September 2017



Kapolres Pasuruan Kota Pimpin Sertijab Kasat Lantas
Pasuruan – suaraharianpagi.com
   Pergantian anggota ditubuh Kepolisian Resort Pasuruan Kota, Polda Jatim, Kapolres Pasuruan Kota AKBP RIZAL MARTOMO S.I.K pimpin langsung acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kasat Lantas pada Jumat, (29 September) pagi di halaman Mako Polres Pasuruan Kota,  jalan Gajah Mada.
   Acara yang dihadiri oleh seluruh jajaran kepolisian, baik jajaran Satlantas, Satnarkoba, Satreskrim dan Kapolsek yang ada di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. Juga dilakukan sumpah jabatan oleh AKBP RIZAL MARTOMO terhadap Kasat Lantas yang baru.  "Terlebih dulu saya ucapkan banyak terimakasih banyak kepada kasat yang lama, atas semua kinerja selama ini. Dan juga saya ucapkan selamat bekerja dan bergabung buat kasat yang baru," ujar Kapolres Pasuruan Kota.
   Setelah dilakukan Sertijab pada Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota dari AKP HARI SUBAGIYO, SH kepada AKP KADEK ARY MAHARDIKA, SH,S.I.K dalam pisah sambut. Semua tamu yang hadir juga dijamu sambil ramah tamah di gedung serbaguna di Mako Polres Pasuruan Kota di jalan Gajah Mada.
   Ungkapan terima kasih juga disampaikan oleh Kasat Lantas yang lama, AKP HARI SUBAGIYO kepada seluruh jajaran dan instansi pemerintahan lainnya.  "Secara pribadi saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, baik di dalam instansi kepolisian, pemerintah serta semua rekan media termasuk masyarakat atas dukungan dan juga kerja samanya selama ini. Saya juga ucapkan selamat dan sukses kepada kasat yang baru, semoga dapat menjalin silaturahmi dengan semua masyarakat yang ada," ungkapnya AKP HARI SUBAGIYO saat di konfirmasi awak SHP.
   Selanjutnya, kedua Kasat Lantas itu langsung di arak keliling kota bersama anggota lain dengan rute di mulai dari Mako Polresta ke arah jalan Panglima Sudirman, Sultan Agung (Samsat) menuju ke Satpas, Satlantas di jalan Balai Kota lalu kembali ke Mako Polres Pasuruan Kota. *ko/syah



Penderita HIV AIDS Kota Malang Menurun
Malang –suaraharianpagi.com
  Dinas Kesehatan Kota Malang mengadakan Rapat Kerja Daerah (rakerda) Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Malang yang bertempat di Hotel Regents Malang pada (27/9). Kegiatan ini dihadiri oleh 45 peserta yang terdiri dari Camat se-Kota Malang, OPD Kota Malang, Kementrian Agama, Badan Narkotika Nasional (BNN), Sat Narkotika, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Turut hadir dalam acara ini Drs. H. Sutiaji, Wakil Walikota Malang, didampingi oleh Dr. dr. Asih Tri Rachmi Nuswantari, MM., Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dan AKBP Bambang Sugiharto, kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang.
   Sutiaji dalam sambutannya menyampaikan dalam rakerda ini harus punya target untuk menurunkan angka HIV AIDS di Kota Malang, maka dari itu hendaknya kita bekerja sama dalam melakukan pencegahan dan pengendalian HIV AIDS agar kita dapat memperbaiki status kesehatan dan kualitas hidup masyarakat kota malang.
   ”Di Kota Malang penderita HIV AIDS mencapai puncak angka tertinggi yaitu 316 penderita pada tahun 2016 , pada tahun di 2017 angka penderita menurun menjadi 219. Analisa ini telah ditinjau di beberapa daerah di Kota Malang, dan harapannya tahun depan akan menurun lagi jumlah penderita HIV AIDS di Kota Malang.” Ujar Asih, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang.
   Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang peran OPD dan Masyarakat dalam Pencegahan dan Pengendalian HIV AIDS oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA).  *team



     Semarak Obor Sambut Tahun Baru Hijriah
Pasuruan – suaraharianpagi.com

   Sudah menjadi sebuah tradisi bagi masyarakat pada umumnya, khususnya umat muslim yang ada di wilayah kota Pasuruan dalam menyambut tahun baru Hijriah. Iring iringan Pawai Obor di tahun 1439 Hijriah kali ini jauh lebih merata dan semarak, dibandingkan seperti di tahun tahun sebelumnya.
   Antusias warga dan juga masyarakat yang melihat acara pawai obor dan takruf, memadati setiap jalanan disejumlah titik yang ada. Selain pawai obor yang diikuti kaum anak anak, remaja dan orang dewasa, sebuah lantunan bacaan ayat ayat suci Al-Qur'an dengan di iringi musik religi drum band dan terbang Banjar menggema di seluruh penjuru Kota Pasuruan.
   "Subhanallah...!, Acara pawai takruf untuk tahun ini lebih semarak. Dan kita sebagai umat Islam, selain ada kalender Masehi kita ada kalender Hijriah dan mari kita tingkatkan kegiatan semacam ini termasuk doa meminta keselamatan untuk umat dan bangsa," ujar Ustad H ISMAIL selaku Pimpinan TPQ Al-Azhar, kelurahan Trajeng, Pasuruan Kota.
   Sebagai bentuk solidaritas antar umat beragama, tim barngsay juga turut gabung dan mengisi kemeriahan tahun baru umat islam 1439 Hijriah. Sehingga, acaranya pun bertajuk penuh kedamaian dan kekhidmatan.
   Seperti yang telah disampaikan oleh salah seorang pengendara SAMSUL, yang kebetulan saat itu sedang melihat acara pawai obor menyatakan.
   "Dengan adanya aksi barongsay mengisi momen tahun baru Islam ini, membuat suasana dan nuansa yang ada menjadi lebih berwarna penuh kedamaian. Semoga di tahun yang akan datang lebih meriah lagi," ungkapnya SAMSUL, bersama anak istrinya diatas sepeda.  *ko/syah



Pembatalan Pemenang Lelang
Diduga Ada Intervensi BLP
Pasuruan - SHP
   Menindaklanjuti mengenai pembatalan pemenang lelang oleh Bagian Layanan Pengadaan (BLP) Kota Pasuruan, terkait proyek Peningkatan Taman Sekargadung (PTS) dari APBD tahun 2017 dengan nilai pagu paket sebesar 11,6 Miliar. Pihak PT. Permata Lansekap Nusantara (pemenang tender) menuding Kelompok Kerja (Pokja) I lakukan dugaan upaya pengkondisian serta adanya  intervensi dan diskriminasi dari pihak lain, bahkan pihak lain yang dimaksud diduga adalah adik Walikota SETIYONO.
   Berdalih adanya sanggahan dari rekanan lain. Pihak BLP bersama Pokja l dengan alasan yang dinilai tidak mendasar serta terkesan dipaksakan untuk membatalkan PT. Permata Lansekap Nusantara sebagai pemenang tender, sehingga harus dilakukan evaluasi ulang dan dinyatakan gagal lelang oleh pihak BLP.
   "Kita tidak ada intervensi dari pihak manapun, mengenai lelang gagal ini karena ada sanggahan dari pihak rekanan lain mengenai validasi data pemenang. Sehingga masih kita lakukan cek dan ricek dulu." Ujar Kepala BLP Kota Pasuruan, NYOMAN SUASTI saat dihadapan sejumlah media dan tim pendamping Ornop Pusaka pada Rabu, (20/9) siang di ruang rapat.
   Menyikapi apa yang telah disampaikan ketua Pokja l bersama kepala BLP yang dinilai janggal, YAHYA selaku kuasa dari PT. Permata Lansekap Nusantara menganggap alasan yang di utarakan pihak BLP dan Pokja tidak rasional dan terlalu ditutup tutupi.
   "Sudah jelas ini ada intervensi dari adik walikota, dan saya sudah tahu semua. Untuk itu Anda jangan menutup nutupi apa yang ada. Mengenai kejanggalan ini kami akan melaporkan ke Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan akan kami gugat ke PTUN," Ungkap YAHYA, dengan rasa kecewa pada pihak BLP dan Pokja yang hadir.
   Secara resmi pihak BLP Kota Pasuruan jelas jelas sudah mengumumkan, bahwasanya PT Permata Lansekap Nusantara dinyatakan sebagai pemenang tender terkait proyek senilai 11,6 Miliar tersebut. Bahkan sudah melalui proses dan prosedur yang dijalankan semestinya, termasuk melalui klarifikasi dan uji faktual dilapngan. Namun pihak BLP malah memutuskan gagal lelang dan harus dilakukan evaluasi ulang.
   Mencermati adanya suatu kejanggalan dalam proses pembatalan pemenang lelang, serta adanya dugaan kuat pengkondisian yang dilakukan pihak BLP dengan rekanan lain. LUJENG SUDARTO selaku tim pendamping Ornop PUSAKA menilai pihak BLP dan Pokja ada perbedaan proses terhadap PT. Permata Lansekap Nusantara.
"Sekarang coba anda lihat di dokumen, disitu kan sudah tertera 'nol' sanggahan dan jelas ini merupakan bentuk diskriminatif. Sedangkan untuk proses klarifikasi tidak harus menunggu sanggahan dan untuk SOP yang dipakai oleh pihak BLP seperti apa?. Dan Apakah Anda juga menjalankan sistem seperti ini pada proses lelang proyek yang lain?," Tegasnya LUJENG SUDARTO.
   LUJENG juga menambahkan, bilamana pihak BLP tidak melakukan klarifikasi administrasi serta faktual dilapangan di tahun 2018 yang akan datang. Ia meminta supaya kepala BLP mengundurkan diri dari jabatannya dan bisa dipertanggung jawabkan.
   Menanggapi adanya pertanyaan yang dilontarakan tim pendamping Ornop PUSAKA, kepala BLP mengaku sudah melakukan proses tersebut sesuai dengan prosedur ada.
   "Saya sudah melakukan SOP, baik secara administratif maupun faktual dilapangan dan hasil kualifikasi sudah melalui uji materi serta sudah sesuai dengan standard yang ada. Bila saya tidak menjalankan sesuai SOP, saya siap mengundurkan diri," Tukas NYOMAN SUASTI di hadapan sejumlah media.  *ko/syah

Panglima Jendral Nyekar Ke Bung Karno
Blitar Kabupaten - suaraharianpagi.com
    Panglima TNI Gatot Nurmantyo melakukan ziarah ke makam dengan didampingi sejumlah petinggi TNI. Jenderal bintang empat itu menabur bunga di makam Proklamator sekaligus Presiden pertama RI, Ir Soekarno.Ada 43 petinggi TNI mulai kepala Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Panglima Kodam seluruh Indonesia.
    Gubernur Jatim, Soekarwo juga serta Bupati Blitar, Rijanto dan Wali Kota Blitar, M Samanhudi Anwar juga ikut hadir dalam acara tersebut. Rombongan Panglima TNI hadir di MBK sekitar pukul 11.00 WIB, rombongan Panglima TNI sampai di area Makam Bung Karno.
Sebelum masuk ke area makam, Panglima TNI melakukan upacara penghormatan di depan pintu gapura. Selanjutnya, Panglima TNI dengan diiringi pejabat masuk ke area makam. Rombongan Panglima duduk melingkar di pusara Bung Karno. Mereka sempat berdoa sebelum menaburkan bunga ke makam Bung Karno.
    Kegiatan tersebut mendapat pengawalan ketat. Tidak semua awak media masuk ke area makam. Sebagian awak media hanya meliput di depan gerbang pintu masuk menuju makam. “Ziarah ke makam mantan Presiden RI ini menjadi tradisi baru tiap menjelang HUT TNI,” kata Gatot Nurmantyo, usai nyekar di makam Bung Karno.
    Dia mengatakan ziarah ke makam Bung Karno ini merupakan rangkaian acara menjelang HUT ke-72 TNI. Kegiatan ziarah ke makam mantan Presiden RI sudah yang kedua kalinya menjelang HUT TNI. Setelah dari makam Bung Karno, rombongan langsung menuju ke makam Gus Dur di Jombang.
Selanjutnya, rombongan akan nyekar ke makam Presiden kedua RI Soeharto di Solo, Jawa Tengah.
   “Kami juga berencana ziarah ke makam prajurit yang gugur di medan perang seperti di makam pahlawan di Dili. Tujuan ziarah ke makam matan Presiden dan prajurit ini untuk mengirim doa sekaligus mewarisi nilai-nilai perjuangan dari para pahlawan pendahulu kami,” ujar Gatot. *atk



Wawali Punjul Naik PLT Walikota Batu
Malang – suaraharianpagi.com
   Setelah KPK mengobok-obok Kota Malang pekan lalu, sekarang Giliran Pemerintah Kota Batu, yakni Wali Kota Batu, Jawa Timur, Eddy Rumpoko ditangkap KPK di rumah dinasnya. Selain Eddy ikut ditangkap satu orang dari pihak swasta.
“Pukul 13.40 WIB tadi dilakukan penangkapan bersama pengamanan dari Polda Jatim,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera saat dihubungi Sabtu (16/9/2017).
Di rumah dinas, ada satu orang yang ikut ditangkap. Diduga orang tersebut dari pihak rekanan. “Penangkapannya di rumah dinas. Selain wali kota juga ada satu orang dari swasta,” ujarnya.
Menurut Frans, Wali kota Batu dibawa lebih dulu ke Polda Jatim untuk pemeriksaan awal. Setelahnya Wali kota Batu dibawa ke gedung KPK di Jakarta.
“Polda Jatim hanya dipinjam tempat untuk dilakukan pemeriksaan,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif membenarkan penangkapan Wali kota batu. Diduga Eddy menerima suap terkait dengan proyek.
“Betul. Pastinya terkait proyek,” ujar Syarif terpisah.
   Dari aplikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Eddy terakhir melapor pada 1 Juni 2015. Total harta yang dimiliki yakni Rp 16.438.612.628 dan 181.437 USD (Rp 2,4 miliar).
Harta tersebut terbagi dari harta bergerak dan tidak bergerak. Eddy diketahui memiliki aset aset tanah dan bangunan di Jakarta Selatan, Malang, Batu dan Yogyakarta.
sewaktu wartawan hendak menemui wawali Batu diruang kerjanya (18/9) ,tidak beberapa lama tampak beberapa penyidik Kpk masuk ruang wawali punjul santoso yang kebetulan sedang ada rapat.
Tampak suasana pendopo among tani kota Batu memanas setelah kejadian penangkapan orang nomor satu dibatu tersebut, terlihat dari semua jajaran skpd ,baik mulai Kepala hingga staff Dinas merasa tidak nyaman dan was- was.
   Karena dari pucuk pimpinan sudah kena, tidak menutup kemungkinan akan melebar pada tingkat pengambil kebijakan Skpd (kepala Dinas, PA,PPK,PPTK dan yang lain memang terlibat walaupun cuma sebagai pelaksana).
   Sebagai contoh terkait permasalahan pajak hiburan yang jadi materi lain ott kota batu, saat wartawan hendak menemui kabid an.farida untuk konfirmasi (18/9) pukul 11.15 yang bersangkutan sudah tidak ada ditempat menurut staff nya, padahal masih jam kerja dan seorang Asn harusnya berada ditempat atau kantor, tapi ini sudah tidak ada.
   Dari sini sudah bisa diketahui, kalau kondisi batu saat ini memang tidak kondusif. Dan malam harinya Orang nomor dua, Punjul santoso di lantik menjadi Plt WaliKota Batu menggantikan Walikota non aktif Edy Rumpoko di kantor Gubernur Jawa Timur. team

XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget