Halloween Costume ideas 2015

suaraharianpagi

Latest Post


Jakarta – suaraharianpagi.com
   Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membentuk Komite Advokasi Daerah (KAD) di Sulawesi Selatan. Sulawesi Selatan adalah provinsi ke-32 tempat KPK mendirikan KAD.
   Proses pembentukan KAD ini telah dilakukan KPK sejak tahun 2017. Ini adalah salah satu bentuk program pencegahan korupsi dengan melibatkan pelaku usaha.
   Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, dan Ketua Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Provinsi Sulawesi Selatan Zulkarnain Arif. Dalam sambutannya, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menyampaikan bahwa dalam sebuah penelitian yang dikerjakan KPK, hingga bulan Juni 2018 jenis tindak pidana korupsi yang paling banyak dilakukan adalah penyuapan.
   Untuk itu, KAD dapat menjadi sarana dialog antara pengusaha dan regulator untuk membahas isu strategis pencegahan korupsi. Syarif berharap, pembentukan KAD ini dapat membentuk komunikasi yang baik agar tidak ada kecurangan-kecurangan terutama dalam pengadaan barang dan jasa. “KPK berharap pertemuan antara pelaku usaha dengan pemerintah daerah bisa membangun komunikasi yang lebih baik,” ujar Syarif.
   Menurut Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, KAD merupakan sebuah terobosan yang baik untuk mencegah korupsi dalam proses pengadaan barang dan jasa. Karena adanya penyuapan, kompetisi antarkorporasi menjadi tidak sehat lagi. Peran KPK sangat penting dalam mendampingi pemerintah daerah. “Proses pendampingan KPK dalam penyelenggaraan pemerintah daerah, diharapkan dapat menciptakan iklim yang kondusif sehingga pendapatan daerah dapat meningkat,” ujar Andi dalam sambutannya.
   Dari sisi pelaku usaha, Ketua Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Provinsi Sulawesi Selatan Zulkarnain Arif mengaharapkan pembentukan KAD ini dapat menguatkan komitmen pengusaha agar tidak melakukan praktik suap. “Ini bisa mendorong komitmen pengusaha dan memberikan kesadaran untuk tidak melakukan praktik suap lagi. Karena sebenarnya, praktik suap itu justru akan mencoreng nama baik perusahaan,” kata Arif. Arif pun berharap, pembentukan KAD ini dapat memperbaiki dan memperketat regulasi untuk semua pelaku usaha baik jenis usaha yang kecil dan menengah maupun usaha yang sudah besar.
   Setelah lahirnya Peraturan Mahkamah Agung (Perma) 13 tahun 2016 tentang Tata Cara Penanggulangan Tindak Pidana Korupsi Korporasi, Komisi Pencegahan Korupsi (KPK) semakin gencar melakukan pencegahan dan penindakan di sektor swasta. *humas



  Maumere – suaraharianpagi.com
5 Desember2018. Bagi kalangan turis milenial sekarang bisa menjelajahi destinasi instagramable di gugusan Kepulauan Sunda, salah satunya ke Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Mendekati perayaan Natal, Maumere yang terletak di arah timur Flores menyuguhkan berbagai objek wisata rohani Bukit Nilo yang wajib dikunjungi. Di sinilah terdapat Patung Bunda Maria tertinggi di Flores. Selain itu, pengunjung bisa singgah di Gereja Tua, masih kokoh berdiri lebih dari satu abad. Paling menonjol adalah prasasti tertulis nama seorang pastur generasi awal di Desa Sikka. Wisatawan juga tak boleh melewatkan pasar tertua Geliting untuk beli oleh-oleh, misalnya kain tenun ikat khas lokal.

Masih berada di daratan Flores, bagian barat yang tersohor yaitu Labuan Bajo, Manggarai Barat sebagai habitat Komodo. Di sisi lain, tujuan wisata juga sudah dilengkap dengan budaya lokal, lanskap alam menawan serta garis pantai membentang unik, antara lain Pulau Padar, “desa atas awan” Wae Rebo, sawah “laba-laba” Lingko, Pantai Pink, Gili Laba dan spot lainnya.

Beranjak dari NTT, travelers tak luput diajak mengeksplorasi Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terkenal menyimpan kekayaan wisata tersembunyi. Pulau yang mendapat sebutan “Paradise of Island” bahkan  dikenal saudaranya Bali yang menyajikan keindahan pantai, pemandangan alam, cita rasa kuliner, petualangan mengesankan dan budaya unik.

Sedangkan Makassar moncer dengan pantai, alam, kuliner, budaya yang sudah ramai diperbincangkan keindahannya. Terpenting lagi ialah kota transit di Indonesia bagian timur yang cocok guna mengembangkan bisnis.

Untuk menuju ke kota-kota itu, kini tersedia layanan terbaik Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group. Mulai 5 Desember 2018, membuka rute baru dengan menghubungkan Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara. Frekuensi terbang masing-masing satu kali setiap hari. Kehadiran Wings diharapkan mampu menyediakan pilihan transportasi baru yang lebih terjangkau, cepat dan mudah. Wings Air mengoperasikan pesawat jenis turboprop, akan semakin menjadikan pengalaman perjalanan wisatawan dan pebisnis lebih berkesan. ATR 72-500 atau ATR 72-600 berkapasitas 72 penumpang dalam kelas ekonomi.

Wings Air lepas landas 06.00 WITA dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (UPG) bernomor IW-1940. Pesawat tiba di Bandar Udara Frans Seda, Maumere, NTT (MOF) pukul 07.20 WITA.

Wings Air berangkat dari Maumere menuju Bandar Udara Komodo, Labuan Bajo (LBJ) pukul 07.45 WITA. Penerbangan ini menggunakan nomor IW-1960 dan mendarat pukul 08.40 WITA. Wings Air menawarkan rute baru selanjutnya yaitu Labuan Bajo ke Lombok. Pesawat bernomor IW-1967 bertolak dari Labuan Bajo pukul 09.00 dan tiba di Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Lombok (LOP) pukul 10.20 WITA.

Untuk penerbangan sebaliknya, Wings Air nomor IW-1966 mengudara dari Lombok pukul 13.55 WITA dan mendarat di Labuan Bajo pada 15.10 WITA. Layanan selanjutnya adalah Wings Air IW-1961 berangkat dari Labuan Bajo pukul 15.30 WITA dan tiba pada 16.25 WITA di Maumere. Kemudian, dari Maumere Wings Air lepas landas pukul 16.45 WITA bernomor IW-1941 dan waktu kedatangan di Makassar dijadwalkan pukul 18.20 WITA.

Operations Director of Wings Air, Capt. Redi Irawan, menyatakan, “Atas nama Wings Air, kami berterima kasih untuk dukungan dari berbagai pihak yang turut membantu operasional pembukaan enam penerbangan baru yang terhubung Makassar, Maumere, Labuan Bajo, Lombok pergi pulang (pp), sehingga memperlancar proses inagurasi hari ini. Komitmen kami senantiasa menghubungkan wilayah setingkat kabupaten dengan kabupaten/ kota lainnya salah satunya antarNusa Tenggara. Harapan kami semakin terwujud interkonektivitas yang memberikan nilai tambah bagi wisatawan maupun pebisnis dalam bepergian serta mempercepat distribusi logistik.”

“Memperkuat jaringan di Lombok dan Labuan Bajo juga sebagai langkah Wings Air sejalan upaya mendukung program pemerintah guna pemerataan ekonomi dan menyokong Kementerian Pariwisata RI untuk pencapaian 17 juta wisatawan menuju Indonesia, termasuk pengembangan destinasi "10 Bali Baru", diantara sepuluh destinasi pariwisata yang menjadi prioritas yaitu Mandalika Lombok (NTB) dan Pulau Komodo (NTT),” tegas Capt. Redi.

Rute baru ini mempunyai keunggulan bagi travelers dan business, yaitu dapat transit terlebih dahulu untuk menghabiskan waktu liburan atau bisnis di kota-kota tersebut. Makassar, Maumere, Labuan Bajo dan Lombok berperan penting menjadi pilihan tepat dalam meneruskan perjalanan, karena Lion Air Group (Lion Air, Batik Air dan Wings Air) telah memberikan fasilitas penerbangan lanjutan (connecting flight) yang mampu mengakomodir kebutuhan dari ataupun ke destinasi lainnya.

Untuk koneksi penerbangan lebih banyak lagi, bisa melalui Bandar Udara Sultan Hasanuddin. Destinasi yang terhubung antara lain Ambon, Balikpapan, Bandung, Banjarmasin, Denpasar/Bali, Gorontalo, Jakarta, Jayapura, Kendari, Manokwari, Merauke, Palu, Sorong, Surabaya, Ternate, Manado, Lombok, Palu, Pontianak, Solo, Surabaya, Tarakan, Yogyakarta. Selain itu, travelers berkesempatan bisa melanjutkan destinasi favorit lainnya, seperti Batulicin, Bau-Bau, Bima, Luwuk, Mamuju, Palangkaraya, Palopo, Poso, Raha, Selayar dan Wangi-Wangi.

Melalui Lombok Praya, bisa mengunjungi kota-kota seperti Semarang, Bima, Sumbawa, Kupang, Banjarmasin dan destinasi eksostis lainnya di gugusan Nusa Tenggara.

Sementara, travelers di Labuan Bajo dan sekitar, rencana menjelajahi lebih luas lagi ke NTT segera terwujud. Dari Labuan Bajo dapat terbang ke Denpasar/Bali, Ende, Kupang, Bajawa serta kota lainnya.

Hingga kini, Wings Air telah terbang ke 118 destinasi dalam dan luar negeri. Untuk jaringan regional, sudah melayani ke Kuching, Malaysia. Wings Air memiliki frekuensi yang mencapai lebih dari 350 penerbangan perhari dengan didukung 64 pesawat ATR 72-500/ 600.

Informasi Penerbangan Wings Air di Maumere (MOF)
No.
Rute
Frekuensi Terbang
1
Maumere – Kupang
1 kali per hari
2
Maumere – Labuan Bajo *)
1 kali per hari
3
Maumere – Makassar *)
1 kali per hari

Informasi Penerbangan di Labuan Bajo (LBJ)
No.
Rute Batik Air
Frekuensi
1
Labuan Bajo – Soekarno-Hatta, Tangerang
1 kali per hari
2
Labuan Bajo – Surabaya
1 kali setiap Senin, Rabu, Kamis, Jumat dan Sabtu

Rute Wings Air

3
Labuan Bajo – Denpasar
3 kali per hari
4
Labuan Bajo – Ende
1 kali per hari
5
Labuan Bajo – Bajawa
1 kali per hari
6
Labuan Bajo – Kupang
1 kali per hari
7
Labuan Bajo – Bajawa – Kupang
1 kali per hari
8
Labuan Bajo – Ende – Kupang
1 kali per hari
9
Labuan Bajo – Surabaya
1 kali setiap Selasa, Sabtu dan Minggu
10
Labuan Bajo – Maumere *)
1 kali per hari
11
Labuan Bajo -  Lombok Praya *)
1 kali per hari

Informasi Penerbangan di Lombok Praya (LOP)
No.
Rute Lion Air
Frekuensi  Terbang
1
Lombok Praya – Soekarno-Hatta, Tangerang
3 kali per hari
2
Lombok Praya – Yogyakarta
1 kali per hari
3
Lombok Praya – Bandung
1 kali per hari
4
Lombok Praya – Surabaya
7 kali per hari
5
Lombok Praya – Denpasar
3 kali per hari
6
Lombok Praya – Makassar
1 kali per hari
7
Lombok Praya – Banjarmasin
1 kali per hari

Rute Batik Air

8
Lombok Praya – Soekarno-Hatta, Tangerang
3 kali per hari
9
Lombok Praya – Jakarta Halim Perdanakusuma
1 kali per hari

Rute Wings Air

10
Lombok Praya – Denpasar
3 kali per hari
11
Lombok Praya – Bima
2 kali per hari
12
Lombok Praya – Sumbawa
2 kali per hari
13
Lombok Praya – Kupang
1 kali per hari
14
Lombok Praya – Semarang
1 kali per hari
15
Lombok Praya – Labuan Bajo *)
1 kali per hari


Informasi Penerbangan Wings Air di Makassar (UPG)
No
Rute
Frekuensi Terbang
1
Makassar – Bima
1 kali per hari
2
Makassar – Batu Licin
1 kali per hari
3
Makassar – Bau-Bau
3 kali per hari
4
Makassar – Kotabaru
1 kali per hari
5
Makassar – Palopo
1 kali per hari
6
Makassar – Luwuk
1 kali per hari
7
Makassar – Mamuju
3 kali per hari
8
Makassar – Palangkaraya
1 kali per hari
9
Makassar – Poso
1 kali per hari
10
Makassar – Kolaka
2 kali per hari
11
Makassar – Morowali
1 kali per hari
12
Makassar – Raha
1 kali per hari
13
Makassar – Maumere *)
1 kali per hari
14
Makassar – Selayar
1 kali per hari

Informasi Penerbangan Batik Air di Makassar (UPG)
No
Rute
Frekuensi Terbang
1
Makassar – Ambon
2 kali per hari
2
Makassar – Soekarno-Hatta, Tangerang
8 kali per hari
3
Makassar – Jayapura
1 kali per hari
4
Makassar – Gorontalo
1 kali per hari
5
Makassar – Jakarta Halim Perdanakusuma
2 kali per hari
6
Makassar – Kendari
1 kali per hari
7
Makassar – Marauke
1 kali per hari
8
Makassar – Manokwari
1 kali per hari
9
Makassar – Palu
2 kali per hari
10
Makassar – Sorong
2 kali per hari
11
Makassar – Surabaya
2 kali per hari
12
Makassar – Samarinda
1 kali per hari
13
Makassar – Ternate
1 kali per hari

Informasi Penerbangan Lion Air di Makassar (UPG)
No
Rute
Frekuensi Terbang
1
Makassar – Ambon
2 kali per hari
2
Makassar – Banjarmasin
1 kali per hari
3
Makassar – Bandung
1 kali per hari
4
Makassar – Balikpapan
4 kali per hari
5
Makassar – Soekarno-Hatta, Tangerang
11 kali per hari
6
Makassar – Jayapura
1 kali per hari
7
Makassar – Denpasar
3 kali per hari
8
Makassar – Gorontalo
2 kali per hari
9
Makassar – Yogyakarta
1 kali per hari
10
Makassar – Kendari 
5 kali per hari
11
Makassar – Lombok
1 kali per hari
12
Makassar – Manado
3 kali per hari
13
Makassar – Palu
2 kali per hari
14
Makassar – Solo
1 kali per hari
15
Makassar – Pontianak
1 kali per hari
16
Makassar – Tarakan
6 kali per hari
17
Makassar – Surabaya
1 kali per hari
*) beroperasi mulai 5 Desember 2018


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget