Halloween Costume ideas 2015
[img src="https://1.bp.blogspot.com/-y5vc1w5WmmI/Wvu0-zyCxSI/AAAAAAAAE1k/6-N0xM6XlYERbg8k5nHriuOLiwFrZiWpACLcBGAs/s1600/150%2Bx%2B450%2Bbanner.png"/]

Pembangunan Rumah Sakit Srengat Dimulai 2018

Blitar Kabupan – suaraharianpagi.com
   Sosialisasi pembangunan rumah sakit Srengat digelar Pemkab Blitar bertempat di Pendopo Ronggo Hadi Negoro. Acara ini menghadirkan dua pembicara, masing-masing Direktur Gratiifikasi Pencegahan Penanganan Tindak Pidana Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Dion Hardika dan Direktur Penanganan Hukum LKPP, Setya Budi Ariana (31/1).
  Bupati Blitar, Rijanto, dalam sambutannya menyampaikan sosialisasi digelar untuk mencegah korupsi kolusi dan nepotisme dalam pembangunan RSUD Srengat. RSUD Srengat adalah rumah sakit yang nantinya berlokasi di Kelurahan Dandong, Kecamatan Srengat. Pemkab Blitar sudah mempersiapkan pembangunan rumah sakit ini sejak akhir tahun 2015.
   Pembangunan Rumah Sakit Srengat dimungkinkan akan dilakukan secara bertahap, karena saat ini pembangunan tahap 1 berada dilahan seluas 2,4 hektar, sedangkan luas aset Pemkab Blitar yang ada di Kelurahan Dandong ada 5 hektar.
   Saat sosialisasi di depan Bupati Blitar Rijanto dan Wakil Bupati Blitar Marhenis juga kepala OPD Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Kuspardani menyampaikan bahwa pembangunan Rumah Sakit Srengat dimulai 2018 ini. Dan juga ini untuk menjawab permintaan warga Kabupaten Blitar yang berada di wilayah barat supaya dibangunkan rumah sakit. Alasan warga rumah sakit daerah yang di Wlingi lokasinya sangat jauh dari tempat tinggal mereka.
   Selain itu, Kuspardani menyampaikan pembangunan rumah sakit Srengat akan menelan biaya 180-an milyar rupiah. Ini anggaran yang sangat besar oleh karena itu pembangunannya membutuhkan dua tahap penganggaran atau multiyeras.
   Sementara itu menurut Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Pembangunan Rumah Sakit Srengat, Handono menjelaskan, pembangunan pertama ini akan dilakukan secara multiyears mulai tahun 2018 sampai dengan 2019. Sedangkan untuk sisa lahan 2,6 hektar lahan akan digunakan untuk perluasan lahan pembangunan rumah sakit. “Pembangunan Rumah Sakit ini dilakukan secara multiyears, dan dimulai tahun 2018 ini sampai dengan tahun 2019.,” ungkap Handono.
   Lebih lanjut Handono menjelaskan, untuk pembangunan perluasan masih akan disesuaikan dengan anggaran pemerintah daerah, selain itu pihaknya saat ini juga masih berfokus pada pembangunan di lahan yang telah ditentukan 2,4 hektar dengan market desain yang sudah ada.
   Handono menambahkan, rumah sakit type C di Srengat yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Blitar itu nantinya model eco ramah lingkungan.
   Sementara itu dari DPRD Kabupaten Blitar Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di wilayah Srengat Kabupaten Blitar akhirnya disepakati. Kesepakatan itu ditandai dengan penandatangan MOU antara Pimpinan DPRD dan Bupati Blitar dalam rapat paripurna yang digelar Jumat (13/10/2017).
   Sekretaris komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Andi Widodo menyatakan, sesuai pertemuan dengan tim pembangunan RSUD Srengat pihaknya memberikan dua rekomendasi. Diantaranya menyetujui pembangunan RSUD Srengat dengan syarat Detail Engineering Design, Amdal, dan Amdal Lalin, status tanah jelas, dan semua persyaratan sesuai peraturan perundang-undangan sudah dipenuhi. Kedua pembangunan multi years dengan anggaran sebesar Rp 180 miliar yang diajukan eksekutif selesai tepat waktu.
   "Pelaksanaan pembangunan harus sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ungkap Andi Widodo.
Sementara dari Komisi IV yang diwakili Sekretaris Komisi, Gatot Darwanto juga memberikan dua rekomendasi. Pertama menyetujui pembangunan RSUD Srengat dengan catatan eksekutif memberikan sosialisasi kepada masyarakat sekitar tentang pembangunan layanan kesehatan tersebut. Kedua pembangunan yang dilaksanakan multi years harus sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Komisi IV memberikan dua rekomendasi yang salah satunya adalah pentingnya sosialisasi yang harus dilakukan kepada masyarakat sekitar terkait pembangunan layanan kesehatan berupa RSUD,” jelas politisi PDIP ini.*atk


Labels:

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget