November 2019


Suaraharianpagi.com 
   Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Mojokerto 2020 senilai Rp 1,14 triliun resmi disahkan oleh Ketua DPRD Kota Mojokerto Sunarto. Dari pengesahan ini, seluruh fraksi telah menerima Rancangan APBD untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kota Mojokerto 2020. 
   Wali Kota Ika Puspitasari menjelaskan, dari besarnya belanja pada ABPD 2020, pemerintah kota akan memprioritaskan pada dua hal. Yakni bidang kesehatan dan pendidikan. Untuk bidang kesehatan senilai Rp 262.469.392.900 dan bidang pendidikan sebesar Rp 180.829.522.200. 
   "Sebagai komitmen bersama dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan dengan sistem universal health coverage (UHC), maka dalam APBD 2020 telah diakomodir kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang diberlakukan oleh pemerintah pusat mulai 2020 nanti," jelas Ning Ita, sapaan akrab wali kota. 
   Penetapan APBD 2020 ini, memiliki nilai tertinggi dibanding dengan tahun sebelumnya. Melalui ketok palu, APBD Kota Mojokerto berhasil memecahkan rekor dengan kekuatan anggaran mencapai Rp 1,14 triliun. Untuk itu, Ning Ita mengucapkan terimakasihnya sekaligus memohon maaf kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD, jika selama pembahasan R-APBD terjadi perdebatan. 
   "Saya ucapkan terima kasih dan permohonan maaf serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan seluruh anggota dewan yang terhormat, yang telah bersedia melaksanakan pengkajian dan pembahasan secara objektif dan mendalam terhadap Rancangan APBD 2020 yang kami ajukan sehingga pada hari ini dapat disetujui bersama," tutup Ning Ita. *Hms/Ds


Lamongan - suaraharianpagi.com
   Peringatan HUT ke-48 Korpri 2019 dijadikan Bupati Fadeli untuk menggariskan arahannya agar seluruh aparatur pemerintahan terus berinovasi untuk mewujudkan pelayanan prima bagi masyarakat. “Mari terus berinovasi dengan brilian untuk Kabupaten Lamongan, untuk mewujudkan pelayanan prima bagi masyarakat,” terangnya di halaman Pemkab Lamongan, Jumat (29/11). Terlebih RSUD dr Soegiri dan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu sudah ditetapkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) sebagai unit pelayanan dengan kategori sangat baik.
   Selain itu Lamongan telah ditetapkan sebagai kabupaten penerima penghargaan tertinggi bidang kabupaten/kota sehat, Swasti Sabha Wistara. Pada kesempatan itu, Bupati Fadeli menyerahkan panji-panji keberhasilan kepada kecamatan yang dinilai sukses dalam melaksanakan inovasi pembangunan. Yakni Kategori Panji Nugraha Adi Pandega I diraih oleh Kecamatan Brondong, Panji Nugraha Adi Pandega II diraih Kecamatan Tikung, dan Panji Nugraha Adi Pandega III diraih Kecamatan Deket, dan Bupati Fadeli juga menyerahkan penghargaan kepada 14 partisipan pengelola titik pantau kabupaten/kota sehat tahun 2019. *abi



suaraharianpagi.com
   Event perdana Pemerintah Kota Mojokerto dengan perpaduan dua konsep yakni Festival Mojoketo Kuno Kini, secara resmi dibuka oleh Wali Kota Ika Puspitasari, di Gelora A Yani, Rabu (27/11). Melalui festival ini, diharapkan mampu membawa generasi milenial lebih mengenal warisan budaya dan sejarah. 
   Sedikitnya 99 peserta binaan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Mojokerto, turut meramaikan pagelaran yang diselenggarakan sejak 27 November - 7 Desember 2019. Melalui perpaduan dua konsep kuno dan kini, Ning Ita sapaan akrab wali kota, mengajak semua warga kota untuk bernostalgia. 
   "Melalui konsep kuno dan kini, kami ingin generasi milenial dapat mengenal sejarah, budaya dan kesenian yang telah diwariskan oleh leluhur. Terutama dalam melestarikan peninggalan Majapahit yang berjaya pada abad 13 silam dengan kuatnya sistem perdagangan," jelasnya. 
   Mengingat, lanjut Ning Ita, Kota Mojokerto saat ini mulai mengalami perubahan menuju kota pariwisata. Untuk itu, ia berharap kepada seluruh warga kota untuk turut andil dalam ekosistem perubahan kota. "Saya tidak mau, kalau warga saya hanya menjadi penonton saja. Tetapi, saya mau mereka menjadi pelaku didalamnya," tegasnya. 
   Perlu diketahui, saat ini Kota Mojokerto yang merupakan kota terkecil di Indonesia, mulai mengalami banyak perubahan. Baik infrastruktur hingga kepariwisataannya. Ini tidak lepas dari cita-cita wali kota perempuan pertama Kota Mojokerto, yang ingin mengembalikan kejayaan Majapahit di era saat ini. 
   Serangkaian event bergengsi digelar sepanjang 2019. Ini merupakan itikat pemerintah kota untuk mewujudkan Kota Mojokerto sebagai kota pariwisata. Salah satu event terbesarnya adalah Mojospekta 2019. Event yang digelar selama lima hari berturut-turut ini, menghadirkan artis ibu kota Jenita Janet hingga desainer nasional dan internasional. *Hms/Ds


Lamongan suaraharianpagi.com
   Kinerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lamongan cukup moncer di 2019. Pada semester pertama tahun ini, inflasi bisa ditekan hingga mencapai angka 1 persen. Hal itu menurut Ketua TPID Lamongan Fadeli karena cukup terkendalinya harga - harga di Lamongan. Terlebih Lamongan sukses menggenjot produksi sejumlah komoditi, seperti padi jagung dan peternakan. Dia menyebut sejumlah langkah seperti melakukan operasi pasar begitu ada indikasi kenaikan harga komoditi secara kontinyu, pengembangan perekonomian berbasis desa dan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan kelancaran distribusi menjadi diantara kunci suksesnya.
   Dia kemudian mengungkapkan produksi padi 2018 mencapai 1.094.124 ton dan di semester pertama 2019 sudah 690.607 ton. Sementara produksi perikanan yang mencapai 134.986 ton pada 2018, di semester pertama 2019 tercatat 76.829 ton.
   Kemudian populasi sapi pada 2018 ada sebanyak 109.758 ekor, kambing 105.005 ekor dan ayam sebanyak 61.751.312 ekor. “Pengendalian inflasi berperan penting bagi perekonomian Lamongan. Karena itu bidang ini menjadi salah satu prioritas utam kami. Sehingga inflasi di tahun 2018 yang 2,48 persen, turun menjadi 1 persen pada semester pertama 2019,” ujarnya saat High Level Meeting TPID Kabupaten Lamongandi Ruang Rapat Gajahmada Pemkab Lamongan, Rabu (27/11). Hal yang sama diungkapkan Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Propinsi Jawa Timur Hermanta. Selama ini inflasi Kabupaten Lamongan selalu di bawah Propinsi Jawa Timur, dan inflasi Jawa Timur selalu di bawah inflasi nasional. “Untuk mencapai target inflasi Jawa Timur Tahun 2019-2021 yang diturunkan, butuh dukungan dari pemerintah kabupaten termasuk Kabupaten Lamongan untuk mewujudkannya”, ungkap Hermanta.
   Sementara Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lamongan Ellyn T Brahmana menjelaskan pentingnya High Level Meeting TPID seperti ini. Karena pertemuan seperti ini, para pemangku kepentingan bisa mengetahui, bagaimana melakukan intervensi untuk pengendalian inflasi secara tepat. Ellyn T Brahmana juga menyebutkan beberapa faktor yang mempengaruhi inflasi di Kabupaten Lamongan pada tahun 2018. Yakni tomat sayur, bawang putih, tukang bukan mandor , gula pasir dan angkutan antar kota. Sedangkan yang mempengaruhi deflasi yakni telur ayam, beras, tarif listrik, daging ayam ras, bensin, dan minyak goreng. *abi



Lamongan - suaraharianpagi.com
   Bupati Fadeli berharap betul, masyarakat Lamongan yang dikenal agamis, tidak salah kaprah dalam menerjemahkan berjuang dalam agama. Karena itu, harus ada pendekatan-pendekatan yang lebih humanis, kepada mereka yang terpapar radikalisme. Hal itu disampaikannya saat membuka Seminar Kebangsaan bertajuk Bersama Menangkal Bahaya Radikalisme/Terorisme di Pendopo Lokatantra, Rabu (27/11). Hadir dalam seminar yang digelar Dandim 0812 Letkol Inf Sidik Wiyono itu Kapolres AKBP Feby DP Hutagalung dan Direktur Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) Ali Fauzi Manzi. Bupati Fadeli mengapresiasi penuh usaha yang telah dilakukan pihak TNI, Polri dan seluruh elemen masyarakat yang terus berupaya mencegah timbulnya paham-paham radikalisme terorisme, sehingga menciptakan suasana aman dan kondusif di Kabupaten Lamongan. “Terima kasih kepada seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, khususnya jajaran TNI dan Polri yang bekerja 24 jam non stop demi mempertahankan Lamongan tetap aman dan nyaman,” ungkapnya.
   Sementara sebagai salah satu orang yang terlibat langsung dalam aksi radikaslime dan terorisme, Ali Fauzi Manzi menuturkan bahwasanya akar terorisme tidaklah tunggal, bahkan saling berkaitan. Karena itu cara penanganannya juga tidak bisa dilakukan dengan metode tunggal. Harus melalui banyak aspek, perspektif dan metodologi. “Sebagai orang yang pernah terlibat secara langsung, penanganan terorisme tidak dapat dilakukan dengan metode tunggal. Ibarat sebuah penyakit, terorisme ini termasuk penyakit yang sudah mengalami komplikasi, butuh dokter spesialis dan juga kampanye pencegahan dari orang yang pernah mengalami penyakit ini,” tuturnya.
   Dandim Letkol Inf Sidik Wiyono di kesempatan itu mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan pemahaman tentang kehidupan berbangsa dan bernegara dalam kerangka NKRI. Dia mengajak untuk menanamkan rasa nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari serta berperan aktif dalam sistem kewaspadaan dini dan cegah dini. Yakni dengan berperan aktif mengatasi dan melaporkan gejala-gejala yang mengarah kepada radikalisme terorisme. *abi


Suaraharianpagi.com 
   Ombudsman Republik Indonesia, memberi dua penghargaan sekaligus pada Pemerintah Kabupaten Mojokerto, terkait kepatuhan standar pelayanan publik. Pertama, Predikat Kepatuhan Tinggi dengan nilai 99,63. Kedua, Predikat Kepatuhan Tertinggi Tingkat Kabupaten. Ini artinya predikat yang diboyong Kabupaten Mojokerto, adalah yang tertinggi dari seluruh kabupaten yang dinilai. Dua penghargaan tersebut diterimakan pada Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, oleh Ketua Ombudsman RI Amzulian Rifai, Rabu (27/11) sore di Grand Ballroom JS Luwansa Hotel Jakarta. 
   Hasil penilaian diklasifikasikan dengan menggunakan traffic light system. Yakni zona merah (0-50) untuk tingkat kepatuhan rendah, zona kuning (51-80) untuk tingkat kepatuhan sedang, dan zona hijau (81-100) untuk tingkat kepatuhan tertinggi. Mekanisme pengambilan data survei Kepatuhan dilakukan dengan mengamati tampakan fisik, observasi secara mendadak, dan bukti foto. Periode pengambilan data dilakukan secara serentak pada bulan Juli dan Agustus 2019.
Penilaian kepatuhan standar pelayanan yang dilakukan, juga memantau pelaksanaan perizinan investasi yang terhubung dalam program Online Single Submission (OSS). Guna memantau konsistensi peningkatan kepatuhan dalam pemenuhan standar pelayanan publik, maka setiap unit pelayanan wajib menyusun, menetapkan, dan menerapkan standar pelayanan publik sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. 
   Survei atau penilaian tingkat kepatuhan terhadap standar pelayanan publik tahun 2019 ini, dilakukan terhadap 4 kementerian, 3 lembaga, 6 pemerintah provinsi, 36 pemerintah kota dan 215 pemerintah kabupaten. Sedangkan total produk layanan yang disurvei sebanyak 17.717, serta 2.366 unit layanan. Survei Kepatuhan dimaksudkan untuk mencegah terjadinya tindakan maladministrasi pada unit layanan publik Pemerintah dengan upaya pemenuhan komponen standar pelayanan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. 
   Selain untuk mengetahui efektivitas dan uji kualitas penyelenggara pelayanan publik, Survei Kepatuhan bertujuan untuk mendorong pemenuhan terhadap standar pelayanan publik dalam rangka mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik. Untuk diketahui, terdapat lebih dari 10 komponen standar pelayanan yang harus dipenuhi penyelenggara pelayanan publik. Antara lain dasar hukum; persyaratan; sistem, mekanisme dan prosedur; jangka waktu penyelesaian; biaya atau tarif; produk pelayanan; sarana dan prasarana; kompetensi pelaksana; pengawasan internal; penanganan pengaduan, saran, dan masukan; jumlah pelaksana; jaminan pelayanan; jaminan keamanan dan keselamatan; serta evaluasi kinerja. *ADV


Lamongan - suaraharianpagi.com
   Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan ditantang Bupati Fadeli untuk membuat inovasi, meningkatkan konsumsi ikan. Itu disampaikannya saat Peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-6 di Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan, Selasa (25/11). Karena menurut Fadeli, ikan dengan begitu banyak kandungan yang menyehatkan adalah solusi masa depan, terutama dalam mengatasi stunting. “Ikan merupakan makanan rendah lemak, tapi mengandung omega 3 serta tinggi protein untuk kualitas tumbuh kembang,” Katanya. Saat ini, tingkat konsumsi ikan di Lamongan yang 48,27 kilogram perkapita memang sudah di atas nasional yang 47, 3 kilogram perkapita. Namun Fadeli berharap, angka itu bisa ditingkatkan sehingga bisa di atas angka Jawa Timur yang 50 kilogram perkapita.
   Fadeli juga berharap agar peringatan Harkannas dilakukan di wilayah-wilayah yang tingkat konsumsi ikannya masih rendah. Tidak hanya dilakukan di perkotaan saja. Sementara Kepala Dinas Perikanan MS Heruwidi menyebutkan dia sudah memiliki sejumlah program prioritas pada 2020. Terutama untuk mendorong masyarakat agar gemar makan ikan. Mulai revitalisasi Balai Benih Ikan di Kalen untuk meningkatkan penyediaan benih ikan berkualitas, dan meningkatkan pendapatan asli daerah dari sektor perikanan. Kemudian peningkatan nilai tambah hasil perikanan, peningkatan produksi ikan, memproduksi garam beryodium dengan mendirikan pabrik, dan menebar benih ikan di sungai, waduk, dan rawa untuk meningkatkan konsumsi ikan, serta peningkatan sumber daya manusia kelompok pembudidaya dan pengolah ikan. *abi


Lamongan suaraharianpagi.com
   DPRD bersama Pemkab Lamongan menyepakati untuk membahas 21 Rancangan Peraturan Daerah pada 2020. Diantara adalah Raperda terkait pendidikan karakter anak dan larangan penggunaan bangunan untuk perbuatan asusila. Hal itu sebagaimana laporan hasil pembahasan rencana program pembentukan Perda dalam rangka persetujuan program pembentukan Perda tahun 2020 yang dibacakan Nahdliyah Kartika Agustin di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Senin (25/11) Kemarin. “Terdapat 21 judul Raperda telah disepakati oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Kabupaten Lamongan dan pemerintah daerah, serta telah mendapatkan persetujuan dari Gubernur Jawa Timur”, ungkapnya.
   Dengan rincian delapan judul Raperda inisiatif DPRD, tujuh judul usulan dari pemerintah daerah, dan sisanya merupakan sisa tahun 2019. Nahdliyah menjelaskan Raperda inisiatif DPRD tersebut diantaranya meliputi, pendidikan karakter anak, penyelenggara kabupaten sehat, keterbukaan informasi publik, penyelenggaraan pesantren, kawasan tanpa rokok, penyelenggaraan pelindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas, pelestarian budaya, dan pemberdayaan nelayan kecil. Sedangkan Raperda usulan pemerintah meliputi tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2019, perubahan APBD tahun anggaran 2020, APBD tahun anggaran 2021, penyelenggaraan parkir, perubahan atas peraturan daerah nomor 4 tahun 2013 tentang penyidik PNS di Lamongan, ketentraman ketertiban umum dan pelindungan masyarakat, serta larangan menggunakan bangunan untuk perbuatan asusila. Sedangkan sisa tahun 2019 terdiri dari pencabutan atas Perda nomor 7 tahun 2005 tentang transparansi penyelenggaraan pemerintah dan partisipasi masyarakat di Lamongan, rencana pembangunan industri, perubahan atas Perda nomor 15 tahun 2015 tentang rencana tata ruang wilayah Lamongan tahun 2011-2031, perubahan atas Perda nomor 29 tahun 2007 tentang administrasi kependudukan, pengelolaan air limbah domestik, dan retibusi pelayanan tera ulang. “Judul Raperda yang telah disetujui selanjutnya menjadi pedoman bagi DPRD dan pemerintah dalam menyusun dan pengajuan Raperda Kabupaten Lamongan tahun 2020”, pungkasnya. *abi



GRESIK – suaraharianpagi.com
   Kodim 0817/Gresik bekerjasama dengan dengan BNN Kab. Gresik menggelar kegiatan penyuluhan dan sosialisasi tentang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Triwulan IV Tahun 2019, oleh BNN Kab. Gresik dengan pengambilan tes urine dan materi sosialisasi oleh Kasi P2M BNNK Gresik yang diberikan kepada Personel Kodim 0817/Gresik sebanyak 85 orang diantaranya Para Perwira Staf, Danramil, serta Bintara dan Tamtama serta ASN Kodim 0817/Gresik, bertempat di Aula Brigjen Rahmatoellah Makodim 0817/Gresik, Kodim, Senin (25/11) pkl. 08.30 WIB.
    Pada Kegiatan P4GN pagi ini dalam rangka mengantisipasi penyalahgunaan Narkoba di khususnya kalangan Prajurit dan keluarga besar Kodim 0817/Gresik, kegiatan diawali sambutan oleh Kasdim 0817/Gresik Mayor Arh. Suwanto yang intinya mengucapkan terima Kasih kepada BNN Kab. Gresik yang telah meluangkan waktunya untuk hadir yang kesekian kalinya di Makodim 0817/Gresik untuk memberikan pemahaman tentang P4GN.
   Kegiatan ini selain kita melaksanaan tes Urin secara acak kepada prajurit sebanyak 35 dari 85 yang hadir, kita juga menerima sosialisasi tentang bahaya dari narkoba, jadi kita semakin lebih paham apa itu Narkoba dan apa efeknya apabila kita mengkonsumsi Narkoba.
   Kita ketahui bersama melalui media cetak maupun elektronik dampak dari kejahatan narkoba, maka dari itu marilah kita bersama-sama sepakat untuk memerangi Narkoba, guna menyelamatkan masa depan Kasus penyalahgunaan narkoba yang telah merebak keberbagai kalangan dan mengakibatkan rusaknya nilai-nilai moral dan sendi-sendi kehidupan masyarakat serta mengancam kelangsungan hidup Bangsa dan Negara, ” jelas Kasdim ”
   Satuan Teritorial Kodim 0817/Gresik bekerjasama dengan BNN Kab. Gresik melakukan sosialisasi ini merupakan upaya preventif/antisipatif guna melindungi Prajurit dan PNS serta keluarga dari bahaya Narkoba yang semakin meresahkan dan semakin meningkat baik secara kuantitas maupun kualitas.
   Selain itu, acara ini juga sebagai upaya pencegahan dan antisipasi terhadap Oknum yang kemungkinan akan berusaha melibatkan anggota TNI maupun PNS dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba baik secara langsung maupun tidak langsung ” tegas Kasdim ”
   Pimpinan maupun Komando Atas tidak akan mentolelir bagi siapa saja (Prajurit/PNS) yang terbukti terlibat masalah penyalahgunaan Narkoba. Sanksi tegas akan diberhentikan dengan tidak hormat kepada Prajurit dan PNS sesuai dengan hukum yang berlaku di lingkungan TNI-AD. “Ini sebagai upaya pembersihan satuan agar dapat menjadi pelajaran bagi seluruh Prajurit.”ungkap Kasdim”
   Lanjutnya, kegiatan penyuluhan dan sosialisasi Bahaya Narkoba/P4GN merupakan Program dari Komando Atas, dalam rangka mendukung dan mensukseskan Program “Indonesia Bebas Narkoba”.
   Dalam kesempatan tersebut Kasdim 0817/Gresik menyampaikan kepada seluruh personel Kodim yang hadir dalam kegiatan tersebut agar mengikuti kegiatan ini secara serius sehingga semakin mengerti dan paham akan bahaya narkoba. *mrt




GRESIK - suaraharianpagi.com
   Dua hari Kodim 0817/Gresik telah menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Saka Wira Kartika Semester II TA. 2019 bertempat di Lapangan Makodim Gresik.
   Pada hari Minggu (24/11) pukul 15.30 WIB tepat Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Budi Handoko, S.Sos telah memimpin langsung kegiatan upacara penutupan Persami tersebut dengan suasana penuh kegembiraan.
   Hal tersebut nampak penuh kebahagiaan yang terpancar di raut wajah para peserta saat kegiatan upacara penutupan resmi dilaksanakan dengan ditandai penyerahan piala juara para pemenang lomba.
   Dalam kesempatan tersebut Dandim 0817/Gresik yang juga selaku Kamabisaka Kodim 0817/Gresik memberikan piala dan piagam penghargaan kepada Juara I baik dari regu Putra dan Putri peserta Persami. Untuk pemenang Juara II regu Putra dan Putri diserahkan oleh Kasdim 0817/Gresik Mayor Arh. Suwanto selaku Pimpinan Saka Wira Kartika Kodim 0817/Gresik serta pemenang Juara III regu Putra dan Putri diserahkan oleh Pasiterdim 0817/Gresik Kapten Inf. Karmu selaku Ketua Harian Saka Wira Kartika Kodim 0817/Gresik.
   Adapun peserta dan undangan yang hadir sebanyak 138 orang terdiri dari 10 orang penyelenggara, 5 orang Pamong, 10 orang Pembina Ranting/Koramil, 13 orang Dewan Kerja Saka dan 100 orang peserta yang mengikuti kegiatan Persami SWK Kodim 0817/Gresik TA. 2019.
   Materi Pramuka yang dibawakan oleh para pelatih dalam kegiatan Persami ini adalah 5 kridra dalam Saka wira Kartika yaitu kridra Mountainering, Navrat, Pionering, Survival dan Penanggulangan Bencana.
   Dalam sambutannya Dandim 0817/Gresik menyampaikan bahwa " Kegiatan Persami ini diselenggarakan untuk menumbuhkan minat para Penegak di wilayah Gresik untuk bergabung dalam Sanggar Saka Wira Kartika Kodim 0817/Gresik dan memberikan kesadaran dalam mengisi kegiatan para pemuda generasi bangsa untuk selaku aktif dalam kegiatan Pramuka".
   ”Sanggar kami membutuhkan pioner dalam merintis kegiatan dan menghidupkan organisasi yang dinamis dan berkualitas, untuk itu kami merintis pioner dalam kegiatan ini demi menghidupkan sanggar Saka Wira Kartika Kodim Gresik”, jelas Dandim. *mrt.



SAMPANG – suaraharianpagi.com
   Demi mempersiapkan bibit atlit sedini mungkin Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang menggelar Pekan Olahraga (POR) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan POR Tradisional di GOR Wijaya Kusuma, Senin (25/11/2019). adapun dua jenis event olahraga, yakni POR Tradisional terdiri dari engrang, terompah, dan hadang. Sedangkan POR tingkat SD, atletik, voli mini, bulu tangkis, takraw, tenis meja, catur dan tenis lapangan.
   Peserta POR Tradisional diikuti 150 peserta dengan peserta jenjang usia 16-20 tahun dan akan dilaksanakan pada 26-29 November 2019.Sementara , POR tingkat SD diikuti oleh 503 peserta yang berasal dari siswa SD se Kabupaten Sampang dari 14 kecamatan.
   Sementara Plt Disporabudpar Sampang, Imam Sanusi menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan event untuk menjaring atlet serta mencari referensi atlet untuk dipersiapkan di tingkat provinsi. "Untuk SD kita persiapkan untuk tahun 2021, sementara untuk olahraga tradisional kita persiapkan untuk tahun 2020," ungkapnya.
   Bertindak sebagai inspektur apel dalam pembukaan POR SD dan POR Tradisional, Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang, Yuliadi Setiawan, dalam sambutanya menyampaikan, bahwa para atlet jika ingin berprestasi harus berlatih dengan giat. ia pun berharap dari kegiatan yang digelar saat ini, para atlet dapat berprestasi baik di tingkat provinsi maupun nasional. "Saya ingin anak-anak kita berprestasi tidak hanya di provinsi melainkan di nasional, bukti atlet tenis asal Sampang mampu berlaga ditingkat nasional bahkan internasional," imbuhnya. *rn



   Dalam rangka upacara peringatan HUT ke-74 PGRI dan Hari Guru Nasional 2019, Satlantas Polres Gresik melaksanakan Police Goes To School, kegiatan yang dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 6 Gresik Jl. Jaksa Agung Suprapto No.1 Gresik, Sidokumpul, Gresik. (25/11).
   Dalam kesempatan tersebut, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Erika Purwana Putra,S.I.K.,M.H. melalui Kanit Dikyasa Polres Gresik Ipda Darwoyo memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada siswa siswi Sekolah Dasar Negeri 6 Gresik Jl. Jaksa Agung Suprapto No.1 Gresik.
   Pada Kesempatan Ipda Darwoyo memberikan himbauan kepada siswa siswi SD 6 Gresik untuk selalu berhati-hati ketika jajan di luar sekolah sebagai pencegahan penggunaan narkotika sejak dini dan selalu berhati-hati kepada orang yang tidak di kenal.
   Pentingnya Berlalu Lintas yang aman, selamat dan nyaman Dengan APD (Alat Pelindung Diri)
Penyerahan helm kepada siswa yang berprestasi atas nama  Marcellino Vincent Tendean. Prestasi yang diraih adalah Olimpiade matematika tingkat kabupaten Gresik (OSK) dan penyerahan Helm juga diberikan kepada guru pembimbing/ Guru IN (instruktur nasional) Ibu Dewi Masyitoh, S.Pdi., S.Pd. Sd.
   Penyerahan buku panduan SIM Kepada ibu kepala sekolah sebagai bahan bacaan di perpustakaan SD 6 Gresik.
Pembacaan puisi untuk guru oleh siswa kelas 5 SD 6 Gresik Dan pembacaan kata mutiara Dan tembang Pucung dalam bahasa Jawa yang dipersembahkan untuk hari guru nasional, Yang berbunyi
"PucungGung Panuwun" Terimakasih,Disampaikan Mring Gusti Kang Maha Agung
Kepada Tuhan Yang Maha kuasa
Paringo Nugroho
Yang memberikan anugerah
Marang guru Kang Sayekti
Kepada guru yang bersungguh sungguh
Sabar Sareh ndidhik peneruse bangsa
Yang sabar dan rela mendidik para penerus bangsa pemberian bunga mawar dari siswa kepada guru sebagai wujud terima kasih karena telah mendidik siswa dan siswi selama ini,
   Dengan Kegiatan ini diharapkan siswa siswi pelajar sekolah dasar dapat mengetahui bagaimana tata tertib lalu lintas, Semoga dengan binluh ini anak usia dini mulai mengenal apa itu lalu lintas dan bagaimana tata tertib berlalu lintas yang lebih baik dan kepatuhan masyarakat (Khususnya Pelajar) terhadap undang-undang lalu lintas dan angkutan jalan dengan harapan terwujudnya kamseltibcarlantas, pungkas Kasat Lantas Polres Gresik AKP Erika Purwana Putra,S.I.K.,M.H. melalui Kanit Dikyasa Polres Gresik Ipda Darwoyo. *mrt



Jombang - suaraharianpagi.com
   Yanto, Koordinator LSM Gadjah Mada dan FORMAPEL Kabupaten Jombang, mendeteksi bahwa di wilayah Kabupaten Jombang, ada beberapa tower telekomunikasi yang berdiri kokoh tanpa mengantongi izin ilegal.
Yanto, ungkap “selama ini pihak membangun tower telekomunikasi di Kabupaten Jombang banyak yang tidak melakukan koordinasi terlebih dulu dengan pihak yang terkait yang mengeluarkan perizinan, Setelah dapat titik sinyal, mereka langsung sewa tanah dan membangun tower. Tanpa ada izin terlebih dulu, Itu tindakan salah dan harus diberi sanksi”, kata Yanto saat dikonfirmasi suaraharianpagi.com, (22/11).
   Yanto, menjelaskan, sebenarnya untuk membangun tower telekomunikasi harus diketehui apakah titik sinyal yang didapat masuk dalam cell planning atau kawasan yang boleh dibangun. Jika tidak masuk, maka tidak diperbolehkan untuk dibangun, begitu juga sebaliknya, jadi harus dilihat apakah masuk area tersebut. Kalau tidak masuk ya jangan dibangun, kalau masuk silakan, tapi urus perizinan-nya”, terangnya.
   “Sebab sambungnya membangun tower telekomunikasi tidak dapat dilakukan sembarangan. Harus memerhatikan berbagai aspek salah satunya dampak jaminan roboh”. tegas Yanto dengan nada berapi–api”.
   Ditambahkan, sebagai contoh ada beberapa tower yang selama ini diduga tidak mengantongi izin dan masuk kawasan yang boleh dibangun adalah. Tower yang berdiri kokoh milik PT. Dayamitra Telekomunikasi di Dusun Mayangan Desa Mayangan, Kecamatan Jogoroto. Tower di Dusun Ngepeh, Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, tepatnya di belakang Makam. Tower di Desa Kauman, Kecamatan Ngoro. Tower di Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto. Tower di Desa Bugasurkedaleman, Kecamatan Gudo. Kabupaten Jombang. Semua yang tertera ini diduga keras tidak mempunyai izin alias ilegal. Yang lebih ngiris lagi masyarakat yang tinggal disekitar bangunan tower tersebut resah dan gelisah. Takut tower roboh atau musibah yang lain tidak ada yang bertanggung jawab. Ditegaskan oleh Yanto, bahwa dari beberapa tower yang diduga tidak mengantongi izin tersebut diduga milik PT. Dayamitra Telekomunikasi, PT Inforte Solusi Infotek, PT Persada Sokka Tama, PT Indosat . TBK, PT Telkomsel, PT Dian Swastika Sentosa.
   Sementara, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jombang, Ilham Hero Koentjoro, ketika dikonfirmasi via ponselnya terkait menjamurnya tower di Kabupaten Jombang tanpa izin, Hari Jumat (22/11) tidak diangkat.
    Yanto mengharapkan Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang, sigap dan tanggap menertibkan dan memberi sanksi tindakan kepada pemilik tower yang tidak mengantongi izin terutama Dinas SATPOL PP Kabupaten Jombang Lebih Agresif. *ryan.



 
Sampang – suaraharianpagi.com
   Pemerintah Kabupaten Sampang menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw, di Masjid Kebanggaan Kabupaten Sampang, Masjid Agung dengan penuh Kemeriahan, rabu (20/11).
Melaui Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemda Sampang, Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad Saw dilaksanakan, dengan penuh kemeriahan. Dimana 2 Penceramah sekaligus di hadirkan untuk mentauladani Sosok Manusia agung panutan Ummat Muslim sedunia ini.
    Antaranya Prof Dr. Hidayat dari pengurus MUI Pusat Jakarta, dalam pidatonya menyampaikan ketauladanan Rosulullah, Nabi Besar Muhammad Saw tentang Sifat Kejujurannya dalam berdagang dan dalam kehidupan sehari - hari.
    Sementara penceramah ke -2 Dr. H. Cholil Nafis Sekretaris 2 MUI Pusat Jakarta, menyampaikan ketauladanan Rosulullah Muhammad Saw tentang Akhlak_ nya yang Mulia.
    Menurutnya, Rosulullah Muhammad SAW di utus oleh Allah SWT, selain menyampaikan Perintah atau ajaran Agama Islam, juga untuk menyempurnakan Akhlak Manusia di Bumi.
   Oleh Karena itu, sebaik - baik manusia adalah yang paling bermanfaat dan Bagus akhlaknya. Hadir dalam acara tersebut, Bupati Sampang H. Selamet Junaidi, bersama Forkopimda Sampang, sekdakab Sampang, serta seluruh kepala dan staf Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sampang
Selain itu, undangan juga Gubernur Jawa Timur (Jatim) beserta 10 Kepala OPD Profinsi Jatim, Bakorwil 4 Madura, Forkopimda, Kiai, Ulamak, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, Masyarakat umum, Pengajian Alhidayah, 6 Pondok pesantren Sekitar Masjid Agung, Seluruh OPD dan Staf Kab. Sampang.
   Dijelaskan Kepala Bidang Kesra Pemda Sampang, Moh. Tolkah, undangan sedikitnya di akomodasikan 1500 undangan.
Sementara Bupati Sampang, H. Selamet Junaidi dalam sambutannya berharap Seluruh Masyarakat Sampang dapat mentauladani Rosulullah Muhammad Saw, Karena beliau adalah sebaik -baik panutan.
   Di jelaskan Bupati, Hebatnya beliau, seluruh ummat Muslim di dunia mungkin tidak pernah bertemu, bertatap muka hingga berkomunikasi, tapi terasa ada di Hati seluruh Ummat Manusia dan Cintai sampai akhirat, serta namanya di kumandangkan dalam sholawat dan setiap waktu.
"Dengan mentauladani Muhammad Saw, Insyaallah Ummat Manusia bisa selamat dunia akhirat, Kabupaten Sampang akan Hebat Bermartabat", jelasnya. *roni



Malang – suaraharianpagi.com
   Istilah "sudah jatuh ketimpa tangga" ini yg terjadi di keluarga (Alm) Bp.Sri Hartono warga dusun gebug Utara kec.Singosari yg juga sebagai karyawan dan Pengurus Koperasi Karyawan PT.Perkebunan Nusantara XII WONOSARI Singosari kabupaten Malang.
    Betapa tidak, Pak Sri (panggilan akrabnya) sudah Meninggal Th.2014 yg waktu itu masih menjabat  sebagai Ketua Kopkar PT.Perkebunan Nusantara XII WONOSARI Singosari itu masih juga dikatakan korupsi dana Kopkar PTPN XII WONOSARI Oleh beberapa Pengurus lama dan ironinya , sampai sekarang pun Ahli waris keluarga (Alm) masih harus menanggung beban hutang Kepada Kopkar PTPN XII WONOSARI tsb.
   Hal ini sempat dikatakan oleh Putri tunggal Ahli waris (Alm) Sri Hartono mengatakan bahwa " Kami sebenarnya sanggup membayar hutang (Alm) Bapak,namun pihak Koperasi diduga selewengkan dana simpanan yg kami setorkan, terbukti kami diberi kwitansi tanda terima Palsu dan tidak diberikan buku tabungan dan ternyata kwitansi palsu tsb tidak ada Materainya" ungkap Vivin (Vincentia Gita Kumalasari) sambil menunjukkan kwitansi Palsu sebesar 180 juta yaitu penerima dana tsb adalah bendahara PTPN XII WONOSARI Yuyun Hanafi
   Hal itu diketahui ahli waris beberapa tahun terakhir, saat melakukan pengecekan data data keuangan yang jadi sumber permasalahan selama ini didapati bahwa ada beberapa tanda terima Kwitansi lain yang juga cacat hukum .karena menurut nara sumber dari kantor Pusat PTPN XII di surabaya, adalah Tidak Sah, seharusnya Kwitansi tanda terima resmi yang dikeluarkan oleh Koperasi berbentuk kwitansi harus dibubuhi dengan Materai 6000,-.
   Dan menurut Yuyun Hanafi selaku bendahara penerima dana tsb juga membenarkan kalau dirinya telah menerima uang dari Drs.Sri Hartono (alm ) selaku ketua koperasi waktu itu dan Yuyun Hanafi mengakui kalau hal itu adalah kesalahan dan merupakan kecerobohan.
   Melalui telpon seluler (22/11) Yuyun Hanafi menyangkal kalau ada masalah  tentang buku tabungan alm Sri Hartono dan mengatakan bahwa buku tabungan sudah dikasihkan ahli waris saat pertemuan terahir,padahal menurut Vivin selaku ahli waris belum menerima buku tabungan dana simpanan.
   Hermawan selaku Ketua koperasi Karyawan PTPN XII WONOSARI (22/11) saat dihubungi wartawan via telepon seluler mengatakan bahwa " buku tabungan dan  rekening  koran sudah dikirim kemarin pada ahli waris, koperasi ini tidak ada sangkut pautnya dengan perusahaan"  tegasnya.
   Sampai berita ini diturunkan Vincentia Gita Kumalasari (Vivin) selaku ahli waris telah  diberikan buku tabungan diduga buku tabungan tsb milik anggota Kopkar yg lain,sebab nama di tabungan tsb dihapus (Tape ex) diganti nama Sri Hartono.
Sampai kini banyak anggota Kopkar PT.Perkebunan Nusantara XII WONOSARI yg menanyakan tentang perputaran keuangan yg penuh rekayasa tersebut. *ddk



SAMPANG - suaraharianpagi.com
   Selain sebagai sarana olah raga, Banyuates Bicycle Community (BBC) menjadikan komunitas bersepeda sebagai sarana untuk membantu masyarakat. Salah satunya kegiatan Bakti Sosial (Baksos) menjadi agenda rutinitas setiap bulannya bagi BBC dalam membantu sesama.
   Pada Oktober sampai November 2019, BBC menggelar baksos dengan cara memberikan bantuan kepada fakir miskin dan janda sebatang kara di dusun Tolang, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang yang memiliki anak satu.
   Dalam kegiatan tersebut, BBC memberikan santunan terhadap dua keluarga, yakni keluarga atas nama B. Suratmi dan B. Khodijah. Selain itu, BBC juga memberikan bantuan air bersih kepada salah satu mushalla untuk keperluan berwudhu.
   "Sekitar sepuluh ribu liter air bersih sudah kami kirim untuk keperluan berwudhu, karena musholla tersebut mengalami kekurangan air," Ujar Ach. Mawerdi Sekretaris BBC, Sabtu (23/11).
   Lanjut Mawerdi mengatakan, Santunan juga diberikan kepada Warga yang mengalami gangguan jiwa, dan penyandang disabilitas. 
   "Anggarannya murni bersumber dari partisipasi anggota, anggota kami terdapat enam puluh lima anggota,"Tegas Mawerdi.
   Selain gemar menyelenggarakan bakti sosial, lanjut Mawerdi mengungkapkan, BBC telah mengikuti berbagai event-event yang telah dilaksanakan di daerah, maupun diluar daerah.
   "Sebelumnya kami telah mengikuti event di Gunung kawi, tujuh desember ini akan mengikuti event di kota Batu Malang dan Insya Allah januari ini kami akan mengikuti jelajah sertu emas,"Imbuhnya.  *rif





JOMBANG – suaraharianpagi.com
   Proyek Pembangunan Pagar UPTD Puskesmas Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang dibiayai APBD 2019, sebesar Rp.172.000.000; milik Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, diduga jadi ajang bancaan oknum Dinas Kesehatan dan rekanan yang mengerjakan.
Proyek Penunjukan Langsung (PL) dikerjakan asal jadi dan juga pondasi lama tidak dibongkar hanya ditumpangi pasangan rolak dan beton slup bertulang.
   Dengan tidak dibongkarnya pondasi lama menunjukan adanya dugaan rekanan mencuri volume pekerjaan, apalagi papan nama proyek tidak dipasang, selain tidak transparan juga ada dugaan agar anggaran tidak diketahui masyarakat luas.
   Koordinator LSM Gadjah Mada, wilayah Kabupaten Jombang, Yanto, mengatakan, kami menerima informasi dari dalam Dinas Kesehatan, bahwa proyek Penunjukan Langsung tersebut mestinya jatah rekanan yang bernama O.M, berhubung KPA Dinas Kesehatan tidak suka dengan O.M, dengan alasan salah satu keluarganya sering diajak ketempat hiburan malam, akhirnya proyek tersebut di pindah tangankan alias diberikan kepada rekanan yang bernama ASF.
   Jadi ASF inilah yang menegerjakan proyek pembangunan pagar Puskesmas Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo. Proyek dengan anggaran sebesar itu untuk penyaduran semen pun memakai cangkul alias manual, yang komposisi campuranya tidak jelas, bisa dipastikan pembangunan pagar tersebut tidak akan bertahan lama dan akan cepat rusak.
   Disamping itu juga ada dugaan mark-up anggaran, karena fakta dilapangan, menunjukan pekerjaan tidak sesuai dengan anggaran yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan, Kabupaten Jombang. Jadi ada dugaan oknum Dinas Kesehatan menerima fee dari rekanan yang ditunjuk mengerjakan proyek tersebut.
   Yanto juga menambahkan, dugaan bancaan proyek Penunjukan Langsung (PL) di Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang tersebut tidak hanya di UPTD Puskesmas Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo, tapi di titik–titik yang lain di lingkup Dinas Kesehatan.
   Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, Dr. Wahyu, ketika dikonfirmasi via ponselnya tanggal (21/11), terkait kegitan proyek di Puskesmas Plumbon Gambang, mengatakan, saya masih rapat mas, lalu ponselnya ditutup. Tidak begitu lama ia mengirim jawaban lewat WhatsApp, tolong koordinasi dengan pak Harmoko konsultan pengawas. Begitu entengnya TPK menjawab pertanyaan wartawan, semua di limpahkan ke konsultan pengawas seakan lepas tanggung jawab. *ryan





SAMPANG – Suaraharianpagi.com
   Setelah dilakukan penyisiran oleh Kepolisian Resort Sampang, Madura, Jawa Timur dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2019 di Desa Bira Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang. Ratusan Senjata Tajam (Sajam) berhasil diamankan oleh Aparat Keamanan disekitar lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS), Kamis (21/11).
Dalam operasi penyisiran sajam Polres Sampang dibantu jajaran Brimob dari Polda Jatim, personel Kodam Brawijaya, dan Kodim 0828/Sampang.
   Dalam kronologis operasi penyisiran dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB, puluhan petugas mulai bergegas menyisir para masyarakat dan pengunjung yang berada di sekitar lokasi TPS di Desa Bira Barat, 
   Tak hanya itu, rumah milik warga yang berada di sekitar TPS juga menjadi sasaran dalam penyisiran. Alhasil, dari penyisiran tersebut ditemukan sebanyak dua ratus senjata tajam yang disimpan di berbagai lokasi dan disekap didalam pakaian.
   “Kami melakukan penyisiran senjata tajam untuk meminimalisir terjadinya kericuhan, harapannya tentu menginginkan Pilkades Serentak kali ini berlangsung dengan aman dan damai,” Terang Kapolres Sampang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Didit BWS, S.I.K.
   Lebih lanjut Didit menjelaskan, dari penggeledahan dan penyisiran tersebut ditemukan berbagai jenis senjata tajam seperti clurit, parang, pisau bahkan Senjata Api (Senpi) berjenis browning ditemukan oleh petugas keamanan dengan lima peluru.
   “Dua ratus sajam dan Senpi berjenis Browning kita amankan, warga yang kedapatan membawa senjata tersebut segera diamankan di Polres Sampang,” Imbuhnya
   Didit menghimbau kepada masyarakat dalam pelaksanaan pilkades untuk tetap kondusif dan tidak terbawa suasana provokatif yang ditimbulkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
   “Bagi masyarakat yang ingin mengambil hak suaranya silahkan datang ke Tps dengan tidak terprovokasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab, supaya situasi tetap kondusif," Tegasnya. 
   Terpisah, Bupati Sampang H. Slamet Djunaidi sangat mengapresiasi kinerja aparat keamanan yakni Polres Sampang yang dibantu oleh jajaran Brimob dari Polda Jatim, personel Kodam Brawijaya, dan Kodim 0828/Sampang. Sehingga dalam operasi penyisiran yang dilakukan berhasil mengamankan ratusan sajam dan senjata api
   "Hebat kinerja temen-temen Aparat Keamanan, dengan adanya operasi penyisiran ini dapat meminimalisir kericuhan, sehingga pelaksanaan pilkades dapat berlangsung dengan kondusif,"tandasnya. 

*rif

JAKARTA  - Suaraharianpagi.com
   Bertempat di Hotel Holiday Inn Kemayoran Jakarta, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo .SH. SIK. M.H. Menghadiri Pelaksanaan Penyampaian Hasil Evaluasi dan Penghargaan Yanlik di Lingk Polres/Ta/Tabes Metro TA 2019, Rabu (20/11).
   Kegiatan ini juga dihadiri Menteri PAN RB, Asrena Kapolri, Baintelkam Polri, Korlantas Polri, Deputi Yanlik KemenPAN RB, Para Kapolres/Ta/Tabes/Metro 207 orang, Para Kasat Lantas dan Kasatintelkam Polres Jajaran 414 orang.
   Dalam Hal ini Polres Gresik Menerima Penghargaan Yanlik Kategori Penilaian Sangat Baik dalam Pelayanan Publik.
   Deputi Yanlik Prof. Dr. Diah Natalisa Dalam Sambutannya Menjelaskan Bahwa Lokus Evaluasi dibagi 3 Wilayah Mulai April – Oktober 2019 di Indonesia dengan sasaran Yanlink antara lain SIM dan SKCK , dan 7 Polres tidak dievaluasi karena Force Majeur.
   “Yang perlu diperbaiki Yaitu Pelibatan Masyarakat dalam Standar Yanlik, Survey Kepuasan, Reward Kepada Pegawai, Sarpras Khusus layanan Pengaduan, bang Inovasi,” Jelasnya
   Pada Kesempatan ini Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo .SH. Dalam Sambutannya Mengatakan Bahwa Polri sebagai salah satu Fungsi Yanmas, Harkamtibmas, Gakkum, Linyanyom.
“Dengarkan Aspirasi Masyarakat, Jangan Terjebak Rutinitas,” Pungkas Menpan RB.
   Dia juga Mengatakan Inovasi dan jawab kebutuhan masyarakat, responsif dan berdaya saing, Polres harus punya kontribusi besar dalam Yanlik serta perhatikan 5 Prioritas kerja Kabinet Jokowi.
   “Rampingkan birokrasi, kualitas SDM, tingkatkan Yanlik, Stuktur organisasi harus efektif, birokrasi harus mampu mengorganisir dan gerakan masyarakat,” Kata Menpan RB.
   Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo .SH. SIK. M.H. Seusai Kegiatan Mengatakan “Alhamdulillah di tahun 2019 ini Polres Gresik dalam Penilaian Kemenpan RB, Mendapatkan penghargaan Sangat Baik dalam pelayanan Publik, hal ini merupakan sebuah anugerah sekaligus cambuk motivasi agar kedepan Polres Gresik semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan tidak terjebak kepada rutinitas pekerjaan, namun mampu membaca apa harapan masyarakat,” jelas Kapolres Gresik. *mrt



gresik Suaraharianpagi.com
   kapolres Gresik AKBP KUSWORO WIBOWO, Berhasil membongkar pasangan suami istri (pasutri) berinisial BS (40) tahun dan AS (39) tahun warga perumahan menganti kabupaten Gresik, terpaksa pelaku di amankan petugas satreskrim Polres gresik dan selanjutnya kedua pelaku dibawah petugas demi melakukan penyelidikan modus pelaku memasarkan anak buahnya via online dengan mengirimkan photo melalui whatsapp ke pelanggan.     Dalam bisnis haram ini pelaku memasang tarif dengan harga, 400.000 (empat ratus ribu) untuk sekali kencan (berhubungan badan)  dan dari situ pelaku mendapat keuntungan 100.000 (seratus ribu), tempat yang sudah di sediakan pelaku diperumahan menganti kabupaten Gresik .
Atas perbuatan tersebut kedua pelaku di jerat dengan pasal 296 KUHP. "barang siapa yang pencariannya atau kebiasaannya yaitu dengan sengaja mengadakan atau memudahkan perbuatan cabul dengan orang lain dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun. Kemudian dengan pasal 506 KHUP. "barang siapa sebagai mucikari mengambil untung dari pelacuran perempuan dengan penjara paling lama 1 (satu) tahun. *mrt


XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget