[img src="https://1.bp.blogspot.com/-y5vc1w5WmmI/Wvu0-zyCxSI/AAAAAAAAE1k/6-N0xM6XlYERbg8k5nHriuOLiwFrZiWpACLcBGAs/s1600/150%2Bx%2B450%2Bbanner.png"/]

Kepala Disdik Kabupaten Jombang Agus Purnomo SH, M. Si. Keluarkan Surat Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan


Jombang - suaraharianpagi.com
   Kebijakan penghapusan Ujian Nasional (UN) pada 2020 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mendapat respon dari Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
   Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang, Agus Purnomo SH. M. Si, mengeluarkan surat nomer 422.1/1366/415.16/2020, perihal Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan yang ditujukan ke Koewilker Pend Kecamatan, SMP N/S, SKB dan PKBM se Kabupaten Jombang.
   Isi dari surat tersebut, menindak lanjuti Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomer 4 Tanggal 24 Maret Tahun 2020, tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam masa darurat penyebaran Corona Virus ( Covid-19 ) dan surat Gubernur Jawa Timur Nomor: 420/1950/101.1/2020 tanggal 24 Maret 2020 Perihal Pelaksanaan Kebijakan
   Pendidikan dalam masa darurat Penyebaran Corona Virus di Jawa Timur, maka dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut.
   Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Pendidikan Kesetaraan ( Kejar Paket B/C ) di Kabupaten Jombang Tahun 2020 Dibatalkan. Dengan dibatalkanya UN Tahun 2020 maka proses penyertaan bagi lulusan program paket A, B, dan C, akan ditentukan kemudian.
   Sementara untuk Pelaksanaan Ujian Sekolah dalam bentuk penugasan dengan tidak mengumpulkan peserta didik. Ujian sekolah dirancang untuk mendorong aktifitas belajar yang bermakna, dan tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh. Kelulusan pada satuan Pendidikan berlaku ketentuan sebagai berikut: (1). Kelulusan Sekolah Dasar (SD) Paket A ditentukan berdasarkan Nilai Akhir (NA) (2). Nilai Akhir (NA) diperoleh dari gabungan Nilai ujian sekolah dan rata-rata nilai 5 semester akhir ( Kelas 4,5 dan 6 semester gasal ). Nilai semester genap kelas 6 dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan. (3). Kelulusan sekolah menengah pertama (SMP) Paket B/C ditentukan berdasarkan Nilai Akhir (NA). (4). Nilai Akhir (NA) diperoleh dari gabungan Nilai Ujian Sekolah dan rata-rata Nilai Lima Semester terakhir. Nilai semester genap kelas Sembilan dan kelas duabelas dapat digunakan sebagai nilai tambahan bagi kelulusan. (5). Pembobotan Nilai Akhir (NA) ditentukan oleh satuan pendidikan masing-masing.
   Untuk Kenaikan kelas dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut: (A). Satuan pendidikan melaksanakan Penilaian Akhir Tahun (PAT) dalam bentuk penugasan dengan tidak mengumpulkan peserta didik. (B). Penilaian Akhir Tahun (PAT) dirancang untuk mendorong aktifitas belajar yang bermakna, dan tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara mengyeluruh. (C). Kenaikan kelas ditentukan berdasarkan kriteria Kenaikan kelas yang ditetapkan dengan keputusan Kepala Sekolah.
   Dengan surat edaran tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang, Agus Purnomo SH. M. Si, mengaharapkan para pendidik atau guru-guru di Jombang bisa menyesuaikan apa yang menjadi keputusan Mendikbud. Karena
   Para guru selama ini sudah dibekali dengan pelatihan. Bahkan mereka juga yang membuatkan soal untuk siswanya. *ryan

Posting Komentar

[facebook]

XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget