November 2018


Sampang – suaraharianpagi.com
   Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Kabupaten Sampang dimulai meski pembukaan akan di gelar senin besok , untuk hari pertama cabor sepak bola dan pencak silat, sabtu (24/11) cabor sepak bola kecamatan camplong melawan kecamata karangpenag untuk pertandingan pertama di hari pertama, bertindak sebagai wasit arif untuk asiisten wsait satu fairus , asisten wasi dua fajar dan wasit cadangan erik.
   Untuk cabor sepak bola maksimal usia peserta 20 tahun dan berasal dari tiap-tiap kecamatan masing- masing, yang berasal dari di 14 kecamatan yang ada di kabupaten sampang. ”karena ini pertandingan antar kecamatan se kabupaten sampang jadi peserta harus berasal dari daerah kecamatan masing-masing , dan ini merupakan bentuk pembibitan serta pencarian bakat dari bawah sehingga jika di perlukan oleh tim kesebelasan PERSESA bisa di rekrut, pertandingan ini adalah sistem gugur mengingat waktu yang di berikan terbatas. ”ungkap ahmad fausen selaku sekretaris cabor sepak bola
   Hal senada juga di ungkapkan oleh ketua KONI kabupaten sampang H. Moh. Syarifuddin” kegiatan porkab ini adalah pemenuhan undang-undang di mana setiap kabupaten harus melaksanakannya, selain itu porkab juga untuk menguji sejauh mana kemampuan atli-atlit yang ada di kabupaten dan kecamatan, sehingga hasil output porkab merupakan persiapan untuk Porprov, dan tidak semua atlit yang berprstasi di prorkab bisa ikut proprov karena akan ada pemusatan pelatihan, untuk tahun ini antusiasme peserta meningkat kerena tahun kemaren jumlah peserta kurang lebih delapan ratus sedangkan tahun ini seribu tiga ratus” ungkapnya, *rn


Mojokerto – suaraharianpagi.com
   Kota Mojokerto kembali mendapat penghargaan di tingkat nasional. Setelah mendapat penghargaan INAGARA (Inovasi Administrasi Negara) award dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) yang diterima Wawali Suyitno Selasa (30/10) kemarin, Pemerintah Kota Mojokerto juga meraih National Procurement Award 2018 dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Republik Indonesia.
   Penghargaan procurement award diserahkan oleh Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Agus Prabowo kepada Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Harlistyati  pada kegiatan Rapat Koordinasi Nasional Pengadaan Barang/Jasa (Rakornas PBJ) di Sabugacenter Institut Teknologi Bandung Jalan Taman Sari No. 72 Bandung Selasa sore.
   Dari 687 LPSE di seluruh Indonesia, ada 49 LPSE yang memperoleh penghargaan, dan Kota Mojokerto dinyatakan sebagai salah satu pemenang dengan kategori “Komitmen Penerapan Standar LPSE:2014” berdasarkan tingginya komitmen, dedikasi dan implementasi e-procurement.
   Ketua LKPP Agus Prabowo menjelaskan, salah satu kebijakan reformasi birokrasi di bidang pengadaan barang/jasa pemerintah adalah dengan diterapkannya proses pengadaan barang/jasa yang memanfaatkan teknologi informasi. “Yakni, melalui aplikasi system pengadaan secara elektronik yang lingkupnya dimulai dari perencanaan kebutuhan sampai dengan katalog elektronik,” tuturnya.
   Sekdakot Harlistyati berharap, diraihnya prestasi ini dapat memacu pengadaan barang dan jasa di Kota Mojokerto semakin baik dan profesional. “Saya berharap penghargaan procurement ini dapat lebih memotivasi aparatur dan menumbuhkan prestasi menuju pengadaan barang/jasa yang transparan dan kredibel, serta mampu memberikan manfaat bagi pembangunan Kota Mojokerto sebagai service city yang maju, sehat, cerdas, sejahtera dan bermoral, sebagaimana yang diharapkan bersama,” ucapnya.
   Pada rakornas yang bertema “Perubahan Paradigma Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah” ini digelar selama dua hari (30-31 Oktober), dengan dihadiri 3.000 peserta terdiri dari Sekretaris Jendral/Sekretaris Utama Kementrian/Lembaga, Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota, Pimpinan dan Personel Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), Perwakilan Ikatan Fungsional Pengadaan Barang Jasa (IFPI) dan Perwakilan Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI).
   Disamping pemberian penghargaan kepada LPSE dan UKPBJ dan seluruh insan pengadaan barang/jasa pemerintah yang berprestasi dan berkomitmen dalam melakukan perbaikan dalam pengadaan barang/jasa pemerintah, pada kegiatan ini juga diselingi dengan peluncuran terbaru Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) V.4.3, Sistem Pengamanan Komunikasi Dokumen (SPAMKODOK) V.2 dan e-katalog V.5, serta diskusi panel. * ADV


 Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Sebagai upaya melek literasi dengan meningkatkan minat baca di masyarakat, Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Perpus takaan dan Kearsipan, melaksanakan Sosialisasi Pemasyarakatan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan Cara Mendirikan TBM Kabupaten Mojo kerto Tahun 2018. Acara ini diresmi kan Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, Rabu (14/11) siang di Pendopo Graha Maja Tama.
   “Kami harapkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupa ten Mojokerto sebagai dinas yang mempunyai tupoksi sebagaimana Peraturan Bupati Nomor 73 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mojokerto dapat melaksanakan dan mengawal TBM ini sehingga dapat terwujud dengan baik,” kata wabup.
Dalam misi ini, wakil bupati juga mengharapkan andil PKK dalam mewujudkan masyarakat gemar membaca.
   “Dalam pekerjaan dan pengabdian ini, saya juga berharap PKK dapat mengambil peran aktif dan menjadi pioner dalam pemasyarakatan budaya baca sebagai kebutuhan dasar dalam pembangunan jiwa. Sehingga dapat mendorong terciptanya manusia yang cerdas dan berdaya guna. Setelah kegiatan ini harapan saya segera dapat diwujudkan di desa masing-masing, karena pekerjaan tersebut adalah hak masyarakat yang harus diberikan oleh pemerintah sebagai upaya nyata Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk mencerdaskan masyarakat melalui budaya gemar membaca dan belajar sepanjang hayat,” tambah wabup.
   Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Ustadzi Rois, dalam laporan sambutannya mengatakan bahwa TBM menjalankan beberapa fungsi. Fungsi tersebut terdiri dari fungsi pembelajaran, hiburan dan informasi. TBM juga melaksanakan kegiatan pelayanannya bervariasi.
“TBM mempunyai fungsi sebagai tempat belajar dan mencari informasi yang dibutuhkan masyarakat. TBM juga menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat untuk belajar mandiri, dan sebagai penunjang kurikulum program pendidikan luar sekolah,” kata Rois.
   Dalam acara yang diikuti kurang lebih 350 peserta, dilakukan pula penyerahan bantuan CSR dari Bank Jatim berupa bantuan mobil operasional TBM. Acara juga disempurnakan dengan beberapa paparan materi-materi menarik diantaranya Peran PKK terhadap Sumber Daya Keluarga oleh Yayuk Pungkasiadi selaku Wakil Ketua TP PKK Kab. Mojokerto. * Hms/Ds




Mojokerto - Suaraharianpagi.com  
   Sebanyak 60 orang terdiri dari 40 Kepala SDN dan 20 Kepala TK, mendapat pengarahan Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, untuk senantiasa meningkatkan kompetensi melalui Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Pesan tersebut disampaikan dalam acara Pembukaan Diklat Penguatan Kepala Sekolah Angkatan I dan II Tahun 2018, Senin (5/11) pagi di Pendopo Graha Maja Tama.
 “Kepala sekolah wajib meningkatkan kompetensinya melalui Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), yang salah satunya adalah dengan mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat). Diklat ini merupakan salah satu upaya peningkatan kemampuan manajaerial di sekolah,” kata wabup.
Terdapat dua macam karakter yang ingin ditanamkan kepada para peserta didik. Yakni karakter intrapersonal dan interpersonal. Karakter intrapersonal dicirikan dengan sifat kreatif, visioner, cerdas. Sedangkan interpersonal berkaitan dengan aspek kinestik yang dicirikan dengan kerja keras, gigih dan tanggung jawab.
  “Terkait dengan intrapersonal dan interpersonal, maka nilai-nilai pendidikan karakter perlu dilaksanakan secara komperhensif di sekolah, melalui aktivitas intrakurikuler dan ekstrakurikuler,” tambah wabup.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Mojokerto, Susantoso, melalui laporan sambutannya mengatakan, para peserta akan menjalani diklat mulai tanggal 5-10 November 2018. Para peserta akan menerima materi pelatihan selama 75 jam pelajaran untuk tiap angkatan.
  “Para peserta akan menjalani diklat selama lima hari tepatnya tanggal 5-10 November 2018. Materi pelatihan diberikan selama 75 jam pelajaran untuk tiap angkatan, mulai dari materi dasar hingga penunjang. Narasumber berasal dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), dan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS),” terang Susantoso. *Hms/Ds


XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget