[img src="https://1.bp.blogspot.com/-y5vc1w5WmmI/Wvu0-zyCxSI/AAAAAAAAE1k/6-N0xM6XlYERbg8k5nHriuOLiwFrZiWpACLcBGAs/s1600/150%2Bx%2B450%2Bbanner.png"/]

Hadiri para ulama, Habaib, bakal calon Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, La Nyalla

Haul KH ABD. Hamid dan Bu Nyai Nafisah 
Pasuruan - Suaraharianpagi.com
     Dalam rangka memperingati acara maulud nabi Muhammad SAW sekaligus haul KH Abdul Hamid yang ke 36 serta Nyai Nafisa ke 27 di halaman Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah  Kebonsari,   Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan pada Selasa, 28 Oktober dihadiri oleh ribuan jamaah dari berbagai penjuru daerah dan luar jawa.
   Acara yang hadiri masyarakat kota Pasuruan, para ulama, Habaib, bakal calon Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, La Nyalla, Walikota Pasuruan, Bupati Nusa Tenggara Barat (NTB), Kapolres Kota Pasuruan, Dandim. Selain itu para jamaah haul yang hadir juga ada yang berasal dari pulau Madura, Kalimantan, Sulawesi dan juga Sumatera.
   Tujuan dari acara haul ini selain mempereret tali silaturrahmi atau ukhuwa islamiyah tak lain adalah untuk sama sama menjaga keutuhan negara republik indonesia," ujar Saifullah Yusuf atau yang lebih dikenal dengan sebutan Gus Ipul pada tauzianya.
   Sosok almarhum KH Abd Hamid yang terkenal atas karomah dan juga kewaliannya tersebut, membuat pemikat tersendiri bagi para jamaah untuk berbondong bondong hadir dalam acara haul tersebut. Bukan hanya melalui tranportasi darat, para jamaah yang berdatangan pun juga ada yang menggunakan transportasi laut dan juga udara.
   Meskipun suasana penuh sesak dan berdesakan, tak menyurutkan niat para jamaah yang datang jauh hari sebelumnya untuk mengikuti acara haul di Ponpes Salafiyah itu. Sehingga nampak para jamaah yang hadir memadati setiap jalanan dan juga gang gang yang ada. Sehingga menambah acara rutinan tiap tahun tersebut menjadi semakin khusuk, khidmat dan berjalan semarak.
   Partisipasi serta sukarela warga Kebonsari dan sekitar dalam menjamu tamu atau jamaah haul, baik menyajikan konsumsi maupun rumah rumah warga sebagai tempat untuk mengikuti dan mendengarkan acara haul menambah erat hubungan antara umat islam yang hadir satu dengan yang lainnya.
   Sementara apa yang dikatakan La Nyalla, bahwa bangsa Indonesia adalah negeri yang dibangun dari berbagai suku, ras dan juga agama termasuk jasa para ulama. Sehingga menjadi satu atas keutuhan NKRI seperti yang ada di dalam pancasila.
   "Selain peraih kemerdekan, ulama juga merupakan salah satu pilar dalam menjaga keutuhan NKRI. Maka dari itu, peran para ulama tengah kondisi sosial masyarakat yang rawan perpecahan dan konflik, harus tetap sebagai pemersatu umat dan bangsa,” ungkapnya
   Acara haul berakhir sekira pada pukul 11.30 wib dan ditutup dengan doa, bacaan surat yasin serta tahlil dan acaranya pun juga berjalan lancar, aman dan khidmat. Selanjutnya para tamu dan juga jamaah yang hadir dalam acara haul membubarkan diri tertib, teratur dan juga aman. Akan tetapi hanya menyisakan sampah sampah berserakan di setiap sudut lokasi yang ada.
   Atas terlaksananya acara haul tersebut berjalan dengan lancar, terlepas dari panitia penyelenggara juga berkat dukungan instansi pemerintahan, pihak kepolisian bersama Dishub, Satpol PP dan intansi lain untuk mengatur serta merekayasa arus lalu lintas yang menuju jantung kota guna menghindari kemacetan serta memberi kelancaran. Baik kelancaran pada jamaah yang hadir ke haul maupun pengendara lain. *ko/syah


Posting Komentar

[facebook]

XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget