[img src="https://1.bp.blogspot.com/-y5vc1w5WmmI/Wvu0-zyCxSI/AAAAAAAAE1k/6-N0xM6XlYERbg8k5nHriuOLiwFrZiWpACLcBGAs/s1600/150%2Bx%2B450%2Bbanner.png"/]

Akibat Upload Status, Pemilik Akun ' Matones Cortes ' Dilaporkan Polisi


Pasuruan – suaraharianpagi.com
   Hati-hati menuliskan status di media sosial Anda. Jika tidak, berurusan dengan pihak berwajib. Seperti yang terjadi di Pasuruan, sebuah akun Facebook dilaporkan ke polisi karena unggahan statusnya dianggap penyinggung. Status yang tertera di sebuah akun FB dengan nama Matones Cortes, dianggap menyinggung LSM Pasuruan. Akibatnya, sejumlah LSM kota/ Kabupaten melaporkan ke Polres Pasuruan Kota. 
    "Kami melaporkan dan mengadukan akun Facebook ini dengan aduan pencemaran nama baik terhadap kami, para LSM ", terang Kusuma. Status Facebook yang diunggah pada Minggu, 20 Januari itu bertuliskan: "Lek Penggaweane LSM ojok ngarani wong liyo korupsi, amergo awak e Dewe tukang nyrampok duwek negoro ". Status ini, menurut Kusuma, mengundang keresahan karena memunculkan persepsi buruk di masyarakat tentang profesi seseorang, seolah-olah nama yang disebutkan dalam akun adalah "RAMPOK". "Tulisan ini sangat tidak etis, dan akan menimbulkan opini nrgatif dikalangan madayarakt", tambah Kusuma, si rambut panjang. 
    Lebih jauh, Kusuma menyebut, aduan yang dilakukannya ini semata-mata ingin memberikan pelajaran hukum kepada siapa saja agar bisa bertindak arif dan bijaksana dalam menggunakan media social”. Tindakan kami bertujuan mendidik masyarakat agar lebih bijak menggunakan sosial media", katanya.
    Dengan adanya kejadian ini, Lukman Hakim Ketua Umum LSM Garda Pantura juga menyampaikan”, dugaan penghinaan terhadap LSM ini kita sudah laporkan kepada penegak hukum Polresta Pasuruan. Dengan adanya kejadian ini kami secara kemanusiaan sudah mema'afkan terlapor, namun ini kami sudah serahkan sepenuhnya kepada penegak hukum biarlah penegak hukum yang melanjutkan permasalahan ini sesuai dengan undang-undang yang ada".
    Selain itu Lukman juga menambahkan”, dengan adanya kejadian seperti ini biar menjadi pelajaran kepada masyarakat,  setidaknya menggunakan media sosial dengan sebijak mungkin, jika memang tidak diperlukan sikap - sikap yang tidak punya kepentingan ini tentu harus ditinggakan, apa lagi itu mengundang kontorfensi dan memicu konflik itu yang kita tegaskan ".
Hingga berita ini diterbitkan, Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pemilik akun”. * syah


Posting Komentar

[facebook]

XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget