Uji KIR Tak Boleh Jasa Perantara

Dishub Menghimbau
Uji KIR Tak Pakai Jasa Perantara
Pasuruan - SHP
   Guna menghindari sistem percaloan saat uji KIR,Dinas Perhubungan kota Pasuruan himbau supaya pemilik kendaran mengurus langsung tanpa harus menggunakan jasa calo atau perantara dalam kepengurusannya. Karena selain lebih efisien pemilik kendaraan bermotor roda empat(R4),khususnya mobil penumpang,mobil barang,bus,kereta gandengan,kereta tempelan dan kendaraan khusus lainnya,secara langsung juga mengerti dan memahami bahwa proses uji KIR itu mudah dan cepat.
   Pihak Dishub dengan sistem kerja yang ada baik secara tekhnis maupun mekanisme dilapangan akan memberikan pelayanan ekstra maksimal dan profesional,Sehingga pemilik kendaraan yang mengurus langsung tidak mengalami kesulitan,pihak Dishub juga akan menyampaikan secara transparan dan detail kepada para pengurus uji kelayakan kendaraan bilamana ada kesalahan atau kekurangan pada kendaraannya,Selanjutnya pemohon dapat melengkapinya selama 1 kali 24 Jam(1 Hari).
   Kepala Dinas Perhubumgan kota Pasuruan, LUCKY DANARDONO AP.MM melalui ANDRIYANTO S.SIT.MM selaku Ka Opt. sesuai dengan perintah pimpinannya menghimbau Supaya para pemilik kendaraan langsung mengurus sendiri tanpa harus menggunakan jasa perantara serta menegaskan para petugas supaya tidak menerima suap daripemohon. 
   Sebagai bentuk sosialisasi,pihak Dishub juga menempatkan beberapa petugas di pos pantau pelayanan pengujian kendaraan bermotor guna mengarahkan setiap pengurus.
   "Kita berharap kepada semua pemilik kendaraan bilamana pada saat mengurus uji kelayakan kendaraan sebaiknya langsung di urus sendiri Karena selain efisien prosesnya pun mudah dan cepat,dengan begitu budaya pungli dapat dihindari," Tegas ANDRIYANTO waktu di temui awak SHP pada saat lakukan pemantauan proses uji KIR.
   Upaya dalam bentuk sosialisasi yang dilakukan pihak Dishub tersebut sangat disambut baik oleh GANIS WAHYUDI (50) salah satu pemohon uji KIR asal Pleret, kota Pasuruan yang saat itu sambil menunggu giliran uji KIR.
   "Memang semua kalo di jalani sendiri itu lebih baik mas..!. Selain biaya yang kita keluarkan nggak besar kita juga dapat pengetahuan mengenai aturan dan tata cara yang ada,apapun itu urusannya. Dan saya rasa nggak sulit kok..!," ucap GANIS seraya sambil santai nunggu ditempat antriannya.
   Diketahui bahwa proses dalam pengujian kelayakan pada kendaraan bermotor harus melalui beberapa tahapan setelah pemohon mendaftarkan dan mengantri diantaranya;

1. Pra uji yang mana meliputi pengecekan pada spion,fisik/body,ban,nopol,no rangka dan mesin,  2. Speedo Taster yaitu pengecekan pada kecepatan kapasitas putaran ban, 3. Kolong atau bawah kendaraan yaitu pemeriksaan pada rem termasuk sistem kemudi, 4. High Light yaitu menguji sistem lampu, 5 .Uji Emisi yaitu mengecek kadar asap baik yang menggunakan bahan bakar bensin atau solar, 6. Side Sliptaster yaitu pengecekan pada keseimbangan roda kemudi, 7. Menimbang kapasitas beban kendaraan dan yang terakhir menguji pada efisiensi antara rem depan dan belakang,Setelah semua lolos dari tahapan diatas selanjutnya kendaraan dapat dinyatakan layak dalam beroperasi dijalan. *ko
Tags:

Posting Komentar

[blogger]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget