suaraharianpagi

Latest Post


Lamongan - suaraharianpagi.com
   Persatuan Advokat Indonesia kabupaten Lamongan menggelar Workshop Quo Vadis Bupati Lamongan, menuju pemerintahan yang berintegritas dalam rangka Hari Anti Korupsi, Rabu (11/12) kemarin . Workshop ini berlangsung di Budi Luhur Convention Hall Lamongan. Acara ini dihadiri sekitar 300 an peserta mulai dari Muspida, Ormas, Praktisi Hukum, Lsm, dan Mahasiswa. Hadir sebagai Nara Sumber Dr. Firman Wijaya, MH praktisi hukum dan Ketua Umum Peradin dari Jakarta serta Dra. Hj. Harijah Darmis, SH. MH agen SPAK (Saya Perempuan Anti Korupsi), sekaligus ketua Pengadilan Agama Lamongan.
"Keterlibatan Masyarakat Lamongan dalam membuat perda ini menjadi tolok ukur daerah dalam hal integritas dan transparansi. Jangan sampai tidak dilibatkan. Karena saya yaqin ke depan Lamongan menjadi Kabupaten Berintegritas." ujar Dr. Firman Wijaya dalam sesi tanya jawab.
   Sementara itu sebagai agen SPAK ibu Harijah juga tetep mengedepankan Moralitas sebagai Istri, jangan sampai sebagai istri malah bangga suaminya menjadi Koruptor, selain itu ketika bicara persoalan Lamongan "Tolok ukur keberhasilan Lamongan sehingga dapat penganugerahan Wilayah Bebas Korupsi sebagai bukti bahwa KPK pun tidak hanya memberikan ini begitu saja, tapi melalui Proses yang panjang, dan Pengadilan Agama Lamongan pun sudah mendapatkan prestasi berkali - kali dalam hal integritas"Ujar Ibu Harijah.
   Sebelumnya, Ketua Peradin Lamongan Nihrul Bahi Alhaidar, SH mengutarakan "Kegiatan ini dimaksudkan agar pemimpin Lamongan kedepan benar-benar punya komitmen besar untuk membangun dan memajukan Lamongan tanpa Korupsi. Bukan karena penghargaan diatas kertas, tapi juga dalam implementasnya harus menjadi yang Legalitas dan berkualitas terhadap masyarakatnya. Sebagai Advokat Lamongan atau Lawyer Lamongan anggota Peradin juga akan berkomitmen memberantas Korupsi di Lamongan" Ujar pria yang juga akrab di panggil Gus Irul. Acara Workshop ini juga dihadiri oleh KH. Biin Abdussalam dan seorang pemuda yang akrab dengan sebutan widhi Lamong.*abi



Jombang - suaraharianpagi.com
   Kali ini Pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa Timur berbenah diri, melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) tengah melakukan pengerjaan perbaikan trotoar dan drainase, di Jalan Maijen Sungkono, sepanjang 1572 m, dengan menelan biaya sebesar Rp.360.840.000; dengan mekanisme lelang.
   Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Djoko Murcayo, ST. MSi, ketika dikonfirmasi di kantornya,13/12/2019, mengatakan “Secara umum kondisi drainase perkotaan di Kabupaten Jombang terutama pada saluran tertutup sudah banyak mengalami penurunan kualitas, di antaranya penyumbatan, ketidak mampuan menampung aliran air limpahan serta tidak berfungsinya manhole.
   Keadaan tersebut akan berdampak pada keselamatan pengguna jalan terlebih ketika memasuki musim hujan yang bisa menyebabkan genangan air dan banjir. Selain itu, juga menata lingkungan agar genangan air akibat dari limbah perumahan dan pemukiman serta peningkatan intensitas curah hujan tidak menimbulkan banjir yang berlarut-larut.
   Sasaran dan kegiatan ini adalah atas terbangunya saluran drainase dan troktoar yang dapat memenuhi kebutuhan pelayanan minimal kawasan hunian kota, serta dapat terciptanya pengembangan Kabupaten Jombang. Setelah melewati beberapa tahapan, dari mulai perencanaan dan proses lelang akhirnya pengerjaan pembangunan trotoar dan drainase di jalan Maijen Sungkono bisa terealisasikan dan sudah mendekati finishing.
   Sumber anggaran rehabilitasi trotoar dan drainase di Jalan Maijen Sungkono dari APBD 2019, dalam proyek ini Pemkab Jombang menggelontorkan dana sebesar Rp 360.840.000; yang dikelola oleh Dinas Perkim kabupaten Jombang.
   “Djoko Murcayo juga berharap agar warga disekitar kegiatan dapat bersama-sama memelihara dan menjaga bangunan yang sudah ada, agar bangunan dapat dimanfaatkan lebih lama, karena kita semua atau warga yang akan menikmati manfaat pembangunan tersebut. Oleh karena itu mari kita sama-sama menjaganya”, pungkas Djoko. *ryan





GRESIK - suaraharianpagi.com
    Komandan Kodim (Dandim) 0817/Gresik Letkol Inf. Budi Handoko, S.Sos bersama jajaran Koramil 0817/01 Driyorejo dan Polres Gresik turut serta memberikan pengawalan dan pendampingan kegiatan Kunjungan Kerja Menteri Kesehatan RI Letjen TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, SP.Rad (K) dan Isterinya Ny. Esterlia beserta rombongan ke wilayah Teritorial Kodim 0817/Gresik tepatnya di wilayah Teritorial binaan Koramil 0817/01 Driyorejo, Jum'at (13/12) pagi.
   Maksud dan tujuan kunjungan kerja Menteri Kesehatan RI ini yakni melaksanakan Ziarah ke Makam Leluhurnya di Desa Krikilan RW IV Kec. Driyorejo Kab. Gresik dan Peninjauan ke Puskesmas Driyorejo dalam rangka kegiatan Penurunan angka AKI (Angka Kematian Ibu), Penurunan angka AKB (Angka Kematian Bayi) dan Stunting serta Pembuatan Alat Kesehatan Produksi Dalam Negeri.
   Di sela-sela kegiatan Ziarah di Makam Leluhurnya, Menteri Kesehatan RI Letjen TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, SP.Rad (K) mengatakan bahwa, " Pada masa kecil saya asli warga Desa Krikilan dan Sesepuh kami merupakan Keluarga Besar dari Desa Krikilan serta saya juga menitipkan keluarga yang ada disini untuk bertempat tinggal disini ".
   "Saya berterima kasih kepada warga masyarakat Desa Krikilan yang sudah memelihara dan membersihkan Makam Leluhur kami sehingga masih terawat dengan baik ", imbuhnya.
   Dalam kesempatan lainnya Wakil Bupati Gresik Dr. KH. M. Qosim, M.Si juga menyampaikan, Selamat datang Bapak Menteri Kesehatan RI Letjen TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, SP.Rad (K) yang merupakan Ketua Ikatan Dokter Sedunia di Desa Krikilan Kab. Gresik. "Patut dicontoh keteladanan Letjen TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, SP.Rad (K) yang masih ingat kepada sesepuhnya/leluhurnya", lanjutnya.
   Selanjutnya Menteri Kesehatan RI yang juga didampingi Staf Khusus Kementerian Kesehatan Brigjen TNI Jajang juga menyempatkan diri melaksanakan kunjungan kerja di Puskesmas Driyorejo untuk melihat langsung kegiatan aktivitas di Puskesmas Driyorejo.
   Tepat pukul 08.55 WIB Rombongan Menteri meninggalkan Puskesmas Driyorejo dan bertolak ke RUSD Sidoarjo.
   Adapun yang terlibat dalam kegiatan tersebut diantaranya Kepala Dinas Kesehatan Jatim dan Gresik, Kepala Kantor Pelabuhan Kelas 1 Surabaya, Muspika Driyorejo, Kepala Puskesmas Driyorejo serta instansi terkait dan warga masyarakat wilayah Kec. Driyorejo. *mrt


GRESIK - suaraharianpagi.com
   Kapolres Gresik AKBP KUSWORO WIBOWO, SH,SIK,MH.Melaksanakan kegiatan cipkon patroli skala besar gabungan TNI -POLRI bersama stakeholder menjelang operasi lilin 2019 di Gresik. 
Kegiatan ini langsung di Pimpin bapak kapolres Gresik dan dilaksanakan pada : hari Rabu,
tanggal : 11 Desember 2019 pukul : 20.00  (Malam) WIB
tempat : wilayah Kota dengan rute : Start Polres Gresik - Alun alun Gresik - Jl. Abd Karim - Jl. Usman Sadar - Jl. Gub Suryo -Warung Remang-Remang Jl. Raya Romo - Jl. Kalimantan - Bunderan I Love GKB - Bunderan Mc.D GKB - Jl. Dr. Wahidin Shd - Jl.R.A Kartini - Jl. Pangsud - Jl. Pahlawan - Polres Gresik.
dapun yang hadir dalam kegiatan tersebut :
Dari Polres Gresik 49 orang (Gabungan URC Black Panter, Sabara, Resintel, Satlantas, Polsek Kota, Polsek Kawasan, Polsek Kebomas dan Polsek Manyar)
Personil TNI 4 orang (Koramil Manyar 4 orang).
Stakholder 14 orang (SatpolPP 4 orang, Linmas 4 orang, Banser 3 Orang, dan FPI 3 orang).
Adapun Sarana yang digunakan sebagai berikut:
Ranmor R4 Polri 8 Unit,Ranmor R2 Polri 10 Unit ,Ranmor R4 Satpolpp 2 Unit,Ranmor R6 Polri 2 Unit (Truk Sabara dan Bus),
Ranmor R6 Pemda 1 Unit (Bus Pemkab.Gresik).
Dalam Rangkaian kegiatan cipkon Apel persiapan dipimpin KabagOps Polres Gresik AKP FATIKH DEDI SETIAWAN, S.I.K (KabagOps).
Pembagian / pengecekan kekuatan personil dan Ranmor yang akan digunakan.
Pelaksanaan patroli skala besar wilayah Kota dengan rute : Start Polres Gresik - Alun alun Gresik - Jl. Abd Karim - Jl. Usman Sadar - Jl. Gub Suryo -Warung Remang-Remang Jl. Raya Romo - Jl. Kalimantan - Bunderan I Love GKB - Bunderan Mc.D GKB - Jl. Dr. Wahidin Shd - Jl.R.A Kartini - Jl. Pangsud - Jl. Pahlawan - Polres Gresik.
Hasil cipkon sebagai berikut :
Diamankan +/- 15 Botol Platisk Miras jenis Arak dan dilakukan Tipiring Oleh Polsek Manyar.
Dilakukan pendataan terhadap 3 pengelola warung remang-remang serta 3 pramu saji oleh Satpolpp Gresik. 
Demikian kegiatan selesai pada pukul 21.45 wib, Selama kegiatan berlangsung berjalan dengan aman dan lancar. *mrt



 Pasuruan – suaraharianpagi.com
  Menjelang akhir tahun Komisi III DPRD Kota Pasuruan melakukan Sidak pekerjaan pembangunan yang dikerjakan oleh rekanan diwilayah Kota Pasuruan. Didalam sidak pekerjaan pembangunan ini, Komisi III ingin memastikan tidak ada yang keterlambatan progres didalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan. Hal ini disampaikan H. Ismail Marzuki M.Hasan selaku kordinator komisi III DPRD Kota Pasuruan, " didalam sidak ini kita terutama membahasan terkait dengan progres, kita memastikan progres pekerjaan tidak ada yang terlambat diathun ini, sehingga tidak ada pekerjaan yang mangkrak. Kita menyangkakan jika ditahun ini ada pekerjaan yang mangkrak, tentu untuk melanjutkannya perlu ada tambahan biaya lagi, jelasnya.
      Didalam sidak kali ini Komisi III mendatangi 4 ( empat ) titik lokasi pekerjaan yaitu peningkatan drenase yang berada dijalan dr. Wahidin ( Petamanan ) yang dikerjakan oleh CV. Murti Jaya, peningkatan gedung Ok Central yang berada dibelakang RSUD Soedarsono Kota Pasuruan yang dikerjakan oleh CV. Putra Perdana, pembangunan ruang bayi yang berada didalam RSUD Soedarsono Kota Pasuruan yang dikerjakan oleh CV. Mitra Utama dan pekerjaan peningkatan sarana dan prasarana gedung kesenian yang berada didalam halaman rumah dinas Walikota yang dikerjakan oleh CV. Pratama Karya. 
      Namun Komisi III didalam sidaknya menemukan kejanggalan - kejanggalan keterlambatan progres, banyak temuan dibeberapa pekerjaan yang belum selesai sesuai target waktu yang sudah ditentukan. Hal ini menjadi pertanyaan dari anggota dewan komisi III yang merasa tidak puas dengan hasil CV pemenang lelang tersebut, pasalnya CV pemenang lelang tersebut tidak dapat menyelesaikan progres yang diharapkan. " Banyak CV pemenang lelang yang belum bisa menempuh target progres, dari 4 ( empat ) pekerjaan yang kita sidak saat ini semua belum bisa memenuhi target waktu yang sudah ditentukan ", terangnya.
       Diselang selesainya sidak di 4 ( empat ) pekerjaan ini Komisi III DPRD Kota Pasuruan melalui Kordinator H.  Ismail Marzuki M. Hasan berharap penuh kepada para pihak CV pemenang lelang agar supaya segera mengejar progres yang sudah ditentukan. " Saya berharap agar supaya pihak rekanan bisa menyelesaikan tugasnya dengan tepat waktu, sehingga tidak ada pekerjaan yang mangkrak ditahun ini. Selain itu kita juga berpesan kepada pihak eksekutif untuk lebih mempertimbangkan masa waktu pekerjaan dengan nilai pekerjaannya, tambahnya. *syah




Telah terjadinya penusukan terhadap Bripka Imam Sutrisno Jabatan Ba Unit Idik III Sat Reskrim Polres Pamekasan NRP 820709×× yg dilakukan oleh Serda Ali Sahbana NRP 3194057414××× Jabatan Babinsa Koramil 0826/08 Palengaan  Kodim 0826 Pamekasan

A. Adapun Kronologis kejadian sbb :

1. Sekira pukul 09.30 WIB Serda Ali Sahbana mendatangi Polres Pamekasan untuk menghadap Kasat Reskrim untuk melapor dan menyelesaikan permasalahannya  dengan Bripka Imam Sutrisno. Setibanya di Polres Pamekasan, Serda Ali Sahbana bertemu dengan Bripka Wawan (Anggota Reskrim Polres Pamekasan) selanjutnya menanyakan Kasat Reskim dan Bripka Imam Sutrisno. Bripka Wawan menjawab bahwa Bripka Imam Sutrisno tidak ada di Polres Pamekasan, setelah itu Bripka Wawan menelepon Bripka Imam Sutrisno untuk berbicara dengan Serda Ali Sahbana dan sepakat bertemu di Pongkoran selanjutnya Serda Ali Sahbana  dari Polres Pamekasan langsung menuju ke Pongkoran. Setibanya di Pongkoran, Serda Ali Sahbana langsung ke rumah  Kopda Sunarto (anggota Koramil 0826/08 Palengaan Kodim 0826 Pamekasan) sambil menunggu Bripka Imam Sutrisno.

2. Sekira pukul 11.00 WIB Bripka Imam Sutrisno datang menggunakan sepeda motor bersama ibunya dan langsung parkir, selanjutnya Bripka Imam Sutrisno masuk ke rumah Kopda Sunarto sementara ibunya berada diseberang jalan tidak ikut masuk dan Kopda Sunarto saat itu berada di warung makan depan rumahnya.

3. Sekira pukul 11.30 WIB Serda Ali Sahbana  langsung menanyakan kepada Bripka Imam Sutrisno permasalahan terkait istrinya bagaimana. Serda Ali Sahbana mengatakan “Sampai tega-teganya kamu mengganggu Selvia (istri Serda Ali Sahbana), padahal Selvia itu sudah jelas-jelas istri saya. Apakah permasalahan ini kita selesaikan secara institusi atau secara pribadi ? “ Bripka Imam Sutrisno menjawab “ Kita selesaikan secara pribadi aja Mas “. Selanjutnya Serda Ali Sahbana bertanya “Bagaimana caranya diselesaikan secara pribadi ? “ Bripka Imam Sutrisno menjawab “Saya siap mengganti kerugian berapa Mas”

4. Sekira pukul 12.30 WIB, mendengar jawaban dari Bripka Imam Sutrisno seperti itu, Serda Ali Sahbana tersinggung  seakan akan istrinya bisa dibeli


Jombang  - suaraharianpagi.com
    Insfrastruktur jalan yang layak sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Kelayakan jalan ini harus memadai dari segi kondisi dan lebar jalan, termasuk di desa Kayen Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Desa Pesantren Kecamatan Tembelang dan pelebaran jalan di sebelah barat tembok Satlantas Polres Jombang menuju ke arah SMP 6, Peterongan Jombang. Kegiatan ini sangat diprioritas, karena menyangkut keselamatan pengguna jalan, khususnya anak sekolah, karena pagar Satlantas yang tepat pada posisi tikungan merupakan blind spot dengan lebar yang kurang memadai.
   Untuk itu pada tahun 2019 ini Pemerintah Kabupaten Jombang, melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman, melakukan penanganan ruas jalan tersebut. Dan langkah awal yang akan dilakukan adalah melakukan pembangunan Pelebaran Jalan, Overlay dan TPT (Temnbok Penahan Tanah), Ruas Jalan Samsat - SMP 6, yang dikonsolidasi dengan pekerjaan Peningkatan Jalan Desa Kayen, Kecamatan Bandar Kedungmulyo dan pekerjaan Peningkatan Jalan Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang.
   Selain tujuan di ruas samsat SMP.6, ruas di Desa Pesantren juga sangat penting untuk menghubungkan dua wilayah di Desa Pesantren agar tidak perlu memutar lewat jalan raya. Sedangkan untuk ruas yang berada di Desa Kayen, ditujukan untuk menghubungkan wilayah antara Desa Kayen, Barongsawahan dan Mojokambang.
   Adapun jenis pekerjaan yang dilaksanakan, di lokasi pertama (Samsat-SMP.6) berupa pelebaran jalan dan overlay hotmix AC-WC dan AC-BC. Jenis pekerjaan di lokasi kedua (Desa Kayen) berupa onderlaagh untuk pondasi jalan sehingga pada tahun 2020 dapat langsung dilanjutkan dengan lapisan atas dan hotmix. Jenis pekerjaan di Desa Pesantren adalah berupa jalan paving dengan mutu K-300.
   "Saat ini pekerjaan sudah selesai dikerjakan, tinggal perapihan di beberapa titik yang masih terdapat sisa material. Pekerjaan pengaspalan juga sudah tuntas dilakukan dan selesai pada hari kamis tanggal 14 Nopember 2019 sekitar pukul 22.00 WIB," terang Kepala Dinas PU Perkim Kabupaten Jombang, Heru Widjajanto, saat dikonfirmasi suaraharianpagi.com, 14 N0pember 2019.*ryan


Sumenep - suaraharipagi.com
   Dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) Pemerintah pusat memberikan bantuan kepada Dinas pendidikan kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berupa program paket rehabilitasi dan renovasi sarana prasarana (sarpras) sekolah. Yang dianggarkan melalui dana alokasi khusus tahun 2019. Salah satu penerima program tersebut, Baisuni Spd Kepala SDN Sentol, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, sangat mendukung dan berterima kasih. Sebab, bilamana punya sarana prasarana pendidikan yang layak akan berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan. " Kalau punya ruang kelas yang bagus dalam mendidik anak-anak akan tenang dan nyaman. Sehingga tidak takut roboh jadi pikiran tidak kemana mana," kata Baisuni saat ditemui, Kamis, (12/12).
   Menyinggung kualitas bangunan proyek sekolah tersebut, Baisuni menyatakan cap jempol dan berterima kasih mendapatkan proyek tersebut." Sebab, proyek itu diswekelolakan sehingga bisa menjaga kwalitas bangunannya," ungkapnya. *rn



GRESIK - suaraharianpagi.com
   Polres gresik Pada hari ini selasa 10 desember 2019, Polres Gresik kembali mendapatkan penghargaan “predikat WBBM” 
   Arahan dari bapak menteri pedayagunaan aparatur negara dan reformasi bapak Tjahjo kumolo dan bapak wakil presiden Republik bapak KH. Ma, ruf amin bahwa : 
tetap lakukan program dan pendekatan yang menyentuh masyrakat, Percepat layanan kepada masyarakat, Jangan terjebak kepada tugas rutin tapi terus dan selalu berinovasi , Selamat bagi yang meraih penghargaan predikat WBK dan WBBM,  Setiap 2 tahun, satker yang  mendapatkan predikat WBK dan WBBM akan di evaluasi apakah masih layak atau tidak menyandang predikatWBK/WBBM. 
Alhamdulillah thn 2019 ini polres Gresik tetap dianggap layak mempertahankan predikat WBBM. 

   Sejauh ini sudah ada 8 Polres se Indonesia yang meraih predikat WBBM. Diantaranya adalah : 
Polresta Sidoarjo, Polres Gresik ,Polres Jember ,Polrestabes Surabaya ,Polrestabes Medan ,Polres mojokerto ,Polres Malang , Polres Lamongan.
   Kapolres Gresik, AKBP KUSWORO WIBOWO SH, SIK, MH 
“Alhamdulillah Polres Gresik tetap dianggap layak mempertahankan Predikat WBBM. Terima kasih kepada seluruh masyarakat kabupaten  Gresik yg sdh turut menjaga keamanan dan berkenan bersinergi dgn Polres Gresik dan semoga Predikat tersebut semakin memotivasi anggota untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dengan  tulus ikhlas dan senyum sapa salam”. *mrt


Sampang – suaraharianpagi.com
   Untuk pertama kalinya Buapti Sampang terpilih H Slamet Junaidi beserta Wakil Bupati H Abdullah Hidayat merayakan Hari Jadi sampang yang Ke 396 dengan di dampingi Istri masing masing, dalam perayaan Hari Jadi Kabupaten Sampang yang ke 396 Pemerintah Kabupaten Sampang menggelar tabur bunga di makam leluhur pendiri Kabupaten Sampang yang terletak di Jl. Mangkubumi Kelurahan Polagen.
   Turut hadir unsur Forkopimda, Seluruh Kepala Perangkat Daerah (SKPD), Camat, Lurah, Tokoh Masyarakat dan Alim Ulama, dan tamu undangan yang lain. Dalam sambutanya Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menjelaskan berdirinya kabupaten sampang tidak lepas dari momen histori penobatan R Praseno putra pertama dari Rato Ebu menjadi Cakraningrat 1 oleh Sultan Mataram pada 23 desambar 1624 Masehi atau 12 Rabi’ul awal 1045 Hijriyah.” Hari jadi Kabupaten sampang berpatokan pada pengangkatan R Praseno menjadi Cakraningrat 1 sebagai pengua Pulau Madura”. Ungkapnya.
   Dirinya juga menambahkan “mari jadikan Hari Jadi Sampang sebagai momen mengenag dan mensyukuri jasa para pahlawan pendahulu kita , apalagi banyak pejuang yang lahir dan besar di kabupaten sampang seperti Rato Ebu, pangeran Santomerto, Trunojoyo, R.P Moh. Noer mereka tokoh legendaris asal Sampang”. imbuhnya.
   Pentingnya mengisi kemerdekaan yang telah di raih oleh para pejuang yang telah menetesakn darah untuk bumi pertiwi, tantangan terberat adalah menghargai melestarikan peninggalan leluhur kita. *rn


Sumenep – suaraharianpagi.com
  Untuk meningkatkan mutu pendidikan dilingkungan dinas pendidikan kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Pemerintah pusat menganggarkan melalui dana alokasi khusus (DAK) tahun 2019 untuk memperbaiki sarana dan prasarana sekolah yang rusak berat, seperti SDN 1 Prenduan, Kecamatan Pragaan, mendapatkan renovasi tiga lokal ruang kelas yang rusak berat untuk diperbaiki.
   Sebelum mendapatkan proyek DAK Sekolah SDN 1 Prenduan, 3 ruang kelas tersebut rusak parah sehingga proses belajar mengajar sedikit ada kendala ke gelisah guru maupun siswa siswi.
   Hal itu disampaikan kepala sekolah SDN 1 Prenduan Saladin Mpd, pihaknya mengucapkan, Alhamdulillah kami merasa senang mendapatkan proyek DAK sehingga proses belajar mengajar tidak merasa takut lagi. "Sebelum mendapatkan proyek DAK para guru merasa khawatir untuk berlama lama berada didalam ruangan." Kata Saladin saat ditemui,Rabu (11/12).
   Namun sebaliknya setelah proyek DAK selesai kondisi bangunan sudah layak untuk ditempati dalam proses belajar. Sehingga para guru maupun siswa siswi kerasan berlama-lama di ruangan kelas.
"Bisa jadi tahun ajaran baru bakal ada peningkatan jumlah siswa siswi," ungkapnya.
Saladin juga mengharapkan proyek MCK bisa masuk ke sekolahannya. Sebab fasilitas MCK sangat tidak layak untuk di tempati. " Saat ini para siswa-siswi bilamana mau buang air kecil maupun air besar merasa kesulitan. Karena tempat MCK yang ada tidak layak pakai, tetapi apa boleh buat terpaksa digunakan," ujarnya. *rn



Lamongan - suaraharianpagi.com
   Tiga unit kerja di Pemerintah kabupaten Lamongan, yakni Puskesmas Kalitengah, Laren dan Mantup mendapat apresiasi Zona Integritas, menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK)/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Tjahjo Kumolo di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (10/12).
   Bupati Fadeli usai mendampingi penerimaan apresiasi itu menyampaikan, 3 Puskesmas tersebut sukses meraih ZI karena mampu Berinovasi. "Kita dewasa ini semakin dituntut untuk terus melakukan perubahan, semakin Melayani masyarakat. Raihan 3 unit kerja ini juga merupakan peningkatan. Karena tahun lalu hanya 1 unit kerja yang meraih ZI," kata Fadeli. Dia berharap apa yang sudah bagus dan sudah dilakukan Pemerintah kabupaten Lamongan untuk dilanjutkan. Seperti dengan menghilangkan rutinitas, buat inovasi-inovasi.
   "Komitmen pimpinan sangat penting sebagai katalis untuk perubahan. Tidak hanya bupati, tapi semua pimpinan hingga level staf.
Sebelumnya MenPANRB Tjahjo Kumolo menyampaikan bahwa pembangunan zona integritas merupakan miniatur pelaksanaan reformasi birokrasi Indonesia. Untuk menuju budaya tanpa korupsi, dan layanan publik yang berkualitas. Sementara Wapres KH Ma'ruf Amin yang hadir di tempat yang sama mengatakan penghargaan tersebut agar semua unit kerja untuk terus melakukan upaya perbaikan birokrasi, mencegah praktek korupsi, mewujudkan pelayanan publik yang prima.
"Selamat kepada peraih penghargaan atas keberhasilan membangun unit integritas di wilayah kerjanya," tuturnya. Wapres mengatakan pembangunan zona integritas ini sejalan dengan 5 prioritas yang digariskan Presiden Joko Widodo. Menurutnya, ASN yang berintegritas akan inovatif, berorientasi hasil disiplin, danyang bisa memberi perubahan signifikan. Unit kerja peraih WBK/WBBM akan menjadi unit kerja sebagai ikon dan pelopor perubahan birokrasi.*abi


XxX

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget