Halloween Costume ideas 2015
[img src="https://1.bp.blogspot.com/-y5vc1w5WmmI/Wvu0-zyCxSI/AAAAAAAAE1k/6-N0xM6XlYERbg8k5nHriuOLiwFrZiWpACLcBGAs/s1600/150%2Bx%2B450%2Bbanner.png"/]

Sekretaris BPKAD Tubaba Buang Badan Saat Akan Dikonfirmasi


Panaragan (Lampung) - suaraharianpagi.com
   Sekretaris Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) tulang bawang barat, Ainudin Salam, S.E, M.IP, buang badan Saat akan dikonfirmasi masalah pembayaran dana publikasi kegiatan Dana desa yang dikelola oleh pihak pemda tubaba.
   Pasalnya pembayaran advetorial kepada media yang mendapatkan penerbitan kegiatan dana desa, yang dikelelola oleh pihak pemda, yang melalui BPKAD tubaba, terkesan tebang pilih, dan jelasnya pembayaran dana advetorial yang dibayar pihak BPKAD tubaba, terkesan bervariasi nilainya.
   Menurut keterangan beberapa wartawan media online dan cetak, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat whatsApp, beberapa wartawan menjelaskan, kalau dana publikasi kegiatan dana desa tersebut dibayar sesuai komitmen dan lobi wartawan, dengan kaban dan sekretaris BPKAD tubaba.
   Kalau advetorial kegiatan dana desa yang saya muat sudah lama dibayar karena saya menghadap sekretaris langaung dibayar, (3.500.000,00) selanjutnya beberapa wartawan lagi menyatakan, melalui pesan whatsApp, dibayar Dua Juta (2000.000.00), ada juga yang dibayar Satu juta Lima Ratus Ribu Rupiah, (1.500.000,00) bahkan juga ada yang dibayar Satu Juta,(1.000.000.00) saja.
   Tinggal tergantung lobi-lobi dengan mereka dan tergantung kerja kita, apa lagi kalau kita pernah membahas kasus mereka maka kita akan di proriaritaskan mereka,"tutur beberapa wartawan media online dan media cetak saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.
   "Saat akan dikonfirmas kepada pihak keuangan, penguasa anggaran, kaban atau sekretaris dinas keuangan pada hari jumat, 6 Juli 2018, oleh media suara harian pagi, dikantor dinas BPKAD tubaba, pintu masuk kantor pun tertutup rapat dan terkuci tidak dapat dibuka.
   Wartawan Media ini pun langsung keluar pada saat itu juga ada salah satu tenaga honorer yang berkerja di dinas tersebut maka tak nunggu lama lagi wartawan media ini langsung konfirmasi kepada salah satu tenaga honorer, yang kebetulan ditemui di luar kantor BPKAD, "Mengapa kantor masih jam 9:30 sudah terkunci, apa gak ada pegawai yang masuk kantor".
   Tenaga honorer yang tak mau di sebut kan nama nya di media ini menjawa," tadi masuk sebagian bang sebagianya dinas luar yang lain nya udah pulang dari tadi,"tutur nya kepada media ini.
   Ditempat terpisah media ini pun langsung menghubungi bendahara pembayaran advetorial, icha melalui pesan watsapp akan tetapi tidak dibalas, balas dan coba dihubungi melalui via handpone, setelah berkali kali dihubungi icha pun mengankat,
   Dan menyatakan bahwa dirinya tidak masuk kantor, dikarenakan dia ke kota bumi , tadi kawan kawan masuk bang tapi sekarang udah pulang semua, jadi hari senin aja kalau mau bertemu sama sekretaris, kalo gak hubungi dia aja bang masalah pembayaran advetorial yang sudah di asisi oleh kaban dan sekretaris", jelas icha.
   Yang menjadi pertanyaan media ini, berapa anggaran untuk publikasi advetorial kegiatan dana desa, yang dikelola oleh pihak pemda tubaba, melalu BPKAD tubaba ditahun 2018 untuk semua media yang memuat kegiatan tersebut, dan mengapa pembayarannya pervariasi, apakah ada perbedaan secara pribadi dari pihak BPKAD terhadap media.
   Apakah pihak dinas menganggap aturan dan UU pers satu dan lain berbeda beda, atau pihak dinas tersebut melihat cara kerja wartawan nya dalam pemberitaan nya memuat berita berita kasus terus, atau ada istilah lainnya, sehingga pembayaran publikasi kegiatan dana desa ditahun 2018 ini terkesan adanya permainan dan telihat tebang pilih diantara satu media dan media lainnya.
   Sampai diterbitkan berita ini sekretaris dan kaban BPKAD tubaba ini belum dapat di konfirmasi, masalah anggaran dana publikasi dana desa pada tahun 2018 dan masalah mengapa pada hari jumat 6 Juli 2018 masih waku jam kerja akan tetapi tak satu pun pegawai atau honorer yang ada dikantor, BPKAD sedang kan watu menujuk kan jam 9:30,wib. *zul/ahmad

Kabiro : ahmad riyadi
Labels:

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget