Juni 2018


  Lampung – suaraharianpagi.com
   Wakil Bupati Tulang Bawang-Lampung menghadiri acara Pelepasan TK/PAUD Bahari Al-islam angkatan yang ke-5 di Ponpes Bahari Al-Islam Menggala, pada tahun ajaran 2017/2018 sekaligus menggelar Halalbilhalal yang di laksanakan pada Hari Kamis (28/06). 
   Tampak hadir dalam acara tersebut di antaranya adalah Ibu Yeni Nurhaini sekertaris Dinas pendidikan Tulang Bawang,Ketua MUI Tulang Bawang H.Yantori,Pengasuh PP.Bahari Al-Islam Ky. Abdul Wahid dan umi Siti Asiyah dan Penceramah dalam acara tersebut Hj.  Nur Azizah
   Dalam sambutannya Ky. Abdul Wahid, Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Bahari Al-Islam menyampaikan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada wali murid yang sudah mempercayai untuk mendidik anak muridnya. 
"Terimakasih atas kesedian bapak dan Ibu yang telah mengukuhkan prosesi wisuda ini Tak lupa juga kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tamu undangan yang telah menyempatkan hadir pada acara ini. 
   Dan terimakasih kepada Bapak dan Ibu wali murid yang telah mempercayai kami TK/PAUD Bahari Al-islam  untuk mendidik putra putri bapak dan ibu di Yayasan Kami, dan mudah-mudahan dengan ilmu yang kami berikan dari ustad dan ustadzah bisa bermanfaat, berguna untuk putra putri bapak dan ibu kelak di pendidikan yang selanjutnya,"sambutnya
   Acara yang berlangsung meriah dengan suguhan penampilan-penampilan peserta didik Taman kanak-kanak Bahari Al-islam dengan tinggakah lucu polos anak2 membuat bapak wakil bupati tersenyum dan ketawa.
   TK Bahari Al-Islam mempersembahkan dia akhir acara Pelepasan dengan tema prosesi  wisudawan dan wisudawati Yang pada kesempatan itu dikukuhkan langsung oleh Hendriwansyah (Wakil Bupati Tulang Bawang, red), Hendriwansyah wakil Bupati tulang bawang dalam sambutannya mengatakan.
   "selamat kepada peserta didik atas prestasi prestasi yg telah diraih oleh siswa siswi Bahari Al-Islam dan juga bahwa dalam kepemimpinan Win-Hen akan lebih memperhatikan pendidikan pendidikan yang ada di kabupaten tulang Bawang khusus nya sekolah sekolah baru yang memadukan pendidikan agama dan umum,"ujarnya **

Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Setelah dilakukan masa uji coba selama arus mudik dan juga balik pada jalur Tol trans java di wilayah Jatim, akhirnya jalur Tol Gempol - Pasuruan (Gempas) pada Jumat, 22 Juni siang kemarin resmi di buka langsung oleh presiden Republik Indonesia (RI) Ir Joko Widodo.
   Dalam peresmian Tol tersebut, rombongan presiden Jokowi didampingi kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Walikota Pasuruan Setiyono serta jajaran eselon ll kota dan juga kabupaten Pasuruan lainnya.
   "Pembangunan tol sesi ll, selesai operasional pada akhir tahun 2018 dan dilanjutkan lagi sampai ke Banyuwangi insya Allah kita selesaikan nanti di akhir tahun 2019 mendatang. Dan kita berharap agar nantinya biaya logistik ke daerah lebih murah", Kata Jokowi dalam pidatonya.
   Dirinya juga berharap, dengan adanya pembangunan jalan tol di tiap daerah dapat memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas. "Jalan tol dibangun itu betul betul berguna dan bermanfaat maksimal, baik untuk dunia usaha, baik untuk dunia pariwisata, baik untuk dunia industri dan baik untuk kawasan pelabuhan. Sebagian sudah kita ekspansi dan kita utamakan itu", Tambahnya Jokowi disela pidatonya.
   Dalam laporan mengenai adanya pembanguna proyek jalan tol trans java, salah satunya yang berada di wilayah Jatim. Menteri PUPR juga menyampaikan, "Kita yakin berkat doa para alim ulama dan masyarakat sekalian, untuk tol trans java dapat siap dioperasikan pada akhir 2018 ini", Ujarnya. 
   Diketahui, untuk Tol trans dari merak hingga sampai kota pasuruan panjangnya mencapai 920 kilometer. Sementara untuk rencana penyelesaian pembangunan ruas jalan Tol lain yang akan diselesaikan dan dioperasikan pada akhir 2018 ini diantaranya yaitu ruas jalan Tol Pejakan-Pemalang sepanjang 43 KM progresnya sudah mencapai 100 persen, untuk Tol Pemalang-Batang sepanjang 33 KM progresnya sudah 72 persen, Tol Batang-Semarang sepanjang 74 KM progresnya sudah 78 persen, Tol Salatiga-Kertosono sepanjang 32 KM progresnya sudah 70 persen, Tol Kartosuro-Sragen sepanjang 36 KM progresnya sudah 100 persen, Tol Sragen-Ngawi sepanjang 51 KM progresnya 96 persen, Tol Wilangan-Kertosono progresnya 70 persen dan untuk jalan Tol Porong-Gempol secepatnya juga dapat terselesaikan. *Ko/Syah

Pasuruan-SHP
   Tradisi lebaran ketujuh (lebaran ketupat) ribuan warga dari berbagai daerah padati acara 'Praonan' atau naik perahu di setiap dermaga pesisir Pantai Utara (Pantura), salah satunya seperti yang terdapat di pelabuhan kecamatan Panggungrejo, kota Pasuruan pada Jumat, 22 Juni pagi.
   Giat praoan yang sudah menjadi tradisi rutin tiap tahun dan juga menjadi warisan budaya lokal bagi warga nelayan yang ada di pesisir pantura di Pasuruan itu, merupakan momen yang selalu ditunggu warga setempat. Mengingat, selain dapat menarik pengunjung atau peminat warga dan juga masyarakat dari berbagai daerah tentu juga dapat menambah pendapatan bagi para nelayan yang ada.
   Dari sejumlah titik dermaga yang menjadi tumpuan masyarakat dalam melakukan aktifitas praonan di Pasuruan diantaranya yaitu, di desa Kalirejo kecamatan Kraton dan desa Lekok kecamatan Lekok kabupaten Pasuruan serta di kelurahan Ngemplakrejo dan juga di kelurahan Panggungrejo kecamatan Panggungrejo kota Pasuruan.
   Sudah tentu, bahwa dalam kegiatan tersebut Akhmad Gatot Hartowo selaku ketua panitia kegiatan praonan sangat berharap supaya acara dapat berjalan dengan lancar. "Setidaknya kami berharap acara berjalan lebih maju dan jangan malah tambah menurun tiap tahunnya dan yang terpenting dapat dukungan penuh dari pemerintah setempat", Ujarnya kepada awak SHP saat ditemui pada kegiatan dilapangan.
   Selain menyediakan jasa pelayanan berupa perahu dan kapal kecil sebagai alat transportasi laut buat para pengunjung, pihak panitia juga menyajikan sebuah panggung hiburan berupa musik dangdut sebagai penyemarak acara.
Gatot juga menyayangkan, bahwa acara yang dilaksanakannya itu tidak berjalan sesuai dengan perencanaan awal. "Dari anggaran yang kita ajukan semula dua puluh juta, ternyata dipangkas tiga juta. Jadi, kita tidak bisa mengadakan acara perlombaan pembuatan ketupat. Ya.....tentu sayang!, dari rencana awal jadinya batal". Ungkap Gatot, yang juga selaku ketua rukun nelayan di wilayah kelurahan Ngemplakrejo, kecamatan Panggungrejo, kota Pasuruan.
   Mirisnya lagi, adanya sebuah sampah yang berasal dari rumah tangga berupa plastik, pembalut anak, botol air mineral dan juga styrofoam yang bertebaran dan memenuhi sungai Gembong di pelabuhan kota Pasuruan juga sangat mengganggu pemandangan yang ada. Sehingga kondisi sungai yang ada terkesan sangat kotor dan juga tak sedap dipandang.
   "Harapan saya mengenai sampah, supaya masyarakat sadar dalam membuang sampah ke sungai. Terlebih dari dinas terkait, supaya melakukan tindakan yang nyata dan bukan hanya berupa himbauan terkait larangan warga yang membuang sampah di sungai. Mengingat kebersihan itu sebdiri merupakan sebagian dari iman". Tambahnya Gatot.
   Terlaksananya acara tersebut, tentu berkat kerjasama dari semua pihak yang terkait. Baik dari pihak panitia pelaksana, dinas Pariwisata, Perikanan dan Kelautan, Syahbandar, Kamla, Polairud dan juga Dishub setempat.
   Tampak sejumlah pengunjung yang ada menikmati suasana praonan dengan cara keliling ke tengah laut diantara perbatasan laut Madura dengan Jawa. "Setiap tahun saya mengajak keluarga praonan dan tentu sangat senang meskipun dibawah terik matahari". Ungkap salah satu penumpang perahu, Soleh (42) warga asal Kejayan, kabupaten Pasuruan.
   Dalam acara praonan yang dilakukan oleh masyarakat pada momen lebaran ketupat tersebut, merupakan salah satu bentuk wujud masyarakat dalam menghabiskan sisa liburan selama hari raya Idul Fitri 1439 hijriyah yang lalu. Mulai dari aktifitas mudik ke kampung halaman, hingga balik termasuk yang biasa dilakukan oleh warga pesisir pada lebaran ketupat yakni dengan cara praonan. *Ko/Sya.


Tulangbawang (Lampung) – suaraharianpagi.com
   Bupati Tulang Bawang Winarti menetapkan pilihannya untuk memilih Antoni, sebagai sekretaris (sekkab) kabupaten Tulang Bawang. Antoni dilantik dan ditetapkan sebagai Sekkab Tuba defenitif oleh Bupati Winarti di GSG Menggala, (22/6), Jumat, pagi.
   Mantan Kepala Bappeda di era kepemimpinan Bupati Tulang Bawang Hanan A. Rozak itu di sebelumnya ditunjuk sebagai Plt Sekkab Tuba oleh Bupati Winarti menggantikan Sobri yang telah purnabakti.
   Antoni ditetapkan sebagai Sekkab Tuba defenitif setelah melalui serangkaian proses seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi Pratama. Hal ini merujuk sejumlah surat diantaranya, berita acara rapat penetapan hasil akhir seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Tulangbawang oleh Panitia Seleksi Nomor : 14/PANSEL JPTP/VI.4/TB/2018 Tanggal 21 Mei 2018.
Surat Gubernur Lampung Nomor : 800/1254.1/VI.04/2018 tanggal 31 Mei 2018 hal Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Tulangbawang.
Dan surat Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara Nomor :B-1216/KASN/6/2018 tanggal 6 Juni 2018 hal Rekomendasi Hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Tulangbawang.
   Bupati Winarti mengatakan, pengembangan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya pengangkatan jabatan struktural bukanlah sebuah proses yang mudah dan sederhana.
Bagi Winarti, diperlukan banyak pertimbangan agar dapat memperoleh pejabat yang tepat untuk menduduki jabatan struktural.
   "Hal seperti ini perlu saya lakukan karena menyangkut proses pengambilan keputusan, dalam rangka meningkatkan motivasi dan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) didaerah kab tulang bawang," jelas bupati dalam pwnjelasannya pada pelantikan Sekkab tuba.
Dilantiknya Antoni sebagai Sekkab Tuba definitif, Winarti berharap seluruh Kepala Satker dan seluruh jajaran pejabat di lingkup Pemkab tulang bawang agar bisa berkoordinasi dan bekerjasama dengan Sekkab Tuba yang baru. *rr


Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Dalam rangka persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) tahun 2018, Komisi Pemungutan Umum (KPU) kabupaten Pasuruan bersama Lembaga Pengawasan (LP) Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (KPK) melaksanakan giat sosialisasi kepada warga Plinggisan Heru Supriyanto dan puluhan warga setempat.
   Sosialisasi yang dilaksanakan di balai desa Pelinggisan, kecamatan Kraton, kabupaten Pasuruan pada Rabu, 13 Juni pagi dihadiri oleh PPK KPU Ruswati, ketua Komcab LP-KPK kabupaten Pasuruan Akhmad Sudirman beserta anggota, kepala desa Pelinggisan 
   Diketahui, untuk pelaksanaan pemilu yang rencananya akan diselenggarakan pada Rabu, 27 Juni 2018 besok. Dalam hal ini Ruswati mengatakan, " Kita sudah memerintahkan pada semua kkps untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, bahwa untuk tahun ini ada dua pemilihan yakni gubernur dan juga bupati ", Ujarnya kepada awak media SHP diusai acara sosialisasi.

   Untuk mengetahui aturan yang benar dan sah dalam pencoblosan, masyarakat dalam hal ini yang sudah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) harus mencoblos area dalam kotak dan dinyatakan tidak sah bilaman pencoblosan dilakukan pada keduan calon ataupun diluar area kotak.
   Pihak KPU sendiri saat ini sudah mulai pendistribusian form c 6 yakni semacan undangan, selanjutnya dibagi keapada para DPT yang sudah terdaftar. Dan bagi pemilih yang belum masuk dalam DPT, nantinya dapat mendaftarkan langsung ke TPS sesuai dengan wilayahnya.
   Sementara Ketua LP-KPK Akhmad Sudirman mengajak kepada seluruh warga dan masyarakat untuk tidak Golput. " Untuk menggunakan hak pilihnya, Mari....!! kepada masyarakat supaya menggunakan hak pilihnya dengan sebaik baiknya dan jangan sampai golput ", Pesan Akhmad Sudirman
   Hal senada juga disampaikan oleh Heru Supriyanto selaku Kades Plinggisan berharap agar dalam pelaksanaan pemilihan dapat berjalan lancar. " Mudah mudahan dalam pelaksanaan pemilukada tahun ini berjalan lancar, dan tidak menimbulkan permusuhan meskipun dalam perbedaan pilihan," Ungkapnya. *Ko/Syah


 Blitar Kabupaten – suaraharianpagi.com
   Dengan adanya Dana Desa dari Pemerintah Pusat Desa Bumiayu Kecamatan Panggungrejo telah membawa dampak positif. Pembangunan fisik fasilitas desa semakin baik mulai infrastruktur jalan desa, saluran dan fasilitas umum bagi masyarakat.
   Ditemui di Kantor Desa Agus Wiyono Kepala Desa Bumiayu mengatakan dengan adanya Dana Desa telah membawa manfaat bagi desanya. Perbaikan infrastruktur jalan desa, saluran air dan bangunan fasilitas warga menjadi lebih baik. Selasa, 5/6
   Seperti yang saat ini berlangsung pembangunan gedung serba guna yang sudah dimulai sejak satu minggu yang lalu, ini menggunakan Dana Desa. Masih menurut Agus banyak sekali manfaat yang durasakan warganya melalui Dana Desa.
   "Kami sebagai aparat desa Bumiayu hanya melaksanakan amanah yang diberikan Pemerintah melaksanakan kegiatan pembangunan di desanya sesuai petunjuk teknis dan pelaksanaan daripada Dana Desa. Dan juga dengan pengawasan dari masyarakat lewat lembaga yang ada di Desa Bumiayu pelaksanaan daripada program Dana Desa berjalan lancar," Jelasnya
  Selain itu, menurut Budi salah satu tokoh masyarakat Desa Bumiayu menyampaikan sejak bergulirnya program Dana Desa sudah membawa dampak yang positif bagi kehidupan masyarakat. Perbaikan jalan desa, pembangunan saluran air, pembangunan gedung serbaguna dan lain-lain.
   Sebagai warga masyarakat, masih menurut Budi kami akan selalu berperan aktif baik dukungan pemikiran juga pengawasan pelaksanaan program dana desa ini. "Sehingga kami berharap pelaksanaannya bisa sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan pelaksanaannya tidak menyalahi aturan main yang ada," Harapnya
   Masih menurut Budi, fasilitas umum yang telah dibangun selama ini sudah melalui musyawarah rencana pembangunan baik tingkat RT/RW hingga tingkat desa, sehingga sudah memenuhi kebutuhan daripada masyarakat. Proses musyawarah yang selalu diterapkan di desa menjadi pondasi keberlangsungan kehidupan warga masyarakat Desa Bumiayu Kecamatan Panggungrejo ini.
   "Semoga kedepan kondisi Desa Bumiayu semakin baik, fasilitas jalan desa baik, terpenuhinya saluran air bagi kebutuhan pengairan warga, dan fasilitas warga yang lain, Dengan begitu warga masyarakat semakin gairah dan optimis meski posisi desa mereka di pinggiran, namun kondisinya baik dan maju. Selain pemvangunan fisik yang lebih baik, semoga ketrampilan warga yang berkaitan dengan perekonomian juga semakin maju." Harapnya. *atk


Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Satlantas Polres Pasuruan Kota pada Selasa, 12 Juni gelar Oprasi Ketupat, dalam kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak antara lain Anggota Resnarkoba Polresta, Tim Medis Polresta dan Dinas Perhubungan. Kegiatan tersebut guna untuk keamanan dan kenyamanan pemudik terutama pemudik yang menggunakan angkutan umum, untuk itu pihak Polresta meriksa dan mengetes urien pada supir angkutan umum, Di samping itu tim gabungan juga melakukan pemeriksaan kondisi armada bus dan dokumen uji kir. Selanjutnya juga dilakukan pengecekan dokumen sopir dan dokumen trayek bus.
   Selain itu pihak Satlantas juga melaksanakan pemasangan spirt alarm pada kendaraan tersebut, Spirt Alarm itu sendiri dipasang guna mengingatkan pada supir jika kecepatan kendaraan tersebut melebihi 100km/jam. Yudhi menjelaskan jika memang kecepatan kendaraan tersebut melebihi 100km/jam maka alarm tersebut otomatis berbunyi, dan semua penumpang didalam kendaraan tersebut berhak untuk mengingatkan/menegur supir tersebut. 



   Kasatlantas Polres Pasuruan Kota, AKP. Kadek Ary Mahardika SH, S.I.K melalui KBO, Iptu Yudhi mengatakan, " razia sopir bus yang digelar. tersebut juga dalam rangka Operasi Ketupat. Semeru 2018. Para sopir bus dilakukan pemeriksaan kesehatan dan tes urine untuk mengantisipasi penggunaan narkoba dan minuman keras, memeriksa trayek kendaraan dan Bila mana dalam razia ini diketahui sopir dinyatakan tidak sehat maka akan dilarang melanjutkan perjalananya, dan untuk hari ini alhamdulillah kita tidak ada / negatif yang mengonsumsi minuman keras, narkotika maupun obat - obatan terlarang. Selain itu kami juga menghimbau kepada para penumpang / pemudik, bahwasanya penumpang diharapkan harus waspada pada barang2 bawaannya terutama dompet/tas, yg mna menjelang lebaran ini cukup rawan kejahatan, seperti aksi copet, himnotis maupun kejahatan2 lain. *Ko/Syah

Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Dalam rangka persiapan Pemilihan Gubernur (Pilgub) tahun 2018, tim relawan pecinta Khofifah Indar Parawansa dan Emil Setyanto Dardak se kabupaten Pasuruan pada Senin, 11 Juni, melaksanaka buka bersama serta pembagian bingkisan berupa sarung dan kerudung kepada masyarakat simpatisan paslon No.1 Khofifah - Emil. Acara tersebut dilaksanakan di salah satu Yayasan Al - Manaqi yang berada di Jl. Gumukmas, Desa Madurejo Kecamatan Wonorejo Kabupaten Pasuruan, Yayasan Al - Manaqi tersebut yang mana juga sekaligus sebagai kantor Sekretariat Posko Tim Relawan Paslon Cagub dan Cawagub Khofifah - Emil, yang Mana Tim ini dibentuk memang sudah direncanakan dengan sendirinya yang di Ketuai H. Putut, Gus Hasan dan Gus Ujay yang mana sebagai Sekretaris pada pembentukan Tim Relawan paslon No Urut 1.
  Dalam acara tersebut dihadiri KH. Asep asal dari Pacet - Kabupaten Mojokerto bersama KH. Maskur dari Surabaya yang juga beliau sebagai Kakak ipar dari Khofifah Indar Parawansa, tokoh masyarakat dan ribuan undangan simpatisan paslon. Dalam sambutannya KH. Asep memyampaikan, " pada momen pemilihan Gubernur nanti, mari masyarakat menggunakan hak pilihnya. Untuk mewujudkan indonesia yang maju, adil dan makmur, ibu Khofifah lebih baik dari refresensirnya dan rekam jejaknya yang selalu mengabdi berpuluh tahun tanpa cacat dan celah, serta multi talenta. Kalau bukan orang hebat tidak mungkin mencalonkan diri sebagai Cagub, selain itu CNN memberikan 10 April skor 8 - 0 dalam debat paslon Cagub dan Cawagub. Ketika seorang pemimpin dalam perjalanannya lebih baik, maka wajib hukumnya masyarakat untuk memilih pemimpin yang pintar, cerdas dan amanah, dan agar debat terakhir pada 23 Juni kedepan, paslon No urut 1 Khofifah - Emil Menang..... menang......menang mutlak, jelas Kyai Asep dalam memberikan sambutannya.
   Selain itu Gus Ujay menyampaikan kepada awak media suaraharianpagi.com , " bahwa Calon sendiri belum kenal kami dan Kami sampai saat ini belum pernah bertemu dengan Bu Khofifah secara langsung, namun pergerakan kami ini sengaja dibuat agar timses yang mungkin sudah dibentuk sama Bu khofifa. Kami juga ingin menunjukkan bahwa kami yang diluar dari Link punya masa, pergerakan kami ini dinaungi oleh Yayasan dan dibantu oleh beberapa tim relawan yang saat ini diketuai oleh H. Putut yang kedua hal Gus Hasan Saya sendiri sebagai sekretaris dan ada beberapa temen-temen yang lain lagi dan pergerakan ini memang sengaja kami buat karena selama ini kami bekerja dan bergerak tanpa pamrih atau perhatian khusus dari paslon. Kami juga memberikan sebuah bingkisan dan tanda terima kasih karena sudah datang dalam acara ini ", terang Gus Ujay.
   Disisi lain Gunawan salah simpatisan saat dimintai keterangan oleh awak media suaraharianpagi.com, " agar semua tau mas, saya memilih datang ke acara ini dikarenakan saya tau paslon khofifa - Emil, terutama Emil orangnya ini baik, terus kalau ada apa-apa terbuka sama masyarakat, kalau orang politik saya tahu tapi kalau orang baik ya tentunya baik dimata masyarakat mas, saya bilang gitu karena keluarga saya itu dominan tinggal di trenggalek, la pak Emil itu kan sebelum menyalon jadi Cawagub dia menjabat Bupati Trenggalek sedikit banyaknya saya tau Pak. Emil itu gimana karakternya ", jelas gunawan. *Ko/Syah


   Seiring perkembangan pembangunan infrastruktur dan sarana prasana daerah, tahun ini Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan melalui Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) akan mempercantik wajah alun alun Pasuruan. Melalui anggaran APBD tahun 2018, rencananya Pemkot akan mengucurkan dana sebesar 5,7 miliar untuk dilakukan pemugaran terhadap kondisi yang ada saat ini. Baik mulai dari aneka tempat bermain anak, bangku sebagai tempat duduk santai untuk para pengunjung, lampu hias dan penerangan maupun sarana lainnya.
   Kepala dinas DLHKP kota Pasuruan, Rudiyanto menjelaskan. Bahwa upaya pemerintah dalam mewujudkan sebuah pembangunan, tak lain adalah untuk meningkatkan tempat hiburan bagi masyarakat secara luas khususnya warga kota Pasuruan sendiri. " Pemerintah dalam hal ini, untuk meningkatkan sarana prasarana yang lebih maju sekaligus sebagai tempat hiburan masyarakat ", Katanya saat dikonfirmasi awak SHP pada Kamis, 7 Juni siang.
   Sebuah perwujudan pembangunan yang dilakukan Pemkot dalam beberapa tahun terakhir ini, selain agar lebih maju dari segi pembangunan dan juga. Kedepannya secara tidak langsung rotasi perekonomian masyarakat juga dapat terangkat, sehingga menambah pendapatan daerah itu sendiri. Rudy juga menambahkan, selain bersama sama dalam mendukung adanya sebuah pembangunan. Masyarakat juga diminta untuk saling menjaga, peduli serta mempunyai rasa memiliki terhadap setiap bentuk pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana yang ada di wilayah kota Pasuruan. " Untuk saling menjaga adanya fasilitas yang sudah ada, nantinya masyarakat juga turut menjaga ", Pesannya Rudiyanto kepada masyarakat. *Ko/Syah

   Pada pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2018, Polres Pasuruan Kota sudah mempersiapkan sejumlah Pos Pelayanan (Posyan) dan Pos Pengamanan (Pospam) di beberapa titik kota Pasuruan. Selain untuk memberikan pelayanan medis dan terapy bagi para pemudik, pihak kepolisian juga mengantisipasi sekaligus menekan adanya sejumlah aksi tindak kriminal dan juga kejahatan selama dibulan puasa hingga lebaran. Baik aksi kejahatan di jalan maupun ditempat umum lainnya.
   Dari 3 pos yang sudah dipersiapkan oleh pihak Polres Pasuruan Kota diantaranya yakni 1 Posyan yang berada di wilayah Tapaan dan 2 Pos Pam yang berada dipusat alun alun serta jalur exit tol Gempol - Pasuruan (Gempas) di Pohjentrek. Seperti yang terlihat di Posyan Tapaan pada Minggu, 10 Juni siang, terlihat sejumlah pemudik yang sedang melakukan istirahat dan pemeriksaan medis terkait kondisi fisik setelah menempuh perjalanan jauh menuju ke kampung halaman masing masing.
   " Patokan tensi yang kita lakukan berdasarkan dengan usia dan kebiasaan, misal pada usia 45 tahun titik terendahnya itu di bawah 100 mmHG dan tensi tertinggi hingga 150 mmHG. Untuk itu perlu adanya penanganan khusus dan pengemudi harus istirahat sejenak ", Ujar Churiani, petugas medis dari Puskesmas Kandangsapi yang piket di Posyan pada Minggu, 10 Juni siang.
   Berikut alasan dari salah satu pengemudi mobil pribadi, yang sedang istirahat bersama keluarganya dalam tujuan mudiknya dari arah Bali menuju ke arah Semarang menuturkan. "Sebelum kami melanjutkan perjalanan lebih lanjut, kami ingin istirahat sejenak sekaligus kita periksakan kondisi kami untuk menghindari hal hal yang tidak inginkan bersama saat ditengah perjalanan", Ungkap Imade Syahri seorang pemgemudi, seraya dilakukan pemeriksaan tensi oleh petugas medis di Posyan tersebut. Dalam hal ini, supaya para pemudik lancar dan selamat pada saat menempuh perjalanan ke kampung halaman dan juga sebaliknya, Kanit Lantas AKP Miftaful MBK.SH selaku Kaposyan pada Ops Ketupat Semeru 2018, Polres Pasuruan Kota menghimbau. " Pengemudi ketika mengendarai kendaraan harus hati hati dan konsentrasi ketika memempuh perjalanan jauh. Termasuk mematuhi aturan berlalu lintas untuk mencegah terjadinya laka lantas ", Pesannya terhadap para pengemudi melalui awak SHP.
   Ia juga meminta kepada seluruh pemudik, bila sudah mulai merasa capek supaya beristirahat terlebih dahulu ditempat yang sudah dipersiapkan oleh pihak kepolisian di setiap wilayah yang ada. " Apabila pengemudi capek setelah melakukan perjalanan, agar beristirahat di posyan yang ada sambil mengistirahatkan kendaraan supaya mesin tidak terlalu panas. Setelah kondisinya sudah fresh, pemudik bisa melanjutkan perjalanan ketempat tujuannya ", Tambahnya Miftaful. *Ko/Syah

Saut Situmorang Wakil Ketua KPK
Blitar Kota, shp online
   Setelah penangkapan hasil operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi akhirnya menetapkan Walikota Blitar Mohamad Samanhudi Anwar sebagai tersangka. Hal ini disampaikan resmi oleh Wakil Ketua KPK "KPK mengimbau Wali Kota Blitar agar bersikap kooperatif dan segera menyerahkan diri ke KPK," ucap Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam konferensi pers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (8/6/2018).
   Wali Kota Blitar Muhammad Samanhudi Anwar ditetapkan KPK sebagai tersangka terkait perkara berbeda yang berawal dari operasi tangkap tangan (OTT). Namun Samanhudi Anwar tidak turut dijaring sehingga KPK saat ini mencari keberadaannya.
   Untuk perkaranya, Samanhudi A diduga menerima suap terkait ijon proyek pembangunan sekolah lanjutan pertama di Blitar dengan nilai kontrak Rp 23 miliar. Samanhudi menerima suap dari Susilo Prabowo. Dia merupakan kontraktor yang menggarap proyek-proyek di Blitar.
   Hingga saat ini ada tiga orang tersangka yang telah ditetapkan KPK yakni Samanhudi Anwar (Buron), Bambang Purnomo (sudah diamankan KPK), dan Susilo Prabowo ( sudah diamankan KPK). #atk

   Dalam rangka persiapan Operasi Ketupat Semeru 2018, Polres Pasuruan Kota melaksanakan giat 'Apel Gelar Pasukan' di lapangan Abdul Rahman depan mako jalan Gajah Mada, kota Pasuruan pada Rabu, 6 Juni pukul 07.30 wib pagi. Pelaksanaan giat apel yang di pimpin langsung oleh AKBP Rizal Martomo SIK, dihadiri seluruh jajaran Staff, Perwira, Unit Reskrim, Shabara, Lantas, Intelkam, Senkom, Dishub, Satpol PP, Yon Zipur 10, Korps Marinir, PM serta dari elemen masyarakat lainnya.
   Melalui pesan pidatonya, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Rizal Martomo SIK di hadapan seluruh jajaran yang hadir memerintahkan. " Saya perintahkan agar semua jajaran dan stakeholders agar selalu proaktif serta dapat mengantisipasi sedini mungkin adanya upaya gangguan Kamtibmas dan juga tindakan kriminal lain ", Ungkapnya. Pada pelaksaan operasi tahun ini, setidaknya terdapat ada 4 potensi kerawanan yang harus diwaspadai bersama. Diantaranya yaitu mengenai stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan, kelancaran dan keselamatan arus mudik dan arus balik, potensi bencana alam dan gangguan Kamtibmas seperti ( Curat, Curas, Curanmor, Copet, Pencurian Rumah Kosong, Begal, dan Hipnotis ) serta pencegahan adanya upaya tindak pidana terorisme.
    Rizal Martomo juga mengucapkan rasa terima kasih yang sebesarnya, atas semua dukungan dan juga partisipasi dari semua pihak. " Sebelumnya saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut mendukung, baik dari jajaran kepolisian, TNI, steakholder dan seluruh lapisan masyarakat yang ada. Atas kebaikan itu, mudah mudahan semua mendapat pahala dari tuhan yang maha esa ", Tambahnya. Untuk Ops Ketupat Semeru tahun 2018 itu diselenggarakan secara serentak di seluruh Polda jajaran di Indonesia selama 18 hari kedepan, yang terhitung sejak 17 hingga 24 Juni 2018 kedepan. Dan ikuti sebanyak 173.397 Personel gabungan, yakni dengan melibatkan dari Unsur Polri, TNI, Pemda, serta Stakeholders dan juga elemen masyarakat lainnya. *Ko/Syah

   Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara yang ke 72 di bulan suci Ramadhan 1439 hijriyah ditahun 2018 ini, Kapolres Pasuruan Kota beserta jajaran Bharaduta D'Pandiga angkatan 27 dan pengurus Bhayangkari melaksanakan acara bagi bagi takjil sekaligus pemberian santunan anak yatim. Giat bagi takjil sebanyak 500 bungkus nasi kotak dan minuman yang dibagikan kepada setiap pengendara yang melintas di depan Kantor Mapolresta dijalan Gajah Mada pada Rabu, 6 Juni sore itu, mendapat pujian dari sejumlah pengguna jalan.
   Salah satunya seperti yang diungkapkan pengendara Khoiron (34) warga asal Kraton. " Pokoknya mantab wes, terlebih pada momen kali ini ya....!. Tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat yang menjalankan puasa ", Katanya.
   Selesai acara bagi takjil dilakukan secara bersama, selanjutnya acara di sambung dengan acara santunan terhadap 250 anak yatim hingga acara buka puasa bersama yang di gelar di halaman Mapolresta yang tak jauh dari acara bagi takjil tersebut. Dari kegiatan tersebut dilakukan, adalah merupakan bentuk wujud syukur seluruh jajaran Polres Pasuruan Kota didalam bulan suci ramadhan ini. Selain mendapat santunan, seluruh undangan anak yatim juga mendapatkan bingkisan dan acaranya pun berjalan lancar dan penuh khidmat.
   Melalui momen bulan puasa ini, Ustad Maksum. " Banyak orang yang mudah memberi contoh, tapi tidak banyak orang yang bisa menjadi contoh. Dan banyak juga manusia, tapi akal dan perilakunya tidak seperti manusia, Maka dari itu marilah kita menjadi salah satu contoh ", tundasnya dalam ceramahnya.
   Ketua Bhaduta D'pandiga Polres Pasuruan angkatan 27, Bripka Ginanjar Dimas. H, SE, " kegiatan santunan anak yatim ini insya'allah akan dilaksanakan setiap tahun, di dalam organisasi Bharaduta D'pandiga ini merupakan alumni Bhayangkara angkatan 27 tahun 2003. Kami bersama tim akan meksanakan santunan ini setiap tahun, selain itu kami juga meningkatkan jiwa sosial di angkatan kami melalui silaturrahmi ", ujar Ginanjar. *Ko/Syah

Blitar Kota- suaraharianpagi.com
   Malam ini Walikota Blitar, berinisial SA diamankan oleh tim satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan(OTT).
   Berdasarkan informasi yang dihimpun, Samanhudi menjadi salah satu pihak yang ikut diamankan oleh tim satgas KPK yang kini tengah diamankan di Polres Blitar untuk pemeriksaan awal.

"OTT Walikota Blitar," ujar Sumber Internal saat dikonfirmasi, Rabu (6/6).

   Belum ada penjelasan lebih lanjut, soal kasus apa yang menyangkut Ketua Dewan Perwakilan Cabang PDIP tersebut. Namun, diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi di Pemkot Blitar, Jawa Timur.
   Para pihak yang diamankan saat ini tengah menjalani pemeriksaan awal di Polres Blitar, Jawa Timur sebelum akhirnya dibawa ke markas KPK, Jakarta. #atk


 Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Dibalik sebuah keberhasilannya dalam mengungkap setiap kasus yang melibatkan masyarakat sebagai pelaku dan tersangka pada aksi tindak kejahatan serta kriminal, Kapolres Pasuruan, Polda Jatim, AKBP Raydian Kokrosono SIK justru mengaku sedih dan juga prihatin. Pasalnya, semakin banyak kasus yang berhasil diungkap maka semakin banyak pula masyarakat yang didalamnya yang terjerumus didalam lembah aksi kejahatan dan juga kriminal.
   Seperti dalam acara konferensi pers yang digelar pada Senin, 4 Juni, bahwa pihak Polres Pasuruan selama giat Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Semeru 2018 telah berhasil mengungkap puluhan kasus dan menangkap puluhan tersangka. Kapolres Pasuruan, AKBP Raydian Kokrosono SIK menjelaskan, bahwa pada Ops tersebut semua persiapan di khususkan dalam momen Ramadhan. "Dalam operasi ini memang kita khususkan, baik waktu, personil, strategi dan anggaran juga khusus. Sehingga kami bisa berhasil meringkus penyakit masyarakat", Ujarnya di hadapan para tamu undangan yang hadir.
   Sementara dari hasil Ops Pekat Semeru 2018 selama bulan Ramadhan itu sendiri, pihak Polres Pasuruan saat ini mendapatkan peringkat ranking ll di Polda Jatim dalam keberhasilannya mengungkap kasus Curat. Dan bahkan setiap tahun, juga kerap mendapat peringkat teratas se-Polda Jatim itu sendiri. Namun dari banyaknya kasus yang terungkap serta para pelaku yang berhasil ditangkap dan diamankan, justru membuat Raydian sendiri melihat kondisi tersebut merasa sedih dan juga prihatin. "Justru dengan melihat kondisi seperti ini, saya juga turut sedih dan prihatin. Karena melihat warga (para pelaku) terjerumus didalam aksi tindak kejahatan dan kriminal. Terlebih pada saat ketika para pelaku mengenakan pakaian dengan bertuliskan 'Tahanan'," Ungkapnya di hadapan para awak media.
   Tentu dalam hal ini, warga utamanya para pelaku yang melakukan tindak kejahatan. Menunjukkan, bahwa tingkat kesadarannya tergolong masih lemah dan rendah serta tidak sadar hukum. Untuk itu, pihak kepolisian juga sangat berharap dan membutuhkan peran serta dari semua elemen masyarakat terutama lingkungan keluarga didalam memberikan suatu pemahaman, bimbingan dan juga pengarahan kepada anggota keluarganya. Tentang pentingnya hidup bermasyarakat yang baik dan benar, tanpa harus melakukan suatu tindakan yang dapat merugikan orang lain.
   Sehingga dengan begitu, suatu upaya yang terlintas didalam keinginan seseorang untuk melakukan suatu tindakan yang dinilai dapat merugikan orang lain terlebih dahulu dapat dicegah serta diminimalisir sebelum melakukan tindakan itu sendiri. Dengan begitu, secara tidak langsung maka kehidupan ditengah masyarakat dapat tercipta suasan yang aman, nyaman dan tentram. Tanpa adanya ancaman kejahatan, baik dilingkungan keluarga, masyarakat dan juga pada saat aktivitas di jalan. *ko/syah

Pasuruan - suaraharianpagi.com
  Berbagai cara dan upaya dilakukan oleh para pelaku tindak pidana pencurian, baik Pencurian dengan Kekerasan ( Curas ), Pencurian dengan Pemberatan ( Curat ) maupun kejahatan lainnya. Seperti yang telah dilakukan oleh Muhammad Cholis (30) warga asal dusun Kasuran, desa Rejoso Lor, kecamatan Rejoso, kabupaten Pasuruan. Melihat adanya kesempatan, tanpa pikir panjang Cholis yang diketahui sebagai pengamen dari rumah kerumah telah melakukan aksi pencurian sebuah Handphon ( HP ) milik warga di desa Pelinggisan, kecamatan Kraton, kabupaten Pasuruan pada Kamis, 31 Mei sekira pukul 18.00 wib.
  " Saya pikir hanya cuma ngamen seperti pengamen lain Mas...! , dan ternyata kondisi yang ada malah dimanfaatkan oleh pelaku ", Ungkap MR. Dengan alasan kebutuhan hidup, seorang pria asal Rejoso itu nekat mencuri HP ketika saat di charge oleh pemiliknya. Melihat kondisi sepi dan lengang kebetulan waktunya berbuka puasa, pelaku langsung melancarkan aksinya. Namun naas, belum sempat membawa kabur HP curian itu terlebih dahulu ketahuan sama pemiliknya ' MR ' (33) dan spontan saja diteriaki maling.
   Mendengar adanya teriakan maling dari korban ' MR ', langsung saja warga setempat melakukan pengejaran terhadap pelaku pencurian HP tersebut. Selanjutnya pelaku berhasil ditangkap dan diamankan di balai desa Pelinggiran oleh warga beramai ramai. Mengetahui adanya kejadian pencurian di desa tersebut, petugas dari Polsek Kraton Polres Pasuruan Kota bergegas meluncur dan mengamankan pelaku pencurian yang tak lain sebagai pengamen itu selanjutnya di bawah ke kantor Polsek setempat guna menghindari amukan massa.
   Guna proses penyidikan lebih lanjut, pelaku Cholis saat ditahan oleh pihak kepolisian. Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 buah merek Oppo type A 37.
   Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kraton Polres Pasuruan Kota, AKP Masroni SH menjelaskan, " Pelaku berjumlah satu orang dan terjerat pidana pencurian dengan pemberatan pasal 363 KUHP ", Kata Masroni.Dirinya juga berpesan pada masyarakat, " Dengan kondisi kebutuhan hidup meningkat menjelang lebaran seperti ini, aksi kriminalitas meningkat. Untuk itu masyarakat harus lebih waspada dan bisa menjadi polisi bagi dirinya sendiri dengan cara tidak sembrono atau lalai ", Pesan Masroni kepada masyarakat secara luas.
   Akibat perbuatannya tersebut, saat ini pelaku mendekam di sel dan akan di kenakan dengan pasal 363 ayat 1 ke 3 dan ke 5 KUHP, yakni tentang Tindak pidana pencurian dengan hukuman penjara maksimal 9 tahun kurungan penjara. *Ko/Syah

XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget