[img src="https://1.bp.blogspot.com/-y5vc1w5WmmI/Wvu0-zyCxSI/AAAAAAAAE1k/6-N0xM6XlYERbg8k5nHriuOLiwFrZiWpACLcBGAs/s1600/150%2Bx%2B450%2Bbanner.png"/]

Desa Alang-Alang Caruban dan Sukosari yang dibangun dengan Dana APBN, Program Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) 2019 baru beberapa bulan sudah banyak yang retak-retak.


Jalan Rabat Beton Dibiayai Dikerjakan Asal Jadi
JOMBANG - suaraharianpagi.com
   Proyek pembangunan jalan rabat beton di Desa Alang-Alang Caruban dan Sukosari, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Diduga dikerjakan asal-asalan dan ada indikasi mengurangi spesifikasi teknis. Pasalnya jalan di desa tersebut baru beberapa bulan selesai dibangun sudah rusak parah.
 Proyek jalan rabat beton tersebut di kerjakan oleh Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Lokasi pekerjaan di Desa Alang-Alang Caruban dan Desa Sukosari, sepanjang kurang lebih 600 m, lebar 3,5 m, tebal 15 cm, K 225. Mengabiskan anggaran Rp. 600.000.000; juta, yang bersumber dari APBN, Program Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah ( PISEW ) tahun 2019.
    Dari pantauan dilapangan pembangunan tidak transparan, tidak terpasang papan naman proyek juga tidak ada prasasti bangunan yang mencantumkan sumber anggaran dan volume pekerjaan.  Jalan selesai dibangun kisaran 4 bulan yang lalu, namun kondisinya saat ini sudah memprihatinkan, sudah mengalami pecah-pecah, retak, dan permukaan jalan sudah terkelupas alias rontok.
   Tidak hanya itu tahun 2019, di lokasi yang sama, untuk menyambung jalan rabat beton yang di biayai dari Program PISEW, Pemerintah desa Alang-Alang Caruban, juga mengadakan pengecoron jalan rabat beton dan TPT, yang dibiayai dari Dana Desa tahun 2019. Lagi-lagi Pemerintah Desa Alang-Alang Caruban tidak transparan, tidak ada papan nama proyek yang menunjukan volume dan besaran anggaran. 
   Menurut salah seorang warga yang menolak disebutkan namanya, ia mengatakan, bangunan jalan tersebut selesai dikerjakan sekitar akhir empat bulan lalu, tapi kondisi jalan sudah rusak, permukaan jalan banyak yang pecah-pecah dan retak.
Ini bisa dilihat sendiri kondisi jalanya sekarang sudah banyak yang retak retak, Pelaksanaan pembangunan memang dilaksanakan secara asal-asalan. Menurutnya saya ini rakyar biasa, jadi  hanya bisa pasrah, padahal uang yang digunakan untuk membangun adalah uang hasil pajak yang dikumpulkan dari keringat rakyat.
Nampak permukaan jalan rabad beton di Desa Alang-Alang Caruban dan Sukosari yang  dibangun dengan Dana APBN, Program Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) 2019 baru beberapa bulan sudah banyak yang retak-retak.
  Saya yakin rakyat juga tidak akan rela kalau, uang pajak yang mereka bayarkan kepada pemerintah digunakan untuk membangun asal-asalan seperti ini. Dana APBN kan uang dari rakyat, bukan uang pribadi BKAD”. Ujarnya.
   Menangapi hal tersebut Kepala desa Alang-Alang Caruban,Ibu Yuniati, penerima manfaat dan pelaksana BKAD Kecamatan Jogoroto, saat diminta konfirmasi dikantornya. Tidak banyak jawaban yang dilontarkan, tapi ia langsung mengajak wartawan kelokasi proyek melihat langsung kondisi jalan yang sebenarnya.
   Ketika jalan rabat beton benar kondisinya sudah banyak yang retak-retak ia menyatakan, Kondisi tanah disini labil, tidak banyak orang yang mau lewat sini jalanya rusak, kalau kita biarkan tidak kita betulkan lalu siapa yang akan membenahi, mestinya kita bersyukur dapat program PISEW karena kita bisa membenahai jalan yang dulunya rusak sekarang sudah bagus, kalau ada yang retak-retak sedikit tolong di maklumi atau ditoleransi.” Tegas Kades Juniati kepada Suaraharianpagi.com. belum lama ini.
   Perlu diketahui, setiap perencanaan infrastruktur yang dibiayai dari APBN atau APBD harus dibuat perencanaan yang bagus dan matang, agar infrastruktur/bangunan  yang dibangun dari uang keringat rakyat dapat digunakan oleh rakyat dalam waktu yang lama minimal 5 bahkan lebih. Jadi jika ada bangunan yang dibiayai dari APBN hanya hitungan bulan sudah rusak, itu layak dipertanyakan. *ryan

Posting Komentar

[facebook]

XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget