suaraharianpagi

Latest Post

Jombang - suaraharianpagi.com
   Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kesamben dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Jombang Tahun 2024 diselenggarakan di Pendopo Kecamatan Kesamben pada Rabu (1/2/2023), dihadiri Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab.
   Bupati Mundjidah Wahab didampingi Agus Purnomo Sekdakab Jombang, Kepala Bappeda, Kepala Disporabudpar, Kepala DPMPTSP, Kabag Organisasi, dan Kabag Prokopim. Dalam sambutannya, Bupati Mundjidah Wahab berharap melalui forum Musrenbang dapat menghasilkan masukan, usulan maupun saran-saran serta partisipasi masyarakat untuk mewujudkan proses perencanaan pembangunan yang lebih berkualitas. Terutama dalam mewujudkan pemerataan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.
   Bupati Mundjidah Wahab menambahkan, beberapa kebijakan pembangunan daerah untuk penyusunan perencanaan tahun 2024 mengalami sejumlah penyempurnaan. Rinciannya antara lain pelayanan publik melalui digitalisasi layanan sampai tingkat desa. Penetapan pagu indikatif kewilayahan (PIK) dengan nilai yang lebih besar dari tahun 2023 lalu. Kemudian Peningkatan alokasi belanja infrastruktur, dan perbaikan jalan akan terus dilakukan. *ryan

Mojokerto - suaraharianpagi.com
   Enam Puluh Tiga (63) pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto yang terdiri dari 5 Pimpinan tinggi Pratama, 36 Pejabat Administrator dan 22 Pejabat Pengawas resmi di lantik oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di Pendopo Sabha Kridatama Rumah Rakyat, Jalan Hayam Wuruk 50 Kota Mojokerto pada Senin (31/1) sore.
   Dalam sambutannya wali kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut meminta seluruh para pejabat yang dilantik untuk berkomitmen guna meningkatkan indeks Reformasi Birokrasi. “Saya berharap dengan adanya proses mutasi dan rotasi pada sore hari ini seluruh SDM yang mengemban amanah di tempat tugas yang baru, bisa kita komitmenkan bersama untuk meningkatkan capaian indeksnya RB,” pintanya.
   Ia menambahkan bahwa dengan indeks RB yang meningkat itu menunjukkan bahwa tata Kelola pemerintahan di Kota Mojokerto ini sudah efektif dan efisien. “Inilah yang menjadi harapan semoga kedepan seluruh jajaran yang hadir dan seluruh jajaran yang ada di Kota Mojokerto bisa menyamakan persepsi untuk menuju satu tujuan yang sama demi kemajuan Kota Mojokerto dan kesejahteraan masyarakat Kota Mojokerto,” tegasnya.
   Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa mutasi kali ini adalah kesempatan untuk melakukan penataan SDM di Pemerintah Kota Mojokerto sebelum masa jabatannya berakhir. “Saya akan berusaha sebelum berakhirnya masa kepemimpinan, untuk menata SDM di dalam pemerintahan ini semaksimal mungkin agar ke depan jalannya pemerintahan ini bisa berjalan dengan baik dan seluruh program-program yang telah direncanakan baik di dalam RKPD tahun 2023 ini maupun di dalam RPD tahun 2024-2026 semuanya bisa berjalan dengan lancar dan target-target kinerjanya bisa tercapai sesuai dengan yang telah kita tetapkan bersama,” jelasanya.
   Kepada para pejabat yang dilantik, wali kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini juga berpesan bahwa mutasi dan promosi merupakan sarana untuk mengupgrade kapasitas diri, berinovasi dan sekaligus berupaya secara berkelanjutan untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi dengan tetap memegang teguh kepada prinsip core value ASN ‘Berakhlak’.
   Lima orang Pejabat Tinggi Pratama yang masuk dalam mutasi-rotasi pertama pada tahun 2023 ini adalah Abd. Rachman Tuwo yang kini bergeser menjadi Asisten Admininistrasi Umum dan jabatannya sebagai Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat digantikan oleh Heryana Dodik Murtono. Novi Rahardjo menjabat sebagai Sekretaris DPRD, Mashudi yang dulu menjabat Kepala DPUPRPRKP kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, serta Sumaljo yang beralih menjabat sebagai Staf Ahli Walikota bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan. *komf/ds

Jombang - suaraharianpagi.com
   Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang menggelar Sosialisasi Akreditasi Sekolah Dasar (SD). Sebanyak 65 Kepala SD Negeri maupun Swasta dihadirkan di Aula 1 Disdikbud Jombang pada Kamis pagi (26/1).
   Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Jombang, Rhendra Kusuma menyampaikan bahwa data akreditasi diambilkan dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Tidak tahu kapan data itu diambil untuk penilaian akreditasi. Satuan pendidikan fokus saja pada isian data-data yang ada pada Dapodik.
“Pada saat mengisi data di dapodik harus lengkap, harus benar,” tegas Rhendra.
   Kepala Sekolah bertanggungjawab terhadap data-data yang diisikan pada Dapodik. Meskipun Operator Sekolah yang bertugas mengisi data, tetapi sebelum mensinkronkan data pada dapodik pasti ada notifikasi ke Kepala Sekolah. Selain itu ia juga mengingatkan kembali bahwa guru dalam mengajar harap memperhatikan kondisi masing-masing siswa.
   “Memberikan materi pembelajaran sesuai keadaan anak-anak, sesuai dengan apa yang ada di kurikulum merdeka,” ucapnya.
   Nursamsu, narasumber sosialisasi akreditasi SD yang langsung dari Anggota Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah mengatakan bahwa Akreditasi SD menggunakan Aplikasi Sispena (Sistem Penilaian Akreditasi). “Visitasi akan dilakukan menurut data kinerja sekolah yang turun,” ucapnya. *ryan

Lampung utara - suaraharianpagi.com
   Sesuai dengan instruksi ketua Dpd Partai Gerindra Lampung Hi.Ramhat Mirzani Djausal propinsi Lampung harus menjadi basis pemenangan Prabowo Subianto dalam pemilu tahun 2024, Senin (30/01).
   Dalam Rapat Kerja Daerah Propinsi Lampung Partai Gerindra meminta seluruh kader dan pengurus partai mulai dari DPD,DPC,PAC, serta ranting dan anak ranting siap untuk menjadi pemenangan Prabowo jadi presiden.
   Menurut ketua Dpc partai Gerindra Lampung Utara Farouk Danial. SH .CN mengatakan seluruh kader dan pengurus sudah siap dan maksimal bekerja untuk menjadikan partai Gerindra sebagai pemenangan dalam pemilu tahun 2024.
   " Seluruh kader dan pengurus partai Gerindra Lampung Utara siap memenangkan partai Gerindra dan Prabowo menjadi Presiden " terangnya.
   Seluruh struktur pengurusan dan kader partai Gerindra Lampung Utara sudah mulai bekerja untuk pemenangan Hi.Prabowo Subianto sejak pengukuhan Dewan Pimpinan Cabang ( DPC ) Lampung Utara di tanggal 27 desember 2022.
   " Insya alloh, partai Gerindra Lampung Utara menjadi pemenang partai politik di kabupaten Lampung Utara 2024 " ujarnya.
   Sementara itu seluruh pengurus Partai Gerindra mulai dari Dpc, Pac, Ranting serta Anak Ranting dan sayap partai seperti TIDAR, PIRA dan PPIR telah bergerak menuju untuk menjadikan partai Gerindra Lampung Utara untuk menjadi partai politik pemenang pemilu. *gus

Jombang - suaraharianpagi.com
   Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang menggelar Pembinaan Dinas bagi 102 Kepala Taman Kanak-kanak (TK) Negeri, Sekolah Dasar (SD) Negeri dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri pada Kamis (19/1) pagi di Aula 1 Disdikbud Jombang.
   Kepala Disdikbud Jombang, Senen mengatakan bahwa dengan adanya reformasi birokrasi, mengakibatkan perubahan sistem pula. Transparansi pengelolaan keuangan negara tidak hanya kalangan dinas yang tahu, siapapun boleh tahu dengan sistem keterbukaan.
   “Kepala Sekolah harus menjadi contoh yang baik di satuan pendidikan. Bangun kerjasama dan kekompakan tim,” tegasnya.
   Selain Kepala Disdikbud Jombang, Pembinaan dinas juga diisi oleh Bidang Teknis, yakni Kepala Bidang Pembinaan SD, dan Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan. *ryan

Lampung utara - suaraharianpagi.com
   Pelatihan 1 dan 2 Tunas Indonesia Raya (TIDAR) PC Lampung Utara partai Gerindra di Ballroom hotel Graha Wisata kalibening Lampung Utara, Rabu (25/01).
   Tujuan pelatihan 1 dan 2 untuk meningkatkan sumber daya manusia dari para kader partai Gerindra Lampung Utara yang terdiri dari 23 kecamatan.
   Menurut ketua PC.Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Rio Septiandri.SH Pelatihan ini untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dalam berpolitik kader partai dan tata cara pemenangan pemilu tahun 2024.
   "Tujuan dari pelatihan ini untuk meningkatkan ilmu pengetahuan seorang kader partai tentang partai politik " ucapnya.
   Adapun materi yang di bawa nara sumber tentang sejarah partai politik dan kepemimpinan Prabowo Subianto dan Partai Gerindra.
   "Pemateri dan nara sumber pelatihan 1 dan 2 ini nanti di sampaikan langsung oleh Rahayu S.Djojohadikusumo sebagi ketua umum PP Tidar, Farouk Danial.SH.CN ketua DPC Partai Gerindra Lampung Utara, Rocky Chandra Sekjen PP Tidar.dan Amelia Nanda Sari SH Wakil ketua komisi III Lampung Selatan " terangnya.
   Selanjutnya acara pelatihan Tunas Indonesia Raya ( TIDAR ) PC.Lampung Utara Dpc.Partai Gerindra Lampung Utara di buka pada pukul 09.00.sampai dengan selesai 17.00 Wib. *gus

Jombang - suaraharianpagi.com
   Kabupaten Jombang kini memiliki 5 Gedung Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) setelah 4 Gedung Puskeswan yang baru dibangun dan direhab telah selesai dan diresmikan oleh Bupati Jombang Hj Mundjidah pada, Rabu (25/01). Yakni Puskeswan Diwek, Puskeswan Mojoagung, Puskeswan Ploso, dan Puskeswan Ngoro.
   Peresmian yang dipusatkan di Puskeswan Diwek, Di Desa Keras tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Wignyo Handoko, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang Agus Susilo Sugioto, Nur Kamalia Kepala Kantor Ketahanan Pangan dan Perikanan, Camat beserta Forkopimcam kecamatan Diwek, Kepala Desa Keras beserta seluruh perangkat desa.
   "Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Jombang, Saya mengapresiasi adanya rehabilitasi fisik sarana pusat kesehatan (Puskeswan) dan pelaksanaan kegiatan pembinaan stake holder peternakan sebagai upaya untuk mencegah segala penyakit yang saat ini terus mengancam dunia peternakan", tutur Bupati Mundjidah Wahab dalam sambutannya.
   Menurut Bupati, seiring berjalannya waktu, peternakan dihadapkan pada tantangan dan tuntutan baru sebagai dampak dan pengaruh strategi global, nasional dan sektoral. Untuk mengantisipasi dan mendukung tercapainya sasaran pembangunan peternakan, maka diperlukan adanya pendekatan Sistem Pembinaan Kesehatan Hewan Nasional (Siskeswanas).
   Bupati Mundjidah Wahab berharap dengan adanya Puskeswan ini dapat membantu tugas dari Dinas Peternakan dalam memberikan fasilitas pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kualitas kesehatan hewan / ternak di wilayah kerja puskeswan.
   "Peresmian sarana pusat kesehatan hewan ini harus diikuti dengan pelayanan masyarakat yang maksimal. Harapan kedepannya pelayanan kesehatan hewan khususnya di Kabupaten Jombang mampu lebih memberikan kesejahteraan kepada masyarakat, selain itu juga kedisiplinan petugas kesehatan juga harus diterapkan", pungkasnya.
   Peresmian Puskeswan Diwek, Puskeswan Mojoagung, Puskeswan Ploso, dan Puskeswan Ngoro, ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Jombang dilanjutkan dengan pemotongan roncean melati dan meninjau setiap ruangan yang ada.
   Agus Susilo Sugioto Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang menyampaikan bahwa dalam upaya meningkatkan mutu pusat kesehatan hewan pemerintah telah melakukan berbagai usaha, diantaranya dengan melakukan pengembangan kualitas pusat kesehatan hewan, perbaikan sarana gedung pusat kesehatan hewan dan pengadaan alat kesehatan hewan.
   "Alhamdulillah, untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat peternak khususnya, supaya semuanya bisa sejahtera untuk menjadi peternak yang handal peternak yang baik, pada tahun 2022 telah dilaksanaan pekerjaan fisik Puskeswan beserta sarana dan prasarana sebanyak 5 Puskeswan yang masing-masing membawahi 4 Kecamatan. Antara lain Puskeswan Diwek membawahi 4 Kecamatan (Diwek, Gudo, Perak dan Bandarkedungmulyo); Puskeswan Mojoagung membawahi 4 Kecamatan (Mojoagung, Jogoroto,Sumobito, Kesamben); Puskeswan Ploso membawahi 4 Kecamatan (Ploso, Plandaan, Kabuh,Kudu,Ngusikan) Puskeswan Ngoro membawahi 4 Kecamatan (Ngoro, Bareng, Wonosalam, Mojowarno); Puskeswan Jombang membawahi 4 Kecamatan (Jombang, Peterongan,Tembelang , Megaluh)", paparnya.
   Disampaikan juga oleh Agus Susilo Sugioto bahwa pada tahun 2022 telah memberikan Hibah barang dari Dana APBD II (kepada 33 kelompok) dengan rincian APPO: 4 kelompok. Ternak kambing: 10 kelompok; Ternak sapi potong: 3 kelompok. Hibah Keuangan: 16 kelompok. Hibah barang dari Dana APBD I (kepada 3 kelompok) dengan rincian Ternak kambing: 40 ekor; Ternak sapi potong: 8 ekor. Hibah barang dari Dana APBN (kepada 41 kelompok) dengan rincian Ternak ayam: 1.500 ekor. Kegiatan Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau (AUTS/K) pada tahun 2022 mencapai 2.106 ekor dari target APBD Kabupaten Jombang sebanyak 1500 ekor dengan rincian 1500 ekor sapi potong dan 606 ekor sapi perah.
   Pada kesempatan tersebut untuk menunjang kegiatan operasional dilapangan, Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab menyerahkan secara simbolis 1 unit mobil operasioal kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, serta 8 unit sepeda motor yang secara simbolis diserahkan kepada Puskeswan. *ryan


















Jombang - suaraharianpagi.com
   Sekolah Lapangan bagi petani dilakukan dalam rangka proses pembelajaran non formal bagi petani. Tujuannya, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani. Utamanya untuk menerapkan teknologi pertanian demi meningkatkan produktivitas hasil pertanian.
   Sekolah lapang merupakan bentuk sekolah yang seluruh proses belajar-mengajarnya dilakukan di lapangan. Yakni dilaksanakan di lahan petani peserta SL. Sekolah lapang yang dilaksanakan di Poktan Kedaton Desa Bulurejo kecamatan diwek. Salah satu proyek IPDMIP adalah sekolah lapang.
   Inntegrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP) merupakan program Pemerintah di bidang irigasi yang bertujuan untuk mencapai keberlanjutan sistem Irigasi, baik sistem irigasi kewenangan Pusat, kewenangan Propinsi maupun kewenangan Kabupaten. Program ini dilaksanakan dengan mengedepankan keterpaduan peningkatan pengelolaan jaringan irigasi dalam menjamin ketersediaan air pada pengembangan sektor pertanian dan peningkatan produktivitas tanaman pangan terutama padi dalam mewujudkan tercapainya target ketahanan pangan nasional dan peningkatan kesejahteraan petani di Indonesia.
   Sekolah lapang IPDMIP dimulai pada tanggal 4 Oktober 2022, dilaksanakan sebanyak 12 kali pertemuan, rata-rata 2 minggu sekali dengan jumah peserta 30 orang didampingi oleh PPL , POPT dan pendamping SL. Materi awal yang disampaikan adalah Pre-Test untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan dan pengalaman petani selama ini dalam berbudidaya Padi. Kemudian dilanjutkan dengan kontrak belajar yang merupakan kesepakatan dari peserta tentang waktu dan jam pelaksanaan pertemuan mingguan SL-IPDMIP selama 12 kali pertemuan dan 1 kali pertemuan diskusi (FGD), selanjutnya penjelasan dari pendamping IPDMIP tentang hak dan kewajiban peserta selama mengikuti Sekolah Lapang IPDMIP. Hasil kesepakatan bersama didapatkan bahwa pertemuan SL-IPDMIP Poktan Kedaton akan dilaksanakan 2 Minggu sekali pada Hari Selasa, di mulai Pukul 07.00 padi dengan pengamatan dilahan laboratorium lapang (LL) dilanjutkan dengan pembahasan di rumah salah satu peserta. Terakhir pertemuan dilaksanakan post test, FGD, dan ubinan di lahan LL.
   Materi yang diberikan diantaranya Materi seleksi benih bermutu, praktek uji bernas padi dengan larutan garam, praktek pembuatan bokhasi, praktek pembuatan MOL Bonggol pisang, Mol Buah maja, Mol Rebung, Mol sayuran, perbanyakan pupuk kimia, uji daya serap air, praktek pembuatan JAKABA, Uji tanah sawah (PUTS), Budidaya tanaman sehat, Praktek pembuatan PGPR, dinamika kelompok, pengamatan OPT dan pengendalian, panen dan pasca panen, analisa usaha tani.
   Manfaat sekolah lapang sangat dirasakan oleh petani peserta SL. Dengan adanya Program Bantuan Sekolah Lapang IPDMIP di Poktan Kedaton Desa Bulurejo Kecamatan Diwek ini diharapkan terjadi peningkatan kemampuan, pengetahuan, sikap dan kesadaran petani dalam memanfaatkan lahan usaha taninya secara produktif, meningkatkan kepercayaan diri petani dalam mengadopsi praktek-praktek Budidaya Tanaman Padi dan pengelolaan usahatani yang lebih baik lagi dan mendapatkan hasil panen yang meningkat.
   Pola pendidikan Sekolah Lapangan bukan sekedar “belajar dari pengalaman”, melainkan suatu proses sehingga peserta didik yang kesemuanya adalah orang dewasa, dapat menguasai suatu proses “penemuan ilmu” yang dinamis dan dapat diterapkan dalam manajemen lahan pertaniannya maupun dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini penting, karena jaman ini sarat dengan unsur perubahan. Diharapkan agar proses Sekolah Lapangan dapat menyiapkan petani tangguh yang mampu menghadapi dinamika sekarang dan tantangan masa depan. *ryan

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget