5WmmI/Wvu0-zyCxSI/AAAAAAAAE1k/6-N0xM6XlYERbg8k5nHriuOLiwFrZiWpACLcBGAs/s1600/150%2Bx%2B450%2Bbanner.png"/]

Jumlah Positif Covid-19 Lamongan Bertambah


Lamongan suaraharianpagi.com
   Gugus Tugas Percepatan Penanganan CoVid-19 Lamongan, menyebutkan jumlah orang yang dinyatakan positif oleh Laboratorium Institute of Tropical Disease (ITD), Universitas Airlangga Surabaya, kini berjumlah 12 orang. Dari 12 orang yang terpapar virus Corona di Lamongan telah bertambah sebanyak tiga orang. Diberitakan sehari sebelumnya, dari hasil laboratorium ITD Unair sudah ada 9 orang yang terpapar virus Corona. 
   "12 itu dari 30 sampel yang kita kirimkan pada gelombang pertama. Dan kemarin kita juga kirimkan lagi 19 orang, tapi hasilnya belum ada yang keluar," terang Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lamongan, Taufik Hidayat, Kamis (2/4). Lanjut Taufik dari, 12 orang yang dinyatakan positif terpapar virus Corona oleh ITD Unair tersebut tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Lamongan." Ada di Kecamatan Lamongan, Deket, Sukodadi, Paciran, Maduran, Turi, Karanggeneng, kemudian ada yang Gresik dan Bojonegoro," ungkapnya. Bahkan pihaknya telah melakukan tracking berdasarkan perjalanan pasien yang tekah dinyatakan terpapar virus Corona oleh ITD Unair tersebut.
   "Sesuai standar yang kita lakukan tracing, mencari orang ini rumah dimana, kontak dengan siapa saja, dari situ kemungkinan kita tahu penularannya ke siapa saja," katanya. Meski sudah dinyatakan positif terpapar virus Corona oleh ITD Unair, Taufik menegaskan 12 orang yang dinyatakan positif tersebut masih harus dilakukan swab ke Litbangkes Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, untuk lebih memastikan benar-benar positif atau tidak."Ingat, itu hasil lab dari Institute of Tropical Disease (ITD) Unair, masih perlu laboratorium dari Litbangkes pusat. 
   Lanjut Taufik mengatakan, meski masih menunggu hasil lab Litbangkes pusat, namun kewaspadaan CoVid-19 harus ditingkatkan, tanpa menunggu pengumuman dari pemerintah. "Karena ini penyebarannya sudah cukup banyak di kecamatan-kecamaran di Lamongan, maka perhatikan mulai sekarang kerumunan, jaga jarak, pakai masker, sosial dan fisikal distancing, ibadah di rumah, belajar dari rumah dan lain-lain," Pungkasnya.*abi


Posting Komentar

[facebook]

XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget