Halloween Costume ideas 2015
[img src="https://1.bp.blogspot.com/-y5vc1w5WmmI/Wvu0-zyCxSI/AAAAAAAAE1k/6-N0xM6XlYERbg8k5nHriuOLiwFrZiWpACLcBGAs/s1600/150%2Bx%2B450%2Bbanner.png"/]

Ratusan Warga Tembok Melakukan Aksi Penutupan Jalan Dengan Menurunkan Dua Damptruk Tanah Urug

   Pada selasa, 10 juli sekita pukul 07.00 ratusan warga tembokrejo melakukan aksi penutupan jalan diwilayah kelurahan Tembokrejo kecamatan Purworejo kota Pasuruan tepatnya di perbatasan yang menghubungkan Kota dan Kabupaten Pasuruan. Aksi tersebut dilakukan oleh warga agar supaya warga yang terdampak mendapatkan hak serta perhatian dari pihak pemerintah ataupun dari pihak pengelola proyek Tol Gempol -Pasuruan ( Gempas ). Aksi penutupan jalan tersebut dilakukan dengan cara meminta dua damptruk pengangkut tanah urug yang melintas untuk menurunkan muatanya ditengah jalan tepatnya ditempat para warga berkumpul.
   Didalam orasinya warga menyampaikan keluhan - keluhan dampak negatif dari pelaksaan proyek tol, seperti debu, matrial yang berjatuhan, jalan berlubang dan konpensasi. Wahyu fahmi Salah satu warga sekaligus Kordinator aksi saat dikonfirmasi oleh awak media SHP menjelaskan, " aksi ini kita lakukan bukan berpihak dari manapun, kita murni dari warga kelurahan tembokrejo khususnya warga yang terdampak. Dalam aksi ini yang kita inginkan hanya meminta untuk lebih peduli kepada warga yang terdampak, terutama terkait dengan debu - debu yang secara otomatis mengganggu kesehatan warga, perbaikan kerusakan jalan dikarenakan damp truk yang akan masuk ke proyek tol dan kopensasi kepada warung - warung yang berada disekitar pinggir jalan, karena dengan banyaknya debu - debu omset warung - warung tersebut menjadi turun ". Selain itu Wahyu juga menjelaskan, terkait dengan debu menang dari pihak proyek sudah melakukan penyiraman disepanjang jalan tembokrejo, cuman penyiraman tersebut belum maksimal, Warga sepakat agar supaya penyiraman tersebut dilakukan minimal 10 kali penyiraman perhari dan membenahi jalan - jalan rusak, memberi penutup terpal pada kendaraan yang bermuatan tanah urug maupun matrial ".


   Kurang lebih selang satu jam para warga menutup jalan, Wakapolres Kompol. H.Pratolo Setiawan turun langsung dan menegoisasi kepada para aksi supaya menuju ke kantor kelurahan guna untuk mediasi para warga dengan pihak terkait, agar supaya tidak mengganggu kepada pengguna jalan lain dan tidak mengganggu arus lalu lintas. Sesampai kantor kelurahan Tembikrejo warga disambut baik oleh pihak kelurahan dan difasilitasi tempat untuk mediasi. Didalam mediasi tersebut dihadiri Lurah Tembokrejo, pihak pelaksana proyek Tol dari PT.Wika yang diwakili Fery selaku penanggungjawab pelaksana, serta disaksikan pihak kepolisian. Pada mediasi tersebut pihak tol sepakat bahwa armada proyek tol akan dialihkan, tidak melewati jalan arah Tembokrejo sampai selesainya perbaikan sementara, akan dilakukan pendataan bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan untuk dilakukan pengobatan secara gratis dan serta di siagakan mobil penyiraman agar sewaktu waktu bisa digunakan melakukan penyiraman jalan supaya tidak menimbulkan debu, serta dilakukan komunikasi lebih lanjut dengan warga terkait kerugian usaha kecil yang mengalami penurunan omzet secara signifikan akibat selama ini terganggu oleh pelaksanaan proyek. 
   Diakhir acara mediasi Wakapolres kota Pasuruan Kompol. H. Pratolo Setiawan menambahkan kepada para aksi, " bahwa kami pihak Kepolisian siap berada ditengah - tengah warga untuk memberi solusi bagi kesulitan yang terjadi, ” polisi maupun TNI adalah bagian dari rakyat yang selalu siap jika dibutuhkan kapanpun, tidak ada yang mentang - mentang, semua bersama sama bekerja untuk kebaikan bersama ", ujarnya dengan tegas diakhir acara mediasi. *Ko/Syah
Labels:

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget