Mei 2019
Ketua DPRD Kota Pasuruan Mendukung Upayah TNI - POLRI Mengamankan Pengrusuh Yang Ingin Memecah belah Keutuhan Bangsa Dan Negara
Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Kerusuhan selama dua hari di Jakarta, yang cukup meresahkan masyarakat menjadi perhatian Ketua DPRD Kota Pasuruan H. Ismail Marzuki Hasan, SE. Orang nomer satu sebagai wakil rakyat  itu mengaku sangat prihatin dalam adanya kejadian di Jakarta pada 22 Mei kemarin. 
H. Ismail menerangkan, " Kami sangat menyayangkan adanya kejadian kerusuhan yang terjadi di Jakarta kemarin, dalam aksi pesta demonstrasi di KPU dan bawaslu, Semestinya hal itu tidak boleh terjadi, terangnya. Selain itu, kejadian itu juga mengencam tindakan anarkis yang dilakukan sejumlah kelompok ' Bila tidak puas ', misalnya seperti  pendukung salah satu calon presiden, " kan sudah ada mekanisme undang-undang yang berlaku ", lanjut dia.
   Selain itu H. Ismail juga menambahkan, kita mendukung upaya TNI - POLRI dalam mengamankan setiap perusuh yang ingin memecah belah keutuhan bangsa dan Negara, bila yang melakukan itu adalah memang sengaja membuat kerusuhan, meminta agar aparat penegak hukum agar menindak tegas . ' Kami minta TNI - POLRI, untuk meringkus pelakunya dan diproses sesuai hukum yang berlaku ", tegasnya. 
    Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada Masyarakat khususnya warga Pasuruan agar tidak mudah terpengaruh dengan isu - isu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuhan bangsa. H. Ismail juga menuturkan, " TNI - Polri, jangan takut untuk menindak perusuh di negeri ini. ' Kami bersama dengan masyarakat Kota Pasuruan ada di belakang anda, untuk mempertahankan NKRI ' ", tegasnya. *syah


Bupati Tulang Bawang Paparkan Raperda Kepada Anggota Dewan

Suaraharianpagi.com – lampung
   Bupati Tulangbawang Winarti, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun Anggaran 2018, kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam rapat paripurna. Selain itu, dalam rapat paripurna ini juga dilakukan penyampaian 4 usulan rancangan peraturan daerah (Raperda) dari Eksekutif dan penyampaian 4 rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif dari legislatif.
   Dalam penyampaian LKPJ Tahun Anggaran 2018, Bupati Tulangbawang Winarti, menyampaikan bahwa arah kebijakan umum Pemerintah Daerah dalam pembangunan di Kabupaten Tulangbawang pada Tahun Anggaran 2018 mengacu kepada Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tulangbawang Tahun 2017-2022.
   “Sehingga dalam pengelolaannya, didasarkan pada hasil perhitungan laporan realisasi anggaran dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Tulangbawang, dalam target Pendapatan Daerah sebesar Rp.1.306.671.826.046 (satu trilliun tiga ratus enam milliar, enam ratus tujuh puluh satu juta, delapan ratus dua puluh enam ribu empat puluh enam rupiah) dan berdasarkan perhitungan sementara Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah terealisasi sebesar Rp.1.158.325.076.291,52 (satu trilliun seratus lima puluh delapan milyar tiga ratus dua puluh lima juta tujuh puluh enam ribu dua ratus sembilan puluh satu koma lima puluh dua rupiah),”kata Winarti, Rabu (15/05).
   Sementara itu, mengenai rancangan peraturan daerah inisiatif legislatif. Pada prinsipnya Bupati Winarti menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tulangbawang sangat mengapresiasi dan menyambut baik serta sangat mendukung terhadap 4 rancangan peraturan daerah inisiatif legislatif tersebut.
   Sambutan hangat ini, didasari berbagai pertimbangan. Diantaranya, seperti mengenai rancangan peraturan daerah tentang kesiapsiagaan dan peringatan dini dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, ini sebagaimana diketahui, Kabupaten Tulangbawang adalah wilayah yang memiliki kondisi geografis, geologis dan demografis dengan kemungkinan terjadinya bencana, baik yang disebabkan oleh faktor alam, faktor non alam maupun oleh perbuatan manusia yang menyebabkan kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dampak psikologis dan korban jiwa. Jadi peraturan daerah ini merupakan langkah antisipatif dalam upaya kesiapsiagaan dan peringatan dini dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana secara sistematis, terencana, terkoordinasi dan terpadu.
   “Saya berharap dengan dibentuknya peraturan daerah ini dapat memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman bencana, menjamin penanggulangan bencana secara terencana, terpadu, terkoordinasi, menyeluruh dan berkelanjutan, membangun partisipasi dan kemitraan publik serta swasta, mendorong semangat gotong royong, kesetiakawanan dan kedermawanan, meminimalisasi dampak bencana, mengurangi kerentanan dan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi bencana,”ungkap Winarti.
   Lalu kedua, terhadap raperda tentang Bank Sampah, mengingat sampah dengan segenap permasalahannya tidak hanya mempengaruhi estetika, kebersihan, dan kenyamanan Kota, juga berpengaruh terhadap kesehatan penduduk dan lingkungan kota sebagai akibat dari produksi dan polusi sampah.
   Begitu pula terhadap raperda tentang Jaminan Kelestarian Lingkungan Hidup Berkelanjutan, pada hakekatnya pembangunan di daerah merupakan bagian dari pembangunan nasional, yaitu pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan bertujuan mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan dapat terjamin apabila didukung dengan sumber daya alam dan lingkungan yang memadai. Maka dengan dukungan dalam pendayagunaan sumber daya alam dan lingkungan, baik hayati maupun non hayati, sangat mempengaruhi kondisi lingkungan.
   Terakhir, terhadap raperda tentang kawasan tanpa rokok yang merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang mengandung Zat Aditif Berupa Produk Tembakau Terhadap Kesehatan yang mewajibkan Pemerintah Daerah mewujudkan dan menetapkan kawasan tanpa rokok diwilayahnya.
   “Untuk mengurangi dampak negatif tersebut, perlu diturunkan jumlah perokok, baik aktif maupun pasif, serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia secara berarti.
   Raperda Kawasan Tanpa Rokok bermanfaat untuk mencegah bayi, anak, remaja untuk terinisiasi merokok, terpapar zat membahayakan dari asap rokok, mencegah perokok pasif dari akibat bahaya asap rokok, mengurangi kebiasaan merokok dari perokok aktif,”jelasnya.Advetorial kegiatan bupati tulang bawang.
Kabiro, Sandy, Wartawan Andi Febri Gunawan.



Polres Pasuruan Kota Gelar Bukber Dengan Seluruh Elemen Masyrakat

Pasuruan–suaraharianpagi.com
   Di bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah/2019 yang penuh berkah ini, Polres Pasuruan Kota menggelar giat buka bersama dengan seluruh elemen masyara kat, pada Jum'at, 17 Mei dihalaman gedung serba guna tepatnya depan Ma polres Pasuruan kota, Jalan Gajah Mada No. 19, Pur worejo, Panggungrejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur. Dalam acara tersebut dihadiri oleh seluruh elemen masyarakat antara lain LSM ( Lembaga Swadaya Masyarakat ), Awak Media, ratusan Masyarakat umum dan juga beberapa Komunitas lainnya. Diketahui, giat buka bersama ini di prakarsai oleh komunitas Bharaduta D’pandiga, komunitas ini merupakan kumpulan polisi Bhayangkara 2003 gelombang ll angkatan 27.
     Kapolres Pasuruan Kota AKBP. Agus Sudaryatno, S.I.K mengungkapkan " Yang pertama kita ucapkan rasa syukur karena bertemu dengan rekan - rekan LSM, Awak Media dan juga masyarakat di bulan yang berkah ini, namn juga ini merupakan rasa syukur karena pelaksanaan pemilu bisa selesai dengan damai dan kondusif,” Tutur Kapolresta.
     Bripka Ginanjar Dh, SE yang merupakan ketua Bharaduta D’pan diga Polres Pasuruan Kota angkatan 27, mengatakan "Kami yang tergabung dalam organisasi Bharaduta D’pandiga Polres Pasuruan Kota yang merupakan alumni Bhayangkara 2003 ini berharap agar kekompakan yang ada diwilayah kota pasuruan ini terus terjalin, baik dari media, LSM, dan masyarakat umum ", terangnya.
     Bripka Ginanjar Dh, SE juga menerangkan, " dengan adanya acara ini saya berharap di Kota Pasuruan ini masyarakatnya heterogen, dari bebera pa lapisan masyarakat ini kita bisa buktikan bahwa di Kota Pasuruan masyarakatnya solits, karena kita bisa mengundang mulai dari komunitas tukang becak, ojek online, rekan Wartawan, rekan LSM dan seluruh Masyarakat Pasuruan. Ini sudah membuktikan dengan keberhasilan acara ini bahwa Kota Pasuruan ini menjunjuk tinggih Persatuan dan Kesatuan ", terangnya.
   Selain itu Ginanjar juga menambahkan, "Kami akan terus melaksanakan kegia tan ini tiap tahun. Selain berbagi, kegiatan ini juga untuk meningkatkan jiwa sosial di angkatan kami melalui silaturrahmi", tu tup Ginanjar. * Syah


Suaraharianpagi.com-Tulangbawang (Lampung)
   Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang melalui Dinas Perdagangan, mengadakan operasi pasar murah sebagai jawaban atas kenaikan beberapa kebutuhan pokok masyarakat, Rabu (05/19).
   Adapun kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Aspol Kecamatan Menggala ini juga bertujuan untuk membantu masyarakat, sebab barang-barang yang disediakan merupakan kebutuhan yang akan dipergunakan dalam bulan suci ramadhan dan menyambut hari raya idul fitri 1440 Hijriah.
   Masing-masing barang tersebut disiapkan seperti gula sebanyak 2 Ton, minyak makan 3.000 liter, Tepung 1.000 kilogram, telur 500 kilogram, Beras 5 Ton, Susu Kaleng 1.200 buah, Tepung Ketan 300 kilogram, Mentega sebanyak 700 sachet dan sirup 1.000 botol, Gas LPG 3 kilogram sebanyak 300 tabung dengan harga Het 16.500.
   "Barang-barang yang tersedia harganya lebih murah dari pada di pasaran, sebab kalo ada yang lebih murah ditempat lain, untuk apa diadakan, karena tujuan kita untuk membantu masyarakat," ujar Pangeran Suri, sebutan Adat Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH.
    "Semoga pelaksanaan operasi pasar murah ini dapat berguna dan bermanfaat untuk warga, jangan berdesakan saat membeli, karena jumlahnya lumayan banyak, insyaallah kebagian semua," imbuh Bunda Winarti berpesan, yang sebelumnya ia juga melayani warga pembeli.
    Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai elemen pihak ketiga, mulai dari PT. Bulog, PT. Indomarco PT. PPI, PT. Putra Kibang dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulangbawang.
    Bupati hadir bersama unsur Forkopimda, sekdakab Ir. ANTHONI MM dan sejumlah kepala OPD, ketua MUI serta tokoh masyarakat,.  Advetorial, kegiatan pemkab tuba. 
Kabiro, Sandy, Wartawan, Andi Febri Gunawan, Nopriwan. SP. 


Jombang–suaraharianpagi.com
   Pembangungan jalan rabat beton yang terletak di Desa Sidokerto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jatim Sudah rusak parah. Bangunan jalan rabat beton sepanjang 434 x 3 M tebal 15 cm, dengan nilai Rp. 181.000.000,- lokasi di Dusun Mbranjang RT.004 / RW. 002, dan di dusun Buduk RT. 004/ RW. 007. Panjang 204 x 3 m tebal 15 cm nilai Rp. 85.000.000,- baru di bangun 6 bulan sekarang sudah rusak parah, proyek yang bersumber dari dana desa tahun 2018, hitungan bulan sudah hancur.
   Jalan rabat beton tersebut. Di bangun menggunakan dana desa tahun 2018 kondisinnya sangat memprihatinkan, jalan sudah remuk, berlubang, pecah – pecah disepanjang jalan tersebut. Menurut Sdn (50 tahun) warga setempat, jalan rabat beton di dusun Mbranjang mulai di kerjakan sekitar bulan Nopember 2018, tapi aneh pada akhir desember 2018 jalan sudah rusak. Jalan terjadi retak – retak permukaan jalan sudah terkelupas, berlubang dan remuk, ujar Sdn pada suara harian pagi online.
   Selanjutnya oleh pemerintah Desa Sidokerto , jalan tersebut sempat di perbaiki tapi perbaikan hanya tambal sulam saja, dan buktinya sampai hari ini jalan masih rusak parah, masak usia bangunan hanya 6 bulan sudah remuk. Saya berharap aparat
   penegak hukum mengambil tindakan tegas, agar Dana Desa ini betul – betul membawa manfaat buat warga Sidokerto ucapnya. Saya berharap bangunan jalan tersebut di bongkar karena kerusakan jalan akibat buruknya mutu beton/ adonan semen yang digunakan untuk jalan tersebut. Perbaikan beton secara keseluruhan kalau diperbaiki harusnya dibongkar total diganti dengan bangunan baru, karena percuma di perbaiki kalau hanya tambal sulam saja nanti akan rusak lagi. Perbaikan tambal sulam itu Cuma akal – akalan saja karena tidak akan mampu memperbaiki mutu secara keseluruhan kata Sdn.
   Kepala Desa Sidokerto saat mau dikonfirmasi dalam keadaan sulit dan di arahkan ke ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Sidokerto Suyanto, tapi tidak ada ditempat, akhirnya ditemui saudara Sugiono anggota Tim Pelaksana Kegiatan, juga menjabat sebagai perangkat Desa setempat. Mengatakan “ memang benar jalan itu sudah banyak mengalami kerusakan dan sudah pernah saya perbaiki, akan tetapi jalan rusak kembali. Karena pada waktu proses pengerjaan jalan belum waktunya di lewati warga memaksa menggunakan jalan tersebut.
   Terkait hal tersebut menurut Riyan dari LSM Gajah Mada Mojokerto mengatakan kerusakan jalan hanya itungan bulan harus ada tindakan tegas dari Pemkab Jombang dan aparat Penegak Hukum. Proyek jalan hanya hitungan bulan sempat tidak lazim. Kuat dugaan Pemerintah desa Sidokerto dan Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Sidokerto Suyanto. Besekongkol untuk mengerjakan jalan rabat beton tersebut tidak sesuai dengan perencanaan / Spesifikasi teksnis karena jalan tidak akan rusak hitungan bulan jika benar – benar di kerjakan sesuai dengan spesifikasi Teknisnya tegas Riyan.
   Riyan menambahkan kerusakan jalan di Dusun Mbranjangan dan Buduk tersebut harus ada pertanggung jawaban oleh Pemerintah Desa dan TPK Desa Sidokerto , Kasus ini tidak bisa dibiarkan begitu saja karena kerusakan jalan tersebut berimplikasi luas, misalnya : kerugian material / bangunan masyarakat dan kenangan Negara oleh karena itu Pemkab Jombang dan Penegak Hukum harus bertindak tegas kata Riyan.
   Bahkan dapat berpengaruh kepada masyarakat Jombang terhadap nilai kualitas bangunan yang dibiayai Dana Desa itu sendiri Seperti Bangunan Drainase, Jalan, Gedung/ bangunan Sipil lainnya, pungkas Riyan *usa


Jombang – suaraharianpagi.com
   Suara Harian Pagi.com: Satu lagi Proyek Dana Desa di Jombang Bermasalah, kali ini proyek bangunan Drainase dan Tembok Penahan Jalan di Desa Peterongan, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang bermasalah. Pasalnya Proyek Drainase dan TPJ tersebut hanya beberapa bulan selesai dibangun sudah rusak parah.
   Proyek Drainase dan Tembok Penahan Jalan ( TPJ ) yang berlokasi di Dusun Pajaran RT 25 RW 3, dibiayai dari Dana Desa tahun 2018 sebesar Rp 200.000.000; juta.
   Dari pantauan dilapangan menunjukan pembangunan tidak transparan, Tidak ada Papan Proyek juga tidak ada Prasasti yang seharusnya wajib dipasang sebagai imformasi pablik.  Proyek Drainase dan Tembok Penahan Jalan selesai dibangun pada akhir tahun 2018 lalu, namun kondisinya saat ini sudah memprihatinkan, sudah mengalami pecah-pecah, retak, dan ada yang tinggal robonya saja. Tentunya kondisi ini membuat rakyat tidak akan ikhlas jika uang pajak yang mereka bayar, digunakan secara asal-asalan.
   Menurut salah seorang warga yang menolak disebutkan namanya, ia mengatakan, bangunan Drainase dan TPJ tersebut selesai dikerjakan sekitar akhir Desember 2018 lalu, tapi sekitar tiga bulan bangunan sudah rusak, permukaan bangunan banyak yang pecah-pecah dan retak, bahkan ada yang tinggal robohnya saja.
   "bisa dilihat sendiri kondisi bangunan sekarang sudah rusak. Pelaksanaan pembangunan memang dilaksanakan secara asal-asalan. Adonan semen yang digunakan takaranya ngawur. Padahal saat pelaksanaan sudah saya ingatkan, tapi tidak digubris. Ketimbang saya dimusuhi, akhirnya saya pilih diam." Kata sang warga kepada Suara Harian Pagi.com.
   Menurutnya saya ini rakyar biasa, jadi  hanya bisa pasrah, padahal uang yang digunakan untuk membangun adalah uang hasil pajak yang dikumpulkan dari keringat rakyat.
   Nampak kondisi Proyek Drainase dan TPJ di Dusun Pajaran RT 25 RW 3, Desa Peterongan dibangun dengan Dana Desa tahun 2018 baru beberapa bulan sudah rusak bahkan tinggal robohnya saja.
   "Saya yakin rakyat juga tidak akan iklas kalau, uang pajak yang mereka bayarkan kepada pemerintah digunakan untuk membangun asal-asalan seperti ini. Dana Desa kan uang dari rakyat, bukan uang pribadi Kades." Ujarnya.
‘Ia juga menambahkan bahwa pekerjaan tersebut diduga tidak dikerjakan warga setempat tapi diborongkan warga Mojowarno, ia juga mengatakan untuk menghidari sorotan warga Peterongan karena kondisi bangunan sudah rusak, belum lama ini Papan Proyek juga dijabu oleh salah satu perangkat desa:, tegas warga kepada wartawan.
   Sementara Kasi Perencanaan Desa Peterongan Sukoco, ketika dikonfirmasi di Balai Desa Peterongan, membenarkan bahwa pekerjaan tersebut selesai  dikerjakan akhir Desember 2018. Ia juga membenarkan bahwa pekerjaan tersebut diborongkan warga Mojowarno. Ketika ditanya siapa nama pemborongnya, Ia katakan, tanya saja ke Pak Kepala Desa, karena Kepala Desa lah yang mencari Pemborongnya. Ujar Sukoco kepada wartawan.
   Menangapi hal tersebut Kepala desa Peterongan Abdul Majid, saat diminta konfirmasi ia menyatakan "Untuk Proyek Drainase dan TPJ di Dusun Pajaran RT25 RW 3, akan saya perbaiki, tapi saya belum punya anggaran, saya sendiri sepet mata saya melihat kondisi bangunan seperti itu. Tegas Abdul Majid kepada wartawan
   Ketika ditanya apa benar pekerjaan diborongkan warga di luar desa peterongan sesuai pernyataan Kasi Perencanaan, dengan tegas dikatakan itu tidak benar, semuanya dikerjakan swakelola kalau pun ada warga luar Desa Peterongan sifatnya hanya membantu, karena pinggiran kota sulit untuk mencari tenaga kasar.
   Ia juga menambahkan bahwa pekerjaan tersebut diserahkan TPK  Desa Peterongan, dari mulai awal pekerjaan sampai selesai pekerjaan.  Untuk TPK Desa Peterongan adalah P. Karyo. Ia  juga minta kalau bisa jangan diekfus karena tak lama lagi akan ada Pemilihan Kepala Desa, biar Desa Peterongan Kondusif,aman dan tidak ada gejolak dari warga Peterongan. Kata Majid,kepada media. *usa




Bandar Sabu Dan Ganja, Diringkus Polisi
suaraharianpagi.com - Tulang Bawang (Lampung)
   Lampung-Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tulang Bawang berhasil menangkap RF (26), yang merupakan bandar narkotika jenis sabu dan ganja.
   Kasat Narkoba Iptu Boby Yulfia, SH, MH mengatakan, pelaku ditangkap hari Rabu (8/5), sekira pukul 14.00 WIB, di rumahnya.
    “RF yang berprofesi wiraswasta, merupakan warga Jalan Senayan, Kelurahan Menggala Kota, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang,” ujar Iptu Boby. Jumat (10/5).
   Penangkapan terhadap pelaku, berdasarkan informasi dari warga masyarakat yang mengatakan bahwa di rumah pelaku sering dijadikan tempat untuk bertransaksi narkotika.
   Berbekal informasi tersebut, petugas kami langsung melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenarannya. Setelah dipastikan pelaku sedang berada di rumahnya, petugas langsung melakukan penggerbekan dan penggeledahan serta ditemukan narkotika jenis sabu dan ganja, selanjutnya pelaku berikut BB (barang bukti) dibawa ke Mapolres Tulang Bawang.
   “Dari TKP (tempat kejadian perkara), petugas kami berhasil menyita BB berupa 8 bungkus plastik klip yang berisi narkotika jenis sabu, satu bungkus plastik yang berisi daun ganja kering, satu buah kotak rokok merk Surya, 8 bungkus plastik klip kosong, 5 buah pipet berbentuk sekop, satu buah kotak rokok merk Rastel dan sepasang sepatu dinas warna hitam,” ungkap Iptu Boby.
   Saat ini pelaku sudah ditahan di Mapolres Tulang Bawang dan akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Sub Pasal 112 ayat 1 dan Pasal 111 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
    Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 1 Miliar dan paling banyak Rp. 10 Miliar.
#Polda Lampung #Polres Tulang Bawang. 
Kabiro : Sandy. Wartawan Andi Febri Gunawan, Nopriwan. SP. 



PAW Ketau DPRD Kabupaten Sampang
Sampang – suaraharianpagi.com
   Pucuk pimpinan anggota DPRD Sampang mulai saat ini berganti. Yang semula Ketua DPRD di pimpin Imam Ubaidilah saat ini diganti, hasil Pergantian Antar Waktu (PAW) yang digelar di Graha Paripurna DPRD Sampang, Senin (6/5) siang. Juhari, politisi asal Tambelengan yang sebelumnya menjabat sebagai anggota Komisi I DPRD Sampang. Posisinya menggantikan Imam Ubaidillah sampai tersisa empat bulan mendatang.
Sekretariat DPRD Kabupaten Sampang melaksanakan Rapat Paripurna. Rapat yang berlangsung di Graha paripurna, dalam rangka Pengambilan Sumpah Janji dan Pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW) Ketua DPRD Kabupaten Sampang Imam Ubaidillah kepada Juhari Kader PKB Lainnya. Pengambilan sumpah antar waktu disaksikan Bupati Sampang H. Slamet Djunaidi, Wabup Sampang H. Abdullah Hidayat, Forkopimda dan OPD. Serta seluruh Wakil Ketua, Ketua Fraksi, Komisi dan anggota DPRD Sampang.
Sekretaris DPRD Sampang Moh. Anwari Abdullah mengatakan sesuai jadwal pelantikan dilakukan untuk mengisi kekosongan kursi jabatan ketua dewan. Pihaknya menuturkan, pengambilan sumpah janji dan pelantikan PAW Ketua DPRD dikarenakan Imam Ubaidillah saat ini kondisi kesehatannya terganggu (sakit) dan tidak bisa melaksanakan tugasnya dengan maksimal. “Sehingga hal itu harus digantikan (PAW) kepada suara terbanyak kedua yang sama-sama dari kader PKB nya,” ujarnya kemarin.
Dikatakan, Diketahui, Imam Ubaidilah merupakan politisi PKB asal Banyuates. Ia menjabat sebagai Ketua DPRD Sampang selama dua periode, mulai pemilu 2009-2014 dan 2014-2019. “Sampai pelantikan pimpinan dan anggota DPRD yang baru hasil pemilu 2019, kemungkinan Agustus ini,” tuturnya.
Sementara itu, Juhari mengatakan pihaknya bakal langsung tancap gas untuk merampungkan sisa pekerjaan yang tertunda. Sisa waktu kurang lebih empat bulan ini akan segera melakukan rapat pimpinan (Rapim) serta bersama Wakil Ketua, Ketua Fraksi dan Komisi. Hal tersebut dinilai penting untuk menginventarisir dan mengevaluasi kegiatan DPRD Sampang yang telah terlaksana. “Sehingga diakhir tugas nanti kita tidak punya tunggakan tugas, dan saya menyelesaikan masa peralihan dengan baik. Misalnya, soal propemperda. Sisa jabatan ini, jika dimanfaatkan semaksimal mungkin insyaallah pembahasan yang belum akan rampung,” ujarnya singkat. (rn)


Bupati Sampang Hadiri Safari Ramadhan 1440 H
Samang – suaraharianpagi.com
   Pemkab Sampang bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan safari Ramadhan dan buka puasa bersama warga yang berlangsung di Masjid Al Barokah Desa Patapan Kecamatan torjun Kabupaten Sampang, Selasa (7/5). Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menggelar Safari Ramadhan sebagai sarana bersilaturrahmi dengan masyarakat Sampang,bertujuan untuk menyerap keluhan atau masalah yang di hadapi Masyarakat Sampang luas.
   Bupati Sampang Slamet Junaidi mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah menerima kedatangan rombongan dengan baik. Ia juga meminta kepada warga bahwa kegiatan ini tidak hanya formalitas atupun rutinitas melainkan dalam rangka mewujudkan harmonisasi kehidupan masyarakat yang waspada ,tanggap, tertib , damai dan bersatu. “Saya ucapkan terimakasih pada warga desa yang telah menyambut kami dan kami minta nanti setelah buka bersama dan sholat maghrib warga menyampaikan keluhan dan kerjasama semua pihak terutama masyrakat untuk meningkatkan kesejahteran bersama, biar sama-sama merasakan dan tidak di rasakan segelintir orang” ungkapnya.
   Dirinya juga menambahkan kegiatan safari Ramadhan ajang saling berbagi antar sesama “Kegiatan safari kali ini yang pertama masa kepemimpinan saya, dengan harapan saya bisa tau keluhan Masyarakat, serta sedikit berbagi rezeki dengan Masyarakat, khususnya bagi Anak Yatim Piatu dan Kaum Duafa", tutur Bupati Sampang H. Idi.
   Kegiatan ini tidak hanya sebatas seremonial saja, melainkan mewujudkan keharmonisan antara Pemerintah dengan rakyatnya, guna menjadikan Kabupaten Sampang Hebat bermartabat, tambah Bupati H. Idi. Santunan ini, merupakan bentuk kepedulian secara pribadi dan pemerintah terhadap mereka yang membutuhkan. Karena sebagian harta benda yang dimiliki diwajibkan disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya. *rn



Tulang Bawang (Lampung) -suaraharianpagi.com 
   Entah apa yang ada di dalam fikiran Agus (39), berprofesi wiraswasta, warga Teladas Udik, Dusun Teladas, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang dengan teganya melakukan pembunuhan secara sadis terhadap istrinya Susiyana (37), berprofesi IRT (ibu rumah tangga), warga Teladas Udik, Dusun Teladas.
   Kapolsek Rawa Jitu Selatan Iptu Mahbub Junaidi mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH mengatakan, peristiwa pembunuhan tersebut terjadi hari Rabu (8/5), sekira pukul 20.00 WIB, di dalam kamar rumah mereka, yang berada di Infra, Kampung Bumi Dipasena Jaya, Kecamatan Rawa Jitu Timur.
   “Dalam waktu 4,5 jam, yaitu hari Kamis (9/5), sekira pukul 00.30 WIB, pelaku berhasil ditangkap oleh petugas gabungan dari Polsek dan Satpolairud Polres setelah sempat melarikan diri sekira 30 meter dari TKP (tempat kejadian perkara),” ujar Iptu Junaidi.
   Kejadian pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku terhadap istrinya tersebut, pertama kali diketahui oleh saksi Eka Ratnasari (27), berprofesi IRT, yang merupakan tetangga sebelah rumah. Waktu itu saksi mendengar suara ribut antara pelaku dengan korban yang berasal dari dalam rumah dan tidak lama kemudian saksi mendengar jeritan korban meminta tolong.
   Saksi Eka Ratnasari lalu memberitahu bapaknya Ahmad Zaini dan mereka masuk ke dalam rumah pelaku untuk mengetahui peristiwa apa sebenarnya yang terjadi. Setelah masuk ke dalam kamar, disana didapati ceceran darah dan terlihat korban Susiyana dalam keadaan terluka akibat tusukan benda tajam.
   Para saksi langsung keluar dari rumah untuk meminta pertolongan dan datanglah saksi Susanto (29), berpofesi wiraswasta, yang merupakan adik kandung korban, warga Infra, Kampung Bumi Dipasena Jaya. Saksi Susanto langsung masuk ke dalam kamar dan berusaha menyelamatkan korban dari tikaman berulang-ulang pada tubuh korban yang dilakukan oleh pelaku.
   “Pelaku kemudian melarikan diri sambil menyandera KA (4), yang merupakan anak kandungnya dengan cara mengalungkan sebilah pisau ke leher anaknya tersebut,” ungkap Iptu Junaidi.
   Korban kemudian langsung dibawa oleh para saksi menuju ke Puskesdes yang berada di Kampung Bumi Dipasena Jaya untuk dilakukan pertolongan pertama, namun malang ternyata nyawa korban tidak bisa diselamatkan dan korban dinyatakan MD (meninggal dunia) oleh petugas medis.
   Petugas kami bersama Satpolairud Polres Tulang Bawang yang mendapatkan informasi tentang kejadian pembunuhan tersebut, langsung berangkat menuju ke TKP. Setelah sampai di TKP, langsung dilakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri sambil menyandera anak kandungnya dan dilakukan upaya persuasif hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap dan anaknya berhasil diselamatkan.
   Dalam perkara ini, petugas melakukan penyitaan BB (barang bukti) pisau gagang kayu warna hitam yang digunakan oleh pelaku untuk membunuh korban, pisau gagang kayu warna coklat yang digunakan oleh pelaku untuk menyandera anak kandungnya, dua buah balok kayu yang terdapat bercak darah, kasur yang terdapat bercak darah dan pakaian yang dikenakan oleh korban.
   Pelaku saat ini masih dalam proses pemeriksaan di Mapolsek Rawa Jitu Selatan dan akan dijerat dengan Pasal 338 KUHPidana tentang pembunuhan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun.(*)
#Polda Lampung #Polres Tulang Bawang. 
Kabiro sandy, wartawan, Andi Febri G, Nopriwan. SP. 



Gelar Operasi Keselamatan Krakatau 2019

suaraharianpagi.com–Tulang Bawang (Lampung)
   Melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Krakatau 2019, hari Senin (6/5), sekira pukul 08.45 WIB, bertempat di lapangan Mapolres setempat.
   Bertindak selaku Pimpinan Apel Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH, Perwira Apel Kabag Ops Kompol Edy Syafnur dan Komandan Apel Kanit Regident Satlantas Iptu Amsar, S.Sos.
   Kapolres pada kesempatan tersebut, membacakan amanat dari Kakor Lantas (Kepala Korps Lalu Lintas) Polri Irjen Pol Drs. Refdi Andri, M.Si.
   Apel Gelar Pasukan ini dilaksanakan pasca Pileg dan Pilpres tahun 2019, serta cipta kondisi menjelang bulan suci ramadhan 1440 H dan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, agar kegiatan operasi ini dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.
   “Operasi Keselamatan Krakatau 2019 ini merupakan Operasi Terpusat Mabes Polri dan akan dilaksanakan selama 14 hari, TMT (terhitung mulai tanggal) 6 Mei s/d 19 Mei 2019 dijajaran Polantas seluruh Indonesia,” ujar AKBP Syaiful dalam amanat yang dibacakannya.
   Adapun yang menjadi sasaran dalam pelaksanaan Operasi ini adalah di prioritaskan terhadap pelanggaran lalu lintas, antara lain :
Pertama, menggunakan HP (handphone) saat mengemudi.
Kedua, tidak menggunakan safety belt.
Ketiga, menaikkan dan menurunkan penumpan di jalan tol.
Keempat, melawan arus lalu lintas.
Kelima, mengendarai kendaraan dibawah pengaruh alkohol/miras/narkoba.
Keenam, mengemudikan kendaraan dibawah umur.
Ketujuh, melebihi batas kecepatan maksimal.
Kedelapan, menggunakan bahu jalan bukan peruntukannya.
   Dengan dilaksanakannya operasi ini, apa yang menjadi tujuan operasi dapat terwujud sesuai dengan harapan dan keinginan, yaitu :
Pertama, meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya.
Kedua, meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
Ketiga, menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.
Keempat, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas. *sandy


Umat Islam Tubaba Ikut Pawai Tarhib, Sambut Ramadhan
Suaraharianpagi.com – Tubaba (Lampung)
Ratusan Warga masyarakat yang terdiri Umat Islam di Tulang Bawang Barat, Lampung, mengge lar Pawai Tarhib Ramadhan untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah, yang diikuti ormas dan OKP Islam.
   Pawai Tarhib Ramadhan ini dimulai dari titik awal, bermula dari  Rumah Dinas Bupati Tulang Bawang Barat, menuju, Gedung Olah Raga (GOR)  Kagungan Ratu, Pelaksanaan kegiatan ini dilepas langsung oleh Bupati Tulang Bawang Barat Umar Ahmad. SP, di Rumah Dinas Bupati Tubaba, Minggu (05/05).
   Kegiatan terdebut untuk menyambut datangnya Bulan Ramadhan yang penuh berkah, dilakukan dengan mengendarai mobil dan sepeda motor sesuai rute yang telah disepakati sambil membawa atribut bernuansa Islami. Dalam pawai tersebut setiap kendaraan dibagikan kupon berhadiah doorprise.
   Umar Ahmad mengatakan kegiatan ini dimaksudkan agar saat Ramadhan tiba warga sudah betul-betul siap lahir dan batin untuk melaksanakan segala aktivitas ibadah di Bulan Ramadhan, yang penuh berkah. 
   “Bulan Ramadan merupakan bulan suci yang penuh ampunan, kita sebagai umat muslim, harus bisa memanfaatkan momen ini dengan melaksanakan ibadah secara maksimal,” kata Bupati saat melepas pawai.

suaraharianpagi.com-Tulang Bawang (Lampung)
   Polsek Banjar Agung bersama Tekab 308 Polres Tulang Bawang berhasil menangkap SP (22), yang merupakan pelaku penipuan dan atau penggelapan yang juga memiliki narkotika.
   Kapolsek Banjar Agung Kompol Rahmin, SH mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH mengatakan, pelaku ditangkap hari Sabtu (4/5), sekira pukul 01.10 WIB, di salah satu kamar Hotel MR (musi raya), yang beralamat di Jalintim (jalan lintas timur), Kampung Banjar Dewa, Kecamatan Banjar Agung.
   “SP yang berstatus pengangguran, merupakan warga Kampung Kemoko, Kelurahan Kibang, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang,” tutur Kompol Rahmin.
   Penangkapan terhadap pelaku, berdasarkan laporan dari korban Rudwan Saputra (23), berprofesi wiraswasta, warga Kampung Agung Dalam, Kecamatan Banjar Margo. Tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP / 173 / III / 2019 / Polda Lpg / Res Tuba / Sek Banjar Agung, tanggal 15 Maret 2019, kerugian berupa sepeda motor Yahama Jupiter MX warna hitam, BE 3409 LS, yang ditaksir seharga Rp. 7,5 Juta.
   Aksi kejahatan yang dilakukan oleh pelaku, terjadi hari Sabtu (2/3), sekira pukul 11.00 WIB, di rumah korban. Yang mana saat itu pelaku meminjam sepeda motor milik korban dengan alasan dipakai sebentar dan satu jam kemudian akan dikembalikan. Setelah ditunggu ternyata pelaku tak kunjung kembali dan korban sempat melakukan pencarian terhadap pelaku, namun hasilnya tidak ditemukan. Selanjutnya korban melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolsek Banjar Agung.
   “Berbekal laporan dari korban, petugas kami terus melakukan pencarian terhadap pelaku. Berkat keuletan dan kegigihan petugas dilapangan, akhirnya pelaku berhasil ditangkap. Saat dilakukan penggeledahan terhadap badan pelaku, petugas kami menemukan satu paket narkotika jenis sabu dan 19 buah plastik klip kosong yang pelaku simpan di CD (celana dalam) miliknya,” ungkap Kompol Rahmin.
   Saat ini pelaku masih dilakukan pemeriksaan di Mapolsek Banjar Agung. Untuk tindak pidana penipuan dan atau penggelapan, pelaku akan dijerat dengan Pasal 378 dan atau 372 KUHPidana. Diancam dengan pidana penjara paling lama 4 tahun.
   Sedangkan untuk kepemilikan narkotikanya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800 Juta dan paling banyak Rp. 8 Miliar. 
#Palda# Lampung# polres tulang bawang. 
Kabiro: Sandy


Sampang – suaraharianpagi.com
   Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang, H. Jupri Riyadi Meriahkan hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke -130tahun, dengan menggelar Upacara bendera hingga Persembahan Tari kolosal Malate Sato'or untuk menyambut seratus (100) hari kerja Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dan Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, kamis (02/05).
   Bertempat di Lapangan wijaya kusuma Sampang, Upacara bendera yang di Pimpin oleh Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi atau akrab disapa H. Idi dan di ikuti peserta upacara dari tingkat pelajar, Kepala sekolah, anggota Korpri, ASN dilingkungan Birokrasi, Satpol PP, TNI Kodim 0828 Sampang, dan Polri dari Polres Sampang berlangsung lancar.
   Adapun Tema Hardiknas 2019 ini, "Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan, Mencerminkan Kesan Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau Ki Hajar Dewantara, Tentang Pentingnya Ekosistem Pendidikan Yang Berkebudayaan Dengan Outpout Manusia -Manusia Berintegritas dan Berbudi Luhur".
    Selesai Upacara bendera Hardiknas, dilanjutkan pemberian hadiah dan piagam, bagi sejumlah pelajar dan guru yang berprestasi oleh Disdik Sampang melalui Bupati H. Idi dan di ikuti bergiliran oleh para Forkompimda.
   Menariknya, dalam momentum Upacara Hardiknas, Dinas Pendidikan Sampang menyuguhkan Seribu lebih penari jenis tari kolosal dengan nama tari Malate Sato'or khas Kab. Sampang, yang artinya simbol kebahagiaan dan Kelembutan, serta Keramahan Warga Sampang Madura.
   Disdik Kembali membuat Bupati H. Idi bersama Wakilnya H. Abdullah Hidayat terlihat senang, sesaat penampilan seribu penari Selesai menghibur, Piagam dan segenap Kenangan di terima dari utusan Musium rekor Dunia Indonesia (MURI), yang di tanda tangani Jaya Suprana.
   Disamping menyambut Hardiknas ke -130, Upacara bendera juga memeriahkan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke -XXIII dan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2019.
   Hadir dalam undangan acara tersebut, Bupati H. Idi dan Wabup H. Abdullah Hidayat, Sekdakab Sampang H. Putut Budi Santoso, Seluruh jajaran Forkompimda, Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Seluruh Kepala Bidang (Kabid) Dan sejumlah staf Disdik, Kepala sekolah SD dan SMP, Serta TP PKK Kab. Sampang. *rony


XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget