Februari 2019

   Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2019, Pemerintah Kota Mojokerto bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto menggelar acara khitanan massal dan donor darah. Acara bertema PWI Peduli, PWI Berbagi ini digelar pada Selasa (26/2) hingga Kamis (28/2) di GOR dan Seni Majapahit Kota Mojokerto. 
   Achmad Rizal Zakaria, Wakil Wali Kota Mojokerto hadir didampingi Kepala OPD dan Ketua PWI Mojokerto bersama rombongan anak yang akan dikhitan dari Pemkot Mojokerto menuju lokasi acara. 30 anak dari keluarga kurang mampu bersama para pejabat, sebagian dari anak tersebut ditandu dan diarak anggota Satpol PP diiringi tabuhan musik hadrah. 
   Ketua PWI Mojokerto, Diak Eko Purwoto menyampaikan bahwa peringatan HPN tahun 2019 mengusung tema PWI Peduli PWI Berbagi. “Khitanan massal dan donor darah pada hari ini adalah puncak peringatan HPN 2019. Besok akan dilanjutkan dengan sarasehan jurnalistik dengan tema bijak di medsos dengan sasaran anak SMP-SMA di Aula Dinas Pendidikan Kota Mojokerto,” jelas Diak. Acara ketiga yaitu bhakti sosial di lingkungan Kota Mojokerto dengan sasaran korban banjir beberapa waktu lalu. 
   Cak Rizal yang hadir mewakili Ning Ita menyampaikan permohonan maaf dan salam dari Ning Ita. “Saya ucapkan selamat atas penyelenggaraan Hari Pers Nasional (HPN) tahun ini,” tuturnya. 
   Lebih lanjut Cak Rizal menyampaikan bahwa bhakti sosial PWI ini adalah bentuk perhatian wartawan Kota Mojokerto terhadap sesama. “Sehingga bentuk perhatian PWI tidak hanya melalui berita saja tapi juga mengimplementasikannya melalui kepedulian sosial yang bernilai ukhrowi,” seru Cak Rizal. 
   Mengakhiri sambutannya mewakili Ning Ita, Cak Rizal berharap semoga ke depan acara yang digelar oleh PWI akan lebih baik lagi dan lebih besar lagi dharma bhakti PWI. “Semoga lancar, sukses dan membawa manfaat bagi warga Kota Mojokerto dan sekitarnya,” pungkasnya. 
   Usai acara seremonial, Cak Rizal bersama jajarannya memotong tumpeng dan memantau pelaksanaan khitanan massal. Cak Rizal juga ikut terlibat menjadi pendonor darah pada acara ini. *Humas/Ds

   Rabu Siang (27/2) usai membuka sarasehan Bijak Bermedsos di Aula Dinas Pendidikan, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari blusukan ke Kecamatan Magersari. Lokasi pertama yang ditinjau oleh Ning Ita adalah Rumah Peduli Lansia Tribuana Tungga Dewi dan Rumah Aman yang berlokasi di Jalan Balongrawe Baru Raya nomor 62, Kelurahan Kedundung. 
   Ning Ita dalam blusukannya didampingi Kepala Dinas Sosial Sri Mujiwati dan Kepala Satpol PP Heryana Dodik menyapa 17 warga Kota Mojokerto yang tinggal di Rumah Peduli Lansia. Lima belas warga lansia perempuan dan dua warga lansia laki-laki. Dari ketujuh belas lansia tersebut diantaranya tidak mempunyai keluarga, ada yang tidak diakui oleh anaknya dan ada juga yang sebatang kara. 
   Ning Ita yang sangat tersentuh hatinya memberi semangat dan memotivasi warga lansia sembari menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Mojokerto akan selalu mencukupi kebutuhan warga yang tinggal di Rumah Peduli Lansia. “Kebutuhan warga sudah tercukupi. Baik untuk fasilitas, kebutuhan makan dan layanan kesehatan semua sudah terpenuhi,” jelas Ning Ita. 
   “Yang terpenting bagi warga yang tinggal bisa bahagia. Kebutuhan batin juga terpenuhi dengan berkumpul dengan sesamanya bisa merasa bahagia. Nyaman dan tidak merasa sendiri karena mayoritas mereka adalah lansia yang tidak memiliki anak,” seru Ning Ita yang datang dengan memberikan bingkisan makanan. 
   Terkait masih banyaknya lansia yang belum tertampung, Ning Ita menyampaikan solusinya. “Termasuk untuk lansia yang tinggal dirumah, akan kita berikan bantuan melalui dana APBD,” Imbuhnya. Di Rumah Peduli Lansia, Ning Ita bercanda tawa dan bercengkrama dengan mbah-mbah yang usianya sudah sangat sepuh. 
   Ning Ita kemudian melanjutkan meninjau e-Warong Kube Bancang Sejahtera milik Pungki Puji Astutik yang berada di Bancang Gang 4 nomor 09, RT 02 RW 02, Kelurahan Wates. Sementara itu selama beramah-tamah dengan pemilik dan anggota Kube Bancang Sejahtera Ning Ita menyampaikan niatnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Mojokerto. Melalui pemasaran usaha masyarakat ke dalam OPD yang ada di Pemerintah Kota Mojokerto, terutama untuk industri makanan dan minuman. 
   Dalam kesempatan ini Ning Ita juga menjelaskan kepada anggota Kube Bancang Sejahtera agar usaha yang mereka miliki bisa memasuki pasar yang lebih luas harus memiliki nomor induk berusaha. “Saya ingin industri rumah tangga bisa diakses APBD, tapi harus punya nomor induk berusaha,” jelas Ning Ita dengan sumringah. 
   “Untuk warga binaan, Dinas Sosial agar nanti bersinergi dengan Disperindag untuk mendapatkan nomor induk berusaha,” lanjutnya. Ning Ita menjelaskan bahwa saat ini Disperindag Kota Mojokerto telah melakukan pendataan melalui RT-RT untuk potensi UKM. Sehingga ke depan setelah didata bisa digilir, siapa yang mensuplai makanan dan minuman. *Humas/Ds

   Upaya Walikota Mojokerto untuk menciptakan pemerintahan yang bersih tidak hanya sebatas mengandeng Kejaksaan Negeri Kota Mojokerto. Upaya lain yang ditempuh oleh Ning Ita adalah bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kemarin Rabu (20/2) sore, Ning Ita mengunjungi Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan untuk berkonsultasi secara langsung dengan tim Koordinasi, Supervisi, dan Pencegahan (Korsupgah) KPK khususnya bidang pecegahAn KPK Arif Nurcahyo, Asep R Suwandha dan Airien M.K. 
   Ning Ita menjelaskan bahwa kunjungannya ke KPK adalah untuk menjalin kerja sama dalam pendampingan program pembangunan mulai perencanaan sampai dengan pelaksanaan. “Bentuk pendampingan bisa dimulai dari penyusunan RPJMD, RKPD dan Pengadaan Barang dan Jasa serta meningkatkan managemen ASN atau yang lainnya. Konsultasinya baik dilakukan di Kota Mojokerto atau datang langsung ke KPK di Jakarta.”jelas Ning Ita. 
   Lebih lanjut Ning Ita menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan pendampingan, KPK akan bermitra dengan Inspektorat Propinsi selaku korbinwas serta lebih meningkatkan tugas dan fungsi Inspektorat. “Terkait dengan produk hukum yang perlu dicermati adalah bahwa produk hukum telah sesuai dan tidak bertentangan dengan peraturan diatasnya serta lebih mengutamakan efektifitas dan kewajaran, selain itu juga melakukan pendampingan penyelesaian permasalahan hukum di bidang aset khususnya tanah.” lanjut Ning Ita. 
   Terkait akan datangnya tim Korsupgah ke Jawa Timur Ning Ita menyambut baik. “Tim Korsupgah di Jawa Timur nanti akan memberikan pengarahan dan menjelaskan rencana tentang upaya pencegahan korupsi melalui program koordinasi dan supervisi.”jelas Ning Ita. 
   Rencananya pekan depan Tim Korsupgah juga akan datang ke Jawa Timur sebagai tindak lanjut konsultasi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Kedatangan tim tersebut adalah untuk menjelaskan titik-titik kerawanan yang mungkin terjadi tindak pidana korupsi seperti penyalahgunaan anggaran dan kewenangan. 
   Ning Ita menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Mojokerto akan mengoptimalkan kunjungan Tim Korsupgah di Jawa Timur. “Konsultasi ini adalah sebuah langkah awal untuk melangkah menuju pemerintahan yang lebih baik dan salah satu tindakan nyata yang diambil untuk berbenah demi mewujudkan Kota Mojokerto yang mandiri, demokratis, adil makmur sejahtera dan bermartabat.”kata Ning Ita. 
   Ning Ita menemui tim korsupgah dengan didampingi oleh Kabag Hukum Kota Mojokerto, Tri Rubiyanto dan Plt. Kabag Pemerintahan Kota Mojokerto Ani Wijaya. Pada hari yang sama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak juga berkunjung ke KPK. *Humas/Ds


 Pasuruan - suaraharianpagi.com
 Desa mangguan Kecamatan Pasrepan Kabupaten Pasuruan memiliki inovasi dalam penggunaan anggaran SiLPA DD 2018 yang dipergunakan untuk pengadaan Mobil Siaga ( Ambulans ). Yang mana Mobil Siaga tersebut adalah salah satu tranportasi darurat yang memang dibutuhkan masyarakat, khususnya di Desa Mangguan. Kepala Desa Mangguhan, Nasor saat ditemui awak media SHP dikantornya mengatakan, " Pengadaan Mobil Siaga ini bersumber dari anggaran SiLPA Dana Desa 2018. Kali ini saya manfaatkan untuk menganggarkan pengadaan Mobil Siaga, yang mana ini adalah salah satu alat transportasi darurat bagi warga yang membutuhkannya ", Ujar Nasor.
   Selain itu Nasor juga menambahkan, " dengan adanya Mobil Siaga ini masyarakat Desa Mangguan yang membutuhkan ambulans, sudah tidak usah sulit - sulit memanggail / telepon yang lebih jauh, kini sekarang cukup datang ke kantor desa / telepon salah satu perangkat desa dan kami siap untuk melayani kepentingan masyarakat sepenuhnya. Untuk warga desa mangguan yang membutuhkannya silahkan menghubungi perangkat desa yang terdekat, dan ini tidak ada biaya sama sekali ( Gratis ) bagi warga yang membuhkannya ", imbuhannya.
 Disisi lain Camat Pasrepan, Heru Fari-anto S.SOs.M.si mengapresiasi kepada Kepala Desa Mangguan, Nasor "yang mana anggaran SiLPA DD 2018 ini dipergunakan untuk pengadaan Mobil Siaga, Mobil Siaga ini juga adalah salah satu kepentingan darurat masyarakat. Selain itu Heru juga berpesan kepada seluruh kepala desa se - Kecamatan Pasrepan khususnya yang anggarannya dipergunakan untuk pengadaan Mobil Siaga / Ambulans, yang mana Mobil Siaga / Ambulans itu salah satu untuk keperluan masyarakat dalam hal ' Sakit ', jadi fungsikanlah dengan baik dan jangan lupa perawatannya. Dan saya menghimbau bagi masyarakat Desa Mangguhan / Aparatur Desa bahwa fasilitas yang disediakan (Mobil Siaga)  pergunakanlah sebaik - baiknya dan pergunakanlah yang semestinya",  jelasnya  *syah


 
 Pasuruan - suaraharianpagi.com
 Sebuah terobosan Baru yang dilakukan Satlantas Polres Pasuruan Kota dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Dengan program Belusukan mengantar langsung Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) yang sudah selesai dicetak kepada pemiliknya. Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota AKP Kadek Ary Mahardika, S.H., S.I.K., Melalui Kanit Reg Ident Iptu. Zainul Imam Syafi'i S.H., M.H saat di temui, " Pelayanan pengantaran surat BPKB ini merupakan wujud pelayanan prima kami terhadap masyarakat. Dengan adanya pemberian surat BPKB langsung kepada masyrakat seperti ini, akan membikin pelayanan jadi lebih cepat, terangnya. 
    Selain bertujuan memberikan pelayanan prima, ada tujuan lain dengan program layanan antara BPKB secara langsung itu. Yakni, bisa sedikit mengurangi kepadatan wajib pajak yang berada di kantor KB Samsat Kota Pasuruan. Imam juga menambahkan, " untuk pelayanan BPKB ini pihaknya sudah membentuk tim delivery pada Februari 2018 yang lalu. Layanan ini diprioritaskan pada pemilik yang sudah cukup lama tidak mengambil BPKB karena lupa atau terbentur kesibukan. Selama ini banyak pemilik sampai lupa dan tidak mengambil BPKB yang sudah jadi hingga berbulan-bulan. Dari kondisi inilah akhirnya kita bentuk tim delivery BPKB. Inovasi layanan ini merupakan salah satu komitmen yang diberikan sebagai bentuk timbal balik atas kesediaan masyarakat melakukan kewajibanya membayar pajak dengan Tepat Waktu", jelasnya.
    Sementara itu, beberapa warga yang sudah didatangi anggota Satlantas yang mengantar BPKB mengaku sempat kaget sekaligus senang. Mereka tidak menyangka jika BPKB kendaraan miliknya akan diantarkan petugas ke rumah. "Saya tidak menyangka jika BPKB ini diantar petugas sendiri ke rumah secara gratis. Dengan program ini, saya tidak perlu repot untuk mengambil BPKB. Dan Ucapan terima kasih kepada bapa polisi yang bertugas di Satuan lalu lintas khusunya di bagian BPKB", Kata bebe rapa pemilik BPKB saat didatangi poli si di rumahnya. *Syah


 Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Menindaklanjuti adanya surat himbauan terkait dengan hari libur nasional, yaitu dalam rangka tahun baru Imlek 2570 Kongzili yang jatuh pada Selasa, 5 Februari besok. Kantor pelayanan SIM dan pajak kendaraan  Kantor Bersama Samsat Pasuruan Kota induk dan unggulan (samsat keliling dan samsat payment point ngopak) libur 1 hari. Berdasarkan dengan surat keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia nomor 617 tahun 2018, nomor 262 tahun 2018 dan nomor 16 juga tahun 2018 tentang hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2019.
   Seperti yang telah di terbitkan adanya pengumuman hari libur dari Pemerintah Provinsi Jatim melalui Badan Pendapatan Darah, pihak Samsat juga sudah menempelkan adanya pengumuman terkait layanan di tutup pada hari besar keagamaan yaitu tahun baru Imlek pada Selasa besok. Dalam hal ini, Kanit RegIdent (KRI) Iptu Zainul Imam SyafiiSH.MH bersama pihak Administrator Pelaksana (Adpel) yang akrab dipanggil Renny di KB Samsat Pasuruan Kota mengatakan. "Kita mengikuti hari libur nasional sekaligus untuk menghormati antar umat beragama, seperti pada hari hari besar pada umumnya. Karena itu sudah menjadi aturan dan ketetapan yang berlaku", Ujar Iptu Zainul Imam.
    Selanjutya layanan di KB Samsat Pasuruan Kota akan kembali dibuka normal pada keesokan harinya, yaitu Rabu 6 Februari 2019 seperti biasanya. Yang mana untuk jadwal pelayanan pada hari Senin hingga Kamis dibuka mulai pukul 08.00 - 13.00 wib dan untuk hari Jumat pukul 08.00 - 11.00 wib sementara untuk hari Sabtu pelayanan setengah hari yakni mulai pukul 08.00-12.00 wib. Untuk itu, perlu diketahui secara bersama khusunya bagi masyarakat pemilik kendaraan yang hendak memperpanjang wajib pajak kendaraannya agar segera di urus atau dibayarkan sebelum masa berlakunya habis pada tanggal hari libur tersebut.
  "Buat masyarakat, yang masa berlakunya jatuh pada tersebut supaya diajukan lebih awal sebelum hari libur" Tambahnya KRI Imam kepada awak SHP saat diruang kerjanya. *syah

XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget