April 2018


 Pasuruan - suaraharianpagi.com 
   Sebanyak 2.040 muslimah se-kota Pasuruan, yang ikut dalam pagelaran "Rebana Muslimah Berbakiak 2018" yang di laksanakan disepanjang jalan Pahlawan kota Pasuruan berhasil memecahkan rekor muri pada Jumat, 27 April malam. Acara yang diikuti oleh sejumlah masyarakat dari 34 kelurahan itu, membuat suasana yang ada menjadi semarak dan meriah. Karena lautan manusia dengan berpakaian muslimah sambil memukul rebana dan mengenakan bakiak memadati seluruh badan di sepanjang jalan Pahlawan tersebut. Selain untuk menggali potensi tradisi dengan bernuansa  islami, sebagai bentuk wujud kota Pasuruan adalah kota 'Santri dan Pusaka'. Setidaknya dalam hal ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan juga bertujuan ingin menanamkan sebuah perilaku yang lebih berakhlak ditengah lingkungan masyarakat kedepannya. 
   "Dalam tradisi umat muslim, sengaja kita ciptakan salah satunya dengan tema muslimah berbakiak. Dan itu sebagai bentuk wujud kita untuk mendukung kota pasuruan sebagai santri dan pusaka ", Kata Setiyono dalam pesan dan tujuan dari acara tersebut digelar. Selebihnya, Ia juga berharap agar potensi yang ada tersebut selanjutnya dapat dikenal dan diketahui oleh daerah lain atau dunia luar. Dengan begitu, setidaknya kota Pasuruan akan memiliki daya tarik tersendiri dalam menarik perhatian para wisatawan lokal dan asing dari segi tradisi dan juga budaya yang ada. " Mudah mudahan dengan upaya kita mewujudkan kota ini sebagai kota santri dan pusaka, akan menjadi daya saing tersendiri dengan kota kota lain yang ada", Pungkasnya Setiyono.
   Lantunan shalawat yang diiringi dengan alat rebana, membuat larut pada nuansa kereligian. Keunikan pagelaran tersebut semakin terlihat semarak, ketika para peserta dengan jumlah 2.040 jiwa itu secara bersama menghentakkan bakiak yang dikenakannya itu pada alas jalan raya. Bukan hanya itu, dalam acara Pemkot juga menghadirkan seorang artis ibu kota yaitu Sahrul Gunawan untuk tampil diatas panggung. Sehingga membuat acara yang ada semakin meriah dan semarak serta menjadikan suasana ditempat menjadi lebih kental akan religinya. *Ko/Syah




Pasuruan - suaraharianpagi.com 
   Setelah dilakukannya ujian seleksi terhadap calon perangkat baru pada Rabu, 18 April lalu, akhirnya Kepala Desa (Kades) Benerwojo, kecama tan Kejayan, kabupaten Pasuruan melantik 4 perangkatnya untuk mengisi kekosongan di pemerinta han desanya. Hal itu dilakukan, agar kondisi kekosongan didalam peme rintahan desa Benerwojo dapat terisi dan semua kaitannya dengan sistem pelayanan dan keamanan yang ada di desa dapat berjalan normal dan optimal.
   Dari ke 4 perangkat baru yang dilantik yakni terdiri dari 3 orang menempati sebagai posisi Kepala Dusun (Kasun) dan 1 orang sebagai Kaur Tata Usaha dan Umum. Berikut juga nama Kasun dan Kaur yang baru dilantik di kantor desa Benerwojo pada Jumat, 27 April pagi diantaranya Nurul Huda sebagai Kasun Pelunggaan, Muhammad Soleh sebagai Kasun Brintik dan Arjo sebagai Kasun Dampol Harjo serta Sofandi sebagai Kaur Tata Usaha dan Umum. Turut hadir dalam acara pengambilan sumpah janji pelantikan dan pengukuhan perangkat desa yakni diantaranyan Camat Kejayan, Kapolsek, Danramil, Muspika, ketua BPD, ketua Panitia dan sejumlah perangkat lainnya.
   Kades Benerwojo Rosyidi, kecamatan Kejayan, kabupaten Pasuruan dalam pesan pidato kepada semua perangkatnya supaya selalu memberikan pelayanan terbaik bagi warga dan masyarakat desa Benerwojo. " Mudah mudahan perangkat yang lama selalu diberikan kesehatan dan bagi perangkat yang terpilih supaya bisa lebih memberikan pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik lagi. Kita juga harus banyak belajar dan bertanya agar tidak salah dalam melangkah serta mengambil keputusan ", Pesan yang di sampaikan Kades Rosyidi kepada perangkat dalam pidatonya.
   Hal senada juga disampaikan oleh Camat Kejayan Drs Suhartoyo MM. Bahwa semua pejabat pemerintahan desa, khususnya perangkat baru agar menjalankan semua amanah dan tanggung jawabnya sesuai dengan prosedur yang ada. " Tolong perangkat yang terpilih betul betul amanah dipertanggung jawabkan dan secara prosedur dilakukan. Selaku kepanjangan tangan dari pemerintah desa, saya berharap supaya masing masing kasun secara struktural mampu menyelesaikan setiap permasalahan warga yang ada di dusun selanjutnya bisa memberikan solusi atau jalan keluar yang terbaik ", Kata Camat Suhartoyo.
   Dalam pengakuannya, Suhartoyo juga memotivasi dan memberi apresiasi pihak desa Benerwojo mengenai pembayaran pajak yang rutin. " Untuk tradisi pembayaran pajak yang rutin di desa ini, supaya terus dipertahankan. Untuk pemilihan pilbup nanti masyarakat bisa menghadiri dan memilih sesuai dengan keinginan masing ", Pungkasnya.
   Selain itu juga, dalam acara pelantikan Kapolsek AKP Sumaryanto memberikan ucapan selamat kepada perangkat terpilih. Dan berharap, supaya dengan adanya posisi perangkat yang sudah terisi dapat bersinergi dalam mewujudkan Kamtibmas di tiap lingkungan dusun. " Saya ucapkan selamat kepada perangkat terpilih, dan segera ikut serta dan menjaga Kamtibmas secara umum didesa dan secara khusus di dusun. Agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan dan untuk kegiatan ronda supays lebih ditingkatkan ditiap rukun tangga dengan cara mengaktifkan kembali sistem pos kamling ", Ujarnya Kapolsek Sumaryanto. 
   Diketahui, menurut data monografi di desa Benerwojo terdapat jumlah penduduk ada sebanyak 2.347 jiwa yang terdiri dari laki laki 1.161 jiwa dan perempuan 1.186 jiwa. Mayoritas semua warganya bekerja sebagai petani.  Selanjutnya, guna memberikan ucapan selamat kepada para perangkat yang sudah dilantik. Semua tamu undangan dan juga perangkat lain, secara bergilir berjabat tangan dan disambung dengan acara ramah tamah secara bersama. *ko/syah




Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Selama giat Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2018, unit Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Pasuruan Kota , Polda Jawa Timur, berhasil mengungkap tindak pidana penyalahgunaan narkoba sebanyak 13 kasus dan mengamankan 16 tersangka. Operasi yang dilakukan selama 12 hari, terhitung sejak tanggal 13 April hingga 24 April 2018 oleh pihak kepolisian. Sudah ada 13 kasus yang berhasil diungkapnya, 8 diantaranya kasus narkotika jenis sabu dengan sebanyak 10 tersangka dan 5 lainnya merupakan kasus kesehatan jenis obat keras dengan 6 tersangka.
   Sangat disayangkan, ternyata 2 dari 16 tersangka yang diamankan kepolisian karena sebagai pengedar sabu merupakan seorang PNS aktif di Kesbangpol Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan yaitu Ari Fauzi (40) warga asal jalan Airlangga, kelurahan Purworejo, kecamatan Purworejo, kota Pasuruan dan satunya lagi seorang pensiunan PNS di Pemkot Pasuruan sebelumnya yaitu Slamet alias Mirun warga jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, kelurahan Petamanan, kecamatan Panggungrejo, kota Pasuruan.
   " Menurut pengakuan tersangka yang diketahui sebagai pegawai negeri sipil di kesbangpol itu, sudah berjalan satu tahun sebagai pengedar. Kita sudah koordinasi dengan pihak pemda dan melaporkan kepada atasannya. Kemudian tersangka kita proses dengan aturan yang berlaku ", kata Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Rizal Maromo SIK kepada sejumlah media di acara press release setelah apel gelar pasukan di halaman mako pada Kamis, 26 April pagi. Dari tangan para tersangka, pihak kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa sabu seberat 6,43 gram, pil dengan jenis triexyphenidyl sebanyak 4.371 butir serta Minuman Keras (Miras) sebanyak 500 botol dari berbagai jenis dan dari TKP yang berbeda. Yakni desa Nguling, Rejoso, Grati, Lekok, Bugulkidul, Kraton, Pohjentrek, Purworejo, Gadingrejo dan Keboncandi. Sementara didalam memerangi penyalahgunaan peredaran narkoba dilingkungan masyarakat, Walikota Pasuruan Setiyono mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk wartawan turut memberikan informasi dalam memberantas narkoba secara bersama.
   "Untuk mengurangi peredaran bebas narkoba, bersama sama mari kita memberantas yang namanya narkoba. Tapi tolong juga bantuan wartawan dalam memberikan informasi, jadi sama sama lah dalam memberantas narkoba dan miras yang ada di kota pasuruan ", ungkapnya Setiyono.  
   Atas perbuatannya melanggar hukum tersebut, para tersangka tindak pidana penyalahgunaan narkoba jenis sabu akan dijerat dengan pasal 112 (1) jo 114 (1) jo 127 (1) Undang Undang Republik Indonesia nomer 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara 5 hingga 15 tahun penjara. Sedangkan bagi kasus pil koplo akan dijerat dengan pasal 196 jo 198 Undang Undang Republik Indonesia nomer 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. Sedangkan untuk tersangka miras masuk dalam kategori Tindak Pidana Ringan (Tipiring). *ko/syah



Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Pada hari kamis, 26 April,  Polres Pasuruan kota melaksanakan apel gelar pasukan oprasi Patuh Semeru 2018 yang dipimpin oleh AKBP Rizal Martomo S.I.K. Apel operasi patuh semeru 2018 yang diikuti personil gabungan dari Polri, TNI, Dinas perhubungan, Polisi pamong praja, ormas dari Senkom, Walikota dan Ketua DPRD kota Pasuruan yang digelar mulai 26 April hingga 9 Mei 2018. Menurut Kapolresta sendiri, dengan adanya operasi ini diharapkan bisa menekan angka korban akibat kecelakaan lalu lintas di jalan raya.
   Kapolres juga menjelaskan dalam menyampaikan amanatnya, "permasahan dibidang Lalu Lintas, dewasa ini telah berkembang dengan cepat dan dinamis. Hal ini sebagai konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk yang memerlukan transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidup. Perkembangan transportasi juga telah menginjak era digital, dimana oprasional order angkutan publik sudah berada dalam genggaman / cukup menggunakan handphone. Modernisasi ini perlu diikuti dengan inovasi dan kinerja Polri khususnya Polantas, sehingga mampu mengantisipasi segala dampak yang akan timbul dari modernisasi transportasi tersebut. Maka dari itu Polantas terus berupaya melaksanakan program Kapolri yang disebut PROMOTER (Profesional-Modern-Terpercaya)". 
   Kapolres juga menambahkan dalam menyampaikan amanatnya, "sesuai amanat undang- undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan angkutan jalan, kita diharapkan untuk mewujudkan dan KAMSELTIBCAR LANTAS ( memelihara keamanan, keselamatan dan kelancaran serta ketertiban berlalu lintas), meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korba  kecelakaan lalu lintas, membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik, yang merupakan hal yang kompleks dan tidak bisa ditangani oleh Polantas sendir melainkan sinergitas antar pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah, dan solusinya yang harus diterima dan dijalankan oleh semua pihal, pungkas Kapolres dalam menyampaikan amanatnya. 
   Dalam operasi patuh semeru 2018 kali ini ada 7 point pelanggaran yang akan ditindak tegas oleh jajaran lalulintas. Pengemudi yang mengemudi sambil menggunakan Handphone, Pengemudi ataupun pengendara motor yang melawan arus, Pengemudi yang membawa narkoba maupun minuman keras, pengendara motor yang tidak menggunakan helem, pengendara motor dibawah umur atau yang belum memiliki surat izin mengemudi (SIM), pengemudi yang tidak menggunakan sabuk pengaman, mobil bak terbuka (pickup maupun truk) yang membawa penumpang maupun Mobil barang yang melebihi tonase muatan. *ko/syah



Pasuruan - suaraharianpagi.con
   Upaya Pemerintah pusat dan DPR RI dalam wacananya merevisi terhadap Undang Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya (LLAJR), mengenai alat transportasi online kendaraan roda dua (R2) yang akan disahkan didalam UU dinilai sebagian masyarakat kota Pasuruan belum tepat. Pasalnya, guna memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya para pengguna jasa alat transportasi angkutan umum. Selain faktor efisien waktu dan biaya, Pemerintah juga harus memperhatikan faktor keselamatan, keamanan dan juga kenyamanan pada penumpang saat dijalan. Untuk itu, masyarakat berharap supaya Pemerintah pusat betul betul harus melakukan kajian yang lebih matang terhadap semua aturan dan regulasi terlebih dahulu. Sehingga keputusan yang akan diambil nantinya tidak terkesan dipaksakan atau di akomodir oleh pihak dan kelompok tertentu, didalam memutuskan kendaraan R2 yaitu transportasi online sebagai angkutan umum kedepan.
   "Kalau menurut saya lebih enak naik angkutan umum line Mas, dibanding harus naik ojek sepeda motor. Karena selain kita tidak kepanasan dan kehujanan, kita juga bisa duduk sambil bersandar dengan tenang terlebih barang belanjaan dari pasar bisa muat. Terutama juga masalah keselamatan juga lebih aman dijalan ", kata Sarofah (46) warga asal pedukuhan Babatan, kelurahan Bakalan, kecamatan Bugulkidul, kota Pasuruan salah satu pedagang warung nasi dan minuman. 
   Sarofah juga berharap supaya Pemerintah bisa memberikan solusi tentang angkutan umum yang lebih tepat dan bermanfaat bagi masyarakat pengguna angkutan umum, bukan justru malah sebaliknya. Terlebih dalam kapasitas muatan yang terbatas juga harus di perhitungkan juga. " Memang setiap harinya saya naik mobil angkutan umum untuk belanja dipasar, meskipun saya punya sepeda motor. Karena selain lebih murah, juga tidak ribet dan tidak membahayakan bila membawa barang belanjaan yang lebih ", pungkasnya Sarofah kepada awak SHP, sembari melayani pembeli diwarung miliknya pada Jumat, 20 April siang.
   Hal senada juga dikeluhkan oleh sejumlah tukang penggayuh becak Hufron (43) warga Trajeng, kecamatan Panggungrejo, kota Pasuruan yang biasa mangkal di persimpangan Gedungwolu.  " Semenjak adanya ojek online, pelanggan penumpang yang biasa naik becak saya sekarang juga beralih ke ojek online Mas....!. Cara kasarnya inikan sudah merampas dan yang pasti pendapatan juga berkurang. Jadi mohon lah pada Pemerintah pusat supaya ada solusi yang tepat", ungkapnya Hufron sambil menunjukkan wajah penuh kekecewaan.
   Sementara kebijakan tersebut juga dinilai oleh salah satu praktisi hukum kota Pasuruan, Wiwin Ariesta SH, yang telah beredar di video mengatakan. Bahwa Pemerintah harus lebih bijak dalam mengambil keputusan, dengan melihat dari berbagai aspek. " Rencananya pemerintah dalam merevisi UU, harus dipikir dan dikaji lebih matang. Karena untuk mengubah suatu UU itu tidak harus mendengar desakan dari kelompok itu saja, dan harus melihat dari aspek filosofis, yuridis, ekonomi, sosiologis. Kalau hanya merubah beberapa poin saja, saya pikir cukup membuat turunan UU dibawahnya lagi atau diperdakan. Saya kira UU nomer 108 tahun 2017 semua sudah terkafer didalamnya ", paparnya.
   Begitupun dengan dampak sosial yang akan ditimbulkan akibat diberlakukannya transportasi online diberbagai daerah, yang jelas akan mengganggu stabilitas pada perekonomian warga yang berprofesi jasa angkutan umum lain seperti tukang penggayuh becak, tukang ojek mangkal dan juga mobil angkutan trayek dalam desa atau kota. Guna mendapatkan rasa aman dan juga nyaman dalam menggunakan jasa transportasi atau angkutan umum, tentu menjadi harapan bagi semua masyarakat khususnya para penumpang. Dan bila kendaraan roda dua (R2) bisa dinyatakan layak sebagai transportasi umum, pertanyaanya "Apakah kendaraan R2 sudah memenuhi rasa aman dan nyaman bagi penumpang, terutama pada kondisi cuaca panas dan dimusim penghujan? ". *ko/Syah



Probolinggo–suaraharianpagi.com
   Pasca menduduki jabatan sebagai Danrem 083/BDJ, Kolonel Inf Bagus Suryadi Tayo melakukan kunjungan kesejum lah satuan bawahanya, Salah satu jajaran yang mendapat kunjungan dari pejabat tinggi Korem 083/BDJ ini adalah Komando Distrik Militer (Kodim) 0820/ Probo linggo.
   "Kedatangan Kolonel Inf Bagus Suryadi Tayo sebagai orang nomor satu dan sebagai orang baru dijajajaran Korem 082/BDJ ke Kodim 0820/ Probolinggo murni untuk mengenal secara dekat kepada prajurit dan keluarganya yang ada dijajaran Korem 083 yang dipimpinnya tidak ada kaitanya dengan yang lain," kata Dandim 0820/Probolinggo, Letkol Kav Depri Rio Saransi.
   Sementara Kolonel Inf Bagus Suryadi Tayo sebagai Danrem 083/BDJ yang baru dalam arahannya mengingatkan kembali kepada seluruh prajuritnya dan aparatur sipil negara yang bertugas dijajaranya untuk menjaga netralitas.
   "Mengingat tahun ini merupakan tahun politik yang mewajibkan prajuritnya tetap menjaga netralitas, Maka saya berharap untuk berbuat dan bertindak sesuai arahan dan ketentuan yang telah digariskan oleh para komandan satuan," ujarnya.
   Danrem 083/BDJ juga menambahkan tentang pentingnya untuk mewaspadai berita hoax dan berharap semua jajajaran tidak ikut-ikutan dalam menyebarkannya berita yang belum tentu kebenaranya tersebut. " Pada semua jajaran Korem 083/BDJ baik pada komanda satuan maupun anggota untuk tidak ikut serta dalam melakukan penyeberan berita hoax dan harus tetap waspada," pungkasnya. *kmr



Sampang – suaraharianpagi.com
   Pemerintah Kabupaten Sampang menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1439 Hijriyah, Senin (16/04/2018). Peringatan Isro’ Mi’raj digelar di Pendopo Bupati Sampang, acara dihadir Dandim 0828 Sampang Letkot Inf Indrama Bodi, Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman, Kepala Bakesbangpol Sampang H. Rudi Setiady Kepala Kemenag Sampang H. Juhedi, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (KOPD), Camat se Kabupaten Sampang, Ulama’ dan Tokoh Masyarakat.
   Penjabat (Pj) Bupati H. Jonathan Judianto yang di wakili Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang Puthut Budi Santoso menjelaskan, dalam memperingati hari besar keagamaan Isra’ Mi’raj tak lain dengan maksud dan tujuan kegiatan tersebut untuk memupuk tali persaudaraan (ukhuwah islamiah) mempunyai rasa cinta, memahami serta meneladani ajaran Nabi Muhammad SAW.
   “Maksud dan Tujuan Isra’ Mi’raj ini bertujuan untuk memperingati hari besar ke agamaan, serta memupuk tali persaudaraan agar kita bisa memahami dan meneladani ajaran Nabi Muhammad SAW,” tuturnya.
   Lebih lanjut Puthut menyampaikan, bahwa kegiatan Isra’ Mi’raj ini juga untuk memperbaiki, meningkatkan iman dan ketakwaan kepada Allah SWT. Dengan mendatangkan penceramah Kh. Ahmad Zahra, asal Sidoarjo Jawa Timur.
   “Semoga setelah mendapatkan ceramah dari KH. Ahmad Zahra, bisa memperbaiki iman dan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Untuk mempersiapkan dan menghadapi pekerjaan sekarang, besok dan seterusbya,” harapnya.
   Sementara KH. Ahmad Zahra dalam tausyiahnya menyampaikan, bahwa perjalanan Nabi Muhammad SAW melaksanakan Isra Mi’raj. Dalam kesempatan itu ia juga meminta masyarakat untuk meneladani Rasulullah di dalam kehidupan sehari-hari.
   “Dialah yang membawa umat dari zaman jahiliah menuju zaman yang terang benderang,” tausyiahnya.
   Zahra juga berpesan mendekati pesta demokrasi agar masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan, jangan mudah terprovokasi dan jadikan Sampang aman dan kondusif.
   “Semoga bangsa Indonesia diberi kekuatan, perlindungan, rasa aman, serta akhlak, moral tetap terjaga, khususnya Kabupaten Sampang Madura,” pungkasnya. *rn



Sampang – suaraharianpagi.com
   DPRD Kabupaten Sampang menggelar sidang paripurna DPRD Sampang tentang Laporan Keterangan penyampaian Pertang- gungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah akhir Tahun Anggaran 2017, di aula utama DPRD Sampang, Senin (9/4). Sidang di pimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Sampang Drs. KH. Imam Ubaidilah yang dihadiri anggota DPRD Sampang sebanyak 30 orang, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta Forkopimda Sampang
   Melalui pembukaan sidang ketua DPRD imam ubaidillah menjalsakan fengan hadirnya tiga puloh anggota dewan di sidang paripirna penyampain pertanggung jawaban LKPK kepala daerah akhir tahun anggaran 2017 di buka dan dinyayakan di buka dan memenuhi korum sesuai dengan perundang-undangan.
   Dalam sambutanya PJ Bupati Sampang Jonathan Judianto menjelaskan " Mengingatat tahun anggaran 2017 sudah berakhir, maka saya sebagai kepala daerah berkewajiban untuk melaporkan LKPJ tahun 2017 melalui Sidang Paripurna di hadapan DPRD," ungkapnya
   Tak hanya itu, dalam LKPJ-nya dia menjelaskan tentang perubahan rencana pembangunan jangka menengah Daerah (P-RPJMD) Kabupaten Sampang tahun 2013-2018.
   "Program prioritas Pemkab Sampang dalam pembangunan jangka menengah antara lain, penguatan pertumbuhan ekonomi, peningkatan kaulitas insfrastruktur dasar, peningkatan konservasi lingkungan dan tata kelola pemerintahan yang baik," katanya.
   Pj Bupati Sampang berharap apa yang menjadi usulan dapat diterima oleh Anggota DPRD Sampang, dan dipersilakan dibahas dan dikoreksi melalui sidang tingkat fraksi dan komisi di DPRD Sampang.
   ”Ini masih diusulkan program kerja, nanti juga akan dibahas oleh masing-masing fraksi DPRD Sampang. Semoga saja semua usulan dapat diterima, kita lihat hasilnya nanti," tandasnya.
   Sementara itu Ketua DPRD Sampang Imam Ubaidilah menegaskan, LKPJ Bupati yang sudah dibacakan dan diserahkan itu dalam waktu dekat akan dibahas di tiap-tiap fraksi dan komisi.
   "Dan setelahnya akan disahkan. Jika ada yang perlu direvisi akan disampaikan pula kepada Bupati Sampang," pungkasnya. *rn



Pasuruan - suaraharianpagi.com
Dinas Lingkungan Hidup, Kebersi- han dan Pertamanan Kota Pasuruan melakukan penebangan beberapa pohon disekitaran Kota Pasuruan khususnya jl. Wahidin, jl. Panglima Sudirman (PangSud) dan jl. Hayamwuruk, Pohon tersebut usia sudah tua dan membahayakan warga sekitar dan pengguna jalan, Untuk penebangan sendiri DLHKP melibatkan orang ke tiga yaitu CV / rekanan.
         Namun berdasarkan pantauan awak media SHP dilapangan status CV yang dipakai sendiri tidak jelas ( CV siluman ) dikarenakan tidaknya terpampang papan proyek tersebut. " Salah satu pelaksana proyek yang biasa nama panggilan akrabnya H. Amar menjelaskan, saya tidak tahu anggaran apa yang dipakai, saya hanya dimintai tolong untuk mencarikan orang untuk potong pohon saja, coba sampean tanya ke Dinasnya mas ", Jelasnya saat dikonfirmasi awak SHP melalui telpon pada jum'at, 30 Maret (seminggu yang lalu). 
        Disisi lain Kepala DLHKP ( Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, Pertamanan ) Rudiyanto, AP, MM saat dikonfirmasi dikantornya pada Jum'at, 6 April ( sore ) menjelaskan,  Kita menebang pohon tersebut dikarenakan usia pohon sudah tua yang mana membahayakan pengguna jalan, sebelum terjadinya yang tidak diinginkan maka dari kita mengantisipasi dengan cara menebangan. 
        Masih kata Rudi, " pekerjaan tersebut kita melibatkan pihak ke tiga, dan penebangan yang dilakukan tidak total dipotong semua, kita sisahkan kurang lebih 7 ( tujuh ) meter / lebih 1 ( satu) meter dari ukuran Penerangan Jalan Umum ( PJU ) dan banyaknya pohon yang ditebang sekita 500 pohon, dengan anggaran yang digunakan APBD 2018 nilainya sekitar 180 jutaan, pekerjaan tersebut dimulai akhir bulan Maret kemarin dan sampai akhir bulan Mei besok sekitar 2 ( dua ) bulanan pekerjaan selesai ", imbuhannya. * Ko/Syah



Pasuruan - suaraharianpagi.com 
   Guna menghindari kesan kumuh dilingkungan dalam pasar, Kepala Pasar Buah Pasrepan selalu menjaga kebersihan dengan selalu melakukan bersih bersih. Hal itu dilakukan supaya suasana dan kondisi lingkungan yang ada selalu terlihat bersih dan asri. Secara rutinitas Khoirul Anam selaku Kepala Pasar Buah Pasrepan dengan cara terjun langsung kelapangan dan selalu ikut serta dalam bersih bersih sampah dalam pasar, untuk mengajak para petugas kebersihan yang ada dilapangan agar bersama sama peduli serta menjaga tingkat kebersihan lingkungan dan juga kerapian.
   "Kita tidak ingin merintah tetapi mengajak petugas melakukan bersih, sehingga secara kesadaran dapat dilakukan dengan senang hati dari masing masing petugas ", kata Khoirul Anam sembari terlihat capek dan berkeringat saat ditemui awak SHP dilapangan pada Senin, 9 April pagi. Diketahui bahwasanya disaat musim buah dan sayuran tiba, dipastikan situasi dan kondisi dalam pasar selain dipenuhi pedagang juga dipenuhi banyak pembeli dari berbagai wilayah. Sehingga kepadatan didalam pasar buah tersebut tampak terlihat setiap harinya.
   Disisi lain kebersihan, untuk melakukan penataan dan juga pemanfaatan ruang. Dirinya juga berencana akan merelokasi sejumlah pedagang buah dan sayur yang selama ini berada di akses masuk pasar ketempat stand lama yang pernah terjadi kebakaran. Sehingga akses keluar masuk pasar menjadi lancar. " Rencananya los yang bekas kebakaran akan kita manfaatkan untuk para pedagang yang saat ini menempati pinggir akses masuk, sehingga tidak terjadi macet saat musim tiba", ujarnya Khoirul.
   Mengingat Pasar Buah Pasrepan merupakan terminalnya dari berbagai macam buah dan juga sayuran seperti buah Durian, Pisang, Jagung, Nangka, Mangga, Manggis, Melon, Apel, Alpukat, Rambutan, Semangka dan juga sayuran seperti Wortel, Kentang, Kubis dan lain lain.
   Sementara di tempat lain, M. Saifudin Zuhri selaku Pejabat Pembuat Komitmen(PPKom) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan sangat mendukung upaya dan tindakan yang dilakukan oleh Kepala Pasar Buah Pasrepan tersebut. " Tentunya sangat bagus dan perlu dilanjutkan, karena demi kemaslahatan umat memang harus seperti itu. Setidaknya hal itu bisa dibuat percontohan bagi kepala pasar lainnya ", ungkapnya Saifudin saat ditemui diruang kerjanya. *ko/syah



Pasuruan - suaraharianpagi.com 
   Berupaya ingin memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat, Kepala Desa(Kades) baru Benerwojo Rosidi, kecamatan Kejayan, kabupaten Pasuruan melakukan pembenahan mengenai tugas dan tanggung jawab kerja secara optimal. Tentunya hal itu dilakukan guna memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada warga dan juga masyarakat yang hendak mengurus atau membutuhkan surat dari desa. Dimulai dari pukul 07.00 pagi hingga 15.00 sore, Rosidi yang dibantu 6 perangkat lain yakni Kasun, Sekretaris desa, Kaur keuangan, bendahara dan juga operator desa akan selalu siap dikantor desa.
   "Tentunya saya ingin mengemban amanah dari warga, sesuai dengan tugas kita ingin memberikan pelayanan yang optimal. Sebelumnya semua perangkat sudah saya kumpulkan, selanjutnya kita tekankan agar dalam bekerja selalu disiplin waktu dan tugas ", kata Rosidi saat ditanya awak SHP mengenai pelayanan desanya pada Selasa, 10 April pagi. Selain itu, Kades Rosidi siap membantu dan memberikan pelayanan selama 24 jam bagi warga yang membutuhkan bantuan seperti ada warga yang sakit, ibu melahirkan ataupun permasalahan yang berkaitan dengan hukum yang menimpa warganya. Bahkan Dirinya bersama sejumlah perangkatnya, secara bergilir selalu mengikuti apel bersama yang digelar di kantor kecamatan Kejayan mulai hari Senin sampai hari Kamis. Setelah apel selesai dilakukan, sejumlah perangkat tersebut melanjutkan dengan tugas piket pelayanannya didesa.
   Terutama pada momen menjelang pemilihan kepala daerah kedepan, Rosidi meminta warganya supaya tidak larut dan terjebak dalam situasi yang menimbulkan kebencian dan permusuhan. Maka dengan begitu, pada pelaksanaan pesta demokrasi nantinya dapat berjalan dengan lancar dan damai tanpa ada keributan satu dengan yang lain. " Saya berharap supaya keamanan ditengah lingkungan warga selalu terjaga, terlebih menjelang hingga pelaksanaan pemilihan kepala daerah. Dan bila ada perselisihan antar tetangga dan warga kita ingin dapat diselesaikan di tingkat dusun dan desa dan tidak perlu harus ke rana hukum ", tambahnya Rosidi. Secara letak wilayah, bahwasanya desa Benerwojo terdapat ada 6 dusun yaitu dusun Benerkrajan, Benerkidul, Pagerwojo, Berintik, Dampol dan Pelunggakan. Rosidi berharap melalui APBDes dan juga bantuan alokasi dana desa, secara prioritas ingin memperbaiki akses jalan utama warga, memberi Penerangan Jalan Umum dan juga septicktank komunal bagi warganya. *ko/syah



BONDOWOSO – suaraharianpagi.com
   Pasalnya seanyak 380 RTLH (Rumah Tidak Layak Huni)di Bondowoso telah diperbaiki selama kurun waktu 2017. Selain itu, juga ada 930 unit rumah yang telah diplester dalam program plesterisasi. 
   Jumlah ini menunjukkan peningkatan rasio RLH menjadi  61,21 persen dari target 61,25 persen. Jumlah ini diungkapkan  Bupati Amin Said Husni saat membacakan LKPJ Bupati tahun 2017, di hadapan puluhan Anggota DPRD Bondowoso, Rabu (4/4/2018). 
   Plesteraisasi dan perbaikan RTLH ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah daerah untuk menanggulangi kemiskinan secara berkesinambungan. 
  "Melalui penyedian sarana dan prasana pemukiman,”ujarnya di hadapan puluhan angota legislatif. 
   Dan ia pun menguraikan bahwa pembangunan infrastruktur yang mendukung pengembangan proses pemukiman juga menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Seperti peningkatan pembangunan jalan lingkungan mencapai 24,47 persen dari target semula hanya 7,10 persen. 
   Selanjutnya, pihaknya pun akan terus melakukan peningkatan pengawasan terhadap kualitas infrastruktur.  Bahkan Bupati Amin menegaskan bahwa pihaknya tidak segan-segan akan melakukan sanksi berupa tidak lagi diberi pekerjaan pada rekanan yang dianggap kurang kredibel. 
   “Tidak jarang rekanan yang kami anggap kurang kredibel kami lakukan pengawasan yang ketat  bahkan sampai kepada sanksi berupa tidak lagi diberikan pekerjaan dikesempatan berikutnya,’ ujarnya saat menjawab pertanyaan jurnalis terkait sejumlah kritikan yang dilontarkan masyarakat terhadap kualitas infrastruktur. 
   Untuk informasi, Bupati Amin Said Husni membacakan LKJP Bupati pada Rapat Paripurna Rabu (4/4). Berbagai pencapain dijabarkan oleh Bupati dua periode itu, yang merupakan hasil dari realisasi APBD  2017. *kir


Indramayu – suaraharianpagi.com
   Wakil bupati Drs.supendi,M,Si dan ketua DPRD kabupaten indramayu, melaksanakan kunjungan silaturahmi di desa Sidodadi kecamatan Haurgeulis kabupaten Indramayu, dalam acara silaturahmi turut di hadiri muspika kecamatan Haurgeulis, tokoh masyarakat dan warga setempat.
   Kegiatan kunjungan silaturahmi yang diselenggarakan di halaman desa Sidodadi, sabtu 07/04/18 di hadapan muspika haurgeulis,tokoh masyarakat dan pamong desa sidodadi Drs.Supendi.M.Si mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya aparat pemerintah desa sidodadi untuk bergotong royong bersama sama untuk memajukan desanya.
   Dalam sambutannya wakil bupati Indramayu Drs.H.Supendi.M.Si, ”kita akan perjuangkan bersama ketua DPRD indramayu bapak H.Taufik Hidayat SH.M.Si untuk merealisasikan permintaan masyarakt sidodadi, untuk itu marilah kita satukan persepsi agar tercapai apa yang kita harapkan.” ungkap H.Supendi.M.Si.
   Kuwu desa sidodadi H.Komarudin, angkat bicara dalam kunjungan Wakil bupati dan ketua DPRD beserta anggotanya, menyampaikan aspirasinya masyarakat untuk perbaikan jalan dan meminta kepada anggota Dewan dari partai golkar Hj.Wardah untuk mewujudkan apa yg di cita citakan masyarakt Sidodadi.
   Di acara silaturahmi ini kuwu desa Sidodadi H.Komarudin mengajak wakil bupati dan ketua DPRD indramayu meninjau waduk atau embung untuk perairan pesawahan masyrakat agar lebih diperhatikan lagi,mencari solusi agar para petani di desa sidodadi tidak kekeringan bila musim kemarau tiba.
   Harapan masyarakat yang enggan disebutkan namanya, semoga kuwu terpilih H.Komarudin bisa menjaga dan amanah dalam menjalankan pememerintah desa sidodadi,untuk merangkul semua masyarakat dan tidak ada pengkotak kotakan serta bisa menjaga kondusifitas lingkungan.ungkapnya
   Dalam sambutan akhirnya Wakil bupati Indramayu H.Supendi.M.Si,meminta kepada semua kepala desa di kecamatan haurgeulis agar bisa menjaga amanat dari pemerintah pusat menyalurkan bantuan bantuan yang mana peruntukan anggaran pemerintah tersebut adalah untuk kesejahteraan masyrakat baik inspratruktur jalan dan lainya. *nn




Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Jumat, 06 April Polres Pasuruan Kota melaksanakan Upacara Serah Terima Jabatan Kapolsek Keboncandi dan Kasat Binmas di Lapangan Abd. Rachman depan Mako Polres Pasuruan Kota. Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Rizal Martomo, S.I.K dan diikuti oleh seluruh anggota Polres dan anggota jajaran Polsek. Kasat Binmas yang sebelumnya dijabat oleh AKP Ahmad Firman Wahyudi, S.H digantikan AKP Sumadji Djihantoro dan Kapolsek Keboncandi yang sebelumnya AKP Affan Priyo Wicaksono, S.E yang digantikan AKP Suprihatin, S.E.
   Dengan jabatan barunya, AKP Ahmad Firman Wahyudi, S.H sebagai Kasisbinsiskamling Subditbinpolmas Ditbinmas Polda Jatim dan AKP Affan Priyo Wicaksono, S.E sebagai Kasatlantas Polres Madiun Kota. AKP Sumadji Djihantoro sebelumnya menjabat sebagai Kasubbag DalOps Polres Pasuruan Kota dan AKP, S.E sebelum nya menjabat sebagai Wakapolsek Beji Polres Pasuruan, Mutasi Personil adalah hal yang lumrah di tubuh Polri sebagai tolak ukur kinerja anggota dan pemerataan anggota di setiap wilayah terutama Polda Jawa Timur. * ko/syah



Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan Kota Pasuruan melakukan penebangan beberapa pohon disekitaran Kota Pasuruan khususnya jl. Wahidin, jl. Panglima Sudirman (PangSud) dan jl. Hayamwuruk, Pohon tersebut usia sudah tua dan membahayakan warga sekitar dan pengguna jalan, Untuk penebangan sendiri DLHKP melibatkan orang ke tiga yaitu CV / rekanan.
   Namun berdasarkan pantauan awak media SHP dilapangan status CV yang dipakai sendiri tidak jelas (CV siluman) dikarenakan tidaknya terpampang papan proyek tersebut. " Salah satu pelaksana proyek yang biasa nama panggilan akrabnya H. Amar menjelaskan, saya tidak tahu anggaran apa yang dipakai, saya hanya dimintai tolong untuk mencarikan orang untuk potong pohon saja, coba sampean tanya ke Dinasnya mas ", Jelasnya saat dikonfirmasi awak SHP melalui telpon pada jum'at, 30 Maret (seminggu yang lalu). 
   Disisi lain Kepala DLHKP ( Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, Pertamanan ) Rudiyanto, AP, MM saat dikonfirmasi dikantornya pada Jum'at, 6 April ( sore ) menjelaskan,  Kita menebang pohon tersebut dikarenakan usia pohon sudah tua yang mana membahayakan pengguna jalan, sebelum terjadinya yang tidak diinginkan maka dari kita mengantisipasi dengan cara menebangan. 
   Masih kata Rudi, " pekerjaan tersebut kita melibatkan pihak ke tiga, dan penebangan yang dilakukan tidak total dipotong semua, kita sisahkan kurang lebih 7 ( tujuh ) meter / lebih 1 ( satu) meter dari ukuran Penerangan Jalan Umum ( PJU ) dan banyaknya pohon yang ditebang sekita 500 pohon, dengan anggaran yang digunakan APBD 2018 nilainya sekitar 180 jutaan, pekerjaan tersebut dimulai akhir bulan Maret kemarin dan sampai akhir bulan Mei besok sekitar 2 ( dua ) bulanan pekerjaan selesai ", imbuhannya. *ko/syah



 Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Menindaklanjuti adanya kerusakan jalan akibat proyek nasional Spam Umbulan dan juga TOL yang ada disepanjang jalan Patiunus-KH Mansur, dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kota Pasuruan lakuka. sosialisasikan warga di kelurahan Tembokrejo, kecamatan Purworejo, kota Pasuruan pada Kamis, 5 April ( pagi ) .  Dalam giat sosialisasi, dinas PUPR melalui kepala bidang Bina Marga Akung Nojanto Sodiq dalam beberapa hari kedepan pada Senin 9 April bersama pihak rekanan proyek nasional akan melakukan perbaikan berupa penambalan dan pemerataan terhadap sejumlah titik jalan yang rusak dan berlubang. " Secepatnya dalam beberapa hari kedepan, kita bersama pihak rekanan akan lakukan beberapa upaya perbaikan pada jalan yang rusak dan berlubang supaya bisa dilalui kendaraan. Untuk menekan kerusakan pada jalan lain, kita harapkan para sopir kendaraan berat tidak menggunakan jalan terabasan ", ungkap Akung.
   Sejumlah perwakilan warga kelurahan Tembokrejo, pihak rekanan dari tiga perusahaan, Kapolsek Bugul Kidul AKP Maryono dan juga Danramil 0819 Khaerudin Latif secara bersama mendukung adanya proyek nasional dengan catatan jalan rusak diperbaiki kembali nantinya. " Mengenai pengaturan arus lalu lintas di tiap pesimpangan, setidaknya ada petugas kepolisian yang mengatur, khususnya di jam berangkat kerja untuk meminimalisir kecelakaan ", Kata Agus salah satu warga RT 03 / RW 01 setempat.
   Adanya keterbatasan personil anggota kepolisian, membuat pelayanan pada penjagaan ditiap persimpangan jalan dalam pengaturan arus lalu lintas kurang berjalan optimal. " Memang akibat dari kendaraan berat yang lewat bukan kelasnya, sehingga menjadi rusak dan untuk petugas jaga ditiap persimpangan meskipun kekurangan personil nantinya kita akan kita upaya pada jam jam tertentu ",  jawabnya Kapolsek Bugul Kidul, AKP Maryono disampaikan pada warga yang hadir.
   Sementara pihak rekanan mengakui, bahwa akibat kerusakan jalan yang ada juga bukan disebabkan dari armada miliknya saja melainkan kendaraan besar dan berat lain dari luar pekerjaannya juga banyak yang melintas. Meskipun demikian pihaknya bersama dinas dan juga rekanan lain siap melakukan perbaikan jalan. " Memang banyak kendaraan besar lain dari luar juga melintas di jalur tersebut. Dan mengenai adanya dampak debu di wilayah perbatasan kita akan lakukan penyiraman dan kita minta maaf kepada warga atas ketidak nyamanan dari proyek ini ",  ujarnya Feri dari Humas PT WIKA. Selain menyelesaikan permasalahan kaitannya dampak dari proyek nasional jalan TOL, pihak rekanan juga dituntut harus menyelesaikan pekerjaannya tersebut sesuai dengan target yang sudah ditentukan yakni hingga 17 November 2018 nanti. *ko/syah


XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget