[img src="https://1.bp.blogspot.com/-y5vc1w5WmmI/Wvu0-zyCxSI/AAAAAAAAE1k/6-N0xM6XlYERbg8k5nHriuOLiwFrZiWpACLcBGAs/s1600/150%2Bx%2B450%2Bbanner.png"/]

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Jombang Sholahuddin launching DD, ADD dan PDRD


JOMBANG - Suaraharianpagi.com
   302 kepala desa se-Kabupaten Jombang dipastikan segera bisa bernafas lega. Ini setelah dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) 2020 segera digelontor ke masing masing rekening kas desa.
   Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Jombang, Sholahuddin Hadi Sucipto, mengatakan, dasar hukum untuk pencairan dana DD, ADD, PDRD dan APBDes 2020, seperti Perbup no.1 tentang APBDes, Perbup no,2, Tentang Dana Desa, Perbup No.3 Tentang Alokasi Dana Desa dan Perbup No,4. Tentang PDRD. sudah rampung, dan sudah diundangkan, agar desa dapat mengusulkan pencairan. Ya Insyaallah sudah di undangkan, karena sudah di sosialisasikan”. ujar dia kemarin tgl.29/1/2020.di Pendopo Kabupaten Jombang.
   Dijelaskan, usai Perbup DD ADD diundangkan, maka selanjutnya desa bisa menyusun Perdes APBDes untuk pencairan. Ya asalkan perdesnya sudah selesai. Nanti kita proses. Tergantung dari kepala desanya kalau cepat ya segera dicairkan, papar dia. Untuk proses penyaluran, dana desa dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) tidak lagi ke RKUD tapi langsung  ke rekening kas desa (RKD)  ujarnya.
   Dari 302 desa di Kabupaten Jombang, Sholahuddin, mengatakan desa yang menerima ADD bulan Januari tahun 2020 saat ini adalah Desa  Mojotengah dan Desa Polosari, Kecamatan Bareng, disamping itu tujuan sosislisasi ini adalah memberikan motivasi dan pemahaman tentang pengelolahan keuangan desa, baik itu ADD,DD, maupun PDRD”. Tegas Sholauddin.
   Bagaimana dengan ADD? Untuk ADD tahun ini masing masing desa rata-rata mendapatkan alokasi Rp 662.806.000; semua sama setiap desa tandasnya. Sholauddin juga mengatakan bahwa pagu Dana Desa Tahun 2019 sebesar Rp. 274,889.392.000; sementara untuk tahun 2020 ada kenaikan menjadi Rp,280.150.133.000;. Untuk Alokasi Dana Desa tahun 2019 dan tahun 2020, sama. Sementa untuk pagu PDRD tahun 2019, sebesar 14.679.617.000; tahun 2020 ada kenaikan sebesar. Rp.15.846.778.000;.
   Sementara untuk prosentase Dana Desa Tahun 2019 dibidang Pembangunan Desa sebesar Rp.257.976.000.000; Bidang Pemberdayaan Masyarakat tahun 2019, sebesar Rp.15.151.000.000; Sementara untuk lintas bidang tahun 2019 sebesar Rp.5.408.000.000;.
   Untuk pendanaan desa di bidang pembangunan desa antara lain: 1. Jalan desa sebanyak 852 unit, 150.924 meter. 2. Sarana dan prasarana pembanunan sampah sebanyak 852 unit. 3. Saluran Draenase sebanyak 418 unit.4, Tembok Penahan Tanah (TPT) 336 unit.5. Sarana Pembangunan PAUD 37 unit dan 5. Sarana Polindes dan Posyandu sebanyak 32 unit.
   “Penggunaan DD dibidang Pemberdayaan Masyarakat non fisik antara lain. Pengelolahan Kesehatan Tingkat desa. Pengelolahan PAUD tingkat desa. Pengelolahan kapasitas mayarakat dan Pengelolahan Perlembagaan perekonomian masyarakat desa.” Tegas Sholahuddin.
   Darmadji menyebut, masing masing desa bisa mengusulkan pencairan kedua dana yang digelontor pemerintah. Syaratnya harus merampungkan sejumlah persyaratan termasuk Perdes APBDes. Itu bisa dicairkan langsung kedua duanya, tergantung desa persyaratannya kalau komplit ya semakin cepat”, pungkasnya. *ryan


Posting Komentar

[facebook]

XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget