Mei 2018

Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Tidak terawatnya sebuah bangunan bekas stand burung dan ikan hias yang ada didalam UPT Pasar Kebonagung, kecamatan Purworejo, kota Pasuruan kondisi atapnya ambruk dan sangat memprihatinkan. Ambruknya atap bekas stand burung itu diakibatkan karena faktor usia kayu yang sudah lapuk dan tua, ditambah tidak adanya perawatan dan perbaikan dari pemerintah serta dinas terkait membuat kondisi yang ada semakin terlihat terbengkalai dan memperihatinkan. 
Selain itu, kekhawatiran juga dirasakan oleh sejumlah pedagang ikan hias serta penjual Makanan dan Minuman (Mamin) yang hingga saat ini menempati beberapa sisa bangunan stand tersebut. Dengan kondisi seperti itu, jelas sangat mengancam keselamatan para pengunjung. " Sejak pembangunan tahun 1989 dan penempatan pada tahun 1991, hingga saat ini belum pernah ada perawatan atau perbaikan dari pemerintah sama sekali ", Ungkap Luki 46th salah satu pedagang sekitar.
   Mirisnya lagi, beredar informasi bahwa stand yang merupakan aset pemerintah tersebut beberapa unit sudah ada yang berpindah tangan ke masyarakat. Bahkan dari dugaan itu mengarah kepada sejumlah oknum dari dinas terkait di masa sebelumnya. Saat dikonfirmasi awak SHP, kepala UPT Pasar Kebonagung Ridho Wijaya mengaku hanya mengetahui sekilas terkait kondisi bangunan stand bekas pasar burung yang rusak itu. Karena Ia masih baru menjabat sebagai kepala UPT di Pasar Kebonagung tersebut. " Mengenai kepemilikan stand bekas pasar burung, prosesnya seperti apa dulunya saya tidak tau. Kalau memang ada perpindahan terkait kepemilikan stand pasar, yang jelas semua ada aturan dan mengetahui pemerintah daerah ", Ungkap Ridho kepada awak SHP.

  Guna mengklarifikasi adanya dugaan perpindahan hak milik stand bekas pasar burung di Pasar Kebonagung. Sumarni selaku kepala Disperindag yang lama membantah adanya dugaan sejumlah stand yang pindah ke pihak lain, dalam hal ini oknum dari Disperindag sendiri. " Tidak...tidak ada mas...!, saya tidak memiliki stand di bekas pasar burung. Kalau stand di sebelah barat blok pakaian, saya memang punya dan itu saat saya masih di koperasi sekitar di tahun 2004 hingga 2006 lalu ", Ujar Sumarni saat di konfirmasi awak SHP, ketika mengurus sisa masa jabatannya di Disperindag pada Rabu, 30 Mei sore hari.
   Dengan adanya kondisi yang memperihatinkan dari bangunan stand bekas pasar burung yang ada didalam UPT Pasar Kebonagung saat ini, setidaknya Pemerintah Daerah (Pemda) dalam hal ini Pemkot Pasuruan juga harus memperhatikan perawatan atau perbaikan. Sehingga selain nantinya dapat difungsikan kembali oleh sejumlah pedagang lain, juga tidak membahayakan bagi beberapa pedagang yang masih bertahan hingga saat ini. Sementara, menurut Mualif selaku kepala Disperindag kota Pasuruan menyatakan. " Bahwa untuk proses permohonan pengajuan sebagai penghuni atas hak guna pakai bangunan stand itu sendiri, prosesnya harus melalui pendelegasian dari Walikota terlebih dahulu. Jadi untuk stand itu sendiri, masih merupakan aset pemkot ", Terangnya.
Terkait adanya perbaikan di 4 titik pasar yang ada di kota Pasuruan, melalui DAK tahun 2018 ini Pemkot menganggarkan sebesar 4,1 miliar lebih diantaranya pasar Karangketuq sebesar 523 juta rupiah, untuk pasar Meubel Bukir sebesar 2,3 miliar rupiah lebih dan untuk pasar Poncol sebesar 725 juta rupiah. Sedangkan untuk Pasar Kebonagung sendiri sebesar 537 juta rupiah dan itu hanya di fokuskan rehab pada pagar luar dan fasum lainnya. *Ko/Syah


Pasuruan - suaraharianpagi.com
      Dalam rangka guna mempererat tali silaturrahmi antara Polri dengan masyarakat secara luas, bertepatan dengan momen bulan penuh berkah yakni bulan suci ramadhan 1439 Hijriyah kali ini. Satlantas Polres Pasuruan Kota bagi bagi ratusan takjil kepada setiap pengguna jalan yang melintas di jalan Balaikota pada Rabu, 30 Mei pukul 16.00 wib sore. Acara bagi takjil yang digelar di depan kantor Satpas, Satlantas Polres Pasuruan Kota itu bertujuan untuk membentuk serta mewujudkan sebuah kekompakan dan solidaritas secara bersama. Baik antara Polri dengan TNI, Polri dengan instansi pemerintahan serta Polri didalam kemasyarakatan secara umum.


      Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota, AKP Kadek Ary Mahardika melalui Kanit Laka Lantas Ipda Heri Purnomo menjelaskan, Bahwa maksud dan tujuan dari acara bagi takjil tersebut menunjukkan sebuah kesolidaritasan antara pihak Polri dengan masyarakat yang semakin erat. " Pembagian takjil di bulan suci ramadhan ini, kita bertujuan untuk mewujudkan sebuah kekompakan bersama yakni antara pihak polri dengan lini masyarakat ", Ujar Ipda Heri Purnomo kepada sejumlah awak media saat di konfirmasi dilapangan. Pihak Satlantas berharap, agar kegiatan yang sifatnya sosial serta yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat pada umumnya dapat terus di tingkatkan. Sehingga, hubungan kekeluargaan antara pihak Polri dengan masyarakat termasuk dengan instansi lain terus dapat terjaga dan dilestarikan
      " Harapan kedepan, secara berkesinambungan bersama semua jajaran ini akan terus di tingkatkan. Termasuk pada kegiatan sosial lainnya, pihak satlantas juga ikut peduli dalam hal berbagi ". Tambahnya Heri Purnomo. Selain itu, selanjutnya dalam waktu dekat pada momen ramadhan ini. Polres Pasuruan Kota juga menggelar acara santunan dan bingkisan kepada ratusan anak yatim termasuk melakukan Tarawih Keliling ( Tarling ) di sejumlah masjid yang ada di wilayah pusat kota Pasuruan. *Ko/Syah

Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Dalam rangka safari ramadhan 1439 Hijriyah ditahun 2018 ini, Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad Mayjen TNI Marga Taufiq melaksanakan buka puasa bersama (Buber) Prajurit, Persit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 10/JP/2 Kostrad dan ratusan anak Yatim di halaman Markas Yonzipur (Mayon) 10 dijalan Soekarno Hatta, kecamatan Gadingrejo, kota Pasuruan pada Senin, 28 Mei sore hari. Giat safari yang dilakukan Pangdivif pada momen bulan penuh berkah tersebut bertujuan aga setiap prajurit, selain memiliki jiwa korps kesatuan dalam berkarya untuk menjaga keutuhan nusa dan bangsa. Diharapkan juga harus memiliki keimanan serta ketaqwaan, terlebih kepeduliannya kepada sesama masyarakat termasuk terhadap anak yatim. 
   Kedatangannya ke Mayon Zipur 10, rombongan Pangdivif 2 Kostrad beserta istri di sambut langsung oleh Komandan Batalyon (Danyon) Zeni Tempur (Zipur) 10/JP/2 kostrad Mayor Czi Paulus Joni Simbolon dengan memberikan kalung bunga lanjut disajikan suara yel yel anak murid dari TK Yayasan Kartika serta iringan musik grup drumband jaladri. Begitupun dengan para prajurit yang menyanyikan lagu mars Kostrad, secara serentak sambil melakukan aksi tepuk tangan kesatuan. Selain berbuka puasa bersama, para undangan yang hadir dalam acara juga melaksanakan sholat maghrib dan tarawih secara berjamaah dengan para prajurit kostrad di halaman Mayon 10 termasuk pemberian santunan terhadap 100 anak yatim dari panti asuhan Al Muttaqim 


   Melalui pesan pidatonya, Mayjen TNI Marga Taufiq mengajak semua prajurit mempertebal keimanan dan ketaqwaan kepada kepada seluruh jajaran prajurit persit Yonzipur 10. "Melalui dengan kegiatan seperti ini, tentu dengan harapan agar selain berkarya dalam membela bangsa dan negara. Setiap prajurit juga harus memiliki keimanan dan juga ketaqwaan", pesan Marga Taufiq dalam pidatonya. Acara yang dihadiri seluruh keluarga besar prajurit Kostrad Yonzipur 10, acara Buber dan santunan anak yatim tersebut juga dihadiri sejumlah unsur terkait yakni Forkopimda, Walikota Pasuruan Setiyono, ketua DPRD Ismail Muhammad Hasan dan Kapolres Pasuruan Kota AKBP Rizal Martomo serta sebanyak 100 anak yatim dari panti asuhan Al Muttaqim berjalan khidmat dan lancar.
   Pada dasarnya, tujuan utama dari kegiatan tersebut diadakan tak lain merupakan sebagai bentuk ajang silaturahmi serta meningkatkan sinergitas dan soliditas antar instansi pemerintahan, kepolisian serta masyarakat pada umumnya. Sekaligus mengajarkan tentang kepedulian kepada sesama, khususnya terhadap anak yatim didalam momen bulan suci dan penuh berkah yakni bulan suci ramadhan saat ini. Ungkapan rasa terima kasih diucapkan dari sejumlah anak yatim yang hadir kepada pihak penyelenggara, dalam hal ini Yonzipur 10. " Kita mengucapkan terima kasih banyak kepada bapak aparat TNI kostrad, karena sudah peduli kepada kita selaku anak yatim. Semoga, di dalam menjalankan tugasnya semua anggota selalu diberikan kesehatan, keselamatan dan lancar rejekinya ", Ungkap Nurul (18) salah satu anak yatim yang hadir dalam acara tersebut.
   Di kesempatan safarinya di Mayon 10 itu, Marga Taufiq juga menyampaikan ucapan rasa terima kasih yang sebesarnya kepada semua pihak yang turut mendukung serta tamu undangan yang hadir dalam acara Buber terlebih kepada anak yatim. Sehingga acara berjalan lancar dan penuh khidmat. " Dengan kita berkumpul bersama anak yatim sekarang, mudah mudahan kelak kita mendapat hikmah dan doa dari para anak yatim yang hadir ", Ungkapnya.
   Setidaknya, dengan di gelarnya acara Buber dan santunan kepada anak yatim oleh keluarga besar Yonzipur 10 itu tentu dimaksudkan sebagai wujud rasa syukurnya atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT kepada semua personil dan anggotanya dalam menjalankan tugasnya sebagai pengabdi negara Republik Indonesia tercinta ini. *Ko/Syah


Pasuruan – suaraharianpagi.com
   Saling berbagi dengan sesama, seakan sudah menjadi tradisi dan panggilan hati tersendiri setiap pada momen tertentu. Di dalam bulan yang penuh berkah dan hikmah kali ini, yakni bulan suci Ramadhan 1439 hijriyah. Keluarga besar CV Mitra & Group's berbagi takjil kepada setiap pengendara yang melintas, tepatnya di depan Taman Kota jalan Pahlawan kota Pasuruan pada Jumat, 25 Mei sore menjelang berbuka puasa tiba tepatnya di depan Taman Kota jalan Pahlawan kota Pasuruan. Hal itu dilakukan sebagai bentuk solidaritas serta kepedulian dari pihak CV Mitra terhadap sesama salah satunya dengan cara berbagi takjil, khususnya bagi umat muslim yang sedang menjalankan puasa. Selain dengan cara berbagi takjil, CV Mitra juga sering melakukan kegiatan sosial lain seperti menyantuni anak yatim dan para dhuafa.
   Dalam hal ini, Muhammad Arifianto selaku pimpinan CV Mitra menjelaskan. Bahwa kegiatan bagi takjil dilakukan, semata mata hanya sebagai ungkapan rasa syukur atas rejeki dan kesehatan yang diterima bersama keluarganya selama ini. " Memang setiap tahun kita terpanggil untuk saling berbagi dengan sesama, utamanya pada anak yatim piatu dan juga dhuafa ", Ujar Arifianto kepada awak SHP tentang maksud dan tujuan dari kegiatannya tersebut.
   Diketahui, CV Mitra merupakan salah satu jenis perusahaan yang berkecimpung di bidang jasa kontruksi dan berkantor di Perum Sekar Asri blok D-10, kelurahan Sekargadung, kecamatan Bugulkidul, kota Pasuruan selalu aktif dalam kegiatan yang bersifat sosial. Arifianto juga berharap, agar kedepannya selalu diberikan kesehatan serta rejeki yang lancar. Dengan demikian, apa yang telah dilakukannya itu setidaknya dapat memberi manfaat bagi orang lain yang sedang menjalankan puasa setiap pada bulan suci Ramadhan. " Semoga kami selalu diberikan kesehatan dan rejeki yang lancar, agar kedepannya bisa semakin sering melaksanakan kegiatan yang sama tersebut. Sehingga dapat lebih memberi manfaat kepada orang lain yang lebih membutuhkan utamanya ", Tambahnya.
  Setelah kegiatan bagi takjil selesai dilakukan dan suara adzan maghrib dikumandangkan, selanjutnya keluarga beserta grup CV Mitra berbuka bersama di salah satu rumah makan yang tak jauh dari lokasi bagi takjil dan acaranya pun berjalan lancar, khidmat dan juga bermanfaat. Pihak CV Mitra juga berharap kedepannya, agar kegiatan yang secara rutinitas dilakukannya tersebut dapat berlanjut di momen selanjutnya. *ko/syah


Pelaku Saat Diamankan
Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Aksi pencurian kendaraan bermotor terjadi dihalaman warga jalan gajah mada, rabu (23/5) saat warga sedang melaksanakan sholat tarawih. saat mendorong motor curian nopol S2388RW aksi mereka terpergok pemilik rumah.
Pemilik rumah pun meneriaki maling sehingga warga berhamburan keluar dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang buktinya, menurut informasi pelaku berasal dari daerah jombang dan nganjuk dengan mengendarai motor beat ber nopol S6841ZT, Saat ini kasus sudah ditangani oleh Polresta Kota Mojokerto. *AS


Pelaku Pencurian

Kendaraan Pelaku
Kendaraan Korban


Pasuruan - suaraharianpagi.com 
   Setelah terlibat kecelakaan di jalur Pasuruan-Malang, tepatnya jalan raya Sladi, kecamatan Kejayan. Samporno alias Arnold (45) warga asal dusun Krajan, desa Patebon, kecamatan Kejayan, kabupaten Pasuruan meninggal di tempat kejadian. Korban Samporno meninggal dunia, akibat luka robek parah dan pendarahan pada bagian belakang kepala setelah terbentur ke jalan serta sejumlah luka lecet di sekujur tubuh, punggung, kedua kaki dan kedua tangannya. Almarhum Samporno, yang diketahui bekerja sebagai Eksternal leasing atau Depcolector tersebut meninggal di lokasi kejadian setelah sebelumnya di bawah ke Puskesmas Kejayan selanjutnya dilarikan ke kamar jenazah RS Soedarsono (Purut) pada Sabtu, 19 Mei sekira pukul 11.30 wib siang.
   Saat dikonfirmasi langsung di kamar jenazah RS Purut, Bripka Nasikan yang saat itu mendampingi jenazah belum bisa memberikan keterangan pasti terkait laka yang menimpa korban yang ketika itu tidak mengenakan helm. "Saat ini belum bisa memastikan korban terlibat laka dengan apa?? Karena pihak kepolisian masih mendalami dengan olah TKP dan meminta sejumlah keterangan dari saksi di lapangan. Mungkin karena tidak bisa menguasai kendaraan, sehingga korban terjatuh dan kepalanya terbentur", Ujar Nasikan saat di kamar jenazah RS Purut siang itu. Seperti yang telah disampaikan Maria salah dokter UGD RS Purut, bahwa korban meninggal akibat benturan keras pada bagian kepala. "Korban meninggal akibat benturan keras di bagian kepala dan mengalami gegar otak. Karena selain terdapat luka robek dan benjol, juga mengeluarkan darah dari telinga korban", Katanya Maria.
   Diduga karena tidak bisa menguasai sepeda motor yang dikendarainya, saat itu pada Sabtu, 19 Mei sekira pukul 11.30 wib. Almarhum Samporno menurut informasi yang ada jarang mengguanakan kendaraan sepeda motor itu dan mungkin sebelumnya terlibat senggolan dengan kendaraan lain terlebih dulu, sebelum akhirnya korban terjatuh dan meninggal akibat sejumlah lukanya tersebut. "Saya tadi berniat menghubungi korban melalui via seluler, tapi setelah diangkat yang menjawab kok malah petugas polsek. Dan memberitahukan, bahwa korban mengalami kecelakaan dan katanya jenazah korban dibawa ke rumah sakit purut. Sponta saya langsung kesini, dan melihat korban sudah tidak bernyawa di kamar jenazah", Ungkapnya Rokhim asal Grati, kecamatan Grati, kabupaten Pasuruan selaku paman dari korban yang meninggal. *ko/syah




Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Dalam rangka guna memberikan kenyamanan serta jaminan kepercayaan kepada masyarakat, khususnya pelanggan retribusi berlangganan di wilayah kota Pasuruan. Dinas Perhubungan (Dishub) kota Pasuruan selama bulan ramadhan akan menindak tegas para oknum Juru Parkir (Jukir) yang melakukan Pungutan Liar (Pungli) di 83 titik lokasi. Pembebasan retribusi non berlangganan yang telah diberlakukan oleh pihak Dishub sejak Januari 2018 silam itu, diharapkan para Juru Parkir (Jukir) dilapangan selanjutnya tidak melakukan pungutan atau penarikan retribusi  kepada masyarakat kota Pasuruan khususnya pengendara.
   Selanjutnya, secara intensif Kepala Dishub akan menempatkan sejumlah petugas dan anggotanya disejumlah titik dilapangan untuk melakukan pengawasan di lokasi parkir yang ada. "Kita akan menaruh sejumlah anggota untuk mengatur tatanan parkir serta melakukan pengawasan terhadap petugas parkir dilapangan. Karena, petugas jukir selama ini sudah dikasih komisi setiap bulannya. Jadi tidak alasan untuk memungut retribusi dilapangan ", Ungkap Lucky Danardono selaku Kepala Dishub kota Pasuruan, saat ditemui awak SHP di ruang kerjanya beberapa hari lalu.
   Diketahui, bahwa sebanyak 113 petugas Jukir yang ditempatkan pada 83 titik lokasi. Saat ini sudah masuk dalam verifikasi data honorer sebesar 600 ribu rupiah tiap bulan melalui Dishub. Serta sudah mendapat bimbingan dan juga arahan setiap satu minggu sekali terkait tugas dan tanggung jawab, baik mengenai kinerja dalam mengatur tatanan parkir maupun terkait larangan terhadap penarikan retribusi parkir kepada masyarakat kota Pasuruan. " Bila ada oknum jukir yang melakukan pungutan retribusi parkir dilapangan, kita sudah bekerja sama dengan pihak kepolisian akan kita usut dan kita proses hukum ", Tegasnya Lucky, sambil berharap supaya pihak pengelola memberi masukan pada petugas yang direkrutnya. Supaya tidak melakukan pungutan kepada pelanggan parkir di kota Pasuruan.
   Tentunya, hal itu dilakukan bertujuan untuk menekan serta meminimalisir adanya Pungli atau penarikan retribusi kepada pelanggan atau masyarakat yang dilakukan oleh oknum Juru Parkir (Jukir) nakal yang tidak bertanggung jawab nantinya. Mengingat, saat ini sejumlah petugas Jukir di bawah naungan dan binaan Dishub sudah menerima honor setiap bulan dari Pemerintah melalui dinas terkait. Untuk itu, diharapkan tidak ada lagi keluhan pelanggan khususnya masyarakat kota Pasuruan terkait pungutan terlebih melakukan pemerasan terhadap pelanggannya. *ko/syah


Sampang - suaraharianpagi.com
   Pemerintah Kabupaten Sampang mengelar Safari Ramadhan 1439H untuk pertama kalinya di Masjid “Karomah “ dusun Korajah Desa Kara Kecamatan Torjun, acara hadiri PJ Bupati Jonathan Judianto yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang Putut Budi Santoso , Forum Pimpinan Daerah (FORPIMDA) , Seluruh Kepala Dinas (SKPD),Camat Torjun, Perwakilan anggota DPRD Kabupaten Sampang, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan warga sekitar. Safari ramadhan ini mengangkat tema “Ramadahan Berkualitas Membangun Muslim Cerdas “Jum’at (18/05). 
   Dalam sambutanya Pj Bupati Jonathan Judianto yang diwakili Sekretaris Daerah Putut Budi Santoso mengucapkan permintaan maaf kepada tamu undangan karena ada hal yang sangat mendesak Pj Bupati Sampang Jonathan Judianto tidak bisa menghadiri acara langsung karean Pj Bupati Sampang memegang dua jabantan yaitu sebagai kepala bakesbangpol propinsi Jawa Timur,” saya mewakili Pj Bupati Sampang mengucapkan permintaan maaf sebesar-besarnya karena ada kepentingan mendesak jadi tidak bisa menghadiri acara hari dan ini tidak lepas dari tugasnya sebagai kepala Bakesbangpol Propensi Jawa timur, mengingat situasi yang terjadi di Surabaya tempat beliau bertugas dalam keadaan tidak kondusif” ungkapnya 
   Di sela-sela acara secara simbolis sekretaris daerah Putut Budi Santoso menyerahkan bantuan supaya bisa di gunakan untuk memperbaiki apa yang perlu di mesjid “Karomah “ dusun Korajah Desa Kara Kecamatan Torjun , Acara di kemas dengan suasana santai dan sederhana , meskipun demikian acara berjalan dengan khidmad dan khusuk.#rn

Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Dalam rangka guna memberikan kenyamanan serta jaminan kepercayaan kepada masyarakat, khususnya pelanggan retribusi berlangganan di wilayah kota Pasuruan. Dinas Perhubungan (Dishub) kota Pasuruan selama bulan ramadhan akan menindak tegas para oknum Juru Parkir (Jukir) yang melakukan Pungutan Liar (Pungli) di 83 titik lokasi. Pembebasan retribusi non berlangganan yang telah diberlakukan oleh pihak Dishub sejak Januari 2018 silam itu, diharapkan para Juru Parkir (Jukir) dilapangan selanjutnya tidak melakukan pungutan atau penarikan retribusi  kepada masyarakat kota Pasuruan khususnya pengendara.
   Selanjutnya, secara intensif Kepala Dishub akan menempatkan sejumlah petugas dan anggotanya disejumlah titik dilapangan untuk melakukan pengawasan di lokasi parkir yang ada. " Kita akan menaruh sejumlah anggota untuk mengatur tatanan parkir serta melakukan pengawasan terhadap petugas parkir dilapangan. Karena, petugas jukir selama ini sudah dikasih komisi setiap bulannya. Jadi tidak alasan untuk memungut retribusi dilapangan ", Ungkap Lucky Danardono selaku Kepala Dishub kota Pasuruan, saat ditemui awak SHP di ruang kerjanya beberapa hari lalu.
   Diketahui, bahwa sebanyak 113 petugas Jukir yang ditempatkan pada 83 titik lokasi. Saat ini sudah masuk dalam verifikasi data honorer sebesar 600 ribu rupiah tiap bulan melalui Dishub. Serta sudah mendapat bimbingan dan juga arahan setiap satu minggu sekali terkait tugas dan tanggung jawab, baik mengenai kinerja dalam mengatur tatanan parkir maupun terkait larangan terhadap penarikan retribusi parkir kepada masyarakat kota Pasuruan. " Bila ada oknum jukir yang melakukan pungutan retribusi parkir dilapangan, kita sudah bekerja sama dengan pihak kepolisian akan kita usut dan kita proses hukum ", Tegasnya Lucky, sambil berharap supaya pihak pengelola memberi masukan pada petugas yang direkrutnya. Supaya tidak melakukan pungutan kepada pelanggan parkir di kota Pasuruan.
   Tentunya, hal itu dilakukan bertujuan untuk menekan serta meminimalisir adanya Pungli atau penarikan retribusi kepada pelanggan atau masyarakat yang dilakukan oleh oknum Juru Parkir (Jukir) nakal yang tidak bertanggung jawab nantinya. Mengingat, saat ini sejumlah petugas Jukir di bawah naungan dan binaan Dishub sudah menerima honor setiap bulan dari Pemerintah melalui dinas terkait. Untuk itu, diharapkan tidak ada lagi keluhan pelanggan khususnya masyarakat kota Pasuruan terkait pungutan terlebih melakukan pemerasan terhadap pelanggannya. *Ko/Syah


Pasuruan - suaraharianpagi.com 
 Dalam percepatan program Neighborhood Upgrading and Shal ter Project (NUSP) tahun 2018, untuk mengentaskan wilayah dan kawasan kumuh yang ada di Indonesia salah satunya di daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan tahun ini. Rencananya Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerja an Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), tahun ini akan menggelon torkan dana bantuan yang disetujui yakni senilai 3,6 miliar rupiah dari yang diajukan pihak Pemkot Pasuruan sebelumnya yaitu sebesar 4,1 miliar rupiah. Nantinya dana sebesar 3,6 miliar rupiah tersebut, juga akan difokuskan di 5 kelurahan yang ada di kecamatan Panggungrejo, kota Pasuruan.
   "Tahun ini ada lima kelurahan dari sebelas kelurahan yang disetujui oleh kementerian, karena di prioritaskan untuk mengentaskan dari kawasan kumuh", Ujar Gustav Purwoko, selaku sekretaris dan PPKom Dinas Perkim kota Pasuruan saat di temui awak SHP di kantornya pada Rabu, 16 Mei siang. Dari dana bantuan tersebut, nantinya juga akan di wujudkan dalam bentuk pembangunan fisik. Yakni berupa sarana dan prasaran jalan paving didalam kampung, saluran drainase dan pembuangan limbah rumah tangga berupa MCK termasuk septick tank komunal.
   Terdapat ada 5 kelurahan dari 11 kelurahan yang diajukan sebelumnya akan mendapatkan bantuan dana tersebut, diantaranya yaitu kelurahan Kebonsari dengan dana bantuan sebesar 640 juta rupiah, kelurahan Ngemplak sebesar 610 juta rupiah, kelurahan Bugul Lor sebesar 650 juta rupiah dan kelurahan Kandang Sapi sebesar 400 juta rupiah. Sementara untuk kelurahan Trajeng jauh lebih besar dari 4 kelurahan lain, yakni sebesar 1,3 miliar rupiah.  Tercatat, Pemkot Pasuruan hingga tahun 2018 ini sudah mendapat bantuan anggaran dari Pemerintah Pusat terhadap program NUSP melalui Kementerian PUPR sejak tahun 2015 silam yaitu lebih kurang sebesar 26,8 miliar. Hal itu bertujuan untuk pengentasan pada kawasan atau permukiman kumuh di Pemkot Pasuruan, khususnya yang ada wilayah pesisir pantai utara.
   Berikut anggaran yang sudah digelontorkan kepada Pemkot Pasuruan tiap tahunnya yakni ditahun 2015 sebesar 1,2 miliar rupiah, tahun 2016 11 miliar rupiah, dan di tahun 2017 kemarin sebesar 10 miliar rupiah, sedangkan di tahun 2018 ini yakni sebesar sebesar 3,6 miliar rupiah. Gustav juga menyampaikan, bahwa di tahun 2019 mendatang. Untuk wilayah kecamatan Panggungrejo, di targetkan bebas dari kawasan kumuh seperti yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat sebelumnya. "Ditargetkan dalam waktu dua tahun mendatang, untuk wilayah pesisir akan bebas dari kawasan kumuh", Tambahnya.
   Dalam proses pengambilan keputusan untuk melakukan program pemberdayaan masyarakat, guna menanggulangi kemiskinan di wilayahnya. Diharapkan peran BKM ditiap kelurahan bersama Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di tiap lingkungan warga nantinya dapat memenuhi kebutuhan dasar, sosial, ekonomi dan sarana prasarana dasar lingkungan bagi masyarakat miskin. Berdasarkan dengan akumulasi pembangunan dengan sistem swadaya masyarakat melalui KSM dilapangan. Terhitung dalam rata rata, saat ini kawasan kumuh yang ada di sejumlah wilayah di kota Pasuruan hanya tersisa sekitar 40 persen. *ko/syah


Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Guna menekan adanya gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dari para pelaku tindak kriminal dan juga kejahatan, masyarakat desa Tanggulangin, kecamatan Kejayan, kabupaten Pasuruan dibantu pihak Kepolisian dan TNI meningkatkan sistem keamanan dengan Pam Swakarsa dan Siskamling. Tentunya hal itu dilakukan, agar warga dan juga masyarakat bersama sama turut peduli serta memberikan peran dan juga partisipasinya didalam menjaga Kamtibmas di tengah lingkungan warga dan sekitar dari setiap ancaman. Baik yang mengarah pada tindakan kriminal maupun tindakan yang mengarah pada tindak kejahatan seperti aksi teror bom yang sudah terjadi akhir akhir ini.
   Untuk itu, melalui sistem Pam Swakarsa keliling serta mengoptimalkan fungsi dari Siskamling yang ada. Diharapkan warga dan juga masyarakat khususnya di desa Tanggulangin, supaya selalu peka dan juga waspada terhadap setiap perilaku dan gerak gerik dari orang yang tak dikenal. Untuk selanjutnya segera melaporkan kepada pihak berwajib, yaitu melalui Bhabinkamtibmas wilayah hukum Polres Pasuruan maupun kepada Babinsa setempat bila dirasa atau ada hal hal yang mencurigakan atau ada aktivitas yang dilakukan oleh para pelaku kejahatan. " Saya berpesan pada warga khususnya Pak RT dan RW, karna sekarang lagi viral masalah aksi teror bom. Jadi harap waspada terutama dengan orang yg tidak dikenal, minimal identitas diri harus lengkap dari mana asal usulnya orang tersebut ", Ungkap Suradi, selaku Kades Tanggulangin kepada awak SHP pada Selasa, 15 Mei malam.
   Selain itu, Ia juga berpesan kepada seluruh warga dan juga masyarakatnya. Supaya selalu menjauhi atau menghindari adanya penyalahgunaan narkoba dan juga obat obatan terlarang, terlebih melakukan tindak kriminal dan juga kejahatan yang melawan hukum. " Khusus pemuda dan remaja, jangan sampai terlibat dg pergaulan yg gak jelas yang mengarah pada tindakan kriminal dan kejahatan. Apalagi terlibat dalam masalah penyalahgunaan narkoba dan itu betul betul harus di hindari ". Pesan Suradi kepada warga dan juga masyarakatnya.
   Diketahui untuk saat ini, pihak desa Tanggulangin sementara membuat pos siskamling di 3 titik terlebih dahulu. Yakni di wilayah RT 02, 03 dan 04, yang terletak di dusun Tembero dan akan ditambah lagi pos kamling baru dalam waktu dekat. Sementara itu, menurut salah satu anggota Polsek Kejayan Polres Pasuruan. Rokhim selaku Bhabinkamtibmas di desa Tanggulangin, menyampaikan pesan dan motivasi kepada setiap warga. Agar turut serta dalam mengantisipasi pada setiap tindakan dan juga pergerakan yang mencurigakan oleh orang lain atau yang tak dikenal.
   " Kenapa kita harus jadi polisi bagi diri sendiri, karna aparat desa dan keamanan jumlahnya yang minim. Sehingga kurang bisa maksimal untuk menjaga keamanan di masing masing desa, karna kejahatan bukan karna niat si pelaku tapi karna adanya kesempatan ". Kata Rokhim sembari memberikan motivasi dan semangat tinggi kepada warga yang menjaga di Siskamling malam itu. Pastinya, upaya dalam melakukan pencegahan dan juga kewaspadaan dengan sistem swakarsa serta mengembalikan fungsi dari pos kamling itu sendiri. Setidaknya dapat menekan ruang lingkup serta meminimalisir aksi dari para pelaku kejahatan, baik tindakan kejahatan kriminal maupun tindakan aksi teror bom seperti yang terjadi di daerah lain akhir akhir ini.
   Hal senada juga disampaikan oleh Sumadi anggota Koramil 0819 Kejayan yang juga seabagai Babinsa desa setempat. " Bahwasanya demi menjaga keutuhan NKRI dari para tangan pengganggu dan pelaku teror, yang tujuannya untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Kita jangan pernah takut pada pelaku aksi kejahatan, mari kita lawan bersama sama ". Tegasnya Sumadi. Dengan begitu, warga dan juga masyarakat secara luas nantinya dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman tanpa diselimuti ancaman tindak kriminal dan juga kejahatan. Baik dilingkungan rumah, jalan maupun di tempat umum lainnya. *Ko/Syah

Blitar Kabupaten - suaraharianpagi.com
   Upaya Pemerintah Kabupaten Blitar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang terutama terkait penerangan jalan mengusulkan system aplikasi yang mempermudah adanya laporan gangguan.
   Hal ini disampaikan Kepala Bidang Jembatan dan Peralatan Sugeng Winarno melalui kepala seksi Drainase dan PJU Arwis M. Toputiri diruangannya bahwa untuk mempermudah pelayanan gangguan penerangan jalan diusulkan satu system aplikasi yang mudah dan praktis, sehingga masyarakat dengan mudah bisa melaporkan gangguan PJU di daerahnya. Rabu, 16/5
   "Untuk mempermudah masyarakat dalam melaporkan gangguan PJU di daerah akan diusulkan adanya system aplikasi gangguan PJU  yang mudah dan praktis," Jelasnya
   Arwis menambahkan usulan system aplikasi gangguan PJU ini dimasukkan pada tahun anggaran 2019. Dengan system ini keluhan masyarakat terkait gangguan penerangan jalan umum bisa dilapirkan dengan mudah dan secepatnya bisa dibenahi.
   Dijelaskan Arwis , selama ini masyarakat melaporkan kerusakan dan gangguan penerangan jalan umum. (PJU) melalui telepon, surat dan radio dirasakan  masih kurang efektif. Sehingga diharapkan lewat aplikasi gangguan PJU yang baru akan lebih efektif dan efisien. Dia juga bercerita bahkan anak buahnya pernah dikerjai ada telepon gangguan ternyata setelah dicek tidak sesuai alias laporan palsu.
   "Nantinya kalau system aplikasi gangguan PJU sudah direalisasikan tahun depan, masyarakat yang melaporkan adanya gangguan PJU cukup melaporkan kejadian tersebut ke kecamatan dengan menunjukkan ktp saja," jelas Arwis.
   Arwis melanjutkan untuk penanganan laporan gangguan penerangan jalan umum dibagi menjadi 4 rayon yakni Blitar Srengat, Sutojayan, dan Wlingi. Untuk awal tahun 2018 hingga saat ini sudah dilakukan perbaikan sebanyak 200 titik PJU. "Kerusakannya bervariasi mulai mati lampu, jaringan rusak atau putus bahkan tiang yang rusak seperti yang terjadi di daerah Kecamatan Nglegok karena bencana puting beliung," jelasnya. *atk 


Pasuruan  suaraharianpagi.com 
   Antusias warga dan masyarakat khususnya siswa pelajar se Kota dan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur untuk menyambut kedatangan rombongan presiden RI Jokowidodo memenuhi sepanjang jalan Kota dan Kabupaten Pasuruan di sejumlah titik jalur yang dilaluinya. Dalam Kunjungan Kerja (Kunker) ke daerah Pasuruan Kota dan Kabupaten, rencananya presiden Jokowi akan mengahdiri langsung pada acara peresmian Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Pondok Pesantren (Ponpes) Bayt Al Hikmah yang ada di jalan Patiunus, kelurahan Krampyangan, kecamatan Bugul Kidul, kota Pasuruan pada Sabtu 12 Mei sekira pukul 11.30 wib.
   Selain menghadiri acara peresmian HIPMI yang akan dihadiri sebanyak 4 ribu tamu undangan penting dari berbagai daerah, rencananya Jokowi secara simbolis juga akan menyerahkan sertifikat tanah kepada masyarakat Kota dan Kabupaten Pasuruan di GOR Sasana Krida Kabupaten Pasuruan. " Kita ingin menyambut dan menyapa langsung pak presiden dijalan Pak...!, dan katanya mau lewat sini. Dan yang jelas kita merasa senang, karena pak presiden sudah mau hadir ke kota kami ", ungkap Andri salah satu siswa kelas 7 SMP Negeri 1 Kota Pasuruan, seraya dengan sabar sambil menunggu rombongan presiden lewat di jalan Balai Kota, Kota Pasuruan.
   Meskipun sudah melewati dari jadwal jam yang sudah dijadwalkan yakni sekira pukul 10.30 wib, sejumlah siswa pelajar dengan semangat dan penuh kegembiraan terlihat antusias menanti kedatangan rombongan presiden Jokowi ke Ponpes Bayt Al Hikmah hingga pukul 12.45 wib siang. Sementara Leo seorang guru Pendidikan Jasmani (Penjas) kelas Vll dan Vlll di SMP Negeri 1 Kota Pasuruan pada kesempatan dan momen kedatangan presiden RI ke Kota Pasuruan mendapat kebanggan tersendiri, khususnya bagi para siswanya. " Hari ini tadi sebetulnya ada tiga acara kegiatan, yakni wisuda kelas 9, pameran seni dan penyambutan kedatangan presiden RI 1 ke Bayt Al Hikmah. Dengan begitu nantinya siswa juga lebih mengenal dan mengetahui secara langsung pada sosok presidennya. Sehingga memberi kebanggaan tersendiri, karena daerah kami sudah menjadi perhatian presiden ", kata Leo saat dikonfirmasi awak SHP sambil memandu siswanya di pinggir jalan depan sekolah SMP Negeri 1.
   Diperkirakan, setelah dari Ponpes Al Hikmah dan ke GOR Sasana Krida. Selanjutnya Jokowi akan meninjau langsung ke proyek TOL Nasional Pasuruan-Probolinggo (Paspro) yang ada di wilayah Grati, Kabupaten Pasuruan pada pukul 16.25 wib nantiya. Dan setelah itu langsung akan bertolak ke Jakarta melalui bandara Juanda 8 Surabaya sekira pukul 17.00 wib selanjutnya menuju ke bandara Halim Perdana Kusuma Tanggerang. *ko/syah

1

 Pasuruan - suaraharianpagi.com 
   Selama giat Operasi Patuh (Proaktif Amanah Tegas Unggul Humanis) Semeru 2018, Kepolisian Lalu Lintas Polres Pasuruan Kota telah menilang sebanyak 2.609 pelanggar selama 14 hari, pelanggar lalulintas tersebut berdominasi pengendara motor yang tidak memakai helm SNI, tidak melengkapi surat-surat kendaraan, pengendara yang melawan arus dan tidak memakai sabuk pengamanan (khusus mobil). 
   Operasi yang dimulai pada tanggal 26 April hingga 09 Mei 2018 tersebut, banyak pengendara melanggar tata tertib dan peraturan lalu lintas. Diantaranya tidak membawa surat kendaraan, tidak memiliki SIM serta melanggar perlengkapan pada kendaraan yang digunakan pengendara tidak sesuai standartnya. Kanit Patroli, Satlantas Polres Pasuruan Kota  Ipda Sukrisno.SH menjelaskan, "bahwa giat Ops Patuh dan jelang Ops Ketupat tersebut dilakukan untuk mengurangi jumlah pelanggaran serta menekan angka kecelakaan saat dijalan, Intinya kita ingin mengurangi pelanggaran dan menekan angka kecelakaan lalu lintas.
   Tak Bawa Surat Kendaraan Seorang Pelajar Terkena Razia Ops Patuh Semeru, saat ditanyai awak media SHP selain tidak membawa surat-surat dia juga tidak memiliki SIM ( Surat Ijin Mengemudi ), " saya tidak tahu mas kalau STNKnya sudah diambil dari jok sama orang tua dan setiap harinya ditaruh jok motor mas, saya juga belum memiliki SIM karena saya masih belum cukup umur untuk memiki SIM, jelas si pelajar tersebut. 
   Dengan itu, Ipda Sukrisno, SH menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih hati - hati lagi untuk mengawasi anak-anaknya, "kami harap orang tua lebih hati-hati lagi untuk mengawasi anaknya apa lagi dia ini masih belum cukup untuk mengemudi kendaraan bermotor sendiri dan masih belum bisa memiliki SIM ". 
   Selain itu Sukrisno juga menambahkan, " kami berharap kepada seluruh masyarakat, patuhilah undang-undang lalu lintas yang ada dan jangan melanggar, karena kecelakaan bermula dari sebuah pelanggaran itu sendiri ", imbuhannya. *ko/syah



Pasuruan - suaraharianpagi.com 
   Keberadaan bangunan stan los pasar Gadingrejo, kota Pasuruan, mendapat sorotan ketua DPRD kota Pasuruan Ismail Muhammad Hasan SE. Lantaran, stan yang sudah dibangun pada tahun 2016 silam itu hingga saat ini belum juga difungsikan atau ditempati pedagang. Hal itu dikarenakan, desain ukuran stan dan juga akses jalan yang disiapkan oleh Pemerintah Kota ( Pemkot ) itu dinilai oleh sejumlah pedagang terlalu kecil dan tidak memadai. Sehingga para pedagang enggan untuk menempati stan tersebut dan lebih memilih berjualan di setiap akses jalan pasar Gadingrejo itu sendiri.
   Diketahui, bahwa bangunan stan los yang dikerjakan pada APBD tahun 2016 silam tersebut terdapat 72 stan dan kondisinya pun masih terlihat kosong. Karena para pedagang sendiri, hingga saat ini lebih memilih berjualan dilokasi lain yakni disepanjang akses jalan dalam pasar, dibanding di stan baru yang sudah disediakan oleh Pemerintah itu. " Sekarang mau menempati gimana Mas...!. Bayangkan dengan kondisi stan yang terlalu kecil, pasti gak muat dagangan kita dan pedagang lain termasuk akses jalannya pun juga agak sempit. Jadi saat ini pedagang lebih memilih berjualan dilokasi lain", ujar salah satu penjual bumbu dapur kepada awak SHP,  yang enggan untuk disebutkan namanya tersebut.
   Sementara dalam hal ini, ketua DPRD kota Pasuruan Ismail Muhammad Hasan SE meminta supaya Pemerintah segera melakukan kajian dan juga penataan ulang terhadap kondisi yang ada. Baik mengenai ukuran stan dan akses jalan, maupun terhadap jumlah pedagang yang hendak direlokasi nantinya. " Setidaknya pemerintah harus melakukan kajian antara jumlah pedagang dengan luas stan yang dibutuhkan terlebih dahulu, sebelum melakukan proses pekerjaan bangunan. Dan apa yang sudah direncanakan menurutnya lebih matang, selanjutnya juga harus dilaksanakan dilapangan ", kata Ismail saat ditemui awak SHP di kantor DPRD pada Jum'at, 11 Mei siang.
   Ismail juga mengkhawatirkan, bila kondisi tersebut dibiarkan berlanjut dan tidak ada tindakan dari pihak Pemerintah untuk melakukan pembenahan. Maka tidak menutup kemungkinan, bangunan stan yang sudah dibangun dan disiapkan oleh Pemerintah itu menjadi mangkrak dan tatanan pasar tetap terlihat semrawut. " Pada saat itu mungkin kurang ada kesinergian antara pemerintahan yang sekarang dengan pemerintahan sebelumnya. Terus mengenai program yang ada, setidaknya dilakukan secara berkesinambungan. Bila hal itu tidak dilakukan, maka yang terjadi bangunan itu akan jadi mangkrak ", pungkasnya Ismail dari politisi PKB tersebut. Guna menyikapi kaitannya bangunan stan los yang belum juga dimanfaatkan oleh sejumlah pedagang tersebut, selanjutnya pihak DPRD kota Pasuruan dalam hal ini komisi lll akan meninjau langsung ke lokasi pasar Gadingrejo. Agar nantinya bangunan itu dapat difungsikan dengan baik. *ko/syah



Pasuruan - suaraharianpagi.com 
   Setiap satu bulan sekali, tim penggerak ibu PKK se-kecamatan Kejayan, kabupaten Pasuruan secara rutinitas terus melakukan pengajian secara bergilir di masing masing desa. Kali ini, dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan tahun 1439 hijriyah atau 2018. Tim penggerak ibu PKK dari 25 desa se-kecamatan Kejayan, kabupaten Pasuruan ikuti pengajian rutin yang diadakan di dusun Tembero, desa Tanggulangin, kecamatan Kejayan, kabupaten Pasuruan. Pada Senin, 7 Mei pukul 08.00 wib pagi.
   Pengajian oleh tim PKK tersebut dilakukan, selain dilakukan secara rutinitas tiap bulannya juga sekaligus sebagai penutupan saat memasuki bulan suci ramadhan. Selanjutnya, dilaksanakan kembali pengajian rutin itu setelah umat muslim menjalani bulan puasa selama satu bulan penuh di bulan suci ramadhan. Acara yang dihadiri oleh semua ketua ibu PKK dari 25 desa, pihak Kecamatan dan Kades se-kecamatan Kejayan, kabupaten Pasuruan, muspika dan perangkat desa setempat.
   Melalui ceramah tauziahnya, Nyai Aisyah asal Ketangirejo, kecamatan Kejayan, kabupaten Pasuruan memberikan pesan kepada tamu undangan dan masyarakat luas agar betul betul memanfaatkan bulan suci ramadhan dengan memperbanyak ibadah dan membaca kitab suci al-qur'an. "Didalam bulan puasa, mari kita perbanyak ibadah dengan menjalani puasa penuh dan mengaji alqur'an. Bukan hanya dibulan suci ramadhan, setiap hari mari kita tingkatkan amal dan ibadah kita", Kata Aisyah pada ceramahnya dihadapan semua tamu undangan. Nyai Aisyah juga berharap agar didalam momen bulan ramadhan mendapat suatu keberkahan serta menjadikan orang yang menjalankan puasa menjadi khusnul khotimah. "Orang yang paling disayang aleh Allah SWT adalah, orang muslim yang melakukan puasa didalam bulan suci ramadhan. Mudah mudahan kita bisa melaksanakan puasa kedepan dan bisa mengamalkannya. Sehingga dijadikan orang yang khusnul khotimah". Tambahnya Aisyah.

   Dari sebanyak 25 desa tersebut diantaranya yakni desa Tanggulangin, Kedung Pengaron, Patebon, Pacarkeling, Randugong, Sladi, Kejayan, Lorokan, Kepuh, Ambal Ambil, Cengkrong, Klangrong, Sumber Banteng, Wrati, Sumber Suko, Oro Oropule, Kedemungan, Klinter, Wangkal Wetan, Tundo Soro, Ketangi, Benerwojo, Coban Joyo, Kurung dan desa Luwuk. Sementara itu, Kades Tanggulangin Mokhammad Suradi juga menjelaskan bahwa dari tujuan pengajian rutin dilakukan tiap bulan guna menjalin kerukunan sesama ibu muslimah dan juga sesama Kades yang ada. " Pengajian rutin ini untuk menjalin kerukunan antar desa se kecamatan, sekaligus menyambut bulan suci ramadhan dan dibuka lagi setelah ramadhan ". Dirinya juga berharap, supaya pengajian yang selama ini dilakukan terus dan lebih ditingkatkan. " Agar pengajian ini terus diadakan dan semoga mendapat berkah terlebih di dalam bulan suci ramadhan mudah mudahan dapat menjalani dengan khidmat". Pungkasnya Suradi. *ko/syah


Probolinggo–suaraharianpagi.com
   Peredaran garam non SNI memang selama ini menjadi soal yang tak henti–hentinya menjadi human interest dari berbagai pihak, khususnya Pemerintah RI. Ini dikarenakan banyak produsen (khususnya home industry) yang memproduksi garam konsumsi tidak mengikuti aturan yang di persyaratkan oleh Peraturan Perundang – Undangan, diantaranya sertifikasi SNI.
   Pada hari Kamis, tanggal 03 Mei 2018, Polsek Kraksaan Resor Kabupaten Probolinggo melakukan ‘penggerebekan’ terhadap UD. Al-Ikhlas, salah satu produsen garam konsumsi non SNI merk Merpati yang beralamat di Desa Kebonagung Kec. Kraksaan Kab. Probolinggo. ‘Penggerebekan’ tersebut langsung dipimpin oleh Kapolsek Kraksaan, AKP Dr. Joko Yuwono, SH., MHum.
   Didalam ‘penggerebekan’ tersebut, Penyidik Polsek Kraksaan berhasil melakukan penyitaan terhadap beberapa merk garam konsumsi. Jumlah yang disita mencapai hampir 1000 pack garam konsumsi. Selain itu, Penyidik Polsek Kraksaan juga berhasil mengamankan Sdr. Muksin, pemilik UD. Al-Ikhlas yang memproduksi garam konsumsi merk Merpati tersebut.
   UD. Al-Ikhlas memproduksi garam konsumsi beryodium bermerk Merpati, namun didalam ‘penggerebekan’ tersebut diperoleh juga garam konsumsi berbagai merk, diantaranya garam konsumsi merk Garam “D” yang dikemas Anugrah Mandiri Sidoarjo, merk Jangkar yang di beli Sdr. Muksin dari produsen garam konsumsi UD. Putra Tunggal yang beralamat Desa Kropak Kec. Bantaran Kab. Probolinggo.
    “Kami mengapresiasi penggerebekan oleh Penyidik Polsek Kraksaan terhadap produsen garam non SNI merk Merpati tersebut. Peredaran garam non SNI menjadi keresahan tersendiri bagi pegiat perlindungan konsumen. Garam konsumsi beryodium yang di produksi haruslah memenuhi sertifikasi SNI 3556 : 2010. Jika garam konsumsi tidak memenuhi sertifikasi SNI maka garam konsumsi beryodium tersebut hukumnya ‘haram/terlarang’ untuk di produksi/diperdagangkan. Tujuan SNI garam konsumsi beryodium ialah : Melindungi kesehatan konsumen, Menjamin perdagangan pangan yang jujur dan bertanggung jawab, dan Mendukung perkembangan dan diverifikasi produk industri garam konsumsi beryodium,” ujar Aris Syarofi, Sekretaris Komnas Perlindungan Konsumen dan Pelaku Usaha Probolinggo.
   Lanjut Aris, “Kami akan terus aktif memantau perkembangan penyidikan perkara Garam Konsumsi Non SNI dengan produsen UD. Al-Ikhlas (Sdr. Muksin) yang beralamat di Desa Kebonagung Kec. Kraksaan tersebut. Penyidikan garam non SNI yang disidik Penyidik Polsek Kraksaan tersebut haruslah sampai ke meja persidangan Pengadilan Negeri Kraksaan. Penyidik dapat menjeratnya dengan Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) huruf a UU RI No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman pidana penjara selama-lamanya 5 (lima) Tahun. Dasar hukum pemberlakukan wajib Sertifikasi SNI terhadap garam konsumsi beryodium ialah Keputusan Menteri Perindustrian No. 29/M/SK/2/1995”. *rid




Sampang – suaraharianpagi.com
  Upacara peringati Hari Pendidikan Nasiaonal di gelar di halaman Kantor Pemerintah Deaerah Kabupaten Sampang Rabu (2/5), dalam peringatan HARDIKNAS menjadikan evaluasi masih banyaknya permasalahan yang ada didalam dunia pendidikan terus mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah, khususnya kualitas pendidikan yang masih belum merata disemua sektor. Termasuk pula dinas pendidikan setempat yang secara runtime berusaha agar perluasan kualitas pendidikan ini tetap terlaksana.
   Dalam sambutan tertulis Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang dibacakan oleh Pj Bupati Sampang Drs Ec Jonathan Judianto menyatakan bahwa tema Hari Pendidikan Nasional kali ini adalah Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan. Dimana tema tersebut terkait erat dengan fenomena dunia yang berubah sangat cepat dan menuntut kualitas yang semakin tinggi. Untuk itu, pihaknya mengajak marilah resapi dan renungkan tema tersebut, kemudian diwujudkan bersama-sama.
   Dengan begitu, seluruh lapisan masyarakat akan dapat menjangkau layanan pendidikan yang berkualitas. Selain itu, dia juga mengajak pada Hari Pendidikan Nasional 2018 untuk singsingkan lengan baju menggerakkan reformasi pendidikan nasional demi anak cucu kita. “Atas nama pemerintah menyampaikan penghargaan dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada seluruh insan pendidikan di tanah air yang telah mengabdi dan berkorban demi kemajuan pendidikan,” katanya dalam upacara Hardiknas yang dihalaman Pemkab sampang.
   Lebih lanjut, Dinas Pendidikan di daerah diharapkan juga mendukung Langkah pemerintah dalam dunia pendidikan yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat.
   “Reformasi pendidikan nasional merupakan program jangka panjang, untuk itu perlu dilakukan secara sistematis,” katanya mengutip sambutan dari menteri.
Senada juga disampaikan oleh kepala dinas pendidikan, H. M Jupri Riyadi S.Pd SH. Ia menegaskan bahwa Peringatan Hardiknas menjadi momentum silaturahmi, menjalin kekompakan, evaluasi serta mendorong semangat untuk meningkatkan mutu pendidikan. “Mari kita lupakan sejenak tugas keseharian, Hari ini kita memperingati Hardiknas dengan sukacita sambil mengevaluasi diri,”ungkapnya. *rn


Pasuruan - suaraharianpagi.com 
   Polsek Kraton, Polres Pasuruan Kota berhasil meringkus dan mengamankan 1 dari 3 tersangka komplotan spesialis pencuri kabel jaringan milik Telkom yang terjadi di dekat rel KA tepatnya didusun Kalimas, desa Bendungan, kecamatan Kraton, kabupaten Pasuruan pada Minggu, 29 April kemarin. Tersangka berinisial Y 26th seorang pengangguran asal desa Durensewu, kecamatan Pandaan, kabupaten Pasuruan, ditangkap lantaran kedapatan melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan bersama 2 teman lain yang berhasil lolos melarikan diri saat dikejar.
   Atas kejadian tersebut, saat ini pihak kepolisian secara serius akan terus melakukan upaya pencarian dan penyelidikan terhadap 2 tersangka lain yang berhasil melarikan diri. " Dua pelaku lain masih buron dan terus dilakukan pengejaran karena sangat meresahkan, merugikan serta mengganggu jaringan komunikasi. Atas kejadian ini, kita serius akan menindak termasuk pada kejadian kriminal lain ", Tegasnya, Kapolsek Kraton AKP Masroni Hardiawan SH saat dikonfirmasi di ruang tugasnya Senin, 30 April siang.
   Kejadian bermula, pada Minggu, 29 April 2018 sekira pukul 05.00 wib pagi. Ketiga tersangka saat itu sedang melakukan aksi pencurian jaringan kabel Telkom dekat rel KA jalur stasiun Pasuruan Kota-Bangil yang terletak di dusun Kalimas, desa Bendungan, kabupaten Pasuruan dengan cara memotong kabel yang terpasang ditiang Telkom. Sayangnya, upaya para tersangka diketahui sejumlah warga setempat. Merasa curiga dengan gerak gerik para pelaku, seketika warga tersebut mendekati para tersangka dan seorang warga lain melaporkan kejadian itu ke pihak Polsek Kraton. Alhasil satu tersangka berhasil diringkus dan diamankan beserta BB yang ada.
   Dari hasil penangkapan itu, selain mengamankan seorang tersangka. Pihak kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti peralatan yang digunakan pelaku untuk melakukan pencurian, yakni berupa 1 alat pemotong berupa gunting besar, 1 buah gergaji besi, 1 buah pisau cater, 1 unit sepeda motor matic dengan Nopol N 4081 TCF milik pelaku termasuk barang bukti hasil curian berupa potongan kabel sebanyak 1 bak mobil pickup. Selanjutnya Masroni berharap peran masyarakat secara luas dalam membantu, peduli, menjaga serta memberikan informasi bila ada hal hal dianggap mencurigakan. Selanjutnya melaporkan pada pihak berwajib.
   "Saya berharap supaya masyarakat ikut peduli terhadap obyek vital serta memberikan informasi kepada pihak berwajib bila ada hal hal yang mencurigakan di lapangan", Ungkapnya. Akibat perbuatannya tersebut, tersangka Yuda telah melanggar pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan terancam hukuman penjara maksimal selama 7 tahun penjara. *ko/syah


XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget