Maret 2018


Tulang Bawang-Lampung - (SHP)

   Senam BMW mendapatkan Rekor Muri,  Bupati pertama yang menciptakan kreasi senam dengan muatan lokal. Kegiatan tersebut dilakukan di kawasan wisata Cakat Raya, Kecamatan Menggala Timur, Tulanh Bawang.
   Bupati Tulang Bawang, Winarti, mengatakan, bahwa rekor Muri ini akan saya persembahkan kepada masyarakat Tulang Bawang serta aparatur pemerintah Tulang Bawang yang telah mendukung senam BMW.
   “Saya berharap senam BMW ini terus kita laksanakan dimana saja berada dan terus kita tingkatkan. Selain senam BMW kita juga harus terus lestarikan budaya Gotong-royong,” ujarnya.
Winarti, juga mengatakan, bahwa dirinya bersama wakil Bupati Tulang Bawang, Hendriwansyah mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Tulang Bawang serta tokoh masyarakat yang telah mendukung senam BMW serta Gotong-royong yang telah digalakkan selama ini.
“Atas kerja keras yang kita lakukan baik senam BMW atau gotong royong hari ini kita mendapatkan Rekor Muri, semoga rekor ini benar-benar kita laksanakan dengan baik,” tambahnya. *rr.


Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma JK, S.Ik. M.Si. Kapolsek Pringsewu-Lampung Kompol Andik Purnomo Sigit, SH. S.Ik. MM bersama para Kanitnya dalam konferensi pers di Polsek Pringsewu, Senin (19/3/18) siang.
PRINGSEWU-Lampung - (SHP) 
   Pelajar MTs di Kabupaten Pringsewu berinisial FR (17) ditangkap unit Reskrim Polsek Pringsewu Polres Tanggamus lantaran dilaporkan orang tua korban pencabulan. Mirisnya, korbannya berinisial AM (13) warga kecamatan Gadingrejo masih duduk dibangku kelas 6 SD.
   "FR ditangkap pada Senin (5/3/18) setelah dilaporkan orang tua AG karena mencabuli anaknya di sebuah kost di Kecamatan Pringsewu,"ungkap Kapolsek Pringsewu Kompol Andik Purnomo Sigit, SH. S.Ik. MM mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma JK, S.Ik. M.Si dalam kefrensi persnya kepada awak media di Polsek Pringsewu, Senin (19/3/18) siang.
   Kapolsek menjelaskan bahwa awalnya pelaku dan korban berkenalan lewat media sosial, hingga pada tanggal 9 Februari 2018 korban pamit kepada orangtuanya untuk mengikuti les, namun korban tidak kunjung pulang ke rumahnya yang berada di Gadingrejo selama 7 hari.
   "korban ditemukan warga diareal Pendopo dan langsung diantar ke Mapolsek Pringsewu. Saat dimintai keterangan, korban mengaku telah dicabuli F disalah satu rumah kontrakan di Jalan KH Gholib, dan sebelum dicabuli korban terlebih dahulu dicekokin minuman keras (vigor) hingga mabuk," jelas Kompol Andik Purnomo Sigit.
Ditambahkan Kapolsek, setelah walaupun pelaku sempat kabur selama 3 minggu hingga akhirnya ditangkap petugas dikediamnya Kecamatan Pringsewu.
   Dalam perkara tersebut, polisi juga mengamankan barang bukti berupa pakaian pelaku dan korban serta sebuah kasur.
   "Atas ulahnya pelaku terancam dikenakan pasal 81 ayat 2 RI Undang Undang RI No 17 tahun 2016 perubahan kedua tentang Perlindungan Anak dengan hukuman penjara minimal 5 tahun dan paling lama 15 tahun kurungan penjara."pungkasnya. *rr



Winarti Pimpin Upacara Peringatan HUT Ke-XXI
Kabupaten Tulang Bawang-Lampung
 
Tulang Bawang-Lampung - (SHP)
   Bupati Tulang Bawang, Winarti, menjadi Inspektur upacara peringatan HUT Ke-21 Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2018, di halaman Pemkab Tulang Bawang setempat, Selasa (20/3/2018).
   Upacara peringatan HUT Ke-21 Pemkab Tulang Bawang Tahun 2018, diikuti seluruh SKPD, TNI-Polri, siswa-siswi tingkat  SMA, SMP, SD, Pemuda Pancasila, FKPPI dan Pol PP serta yang bertindak sebagai komandan upacara HUT Ke-21 Kabupaten Tulang Bawang, Kapten. Ishak, dari Lanud Pangeran M Bunyamin.
   Bupati Tulang Bawang, Winarti, dalam amanahnya mengatakan, bahwa sejak tanggal 18 Desember 2017, sudah mencanangkan berbagai program Win – Hen, tentunya program tersebut harus mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat Tulang Bawang untuk pembangunan yang lebih baik lagi. Pada HUT Ke-21 Tulang Bawang akan memberikan penghargaan kepada abdi negara yang telah berbakti kepada Pemkab Tulang Bawang.
   “Saya Bupati Tulang Bawang, Winarti bersama Wakil Bupati Tulang Bawang mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Tulang Bawang, Dengan semangat gotong royong semoga Kabupaten Tulang Bawang menjadi Kabupaten yang sejahtera, makmur dan bersaing dengan Kabupaten-kabupaten se-provinsi Lampung,” singkatnya. *rr.



 
Sampang - suaraharianpagi.com
   Pasca purna tugas Bupati Sampang H. Fadhilah Budiono senin (26/02) silam, karena masa jabatan yang habis, Pemerintahan Kab. Sampang di pimpin pelaksana harian (plh) oleh Sekretaris daerah Kab. Sampang, Ir. H. Phutut Budi Santoso.
   Guna menjaga roda pemerintahan di Sampang yang terjaga baik & Maksimal, Gubernur Jawa Timur Drs. H. Soekarwo tidak menunggu lama melantik seorang Penjabat (pj) Bupati Sampang.
   Kepala Bakesbangpol Jawa Timur, Drs Ec H Jonathan Judianto MMT resmi sebagai Penjabat (Pj) Bupati Sampang Madura Jawa Timur, setelah selesai dilantik oleh Gubernur Jawa Timur, Drs. H. Soekarwo di Gedung Negara Grahadi Gubernur Surabaya, sekitar pukul 07.30 Wib, selasa pagi (13/03).
   Selesai prosesi pelantikan, yang di hadiri langsung oleh mantan Bupati H. Fadhilah Budiono sebagai serah terima jabatan, juga hadir plh Bupati Sampang yaitu sekdakab Sampang Ir. H. Phutut Budi Santoso, Jajaran Forkopimda Sampang, Segenap pimpinan & anggota DPRD Sampang, dan seluruh kepala Satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Kab. Sampang, serta Humas & Protokoler Pemkab Sampang.
   Tidak menunggu waktu lama, dengan sigap dan tegas, Pj Bupati Sampang, Drs Ec H Jonathan Judianto MMT, yang akrab di sapa pak Jo menunjukkan sikap disiplin, dan loyalitasnya, hingga tanggung jawabnya dalam mengemban jabatan.
   Tepat pukul 11.15 Wib, atau sekitar 2jam selesai dilantik, selasa kemarin (13/03), Pj Bupati Sampang, Pak Jo tiba di Pendopo Bupati Sampang sekaligus di dampingi seluruh keluarganya. Dan dengan akrab menyapa setiap pejabat teras Sampang yang hadir menyambutnya.
   Dihadapan segenap Wartawan, Pj Bupati Sampang Pak Jo menjelaskan 4 Tugas utama amanah dari Bapak Gubernur Jatim, Drs. H. Soekarwo, dalam menjabat Pj Bupati Sampang. Yaitu, 1. Fungsi-fungsi Pemerintahan, 2. Menfasilitasi Penyelenggaraan Pilkada, 3. Menjamin Netralisasi ASN, dan 4. Menjalankan Pelayanan Public sebaik-baiknya.
   "Kami hari ini juga melakukan silaturrahmi dengan forkopimda dan kepala SKPD Sampang, termasuk Camat se_Kab. Sampang, & besok pagi akan memimpin Apel Pagi di Kantor Pemda Sampang “ tutur Pak Jo.
   Untuk diketahui, Drs Ec Jonathan Judianto MMT akan menjalani tugasnya sebagai Pj Bupati Sampang sampai di lantiknya Bupati Sampang terpilih di pilkada serentak 27 juni mendatang, yaitu selesai pelantikan Bupati Definitive sekitar 6bulan kedepan, paling lama 1 tahun.
   Tambahan informasi, Pj Bupati Sampang Drs Ec H Jonathan Judianto MMT di lantik bersama 3 Pj Bupati, lainnya di Jatim, yaitu Asisten I Sekdaprov Jatim Suprianto sebagai Pj Bupati Bojonegoro, Kepala Bakorwil Jember Tjahjo Widodo sebagai Pj Bupati Probolinggo, dan Kepala Bakorwil Pamekasan I Gusti Ngurah Indra Setiabudi Ranu menjadi Pj Bupati Bangkalan. *rn


Pasuruan - suaraharianpagi.com

 Dalam rangka menciptakan keselamatan untuk kemanusiaan, petugas unit Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan Kota tak bosan bosannya lakukan giat sosialisasi peraturan lalu lintas dan juga keselamatan dijalan. Kali ini, selain memberikan himbauan dan juga arahan kepada sejumlah pengendara. Petugas Satlantas juga membagikan puluhan helm kepada sejumlah pengendara termasuk anak yang dibonceng di jalan KH Wachid Hasyim pada Selasa, 13 Maret pukul 09.00 wib.
   Hal itu dilakukan, supaya masyarakat khususnya para pengendara agar selalu tertib dan sadar hukum dengan selalu memperhatikan rambu larangan serta mengenakan perlengkapan dalam berkendara dijalan. Salah satunya penggunaan helm termasuk dititik pusat wilayah hukum Polres Pasuruan Kota dan sekitarnya. " Kita menghimabu supaya pengendara agar lebih sadar dan tertib dalam berlalu lintas, karena dengan melanggar sangat berdampak pada tingkat kecelakaan salah satunya dengan melawan arus ",  himbaunya Kasat Lantas, AKP Kadek Ary Mahardika SH, S.IK bagi pengendara kepada awak SHP dilapangan.
   Selain memberikan himbauan dan membagikan helm pada sejumlah pengendara yang melintas, dalam giat tersebut petugas juga menindak pengendara berupa tilang yang melanggar jauh dari ketentuan aturan lalu lintas karena dinilai ugal ugalan dan mengancam keselamatan pengendara lain. Sekitar kurang lebih ada 25 hingga 30 helm dibagikan oleh petugas dilapangan kepada sejumlah pengendara hingga 25 Maret 2018 nanti. Dan diharapkan selama giat operasi keselamatan semeru selama satu bulan itu dapat memberikan manfaat kepada masyarakat umum khususnya bagi pengguna jalan.
   Kurangnya kesadaran dalam mematuhi segala bentuk peraturan, rambu dan juga tata tertib dalam berlalu lintas dijalan. Setidaknya masyarakat juga bisa lebih peka serta memikirkan dampak sosial akan bahayanya bila terjadi sebuah kecelakaan dijalan. Karena selain dapat merugikan diri sendiri, keluarga juga dapat merugikan sesama pengendara lain. Perlu diketahui bersama, bahwa petugas kepolisian sifatnya hanya menerapkan sebuah peraturan, memberikan himbauan serta mengingatkan kita supaya lebih berhati hati saat berkendara dijalan. Selanjutnya kembali lagi kepada masyarakat yang menjalankannya. *ko/syah



Pasuruan - suaraharianpagi.com

 Tidak adanya tanggapan atau jawaban mengenai kejelasan ganti rugi terkait harga obyek sebidang tanah dan bangunan dalam pembebasan lahan untuk proyek nasional jalan TOL Gempol-Pasuruan (Gempas). Warga kelurahan Tembokrejo, kecamatan Purworejo, kota Pasuruan mendesak pihak Appreisal menyelesaikan tuntutan warga.
   Selama ini warga Tembokrejo merasa sangat dirugikan dengan ulah oknum yang tidak bertanggung jawab, baik dari pihak perangkat desa yang berinisial (ML) maupun pihak Appreisal yang dinilai melakukan pungli serta perekayasaan harga pada saat melakukan pengukuran dan tafsiran harga per meter pada sebidang tanah dan bangunan dari milik warga setempat.
   " Kita diresahkan oleh ulah seorang oknum pegawai kelurahan, yang dinilai melakukan pungli serta intimidasi terhadap warga yang terkena TOL. Termasuk pihak appreisal yang melakukan rekayasa harga pada ganti rugi bangunan ",  tegasnya Habib Abdullah Husein saat ditemui awak SHP di kediamannya pada Selasa, 13 Maret siang. Sesuai dengan permasalahan dilapangan, terlihat dari harga ganti rugi dari masing masing warga yang terkena pk 2embebasan lahan TOL terdapat perbedaan harga yang terlalu jauh. Dengan kondisi seperti ini, diharapkan Pemerintah Daerah maupun Pusat juga memperhatikan keluhan warga terdampak.
   "Mohon pemerintah pusat dan daerah memperhatikan nasib rakyat mengenai permasalahan TOL ini, termasuk mengenai oknum atau mafia tanah yang melakukan pungli dan intimidasi dari pihak pihak yang mengambil keuntungan dibalik penderitaan warga kelurahan Tembokrejo ".  tambahnya Habib Dullah bersama warga terdampak lain. *ko/syah



Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Rencana penempatan hunian Rusuwa di kelurahan Tembokrejo, kecamatan Purworejo, kota Pasuruan saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) masih menunggu penyerahan dari pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Bangunan Rusuwa tersebut terdapat 5 lantai dan ada 70 tempat hunian, yang terdiri dari 64 tempat hunian untuk warga umum dan sebanyak 6 tempat hunian lagi dikhususkan bagi warga difabel yang terletak dilantai dasar. Dilantai dasar juga dilengkapi dengan fasilitas umum seperti area parkir, minimarket, stand kios dan ruang duka.
   Selain itu tiap tempat hunian Rusuwa juga dilengkapi dengan perabotan meubeler, seperti tempat tidur, lemari pakaian, meja dan kursi tamu. Termasuk jaringan air bersih PDAM serta sudah terpasang aliran listrik di tiap tempat hunian Rusuwa. "Untuk penempatan, saat ini pemerintah juga masih menunggu penyerahan dari pihak kementerian pusat dan diperkirakan mungkin dalam bulan ini",  ujar Kabid Perumahan, Budi Santoso kepada awak SHP saat ditemui diruang kerjanya.
   Sementara mengenai besaran tarif sewa yang akan diterapkan oleh Pemkot Pasuruan yakni, untuk lantai 1 (khusus difabel) rencana dibandrol dengan harga sewa sebesar 375 ribu rupiah, untuk lantai 2 sebesar 400 ribu rupiah, untuk lantai 3 sebesar 325 ribu rupiah, lantai 4 sebesar 275 ribu rupiah, sedangkan untuk yang lantai 5 harga sewa sebesar 225 ribu rupiah. Untuk melakukan verifikasi terhadap 400 calon penghuni yang sudah masuk dalam daftar. Selain harus warga asli kota Pasuruan, calon penghuni juga bisa dari warga pendatang terutama yang sudah tinggal di kota Pasuruan minimal selama 2 tahun. Bahkan dalam kriteria calon penghuni Rusuwa, khusus yang berpenghasilan antara sebesar 1,750 ribu rupiah sampai dengan 3 juta rupiah. *ko/syah



Pasuruan - suaraharianpagi.com

   Adanya perselisihan warga yang saling klaim mengenai tanah warisan yang terletak di dusun Kebun Sawah, membuat Kepala Desa (Kades) Kalirejo, kecamatan Kraton, kabupaten Pasuruan harus melakukan mediasi supaya tidak berbuntut panjang. Selanjutnya Kades Kalirejo Muhammad Adip beserta perangkat lain mengundang kedua belah pihak yang bersengketa ke kantor balai desa pada Kamis, 15 Maret siang, supaya permasalahan sengketa tersebut dapat diselesaikan dengan kekeluargaan. 
   "Saya ingin, supaya permasalahan ini bisa terselesaikan secara mufakat dan kekeluargaan. Sehingga tidak menimbulkan permusuhan atau merusak hubungan keluarga diantara kedua belah pihak nantinya ",  pesan Muhammad Adip, saat forum mediasi di kantor balai desanya kemarin. Diantara kedua belah pihak yang saling klaim atas tanah dan bangunan tersebut yakni, Muntari warga asal dusun Kesek, desa Kalirejo, kecamatan Kraton, kabupaten Pasuruan selaku anak kandung dari pasangan (Nurjali dengan Muana) bersengketa dengan pihak saudara dari almarhum Mukhlisah yaitu Saia warga Kelurahan Panggungrejo, kecamatan Panggungrejo, kota Pasuruan bersama saudara lain yang diketahui selaku pemilik sah dari tanah tersebut.
   Seperti yang dijelaskan oleh Samsul Arifin, LSM Ajib selaku pendamping dari keluarga Saia menyatakan bahwa, tanah dan bangunan rumah yang diklaim Muntari tersebut tidak memiliki bukti yang mengikat. Karena berdasarkan keterangan surat kepemilikan serta menurut riwayat yang ada, tanah tersebut terbilang atas nama almarhum Mukhlisah selaku saudara kandung dari Saia. " Didalam surat kepemilikan tanah sudah jelas, disitu disebutkan atas nama almarhum Mukhlisah. Sementara kalau untuk bangunannya sendiri, menurut keterangan yang ada memang itu dibangun oleh orang tua kandung Muntari atau orang tua angkat suami dari almarhum Mukhlisah yaitu almarhum Muari ",  kata Arifin, sambil menunjukkan bukti surat kepemilikan tanah dan silsilah keluarga dari keluarga almarhum Mukhlisah.

   Seperti diketahui, bahwa menurut keterangan dari keluarga yang hadir dalam forum mediasi tersebut. Hubungan antara almarhum Mukhlisah dengan Muntari merupakan saudara ipar, atau dengan kata lain bahwa suami dari almarhum Mukhlisah yakni almarhum Muari adalah sebagai saudara angkat dengan Muntari. Selama menjalin hubungan rumah tangga, sepasang suami istri antara almarhum Mukhlisah dengan Muari tidak dikaruniai seorang anak. Pada akhirnya mereka mengangkat dua orang anak, yaitu almarhum Saroni dan Fatkhur. 
   Dari hasil forum mediasi, dengan segala pertimbangan dan juga berdasarkan barang bukti surat dan juga saksi. Akhirnya kedua belah pihak yang di saksikan sejumlah perangkat dan kepala desa sepakat menanda tangani surat pernyataan atau perjanjian damai. Yang mana isi dari perjanjian itu menyebutkan, bahwa untuk masalah tanah selanjutnya akan di kembalikan kepada pihak saudara kandung dari almarhum Mukhlisah. Sedangkan untuk bangunan rumahnya akan dikembalikan kepada pihak Muntari. *ko/syah



Tulang Bawang (Lampung) – SHP

   Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tulang Bawang berhasil menangkap JO als AG (19) dan DE (18) yang merupakan pelaku Curat (pencurian dengan pemberatan) yang terjadi di Masjid Nur Agung Kp. Banjar Agung Kec. Banjar Agung Kab. Tulang Bawang-Lampung.
   Kapolres Tulang Bawang AKBP Raswanto Hadiwibowo, SIK, M.Si mengungkapkan, para pelaku ditangkap Satreskrim Polres Tulang Bawang yang dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Donny Kristian Bara’langi, SIK hari Kamis (15/3/2018) sekira jam 14.00 WIB di daerah Menggala.
   “JO als AG yang berprofesi buruh merupakan warga Kp. Menggala Kec. Menggala Kab. Tulang Bawang ditangkap saat sedang berada di Pasar Baru Menggala sedangkan DE yang berprofesi swasta merupakan warga Kp. Gunung Sakti Kec. Menggala Kab. Tulang Bawang ditangkap saat sedang berada di rumah,” ujarnya Jumat (16/3/2018).
   Dikatakan Kapolres, para pelaku ditangkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 275 / III / 2018 / Polda Lpg / Res Tuba / Sek Banjar Agung, tanggal 15 Maret 2018. Pelapor Riyanto Jisman (31) yang berprofesi swasta merupakan warga Kp. Banjar Agung Kec. Banjar Agung Kab. Tulang Bawang.
   Kapolres Menjelaskan, para pelaku datang ke Masjid Nur Agung pada malam hari, lalu mengambil generator milik masjid yang berada di gudang, saat hendak keluar dari masjid aksi pelaku sempat diketahui oleh pelapor sehingga sepeda motor milik pelaku tertinggal di masjid tetapi para pelaku berhasil membawa kabur generator milik masjid.
   “Berbekal sepeda motor milik pelaku yang tertinggal di masjid, anggota Satreskrim melakukan penyelidikan, setelah keberadaan pelaku diketahui, Kasat Reskrim memimpin langsung penangkapan terhadap para pelaku, saat akan ditangkap para pelaku melakukan perlawanan yang membahayakan petugas sehingga petugas kepolisian melakukan tindakan tegas dan terukur pada betis kaki kiri para pelaku, lalu para pelaku langsung dibawa ke klinik untuk mendapatkan pertolongan pertama, kemudian di bawa ke Mapolres Tulang Bawang,” jelasnya.
    AKBP Raswanto Hadiwibow Menerangkan, barang bukti yang disita dari kasus ini berupa Generator merk Mikawa tipe MK2500 1000VA warna merah dan sepeda motor honda beat warna putih.
   “Saat ini para pelaku sudah ditahan di Mapolres Tulang Bawang, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya para pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 ke 4 KUHPidana tentang pencurian, diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.” tandasnya. *rr



Bupati Tulang Bawang Winarti Buka Lomba Perahu Dayung
Tulang Bawang (Lampung) – SHP
   Bupati Tulang Bawang, Winarti, membuka acara lomba perahu dayung, di sungai bawang latak. Selasa ( 13/3).
Lomba Perahu Dayung tersebut dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Tulang Bawang Ke- 21 tahun 2018.
   Bupati Tulang Bawang Winarti,  mengatakan, seperti diketahui sebagian Wilayah Kabupaten Tulang Bawang merupakan daerah perairan yang kebanyakan penduduknya bekerja sebagai Nelayan, yang tentunya sebagian aktivitasnya berhubungan dengan perahu. Oleh karena itu dalam memeriahkan HUT Kabupaten Tulang Bawang yang ke-21 Tahun 2018 ini saya menyambut baik diadakannya perlombaan perahu dayung ini.
   “Dengan Lomba Perahu Dayung ini disamping untuk perlombaan untuk meraih hadiah, saya juga berharap acara ini dapat menjadi ajang untuk memperkenalkan dan mempromosikan potensi perairan yang ada di Kabupaten Tulang Bawang dan Menggala khususnya rawa-rawa yang indah dengan potensi ikan yang ada didalamnya yang selama ini belum mendapat perhatian masyarakat, dengan moment Lomba Perahu Dayung ini diharapkan dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas,” ujarnya.
   Winarti juga mengatakan, kami selaku Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang  berharap, bahwa pelaksanaan even even seperti ini dapat menjaring bibit-bibit berbakat yang bukan tidak mungkin pada suatu saat nanti bisa mengharumkan nama Kabupaten Tulang Bawang dalam ajang/turnamen pada tingkat yang lebih tinggi. Saya juga ucapkan terima kasih kepada penyelenggara serta pihak lain yang ikut terlibat sehingga kegiatan ini dapat terlaksana sesuai dengan rencana. Semoga dalam pelaksanaan kegiatan ini tidak mendapatkan kendala yang berarti dan berakhir dengan sportifitas yang terjaga. Tetap jaga keselamatan dalam berlomba, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tambahnya. *rr



Tulang Bawang (Lampung) - SHP
 Wakil Bupati Tulang Bawang Hendriwansyah, Selasa (13/3/2018) membuka pertandingan olahraga futsal dalam rangka memeriahkan HUT ke- 21 Kabupaten Tulang Bawang tahun 2018, di GOR Tiuh Tohou Menggala Tulang Bawang-Lampung
   Wakil Bupati Tulang Bawang Hendriwansyah mengatakan, bahwa olahraga salah satu bentuk pembinaan fisik dalam kehidupan manusia. Oleh sebab itu, dari dahulu sampai dengan sekarang kita masih sering mendengar pribahasa mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga.  Pribahasa atau semboyan ini menyatakan bahwa olahraga merupakan bagian terpenting dari kehidupan manusia terutama yang berkaitan dengan masalah kesehatan.
   “Permainan futsal merupakan salah satu cabang olahraga yang telah lama hadir, namun baru berkembang pesat dinegara kita pada beberapa dekade ini. Seperti kegiatan futsal yang kita laksanakan pada hari ini, merupakan salah satu bentuk bukti bahwa futsal telah menjadi salah satu olahraga favorit masyarakat Kabupaten Tulang Bawang, hal ini terbukti dengan animo masyarakat yang tinggi untuk mengikuti Pertandingan Futsal dalam rangka memeriahkan Peringatan HUT ke-21 Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2018,” ujarnya.
   Hendriwansyah mengatakan, pertandingan ini bukan hanya sebagai ajang keahlian untuk meraih kemenangan, akan tetapi juga sebagai ajang untuk menjalin silaturahmi serta membangun atau memperluas jejaring sosial kita. Dalam setiap even pertandingan, selalu kita mendengar istilah sportivitas. Sportivitas bukan hanya berarti jujur pada diri sendiri, melainkan juga harus dapat mengakui keunggulan lawan dengan besar hati, mengikuti aturan permainan dengan sebaiknya dan mematuhi keputusan wasit dengan lapang dada. Dalam pertandingan futsal yang di gelar di GOR Tiuh Toho ini, ikut diramaikan dari Anggota Polres Tulang Bawang, Kodim, Lanud dan dari Instansi Dinas yang ada di Kabupaten Tulang Bawang.
   “Tujuan utama dari turnamen ini adalah untuk merangkul semua kalangan, khususnya masyarakat Kabupaten Tulang Bawang agar dapat bersuka cita bersama, membaur dalam kegiatan agar saling mengenal dan mengajak masyarakat kita untuk mencintai olahraga. Kepada setiap tim yang akan bertanding saya minta untuk dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya selama mengikuti pertandingan ini. Ajakan ini agar dapat diikuti dengan harapan, saudara senantiasa mengedepankan nilai nilai luhur olahraga seperti semangat sportifitas dan fair play,” ungkapnya. *rr



Tulang Bawang (Lampung) - SHP
   Menanggapi mundurnya Kirnaly M. Yus, Ketua Umum KONI Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) pada bulan Januari 2018, Pengurus KONI Tuba mengadakan Rapat penunjukan Plt. Ketua Umum KONI Tuba.
   Rapat kali ini membahas penunjukan Plt. Ketua Umum Koni Tuba dilaksanakan di Kantor KONI setempat pada Selasa (13/3), dibilangan Stadion Sepak Bola Tiyuh Tohow Menggala.
Menurut Adriwansyah, Wakil Ketua I KONI Tuba; Rapat penunjukan Plt. Ketua Umum KONI dilaksanakan untuk melaksanakan Muskab (Musyawarah Kabupaten) KONI Tuba untuk memilih Ketua Umum yang menggantikan Ketua Umum Kirnely M. Yus yang telah mengundurkan diri. Muskab akan dilaksanakan pada bulan April 2018. 
   Saat membahas penunjukan Plt. Ketua Umum KONI, Semua peserta Rapat yang terdiri dari Pengurus KONI dan 8 Pengurus Cabor (Cabang Olahraga) menunjuk Adriwansyah Wakil Ketua I KONI sebagai Plt. Ketua Umum KONI Tuba.
   Selain membahas penunjukan Plt. Ketua Umum, Adriwansyah memberikan kesempatan kepada Abu Hasan, Ketua Badan Audit Internal KONI Tuba untuk membicarakan bidang keuangan KONI Tuba pada Tahun 2017. 
Dalam kesempatan ini Abu Hasan meminta kepada 16 Cabor memberikan Laporan Keuangan semua Cabor yang mendapat Dana Keuangan saat mengikuti Porprov 2017. 
   Saat Rapat akan ditutup, Adriwansyah memerintahkan kepada Sekretaris KONI untuk memberikan data dan photo copy KTP Pengurus Teras KONI untuk dilaporkan kepada Pengurus KONI Provinsi Lampung.
   Pengurus Teras KONI diantaranya Ketua Umum, Sekretaris, dan Bendahara. Setelah Bendahara KONI Tuba Arief Budiman memimpin doa, Adriwansyah menutup Rapat KONI Tulang Bawang. *rr



Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2018 Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Pasuruan Kota terus melakukan inovasi untuk memberi pelayanan terbaik dan menyelamatkan generasi penerus khususnya masyarakat diwilayah hukum Polres Pasuruan Kota. Satlantas pun juga tak bosan untuk menghimbau kepada masyarakat agar supaya patuh pada peraturan berlalulintas. 
   Dengan berbagai macam cara Satlantas Polres Pasuruan Kota  pada Sabtu, 10 Maret dipagi hari  menggelar " Ruang Terapi Keselamatan " yang diperuntukkan bagi pelanggar, dan pada malam harinya juga menelurkan program  yang diperuntukkan kepada pecinta Club otomotif, dan kali ini pada minggu, 11 Maret (pagi)  Satlantas juga melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat mengenai " Keselamatan Untuk Kemanusiaan "  ditengah keramaian masyarakat Kota Pasuruan tepatnya di jl. Sultan Agung (depan kantor Samsat Kota Pasuruan) dengan berbagai macam contoh akibat pelanggar dan kecelakaan berlalulintas. 
   Ditengah - tengah Anggota Satlantas menyampaikan himbauan - himbauan kepada masyarakat, Robet selaku pengguna jalan juga memberi shuport kepada Satlantas Polres Pasuruan Kota " saya bangga dan mendukung sekali dengan ide - ide Satlantas seperti ini, memberikan contoh akibat melanggar peraturan lalulintas yang pada akhirnya celaka. Jadi saya juga selaku pengguna jalan, hati saya merasa tersentuh dengan melihat yang digambarkan oleh pihak Satlantas, kalau menurut saya sih semua masyarakat pasti juga sama merasakan seperti saya, yang pastinya tersentuh ", Jelas Robet kepada awak media SHP. Selain itu robet juga menambahkan " Ya mudah - mudahan saja semua masyarakat khususnya Wilayah hukum Polres Pasuruan Kota dengan adanya gambaran - gambaran seperti itu semua masyarakat sadar terutama bagi anak - anak remaja, bagaimana bahayanya melanggar peraturan lalulintas ". *Ko/Syah



Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Dalam Rangka Ops Keselamatan Semeru 2018 Satlantas ( Satuan Lalulintas )  Polres Pasuruan Kota terus melakukan inovasi untuk memberikan pelayanan terbaik dan menyelamatkan generasi penerus khususnya masyarakat di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. Setelah menggelar “ Ruang Terapi Keselamatan ” yang diperuntukkan bagi pelanggar, satlantas Polresta kembali menelurkan program  yang diperuntukkan kepada pecinta Club otomotif. Uniknya kegiatan tersebut dinamakan “ COMOT ” ( Cangkruan Cerdas Club otomotif ). 
   Comot yang digelar malam ini sabtu, 10 maret hingga tiap malam minggu nantinya dikemas dgn acara bernyanyi bersama, makan dan minum  serta berbincang - bincang seputar masalah lalulintas. Cangkruan cerdas yang digelar sejak pukul 22.00 hingga 24.00 menjadi ajang kuliah gratis para pecinta otomotif di Pasuruan Kota. Pasalnya, walau sambil berdendang lagu namun juga tak jarang gelak tawa muncul dari pertanyaan-pertanyaan “ nyeleneh ” dari anggota club motor tentang kelalu-lintasan. 
   Misalnya Munir selaku anggota dari salah satu Club motor menanyakan tentang rambu lalu lintas atau traffic light,  Munir yang suka otomotif sejak SMA tersebut bertanya “ mengapa traffic light itu hanya 3 warna saja, kenapa bukan 4 atau 5 warna misalnya pak gitu ” tanya Munir sembari disergap tawa teman-temannya. 
   Dari giat “ COMOT ”  ini diharapkan semakin mencerdaskan pengendara sehingga para pecinta otomotif bukan sekedar cinta buta dengan motornya namun cinta melek. Cinta Melek itu, semakin cinta semakin sayang semakin dirawat, dengan tidak mengganti motornya dengan ban cacing, tidak mengganti dengan velg yang bukan  standart keselamatan. 
   Sebagai penutup dari Cangkruan cerdas tersebut   Kasatlantas Polres Pasuruan Kota AKP. Kadek Ary Mahardika, SH, S.IK menyampaikan  pesan - pesan keselamatan berlalu lintas dan memberikan gambaran bahwa kecelakaan lalu lintas berawal dari pelanggaran, jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan bersatu keselamatan nomer satu. *Ko/Syah




Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Dalam Rangka Operasi Keselamatan 2018 yang digelar serentak di indonesia, berbagai kreasi dan inovasi dilakukan oleh masing-masing satlantas jajaran. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Rizal Martomo, S.IK memerintahkan kepada satuannya untuk membuat kreasi dan inovasi yang berbasis tepat guna. Inovasi yang dampaknya langsung dirasakan oleh pengendara. 
   Kasatlantas Polres Pasuruan Kota AKP Kadek Ary Mahardika, SH, S.IK menelurkan ide segarnya dengan mencetuskan “ Kalung Pelanggaran dan Ruang Terapi Keselamatan ” dan  Kalung Pelanggaran akan langsung diberikan kepada pelanggar yang terjaring dalam razia operasi keselamatan 2018. Setelah pelanggar mendapatkan kalung Satlantas tidak lantas memberi tilang atas kesalahan pengendara tersebut,  Namun pengendara yang melanggar tersebut digiring ke sebuah tempat yang diberi nama “ Ruang Terapi Keselamatan ”. 
   Ruang terapi Keselamatan yang bersebebelahan dengan Ruang Kasatlantas Polres Pasuruan Kota tersebut disulap menjadi ruang yang nyaman dan membuat siapapun masuk diruangan tersebut merasa betah dan ingin berlama-lama. Ketika pelanggar masuk ke ruangan tersebut sudah ada Motivator-Motivator ESQ Riding dari lembaga Thanks Institute Indonesia yang telah menunggu untuk “ menggugah dan mengubah ” perilaku dan mental pengendara dengan menggabungkan dua metode yang belum pernah dilakukan di Indonesia yaitu Hipnoterapi dan ESQ Riding. 
   “Metode ESQ Riding sangat efektif menggugah dan mengubah perilaku buruk pengendara, karena seseorang bukan hanya dibrainwash otaknya namun juga di gugah hatinya ”,  Kata kapolres Pasuruan Kota. Kapolres juga menambahkan " Ruang terapi keselamatan betul betul menggaransi setiap pelanggar yang dimasukkan keruangan ini insyaallah sadar akan bahaya sebuah pelanggaran tersebut dan sikap itulah yang dinamanakan dengan sikap cerdas emosi dan spiritual dalam berkendara " . 
   Senada dengan Kapolres Kasatlantas AKP Kadek Ary Mahardika menjelaskan bahwa Ruang terapi Satlantas juga disempurnakan dengan pemutaran film-film kecelakaan dan film-film edukasi berlalu lintas yang bergenre “human interest” sehingga siapapun yang masuk di dalam ruangan tersebut dipastikan akan “ tiba-tiba ” menyesal atas pelanggaran yang dilakukan. Selain itu didalam Ruang Terapi Keselamatan tersebut pada sesi akhir para pelanggar juga di hipnoterapi untuk dimasukkan sugesti-sugesti baik dan disiplin dalam berlalu lintas.
   Direktur Thanks Institute Indonesia Ketut Abid Halimi, S.Pd.I.,M.Pd. C.Ht yang juga menjadi Ketua Tim Motivator saat itu menjelaskan jika dirinya diminta oleh Polres Pasuruan Kota menerapkan dua metode sekaligus yang belum pernah dilakukan sebelumnya. “ ESQ Riding Plus Hipnoterapi ” melalui dua metode insyaallah akab membangun tiga kecerdasan sekaligus yaitu kecerdasan Otak, Kecerdasan Emosi dan kecerdasan Spiritual secara permanen. Kata Pria Asal Bali yang pernah dapat Rekor MURI dan Rekor LEPRID tersebut. “ Semoga ikhtiar - ikhtiar semacam ini terus berjalan untuk menyelamatkan orang - orang terkasih dan generasi -generasi penerus kita, baik mentalnya maupun spiritualnya, karena efek kecelakaan bukan hanya membuat orang jatuh miskin namun juga dapat memicu konflik sosial dan agama ”. tutup Abid. *ko/syah




Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kostrad yang ke 57 tahun sekaligus dalam momen Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), satuan Bataliyon Zeni Tempur (Yonzipur) 10/Jaladri Palaka/2/Kostrad TNI angkatan darat bersama Polri dan juga masyarakat kota Pasuruan melaksanakan giat Karya Bhakti Bersih Pesisir (KBBP) di sepanjang sungai gembong jalan Kolonel Yos Sudarso kota Pasuruan pada Sabtu, 10 Maret puku 07.00 pagi.
   Sebelum giat KBBP dimulai, terlebih dahulu sebanyak kurang lebih 300 anggota gabungan TNI, Polri dan masyarakat tersebut mengikuti apel yang dipimpin langsung oleh Walikota Pasuruan Setiyono berjalan lancar. " Sebagai bentuk peduli terhadap lingkungan, kepada masyarakat supaya tidak membuang sampah disungai, karena selain mencemari lingkungan juga menimbulkan penyakit ", kata Setiyono dalam apelnya.
   Seperti yang juga disampaikan oleh Letnan Dua Czi, Nurul Huda selaku Pasi 1 intel Yonzipur 10/JP/2 Kostrad, bahwasanya TNI angkatan darat siap membangun, membantu, menjaga serta berbaur bersama masyarakat. " Bersama pemerintahan dan juga masyarakat kita siap membantu, salah satunya dengan giat bersih pesisir kali ini. Dan saya berharap, dengan kesadaran penuh agar warga dan masyarakat secara bersama menjaga kebersihan lingkungan ". ungkapnya Nurul Huda. *ko/syah

   


Sampang – suaraharianpagi.com
   LSM Gajah Mada Kabupaten Sampang melaporkan KPU dan Panwaslu Kab. Sampang ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia.
   Dikonfirmasi Ketua LSM Gadjah Mada Sampang, Fathor Rahman S. Sos yang akrab disapa Mamang, terkait laporannya tersebut membenarkan, dengan berbagai alasan temuan pelanggaran terkait Undang-undang Pemilu.
   Menurutnya, antara KPU Kabupaten Sampang diduga melakukan penyimpangan pada tahapan rekruitmen dengan menetapkan peserta yang tidak melalui tes wawancara
   Sedangkan Panwaslih di duga tidak melaksanakan tugas Pengawasan pada saat KPU Kabupaten Sampang menggelar tes wawancara calon anggota PPS
   Tudingan itu tertuang dalam surat panggilan sidang oleh DKPP nomor 0510/DKPP/PP.00/02/2018 kepada Fathor Rahman Ketua LSM Gadjah Mada.
    Dalam surat itu di sebut juga jadwal sidang pertama selasa (27/2) pukul 09.00 wib di kantor Bawaslu Propinsi Jatim jalan Tanggulangin 3 Surabaya
    Ketua LSM Gajah Mada Fathor Rahman mengakui telah menerima surat panggilan kemaren rabu (21/2)
    Menurut Mamang, yang di lakukan lembaganya untuk mengawal proses Demokrasi Pilkada tahun 2018 supaya kondusif dan berkualitas. "Diketahui bersama, Kab. Sampang selama ini menjadi perhatian nasional, Jangan sampai pesta demokrasi Pilkada & Pilgub mendatang dicederai sejumlah oknum yang tidak bertanggung jawab, sehingga dikhawatirkan masyarakat umum menjadi korban" ungkap Mamang.
    Ditambahkan, Selain itu supaya penyelenggara Pilkada serentak tahun 2018 serius dan berkomitmen menjalankan tupoksinya berdasarkan prinsip prinsip Penyelenggara
    Terpisah, Saat di konfirmasi Komisioner KPU Kabupaten Sampang Divisi Parmas dan SDM Miftahurrozak Kamis (22/2) mengakui ada panggilan sidang atas laporan LSM Gadjah Mada, bahkan pihaknya mengaku siap dan akan menghadiri sidang tersebut
    “Kami sudah menyiapkan jawaban, bukti berikut saksi”, ujar Miftahurrozak Sementara itu Komisioner Panwasluh Kabupaten Sampang Inshiyatun enggan di konfirmasi dan mengarahkan ke Ketua Panwaslih Juhari  “Maaf mas ke Pak Ketua saja biar satu pintu,”tandasnya
Sayangnya saat di hubungi melalui telepon seluler Ketua Panwasluh Kabupaten Sampang Juhari belum memberikan konfirmasi. *rn




Pasuruan - suaraharianpagi.com
   Selain dikenal menjunjung tinggi tugas dan tanggung jawab sebagai anggota kepolisian Republik Indonesia, Bripka Suwaji salah satu anggota unit patroli Satuan Lalu Lintas(Satlantas) Polres Pasuruan Kota, Polda Jatim ini juga dikenal oleh sebagian masyarakat sosok yang ringan tangan alias suka menolong kepada masyarakat.  Kali ini, lagi lagi ketauladanan Bripka Suwaji mendapat acungan jempol dari sejumlah masyarakat atas video viralnya saat membantu menyeberangkan seorang nenek tua asal kelurahan Ngemplakrejo sambil membawakan kardus bekas dalam karung dengan cara menyunggi. Bukan sampai disitu, bahkan sang nenek tua renta yang ditolong tersebut juga diberi ongkos pulang olehnya.
   Dalam kesehariannya sebagai anggota Satlantas, Bripka Suwaji juga tak pernah ketinggalan dalam mengatur arus lalu lintas untuk menciptakan kelancaran. Dengan jiwa sosial yang tinggi juga selalu aktif memberikan pertolongan pada para korban dampak banjir sungai Welang sebelumnya, termasuk pada pengendara atau pengguna jalan yang terjebak didalam banjir. Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Rizal Martomo SIK setelah merespon adanya video yang viral dari Bripka Suwaji saat membantu salah satu warga, berharap agar apa yang sudah dilakukan oleh anggotanya itu bisa menjadi motivasi buat anggota yang lainnya.
   "Dari hati nurani beliau menolong warga, tugas kepolisian memang harus seperti itu dan mudah mudahan bisa menjadi contoh serta motivasi buat anggota yang lainnya",  ungkapnya Rizal Martomo saat ditemui awak SHP diacara Pasoeroean Djaman Biyen pada Jumat, 2 Maret siang kemarin. Tanpa melihat pamrih, Suwaji yang identik dengan tubuhnya yang kekar, gagah, tegap serta selalu mengenakan perlengkapan seragam tugas dan juga helm itu mengakui. Bahwa apa yang telah dilakukannya itu merupakan sebagian dari tugas dan tanggung jawab seorang kepolisian.
   "Waduh mas...!, apa yang saya lakukan itu, sudah menjadi tanggung jawab kita sebagai petugas. Dan kalau memang ada respon positif dari sebagian warga atau masyarakat itu terserah, karena petugas yang lain pun juga sama ",  kata Suwaji. Tentunya sudah menjadi acuan dan spirit bagi setiap petugas kepolisian lalu lintas, yang mana dengan mottonya 'Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan' sebagai perwujudan citra positif dan peningkatan kinerjanya secara manajemen maupun operasional. 
   Terlepas dari jiwanya yang selalu peduli terhadap sesama manusia, ia juga mengajak utamanya kepada diri sendiri, pihak berkepentingan, dan seluruh masyarakat untuk peka dan peduli terhadap keselamatan, serta siap mempelopori keselamatan berlalu lintas secara bersama sama. Membudayakan tertib berlalu lintas dan menghormati terhadap pengguna jalan lain, sehingga perilaku dalam berlalu lintas dapat dijadikan tauladan (contoh baik) dan inspirasi. Secara tidak langsung orang lain terdorong untuk selalu mengutamakan keselamatan berlalu lintas sebagai kebutuhan. *ko/syah


XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget