suaraharianpagi

Latest Post


   Unit Reskrim Polsek Wringinanom Polres Gresik berhasil mengungkap kasus narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polsek Wringinanom. Hal tersebut disampaikan Kapolsek Polsek Wringinanom AKP Fared Yusuf, SH kepada awak media melalui keterangannya, Kamis (16/01).
   Dijelaskan Kapolsek Polsek Wringinanom AKP Fared Yusuf, SH pengungkapan tersebut berdasarkan informasi masyarakat tentang adanya tindak pidana peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Driyorejo Kabupaten Gresik. Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Wringinanom yang dipimpin PS. Kanit Reskrim Polsek Wringinanom Aiptu Dwi Rahmanto, SH bersama anggotanya melakukan penyelidikan.
   Berdasarkan keterangan tersebut, PS. Kanit Reskrim Polsek Wringinanom Aiptu Dwi Rahmanto, SH berlokasi di depan Indomaret Driyorejo, Gresik melihat gerak gerik mencurigakan seorang laki-laki berinisial DWP kemudian dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan badan  selanjutnya ditemukan 1 (satu) bungkus plastik Narkotika jenis shabu dengan berat timbang seberat 0,34 (Nol koma tiga puluh empat) gram.
   Kapolsek menerangkan tersangka selanjutnya diamankan ke Mapolsek Wringinanom, Minggu tanggal 12 Januari 2019, sekitar pukul 18.30. Tersangka berinisial  DWP (29) merupakan warga Dusun Sanan Selatan Desa Mojotrisno Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang.
   "Kami berhasil mengamankan tersangka serta barang bukti berupa 1 (satu) Poket plastik Narkotika jenis shabu dengan berat Timbang seberat 0,34(Nol koma tiga puluh empat) gram, 1 (satu) Hand Phone Merk INFINIX S4 warna ungu" tambah AKP AKP Fared Yusuf, SH.
   Atas perbuatanya tersangka DWP dikenakan Pasal 114 ayat 1 Sub Pasal 112 ayat 1 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. *mrt



GRESIK - suaraharianpagi-com
   Kepala Kepolisian Sektor Driyorejo, Polres Gresik berhasil mengungkap pelaku begal yang meresahkan warga, Tersangka L (25) Warga Desa Tempel, Krian, Sidoarjo, itu ditangkap seusai beraksi menggunakan pisau.
   Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek saat menggelar konferensi pers, Selasa (14/1/2020) memaparkan bahwa pelaku melakukan aksi seorang diri pada malam hari dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih. Adapun awal mula kejadian tersebut pelaku mendatangi korban yang sedang berada di kawasan pertokoan sentra land kota baru driyorejo selanjutnya menodongkan sebilah pisau kepada korban dan meminta dengan paksa sebuah Hand Phone merk xiomi redmi 5 A." ungkapnya.
   Namun apa daya korban yang berstatus masih pelajar itupun langsung melakukan perlawanan. Keduanya sempat berduel. Tangan korban bersimbah darah akibat terkena benda tajam (pisau) milik pelaku. Melihat hal demikian Polisi non uniform yang pada saat tersebut sedang melaksanakan kegiatan kring serse tidak jauh dari lokasi kejadian langsung mendatangi tempat kejadian perkara.
   Dari kejadian tersebut, anggota Polsek Driyorejo berhasil mengamankan tersangka beserta barang bukti barang bukti berupa sebilah pisau & sepeda motor honda beat milik pelaku juga Hand phone milik korban.
  "Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku di jerat pasal 365 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman kurungan penjara maksimal 9 tahun" pungkas Kapolsek Driyorejo. *mrt



Gresik – suaraharianpagi.com
   Dalam jangka waktu sepuluh hari terakhir, Polres Gresik, Polda Jawa Timur berhasil mengungkap 12 kasus penyalahgunaan narkotika dengan total mengamankan 14 tersangka.
   Berlangsung di halaman Mapolres Gresik Hari Senin (13/1), Kepala Kepolisian Resort Gresik AKBP Kusworo Wibowo, SH SIK MH., menggelar konferensi pers memaparkan Satuan Resnarkoba Polres Gresik dan jajarannya berhasil melakukan ungkap kasus narkotika dengan mengumpulkan total Shabu 60,98 Gram ( Polres 14,98 Gram dan Polsek 46 Gram ) serta barang bukti lain berupa kendaraan roda empat  sebanyak 1 unit, kendaraan roda dua sebanyak 4 unit dan HP sebanyak 11 unit.
   "ungkap kasus narkoba yang dilakukan merupakan hasil kerja Resnarkoba Polres Gresik sejak sepuluh hari terakhir. Para tersangka penyalahgunaan narkoba itu dari berbagai latar belakang pekerjaan mulai dari pekerja pabrik, adapun satpam PT. Waskita Karya di Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik dimana menjual Narkoba kepada para karyawan atau pekerja ditempatnya bekerja" jelas Kapolres.
   Dari hasil ungkap 12 kasus  tersebut, Kapolres menambahkan ada sebanyak 14 orang tersangka, 7 diantaranya sebagai pengguna dan 7 lainnya sebagai pengedar.
   Kini tersangka diamanakan di rutan Mapolres Gresik dan dikenakan Pasal 114 dan 112 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. 
   Pada konferensi pers tersebut Kapolres Gresik menghimbau "Kami berpesan kepada warga Gresik khususnya kepada kalangan pemuda agat benar benar menjauhi Narkoba karena dapat merusak masa depan pribadi dan Bangsa" pungkasnya. *mrt



Lamongan - suaraharianpagi.com
   Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Lamongan telah memetakan pohon yang rawan tumbang, untuk kemudian dilakukan penanganan. Seperti disampaikan Bupati Fadeli, Ini bagian dari mitigasi bencana untuk mengurangi resiko bencana akibat angin kencang. Hal itu disampaikannya saat bersama Kapolres AKBP Harun dan Dandim 0812 Letkol Inf Sidik Wiyono meninjau kegiatan pemangkasan dahan pohon di sepanjang Jalan kusuma bangsa, Selasa (14/1). Mulai dari depan pasar burung, hingga ke jalan pahlawan. Fadeli berharap kegiatan mitigasi bencana tersebut dilanjutkan di berbagai lokasi. Agar segera dilakukan pemotongan pohon yang rawan tumbang di tempat-tempat lain agar tidak terjadi bencana. “Kita hari ini bersama jajaran forkopimda, Pemda, TNI dan Polri bersama-sama melakukan tindakan mitigasi bencana, yang salah satunya yakni melakukan pemotongan dan pemangkasan pohon rawan tumbang, pohon-pohon dengan dahan yang menganggu dan riskan tumbang saat angin kencang," tutur Fadeli.
   Sementara itu Kepala Dinas PRKP Suyatmoko mengungkapkan, sudah mempunyai data pohon rawan tumbang. Baik yang kondisi riskan dan amat riskan. Dia menyebut ada 732 pohon yang rawan tumbang. Dengan rincian 625 kondisi riskan dan 107 amat riskan, dengan sebanyak 224 pohon diantaranya sudah ditindaklanjuti. Dia menjelaskan bahwa pada pohon yang riskan tumbang dilakukan perapihan dan pengurangan dahan serta cabang. Sedangkan pada pohon yang amat riskan tumbang dilakukan pengurangan ketinggian (dikepras). Kemudian pada pohon yang mati dilakukan pemotongan pohon dan penggantian tanaman. Kegiatan mitigasi bencana ini akan diteruskan hingga semua pohon yang rawan tertangani. *abi



Lamongan - suaraharianpagi.com
   Meilani Alfira Damayanti (2), penderita gizi buruk dari Desa Latukan, Karanggeneng sudah menerima perawatan intensif dari RSUD dr Soegiri Lamongan. Bupati Fadeli meminta biaya selama perawatannya agar digratiskan. Hal itu disampaikannya usai menjenguk Almira di RSUD dr Soegiri bersama Kapolres AKBP Harun dan Dandim 0812 Letkol Inf Sidik Wiyono, Selasa (14/1). Mereka memberikan bingkisan berisi berbagai buah dan susu, serta mainan untuk Almira. Meski pengobatannya sudah dicover BPJS, Fadeli meminta semua jenis perawatan untuk Almira digratiskan dan diberikan perhatian khusus. Tim dokter juga agar bekerja maksimal, sehingga proses pemulihannya lebih cepat. Sementara dr Aty Firsiyanti yang menangani Almira secara langsung mengungkapkan, pihaknya telah melakukan penanganan secara komperhensif.
    Tindakan komperhensif tersebut telah dilakukan yakni menangani gizinya, mencari penyebabnya, hingga tindak lanjut pada penanganan agar kondisi balita segera pulih. “Kondisi terkini, keadaan Elmira sudah lebih baik dari pada awal pertama kali di bawa ke RSUD dr Soegiri.
Seperti yang kita tahu bahwa gizi buruk memiliki tipe yang berbeda-beda, pada kasus ini Almira menderita tipe Marasmus, merupakan gizi buruk karena kekurangan karbohidrat”, jelasnya. Sehingga tim dokter tetap memberikan nutrisi sedikit demi sedikit agar bisa diterima oleh lambungnya. Aty juga melihat adanya kemungkinan balita berusia 32 bulan ini memiliki alergi. Saat ini pihak dokter masih mencari penyebabnya. Sehingga untuk tetap memenuhi kebutuhan nutrisinya, Alfira diberikan susu berbahan soya.
   Selain alergi, Alfira juga mengidap infeksi yang menyebabkan kondisinya tidak dapat mencerna makanan secara baik. Namun dokter telah memberikan antibiotik agar sistem pencernaan berangsur membaik. Disampaikan terpisah oleh Kepala Dinas Kesehatan Lamongan dr Taufik Hidayat, Dinas Kesehatan akan terus berkoordinasi dengan tim RSUD dr Soegiri untuk menjalankan diet yang bisa diterima oleh penderita. Karena ususnya tidak bisa menerima semua makanan.
   Selain itu, usai menjalani pengobatan juga akan ada pendampingan tim tenaga kesehatan kecamatan dan pemberian makanan tambahan yang sesuai rekomendasi. “Dan tak kalah penting kami juga akan mempersiapkan keluarga untuk pengasuhan yang benar ketika sudah di rumah,” Pungkasnya. *abi


GRESIK - suaraharianpagi.com
   Kapolres Gresik AKBP KUSWORO WIBOWO,SH, SIK, MH,Didampingi kapolsek kecamatan menganti AKP TATAK, SH.Mengatakan kepada awak media saat jumpa pers di halaman Polres Gresik,pada hari senin tanggal (13-01)
   Kapolres Gresik menyampaikan intinya,Ungkap kasus Curanmor dimana kejadian pada bulan Desember 2019 dan ada yang waktu perayaan malam tahun baru. Modus mencongkel rumah dengan linggis melalui cendela yang tak bertralis dan mengambil sepeda motor dengan menggunakan kunci aslinya. Dalam kejadian tersebut diatas Polsek Menganti telah berhasil ungkap kasus dan telah mengamankan tersangka beserta barang bukti, kemudian diproses serta menghubungi pemilik kendaraan / korban. 
   Kapolres Gresik menghimbau kepada masyarakat agar memasang tralis dicendela guna menambah keamanan untuk rumahnya masing masing dan memberikan tambahan kunci pengaman di kendaraan bermotornya.
   Kemudian Dari hasil pengungkapan tindak pidana curanmor korban adalah Sdri. NINUK NUKGRAHENI, 43 Th, Swasta Almaar Ds. Drancang Kec. Menganti Kab. Gresik.Sdr. SUMALI, 35 Th, Swasta Alamat Ds. Drancang Rt.04 Rw.03 Kec. Menganti Kab. Gresik.Sdr. MUCH. ARIF AL ARDHA, 30 Th, Dosen Unesa Surabaya Alamat Ds. Randupadangan Rt.4 Rw.2 Kec. Menganti Kab. Gresik.
   Tersangka a.n Sdr. N alias D bin N, 48 Th, Swasta Alamat Ds. Randupadangan Rt.4 Rw.3 Kec. Menganti Kab. Gresik.
   Selanjutnya di lakukan serah terimah barang bukti 2 unit R2 honda beat warna merah no. Pol. L. 4650-CN Dan Honda beat warna putih no. Pol AG. 5092-DM.kepada pemilik atau Korban.(BB telah diserahkan ke korban proses pinjam pakai selama proses penyelidikan). *mrt



GRESIK - suaraharianpagi.com
   Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Budi Handoko, S.Sos., beserta Ketua Persit KCK Cabang XLIV Kodim 0817/Gresik Ibu Rina Budi Handoko bersama Kapolres Gresik AKBP. Kusworo Wibowo, SH. S.I.K. MH., beserta Ketua Bhayangkari Polres Gresik Ibu Cut Laura Kusworo melaksanakan kegiatan kunjungan ke lokasi bencana banjir dan turut serta membantu korban banjir dengan memberikan bantuan paket sembako kepada warga masyarakat yang terdampak banjir akibat meluapnya debet air Kali Lamong di Desa Iker-iker Geger Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim), Jum'at (10/01) siang.
   Pemberian paket sembako tersebut diantar langsung ke lokasi sasaran bencana banjir dengan membagikan ratusan paket sembako di beberapa titik, serta mendirikan Posko Bencana bersama dengan BPBD Gresik sebelum bencana tiba.
   Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Budi Handoko, S.Sos., mengatakan, pihaknya juga menyiapkan anggota Pleton Siaga Banjir dari personel jajaran Kodim 0817/Gresik untuk selalu siap membantu warga masyarakat yang terdampak bencana banjir di wilayah Kab. Gresik ini.
   "Anggota Kodim 0817/Gresik bersama anggota Polres tetap semangat, selalu kompak bersama-sama membantu korban bencana banjir maupun bencana alam yang lainnya ", tambahnya.
   Kapolres Gresik AKBP. Kusworo Wibowo, SH. S.I.K. MH., juga mengatakan, kami sudah melaksanakan sosialisasi bersama pihak Kodim 0817/Gresik dalam rangka tanggap darurat penanggulangan bencana banjir di Desa Iker-iker Geger dengan
menyediaan alat-alat bantu untuk mengurangi resiko korban bencana seperti pemasangan tali tambang, patok papan nama jalur evakuasi, ban dalam angin serta kentongan ".
   Sementara itu, Ketua Persit KCK Cabang XLIV Kodim 0817/Gresik Ibu Rina Budi Handoko dan  Ketua Bhayangkari Polres Gresik Ibu Cut Laura Kusworo tampak asyik menyiapkan menu makanan untuk dimakan bagi para korban bencana.
   Kepala Desa Iker-iker Geger, Kristono juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan yang diberikan oleh Kodim dan Polres Gresik.
   "Saya mewakili warga Desa Iker-iker Geger menyatakan terima kasih atas kepedulian pihak Kodim dan Polres Gresik yang sudah membantu warga kami yang menjadi korban banjir. Yang pastinya hal ini besar sekali manfaatnya dan dapat dirasakan langsung oleh para korban," katanya.
Selain itu, masyarakat juga berterima kasih karena banyak bantuan yang mengalir ke Desa kami.
Untuk diketahui sebelumnya, banjir di Kabupaten Gresik ini akibat luapan Kali Lamong setelah hujan deras yang melanda Jawa Timur beberapa pekan terakhir di awal tahun 2020.
   Turut serta hadir dalam kegiatan ini yakni Pasipersdim 0817/Gresik Kapten Inf. H. Nawardi, S.Pd.I, Danramil 0817/08 Cerme Kapten Inf. Mujiyanto, Pasiinteldim 0817/Gresik Lettu Inf. Sujiadi, Kapolsek Cerme AKP. M. Nur Amin dan Camat Cerme Bp. Suyono, SH. M.Hum serta anggota jajaran Kodim 0817/Gresik dan Polres Gresik. *mrt



Lamongan - suaraharianpagi.com
   Di awal tahun 2020, Bupati Fadeli memperoleh penghargaan dari Gubernur Jawa Timur, sebagai pembina terbaik Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tingkat Jawa Timur. Apresiasi K3 tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat Apel Peringatan Bulan K3 Nasional tingkat Jawa Timur di Lapangan Sepak Bola Kawasan SIER Surabaya, Senin, (13/1/20). Keberhasilan ini sering adanya 22 institusi di Kabupaten Lamongan yang meraih status zero accident. Diantaranya RSUD dr Soegiri Lamongan, RSUD Ngimbang dan Perumda Bank Daerah Lamongan (BDL).
   Selain itu, dua institusi mendapat status Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS (P2HIV AIDS), yakni RSU Suyudi dan PT Maju Melaju. "Saya berharap, akan ada semakin banyak institusi di Kabupaten Lamongan yang meraih status zero accident," terang Fadeli. Lanjut Fadeli menjelaskan, penerapan K3 tidak hanya soal memberikan jaminan keselamatan dan kesehatan kerja karyawan. "Tapi juga akan secara otomatis meningkatkan produktivitas kerja yang pada akhirnya berdampak positif pada kinerja perusahaan”, tuturnya. Di bidang ketenagakerjaan saat ini menghadapi tantangan otomatisasi dari revolusi industri 4.0.
   Ia pun berharap Balai Latihan Kerja (BLK) mampu merespons tantangan ini. "BLK harus memberikan kompetensi tambahan sehingga mampu memenuhi tuntutan revolusi industri 4.0," Pungkas Bupati Fadeli. *abi



Gresik - suaraharianpagi.com
   kapolres gresik AKBP KUSWORO WIBOWO, SH, SIK,MH. Beserta kasatreskrim AKP Panji P. Wijaya SH, SIK Dan Kanit Pidum IPDA Daniel Darusman, N,S,Tr,K. Pada hari sabtu tanggal 28 Desember 2019 sekitar jam 05.40 wib dilokasi tol kebomas Km 16400 kec kebomas kab Gresik. Petugas kepolisian mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa telah di temukan mayat Mr X seorang laki-laki mengenakan baju kotak kotak warna krem Dan sarung warna hijau Dengan kondisi leher korban terikat tali tampar warna biru. 
Selanjutnya diketahui bahwa mayat Mr X memiliki Identitas bernama MUHAMMAD MULLA als MAD MOLA, tempat lahir Sampang 28 Juni 1986, jenis kelamin Laki-laki pekerjaan petani, Alamat Dsn Kembang Timur Ds Ketapang Timur Kec Ketapang Kab Sampang. Selanjutnya berdasarkan hasil penyelidikan di ketahui bahwa pelaku dugaan pembunuhan terhadap MUHAMMAD MULLA als MAD MOLLA adalah S, Dkk(AR, M, AW, MRBET, dan MRBUT).  Selanjutnya pada Hari selasa tanggal 7 januari 2020 sekitar Jam 01.00 wib dilakukan penangkapan terhadap tersangka S di rumahnya yang beralamat di Dsn kembang timur Ds ketapang timur kec ketapang kab sampang, Sedangkan untuk AR di tangkap di Ds Waturejo kec Art selatan kab kotawaringin Barat Prop. Kalimantan tengah.Sementara 5(lima) pelaku lainnya sedang dalam pencarian (DPO). 
   Modus Operandi,Tersangka, S, Laki laki 37(tahun) mencari keberadaan MOHAMMAD MULLA als MAD MOLA. Setelah berhasil di temukan selanjutnya MOHAMMAD MOLLA als MAD MOLA diajak masuk kedalam Mobil toyota avansa warna hitam ,Selanjutnya MOHAMMAD MOLLA als MAD MOLA,  dibunuh di dalam mobil dengan Cara menjerat leher MOHAMMAD MOLLA als MAD MOLA, menggunakan tali tampar warna biru yang telah di siapkan sebelumnya. Dan selanjutnya jenazah MOHAMMAD MOLLA als MAD MOLA dibuang di pinggir jalan di jalan tol kebomas Km, 16400 kec kebomas kab Gresik
Kemudian Barang Bukti (BB) sudah Di amankan oleh petugas sebagai berikut : 1(satu) baju hem motif kotak kotak, 1(satu)buah sarung warna hijau, 1(satu)utas tali tampar biru, 1(satu)buah kantong berisi Kris, 4(empat)buah handphone, 2(dua) unit mobil Avansa .
   Kapolres Gresik AKBP KUSWORO WIBOWO, SH, SIK, MH,  sangat berterimah kasih pada kasatreskrim kebomas dan kepada Kapolres sampang yang sudah membantu penangkapan terhadap pelaku pembunuhan. 
   Dugaan tindak pidana pembunuhan sebagai mana dimaksud dalam pasal 338 KUHP atau pasal 340 KUHP dengan ancaman pidana berupa pidana mati atau penjara seumur hidup. *mrt



Jombang  - Suaraharianpagi.com
   Pelantikan gelombang kedua, 7 kepala desa terpilih dari hasil Pilkades serentak tahun 2019 yang lalu, dilaksanakan hari ini 9 Januari 2020 oleh Bupati Jombang, Mundjidah Wahab, di Gedung Bung Tomo, Kabupaten Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Bupati Jombang menyebutkan penundaan pelantikan ke 7 kepala desa pada Januari 2020 dikarenakan masa tugas kepala desa yang lama belum berakhir.
   Pelantikan di gelombang kedua dilaksanakan kepada kepala desa yang masa jabatannya hingga Januari. Aturannya tidak boleh melantik Kepala desa terpilih yang masa jabatan di desa tersebut belum habis". ungkapnya 
   Disebutkan, pelantikan ke 7 Kepala desa hari ini merupakan melengkapi dari 286 kepala desa, yang sudah dilantik 279 kepala desa pada gelombang pertama, dengan rincian 242 kepala desa pria dan 37 kepala desa perempuan.
   Selain itu saya juga mengucapkan banyak banyak terimaksi dan penghargaan terhadap semua komponen masyarakat, aparat keamanan baik Polri dan TNI dan semua pihak yang membantu menciptakan suasana yang damai dan kondusif. Sehingga pilkades serentak 4 November 2019 yang lalu bisa sukses.
Pilkades serentak tahun 2019 yang lalu diikuti 286 desa dari 302 desa yang ada di Kabupaten Jombang, adalah merupakan perwujudan demokrasi, meskipun dalam penyelenggaraanya masih banyak kekurangan dan perlu perbaikan kedepanya, namun dipastikan bahwa tahapan demi tahapan pilkades telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
   “Kepada kepala desa yang baru dilantik, saya ingatkan bahwa terpilihnya saudara sebagai kepala desa merupakan tonggak awal saudara dalam upaya mewujudkan kesejateraan masyarakat desa. Ciri dan program serta regulasi yang mengatur tentang desa dimana desa saat ini bukan lagi menjadi obyek pembangunan dari pemerintah tetapi sebagai subyek pembangunan, oleh sebab itu konsekuensinya desa diberi dana yang cukup besar, untuk dikelolah dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat desa.
   Besarnya anggaran yang dikelolah desa harus mampu dimanfaatkan sebagai stimulan bagi pemerintha desa agar bisa meningkatkan partisipasi dan swadaya masyarakat, yang pada akhirnya menjadi perhatian dari berbagai pihak termasuk dari penegak hukum, oleh sebab itu saya mengharapkan seluruh stakeholder desa, terutama OPD terkait yang punya fungsi pembinaan, pengawasan dan pemeriksaan atas penyelenggaraan pemerintah desa agar bersama-sama bersinergi melakukan pembinaan, mengarahkan dan mengawasi penyelenggaraan pemerintah desa, sehingga bisa terwujud tatakelola pemerintah desa dan tatakelola keuangan desa yang berkualitas dan dapat dipertanggung jawabkan. Pungkas Mundjidah Wahab. *ryan



LAMPUNG – suaraharianpagi.com
   Apel bersama dihalaman polres tulang bawang yang hadiri oleh bupati tulang bawang beserta unsur Polres tulang bawang, TNI BPDB kabupaten tulang bawang, serata Basarnas satuan Unit tulang bawang, satuan polisi pamong praja, (Sat Pol PP),  serta organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) kabupaten Tulang bawang.
   Bupati tulang bawang Hj. Winarti SE.MH mendukung sepenuhnya, atas inisiasi polres tulang bawang yang telah mengadakan Apel Siaga Bencana alam yang diikuti selurus unsur pemerintah yang ada di lingkub kabupaten tulang bawang.
  Karena mengingat kegiatan tersebut sesuai instruksi Bapak Presiden Republik Indonesia, Joko widodo dan Mendakgri agar kita selalu siap serta, waspada pada perubahan cuaca dan iklim, karna bagi pemerintah menyelamatkan warga itu yang paling utama.
   Kita harus waspada untuk kabupaten tulang bawang, karna ada beberapa kecamatan yang harus kita waspadai untuk kita persiapkan pertolongan jika adanya becana alam, karna mengingat bencana itu datang nya musiman, saat datang nya musim Hujan, dikarnakan debit airnya datang dari hulu sungai tulang bawang tinggi”. Ungkap.
   Oleh karna itu, ada beberapa kecamatan yang ada, seperti kecamatan mengga, kecamatan Gedung Aji, Dente teladas, dan lain lainnya, oleh karna itu Apel dilanjutkan Untuk Peragaan Simulasi, peragaan kepada korban banjir, yang dikuatirkan akan tenggelam, serta mencoba untuk pendirian tenda tenda.
Serta kita juga melanjutkan untuk meninjau di beberapa titik rawan banjir, yang ada diwilayah kecamatan menggala kabupaten tulang bawang, seperti di kampung bugis, yang setiap musih hujan, kampung tersebut, selalu teremdam banjir, akibat luwapan air hujan, yang datangnya dari berbagai arah yang terutama, datang dari ulu sungai way tulang bawang, serta masih ada lagi bencana alam, selain banjir, yakni angin puting beliung yang kerap terjadi dikawasan dente teladas”jelas bunda Hj. Winarti selaku bupati tulang bawang. *z/gun



Gresik - suaraharianpagi.com
   Kolonel Sudaryanto menekankan seluruh personel di wilayah Korem 084/Bhaskara Jaya untuk selalu waspada dalam menghadapi situasi dan kondisi yang terjadi akibat pergantian cuaca.
Orang nomor satu di tubuh Makorem itu menegaskan jika kesiapan prajurit TNI-AD, khususnya Kodim, dinilai penting untuk terus ditingkatkan, karena langsung bersentuhan dengan masyarakat di wiayahnya.
   “Itu nanti akan melibatkan seluruh pihak, terutama peran TNI, Pemda, Polri dan masyarakat,” kata Danrem usai menghadiri pelaksanaan apel kesiapsiagaan bencana alam dan hidrometeorologi di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Rabu, 08 Januari 2020.
Selain kesigapan prajurit, dirinya pun juga mengimbau seluruh personelnya untuk aktif melakukan koordinasi dan komunikasi dengan instansi terkait akan adanya perubahan cuaca, hingga kondisi yang terjadi di setiap daerah di Gresik.
   “Setiap pos, harus memantau sekaligus melaporkan setiap perubahan kondisi maupun cuaca,” bebernya. *mrt



XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget